You My Little Girl – Part 1

Author                : Shin Hyu Kyung

Title                    : You My Little Girl

Genre                  : Romance

Rating                 : PG-15

Length                 : Twoshot

Main Cast           : Kim Kibum a.k.a Key, Park Seung Hee

Support Cast       : Leeteuk (SUJU), Tiffany (SNSD)

>> annyeong chingudeul….author hyu kyung balik lagi bwa ff twoshot nih,, sebenernya mau bkin oneshot tpi kpanjangan,, jadilah ff nie…semoga kalian suka ya…ini murni ff q sndiri,, NO PLAGIAT..!! NO BASH…!! DON’T BE SILENT READER..!! happy reading chingudeul…^^

 
Seung Hee POV

“Annyeong najayo (pendek)!!” tegur seorang namja padaku.
“Yaa!! Kau gendut!!” balasku.
“Pendek!!” seru namja itu kemudian berlari meninggalkanku.
“Genduuttt!!! Aku membencimuuu…!!!” teriakku.
“Aku juga benci padamuuu…!!” teriaknya balik padaku kemudian mehrong.
 
15 tahun kemudian….
 
Namaku adalah Park Seung Hee. Aku adalah seorang mahasiswi di Korea University, College of Art and Design, salah satu universitas swasta terkemuka di Seoul. Sejak kecil, impianku adalah menjadi designer terkenal di Seoul dan mempunyai butik sendiri.
“OMO…!! hari ini aku ada kuliah pagi..!!” seruku yang tiba-tiba sadar saat dimeja makan. Aku pun segera bergegas dan berlari menuju mobilku. Kulaju mobilku dengan kecepatan yang tidak seperti biasanya. Ya…itu gara-gara pagi ini ada kelas Leeteuk seonsaengnim atau lebih tepatnya killer seonsaengnim. Setelah memarkirkan mobil, akupun segera berlari dan membawa peralatan untuk kelas hari ini.
 
Brukkkk
 
Aisshhh…sepertinya aku menabrak seseorang. “Neomu aphayo…” seruku sembari mengelus-ngelus pantatku yang sakit. Akupun segera membereskan peralatanku yang berserakan dan meminta maaf pada seseorang yang kutabrak tadi.
“Mianhaeyo…aku sedang terburu-buru hari ini !! sekali lagi mianhaeyo…” pekikku sembari bow 90° dan kemudian berlari menuju kelas. Karena sudah terlambat, ku tinggal saja namja tinggi yang kutabrak tadi.
 
Tok tok tok
 
“Seonsaengnim cwesonghamnida, cheoneun neujeun(saya terlambat)…!!” seruku setelah membuka pintu kelas.
“Cepat duduk..!!” seru Leeteuk seonsaengnim ketus.
“Ne…gomapseumnida!!” kataku sembari bow 90°.
 
Key POV

“Huhhh…. lebih baik disini dari pada di Amerika!!” seruku sembari berjalan-jalan melihat universitas yang akan kujadikan tempat studyku besok pagi dan kemudian kuminum minuman kaleng yang kubeli tadi. Namaku adalah Kim Kibum tapi teman-teman Amerikaku memanggilku dengan sebutan Key. Aku sekarang tinggal bersama halmeoni di Seoul. Sedangkan Appa dan Eomma masih di Amerikakarena harus mengurus perusahaannya disana. Aku kembali ke Korea lagi karena di Amerika sangat membosankan. Semenjak kelas 5 SD(?), aku harus pindah ke Amerika untuk melanjutkan study disana. Dan sekarang aku berada di Korea University, tempat studyku disini. Aku mengambil College of Business and Economics karena nanti, aku harus mengurusi perusahan Appa. Yah…universitas ini juga tak kalah dengan universitasku sebelumnya saat di Amerika.
 
Brukkkk
 
Aisshh…hoodieku basah karena minuman kalengku tadi tumpah gara-gara ada seorang yeoja yang menabrakku.
“Neomu aphayo…” seru yeoja itu dan kemudian berdiri memunguti barang-barangnya.
“Mianhaeyo…aku sedang terburu-buru hari ini !! Sekali lagi mianhaeyo…” serunya sembari membungkukkan badannya dan kemudian berlari pergi.
“Aisshh…yeoja ini menyebalkan sekali..!!” batinku sembari menatapnya kesal. Hoodie favoritku basah gara-gara yeoja itu. Saat membersihkan hoodieku dari minuman, aku tak sengaja melihat ada sesuatu dilantai. Sebuah gantungan ponsel berbentuk pororo dengan inisial S. Mungkin ini punya yeoja tadi.
“Yaa!! Jamkkanman…barangmu….!!” teriakku tapi sayang sekali yeoja itu sudah menghilang entah kemana. Tak lama kemudian, akupun kembali ke mobil dan segera pulang karena bajuku basah sekarang.
 
