Couple of SHINee Endless In Love – Part 1

 PART 1

Title : Couple of SHINee endless in love

Author : Liya

Main cast :

·Lee Jinki or onew    ·Han Hyenim

·Kim jonghyun      ·Park yuna

·Kim kibum or key        ·Kim hyejin

·Choi minho       ·Ahn soeun

  ·Lee taemin    ·Lee shin hye

Type/Length : part

Genre: Romance, Frendship

Rating: PG 15

Author POV

Seorang yeoja terlihat sedang berjalan dengan langkah sedikit berat di tepi jalan kota seoul. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam kantong jaketnya. Dia melirik jam tangan yang di kenakannya dan jamnya menunjukkan pukul 6 pagi.

Hye nim POV

Aku berjalan dengan malas menuju supermarket. Sekarang kondisi kota seoul belum terlalu ramai dan udara pagi yang segar terus menerpa tubuhku. Sebenarnya aku malas sekali berjalan kaki ke supermarket. Tapi apa boleh buat. Aku tak bisa menyetir mobil sedangkan dia, dia masih terlelap dalam tidurnya dan aku harus bangun pagi hanya untuk memasak sarapan pagi untuknya. Bahan makanan di rumah sudah habis, jadi aku harus membeli bahan yang baru. Setelah cukup lama berjalan karena jarak dari rumah ke supermarket lumayan jauh, akhirnya aku sampai di supermarket yang kutuju. Akupun langsung mengambil keranjang bawaan setelah masuk ke supermarket itu. setelah membeli beberapa bahan makanan, aku langsung membayarnya di kasir. Saat aku hendak keluar dari supermarket, seseorang memanggilku.

“Hyenim unnie.” Aku melihat ke arah sumber suara.

“Hyejin.”akupun tersenyum ke arah yeoja itu dan dia menghampiriku.

“Unnie belanja banyak banget. Aku bantuin ya?”aku mengangguk kecil dan dia langsung mengambil beberapa barang yang ku bawa. Untung aja ada hyejin, jadi aku gak kerepotan membawa belanjaan sebanyak ini. Kamipun langsung berjalan menuju rumahku.

“Kenapa unnie gak belanja sama jinki oppa?”tanya hyejin di sela perjalanan.

“Dia masih tidur. Aku gak enak banguninnya. Dia juga baru tidur jam 2 pagi tadi. Apa kau sudah bilangin ke key kalau nanti ada jadwal latihan jam 9.”

“Ne.”jawabnya singkat. Mungkin kalian bertanya kenapa aku bisa tinggal serumah dengan seorang leader boy band yang cukup terkenal, SHINee. Aku dan jinki sudah 8 bulan menikah. Kami menikah karena orangtua kami yang menjodohkan. Awalnya aku tak mau dan sedikit takut jika aku menikah dengannya, para fansnya akan membunuhku. Tapi semua itu tak seperti yang ku bayangkan. Justru fans SHINee dan fansnya jinki mengucapkan banyak selamat padaku. Selama 8 bulan pernikahan kami, selama itu pula aku merasa nyaman di sisinya dan mungkin aku mulai menyukainya,ani lebih tepatnya aku mencintainya. Dan yeoja yang berjalan dia sampingku adalah kekasihnya key. Setelah sampai di rumah, aku mengajak hyejin masuk.

“Unnie, sebaiknya aku pamit pulang. Aku masih harus membantu umma.”pamitnya sebelum kami masuk ke rumah.

“Ne, gomawo sudah mau membantuku. hati-hati di jalan.”kataku sambil melambaikan tangan ke arahnya. Tiba-tiba seseorang merangkul bahuku. Ku lihat orang yang merangkul bahuku. Seorang namja dengan rambut yang acak-acakan dan mata yang masih berat untuk dibuka berdiri sangat dekat di sampingku.

“Tadi itu siapa.”tanya namja itu sambil menggaruk kepalanya.

“Hyejin. Aku bertemu dengannya saat aku sedang belanja. Sudah sana cepat mandi, aku ingin memasak sarapan pagi.” Bukannya langsung mandi, dia malah menarik lenganku dan memelukku.

