Ya!! I’m Jealous – Part 4 [END]

Title : Ya!! I’m Jealous (part 4)

Author: Alifah Diantebes Aindra a.k.a Choi Haneul

Main Cast: Choi Minho,Jung Min ah

Support Cast : Kim Kibum(Key) and Krystal, Kim Jonghyun, Kil Eun ra, Lee Jinki,

Length :  sequel

Genre : Friendship, Romance, Family, sad

Rating: PG-15

A/N: haha.. disini saya mengucapkan Gomawo yang sebesar-besarnya, akhirnya nyampek juga di final part. Oh ya.. saya mau kasih tau bahwa tulisan yang bercetak miring adalah Flasback atau kejadian dimasa lalu. Ok…

Sebenarnya cerita ini terinspirasi dari apa yang terjadi pada Author, tapi sudah dirombak disana-sini hingga menjadi seperti ini 5% nyata, 95% karangan belaka jadinya, wehehe.. ya sudahlah.. Happy Reading, Don’t forget to Comment..!!

******************************************************************************

Flashback

“Kenalkan, dia Kim Kibum teman 1 sebangku ku.” Minho tersenyum pada Min ah dan mengisyaratkan orang yang dipanggil Kibum untuk berjabat tangan dengan Min ah.

“Oh.. hai Kibum, aku Jung Min ah.” Kata Min ah menyambut tangan Kibum untuk mulai berjabat tangan.

“Hei.. panggil saja aku Key, kurasa itu lebih terlihat akrab, benarkan Minho??”

“Yupz.. kurasa itu lebih baik.” Sahut Minho tanda setuju.

“Jadi, kita akan 1 kelompok dalam diklat siswa baru ini?? Waah.. mohon bantuannya kalau begitu” ujar Min ah semangat, berharap dalam diklat yang mengharuskan siswa baru menginap 3 hari 2 malam ini, akan menjadi kegiatan yang menyenangkan, tentu saja, karena Min ah, Key, Minho serta Eunra bisa 1 kelompok.

__________________________

“Baiklah.. aku dan Min ah akan mengambil air.” Kata Key, meraih ember yang ada didekatnya.

Kini semua siswa sudah akan memulai diklat mereka dengan mempersiapkan segalanya, mulai dari mendirikan tenda, mengambil air, dan mulai menyalakan lampu-lampu penerangan mengingat hari sudah lumayan sore.

“Ok. Aku dan Minho akan mendirikan tenda.” Eunra mengangguk dan mngisyaratkan Minho agar membantunya mendirikan tenda.

“Jadi, kau, Eunra dan Minho sudah berteman sejak kecil??” Key memulai percakapan mereka saat Ia dan Min ah sudah cukup jauh dari tempat perkemahan.

“Ne. sebenarnya Eunra dan Minho yang sudah lebih dulu saling kenal. Saat umurku 5 th, keluargaku pindah ke Seoul. Dan yah.. rumahku jadi dekat dengan Eunra dan Minho. Sejak itulah aku berteman dengan mereka.” Min ah mengakhiri ceritanya dan tersenyum simpul.

“Aku sungguh iri, padamu. Persahabatan yang terjalin begitu lama, masih bisa bertahan hingga sekarang.” Key tertunduk sejenak kemudian tersenyum ke arah Min ah.

“Hoho.. kau benar juga, akupun tak menyangka bisa sampai saat ini.” Cengir Min ah.

“Apa diantara kalian tidak ada yang saling menyukai? Maksudku.. memiliki perasaan lebih dari sekedar teman?” Key terlihat sangat penasaran, sementara Min ah berfikir sejenak kemudian tertawa keras.

“Kau bercanda?? Kurasa tidak. Kami mengetahui isi hati masing-masing karena kami seringkali membahasnya. Maksudku, semacam saling curhat.”

