Ya!! I’m Jealous – Part 3

Title : Ya!! I’m Jealous (part 3)

Author: Alifah Diantebes Aindra a.k.a Choi Haneul

Main Cast: Choi Minho,Jung Min ah

Support Cast : Kim Kibum(Key) and Krystal, Kim Jonghyun, Kil Eun ra, Lee Jinki,

Length :  sequel

Genre : Friendship, Romance, Family, sad

Rating: PG-15

Sebenarnya cerita ini terinspirasi dari apa yang terjadi pada Author, tapi sudah dirombak disana-sini hingga menjadi seperti ini 5% nyata, 95% karangan belaka jadinya, wehehe.. ya sudahlah.. Happy Reading, Don’t forget to Comment..!!

******************************************************************************

“Apasih yang di lakukan Minho..! Ya.. Mi-“ kata Jonghyun berusaha menyembunyikan rasa kesalnya.

“Oppa.. “Min ah memotong perkataan Jonghyun.

Min ah menguap lebar, nampak sekali dibuat-buat. “Huh.. kurasa aku ngantuk sekali, bisa kita pulang sekarang??” Ajak Min ah.

“Tapi..” Jonghyun menghentikan perkataannya sendiri karena kini ia tau, mungkin saat ini Min ah ingin sendiri.

“Baiklah.. kajja..” kata Jonghyun mengenggam tangan Min ah pergi meninggalkan Minho dan Krystal.

__________________________

“Gomawo Oppa..” kata Min ah mencoba tersenyum saat ia dan Jonghyun sudah tiba didepan rumah Min ah.

“Ne.. Gwaencana?” kata Jonghyun yang khawatir karena sejak melihat Minho dan Krystal tadi, Min ah hanya terdiam dan menatap kosong keluar jendela mobil selama perjalanan.

“Gwaencana, Oppa jangan terlalu mengkhawatirkanku. Ara?? Oppa mau mampir dulu?”

“Lain kali saja. Kurasa kau butuh waktu sendiri saat ini.” Kata Jonghyun

“Baiklah.. Annyeong” kata Min ah turun dari mobil milik Jonghyun.

__________________________

“Min ah, Mian, aku tak bisa pulang denganmu. Aku ada janji dengan Umma. Kau pulang dengan Minho saja ya??” kata Eunra membereskan segala buku dimejanya dengan tergesa-gesa.

“Gwaencana. Kau tepati saja janjimu.” Kata Min ah lesu.

“Tapi kurasa Minho masih ada rapat Osis tadi, jadi sebaiknya kau tunggu saja di Perpustakaan seperti biasa.”

“Ne.” kata Min ah singkat.

“Kau dari tadi lesu sekali, ada yang kau fikirkan?? Ceritakan padaku besok ya.. Baiklah, aku pulang dulu. Annyeong..” Kata Eunra melambaikan tangannya sebentar ke arah Min ah dan langsung bergegas pergi.

Min ah berjalan malas menundukkan kepalanya menuju perpustakaan. Dia berhenti di percabangan koridor yang mengarah ke perpustakaan atau langsung ke gerbang sekolah. Jujur saja, ia masih malas dan bingung harus bersikap bagaimana kepada Minho saat mereka bertemu nanti.

Aku pulang sendiri sajalah. Batin Min ah, melangkahkan kakinya menuju koridor yang mengarah ke gerbang sekolah.

“Hayo.. kau mau kemana, huh??” tanya Minho tiba-tiba memeluk Min ah dari belakang.

“Minho??” kata Min ah lirih, tiba-tiba saja jantungnya berdebar dengan cepat. Min ah bingung, baru kali ini jantungnya berdebar begitu cepat.

“Kau ini bagaimana sih?? Masak suara pacarmu sendiri tak kau kenali.” Kata Minho yang kini sudah berada di depan Min ah.

“Tadi kata Eunra dia ada janji dengan Ummanya bukan?? Jadi.. Kajja, kau pulang denganku.” Minho tersenyum kearah Min ah.

