Ya!! I’m Jealous – Part 1

Title : Ya!! I’m Jealous (part 1)

Author: Alifah Diantebes Aindra a.k.a Choi Haneul

Main Cast: Choi Minho,Jung Min ah

Support Cast : Kim Kibum(Key) and Krystal Kim Jonghyun, Kil Eun ra, Lee Jinki

Length : sequel

Genre : Friendship, Romance, Family, sad

Rating: PG-13

Sebenarnya cerita ini terinspirasi dari apa yang terjadi pada Author, tapi sudah dirombak disana-sini hingga menjadi seperti ini 5% nyata, 95% karangan belaka jadinya, wehehe.. ya sudahlah.. Happy Reading, Don’t forget to Comment..!!

******************************************************************************

“Ya..!!! kenapa kau berangkat duluan huh??” kata Minho pada seorang gadis berambur pendek sebahu saat mereka berdua bertemu di depan gerbang sekolah.

“Bukankah kau anggota Osis?? Ini tahun ajaran baru bukan?? Urusi saja anak-anak baru itu.”  Jawab gadis itu cuek, meneruskan jalannya menuju kelas.

“Ya!!! Jung Min ah..” teriak Minho lagi membuat gadis yang di panggil Jung Min ah itu berhenti.

“Mwo??” jawab Min ah kembali cuek.

“Kajja.. kita berjalan ke kelas bersama..” Minho berlari kecil mensejajarkan langkahnya dengan Min ah yang telah selesai memutarkan bola matanya.

__________________________

“Min ah!!!” Jerit gadis berambut panjang tergesa-gesa.

“Ada apa  Eun ra??” tanya Min ah malas.

“Kau tau?? Minho.. menjadi sorotan anak-anak baru lho!!!” kata Eun ra serius.

“Geurom??” tanya Min ah masih tak tertarik.

“Iish!!! Kau ini!!! Kau tidak cemburu??” tany Eun ra serius.

“Ani.. aku percaya padanya.” Jawab Min ah enteng.

“Ne..ne.. aratseo..dari dulu kau memang selalu begitu.” Kata Eun ra sedikit kesal meninggalkan Min ah di kelas.

Minho,Min ah dan Eun ra sudah bersahabat dari mereka kecil, hingga menginjak bangku kelas 3 SMA ini di Seoul Senior High School. Tapi, bagi Minho dan Min ah mereka bukan sahabat lagi sejak SMP karena saat kelas 3 SMP mereka telah berubah menjadi sepasang kekasih.

__________________________

Seperti biasa, sepulang sekolah Min ah selalu menunggu Minho atau Eun ra di perpustakaan untuk pulang bersama. Sudah 2 jam Min ah menunggu tapi Minho atau Eun ra tak kunjung datang.

“Aiish.. anak-anak itu!!” gerutu Min ah.

“Kau sudah mau pulang Min ah??” tanya Jinki atau akrabnya di panggil Onew yang merupakan penjaga perpustakaan.

“Ne..”

“Tapi, Minho belum datang menjemputmu, Eun ra pun sama.” Kata Onew yang masih sibuk menata buku di salah satu rak.

“Iya sih.. tapi, lebih baik aku pulang duluan, mereka berduakan Osis, mungkin masih sibuk menjalankan tugas mereka ke siswa-siswa baru. Aku pulang duluan ya.. Annyeong” kata Min ah meraih tasnya menuju pintu keluar.

“Ne..ne..” jawab Onew yang sudah terdengar samar-samar di telinga Min ah.

Berapa lorongpun Min ah berjalan ia tak bertemu satu orangpun. Semua orang pada kemana sih??masak ngilang begitu aja!! Batin Min ah.

“Kyaaa…!!! Minho Oppa!!” terdengar teriakan-teriakan yang menyebutkan nama-nama Minho dari lapangan basket.

Min ah pun melongokkan wajahnya ke pintu masuk lapangan basket yang memang berada tepat di depannya. Banyak siswa-siswa yang wajahnya asing bagi Min ah berteriak-teriak dan tersenyum-senyum. Min ah berjalan perlahan menerobos kerumunan untuk melihat lebih jelas ada apa sebenarnya hingga membuat para yeoja ini berteriak-teriak.

“Minho Oppa!!! Hebat!! Saranghaeyo..!!!” teriak salah satu yeoja yang matanya tak hentinya menatap ke arah kumpulan namja-namja yang sedang asiknya memperebutkan bola basket.