“Benarkah?” Key terlihat sungguh lega dengan apa yang dikatakan Min ah. Walau Keypun tak tau, kenapa dia bisa selega itu. “Kurasa menyenangkan bisa memiliki sahabat yang bisa diajak curhat.” Lanjut Key

“Hey.. kau fikir aku siapa? Tidakkah kita sudah menjadi sahabat? Walau kita baru kenal 2 hari yang lalu, setidaknya aku bisa mendengar curhatanmu. Itupun kalau kau tak keberatan” Min ah mengedikkan bahunya.

“Jinja?? Woaah.. aku sangat senang sekali mendengarnya.” Key tersenyum kearah Min ah tulus.

Deg..

Entah kenapa Min ah merasa ada yang aneh terjadi pada jantungnya. Kenapa jantungnya bisa terpacu sebegini cepatnya.

“Woaah.. kita sudah sampai” kata Key berlari menuju sungai kecil yang dapat dilihat sangat jernih. “Min ah!! Palliyo.. aku tak bisa mengambil cukup air sementara embernya ada padamu.” Teriak Key membuat Min ah tersadar dari apa yang sedang ia fikirkan.

__________________________

“Key!! Kita sekelas.. yeape..” teriak Min ah senang setelah melihat pembagian kelas tahun ajaran baru. Kini dia sudah dinyatakan sebagai siswa kelas 2 SMP.

“Jinjayo?? Wooaah.. senangnya. Bagaimana dengan Eunra dan Minho??” tanya Key.

“Mereka berada dikelas yang lain. Kita masuk kelas 2-1 sedangkan Minho dan Eunra masuk kelas 2-3.” Kata Min ah sedih.

“Gwaenchana. Kitakan masih bisa ketemu.” Kata Eunra tenang. “tapi.. jangan lupakan aku ya..” airmata Eunra mulai tergenang dipelupuk matanya.

“Aigoo~ kau ini cengeng sekali. Ya!! Key, jangan macam-macam pada Min ah ya.. sayang sekali aku tak bisa mengawasimu.” Canda Minho.

“Kau fikir aku ini apa? Lagipula.. aku sudah punya yeoja yang kusukai.” Kata Key tertunduk malu.

“Jinja..?? woaah.. beruntung sekali yeoja itu.” Min ah tersenyum dan menepuk-nepuk bahu Key semangat. Entah kenapa Minho dapat melihat semburat kekecewaan pada wajah Key saat Min ah tersenyum.

__________________________

“Aku sangat menyukai Min ah” kata Minho tiba-tiba, merebut bola basket yang dari tadi di drible oleh Key, dan memasukkannya pada ring basket.

“Ne?” Key menanyakan lagi apa yang Minho katakan karena ia merasa tak yakin dengan apa yang baru saja ia dengar.

“Aku menyukai Min ah. Dari dulu, sebelum aku mengenalmu.” Minho meyakinkan Key akan perasaan yang Minho miliki.

“Kenapa kau mengatakannya?” tanya Key mencoba untuk tetap seperti biasa.

“Molla. Aku hanya ingin kau tau saja. Kajja. Kita main sekali lagi” Minho mulai mendrible bola basket yang ia pegang dengan lincah.

__________________________

“Kita seharusnya bisa menjawabnya. Sayang sekali aku kurang cepat memencet bel” sesal Min ah sembari mengingat kejadian cerdas cermat yang baru saja ia dan Key lakukan. Saat mereka berada di jalan trotoar dalam perjalanan pulang

“Aku menyukaimu.” Kata Key tiba-tiba. Min ah menghentikan jalannya dan melihat sekeliling mereka.

 “Ne?”

“Aku suka kau Min ah. Yeoja yang kumaksud selama ini adalah kau.” Key menarik nafasnya dalam-dalam. “Bisakah kita lebih dari sekedar teman?”

“Naega..- “ Min ah kehabisan kata-kata karena tak tau apa yang harus ia katakan.

BuUUk..!! suara pukulan keras dapat Min ah dengar.

“Apa yang kau-“ Min ah tak bisa melanjutkan kalimatnya setelah melihat Minho yang menyebabkan Key kehilangan keseimbangan, menunjukkan ekspresi kemarahan.

