MEMORIES OF YOU: The Way I Miss You [1.2]

Title                             : The way I miss you (1.2)

Author                         : Melati Foresta Devi

Main Cast                    : Onew, Key

Support Cast               : Jonghyun, Minho, Taemin

Length                         : Twoshoot, CHRONICLES

Genre                          : Sad, Friendship, Life

Rating                         : General, all ages

Memories Of You

(The Way I Miss You)

(1.2)

 

Angin berhembus cukup kencang ketika seorang laki-laki melangkah menuju sebuah gedung tinggi. Ia memegangi mantel wolnya yang tertiup angin. “hari ini cuacanya tidak bagus..” ujarnya. Ia melirik ke dalam sesaat setelah membuka pintu kaca dihadapannya. Gedung itu cukup sepi. Laki-laki itu menggosok-gosokkan kedua  telapak tangannya. Ia melangkah masuk. Menuju sebuah ruangan di lantai 3 gedung itu. “Lee Jinki!!” panggil sebuah suara ketika ia hendak berbelok di sudut tangga. Laki-laki bernama Lee Jinki itu menoleh “Yoonduk hyung..*(kakak laki-laki)” ujarnya. “disini kau rupanya..mengapa kau baru datang sekarang??” tanya Yoonduk. Tanpa menunggu jawaban, Yoonduk langsung menarik lengan Lee Jinki menuju sebuah ruangan di pojok lorong. Lee Jinki membisu menatap pintu di hadapannya. Yoonduk hendak membuka pintu itu. “tunggu hyung..” ujarnya tiba-tiba. “apa lagi?” tanya Yoonduk. “apa aku harus melakukan ini??” tanya Lee Jinki sambil menatap Yoonduk. “tentu saja..kau sudah menandatangani kontrak itu..” jawab Yoonduk. Lee Jinki terdiam. Yoonduk langsung membuka pintu itu.

“ah..akhirnya kau datang juga! Kami sudah menunggumu..” seorang pria langsung menyambut Yoonduk dan Lee Jinki begitu mereka melangkah masuk ke dalam ruangan itu. “apa kabar?” sapa pria itu sambil menjulurkan tangannya. Lee Jinki menjabat tangan itu. “baik..” jawabnya sambil tersenyum. Pria yang sekarang duduk dihadapannya adalah executive director dari management artist tempat Lee Jinki berada.

SM Entertaiment adalah salah satu management artist terbesar di Seoul. Hampir tiap tahun, mereka merekrut calon-calon bintang baru. Lee Jinki salah satunya. Ia mengikuti audisi dan lolos menjadi salah satu calon bintang yang akan segera diorbitkan setelah menyelesaikan masa training.