O.. jadi semua disini toh.. Minho juga.. batin Min ah saat melihat Minho, Namjachingunya kembali memasukkan bola ke dalam ring. Ingin sekali Min ah memanggil Minho tapi ia urungkan niatnya karena ia sadar kerumunan yeoja-yeoja baru ini menyukai Minho namjachingunya, tentu saja ia tak ingin membuat suasana disini heboh karenanya. Ia putar balik badannya dan berjalan pulang menjauhi kerumunan yeoja yang masih asyiknya meneriaki Minho.

__________________________

Min ah berjalan perlahan menuju halte bis sambil menundukkan kepalanya entah apa yang ia lihat, tapi ia selalu melakukan itu saat ia berjalan sendiri.

“BruuuUuk.. “ suara tabrakan, bisa Min ah dengar dan tentu saja ia rasakan.

“Ah.. Jwaesonghamnida..” Sesal Min ah masih belum melihat siapa yang ia tabrak.

“Kau selalu berjalan seperti itu. Bukankah lebih baik menatap ke depan??” suara namja yang tak asing bagi telingi Min ah dapat ia dengar. Ia palingkan  kepalanya ke arah namja tersebut dengan cepat.

“Jonghyun Oppa?? Kenapa ada di sini?? “ tanya Min ah heran melihat namja yang sudah 3 tahun tak dilihatnya.

“Aaigoo.. kau tak senang aku disini?? Kenapa responmu begitu sih..” kata Jonghyun pura-pura kesal.

“Ani!! Aku sungguh senang..!!!” kata Min ah keras memeluk Jonghyun.

“Huh, kufikir yeoja kecilku yang satu ini sudah berubah, ternyata masih seperti dulu.” Kata jonghyun lega.

“Oppa.. kajja, aku traktir Ice cream!!” kata Min ah semangat menarik tangan Jonghyun untuk mengikutinya.

“Kapan Oppa pulang???” tanya Min ah sambil menyodorkan Ice cream ke arah Jonghyun saat kini mereka sudah berada di taman dekat rumah Min ah.

“Sebenarnya sudah kemarin. Saat aku ingin mengunjungimu, kata Key kau berada di Busan, jadi aku kesana. Sial si Key, ternyata dia membohongiku. “ runtuk Jonghyun.

“Hahha.. jadi oppa dibohongi lagi sama Key, hahaha..” tawa Min ah meledak.

“Terus saja tertawa, adikku yang satu itu, memang suka sekali mengerjaiku. Dasar!!!”

“Dia begitu karena dia cemburu padaku yang lebih disayangi Oppa daripada adiknya sendiri, hehe..” cengir Min ah.

“Tapi, apakah Key sudah berubah?? Bagaimana dengan Minho??” tanya Jonghyun serius.

“Semenjak kejadian itu, Key keliahatannya sudah berubah kok. Kalau Minho..” kata Min ah ragu.

“Kau sudah berpacaran dengannya?? “ selidik Jonghyun

“Ne..”

“Hmm.. senang mendengarnya, kurasa aku sudah tak perlu mengkhawatirkanmu lagi. Aku percaya Minho bisa menjaga hatimu baik-baik.” Kata Jonghyun tenang.

“Ara, Gomawo Oppa..”

__________________________

“Ya!!! Key, kenapa kau tak bilang kalau hyungmu sudah pulang dari London huh??” tanya Min ah kesal saat mereka berada di depan kelas.

“Jonghyun Hyung?? Aa.. dia sudah menemuimu??” tanya Key balik.

“Ne, kemarin. Ya! Jawab pertanyaanku..” tuntut Min ah

“Kau tidak tanya..” jawab Key enteng.

“Aiish!! Kau!!” Min ah baru saja ingin menjitak kepala Key, tapi Key sudah lebih dulu menangkap tangan Min ah, hingga membuat jarak wajah mereka hanya beberapa centimeter.

“Lepaskan tanganku Key.” Perintah Min ah merasa tak nyaman dengan posisi mereka.

“Mianhae..” kata Key lirih.

“Aku.. mengatakan pada Jonghyun oppa bahwa kau sudah berubah” kata Min ah lirih juga.

“Untuk kelakuan memang, tapi untuk perasaan, kau tau itu tak berubah.” Kata Key tegas menatap mata Min ah.

“Min ah..” panggil Minho yang tiba-tiba muncul, berjalan mendekat kearah mereka.

“Minho.. ada apa?” tanya Min ah heran melihat Minho, apalagi sorot mata Minho yang berubah garang.