“Bukankah aku sudah mengatakan bahwa aku mencintai Min ah? kenapa kau masih berbuat seperti ini?” suara Minho sedikit bergetar, matanya menatap tajam ke arah Key yang kini sudah mengembalikan keseimbangannya.

“Kau dan Min ah belum pacaran bukan? Jadi.. kenapa aku tak boleh menyatakan perasaanku??” Key membalas Minho dengan memukul perutnya.

Min ah hanya terdiam shock dan tak tau apa-apa, ia masih belum bisa mencerna semua percakapan Minho dan Key. Minho kembali memukul wajah Key hingga Key terjatuh dipinggir jalan.

“Kau seharusnya tau perbuatanmu bisa memutuskan persahabatan kita” Minho mendekat ke arah Key.

“Dan kau seharusnya juga tau. Kau dan Min ah belum tentu saling menncintai.” Kata Key sini.

Minho menarik kerah Key kasar dan bermaksud memukulnya lagi, tapi Minho kalah cepat,Key berusaha melepaskan tangan Minho dari kerahnya dengan mendorong Minho sekuat tenaga. Usaha Key berhasil, Minho kini terdorong mundur hingga berada tepat ditengah jalan. Dimana kendaraan-kendaraan berlalu lalang.

BraAAAk.. suara tabrakan keras dapat dengan jelas didengar oleh Key dan Min ah. dalam sekejap tubuh Minho terhempas begitu saja.

__________________________

“Aku menyukai Minho. Bukan kau!” kata Min ah sinis menatap Key. Key hanya bisa tertunduk kemudian mengarahkan pandangannya ke Minho yang tertidur lelap dengan selang infus yang tertancap ditangan kirinya.

“Mianhae aku tak sadar mendorong Minho hingga ke tengah jalan.” Key menatap pedih Min ah yang sudah meneteskan airmatanya sejak tadi.

“Maaf katamu? Kau fikir perkataanmu bisa membuat keadaan membaik?” tanya Min ah.

“Aku akan melepaskanmu untuk menebusnya. Mungkin itu sulit, tapi aku akan berusaha tak mengganggumu dan Minho lagi” Key menyelesaikan kalimatnya dengan nafas berat.

Key berjalan menuju pintu kamar rumah sakit dan keluar begitu saja. Min ah yang dari tadi bersikap angkuh kini terjatuh lemas, ia memeluk erat lututnya yang terlipat rapat dan menangis tertahan.

“Ini semua salahku. Maaf Minho aku telah membuatmu sakit. Dan maaf Eunra aku telah membahayakan teman kita” lirih Min ah menatap Eunra yang sedang tertidur pulas di kursi sofa.

“Gwaenchana? “ kata seorang namja yang tiba-tiba masuk kedalam kamar ini dan berjongkok di depan Min ah. mensejajarkan tubuhnya dan Min ah.

“Nuguya??”

“Kenalkan aku. Kim Jonghyun, kakaknya Key.”

Flashback End

“Min ah..” kata Minho dan Key menatap Min ah yang tubuhnya bergetar.

Minho melepaskan tangan Key yang menggenggam erat baju Minho dan berlari menuju Min ah “Mianhae Min ah, aku bisa menjelaskan apa yang terjadi padaku dan Krystal” Minho menggenggam tangan Min ah.

“Kau fikir semudah itu meminta maaf?” tanya Min ah, kini ia menatap tajam kearah Minho.

“Kau salah faham tad-“

“Kau bilang kau ingin pulang denganku tapi kau berlari mengejar Krystal, kau bilang kau sibuk dengan Appamu hingga tak bisa menemaniku ke toko buku tapi kau malah memeluk Krystal di pinggir jalan, kau bilang kau ada urusan tapi aku melihatmu berciuman dengan Krystal.” Min ah kembali berfikir. “ Sejak kapan urusanmu adalah mencium Krystal, Huh??” teriak Min ah.