“Jinki, apa yang kau lakukan?”tanyaku sedikit menjauh dari wajahnya yang terlalu dekat dengan wajahku.

“I wish morning kiss.”katanya berbisik di telingaku. Aku merasakan hembusan hangat nafasnya di pipiku.

“Tapi inikan di depan rumah.”aku tetap berusaha melepaskan pelukannya.

“I not a give a dam.”dia mulai mendekatkan wajahnya. Aku hanya bisa memejamkan mataku pasrah dengan apa yang dia lakukan. 5 detik kemudian aku tak merasakan apa-apa. Aku membuka mataku dan ternyata dia sudah tak ada di hadapanku. Aku melihat 2 orang yeoja menatapku heran. Mungkin saat aku memejamkan mata, dia meninggalkanku. Aku hanya bisa tersenyum dan sedikit membungkuk ke arah 2 yeoja itu.

“Jinki, you really have made ashamed me.”kesalku dalam hati.

@@@

Dengan langkah gontai ku angkat tumpukan baju kotor ke dalam mesin cuci. Kulihat jam dinding yang ada di belakangku. Sekarang sudah jam 11 siang. Aku baru ingat kalau aku belum membuat makan siang untuk jinki. Akupun berjalan menuju dapur dan memasakkan makan siang untuk jinki dan juga untuk member yang lain. Setelah memasak dan memasukkannya ke dalam rantang, ku matikan mesin cuci dan mengambil tasku. Ku hentikan taxi yang lewat dan langsung menuju tempat latihan para member SHINee.

Aku segera turun dari taxi sesampainya di tempat tujuanku. Saat aku hendak masuk ke tempat itu, seseorang memanggilku dengan suara yang agak berat.

“Hyenim unnie.”Kualihkan pandanganku ke arah orang yang memanggilku. Ternyata itu soeun, tapi ada satu yeoja yang berjalan di belakangnya.

“Unnie mau ngasih makan siang ke jinki oppa.”tanya soeun saat dia sudah berdiri tapat di hadapanku.

“Ne, apa kau mau ikut.” Dia tersenyum dan mengangguk kecil. Aku melihat yeoja yang ada di belakang soeun.

“Annyeong shin hye.”sapaku saat melihat wajah yeoja itu.

“Annyeong.”katanya ramah dan sedikit membungkuk. Dia adalah sepupunya soeun.

“Apa kalian baru pulang kuliah?”tanyaku saat melihat mereka masih membawa tas kuliah mereka.

“Ne, aku ingin cepat-cepat bertemu minho. Aku sangat merindukannya.” Aku hanya bisa tersenyum mendengar perkataan soeun barusan. Soeun dan minho sudah beberapa hari ini jarang bertemu karena mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Kami berhenti tepat di depan pintu yang bertuliskan nama SHINee. Kubuka perlahan pintu tersebut dan melihat beberapa member SHINee sedang beristirahat.

“Annyeong.”kataku dan soeun serempak. Kulihat wajah minho yang berbinar ketika melihat soeun di sampingku.

“Jagi, aku sangat merindukanmu.”minho berlari kecil ke arah soeun lalu memeluk soeun dan mencium keningnya. Jinki sedikit menoleh ke arahku karena dia sedang mengikat tali sepatunya. Ku tarik tangan shin hye yang ada di belakangku. Wajah taemin langsung bersemu merah ketika melihat kedatangan shin hye.

“Wahh, nuna membawa makan siang. Kebetulan aku sangat lapar.”seru jonghyun saat melihatku membawa rantang makanan. Jinki mengahmpiriku lalu memelukku dan mencium bibirku kilat.

“Ini makan siang untuk kalian. Kalian pasti sangat lapar.”kuletakkan rantang makanan itu di sebuah meja. Minho lalu mengambil sesendok kimci dan menyuamkannya ke mulut soeun.

Klek~

Terdengar suara pintu yang terbuka.

“Annyeong haseo.”kata seorang yeoja yang tadi membuka pintu. Ternyata itu adalah hyejin.

“Annyeong.”suara kami hampir serempak. Dia berjalan dan duduk di samping key. Key yang tak menyadari kedatangan hyejin terus saja memakan kimci yang ada di hadapannya.

