You My Little Girl [2.2]

Author                : Shin Hyu Kyung
Title                    : You My Little Girl
Genre                  : Romance
Rating                 : PG-15
Length                 : Twoshot
Main Cast           : Kim Kibum a.k.a Key, Park Seung Hee
Support Cast       : Leeteuk (SUJU), Tiffany (SNSD)

>> annyeong chingudeul....author hyu kyung balik lagi bawa part 2,, semoga kalian suka ya...ini murni ff q sndiri,, NO PLAGIAT..!! NO BASH...!! DON'T BE SILENT READER..!! happy reading chingudeul...^^

“Kenapa kita ke taman hiburan..??” tanyaku bingung.
“Dari dulu aku ingin sekali pergi ke taman hiburan!” jawabnya seraya menarik tanganku berlari kecil membeli tiket. Setelah menaiki beberapa wahana, ternyata namja ini asik juga.
“Yaa!! Siapa namamu kemarin..?! aku lupa!!”
“Key!! panggil saja aku Key!!”
=================
Part 2

****
Tak terasa sudah 5 jam lebih aku bersama Key.
“Yaa!! Ayo kita kesana..!” seru Key sembari menggandeng tanganku.

Degh!!

Kenapa jantungku berdetak tak beraturan begini..?! apa jangan-jangan aku mempunyai penyakit jantung..?? tapi kenapa baru sekarang aku mengalami hal seperti ini..??
“Ki..kita mau kemana..?!” tanyaku gugup. Kenapa aku jadi gugup begini..?? ada apa denganku..??
“Apa kau gugup..?!” tanya Key balik.
“Aa..niyo!! kenapa aku harus gugup..?! sebenarnya kita mau kemana..??” elakku. Mana mungkin aku mengaku kalau aku memang gugup sekarang!!
“Ke kedai ice cream!! Kau suka ice cream bukan..?!” pekik Key seraya tersenyum tipis. Bagaimana Key bisa tahu aku suka ice cream..??
“Bagaimana kau bisa tahu..?!”
“Tentu saja aku tahu! Dasar babo!!”
“Mwo..? kau bilang apa tadi..?!”
“Sudah...ayo duduk!!” serunya sembari mendudukkanku disebuah kedai ice cream yang ada di taman hiburan. 

Setelah memakan ice cream,kami berdua diam untuk beberapa saat. Diam dengan pikiran kami masing-masing.

“Kau...bagaimana bisa tahu..??”
“Tahu apa..??”
“Nama dan juga ice cream..! apa kita pernah kenal sebelumnya..?!”
“Geuraeyo...akan kuceritakan semuanya! Kau ingat tidak dengan namja kecil yang dulu selalu memanggilmu najayo..?!”
“Jadi kau...tapi..bagaimana bisa..?! dulu kan kau...”
“Gendut..?! itu kan dulu..!! sekarang aku tampan bukan..?! ya...walaupun sebenarnya dulu aku juga tampan, hanya saja badanku terlalu gemuk!!” potongnya.

Aku benar-benar tak percaya dengan apa yang kulihat sekarang. Namja kecil yang dulu selalu mengejekku, sekarang mengajakku untuk berkencan. Dan namja kecil yang dulunya gendut, sekarang sudah berubah menjadi namja yang tampan, tinggi, dan sikapnya juga berbeda dengan yang dulu kukenal. Tidak semenyebalkan dulu.