“Mian ak-“

“Aku sudah melepaskan Key demi kau! Aku sudah mengorbankan perasaan sukaku padanya demi menebus kesalahanku. Tapi kau malah berbuat seperti ini!! Kau fikir ini LUCU???” teriak Min ah marah. Perkataan Min ah ini membuat Minho dan Key membulatkan matanya, keduanya sama-sama tak menyangka dengan perkataan Min ah.

“Jebal, jangan katakan kau tak menyukaiku. Katakan perkataan yang barusan adalah candaanmu.” Wajah Minho kini bertambah sedih dari sebelumnya.

“Aku tak bercanda Minho. Dari awal aku TIDAK Mencintaimu!!” teriak Min ah.

Nafas Min ah tersengal-sengal setelah berteriak-teriak pada Minho sedangkan Minho berfikir keras dan mencoba mencerna segala ucapan Min ah. Min ah menatap Minho sesaat kemudian perlahan mulai melangkah pergi meninggalkan Minho, tapi Min ah terlalu lambat. Minho menarik tangan Min ah membuatnya terpaksa berhenti dan menatap Minho sekali lagi.

Minho mencium bibir Min ah kasar. Ia tak tau apa yang harus ia perbuat untuk membuat Min ah berhenti mengucapkan kata-kata yang mampu membuat hati Minho sakit. Min ah memberontak keras, namun tenaganya tak cukup untuk lepas dari Minho yang tangan kirinya berada dipinggang Min ah sedang tangan kanannya berada di tengkuk Min ah.

Minho melepaskan ciumannya setelah kehabisan nafas dan menatap Min ah dengan nafas tersengal-sengal. Sementara yang ditatap hanya diam tanpa ekspresi dengan airmata yang tak henti-hentinya menetes.

Min ah mengepalkan tangannya erat dan BUUuuuUUk!! Kepalan tangannya tepat bersentuhan dengan pipi kiri Minho keras.

“Aku sangat membencimu Minho.” Kata Min ah sebelum ia berlari pintu keluar. Walau sejenak Min ah dapat melihat Krystal dan Key yang berada tak jauh dari pintu keluar telah melihat semua kejadian tadi.

“Kau puas sekarang?? Apa kau tak bisa melihat cinta mereka??” tanya Key pada Krystal yang menatap lurus ke arah Minho yang mengerang.

__________________________

“Kenapa kau mengajakku kesini??” tanya Krystal kesal saat Key tiba-tiba menelphonenya dan menyuruhnya datang ke cafe.

“Jelas sekali kan?? Ada yang ingin kubicarakan denganmu.” Key menatap Krystal dan mengayunkan tangannya ke kursi yang berada di depannya, memerintahkan Krystal untuk duduk.

“Masalah Minho oppa dan Min ah onnie?” tebak Krystal tepat seperti apa yang ingin Key bicarakan.

“Apa kau menyukai Minho?” tanya Key serius

“Tentu saja. Aku sungguh menyukainya. Kau tak perlu menanyakan hal itu.” Jawab Krystal pasti.

“Kau memang mencintai Minho. Tapi yang jadi pertanyaan sesungguhnya adalah, apa Minho juga menyukaimu?”

“Hm.. suatu saat. Kurasa begitu. Key, aku tak tau apa maumu membahas masalah ini. Kalau kau ingin membahas ini untuk Min ah onnie. Jujur aku sama sekali tak peduli dengannya.” Kata Krystal sinis.

“Kau melihat kejadian kemarin dengan jelaskan? Apa kau masih belum bisa melihat seberapa rasa suka mereka masing-masing?” Key mengubah posisi duduknya, meletakkan kedua tangannya yang terlipat diatas meja.

“Tapi.. bukankah tadi Min ah onnie bilang dari awal dia tak mencintai Minho oppa? Key, aku tau kau menyukai Min ah onnie. Jadi.. bisakah kita bekerja sama??” tawar Krystal tersenyum kearah Key.

“Kalau Min ah tidak Mencintai Minho. Kenapa Ia harus menangis seperti tadi? Tak bisakah kau melihatnya??” Key menatap Krystal dengan perasaan kasian.