“Ne.” kata Min ah datar.

“Kau kelihatan lesu sekali? Ada yang kau fikirkan?” tanya Minho saat ia dan Min ah menuju tempat parkir sekolah.

“Huuftft.. Molla.” Kata Min ah masih saja menundukkan kepalanya, tak berani melihat ke arah Minho sedikitpun.

__________________________

“Bukankah kita mau pulang? Kenapa kesini?” kata Min ah heran saat kini ia dan Minho sudah berada dipinggir pantai.

“Ya!! Kau baru sadar aku membawamu kesini? Aigo~ kau melamun saja ya sepanjang perjalanan.” Kata Minho melepas helm yang dikenakannya.

“Mian.” Kata Min ah menatap kosong pantai yang nampak gelap. Jelas saja, karena sekarang matahari sudah berjalan kesisi bumi yang lain.

“Gidaryo.. aku akan segera kembali.” Kata Minho pergi meninggalkan Min ah.

Min ah berjalan mendekat ke bibir pantai hingga kakinya terkena deburan ombak, rambut pendeknya yang dikuncir kuda seolah memberontak ingin keluar dari kekangan karet rambut karena angin yang memang kencang.

“Aku tak tau harus bagaimana.” Kata Min ah pada dirinya sendiri.

“Ini.. “ Minho menyerahkan sebatang kembang api kearah Min ah yang sedikit kaget karena kedatangan Minho tiba-tiba.

“Dulu saat kau lesu, aku dan Eunra selalu mengajakmu main kembang api bukan?? Tapi.. karena Eunra tak ada. Maka aku saja yang menemanimu main kembang api.” Kata Minho mengeluarkan korek api dari saku celananya.

“Kemarikan kembang apimu.” Kata Minho memerintahkan Min ah untuk mendekatkan kembang apinya kearah korek api. Berkali-kali Minho mencoba menyalakan apinya, tapi selalu saja mati karena angin pantai yang kencang.

“Aiish.. korek api ini, tak bisa di ajak kompromi.” Kata Minho tetap tak menyerah.

“Tidak usah saja lah..” kata Min ah menatap Minho kasian.

“Aiish.. jangan merusak moment yang sudah kubuat agar aku terlihat lebih keren dimatamu, ara?” Kata Minho menatap Min ah kesal.

“Hehe.. baiklah.” Kata Min ah tersenyum melihat tingkah Minho.

“Woo.. kau tersenyum?? Pasti setelah ini apinya akan menyala!” kata Minho menghibur. Dan benar saja api menyala dari korek api dan mulai membakar kembang api, hingga timbul percikan-percikan api yang indah. “Tau begitu kau dari tadi senyum saja, jadi tak perlu menunggu lama untuk menyalakan kembang apinya.” Kata Minho pura-pura kesal.

“Kau ini, ada-ada saja. Mana ada hubungannya antara senyumku dan api di korek itu.” Kata Min ah terkekeh. Dan memutar-mutar kembang apinya senang.

“Sudah puas memutar kembang apinya?? Ayo.. nyalakan petasan.” Kata Minho mengeluarkan petasan yang tak bisa dibilang sedikit.

“Waa.. kufikir kau hanya bawa kembang api ini.” Kata Min ah takjub melihat banyak petasan yang diletakkan Minho di tanah.

“Kembang api hanya permulaan, acara utamanya kan petasan. Hehe..” kata Minho cengengesan.

“Mianhae..” kata Min ah membuat Minho mengalihkan pandangannya dari petasan ke Min ah.

“Untuk apa?” tanya Minho heran.

“Sudah membuatmu cemas.”

“Siapa yang bilang cemas?? Aku tak mencemaskanmu.” Kata Minho jahil.

“Aiish.. Baiklah, kau tak cemas? Aku bisa maklum” kata Min ah kesal.