“Ikut denganku..” katanya singkat menarik tangan Min ah menjauhi Key.

“Minho, lepaskan tanganku, sakit..” kata Min ah mencoba melepaskan genggaman tangan Minho yang terlalu keras menurut Min ah.

“Mian.. apa yang kau lakukan dengan Key??” tanya Minho.

“Aku hanya mengobrol dengannya, tentang Jonghyun oppa yang baru saja pulang dari London.” Jawab Min ah.

“Jinja??” selidik Minho.

“Ooch.. jangan katakan bahwa kau cemburu. Minho, jebal.. jangan selalu berburuk sangka pada Key. Ara??”

“Aratseo..” jawab Minho lirih menyandarkan kepalanya kepundak Min ah.

“Minho oppa…!!!” teriak salah satu yeoja yaang berada tak jauh dari tempat Min ah dan Minho.

“Krystal?? Ada apa? “ tanya Minho lembut.

“Bukankah kita harus ke ruang Osis, kau berjanji mengantarkanku mendaftar menjadi Osis baru. Kajja..” Krystal menarik tangan Minho yang semula menggenggam tangan Min ah untuk ia peluk. Sedangkan Minho hanya bisa menatap pada Min ah seolah ingin menjelaskan sesuatu.

“Pergi saja dengannya.. aku tak apa. “ kata Min ah lirih, Minhopun mengangguk.

__________________________

“Dari mana saja kau??” tanya Eun ra saat Min ah baru saja masuk ke kelas.

“Tak kemana-mana, aku baru saja bertemu Minho.” Jawab Min ah kemudian duduk di kursinya.

“Ah ya… mengenai Minho, banyak sekali yeoja-yeoja yang genit selalu menempel dan mencari perhatian Minho.” Jelas Eun ra

“Yeoja-yeoja genit??” tanya Min ah

“Ne, tingkah mereka aneh-aneh, ada yang mengirimi Minho coklat, permen, syal dan yang paling parah mereka selalu teriak-teriak saat melihat Minho. Aigoo~ telingaku sampai sakit mendengar suara mereka.”

“Jeongmal??” tanya Min ah menanggapi apa yang Eun ra bicarakan dengan cuek.

“Geurae.. tapi yang paling aneh adalah yeoja-yeoja itu akan berhenti bertingkah seperti itu jika Krystal didekat Minho.” Kata Eun ra lebih serius daripada sebelumnya.

“Krystal??” Min ah teringat gadis yang tadi ia temui saat bersama Minho.

“Ne, gadis berambut panjang, wajahnya cantik kok, juga lembut.”

“Ara, aku tadi baru saja bertemu dengannya. “ kata Min ah yang wajahnya mulai serius.

“Jeongmal?? Dimana?” tanya Eun ra panasaran.

“Tadi saat aku bersama Minho di taman sekolah, tiba-tiba dia datang dan mengajak Minho pergi ke ruang Osis, katanya sih ingin mendaftar sebagai Osis baru.”

“Hmm.. kau tak cemburu?” tanya Eun ra

“Kau sudah tau jawabanku bukan??” tanya Min ah balik.

“Huuh.. pasti jawabanmu tidak!” tebak Eunra yang kemudian hanya ditanggapi anggukan dan senyuman dari Min ah.

__________________________

From Min ah

Minho, bisa antar aku ke toko buku??

Minho baru saja selesai membaca pesan singkat itu dan langsung membalasnya.

From Minho

Of course, sekarang aku berangkat menuju rumahmu.

Wait me.. ^_^

 “Ke toko buku yang mana??” tanya Minho saat mereka berdua sudah menaiki mobil.

“Hmm.. yang di dekat taman kota saja. Tapi.. tumben kau membawa mobil, motormu kenapa??” tanya Min ah

“Tak apa-apa, aku hanya sedang ingin membawa mobil saja.”

“Ooch..” Min ah hanya menanggapi cuek.

“Mengenai tadi siang, Krystal..”

“Ara, tak usah dijelaskan. Aku sudah dengar dari Eun ra” potong Min ah.

“Kau tau??” tanya Minho.

“Ne”

“Kau tak apa-apa??”

“Ne”

“Sungguh?”

“Ne, memang menurutmu aku harus gimana?” tanya Min ah

“Ani.. aku juga tidak tau, hehe” cengir Minho. Seharusnya kau cemburu.. batin Minho.