“…..” alis Krystal saling bertaut memikirkan apa yang Key katakan. “Key, aku menyukai Minho. Dan aku hanya memilikinya saat ini. Kau tau sendiri, appa dan Umma sudah bercerai.”

“Aku tak melarangmu menyukai Minho. Jonghyun hyung pernah bilang padaku ‘ walau ditolak, walau dia sudah punya pacar, kalau suka ya suka saja’. Dan kalimat itulah yang membuatku bisa bertahan mencintai Min ah walau dia sudah milik orang lain.” Nasehat Key.

“Kalau begitu, jelaskan? Aku tak salah menyukai Minho oppa.” Krystal tersenyum senang.

“Kau memang tak salah menyukai Minho. Tapi tindakanmu, walau kau menyukai Minho, kau seharusnya sadar pula, dimana posisimu berada. Kau pasti tau, menyukai seseorang bukan berarti kita harus memilikinya. Melihat orang yang kita sukai gembira, lebih membuat kita gembira.” Key tersenyum puas melihat Krystal hanya terdiam dan nampak sedang berfikir keras.

“Aku.. aku sulit melepas Minho oppa, Key” lirih Krystal.

“Kau masih memiliki aku dan Jonghyun oppa. Dan kurasa kau sudah memaafkannya hanya saja kau terlalu takut menemuinya. Aku tak tau apa yang sebenarnya terjadi diantara kau dan Minho. Tapi, kalau boleh mengingatkan. Kebahagiaan Minho, orang yang kau cintai, terletak ditanganmu sekarang.” Key berdiri dari tempat duduknya. “Kau renungkan dulu semua ini, aku tau kau akan memilih tindakan yang benar.” Key menepuk pundak Krystal pelan sebelum meninggalkannya.

__________________________

“Aku sudah dengar dari Minho. Gwaenchana?” kata Eunra saat bel istirahat berbunyi.

“Gwaenchana.” Min ah tersenyum sebentar ke arah Eunra kemudian kembali menatap keluar jendela dengan pandangan kosong.

“Min ah, jebal. Ikutlah denganku, aku ingin menjelaskan semuanya” Minho kini sudah berada didepan Min ah yang masih saja menatap keluar jendela.

Min ah tak bergerak sedikitpun atau memberi respon pada Minho yang sedang memohon-mohon padanya. Bahkan Min ah menganggap Minho tak ada sekarang ini. Eunra yang hanya bisa melihat semuanya tak bisa berbuat apapun.

“Pergi dari hadapanku. Sebelum aku semakin membencimu” Kata Min ah sinis tanpa mengalihkan pandangannya ke Minho. Merasa Minho yang tak pergi seperti apa yang dikatakan Min ah, akhirnya Min ah memutuskan untuk keluar dari kelas menghirup udara segar.

“Onnie, aku ingin bicara padamu.” Kata Krystal pada Min ah yang ditemuinya sedang duduk termenung ditaman sekolah.

__________________________

Min ah dapat melihat jelas Minho yang sedang tertidur bersandar pada tembok. Setelah mencari-carinya beberapa menit, akhirnya ia menemukan Minho diatap sekolah. Min ah mendekati Minho dan duduk di sampingnya pelan karena ia tak ingin membuat Minho tersadar.

Min ah mengeluarkan sapu tangan dari sakunya setelah melihat wajah Minho sedikit basah seperti habis menangis. Bagaimana masih ‘seperti’? sudah pasti Minho habis menangis.batin Min ah sambil menghapus air-air yang berada dipipi Minho.

“Maaf, aku begitu kejam padamu.” Kata Min ah menyesal. Perlahan ia mendekatkan wajahnya dengan wajah Minho sehingga tinggal beberapa centimeter.

Cup~ Min ah mencium Minho sebentar kemudian menatap Minho lagi. Entah seperti putri tidur yang terbangun usai mendapat ciuman dari cinta sejatinya, Minho perlahan membuka matanya dan langsung membelalak melihat Min ah berada disampinya.

“Min ah aku-“ kalimat Minho terpotong karena Min ah tiba-tiba memeluk tubuhnya.