“Key.”jonghyun menyenggol lengan key.

“Ada apa?”key menatap jonghyun dengan heran.

“Apa kau tak menyapa orang di sampingmu itu.”jonghyun menunjuk ke arah hyejin dengan dagunya. Key mengalihkan pandangannya.

“Jagi, miane aku tak melihatmu.”key mencium kening hyejin.

“Kau tak melihatnya karena kau selalu mengurusi perutmu yang selalu memberontak itu.”kata jinki. Tawa kami langsung pecah memenuhi ruangan. Soeun melirik jam tangnnya.

“Shi hye sekarang sudah jam 1. Kau harus les.”kata soeun.

“Oh ne unnie, kalau begitu aku pamit dulu.”

“ apa kau bisa ke sana sendiri?”tanya hyejin. Shin hye mengagguk kecil dan hendak pergi. Saat dia akan berdiri, ku tahan lengannya.

“Taemin, tolong antarkan shi hye.”taemin terkejut dengan perkataanku.

“Tapi..” aku manatapnya penuh harapan dan akhirnya dia pun menuruti kata-kataku.

“Ne, baiklah terserah nuna.”kata taemin pasrah. Wajahnya mulai memerah begitu pula dengan wajah shin hye. Sebenarnya taemin menyukai, lebih tepatnya mencintai shin hye sejak lama. Tapi dia malu menyatakan cintanya ke shin hye.

Author POV

Taemin berusaha fokus menyetir sedangkan shin hye asyik memainkan jarinya. Suasana canggung sangat terasa diantara mereka. Walaupun taemin berusaha fokus menyetir, tapi tetap saja ia tak bisa mengalihkan pandangannya ke arah yeoja yang sedang duduk di sampingnya. Yeoja berambut lurus, pipinya yang imut dan matanya yang indah membuat taemin terpesona dengannya. Apalagi di tambah dengan bando ungu yang menghiasi rambut indahnya hari ini.

Taemin POV

Entah kenapa aku tak bisa mengalihkan pandanganku ke yeoja yang berada di sampingku. Ku coba beberapa kali untuk fokus menyetir tapi tetap tak bisa. Kenapa soeun nuna mempunyai sepupu secantik dia. Apa ini kesempatanku untuk menyatakan cinta kedia.

‘Taemin kau harus bisa. Kesempatan gak bakal datang dua kali. fighting’aku menyemangati diriku dalam hati. Tapi aku harus menyatakannya dengan apa. Cincin, atau kalaung, tapi itu terlalu mewah untukku. Aku hanya mau dia menerimaku dengan sesuatu yang sederhana. Kubawa mobilku menuju ke sebuah toko.

“Taemin kita mau ke mana?”shin hye sedikit bingung karena aku tak membawanya menuju tempat lesnya. Aku hanya tersenyum ke arahnya. Ku hentikan mobilku tepat di depan sebuah toko yang bertuliskan Flower shop.

“Kau tunggu di sini sebentar, aku segera kembali.”kataku pada shin hye. Dia mengangguk dan akupun keluar dan masuk ke toko tersebut.

Shin hye POV

Taemin keluar dari mobil dan masuk ke toko. Sebenarnya dia ingin membeli bunga untuk siapa. Mungkin untuk kekasihnya. Yah, mungkin aku akan terus memendam perasaanku ke taemin karena tak mungkin seorang taemin belum memiliki pacar. Beberapa menit kemudian, dia keluar.

“Shin hye apa kau bisa keluar sekarang.”taemin membukakan pintu untukku dan akupun turun dari mobil. Dia membawaku kedepan toko itu. dia mulai berlutut. Aku sangat bingung dengan kelakuannya itu. kulihat banyak orang yang melihat ku dan taemin.

“Taemin apa yang kau lakukan.”kataku sambil membantunya berdiri tapi dia menolaknya. Dia menggengam tanganku dan mengeluarkan sebuket bunga indah dari balik punggungnya.

“Apa kau mau jadi pacarku?”aku terkejut mendengar perkataan taemin.

“Terima, terima, terima.”terdengar suara orang yang melihat ku dan taemin, menyorakiku untuk menerima taemin.