“jadi..sebelum memasuki training, kami akan memperkenalkanmu dengan anggota lain yang akan menjadi rekanmu..” ujar pria bernama Kim Jaewook itu. “nantinya, kalian akan beranggotakan 5 orang..nama grup kalian adalah SHINee” lanjut pak Kim sambil menyerahkan selembar kertas. “itu adalahsuratkontrak yang baru untuk masa training..setelah debut, kau akan menandatangani kontrak baru lagi..” ujar pak Kim. “oh, ya..apa kau sudah menyiapkan nama panggung?” tanya pak Kim. “Onew..” jawab Lee Jinki sambil menyerahkan kertas tadi. Pak Kim menerimanya. “Onew? Bagus juga..” ia memasukan kertas itu dalam map besar di atas mejanya. “kapan aku bisa bertemu dengan anggota lainnya?” tanya Onew. “oh, kau baru bisa bertemu dengan mereka saat training nanti..” jawab pak Kim. Ia menyerahkan selembar kertas lagi. “itu daftar nama dan data diri mereka…” ujar pak Kim. Onew membuka lembaran itu. Namun tiba-tiba, matanya terbelalak ketika membaca salah satu nama. “Kim..Kibum?” ujarnya pelan. “Kim Kibum? Kibum??” ujarnya berulang-ulang. “ada apa? Apa kau mengenalnya?” tanya pak Kim. Onew mengangkat wajahnya. Menatap pak Kim lurus-lurus. “mungkin..” jawabnya sedikit ragu. Ia lalu menatap kertas itu lagi. “tapi tidak mungkin..” bisiknya. “pak Kim..” panggilnya. “apa..aku bisa melihat foto dari pria bernama Kibum ini?” tanya Onew. “memangnya ada apa?” pak Kim menatap Onew sedikit curiga. “aku hanya ingin memastikan..apakah..ini temanku atau bukan..” jawab Onew. “kaukanbisa melihat datanya disitu..dari situ kau bisa memastikan apakah Kibum itu benar temanmu atau tidak..” ujar pak Kim. Onew membaca kertas itu. Tanggal lahirnya berbeda. Tahunnya juga berbeda. Onew terdiam memandangi kertas itu. Ia lalu terduduk di bangkunya. Sedikit gugup dan terlihat agak pucat. “baiklah..baiklah..aku akan mengambil fotonya..tidak perlu seperti itu..” ujar pak Kim lalu masuk ke ruangannya. “kau baik-baik saja?” tanya Yoonduk. Onew tidak menjawab. Pak Kim datang dengan selembar foto ditangannya. “ini foto Kibum..” ujarnya. Onew menerima foto itu dan memandanginya lekat-lekat. “mustahil..” ujarnya. Tangannya bergetar memegang foto itu. “aku ingin bertemu dengan orang ini..” ujar Onew. “tentu kau bisa bertemu dengannya..kau sudah mulai training minggu depan..” jawab pak Kim. Onew meletakan foto itu. “baiklah..” jawabnya lemas. Ia bersandar di kursinya. Tidak lagi menatap foto itu. “apa..kau ada masalah? Kau terlihat tegang..” tanya pak Kim. “apa urusan ini sudah selesai?” Onew balik bertanya. Pak Kim menatapnya bingung “aku kurang enak badan..jadi, kalau urusan ini sudah selesai..aku permisi sekarang..” lanjut Onew. Pak Kim terdiam. Onew lalu melangkah keluar ruangan. “hei..Lee Jinki..!” panggil Yoonduk. “maaf..aku rasa..dia memang kurang enak badan..” ujar Yoonduk kepada pak Kim. Ia lalu meninggalkan ruangan menyusul Onew. Tapi laki-laki itu sudah menghilang. Yoonduk menghela napas di depan pintu kaca menatap jalan raya. “kau pergi kemana??” ujarnya.

Onew duduk termenung di sebuah taman tak jauh dari kantor SM. Udara cukup dingin. Namun ia tidak memperdulikan hal itu. Hembusan napasnya mengebul keluar bagaikan asap putih dari mulutnya. Angin meniup rambutnya, membuat tengkuknya meremang. Namun ia tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya. Foto itu masih melekat diingatannya. Laki-laki bernama Kibum itu benar-benar mirip dengan sahabatnya. Matanya, hidungnya, mulutnya. Hanya satu yang berbeda, potongan rambutnya. Terlalu banyak kesamaan. Onew menghela napas sarat putus asa sambil bersandar. Ia tahu, banyak warga negarakoreayang bermarga Kim. Tadinya ia berpikir, nama Kibum juga bukan nama yang istimewa. Mungkin ada 20 orang di korea bernama Kibum. Namun ini terlalu sama! Mana mungkin ada orang yang mempunyai kesamaan yang benar-benar mirip. Mulai dari nama, dan wajah. Itu benar-benar tidak masuk akal. Onew memejamkan matanya. Seberkas ingatan masa lalunya kembali muncul. Ketika sahabatnya yang bernama Kibum itu masih ada disisinya, bermain bersamanya. Ketika ia mendengar kabar bahwa Kibum telah tiada. Semuanya kembali muncul. Napas Onew mulai tersengal-sengal. Ia membuka matanya. Air mata menetes di lututnya. Luka di hatinya yang menganga lebar terasa perih. Ia mengusap matanya. Menghapus sisa-sisa air mata yang tertinggal. Ia sadar. Betapa ia sangat merindukan sahabatnya itu. Napas hangat kembali mengebul dari mulutnya. Sudah 2 tahun setelah ia mendengar kabar bahwa Kibum telah meninggal. Sekarang, ketika ia mencoba membuka kehidupan baru, ia malah bertemu orang yang punya banyak kesamaan dengan sahabatnya itu. “pertanda apa ini??” ujarnya pada dirinya sendiri.