*****
“Ahjumma…tolong bersihkan hoodieku ini !! dan jangan sampai rusak atau luntur!! Ini hoodie favoritku!!” ujarku pada seorang wanita paruh baya yang bekerja dirumah Halmeoni sebagai pelayan.
“Ne…tuan muda!!” jawab ahjumma tadi.
 
****
“Huhhh….” kurebahkan tubuhku diatas tempat tidur. Kuambil dan kupandangi gantungan milik yeoja tadi. Ada inisial S digantungan itu. Tiba-tiba aku teringat akan yeoja kecil yang dulu selalu kuejek. Kupandangi lekat-lekat gantungan ini. Gantungan berbentuk pororo ini mirip sekali dengan milik yeoja pendek itu. Seung Hee..?? Park Seung Hee..?? apa yeoja tadi adalah Seung Hee..?? apa dia yeoja pendek itu..?? tapi bukankah Seung Hee tinggal di Daegu..?? apa dia juga pindah..?? aisshhh….pertanyaan-pertanyaan ini selalu berputar diotakku, membuat kepalaku pusing. Park Seung Hee adalah teman kecilku sewaktu kelas 4 SD(?). Bukan, lebih tepatnya adalah yeoja pertama yang aku sukai. Aku menyukai yeoja itu karena ekspresinya saat marah sangatlah lucu. Untuk itulah aku selalu mengejeknya yeoja pendek saat bertemu. “Aku harus menemukan pemilik gantungan ini..!!” batinku. Kubenamkan mataku untuk beberapa saat. Kuulang kembali memori saat yeoja tadi menabrakku. Jamkkanman!! Sepertinya saat yeoja itu memunguti barang2nya, ada buku gambar besar hitam, dan beberapa gambar baju yang berserakan. Mungkin yeoja tadi mengambil jurusan design. Ya..mungkin. “Huhhh………” kuhela nafas panjang.
 
*****
Seung Hee POV

“Huuhhh….akhirnya selesai juga kelas Leeteuk seonsaengnim!! Selalu membosankan!!” seru Tiffany. Aku hanya tersenyum menanggapinya.
“Seung Hee-ah…pinjam ponselmu!! Ponselku baterainya habis!!”
“Ne…”
“Seung Hee…dimana gantungan pororomu..?? tumben sekali kau melepasnya dari ponselmu!!”
“Mwo..??”
“Iya…dimana pororomu yang biasa tergantung diponselmu ini..??”
“Omona…bagaimana bisa tidak ada..??”
 
Betapa kagetnya aku saat Tiffany bilang pororoku tak ada. Akupun sontak langsung mencarinya di tas, saku, bahkan dibawah mejaku pun tak luput dari pencarianku. Gantungan berbentuk pororo itu selalu menempel diponselku. Ya..karena aku tak pernah dan tidak mau melepasnya walaupun sudah agak kusam. Gantungan itu sangat berarti bagiku karena itu adalah pemberian dari mendiang Halmeoni. Sejak kecil, gantungan itu selalu aku letakkan ditasku. Tapi semenjak mulai dewasa, aku memakainya sebagai gantungan untuk ponselku.
 
“Apa kau menghilangkannya..??”
“Aniyo…mana mungkin pororoku bisa lepas?!! Aisshh…”
“Cari dulu..!! mungkin terjatuh disekitar sini..!! kubantu mencarinya!!”
“Aigoo…!! apa mungkin…..” kugantungkan kalimatku saat mengingat kejadian tadi pagi.
“Apa kau ingat terjatuh dimana..??”
“Tiffany…tadi pagi karena sudah terlambat kelas Leeteuk seonsaengnim, aku berlari kemudian menabrak seseorang. Apa mungkin pororoku terlepas saat menabrak orang itu..??”
“Ng…mungkin saja!! Kita cari saja dimana kau menabraknya!!”
 
Aku dan Tiffany langsung mencarinya, tapi hasilnya nihil. Gantunganku tak ada disana. Tuhan, tolong kembalikan pororoku!! Walaupun itu hanya sebuah gantungan kecil, tapi itu adalah hadiah terakhir dari Halmeoni.
 