“What you will become my lover?”kali ini mimik wajah taemin lebih serius. Apa aku mimpi, ku harap tidak. Aku masih tak percaya dengan apa yang sekarang di lakukan taemin. Dengan perasaan yang mantap, ku ambil buket bunga yang di berikan taemin.

“Yes, i will become your lover. Saranghe Lee Taemin.”suara gemuruh tepuk tangan langsung terdengar begitu aku menerima taemin. Taemin langsung berdiri lalu memeluk dan mencium bibirku. Aku tak membalas ciumannya karena aku masih tak percaya dengan ini.

“Saranghe Lee Shin hye.”katanya disela-sela ciumannya. Aku hanya bisa memejamkan mataku dan tak terasa air mata bahagiaku turun membasahi pipiku. Tanpa ku sadari seorang yeoja menatap kami sambil tersenyum lebar.

Author POV

Seorang yeoja berdiri di sebrang jalan menyaksikan kejadian itu. senyumannya mengembang saat shin hye menerima pernyataan cintanya taemin. Orang-orang yang tadi berkerumun menyaksikan kejadian itu mulai membubarkan diri. Yeoja yang tadi berdiri di sebrang jalan mulai menghampiri taemin dan shin hye.

Taemin POV

“Taemin-ah, shin hye-ah.”teriak seseorang. Kupalingkan wajahku dan kulihat seorang yeoja dengan senyuman yang menghiasi bibirnya berjalan menghampiriku dan shin hye.

“Yuna unnie.”shin hye sedikit menyipitkan matanya.

“Wahh, selamat ya hari ini kalian sudah resmi jadi pasangan kekasih.”yeoja yang bernama yuna itu merangkul pundak shin hye.

“Apa nuna mau bertemu dengan jonghyun hyung?”tanyaku basa-basi. dia mengangguk kecil.

“Kalau gitu nuna aku antar saja.”kami langsung masuk kemobil dan langsung pergi ke tempat latihan. Tapi sebelumnya aku harus mengantar shin hye ke tempat lesnya.

$$$

Yuna nuna terus menarik tanganku menuju ruang latihan. Sepertinya dia gak sabar ingin memberitau berita ini ke hyung-hyungku. Kami berhenti tepat di sepan sebuah pintu, yuna nuna mulai membuka pintu dengan perlahan.

Hyenim POV

Saat kami sedang ngobrol, terdengar suara pintu terbuka. Kami melihat sosok yuna dan taemin. Yuna tersenyum lebar seraya manarik taemin masuk ke dalam ruangan. Sepertinya ada berita bagus yang ia bawa. Yuna memang ‘tukangnya’ pembawa berita.

“ya taemin,kenapa kau menggandeng yuna.”jonghyun cemburu melihat yuna yang menggenggam tangan taemin dan menariknya ke dalam pelukannya. Taemin hanya menunduk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Jagi, kau ke sini ada apa?”tanya jonghyun sambil tetap merangkul tubuh yuna.

“Hari ini ada berita yang sangat menggembirakan.”yuna menatap taemin. Taemin menundukkan wajahnya dan pipinya mulai memerah. Kami semakin penasaran dengan apa berita bagus yang yuna bawa.

“Jangan-jangan kau sudah…”minho menebak apa yang sudah terjadi seraya menunjuk ke arah taemin.

“Sudah menyatakan cinta ke shin hye.”lanjut minho. Semua orang memandangnya tak percaya, termasuk aku.

“Weo?ada yang salah.”minho mengangkat kedua bahunya. Aku menatap taemin dan yuna bergantian. Ku tatap mereka dengan tatapan apa-itu-benar. Seolah mengetahui apa yang ada dalam pikiranku, yuna mengangguk kecil.

“Apa itu benar taemin?”jinki menatap taemin tak percaya. Taemin mengangguk seraya menundukkan kapalanya agar pipinya yang sudah merah merona itu tak terlihat.

“Di terima?”kali ini key yang penasaran. Lagi-lagi taemin mengagguk. Suara gemuruh tepuk tangan langsung pecah begitu taemin mengangguk. Minho, key, jinki dan jonghyun langsung memeluk dongsaeng kesayangan mereka itu.