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Onew melangkah memasuki ruang latihan dengan tas ransel di punggungnya. Seseorang menabraknya ketika ia hendak masuk ke ruang ganti. “ah..maaf..” ujar laki-laki itu. “tidak apa-apa..” jawab Onew. “hei..tunggu..” ujar laki-laki itu. Onew menoleh. “apa..kau calon anggota untuk boy band SHINee?” tanyanya. Onew mengangguk. “ah..aku juga!” ujar laki-laki itu bersemangat. Ia lalu mengulurkan tangannya “Kim Jonghyun..” ujar laki-laki itu. “Lee Jinki” Onew menjabat tangan itu. “ah..aku sudah membaca profilemu dari pak Kim..” ujar Jonghyun. Onew mengangguk-angguk. “baiklah..sampai bertemu lagi..Jinki hyung..” ujar Jonghyun. “Onew..” ujar Onew. Jonghyun berbalik “panggil Onew saja..” jelas Onew. “oh..araseo*(mengerti) Onew hyung..” Jonghyun tersenyum lalu melangkah pergi.

Setelah berganti pakaian, Onew melangkah menuju tempat latian. Di sana sudah ada 2 orang lagi selain Jonghyun. Onew mendekati mereka “annyonghaseyo..*(sapaan dalam bahasa Korea)” ujarnya. Kedua laki-laki itu berdiri “annyonghaseyo..” balas mereka sopan. “Onew hyung..ini adalah 2 anggota yang lainnya..” ujar Jonghyun. “Onew? Aku tidak membaca nama itu di profile yang diberikan pak Kim..” ujar salah satu laki-laki. “Onew adalah nama panggilanku..nama itu nantinya akan menjadi nama panggungku..” jawab Onew. “nama asliku Lee Jinki..” lanjutnya lagi. “ah..jadi kau Lee Jinki?” tanya laki-laki itu “ne..*(ya)” jawab Onew. “Lee Taemin..” ujar laki-laki itu. Onew tersenyum sambil menjabat tangannya “banngapseumnida* (senang bertemu denganmu)” ujar Onew. Ia lalu memandang laki-laki di sebelah Taemin. “kau..Choi Minho?” tanya Onew. Laki-laki itu menoleh “ne..majayo*(benar)” jawabnya.

Setelah berkenalan, dan berbincang-bincang, mereka lalu mulai latihan. “Chankamannyo*(tunggu sebentar) sepertinya ada yang kurang..” ujar Jonghyun ketika mereka hendak mulai latihan. Onew, Taemin, dan Minho memandang ke sekeliling “apa?” tanya Taemin. “bukankah..kata pak Kim anggota kita ada 5 orang? Kenapa hanya ada 4?” Jonghyun mulai menghitung jumlah orang dalam ruangan. “Benar. Kurang satu orang..” ujar Taemin. Tiba-tiba pintu ruangan berderit. “annyonghaseyo..” sapa seseorang. Mereka semua menoleh. Seketika itu pula, dunia serasa berhenti berputar. Waktu seakan berhenti untuk beberapa detik. Onew menatap sosok itu tanpa berkedip. “maaf terlambat..” ujar orang itu lagi. “ah! Kau pasti Kim Kibum kan..?” ujar Jonghyun. Laki-laki itu tersenyum. “ne..” jawabnya. Laki-laki bernama Kibum itu lalu berjalan menuju ruang ganti. Melewati Onew yang masih mematung. Sampai sosok itu menghilang, Onew masih mematung. “Onew hyung? Gwaenchanayo*(tidak apa-apa)?” tanya Taemin bingung melihat Onew. Onew mengerjap-ngerjapkan matanya. Ia lalu tersadar dan duduk. Sedetik kemudian, Kibum muncul. Ia lalu ikut bergabung dengan yang lain. Onew masih menatapnya. Benar-benar mirip. “eh..? aku belum tahu nama kalian..” ujar Kibum. Mereka lalu memperkenalkan dirinya satu-persatu. Namun hanya Onew yang terdiam. “hei?” Kibum menepuk pundak Onew. “apa..kau Lee Jinki hyung?” tanya Kibum. Onew tidak menjawab pertanyaan itu. Ia malah menatap mata yang memandangnya itu. Kibum melirik Jonghyun bingung. Sempat ada jeda ketika Taemin berkata dengan tiba-tiba “kau bisa memanggilnya Onew hyung..” ujarnya. “ah..araseo” ujar Kibum. “Kim Kibum..” panggil Onew tiba-tiba. Kibum menoleh “apa?” tanyanya. Onew menatapnya “namamu Kim Kibum?” tanyanya lagi. Kibum tersenyum “sebenarnya, kalian bisa memanggilku Key..” ujarnya “Key?” tanya Jonghyun “iya..teman-temanku juga memanggilku begitu..” ujar Key. “Key hyung..” Taemin bergumam “keren juga..” ujarnya kemudian.

