When He Shooting Me

Title : When He Shooting Me
Author : ReeneReenePott
Main cast : Lee Hyun Jee, Lee Taemin, Shin Caerin, Jo Youngmin, Han Sonya
Length : Ficlet
Genre : Romance, school Life
 Rating : General
 
AUTHOR POV
Hyun Jee sedang berjalan di koridor sekolah dengan tenang. Ia membawa banyak buku yang menurutnya akan membuatnya-semakin-pendek. Sedang tenang-tenangnya ia berjalan, lewatlah sesosok idola sekolahnya, Lee Taemin.
“Kyaa~~~~~ TAEMIN!!” seru haksaeng yeoja di sekolah itu, heboh dengan kehadiran Taemin.
“Jincha, dia sangat tampan hari ini…” gumam Hyun Jee sambil memperhatikan Taemin dari kejauhan. Memang, ia salah satu fans Taemin, namun sayangnya waktu dan tenaga tak mengijinkannya untuk mendekati Taemin, bagai langit dan bumi. Melas…
“OPPA!!! SARANGHAEE!!!” teriak haksaeng yeoja lagi, kali ini lebih heboh dan tak lupa mereka menaburkan bunga.
“Omo.. aku lupaa!! Mianhae, Sugiran saem!!” pekik Hyun Jee, kembali mengingat tugas awalnya, yaitu mengantar setumpuk buku sejarah ke kantor guru.
Setelah menyerahkan buku-buku yang menurutnya akan membuat umurnya memendek, iapun melangkah keluar ruangan. Kebetulan itu adalah pelajaran terakhir, dan saat melangkah keluar pas sudah bel pula, jadi ia hanya mengambil tasnya dan melangkah keluar gedung.
Baru saja beberapa langkah…
“Hyun Jee-yah!! Stoop!!” pekik seorang namja super-duper-mega-giga-spektakuler-sangat-ganteng-imut-sekaleee, bernama… Jo Youngmin. Hyun Jee pun menoleh.
“Wae??” Tanya Hyun Jee datar tanpa ekspresi, ya iyalah, dia tuh ngebet banget pengen pulang, malang dihalang-halangin sama Youngmin. Tanpa ba-bi-bu, Youngmin langsung berlutut dan menyerahkan setangkai bunga kamboja.
“Maukah kau menjadi yeojachinguku?” tanyanya antusias. Hyun Jee melongo.
“Luu ngaphaaaaiin jongkok-jongkok sama gue haaa??” Tanya Hyun Jee polos. Youngmin langsung pucat. Gak pernah ada yeoja yang sebegini polosnya dan sangking polosnya sampe bego—ahahaha—amit amit gini. Tapi toh akhirnya Youngmin berdiri juga.
“Mau gak kau jadi yeoja chinguku?” tanyanya lagi.
“Kau.. pinter gak dikelas?”
“Hmm.. lumayan lahh..”
“Ya udah, belajar dulu sono yang bener.. jangan mikirin pacaran dulu,”
“eh.. pinter pinter pinter!!”
“Halah, w tau kau itu boong, sudahlah, tapi bukannya gak suka ato apa nih, tapi aku ngrasa ada yang lebih baik daripada aku. Okee?”
“Jadii??”
“Aku nolak kamu. Tapi kita tetep temenan, okee?” jawab Hyun Jee dan langsung pergi pulang.
~Dibelakang tembok setelah insiden~
Hyun Jee ditarik tangannya oleh Sonya dengan kasar.
“Bego!! Cowok seganteng itu ditolak!!”
“Gimana geeh.. aku Cuma maunya sama Taemin…hahaha” balas Hyun Jee sambil masang tampang melas. Sonya geleng-geleng.
“Ah. Kau mah. Maunya apa-apa sama Taemin. Gimana sihh??”
“Yee… naksirnya juga Cuma sama Taemin geeh!!”
“Hehehehe.. udah ah!! Eh, ngomong-ngomong, kenapa tadi si Youngmin kau tolak?”
“Satu, aku Cuma suka Taemin. Kedua.. aku tahu ada yang suka sama Youngmin..”
“Siapa??”
“Adaaa deeh… Pokoknya, aku iri sama kamu!!”
“Lhoo.. kenapa??”
“Habis, kau bisa jadian dengan cowok yang kau suka!!” perkataan Hyun Jee mmbuat Sonya nyengir-nyengir sendiri.
“Huh.. ya sudah.. aku pergi dulu ya.. bubye…”
“Yaa.. sono.. sono..”
Lalu, datanglag Caerin yang tidak terima dengan perlakuan Hyun Jee pada namja yang ditaksirnya, Youngmin.
“Heii! Kau apakan Youngminku hahh??” serunya dengan nada marah.
“LHaaaa?? Aku kan Cuma nolak diaa?” balas Hyun Jee dengan tampang tak berdosa.
“Haissh.. tapi dia terluka!!” pekik Caerin lagi.
“Dengar ya.. Youngmin Cuma suka aja. Bukan cinta. Dia cinta sama yang lain. Bukan aku. Okee??”
“Tapii..”
“Sudahlahh!! Lagipula kau juga nggak akan senang kan kalau aku nerima dia?? Ngaku deeh!!”