“Wah ternyata taemin sudah dewasa.”kata minho sambil mengacak rambut taemin.

“Ya, berarti selama ini hyung menganggapku sebagai anak kecil.”taemin memanyunkan bibirnya. Aku, hyejin, soeun dan yuna tertawa melihat tingkah meraka.

@@@

Author POV

Hyenim mulai membuka matanya saat sebuah jam weker berbunyi tepat pada jam 6 pagi. Dia berjalan dengan langkah yang berat dan mata yang masih sayup menuju kamar mandi. Bukannya membuka pintu kamar mandi dia malah menabraknya. Jinki yang melihat kejadian itu hanya terkekeh pelan. Dia lalu bangkit dari tidurnya dan berjalan mendekati istrinya itu untuk memastikan keadaannya.

“Lain kali kau harus lebih hati-hati.”jinki melihat kening hyenim. Hyenim hanya mengelus pelan keningnya. Dia lalu beranjak memasuki kamar mandi.

~~~

Hyenim POV

Aku sedang menonton tv sambil memakan sebungkus makanan ringan yang ada di tanganku. kulihat jam dinding berwarna hijau tepat di sampingku. Sudah jam 7 malam. Kumatikan tv dan langsung pergi menuju dapur. Aku ingin memasak makanan untuk makan malam.

“Apa kau perlu bantuan nona?”sebuah suara tiba-tiba terdengar di kupingku. Aku sedikit terkejut dan langsung memalingkan wajahku.

“Jinki kau mengagetkanku saja. kenapa kau sudah pulang?”gak biasanya jinki pulang secepat ini.

“Karena aku merindukanmu. Lagian aku juga lagi gak ada jadwal tambahan, jadi aku bisa pulang cepat.”aku mengangguk kecil. Jinki membantuku membawa makanan yang sudah jadi ke meja makan. Saat aku membawa sepiring udang yang sudah masak, kakiku menyengol sebuah kursi. Aku terjatuh dan jinki berada tepat di hadapanku. Alhasil aku jatuh menindih jinki dan udang yang aku bawa jatuh kemana-mana.

“Kau harus lebih rajin membersihkan rambutmu biar gak ada udang yang nyangkut di rambutmu.”jinki menyingkirkan beberapa udang yang ada di rambutku.

“Miane.”aku berusaha bangkit tapi jinki menahanku. Aku bingung dengan kelakuannya. Dia memelukku semakin erat hingga jarak wajahku dan wajahnya hanya tinggal beberapa senti. Senyuman evil terukir dibibir jinki. Aisshh kumohon jangan mulai lagi. Deg!. Dia mencium bibirku. Aku berusaha menjauh dari wajahnya, tapi tangannya menahan kepalaku. Aku tak membalas ciumannya karena aku masih tak percaya dengan apa yang dilakukannya. Setelah berhasil menguasai keterkejutanku, kubalas ciuman jinki. Jujur ini adalah kissing terlama yang pernah kulakukan dengan jinki.

“Ehhmm.”aku dan jinki melihat ke arah sumber suara. Minho, jonghyun dan yuna bersandar di dinding sambil tersenyum kecil melihat ke arah kami. Aku langsung berdiri dan membersihkan tubuhku dari beberapa udang yang tadi berjatuhan. Yuna dan jonghyun saling menatap satu sama lain dan kembali tersenyum ke arahku dan jinki. OMO! Mungkin wajahku sekarang sudah semerah kepiting rebus. Minho bersandar di dinding, melipat kedua tangannya di depan dada sambil tersenyum ke arah kami dan membawa sebuah hp di tangannya dan sepertinya aku tau itu milik siapa.

“Ngapain kalian ke sini. Apa kalian tadi belum pergi setelah mengantarku pulang.”jinki berjalan mendekataki mereka bertiga.

“Miane hyungku yang terhormat dan nunaku yang paling cantik. Kami kesini Cuma mau mengantarkan ini.”minho menyodorkan sebuah hp ke jinki.

“Tadi oppa menjatuhkan hp itu di kursi mobil.”yuna menunjuk ke arah hp jinki.

“Gomawo.”jinki mengambil hpnya dari tangan minho.

“Kalau begitu kami pamit dulu. Silahkan melanjutkan ‘kegiatan’ yang tadi terganggu karena kedatangan kami.”kata jonghyun terkekeh dan sedikit menundukkan kepalanya.

“Ingat unnie, aku ingin mempunyai keponakan yang cakep.”yuna melambaikan tangannya ke arahku dan aku hanya membalasnya dengan senyuman. Kali ini jinki benar, benar, benar sudah membuatku malu.

@@@

“Apa itu benar shin hye?”aku dan soeun menatap shin hye tak percaya. Sekarang aku, soeun dan shin hye sedang berada di sebuah cafѐ.

“Ne unnie. Taemin yang mengajakku. Bagaimana ini, akukan gak pandai berdandan, apalagi ini kencan pertamaku dengan taemin.”nada shin hye sedikit lesu.

“Tenang aja kita pasti bantu.”seruku menyemangati shin hye. Wajah shin hye sedikit lega.

Taemin POV