“Stop.. kau mau membawaku kemana?? Kitakan sudah sampai.” Tanya Min ah heran karena Minho tetap menjalankan mobilnya. Minhopun tersadar dan hanya tersenyum saja.

“Kau butuh buku apaan sih??” tanya Minho yang kesal karena sudah dua jam mereka di toko buku itu, tapi Min ah hanya membaca sinopsis buku-buku dan meletakkannya kembali ketempat semula.

“Kau bosan?? Kesal??” tanya Min ah masih saja membaca sinopsis buku.

“Sedikit.. ini semua karena kita belum makan malam, ingat!! Dan kau harus makan tepat waktu jika tak mau tifusmu kumat.” Jelas Minho.

“Ne..ne.. ara, sebenarnya aku juga tak tau harus membeli buku yang mana.. hehe, kajja, kita makan saja” ajak Min ah yang tak tega melihat wajah Minho yang dari tadi sudah nampak kesal.

“Mwo?? Jadi.. dari tadi kita disini?? Kita tak mendapatkan buku sama sekali??” Minho kaget dengan apa yang Min ah katakan barusan. Min ah hanya tersenyum lebar.“Aigoo~ seharusnya aku tau, dari dulu kau selalu seperti ini.” Kata Minho

“Hehe.. kajja, perutku juga sudah lapar.” Min ah menarik tangan Minho yang nampaknya bertambah kesal, Minhopun hanya bisa menurut.

“Kita mau makan dimana ya..? kau sajalah yang memutuskan” kata Min ah bimbang kemudian menatap Minho yang berada disampingnya, sedangkan Minho hanya menatap tangan mereka yang terkait menjadi satu.

“Tumben kau menggandengku??” Minho menaikkan salah satu alisnya lebih tinggi.

“Mwo?? Aku.. aku tak sadar saja.” Kata Min ah gugup melepaskan tangannya. Sudah 3 tahun mereka berpacaran tapi entah kenapa Min ah masih saja gugup jika berhadapan dengan Minho.

“Waah.. wajahmu merah..”

“Aaah.. sudahlah kajja kita makan..” ajak Min ah berusaha mengalihkan topik.

“Minho oppa.. sedang apa disini??” tanya seorang yeoja mengagetkan mereka berdua.

“Krystal? Aku, mengantarkan.. -”

“Jadi oppa mengantarkan teman ke toko buku itu.. aratseo.” Potong Krystal mengalihkan pandangannya ke arah Min ah.

“Ani.. dia ini.. -“

“Temankan oppa?? “ tanya Krystal seolah ingin meyakinkan dirinya sendiri.

“Ne, aku temannya.. Jung Min ah” kata Min ah tersenyum, entah kenapa Min ah merasa tak tega melihat Krystal yang nampak sedang sedih dan polos.

“Oppa.. bisakah oppa menemaniku?? Aku ingin makan bersama Oppa..” kata Krystal lembut.

“Aku tak – “

“Dia bisa, benarkan Minho??” tanya Min ah menatap tajam Minho.

“Tapi Min ah..” kata Minho bimbang

“Tenang saja.. aku bisa pulang sendiri. Kalian bersenang-senang saja… Annyeong” kata Min ah kemudian berjalan meninggalkan Krystal dan Minho.

Min ah merapatkan jaketnya supaya udara dingin tak masuk lebih dalam ke tubuhnya saat ia berjalan menuju halte bis.

Sarangeul ajik nan mollaseo Deoneun gaggai motgayo

“Yeobosaeyo?? “ Min ah menjawab telfonnya.

“Kau ada dimana??” tanya suara di sebrang telfon.

“Jonghyun oppa?? Aku, di halte bis.. baru saja ingin pulang. Ada apa??”

“Jangan pulang dulu, Key akan menjeputmu. Ok??” kata Jonghyun

“Hajiman.. aku..” tut.. tut.. belum sempat Min ah menyelesaikan perkataannya, Jonghyun sudah menutup telfon lebih dulu. Jadi, mau tak mau Min ah harus menunggu jemputan dari Key.

__________________________

“Ta-daaa…..” kata Jonghyun merentangkan tangannya di meja makan yang sudah tersedia penuh dengan makanan saat Min ah dan Key datang.

“WooAaa!!” seru Min ah takjub. Sedangkan Key hanya tersenyum simpul melihat tingkah Min ah.

“Ok, Silahkan duduk dan makan sepuasnya.” Jonghyun mendorong Min ah untuk duduk di meja makan itu. Diikuti Key dan Jonghyun.