“Hah...itu kan kau yang bilang?! Bukan aku!!”
“Sudahlah!! Akui saja kalau aku ini memang tampan!! Bahkan tadi kau sempat kaget kan..?!”
“Geunde (tapi)....bagaimana bisa kau mengenaliku..?? terakhir kali kita bertemu kan waktu kelas 5 SD..!”
“Aku bisa meramal bagaimana wajahmu dimasa depan!!”
“Huuhhh...kau ini!! Memang aku anak kecil yang bisa kau bohongi seperti itu..?!”
“Hahaha...15 tahun yang lalu saat aku kelas 5 SD, appa dan eomma membawaku pindah ke Amerika karena harus mengurusi perusahaannya disana!”
“Mmmm....jadi sekarang kau pindah ke Korea lagi..?!”
“Ne...disana sangat membosankan!! Aku lebih suka tinggal di Korea dari pada di Amerika!”
“Bosan..?? kalau aku jadi kau, aku tak akan bosan disana!”
“Waeyo..?”
“Karena impianku berada disana. menjadi designer dan juga mempunyai butik sendiri disana!! lalu kenapa waktu itu kau ada dikampusku..?? apa kau kuliah disana..?! apa jangan-jangan...kau menguntitku kemudian mengikutiku kuliah disana..?!!”
“Mwo..?? menguntitmu..?? hah! Yang benar saja! Aku memang kuliah disana karena halmeoni yang menyuruhku. Saat tahu aku pindah ke Korea, halmeoni langsung mendaftarkanku disana!! lagi pula, Korea University juga tidak kalah bagus dari universitasku saat di Amerika! Saat kau menabrakku waktu itu, aku menemukan gantungan pororomu yang berinisial S itu. Dan saat kau memunguti gambar2 desain bajumu, aku tak sengaja melihat namamu! Dan ternyata dugaanku benar! Kau Park Seung Hee si yeoja pendek itu! Ahahaha....sampai sekarangpun, sepertinya tubuhmu masih tetap pendek!! Ahahahaha....”
Aisshhh...kucabut ucapanku tadi..! dia masih tetap menyebalkan!!

“Yaa!! Hentikan!! Kibum gendut menyebalkan!!” seruku sembari berdiri akan pergi tapi tiba-tiba tanganku ditarik olehnya.

Degh!

Perasaan ini lagi. Jantungku kembali melakukan maraton lagi. Perasaan apa ini..?!

“Yaa!! Jangan pergi dulu!! Apa kau tak mau gantungan pororomu kembali, huh..?!” pekik Key yang membuatku sadar dan mengurungkan niatku untuk pergi.
“Duduklah!! Lagi pula aku bukan Kibum yang dulu lagi..! Kibum yang selalu memanggilmu najayo lagi..!!” sambungnya.
“Geuraeyo...ini demi pororoku kembali..!!” seruku ketus kemudian duduk dan melanjutkan memakan ice creamku yang tadi belum habis.
“Yes, I know!!” serunya seraya menyunggingkan senyuman yang disalah satu sudut bibirnya.

Tak lama kemudian, kami pun melanjutkan acara berkencan kami. Entah kenapa, setiap Kibum menggenggam tanganku, jantungku selalu berdegup kencang. Dan kenapa aku sama sekali tak merasa keberatan ya..?! aneh!!

****
Setelah kencan waktu itu, beberapa hari ini aku dan Kibum selalu bertemu ditaman setelah jam kuliah kami selesai. Yah...kurasa dia memang benar. Dia bukan Kibum yang dulu selalu mengejekku. Kibum yang selalu saja membuatku kesal setiap kali bertemu dengannya. Sosok Kibum yang sekarang memang berbeda. Sosoknya yang dewasa, selalu memperhatikan penampilan, sikapnya yang hangat, dan juga selalu bisa membuatku nyaman saat didekatnya.

****
Hari ini adalah hari minggu. Hari dimana aku dan Kibum akan berkencan untuk yang kedua kalinya. Sesuai perjanjian kami bertemu dicafe seperti kencan pertama. Kencan hari ini rasanya benar-benar berbeda dari sebelumnya. Walaupun kegiatan yang kami lakukan sama, tapi rasanya sangat berbeda. Ada perasaan senang dan juga bahagia kali ini.

“Kenapa kau mengajakku ke taman hiburan lagi..??”
“Ya...karena aku ingin!! Dari dulu aku ingin pergi ke taman hiburan!!”
“Hah!! Lucu sekali..!! kau seperti anak kecil saja..!!”
“Dari kecil, aku memang tak pernah pergi ke taman hiburan!! Orang tuaku terlalu sibuk untuk mengajakku kemari..!! yaa!! Bagaimana kalau kita naik itu..??” ujar Kibum seraya menunjuk salah satu wahana. Aigoo...kenapa aku jagi merasa bersalah ya..?? saat Kibum menceritakannya, terlihat aura sedih diwajahnya. Seperti kencan yang pertama, kami mampir ke kedai ice cream. Setelah selesai, Kibum mengajakku ke suatu tempat.