“Jinja?”minho hyung membulatkan mata sipitnya itu.

“Ne. tapi aku sangat butuh bantuan hyung.” Mereka berpikir sejenak.

“Bagaimana, hyung mau membantukan?”kupasang muka memelas ke arah hyung-hyungku.

“Ne, akan kami usahakan taemin.”kata minho hyung. Hatiku sedikit lega. Malam ini aku akan mengajak shin hye kencan pertama. Aku sedikit deg-degan untuk acara malam nanti.

“Kamsahamnida, kalian adalah hyung yang paling baik.”.

***

Sepulang dari dari latihan, aku dan para hyungku langsung menuju ke drom kami. Sekarang aku sedang memilih-milih baju yang akan ku gunakan untuk kencan pertamaku. Kupakai kemeja putih, jas hitam dan sepatu berwarna coklat.

“Bagaimana hyung dengan penampilanku.”aku minta komentar pada para hyungku.

“Bagus, kau sangat tampan malam ini taeminie.”key hyung memutar-mutar tubuhku. OMO!apakah aku benar-benar tampan malam ini.

“Kau juga harus pakai ini.”onew hyung memakaikan topi bundar ke kepalaku. Minho hyung mengangkat dua jempolnya ke arahku.

“Cepat taemin kau berangkat. Nanti keburu larut malam.”jonghyun hyung menyuruhku supaya cepat berangkat.

“Tapi hyung akan menjalankan rencana itukan?”

“Ne, kau tenang saja semuanya pasti berjalan lancar.”kata onew hyung.

Sementara itu….

Hyenim POV

“Shin hye apa kau mau memakai ini?”tanya yuna sambil mengangkat sebuah sepatu hak berwarna merah. Sekarang aku, yuna dan hyejin sedang berada di rumah kontrakan milik shin hya dan soeun. Kami sibuk membantu shin hye berdandan agar kelihatan cantik malam ini.

“Ani unnie, aku tak bisa memakai sandal dengan hak setinggi itu, membuatku pegal.”kata shin hye menunjuk ke arah sepatu yang diangkat yuna.

“Kalau gitu kau pakai ini saja.”hyejin membawa sebuah sepatu berwarna putuh. Shin hye mengangguk pelan dan langsung memakainya.

“Shin hye kau pakai switer saja, nanti kau kedinginan.”soeun membawa sebuah switer berwarna coklat.

“Oh ya, jangan lupa kau pakai ini.”kupakaikan sebuah bando putih transparan ke kepala shin hye.

“Sekarang kau sudah cantik.”kata yuna. Pakaian shin hye cukup sederhana, hanya kaos berwarna ungu, switer coklat, celana jeans, dan sepatu berwarna putih. Walaupun cukup sederhana, tapi itu membuatnya begitu manis. Di tambah lagi bando dan sebuah tas yang menggantung di bahu kanannya. Saat kami sedang sibuk merapikan kamar yang berantakan, terdengar suara bel rumah berbunyi.

“Shin hye, mungkin itu taemin.”kataku sambil menunjuk keluar jendela.

“Cepat buka pintunya.”soeun sedikit mendorong tubuh shin hye. Shin hye berjalan menuju pintu.

Temin POV

Ku ketuk pintu rumah itu dengan perasaan gugup. Tak lama kemudian, seseorang membukakan pintu. Ternyata itu shin hye.

“Annyeong.”katanya sedikit menundukkan kepalanya. Ku pandang shin hye dari ujung rambut sampai ujung kaki. Dia sangat cantik, walaupun pakaiannya sederhana. Tapi itu yang kusuka dari shin hye, selalu tampil sederhana walaupun dia sudah resmi menjadi kekasih seorang Lee Taemin yang cakep ini.

“Taemin, gwechanayo.”kata shin hye membuyarkan lamunanku.

“Ne, gwechana. Kalau gitu ayo kita berangkat.”ku genggam tangannya dan membawanya menuju mobil.

@@@

“Kita mau kemana?”tanya shin hye membuka pembicaraan setelah lama kami dalam keadaan membisu di dalam mobil.

“Lihat saja nanti.” Sebenarnya aku ingin mengajaknya ke tempat yang sangat indah jika malam hari.

Soeun POV

Saat aku sedang emerapikan kamar bersama unnie. Hpku bergetar. Ku raih hapku yang tak jauh dari tempatku berada. Kulihat layar hp dan ternyata minho menelpon.

“Annyeong.”kataku pada minho yang ada di sebrang sana.

“Soeun apa yang lain ada di sana?”minho sedikit mengecilkan suaranya.

“Ne, weo?”

“Kebetulan. Cepat ajak merka ke sini, kau juga harus ikut.”

“Ke mana?”tanyaku. dia memberi tau tempatnya.

“Ne, aku dan unnie akan segera ke sana.”kututup sambungan telepon.

“Siapa yang menelpon.”tanya hyejin unnie.

“Minho. dia menyuruh kita untuk pergi ke tempat dia berada.”

“Memang dia sekarang di mana?”hyenim unnie sedikit menolehkan kepalanya karena dia sedang merapikan kasur. Ku beri tau semua yang tadi di katakan minho dan kami langsung berangkat ke tempat tersebut.