“Jangan marah begitu, aku hanya bercanda. Aku sungguh mencemaskanmu. Dan Mian, karena kemarin malam aku tak bisa menemanimu ketoko buku.” Kata Minho membuat Min ah ingat kembali kejadian kemarin malam setelah beberapa menit ia lupa akan itu.

“Gwaencana. Aku sudah ditemani Jonghyun oppa. Kau, kemarin malam, sungguh membantu appamu?” tanya Min ah

“Ne, aku membantunya hingga tengah malam.” Kata Minho datar.

“Sampai tengah malam? Kau di rumah saja dong mulai sore hingga malam?” tanya Min ah yang masih penasaran akan jawaban Minho.

“Ne” kata Minho disertai anggukan darinya.

Kenapa kau harus berbohong Minho. Kau tau, aku melihatmu bersama Krystal malam itu.. Batin Min ah.

“Kau? Pulang jam berapa dari toko buku?” tanya Minho yang nampak sedikit cemas.

“Sore hari.” Kata Min ah bohong, Minhopun hanya mengangguk tanda mengerti.

__________________________

“Woaaah.. sepertinya adikku ini menuruni bakatku.” Kata Jonghyun menatap meja makan yang sudah dipenuhi berbagai macam hindangan makan malam untuk dirinya dan Key.

“Ya!! Bagaimana bisa? Aku lebih pandai daripadamu hyung. Aku lebih mewarisi bakat Umma daripada kau.” Kata Key tak terima

“Ara.. ara, kali ini Umma kemana? Appa?” kata Jonghyun ke arah Key yang kini sudah mulai duduk dimeja makan.

“Umma ke Perancis, katanya ada pertemuan koki disana. Appa ke Jepang mengurusi kantor cabang disana.” Jelas Key mulai melahap makanan yang dibuatnya.

“Kenapa aku tak diajak? Akukan sudah jadi koki sama seperti Umma.” Jonghyun mulai melahap makanannya.

“Hyung, kau kan belum se profesional seperti Umma, dan ingat? Kau belum diresmikan jadi koki. Mungkin gara-gara itu.” Key menyindir Jonghyun.

“Aiish.. mana bisa begitu.” Kata Jonghyun kesal, tapi tak digubris oleh Key.

“Key, apakah hari ini Min ah kelihatan aneh?” tanya Jonghyun tiba-tiba membuat Key hampir saja tersedak.

“Mollaseo.” Singkat Key.

“Oh.. ayolah, aku mencemaskannya.” Kata Jonghyun memaksa.

“Entahlah, hari ini dia seperti orang linglung. Selama pelajaran dia menatap kosong keluar jendela, lesu dan kalau ditanya, lama sekali menjawabnya. Memangnya ada apa?”

“Wooaaah.. kau melihatnya terus menerus ya..?? kenapa bisa sedetail itu.” Ejek Jonghyun.

“Aiish.. tadi kau sendiri yang tanya. Sekarang malah mengejek.”

“Kemarin malam, diperjalanan pulang aku dan Min ah melihat Minho dan Krystal berpelukan. Aku ingin sekali menegur Minho, tapi Min ah mencegahku dan malah mengajak pulang. Kurasa ia ingin menyembunyikan kecemasannya.” Cerita Jonghyun.

“Geurae??” tanya Key sedikit kesal.

“Kurasa, apa yang aku cemaskan akan terjadi. Krystal sepertinya memang berusaha membuat Minho menjadi miliknya.” Kata Jonghyun

“Hah.. tapi hyung, kalau Krystal dan Minho saling menyukai, apa yang bisa dilakukan oleh Min ah? Dia tetap tak bisa berbuat apa-apa bukan?” tanya Key sangat mengerti posisi Min ah karena iapun pernah mengalaminya.

“Setidaknya, cari tau dulu bagaimana perasaan Minho terhadap Krystal. Sementara itu, melindungi dan berusaha menghibur Min ah juga.” Kata Jonghyun menganggguk-anggukkan kepalanya yang diikuti dengan Key.