“Jangan katakan apapun, aku tau kau tak salah. Aku tau kau hanya membantu Krystal yang appanya hampir saja bangkrut dan ia memiliki masalah dengan Ibunya. Dan aku tau, bukan kau yang mencium Krystal. Tapi dialah yang menciummu. Maafkan aku karena sudah salah paham padamu” jelas Min ah tanpa melepas pelukannya. Minho mengelus pundak Min ah perlahan.

“Bagaimana kau tau? Maafkan aku juga karena dari awal aku tak jujur.”

“Krystal yang sudah menjelaskan semuanya padaku. Dan Minho..” Min ah melepas pelukannya dan menatap wajah Minho sebelum senyumnya muncul. “Saranghae..” bisik Min ah ditelinga Minho.

“Nado.. Saranghaeyo..” kata Minho tersenyum kearah Min ah. Minho menghembuskan nafasnya lega. “Akhirnya, kau bisa cemburu padaku”

__________________________

5 Years Later

“Ini semua gara-gara kau! Kenapa sih?? Harus lupa dengan janjiannya??” kata Min ah ketus pada Minho. Keduanya tergesa-gesa memasuki sebuah cafe.

“Mianhae. Aku fikir janjiannya jam 7,ternyata jam 4. Salah dia sendiri, kenapa dia baru menelphoneku jam 6 tadi kalau kita terlambat.”

“Aigoo~ sekarang kau malah menyalahkan Key.” Kata Min ah, kemudian melihat-lihat pengunjung cafe mencari sosok Key. “Dimana lagi anak itu!” runtuk Min ah kesal.

“Itu dia” Minho mengarahkan jari telunjuknya kearah meja yang berada di pojok dekat taman kecil dalam cafe. Pandangan Min ah mengikuti jari telunjuk Minho, dan langsung membulatkan matanya saat melihat Key dengan yeoja saling menempelkan bibirnya. “Key!!” panggil Minho membuat Key dengan yeoja itu menjauhkan diri mereka.

“Hei! Kemari..” kata Key melambai-lambaikan tanganya kearah Min ah dan Minho. Segeralah Minho menarik tangan Minho mendekati Key.

“Kalian?? Pacaran??” tanya Min ah tak percaya ke arah Key dan yeoja tadi.

“Tentu saja. Aku dan Krystal sudah berpacaran 1 tahun. Memangnya Minho tak cerita padamu?” Key mengalihkan pandangannya kearah Min ah dan Minho bergantian.

“Aigoo~ memangnya apa saja sih yang Onnie dan oppa bicarakan?” tanya Krystal

BletaAaak!! Tanpa fikir panjang Min ah menjitak kepala Minho.

“Ya!! Aphayo..” keluh Minho.

“Salahmu sendiri! Kenapa kau tak memberitahuku?? Aku memang berada di London untuk kuliah, tapi.. bukan berarti aku tak mau medengar berita terbarukan!!” kata Krystal. “Dasar!!”

The End………..

******************************************************************************

Yaaah.. finish deh FFnya.. gimana?? Endingnya bagus nggak..?? tetep comment ya?? Dan support aku biar tetep bisa buat FF yang lebih menarik dari FF sebelumnya..

Thanks for reading and leave a comment.. ^_^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

34 thoughts on “Ya!! I’m Jealous – Part 4 [END]”

  1. serius omongan key jleb bngt…bijak bngt…
    aku msh ga ngerti sma hubungan antra krystal and jjong..aku kira krystal mantan na jjong…and ending na bkal krystal and jjong balikan..eh tau2 na malah key jadian sma krystal…lah terus jadi sbnrnya ada hubungan apa antra krystal and jjong ????misteri nih…

    pas min ah marah2 sma minho..aku pikir mang min ah ga pernah suka sma moonho..eh tnyta salah toh…

    baguslah akhirnya happy ending…

  2. Rada bingung ama endingnya, trus yg dibilang min ah waktu itu waktu dia bilang dia gak suka ama minho, dan pembicaraannya ama jong yg bilang jadian ama minho cuma buat nebus kesalahan? Gmana? Tiba2 udah balikan aja minho ama minah.. but, over alll I ALWAYS LOVE HAPPY ENDING. Nice ff ^^

  3. Min Ah sempat salah sangka Minho menghianatinya. Tapi akhirnya Krystal menjelaskan kebenarannya dan semua berakhir dengan bahagia.
    Nice story.