~~~~

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

18 thoughts on “Couple of SHINee Endless In Love – Part 1”

  1. hurraaayyy jinki udh nikah… kkkkk
    yyeeaaaayy taemin udh jadian nih ye mn lgsung nyium pula.. kkkk
    khidupn rumh tgga jinki romntis jg ya pdhl djodohkn..
    aku tunggu lnjutnnya.
    seruuuuu

  2. butuh waktu nih buat ngapalin cast yeoja nya..and pasangannya siapa…

    ya allah jinki udh nikah toh dsni…mau ngeliat sosok jinki yg msh berantakan abs bangun tidur…mau tiba2 dipeluk and dikissu jinki…aku mau jadi hyenim beruntung sekali hyenim itu…

  3. Daebak! Aku suka banget Fanfic yang semua member SHINee punya pasangan! Di tunggu lanjutannya! Jangan kelamaan ya part selanjutnya!

  4. Nice,,,, tapi aku agak bingung plus pusing bacanya,, POV-nya sering ganti-ganti dan harus ngapalin cast yoejanya dulu biar mudeng *Dong,, dong,, Mianhe Lola saya,, hehehe

    Cie,,cie,, si Tetem udd gede sekarang!!!

    tapi Top,, lanjutannya ditunggu!!!

  5. ah, pasti ke tempatnya taemin… semua nya (kecuali taemin sama shin hye) alih profesi jadi penguntit (mian shawol ._.v)

    hehehe lanjutin ya penasaran nih.. >.<

  6. taeemin terlalu pede di bagian mandang sih shinhye
    wah jgn2 minho mau nguntilin taemin nih… ckckckck
    key, ckckck kasian yeoja chingumu!!
    minho..minhoo tetep cool ya… tapi pas bagian dia berlari ke arah yeojanya terus meluk … aku sedikit berfikir dramatis .. ahahah bisa bayangin sendiir kan ahahahha
    aku suka…. aku sukaaa…. ayo lanjutannya mana ?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s