“Dan kaulah yang harus melakukannya. Mengamati Minho dan melindungi Min ah.” Lanjut Jonghyun.

“Ya!! Kenapa aku? Hyung kan bisa? Kan Hyung tau sendiri aku-“

“Key, aku tak bisa berada disekolahmu, mengamati Minho dan melindungi Min ah. Dan yah.. aku memang tau kau masih menyukai Min ah.” Kata Jonghyun pasti.

“Kalau Hyung tau. Kenapa masih aku yang harus melakukannya? Mereka bukan urusanku lagi” kata Key sinis.

“Setidaknya lakukan untuk yeoja yang kau cintai. Aku tau kau peduli dan aku jamin kau tak akan menyesal.” Kata Jonghyun mengakhiri percakapan.

__________________________

From Minho.

Aku ada urusan dengan Tim basket, Min ah pulang denganmu saja.

Gomawo.

“Si Minho kenapa sih? Menyuruhku pulang denganmu terus. Padahal biasanya malah dia yang selalu ingin pulang denganmu.” Cerocos Eunra saat jam pelajaran terakhir hampir saja selesai.

“Kau tak suka nih kalau aku pulang denganmu??” canda Min ah

“Bukannya begitu. Pada jam terakhir selalu saja dia mnegirimiku pesan. ‘Aku ada urusan Min ah pulang denganmu saja’. Begitu. Dia mengabaikanmu ya??” tanya Eunra.

“Molla. Sejak aku dan Minho pergi kepantai, kita tak pernah ketemu atau bertukar pesan.” Kata Min ah.

“Aigoo~ ada apa sih dengan anak itu.”

Ring Ding Dong….

“Pelajaran hari ini selesai. Annyeong” kata Lee seosangnim mengakhiri pelajaran.

“Kajja..” ajak Eunra setelah buku-buku yang ada dimejanya sudah masuk kedalam tas.

“Kau duluan saja. Aku mau mengembalikan ini.” Kata Min ah menunjukkan buku yang dipinjamnya dari perpustakaan 2 hari yang lalu.

“Lha.. Minho sudah menitipkanmu padaku. Aku bisa dimakan habis oleh Minho kalau membiarkanmu pulang sendiri.” Rengek Eunra.

“Ne.. ne.. tunggu aku digerbang sekolah saja. Aku cuma sebentar kok diperpustakaan. Ok?”

“Ok..!! jangan membuatku menunggu lama” tegas Eunra kemudian berjalan terkebih dahulu menuju gerbang.

Min ah berjalan perlahan menuju perpustakaan sambil bersenandung pelan. Dilihatnya buku yang dipegangnya, kemudian beralih ke belokan koridor di depannya. Langkahnya terhenti dan segera ia bersembunyi di balik tembok saat melihat Krystal dan Minho yang berjalan memunggungi dirinya. Min ah ingin memanggil Minho tapi ia teringat akan kata-kata Eunra, bahwa Minho ada urusan. Tapi kenapa ada Krystal?

Ah.. sudahlah. Batin Min ah melanjutkan jalannya, tapi baru saja beberapa langkah, matanya membulat terkejut. Jantungnya berdebar tak karuan, Minho dan Krystal yang baru saja dilihatnya berjalan berdua berdampingan kini sudah berubah posisi. Min ah dapat melihat jelas Krystal melingkarkan tangannya dipundak Minho erat dan bibir meraka saling menyentuh satu sama lain. Min ah ingin sekali lari dari tempatnya kemana saja, asal tak disini, tapi otot-otot kakinya kini sudah lemas, tak berdaya membawa tubuh Min ah menjauh dari pemandangan yang membuat hati Min ah kini seperti di tusuk beribu-ribu jarum.

“Tebak siapa aku??” Key menutup mata Min ah hingga Min ah tak bisa melihat apa-apa lagi. “Coba tebak siapa aku??” kata Key lagi mampu menyadarkan Min ah.