Mereka lalu mulai latihan. Ada perasaan ganjil dalam hati Key. Namun ia berusaha menepisnya. Saat istirahat, Shim Yoonduk datang menemui mereka. Sebagai calon manager mereka, ia memang harus sering memantau kelima anak laki-laki itu. “apa kalian sudah saling mengenal?” tanyanya. Mereka lalu mengangguk. “aku kemari membawa kabar dari pak Kim..” lanjutnya lagi. Mereka lalu duduk bersama. “tadi, pak Kim menyuruhku untuk memberitahu kalian tentang..masalah tempat tinggal..” ujar Yoonduk. “bukankah..itu akan dibicarakan setelah debut nanti? Kita saja baru mulai training..” sahut Key sambil mengusap keringatnya dengan handuk. “ya..itu memang benar..namun sepertinya pak Kim memutuskan lain kali ini..” jawab Yoonduk. “dia bilang, akan segera memindahkan kalian ke apartement secepatnya..” lanjutnya. “uwa..keren…” ujar Jonghyun. “apa itu tidak terlalu cepat? Bukankah training memakan waktu lama? Tinggal bersama akan dilakukan setelah debut..begitu kata kontrak yang kemarin kubaca..” ujar Taemin. Yoonduk menghela napas sejenak. “pak Kim merasa..akan lebih baik jika mulai dari saat training kalian sudah tinggal bersama..” jawab Yoonduk. “kapan kita akan tinggal bersama?” tanya Key. “entahlah..pak Kim tidak menjelaskannya..” jawab Yoonduk. Setelah itu, mereka kembali latihan.

            Onew menutup pintu kamarnya pelan. Tanpa mengganti pakaiannya, ia lalu berbaring di atas tempat tidurnya. “apa sebenarnya yang terjadi?“ tanyanya dalam hati. Bayangan Key melintas dibenaknya. Sosok Kibum juga muncul dalam pikirannya. Onew mengerang pelan. Ia lalu membuka laci dekat tempat tidurnya. Sebuah bingkai foto tergeletak di dalamnya. Onew mengambil foto itu. Itu foto dirinya dan Kibum. Perasaan sedih bergelayut di hatinya. Perih bergemuruh dalam dadanya. Onew memegang foto itu erat. Rasa sakit menyerangnya. Disusul perasaan bersalah juga rindu setengah mati. Onew menatap foto itu. Pandangannya mulai buram. Setitik air menetes di atas bingkai foto itu. Semakin lama semakin banyak. Dan semakin erat pula Onew memegang foto itu. “Kibum..mianhae*(maaf) jongmal*(sungguh) mianhaeyo..” ujarnya sambil terisak. Ia terus mengatakan hal itu. Meski ia tahu. Sebanyak apapun ia meminta maaf, tidak akan dapat menghapus rasa bersalahnya. Akhirnya, Onew tertidur setelah lelah menangis sambil mendekap foto itu dalam tidurnya.

            2 bulan sudah Onew, Taemin, Jonghyun, Key, dan Minho menjalani training. Semakin erat pula hubungan diantara mereka. Meski begitu, masih ada tanda tanya besar dalam benak Key mengenai Onew. Selama 2 bulan itu, Onew sering bertingkah aneh padanya. Seperti misalnya, menanyakan hal apa yang paling disukainya dan yang tidak disukainya. Mana ada laki-laki normal yang menanyakan hal semacam itu pada sejenisnya. Karena tak juga mendapat jawaban, Key memutuskan untuk bertanya pada Yoonduk. “Yoonduk hyung..” panggil Key suatu kali ketika selesai latihan. “ada yang ingin ku tanyakan..” ujarnya. “apa?” tanya Yoonduk “bisakah kita berbicara di tempat lain?” tanya Key. Mereka lalu berjalan bersama.