“Huuhhh….” kuhela nafas panjang. Rasanya aneh hari-hari yang biasa kujalani ini tanpa adanya pororoku. Sudah seminggu semenjak gantunganku hilang.
 
*****
“Seung Hee-ah…jangan lupa untuk mengerjakan tugasnya!!!” teriak Tiffany padaku saat dikantin. Akupun langsung menoleh sembari berjalan dan tersenyum pada Tiffany. Dan tanpa sadar…..
 
Bruukkkk
 
Aku menabrak seseorang lagi? “Neomu aphayo…” kataku sembari mengusap-ngusap sikuku yang terbentur lantai.
“Aisshhh…kau itu tidak bisa berjalan dengan benar, huh..?!” teriak namja yang kutabrak.
“Mianhaeyo…” seruku yang masih duduk dilantai.
“Sudahlah!! Ayo bangun..!!” seru namja itu sembari mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri. Kudongakkan kepalaku melihat namja ini. Namja ini begitu tampan. Tinggi dan tampan. Matanya….neomu kyeopta!! Aisshhh…apa yang aku pikirkan sih!! Sadarlah Seung Hee…
 
“Kenapa kau malah melihatku seperti itu..??” tanya namja itu bingung.
“Ani…” sanggahku cepat.
Saat akan berdiri menerima uluran tangannya, aku tidak sengaja melihat gantungan yang mirip dengan pororoku ditas namja ini.
“Gantungan pororo!!” seruku pada namja ini sembari menunjuk gantungan itu.
“Mwo..??ohh…apa gantungan pororo ini milikmu..??” tanya namja itu.
“Ne..ne..!” jawabku sembari tersenyum sumringah.
“Joayo…akan kukembalikan setelah kau membayar atas insiden kemarin!! Kau sudah 2x menabrakku dan membuat hoodie favoritku basah!! Jadi temui aku ditaman sore nanti..!!dan jangan sampai terlambat!! Jal gaseyo…” ujarnya yang kemudian pergi begitu saja.
“Yaa!! Jamkkanman!! Yaa!!” teriakku tapi namja itu tak menggubrisku.
“Aisshhh…chinca?!! yang benar saja, kemarin kan aku sudah minta maaf padanya!!” gerutuku sembari tersenyum kecut.
 
****
04.00 pm
Di taman…
“Huhh….namja itu lama sekali sih!!” gumamku mendengus kesal.
5 menit…
 
10 menit…
 
30 menit…aku sudah menunggu, tapi namja itu tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
“Kau sudah menunggu lama..?!” tanya seseorang yang sontak membuatku berdiri.
“Kau…sudah membuatku menunggu selama 30 menit disini..!!” jawabku ketus pada namja itu.
 
Key POV

Semoga saja yeoja itu adalah si yeoja pendek itu. Sepertinya dia sudah menungguku.
“Kau sudah menunggu lama..?!” tanyaku dan membuatnya kaget dan langsung berdiri. Wajahnya juga terlihat sangat kesal.
“Kau…sudah membuatku menunggu selama 30 menit disini..!!” jawabnya ketus.
“Mianhae…ayo ikut aku!!” seruku sembari menarik tangannya.
“Yaa!! Lepaskan!! Kau mau membawaku kemana, huh..?! yaa!!” pekik yeoja ini sembari meronta melepaskan tangannya dari genggamanku tapi aku tak menggubrisnya.
“Masuklah!!”
“Mwo..??”
“Sudah cepat masuk!! Kau ingin gantunganmu kembali atau tidak..?! tenang saja, aku tak akan menyentuhmu kalau itu yang kau pikirkan!!”
 
Akhirnya yeoja itupun masuk kedalam mobilku. Tak lama kemudian….
“Kita mau kemana..??” tanya yeoja itu bingung.
“Sudah sampai!! Ayo turun!” seruku kemudian keluar dari mobil.
“Kita bicarakan disini..!” kataku sembari duduk disebuah meja café. Ya…cafe ini sudah menjadi tempat favoritku selama beberapa minggu ini di Korea. Kami diam beberapa saat.
 
“Sekarang kembalikan gantungan pororoku!!” serunya sembari menyodorkan tangannya padaku.
“Yaa!! Jamkanman! Kau harus membayar atas kesalahanmu yang sudah membuat hoodie favoritku basah gara-gara kau tabrak kemarin!!” ujarku tak kalah ketus.
“Tapi kan, aku sudah minta maaf padamu ?! ayolah..aku mohon…tolong kembalikan pororoku itu!!” rajuk yeoja itu.
“Apa gantungan ini sangat berarti bagimu..?! eits…nanti dulu!!”
 