“Chankaman.. Oppa yang buat semua ini?? Kenapa masak sampai sebanyak ini?? Oppa kira aku Monster yang bisa memakan semua makanan ini??” bertubi-tubi pertanyaan dikeluarkan kepada Jonghyun.

“Hoho.. tentu ini semua aku yang memasak, dan bukankah kau dari dulu monster yang banyak makan??” kata Jonghyun berbalik tanya.

“Ya!! Tidakkah oppa lihat pipiku akan menjadi lebih bundar kalau makan sebanyak ini?”

“Tsk..tsk.. sejak kapan kau memikirkan penampilan huh??” ejek Key yang dari tadi diam. Jonghyun dan Key sangatlah tau, Min ah tak pernah memikirkan panampilannya. Bagi dia, yang penting senang sudah cukup.

“Benar!!  Sejak kapan… Ah.. sudahlah, kapan makannya ini, nanti keburu dingin, kajja kita makan.” Kata Jonghyun yang dari tadi sudah ngiler karena masakannya sendiri.

“Selamat makan!!!” seru Min ah menautkan sumpitnya dan mengambil beberapa daging.

“WoooAA!!! Nampaknya oppa sukses belajar menjadi Chef di London. Enak sekali!” kata Min ah memuji dengan mengacungkan dua jempolnya. Yang hanya di tanggapi dengan senyuman. tak usah menunggu berjam-jam makanan yang tadi tersedia sudah habis dilahap oleh Jonghyun, Key dan Min ah.

“Nampaknya selera makanmu meningkat, kau belum makan ya tadi??” tanya Jonghyun oppa pada saat Min ah dan Jonghyun di beranda rumah keluarga Kim merasakan udara dingin malam, sedangkan Key, tentu saja, karena kalah suit, Keylah yang mencuci semua piring.

“Ne.. Aah.. tadi aku lapar sekali, tapi sekarang aku sulit untuk bergerak karena kekenyangan, Gomawo oppa.” Senyum Min ah mengembang.

“Oh ya, tadi darimana saja kau? Sebelum aku telfon.” Tanya Jonghyun.

“Aah.. itu, aku tadi bersama Minho ke toko buku” jawab Min ah enteng.

“Wah..wah.. kau kencan ya? Tapi, kenapa Minho tak mengajakmu makan?? Dasar anak itu!” kata Jonghyun pura-pura marah.

“Hoho.. sebenarnya kami tadi juga mau makan. Tapi.. berhubung ada krystal, jadi kami batalkan.” Jelas Min ah menatap lurus ke langit yang dipenuhi bintang.

“Krystal??” Jonghyun heran mendengar sebuah nama yang sudah lama ia tak dengar.

“Ne, nampaknya Minho menjadi populer tahun ini. Dan Krystal adalah salah satu yeoja yang mengejarnya.”

“Lalu, kenapa kau biarkan Krystal dan Minho pergi bersama meninggalkanmu? Lalu apa tindakanmu terhadap yeoja-yeoja yang mengejar Minho??” kata Jonghyun oppa mulai serius.

“Hmm.. ani. Aku tidak melakukan apa-apa. Mengenai krystal, entah kenapa aku tadi melihat wajah Krystal nampak sedih dan seperti banyak beban yang dipikulnya. Aku jadi tidak tega.” Kata Min ah mengingat wajah Krystal yang dilihatnya sebelum meninggalkan Minho dan Krystal berdua.

“Aiish.. kenapa kau tidak melakukan apa-apa?? Krystal.. yah, tentu saja banyak beban yang dia pikul.” Kata Jonghyun mengalihkan pandangannya dari wajah Min ah ke langit yang nampak gelap sekarang.

“Oppa pikir aku harus bagaimana?? Marah-marah pada yeoja itu? Jelas aku tak bisa. Tapi.. Oppa mengenal Krystal?” tanya Min ah penasaran melihat tingkah Oppanya yang sepertinya begitu mengenal Krystal.

“Benar juga, kau terlalu lembut untuk marah-marah pada yeoja-yeoja itu.” Sebuah senyuman tersungging dibibir Jonghyun. Bagaimana ia mengharapkan Min ah bisa marah-marah pada yeoja-yeoja itu, tapi setidaknya Min ah cemburu dengan keadaan Minho sekarang, apalagi Krystal sudah menjadi salah satu yeoja yang mengejar Minho. Nampaknya akan ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi pada Min ah.

“Oppa!! Kau melamun ya.. kau belum menjawab pertanyaanku. Kau kenal dengan Krystal??” tanya Min ah semakin penasaran.