“Key.” Kata Min ah singkat. Tapi Key tetap tidak melepaskan kedua telapak tangannya yang terletak di depan mata Min ah. Perlahan Key mulai menarik tangannya membuat Min ah mau tak mau mengikuti gerak tangannya.

“Kau kelilipan ya?? Tanganku sampai basah begini.” Kata Key melepas tangannya. Min ah mengerjap-ngerjapkan matanya dan menghapus butiran air yang sudah mengalir dipipinya.

“Key.. tadi-“

“Jangan disini. Kajja ikut aku.” Potong Key menggenggam tangan Min ah, menariknya hingga ke lapangan basket.

“Key.. apa tadi benar Minho?” tanya Min ah membuat Key menatap pedih ke arah Min ah. Keypun tak habis pikir, apa yang ada di fikiran Minho hingga ia dapat berbuat seperti tadi.

“Min ah..” Key tak tau harus berkata apa saat ini.

“Aku percaya padanya.. aku selalu percaya.” Air mata Min ah kini bertambah. Walau tangisnya tak keras, Key tau, itu sangat menyakiti Min ah. Key meraih pundak Min ah dan merapatkan tubuhnya ke tubuh Min ah. Berharap tangis Min ah dapat mereda walau sedikit.

“Dia selalu bilang mencintaiku, tapi kenapa dia seperti ini??” kata Min ah di sela-sela tangisnya.

Seragam Key kini sudah basah karena air mata Min ah yang tak kunjung berhenti, Key mengelus-elus pelan kepala dan pundak Min ah. Kini Key sudah dapat memastikan bahwa Minhopun menyukai Krystal. Jonghyun, hyungnya benar, kalau saja ia tak bertemu Min ah tadi, bagaimana jadinya Min ah.

“KEY!! APA YANG KAU LAKUKAN??” teriak Minho, tangannya meraih lengan Min ah dan menariknya menjauh dari tubuh Key.

“Aku yang seharusnya bertanya padamu! Apa yang kau lakukan, Huh??” kata Key sinis.

BuuUUUUk..!!! Minho meninju Key tepat dipipi kirinya hingga membuat Key kehilangan keseimbangan dan jatuh.

“Kenapa kau memeluk Min ah, huh?? Kau tau dia pacarku! Dan Kau sudah membuatnya menangis!!!” kata Minho berjalan mendekati Key dan BuUUUk..

“Kau bilang Min ah pacarmu? Kau bilang aku yang membuatnya menangis??” tanya Key menghapus darah yang keluar dari sudut kiri bibirnya.

BuUUkk.. kini Minho yang terjatuh akibat pukulan Key.

“Kau yang membuatnya menangis!! Setelah berciuman dengan Krystal.. kau masih bisa bilang bahwa Min ah pacarmu??” kata Key memberi penekanan pada setiap kata-katanya membuat mata Minho membulat.

Jadi dia melihat kejadian tadi?? Batin Minho.

BuuUUUkkk!!

“Kau sungguh tak punya otak CHOI MINHO!!!” tariak Key dan melayangkan pukulan lagi kearah Minho.

“HentikaAAAaaan!!!” teriak Min ah yang kini tubuhnya bergetar hebat mampu membuat Minho dan Key menatapnya.

Min ah tak tau apa yang harus ia lakukan sekarang. Fikirannya terlalu penuh dengan kejadian antara Minho dan Krystal serta pertengkaran antara Minho dan Key.  Min ah tak tau harus menyelesaikan yang mana terlebih dahulu. Yang jelas pertengkaran Minho dan Key, telah mengingatkannya pada kejadian itu, kejadian yang membuat Key jauh dengannya, kejadian yang membuat ia bisa kenal dengan Jonghyun, kakak Key, dan kejadian yang membuat ia bisa berpacaran dengan Minho.

“Jebal.. Hentikan!” kata Min ah lirih memohon pada Minho dan Key.

To Be Continued……….