Yeoja itu hampir saja meraih gantungannya saat ku tunjukkan padanya tapi tetap saja kecepatanku tak bisa dikalahkan.
 
“Aisshhh…geuraeyo!! apa maumu..??”
“Berkecanlah denganku selama 2 hari!! Dan dihari kencan kita yang terakhir, akan kukembalikan gantungan kesayanganmu ini! Otteokae..?”
“Berkencan denganmu..?? chinca..?! kita bahkan tak saling kenal! Bagaimana bisa kau berkencan dengan yeoja yang tak kau kenal..?!”
“Apa namamu Seung Hee..? Park Seung Hee..?!”
“Ba..bagaimana kau bisa tahu..??”
“Apa kau pernah tinggal di Daegu..?”
“Ne…”
“Cheoneun Key imnida..! aku juga kuliah disini. Dan minggu besok kita bertemu ditempat ini jam 9 pagi dan jangan terlambat..! Annyeong najayo (pendek)..!!”
“Yaa!! Jamkanman!! Yaa!!”
 
Seung Hee POV

“Cheoneun Key imnida..! aku juga kuliah disini. Dan minggu besok kita bertemu ditempat ini jam 9 pagi..! Annyeong najayo..!!” ujarnya sembari tersenyum dan mengacak rambutku kemudian pergi.
“Yaa!! Jamkanman!! Yaa!!” teriakku tapi namja itu sama sekali tak menggubrisku.
 
Aisshhh…namja itu menyebalkan sekali. Kenapa aku bisa bertemu namja super menyebalkan itu sih!! Jamkanman! Namja itu menyebutku dengan sebutan pendek..?! kenapa panggilan itu familiar sekali ya..?! Tak beberapa lama, akupun pergi dari tempat itu.
“Huuhhh….” ku hela nafas sembari merebahkan tubuhku diatas tempat tidur. Kuingat-ingat kembali sosok namja tadi.
“Pendek….pendek…siapa ya?!” gumamku sembari menatap langit-langit kamarku.
“Omona…terakhir dulu waktu kelas 5 SD aku pernah dipanggil najayo oleh namja cilik gendut!! Apa jangan-jangan dia….ahh, mana mungkin!! Tubuhnya kan gendut, sedangkan namja tadi tinggi, kurus, dan juga tampan!! Tidak mungkin itu dia!! Tidak mungkin namja itu adalah Kibum gendut!!” gumamku pada diriku sendiri.
 
****
08.05 am
“Huhhh….” aku menghela nafas dan kemudian menghirup udara segar dipagi hari dekat jendela kamarku. “Omona…! aku lupa hari ini aku harus berkencan dengan namja menyebalkan itu! Aisshhh…” pekikku yang teringat akan perjanjianku dengan namja itu. Akupun bergegas mandi dan bersiap-siap.
 
****
09.00 am
Disebuah café tempatku bertemu dengan namja itu
 
“Aisshh…dimana namja itu..?! kenapa aku harus selalu menunggunya seperti ini..?! benar-benar menyebalkan!!” umpatku sembari celingukan mencari batang hidung namja itu. Tak lama kemudian….
“Yaa!! Kau sudah disini rupanya!!” seru seseorang yang ternyata adalah namja itu sembari menepuk pundakku.
“Huh! Kau menyuruhku untuk jangan terlambat tapi kau sendiri terlambat!!” kataku seraya tersenyum kecut.
“Kkaja!!” serunya sembari menarik tanganku masuk kedalam mobilnya.
===SKIP===
 
“Kenapa kita ke taman hiburan..??” tanyaku bingung.
“Dari dulu aku ingin sekali pergi ke taman hiburan!” jawabnya seraya menarik tanganku berlari kecil membeli tiket. Setelah menaiki beberapa wahana, ternyata namja ini asik juga.
“Yaa!! Siapa namamu kemarin..?! aku lupa!!”
“Key!! panggil saja aku Key!!”

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

13 thoughts on “You My Little Girl – Part 1”

  1. asikk deh gara2 pororor pemberian neneknya .. ckckck
    ahahahah dasar key!! seenaknya … authorrrr !!!
    suka…suka…
    ahaha pendek dan gendut , tapi pas besar mereka sempurna … ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s