We Have To Married (After Story)

Title                : We Have To Married (After Story)

Author             : Nita si Chicken

Main Cast        : Lee Jinki, Song Hyo Soo

Support Cast   : –

Length             : Drabble

Genre              : Romance, Comedy

Rating             : NC 17

Desclaimer      : Ini ff punya aku, plotnya punya aku. Onew punya Tuhan, keluarganya, Shinee, SM yang terakhir punya aku juga. Wkwkwkwk *digampar MVP*

Awali degan basmalah, Akhiri dengan istigfar

 

*Author POV*

Hyo Soo mulai membuka mata ketika cahaya matahari di pagi yang cerah itu menembus masuk ke dalam kamarnya. Tubuhnya menggeliat pelan mencoba menghilangkan rasa pegal, namun gerakannya terhenti begitu melihat laki-laki yang sudah selama lima tahun ini menjadi suaminya masih tertidur pulas.

Hyo Soo tersenyum melihat wajah Jinki yang sedang tertidur pulas seperti itu, jemari lentiknya mulai menyusuri wajah Jinki membuat si empunya merasa sedikit terganggu. Tanpa pikir panjang Hyo Soo segera mencium bibir Jinki singkat dan beranjak dari tempat tidur untuk mandi, namun belum sampai gerakannya itu selesai Jinki sudah menariknya sehingga tubuh Hyo Soo kembali terbaring di tempat tidur.

“Jadi selama ini kau sering mencuri ciumanku ketika aku sedang tidak sadar Nyonya Lee?” Jinki menarik Hyo Soo ke dalam pelukannya dan memeluk istrinya itu erat seakan tidak mengijinkan Hyo Soo untuk beranjak pergi kemanapun

“Lepaskan! Aku mau mandi!” kata Hyo Soo sambil berusaha melepaskan dirinya.

“Andwe! Kau sudah membangunkanku jadi kau harus bertanggung jawab!”

“Jinki-ya…. eomonim dan aebonim akan menjemput kita, kau ingat kita akan…” belum selesai Hyo Soo bicara, Jinki sudah lebih dulu mengunci mulutnya dengan ciuman manis. Hyo Soo hanya diam dan menuruti apa yang Jinki mau. Yeoja itu selalu tidak bisa berkutik jika Jinki  sudah melakukan sesuatu padanya.

Dengan lihai Jinki membuka kancing piyama Hyo Soo satu persatu tanpa melepaskan ciumannya

“Aigoo.. kalian manis sekali. Seperti pengantin baru saja!” suara Nyonya Lee yang membahana sukses membuat Hyo Soo dan Jinki menghentikan kegiatan mereka. Dengan cepat Hyo Soo segera mengancingkan piyamanya satu persatu dan beranjak pergi ke kamar mandi sedangkan Jinki dengan ogah-ogahan dia menyingkir dari tubuh Hyo Soo.

“Kalian mengganggu saja!” umpat Jinki pelan yang masih bisa terdengar oleh Nyonya dan Tuan Lee.

“Kau bilang apa? Kami masih bisa mendengarnya Jinki-ya, sudahlah kalian bisa melanjutkannya nanti saat kita sudah sampai di Jeju. Cepatlah kalian mandi, biar kami yang menyiapkan sarapannya” teriak Tuan Song dari ruang makan.

********************

Setelah acara makan malam mereka selesai Hyo Soo segera menggendong Soo Jin –anak Hyo Soo dan Jinki- yang sudah terkantuk-kantuk menuju kamarnya. Dengan sabar Hyo Soo menemani Soo Jin hingga anak kesayangannya itu tertidur pulas. Baru saja Hyo Soo selesai menyelimuti Soo Jin, dirasakannya tangan Jinki memeluknya erat dari belakang. Hyo Soo mendecakkan lidahnya sebal dengan kelakuan Jinki. Bukannya dia tidak suka jika Jinki memeluknya, hanya saja dia tidak suka jika Jinki memeluknya secara tiba-tiba seperti ini. Hyo Soo hanya tidak mau suara berisik mereka akan membangunkan Soo Jin yang baru saja tertidur karena hal itu akan membuat Soo Jin rewel dan tidak akan tidur sepanjang malam.

“Yeobo.. bagaimana jika kita melanjutkan yang tadi pagi?” Jinki berbisik di telinga Hyo Soo, membuat yeoja itu bergidik ngeri dan malu karena mengingat kejadian tadi pagi. Bagaimana bisa mertuanya memergokinya dengan Jinki hampir melakukan hubungan suami istri, hal yang seharusnya menjadi rahasia Hyo Soo dan Jinki.