“Kita mau kemana..?!” tanyaku bingung saat dalam mobilnya.
“Kejutan!!” jawabnya singkat.
“Mwo..??” tanyaku kembali yang bertambah bingung mendengar jawabannya. Kibum hanya tersenyum. Karena terlalu lelah, aku pun terlelap saat dalam perjalanan menuju tempat yang-aku-tak-tahu-kemana.

“Yaa!! Seung Hee!! Ireona..! kita sudah sampai..!!” terdengar suara Key yang membangunkanku. Samar-samar terlihat cahaya sore yang menyilaukan mataku.
“Kita dimana..?!” tanyaku yang masih mengantuk.
“Kita akan melihat matahati terbenam!! Kkaja!!” seru Key yang kemudian keluar dari mobilnya.

Tak lama kemudian, aku pun menyusulnya. Kulihat, Key duduk dipinggir pantai seraya memainkan pasir. Perlahan, aku menghampirinya dan kemudian duduk disampingnya.

“Pantai ini indah sekali..!!” seruku seraya melihat sekeliling pantai.
“Tentu saja!! Kau yeoja kedua setelah eomma yang kuajak kemari..!!” ujar Key yang masih memainkan pasir.
“Chincayo..??” tanyaku kaget dan juga senang mendengarnya.
“Ummm...” jawabnya seraya mengangguk pelan.
“Apa di Amerika kau tak pernah mempunyai yeojachingu..?!”
“Tentu saja aku punya. Bahkan banyak yeoja yang selalu mengejarku disana! tapi...tak ada yang pernah kuajak kemari !”
“Hahh...kau ini!! Sepertinya...semenjak pindah ke Amerika, kau bertambah narsis!!”
“Yaa!! Aku ini bicara jujur! Enak saja kau!”
“Ne..ne..aku percaya!!” aku hanya tertawa kecil menanggapinya. Aku tak pernah mengenal sosoknya. Bahkan aku tak pernah berpikir bisa sedekat ini dengannya. Semoga saja yang kualami saat ini bukanlah mimpi.

“Ini...pororomu!!”
“Wuaahhh....gomawo!! tapi kenapa ada yang berbeda ya..?!”
“Tentu saja berbeda! Kau itu yeoja yang jorok sekali..! apa dari SD gantunganmu itu tak pernah kau cuci..?! saat menemukannya, gantunganmu itu terlihat kusam dan juga kotor! Makanya aku menyuruh seseorang mencuci gantunganmu itu!!”
“Iya juga ya!! Ahhh....gomowo Kibum-ah!!”
“It’s okey!!”

Kami pun diam seribu bahasa. Tak ada kata-kata yang keluar dari mulut kami. Diam dengan pikiran kami masing-masing. Entahlah! Suasananya berubah menjadi canggung. Tak lama kemudian....

“Kibum...”
“Seung Hee...”
Disaat yang bersamaan, Key juga memanggilku.

“Ladies first...”
“Ne...Kibum-ah...dulu waktu SD, kenapa kau selalu mengejekku..?! kenepa setiap bertemu atau berpapasan denganku, kau selalu saja memanggilku najayo..?!”
“Apa aku harus menjawabnya..?!”
“Mulonieyo (tentu saja)!! Aku kan bertanya padamu!!”
“Geurae...sebenarnya dulu aku tak bermaksud untuk mengejekmu! Hanya saja....saat melihatmu bertengkar dengan teman lain dan saat itu pula aku senang melihat wajahmu yang kesal itu. Aku tertarik dengan wajahmu yang terlihat kesal itu. Karena itulah saat mengejekmu, aku suka melihat ekspresimu yang lucu itu. Ekspresi yang selalu membuatku ingin melihatmu terus. Dan ketika aku pindah ke Amerika, aku benar-benar merasa kehilangan. Aku merasa sangat merindukan ekspresi kecutmu saat aku mengejekmu!” ujarnya panjang lebar tapi tatapannya masih menatap matahari yang hampir terbenam.

Aku sangat terkejut dengan jawaban yang Kibum berikan. Perasaan saat Kibum menggenggam tanganku waktu itu kembali muncul lagi. Perasaan dimana jantungku hampir mau copot dibuatnya. Apa mungkin ini pertanda aku mulai menyukainya..? suasana canggung kembali menyelimuti kami.