To be Continued……….

******************************************************************************

Gomawo..!!! udah baca fanfictionku ini, aku fikir aku sudah lama mengirim beberapa FF (Agreement dan Mr.Ice) , tapi nampaknya reader2 semua belum kenal dan ingin berkenalan denganku #abaikan Author. Jadi… mari kita kenalan. Alifah Diantebes Aindra Imnida. Lahir tahun 1994. Kalian bisa memanggilku Dian atau nama koreaku Ha neul, atau Onnie (nampaknya tua) atau apalah terserah kalian. Yang penting tak menyinggung ku, Hoho…

Baiklah.. cukup disini dulu perkenalanku Ingat!! Don’t forget to leave Comment.. Sekali lagi, Gomawo..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

26 thoughts on “Ya!! I’m Jealous – Part 1”

  1. ouchh yg author nya mr.ice juga 🙂 aku inget koq author nya ha neul sesuai tokoh nya *ehh melenceng dr topik*

    seru cerita nya…enak banget baca nya…tp napa nga cembuu ma mino yah??klo aku sihh bakal kesel banget namjaku di tarik krystal…puff…

    di tunggu yah part selanjut nya:)

  2. Wahh seruu ,
    Aku suka jalan cerita nya..
    5% darii kisahh nyata na author yg bagian mana ?? Hahahaa

    Di tunggu lnjutan na yahh
    Hehehee

  3. kalau dapat pacar telalu cemburu ribet bngt cos berasa ga dipercaya…
    py kalau dapet pacar kaya min ah yg ga cemburuan juga ga enak cos jadi merasa cinta sepihak doang…

    aku tunggu lanjutannya…

  4. Jadi gregetan waktu Min Ah nyerahin Minho ke Krystal begitu saja. Min Ah harusnya cemburu. Apa Key juga suka sama Min Ah?
    Nice story. Lanjut!

  5. MINHOOOOOOOOOO NYA GA TEGAS!!!! mskipun min ah blg boleh mestinya minho lbh ngejaga perasaan min ah dongggggggg

    jeongmal min ah baboyaaaaaa,,,,,ms ngaku tmn c…udh tw c krystal ngejar2 minho….

  6. wah ffnya daebak thor, minho ngarep bgt min ah cemburu. huh kayanya jjong tau tentang krystal… penasaran next chap d tunggu y

  7. Ahh,, baca nih FF jadi inget jamannya Osis waktu di SMA,, temenku yg jadi panitia MOS terutama yg cowok pasti langsung tepe2 gaje sama adek kelas *jiahhh malah curcol

    serru!!
    nice!!!

    terus itu Key sama JJong kakak adek y??

    ditunggu lanjutannya!!!

  8. Aaah!!
    Gomawo-gomawo..

    lege deh FFku udah di Publish..
    sekali lagi thankz ya.. buat yang udah ngesempetin baca FFku.

    next Chap tetep kasih aku komen ya..

  9. Minho-Key-Minho-Key-Minho…q milih minho aja deh..=p #gaje
    Keunde,,Krystal??Geunyoneun nuguseyo??
    Bgus thor,,cpetan dnext ya^^

  10. Minho-Key-Minho-Key-Minho…q milih minho aja deh..=p #gaje
    Kq min ah bsa gk jealous..-.-
    Keunde,,Krystal??Geunyoneun nuguseyo??
    Bgus thor,,cpetan dnext ya^^

  11. aigoo.. dongsaeng ku ini sudah pandai bwt ff.. hehehe..
    good lah..
    min ah bneran tuh ga cemburu?? klo aq jd dy pst ku gandeng trus tuh minho

  12. pantes aku ngak ingat sama ceritanya, ternyata ….
    aku belom baca part 1 heheheh
    aisshhh min ah ….
    udah sama key ajah, aku bingung kenapa minho bisa pacaran sama minah kalau min ahnya ajah ngak suka .. -_-
    ayoooo lanjut !!!

  13. Yaaah kenapa tbc T_T
    Itu gimana jadinyaaaa?
    Key jadi masih suka?
    Aigoooooooo sedih bgt:(
    Tapi minho kan gak suka kan sama krys!
    Kenapa baik banget sih si min ra-_-
    Lanjuuuuuuut

  14. Kenapa min ah bisa ngelepasin minho gitu aja ke krystal??
    tpi kalo diliat2 namanya mirip minAH dan minHO
    omo nice story

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s