  4. huaaa kkkk~~ aku suka ending nya
    aku kira nanti min ah malah jadi sama jonghyun kkk ~~ ternyata masih tetap sama minho kkk ~~ , Fighting ka :))

  5. wooh…ending‘a bner” g terduga.pi bnyak reader yg bertanya” tu thor. klo mnurut q emank awal‘a minah g ad rasa ama minho kan?mkanya g suka jelez.paz ad krystal dy baru nyadar,en akhir‘a ngerasa jelez jg k minho.sesuai jdul‘a.tul g thor? klo jjong ama krys,,mungkin dlu‘a kya ka” adean gt kan? kya jjong en minah skrg. daebak ff‘a.wlopun q brharap minah ama key. 🙂

  6. huwaaa kerenn ya … ternyata min ah sama minho … huhuhuh key sama krystal… mending key sama aku ajah thorr… *pletakk!!*
    huwaaa sekarang min ah benar2 cinta sama minho ya .. heheheh
    dan akhirnya tau juga flashbacknya !!
    di tunggu ff yang lainnya ya thorr…

  7. Tadinya aku kira ujung2nya min ah sama key, ternyata sama minho huaaaa seneng bgt sama ff ini sampe aku jadiin note dan suka aku baca tiap pengen tidur hihi DAEBAK!!!

  8. Rasa’a baru baca kemaren tp udh ending aza..hehe

    Untung’a Minho gak jadian sm Krystal,hahaii senang’a..

    Bagus’a klo akhir’a jdian sm Key,jd gak ada yg iri..hoho

  9. Akhir nya min ah jeles juga hehhehe….
    kecian minho (-̩̩̩⌣́_⌣̀-̩̩̩) ampe ketiduran :p paling nga tega denger cowo cakep (-̩̩̩⌣́_⌣̀-̩̩̩) ampe ketiduran..gimanaa getoo…

  10. wah,udah end!!
    Kirain td min ah bneran gk suka sama minho,trnyata cuma kebawa emosi..
    Daebak,.keep write,alifah-sshi..^^

  11. Comment nya langsung 44 nya aja ya… Abis baru baca-_-
    aaaaaaaa minho oppa jgn nangis ({})
    Feelnya dpt! Aku nangis-.-
    Bagusss thor :’)

  12. Wah udh end.
    Thor kok kyknya menurut aku endingnya terlalu terburu-buru ya?
    Tp gakpapa kok ceritanya bagus. Good Job thor^^

    1. haha.. sebenarnya emang ia..
      takut idenya keburu mabur, lagian banyak tugas dari skulah.. mian ya…

      thanks udah comment^^

  13. maaf baru comment thor :))
    kyaaa, sukaaa banget dehh.. coba kalo acara cembur2an nya di panjangin thor, feel nya bakal lebih dapet banget .. over all , bagus banget kok..
    bikin sequel ny dong thor.. yaa yaa yaaa~ *puppy eyes :))

  14. AAAAAA gak boong yang diatep sekolah itu unyu bgt
    Walaupun simple tapi bermakna (?)
    Anjir itu sweeeeet bgt
    Mau bgt kayak gitu aaaa :3:3

  15. Alurnya kecepetan thor, knapa gak dijelasin klo Min ah skolah keluar negeri’a?
    Trus pas jalan crita Key bisa sma Krystal, itu kok gak dijelasin?
    Tpi ending’a dapet kok, Minhoo ttp ama Min Ah.. 😀

  16. Ending nya kecepetan~ tapi udah bagus koo 🙂 jonghyunnya apa kabaar? Ko ga di ceritain sih?
    Waaa ternyata key sm krystal, pdhl berharapnya key sama min ah u.u
    Keep write!!!^^9

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s