Key POV

Kenapa suasananya jadi canggung begini ?! ahh...aku bingung harus mengatakan perasaanku dari mana! Ya...aku memang menyukai Seung Hee. Jauh dilubuk hatiku, aku memang masih menyukainya. Hari ini memang aku berencana untuk mengungkapkan perasaanku padanya. Tapi setelah menjawab pertanyaannya tadi, aku jadi bingung. Ahh...padahal dulu di Amerika saat menembak yeoja aku tak pernah merasa bingung seperti ini. Bingung harus memulainya dari mana.

“Ng....tadi kau mau bicara apa..?!” tanya Seung Hee memulai pembicaraan.
“Mmm...itu...anu...mmm...bagaimana memulainya ya?!” tanyaku lirih.
“Ne...??” tanya Seung Hee bingung.

Aku benar-benar gugup saat ini. Matahari sudah mulai terbenam. Sepertinya ini waktu yang tepat. Aku pun memberanikan diri mengajaknya berdiri dan menggenggam tangannya.

“Seung Hee...will you be my lover..??” tanyaku sembari berlutut dihadapannya.
“Maukah kau menjadi yeojachinguku..?!” tanyaku sekali lagi.
Seung Hee terlihat kikuk dan juga bingung. Tak lama kemudian....

“Ummm...” jawab Seung Hee sembari mengangguk pelan.
“Mwo..??” tanyaku tak percaya.
“Ne...I will” jawabnya mantap dengan wajah yang memerah seperti udang rebus. Karena terlalu senang, akupun langsung memeluknya. Seung Hee pun membalas pelukanku. Ku lepas pelukanku dan mendekati wajahnya perlahan. Kututup mataku. Dan....yang kurasakan saat ini....basah?? apa ini..??

Kubuka mataku, huhhh.....dan ternyata yang kucium adalah gantungan pororo miliknya yang basah karena terkena air pantai. Pantas saja rasanya aneh! Seung Hee hanya tersenyum jahil.

“Yaa!! Kau mau mengerjaiku, huh..?! coba saja!” seruku sembari menggelitiki perutnya.
Seung Hee berhasil kabur dan alhasil, kami jadi bermain kejar-kejaran sambil melempari pasir. Huhhh....sangat kekanak-kanakan! Padahal akan sangat romantis jika ciuman tadi benar terjadi. Ciuman disaat matahari tenggelam. Hahahaha.....*key pervert*
“Yaa!! Jangan lari kau ya..? aku akan menangkapmu!” teriakku padanya tapi Seung Hee hanya menoleh kemudian menjulurkan lidahnya padaku.
“Merong...” balasnya.
“You really my little girl, honey!!” teriakku kembali.

Seung Hee POV

Key melepaskan pelukannya dan perlahan mendekatkan wajahya ke wajahku. Apa dia akan menciumku..?! aisshhh...kenapa wajahku terasa panas..?? jantungku juga kembali melakukan maraton! Aigoo...bagaimana ini ?! ahh...kuambil saja gantungan pororoku dan kudekatkan ke bibirnya. Aku hanya tersenyum jahil saat Key benar menciumnya dan kemudian membuka matanya. Ya Tuhan....wajahnya sangat-sangat tampan. Ini pertama kalinya aku melihat wajahnya dari jarak sedekat ini.

“Yaa!! Kau mau mengerjaiku, huh..?! coba saja!” serunya sembari menggelitikiku. Akupun kabur dan yang kami lakukan saat ini adalah malah bermain lempar pasir. Seharian ini yang kurasakan saat bersamanya hanyalah rasa bahagia. Gomawo halmeoni....kalau bukan karena gantungan ini, aku tak akan bertemu lagi dengannya. Jika saatnya sudah tiba, aku akan memberimu ciuman yang benar-benar tulus dariku!
“Yaa!! Jangan lari kau ya..? aku akan menangkapmu!” teriaknya dan hanya kubalas dengan merong.
“You really my little girl, honey!!” teriaknya kembali.
Terima kasih Tuhan...tak kusangka musuh kecilku sekarang menjadi namjachinguku. Semoga saja ceritaku berakhir dengan happy ending. 

THE END 

gimana endingnya?? jelek ya?? gomawo udah mau baca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian..!! ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

13 thoughts on “You My Little Girl [2.2]”

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s