******************************************************************************

Bagaimana?? Bagaimana?? Tambah Gaje ya.. hoho.. tetap aku tunggu comment kalian.. dan buat yang udah comment makasih… Gomawo sangat deh pokonya^_^. Tetap nantikan part selanjutnya..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

33 thoughts on “Ya!! I’m Jealous – Part 3”

  1. awalnya aku dukung minho sma min ah..cos aku kira minho ga bakal tergoda sama krystal…apa mungkin minho kya gni sengaja ya biar min ah cemburu..khan sebelum na min ah ga prnah cembokur tuh…

    part ini nunjukin kalau key mang sayang bngt ya sama min ah…aku jadi kasian sma key…

  2. ampe part inii msh saja d rahsiakan ama author … hiksss bikin penasaran terus nihh author …
    ada apa c sbnr na ” kejadian ” yg sering d sebut” itu … hahahaha

    cepat” d ksh tau donkk biar jd rahasia umum … hahahhaa

    kyk na part yg inii kependekan dehh thor ,,,,

    d tunggu lnjutan na ….

    jiayoo.,,..

  3. hahaha… saya si author tercinta balik lagi…

    wah wah… habis penat ngurusin try out, akhirnya terhibur dengan komen2 reader semua..
    thankz ya.. udah baca sampek part ini,

    tetep tunggu part selanjutnya..

  4. Wa…. Keren banget eonni! Aku aja nangis bacanya ditambah aku yg lg sakit demam.. Wa this story is so sad.. Nanti part 4 nya panjangin yang eonnie!! Hehe hwaiting….

  5. daebakk,4 jempol deh buat author ff ini,
    ak suka bgt sama ff ini….
    minho nya kok kykgitu si?jht bgt,
    tetapi ak ttp suka sma minho…
    cptn ya keluar part selanjutnya,abis nya sru bgt….
    gue tunggu thor…..

  6. krystal ih……. Ini lah kenapa ak gak suka minstal maupun minyul *pdhl sensi pribadi*

    Heh, kejadian apa antara key minho sama min ah???

    Penasaran, ditunggu lanjutannya..

  7. Kyaaaaaaaaaaaaaa…. Minho!! aissshhh…. Krystal ganggu aja nih, apa-apaan sih rebut-rebut pacar orang.. pokoknya Minho sama Min ah harus tetep pacaran di endingnya 😛 hehe..
    Lanjutkan eonni!!! Semangat, aku pembaca setiamu!

  8. Sudah mulai terbit tanda-tanda kebohongan dari Minho. Dia tidak mengaku bertemu Krystal kemarin malam dengan dalih membantu appa-nya. Mungkinkah Minho tengah berselingkuh dengan Krystal? Min Ah mulai ‘jealous’.
    Nice story. Lanjut!

  9. Kalo di akhir si min blg “jebal hentikan”
    Maka aku blh “jebal next chap jgn kelamaan”
    ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

    Mudah2an si minho maen2 doang ama si kry
    Tpi aku ga mau si key tetap mendem2 prasaannya am si min
    Hoaaaahhh
    So complicated!

  10. aishhh si minho menyebalkan, coba di ceplosin ajah si !! min ah sabar bgt, udah min ah sama key ajah yg dah jelas2 sayang ma min ah !! minho nya rese!!!
    krystal juga nih !! ishhhh dasar .. -_-”
    udah lanjutin tonjok ajah *jiahh malah keseruan*
    hahahah
    lanjut thor …

  11. bagus key pukulin aja tuh c minho biar otaknya geser k tmpatnya semula

    aq heran bsa2 nya minho boongin min ah…slalu blg ada urusan dr mulai appa nya n kegiatan2 di skul yg ga jelas…

    mw nya minho apa c? kasian bgt min ah

  12. sebenar y ada kejadian apa sih ma mereka d masa lalu huhuhu…. pa dulu sebener
    q jd sebel tingkat t min ah pacar key tp.minho dateng n min ah pindah hati y jd suka ma minho

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s