“Iya, tapi…”
“Aku pergi duluan, daaah!!” dan Hyun Jee pun berlalu, meninggalkan Caerin ynag bingung bukan kepalang di posisisnya.
Hyun Jee nggak taunya Cuma ngabur ke taman. Di taman itu lah ia melepaskan segal unek-uneknya. Hyun Jee sedang duduk-duduk di rumput sambil nyabut-nyabutin rumput kayak anak ilang. Itu adalah salah satu strateginya, soalnya ia sudah bosan kalo Cuma duduk di kursi panjang, dia sukanya cari sensasi baru. Tiba-tiba ada yang manggil dia.
“Hyun Jee…”
Dan bulu kuduk Hyun Jee pun langsung berdiri, soalnya dia baru nyadar kalo Cuma dia sendirian yang ada di taman itu.
“Huaaa.. siapa itu?? Huaa.. Pak hantu, saya masih SMA!! Saya blom kuliah!! Huaa… saya pengen menikah.. Huee… Tolong jangan bunuh saya dulu.. huee…” Hyun Jee pun sudah meraung-raung, tapi..
“Siapa yang mau bunuh kamu?” Tanya seorang… YA AMPYUUUNNN!!! ASTAGANAGABONARJADIDUADIBELAHEMPAT!! OMAIGAT!! Itu adalah seorang… LEE TAEMIN!!!
“Ehh.. sunbae??” memasang tampang polos walau dalam hati bersorak.
“Kau ngapain disini??”
“Ngabisin waktu doang..”
“Kauu.. mau nggak dengerin aku??”
“Emang dengerin apa??”
“Aku…. Aku…”
“Sunbae kenapa??” Tanya Hyun Jee sambil menatap Taemin yang sudah berkeringat dingin dengan bingung. “Kok grogi gitu ah?? Biasa aja kali, anggap aja aku temen sunbae.. sunbae kenapa sih??”
“Tapi.. aku gak bisa anggep kamu jadi temen aku..” balas Taemin mengerahkan segenap tenaganya buat natap mata Hyun Jee.
“Hee?? Maksudnya?” Tanya Hyun Jee bingung.
“Aku gak bisa anggep kamu jadi temen aku karena…”
“Karena apa??”
“Aku…”
“Sunbae kenapa??”
“Aku.. aku.. AKU SUKA,CINTA SAMA KAMU!!!!!!” tereak Taemin yang membuat Hyun Jee melongo dengan suksesnya.
“APPPUAAAA??? AKU GAK SALAH DENGER KAAAN?? JANGAN-JANGAN KUPINGKU HARUS DIBAWA KE THT LAGIII!!” pekik Hyun Jee.
“Kamu kok gak percaya sih sama aku? Aku tuh suka sama kamu, dan aku mau kamu jadi pacar aku!!” kata Taemin ngotot.
“Kok sunbae bisa sih suka sama aku yang rada-rada ini??” Tanya Hyun Jee bingung, yang sukses membuat Taemin terbahak.
“Gak tau yaa?? Pokoknya waktu itu, aku lihat kamu pake nametag tulisannya ‘BUTET’ pas MOS, sejak itu aku tertarik sama kamu. Trus aku nanya-nanya tentang kamu sama Caerin, dia itu sahabatnya Youngmin, temen aku. Kamu tau?” pertanyaan Taemin dibalas dengan anggukan dari Hyun Jee.
“Terus??”
“Terus, aku juga baru tau kalo kamu itu salah satu fans aku. Tapii…”
“Tapi apa??”
“TAPI KENAPA KAMU GAK PERNAH MENJERIT KETIKA AKU LEWAT??” seru Taemin sewot. Hyun Jee melotot.
“iih!! Kalo aku njerit, SAMA AJA DONG AKU MAU MUTUSIN PITA SUARAKU SENDIRI!!”
“Hehehe.. maap dehh.. jadi gimana?? Mau gak jadi cewek aku??” Tanya Taemin serius (gak nyangka Taemin bisa serius)
“Ehmm.. AKU MAU!!”
“Yeeeyy…” sorak Taemin dan tanpa disadarinya, ia memeluk Hyun Jee erat.
=Another Side=
“Caerin-ah, kenapa kau di sini terus?” kata Youngmin tiba-tiba, menyadarkan Caerin dari tempat persembunyiannya.
“Eh?”
“Kenapa kau menungguiku terus?”
“Enggak kok.. aku..”
“Kau… memperhatikanku??” Tanya Youngmin to the point. Mau tak mau Caerin mengangguk. Youngmin hanya tersenyum tipis. “Gomawoo..” katanya tulus.
Dalam hati Caerin hanya bisa menangis. Ia menangis melihat sorot mata sendu dari mata Youngmin. Ia menangis melihat Youngmin yang berusaha tertawa, berusaha tegar namun hatinya hancur berkeping-keping. Ia ingin sekali menyalahkan Hyun Jee, namun ia juga tak bisa berbuat apa-apa. Ia tak bisa mengubah perasaan orang. Karena itu ia hanya bisa menatap Youngmin dan memberinya semangat.
2 minggu kemudian…