Tanpa menunggu jawaban Hyo Soo, Jinki langsung menggendong istrinya menuju kamar mereka. Tidak lupa Jinki mengunci pintu kamar mereka karena tidak ingin hal yang seperti tadi pagi terulang kembali.

Jinki merebahkan tubuh Hyo Soo pelan di ranjang mereka dan segera menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua. Jinki menarik dagu Hyo Soo lembut agar yeoja itu menatapnya, Jinki mendekatkan bibirnya perlahan ke bibir Hyo Soo namun gerakannya terhenti begitu merasakan ada sesuatu lain yang bergerak di ranjang mereka

“Eomma…..”

Jinki mendecakkan lidahnya kesal begitu menyadari Soo Jin sudah berada di antara mereka berdua. “Ya! Lee Soo Jin kenapa kau tidak tidur di kamarmu sendiri!”

“Aku mimpi buruk appa, aku ingin tidur dengan eomma. Kenapa appa begitu pelit!” jawab Soo Jin polos sambil menempatkan dirinya di antara Hyo Soo dan Jinki

“Bagaimana kau bisa masuk ke sini?” tanya Jinki begitu dia sadar bahwa dia sudah mengunci pintunya tadi.

“Kau tidak mengunci pintu yang itu appa..” jawab Soo Jin sambil menunjuk pintu utama kamar mereka. Kamar Jinki dan Hyo Soo memang memiliki dua pintu, satu pintu yang langsung terhubung dengan kamar Soo Jin dan satu pintu utama untuk keluar masuk mereka ke kamar itu.

Jinki menepuk kepalanya kesal “Aiissh Jinjja! Siapa yang akan bertanggung jawab bila seperti ini!” rutuk Jinki pada dirinya sendiri

Hyo Soo tertawa pelan melihat anak dan suaminya itu bertengkar. Hyo Soo megelus puncak kepala Soo Jin sayang agar Soo Jin cepat tertidur kembali. Setelah yakin Soo Jin tertidur pulas, Hyo Soo menyusuri wajah Soo Jin dan Jinki secara bergantian.

“Dia begitu mirip denganmu..” kata Hyo Soo pelan. Jinki segera merubah posisi tidunya, yang tadinya terlentang menjadi miring dan menyangga kepalanya dengan satu tangan menghadap ke arah Soo Jin.

“Hyo…” Jinki memanggil Hyo Soo yang baru saja akan memejamkan matanya.

“Hmmm..?” dengan enggan Hyo Soo membuka matanya kembali

“Saranghae.. aku mencintai kalian berdua..”

“Nado saranghae Jinki-ya..” jawab Hyo Soo sambil tersenyum lalu benar-benar memejamkan matanya untuk segera menuju ke alam mimpi.

-END-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

60 thoughts on “We Have To Married (After Story)”

  1. kyaaaaa.a……. sweet banget, thor………..
    Pengen jadi Hyo soo….. mau jadi hyo soo…….

    #ditabok author lagi, dasar reader mesum…..
    ##Aku mesum cuma sm Jinki aja, thor….

    asli, walaupun tanpa NC, tapi nih udah sweet banget dan ehem…. romantis….
    gak kerasa udah 5th aja, mrk merit, n masih serasa penganten baru!!!!

    Tuh, eomma Jinki ngapain cobe main nyelonong aja masuk kamar orang
    Kan ngeganggu…. Eh, kayaknya eommanya santai aja…..
    Jinkinya jadi jengkel….. Hyo soo jadi malu….

    Eh, like grandma like granddaughter…
    Td pagi eomma yang ganggu…, malemnya Soo Jin yg ganggu…..
    hahahhhaaaa….. Jinki kesian banget….
    Padahal dia udah bnyak kemajuan banget udah berani agresif terus…
    kekekkeeeee……

    Tapi, akhirnya manis banget, thor……
    “saranghae…, aku mencintai kalian berdua….”
    Duh, Jinki… “Nado Saranghae…”
    # dibogem mentah ma Hyo soo…

    Atu lagi… thor… ni soo jin, cewek, kan???
    trus Hyo Jin kemaren cewek apa cowok????
    #gak penting bgt, ya…?
    Tp penasaran pengen tau aja….

    Selamet, deh, ffnya bagus….
    Terus nulis lagi, yah….
    Yang main castnya Jinki aja….
    biar aku semangat bacanya….

    #digampar Flamers, Blingers, Taemints, Lockets….
    ##Annyong….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s