            “sebenarnya..Onew hyung itu kenapa?” Key langsung menanyakannya ketika mereka sampai di taman belakang. “Onew?” tanya Yoonduk “memang dia kenapa?” ia malah balik bertanya. “entahlah..aku rasa..dia sedikit aneh..” jawab Key. “itu hanya karena kau belum begitu mengenalnya..” ujar Yoonduk. Key menghela napas “bukan begitu..2 bulan waktu yang cukup lama bagiku untuk mengenal seseorang..tapi Onew hyung..” Key menjeda kalimatnya. “aku tidak bisa mengerti..” lanjutnya. “aku yang tidak mengerti..ada apa sih sebenarnya?” Yoonduk benar-benar bingung “jadi dari tadi kau tidak mengerti maksudku?” tanya Key sedikit kaget. Yoonduk mengangguk. “ah..sudahlah..” Key meninggalkan Yoonduk sendirian. Mencoba mencari jawabannya sendiri.

            Bulan berganti bulan. Sudah hampir 1 tahun mereka melewati training bersama. Hari ini, mereka mendapat kabar bahwa pak Kim menyuruh mereka untuk tinggal bersama. Terkesan sedikit terlalu awal, namun mereka tidak membantah. Malam itu juga, mereka pindah ke apartemen yang telah disiapkan.

            Onew mendorong kopernya menuju kamar apartemennya. Ketika sampai di depannya dan mengetuk pintunya, Jonghyun muncul dari balik pintu dan menyambutnya. “ah..kau sudah datang..ayo masuk hyung..” ujarnya. Rupanya, Taemin, Minho, dan Key sudah ada di sana. Setelah membereskan barang-barangnya, Onew berjalan menuju ruang tengah. “hyung..ayo makan malam dulu..” ujar Taemin tiba-tiba. Onew lalu duduk di samping Taemin. “makan malam sudah siap” Key datang sambil membawa sepiring bulgogi di tangannya. Onew menatap bulgogi itu lalu ganti menatap Key “kau yang memasaknya?” tanya Onew. “iya..aku cukup pintar dalam hal masak-memasak..” jawab Key sambil melepas celemeknya. Onew berpikir sejenak. “ia sedikit berbeda dengan Kibum..Kibum tidak pintar masak..berbeda dengan Key yang suka masak dan tampak sangat feminim..“ pikirnya dalam hati.ia lalu meraih sumpit dan menyantap makan malamnya.

TBC…

Gomawo buat readers yang udah mau baca..Gomawo juga karena udah di posting..mian kalo ceritanya ga je dan pemotongan TBC nya nggak pas… jangan lupa comment ya…

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

12 thoughts on “MEMORIES OF YOU: The Way I Miss You [1.2]”

  1. nah loh… siapa kibum siapa key ??? jeng jeng jeng….
    jgn2 kibum yg shbt jinki itu kibum suju, ato kibum ukiss? *eh bnr kan ukiss* ato kibum2 yg laen… kkkk
    penasaran siapa kibum itu.. trus knp jinki ngerasa brslh….
    ayo ayo part 2 lnjut

  2. lah kok udah TBC lagi -.-

    Kurang……………..

    Nah loh, beneran key itu kibum temennya apa bukan hayoo nyuu….
    Nanti kamar mereka di dorm itu masih ky yg awal yg sekamar ber5 apa yg udah misah?

    Kalo misalnya masih berlima, trs ceritanya onyu tetep nyimpen fotonya dia sm kibum shbtnya, trs ada yg nemuin fotonya itu tapi bukan key……………ah kyny biasa aja kalo begitu..
    Ya terserah authornya lah mau digimanain, lanjut… Ditunggu kelanjutannya 😀

  3. kayaknya bener deh kalo kita punya 7 kembaran di dunia ini .. ahahah
    dulu kibum shinee kan sahabatnya onew… makanya mirip bgt sma kibum yg training
    ini lanjutan dari yg masa2 kibum onew sama hyerin ya?? ahahah lupa nama yeojanya …
    kerennn …
    ayooo lanjutannya

  4. onew itu kehilangan sahabat cwo apa yeojachingu sih…?
    abs feel yg aku dapet kaya onew kehilangan yeojachingu bukan sahabat…
    sorry ya author…

    1. iya, setuju ..
      deskripsinya itu .. terlalu .. mmm .. dalem . mendayu-dayu gitu ..
      jadi kayak melankolis sekali ..

      cuma pendapat aja kok . hehe
      jangan marah ya authooor . 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s