Youngmin menemukan lagi surat dengan kertas berwarna lavender itu di atas mejanya. Selama 2 minggu terakhir, surat misterius it uterus bermunculan. Surat itu berisi kata-kata sederhana, namun memiliki makna yang dalam. Ia membalikkan surat itu dan dapat dilihatnya sebuah tulisan tangan,
Bisakah kau memperhatikanku?
Kening Youngmin berkerut. Kenapa isi surat ini sangat berbeda dengan yang sebelumnya? Youngmin mulai berpikir bahwa pengirimnya itu menyukainya. Namun ia berusaha membuang pikiran itu jauh-jauh, karena setiap ia ingin menyelidiki orang itu, ia selalu gagal.
Dengan resah, ia melirik ke meja Caerin yang hanya ada sebuah buku di atasnya. Dengan perlahan ia mendekati meja Caerin, meraih bukunya dan membukanya. Matanya terbelalak lebar. Buku itu kertasnya berwarna lavender, dan tulisan tangannya sama dengan si pengirim surat. Saat membuka lembar terakhir, ia tambah terkejut lagi. Ia menemukan sederet puisi dengan kata-kata konotasi yang sangat sulit untuk dimengerti maksudnya. Namun Youngmin ahli dlam bahasa, dan dengan cepat ia menangkap isi puisi itu.
Si penulis, memiliki perasaan kepada sahabatnya, namun ia hanya dapat menyemangatinya lewat surat tak berharga setiap harinya. Youngmin berdebar menyadari gadis itu adalah Caerin. Dengat sigap ia langsung berlari keluar kelas, menuju perpustakaan dimana terakhir kali ia melihat Caerin. Namuan nihil.
Ia berlari lagi ke lapangan, namuan hasilnya juga nihil.
Dan ketika ia berlari ke taman, ia menemukan sosok Caerin yang dicarinya.
“Caerin-ah!!” panggil Youngmin lalu bergegas menghampiri Caerin. Caerin terkesiap, ia menoleh kebelakang dan mendelik menyadari Youngmin sudah ada di hadapannya.
“waeyo, Youngmin-ah?”
“Igeo..” kata Youngmin pelan sambil mengangkat buku Caerin yang ada di genggamannya. Caerin mendelik, namun langsung menunduk.
“Mianhae…” kata Caerin pelan. “Selama ini aku selalu mengganggumu. Hufft… aku bahkan menyukaimu. Namun..” desah Caerin pelan. “Sepertinya tak akan berpengaruh? Aku berjanji aku tak akan mengganggumu lagi,” kata Caerin lagi lalu berbalik pergi.
“Tapi aku juga menyukaimu, Caerin-ah!!” teriak Youngmin keras, membuat langkah Caerin terhenti.
“Hyun Jee benar. Selama ini ada yang benar-benar aku cintai. Dan itu kau, Caerin-ah..” kata Youngmin lembut lalu menarik Caerin ke dalam dekapannya.
Caerin tak dapat berkata-kata lagi.
“Saranghae,” kata Youngmin pelan sambil tersenyum dan terus mendekap Caerin. Caerin pun ikut tersenyum.
“Nado..”
“Kau tahu??” Tanya Youngmin lagi.
“Apa?”
“Bahwa di taman ini juga, Taemin dan Hyun Jee jadian 2 minggu lalu, hahahaha..” tawa Youngmin sambil mencium puncak kepala Caerin.
“Nee.. aku juga tahu itu..” balas Caerin lalu melingkarkan kedua tangannya di pinggang Youngmin.
END
Annyeong~~ AKU MEMBAWAKAN FF TAEMIN LAGII!!!! XDD
Untuk Sequelnya Go Away.. aku.. masih lanjutin untuk part terakhirnya. sabarr yaa… antrian juga puanjang sangat.
Gomawoo yang duah baca..
mian yaa.. masih banyak typonya ya??
gomawoo…
RCLnya yhh!!!!! XDD

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

24 thoughts on “When He Shooting Me”

  1. Ahahaahahaha yg HyunJee dan Taemin ya bikin ngakak bgt! Masa grgr kata-kata ‘butet’ doang bisa suka. Wakakakaka lawak abis thor. Trs yg Caerin-Youngmin keren thor! Goodjob;)

  2. aukuuu mau jadi chaerinnya !!!!!
    *ngejinjit lewat di belakang key*
    huwaaa manisnya .. ahahah ampun si hyun jee, polos apa bego ?? wakakakak
    kasian bgt si young min .. ahahahah ^^

    1. Hyun jee = sangking polosnya jadi bego. ahahahahahahahahahahahahahahaha
      Silahkan… mau jadi chaerin atau Sonya silahkeun.. XDDD
      Melas, iya emang. sabar yang bang.. XDD #digetok
      gomawooo… XDD

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s