{FF PARTY 2011} Son Of The Demon – I

Title: Son Of The Demon I

Author: Kim Shanie a.k.a Nyta Shuardi

Main Cats:

– Kim Keybum

Support Cats:

–          Choi Minho

–          Lee Taemin

–          Kim Taeyeon

–          Lee Jinki

–          Choi Sulli

–          Hwang Tiffany

–          Lee Donghae

–          Choi Sooyoung

Genre: Family, Mistery, Supernatural

Rating: PG-15

Length: TWOSHOOT

Inspired by: SUPERNATURAL

Summary: dia tidak ingin karena kelebihannya bisa menghancurkan semua kebahagiaan orang-orang yang tak bersalah

Note : Partisipasi FF Party December 2011! ^^ mian banget kalo kurang seru, gajelas, atau gak menarik fufufu~ semoga suka ya, happy reading 😀

 

+++

“tiffany? Apa kau di dalam?” ujar seorang namja sabil berjalan pelan-pelan memasuki ke dalam rumah. Suasana rumah itu pada saat malam hari dan hanya lampu penerang meja saja yang beberapa menyala membuat pandangan tampak samar-samar.

“tiffany? Itu kau?” namja itu melihat seorang yeoja yang ia yakini adalah tiffany. Ia melihat tiffany dari belakang sedang duduk disofa. Ia melihat kepala si yeoja dan menghampirinya.

Namja itu melihat tiffany sedang terbaring dengan mata terbuka.

“tiffany-ah?” ia mengusap pipinya namun ia merasakan tangannya terkena cairan pekat. Ia mengangkat tangannya dan ia dapati jarinya berlumuran darah. Ia memberanikan diri untuk membalik muka tiffany.

“AAAAAAAAAAA!!!!!”

+++

“annyeong, choi minho imnida”

“annyeong, kim keybum imnida”

“kalian agen FBI yang sudah ahli dalam mengungkap kasus apapun bukan?” Tanya seorang dokter fisum.

“ya benar, menurut laporan nona Hwang Tiffany difisum disini?” Tanya minho.

“ne, benar sekali” jawab dokter.

“lalu bagaimana keadaannya?” key bertanya.

“sulit dibayangkan… ia tewas secara tidak normal” jawab dokter sambil menggelengkan kepalanya.

“maksudmu? Ku dengar dari pengakuan saksi mata, nona hwang mengalami luka desekitar daerah kepala kanannya. Apa itu benar?” Tanya key.

“ne benar, luka itu tidak normal. Otaknya sedikit terlihat dari kepalanya”

“sebesar apa luka itu?” minho bertanya.

“telapak tanganmu. Setengah dari mukanya seperti tergeragoti”

“bisa kami lihat jasad nona hwang?” Tanya key.

“ikut aku…”

+++

Dokter membuka loker yang berisi jasad tiffany. Ia lalu membuka pembungkusnya. Dan melihatkan pada minho dan key.Minhomeneliti bagian wajah dan saat ia lihat bagian kanan, sontak minho kaget karena luka itu sangat menyeramkan.

“cih… seperti terkaman hewan buas!” ujar minho

“kau sudah melakukan fisum? Apa hasilnya?” Tanya key sambil memandang dokter.

“ia meninggal sangat tidak wajar. Ia menggaruknya sediri dengan ini” dokter menunjukan kuku panjang yang dicat warna biru yang dibungkus dengan plastik.

“bagaimana bisa?” minho heran.

“mungkin saja sedikit demi sedikit. Pasti itu sangat menyakitkan”

Key membuka plastik pembungkus jasad tiffany dan ia melihat kuku panjang tiffany yang dicat warna biru sama persis dengan kuku itu, namun kuku jari telunjuknya menghilang.

+++

“hah ini benar-benar tidak masuk akal!”

“benar-benar mustahil… minho tunggu dulu” key berhenti karena ada jasad yang terlihat hangus yang sedang dibawa para pembantu rumah sakit.Minhodengan wajah penasaran menghampiri key dan memandang heran ke arah jasad yang ditutup kain putih itu.

“permisi, ia kenapa?” Tanya minho pada dokter fisum yang tadi menangani jasad tiffany.

“ia meninggal terstrum dengan alat kejut yang biasa dipakai ditangan saat berjabat tangan. Mainan yang hanya sekedar usil itu membuat orang itu meninggal sungguh tidak masuk akal.”

“dimana saksinya?” Tanya key. Dokter menunjuk ke suatu ruangan tidak jauh dari mereka. Ruangan itu pintunya terbuka dan ada seorang pria tua terlihat duduk di kursi itu.Minhodan key menghampiri ruangan itu.

“bagaimana bisa?” Tanya key

“aku tidak tau, alat ini bahkan masih berfungsi!” lelaki tua itu berwajah ketakutan dan memberikan mainan itu kepada key.

+++

“kau yakin akan melakukan hal ini?” Tanya key.

“sangat yakin” ujar minho sambil memakai sarung tangan karet, sepatu boot keret, celemek karet, dan kacamata yang biasa digunakan untuk renang. Key juga mengenakan kacamata yang sama.

Minhomemakai cincin kejut listrik itu di tangannya lalu ia mulai memegang potongan besar daging sapi.

Dddddddrrrrrrrrrrrtttttttttt…

Kurang dari satu menit daging itu hangus dan hitam sempurna.

“waw… bahkan alat ini tidak ada batrainya” ujar minho kagum.

“benda itu mengandung ilmu hitam atau sejenisnya?” key heran.

“aku tidak tau…” minho mengambil pisau dan memotong daging itu, daging itu matang sempurna sampai di dalamnya.

+++

“sulli, sekarang kau bisa meletakan gigi mu yang baru saja tanggal dibawah bantalmu dan nanti biarkan peri gigi yang akan mengganti gigi tanggalmu dengan koin 5 sen” ucap minho sambil memegang gigi adiknya, choi sulli yang berusia 7 tahun.

“hah? Membiarkan orang laki-laki gila jelek menggunakan baju peri gigi dengan sayap dan ia akan memberikan 5 sen dengan satu gigi yang ia ambil secara paksa? Tidak akan!” jawab sulli acuh sambil menutup wajahnya dengan selimut.

“hahaha bahkan kau tidak percaya dengan dongeng peri gigi? Hmm yasudah, selamat malam sulli. Semoga mimpi indah” minho mengusap rambut sulli dan meletakan gigi sulli yang tanggal di bawa bantal sulli.

Minho kemudian masuk ke kamar dan tidur dengan sangat cepat lelap. Sulli pada saat tengah malam membuka matanya. Ia membawa gigi yang ada dibawah bantalnya. Ia pergi ke kamar minho dan meletakan giginya dibawah bantal minho yang sedang ternyenyak tidur. Sulli kembali ke kamarnya dan ia tidur dengan nyenyak.

Sekejap mata ada bayangan hitam yang lewat di jendela kamar minho, minho membuka matanya sedikit. Ia mendapati laki-laki gila jelek menggunakan baju peri gigi wana pink dengan sayap yang sekarang sedang berada di depan wajahnya.

“AAAA!!!!” minho berteriak dan kemudian dicekik oleh peri gigi tadi.

“diam atau kau mau merasakan rasa sakit ini?” peri gigi itu mencekik minho lebih kuat sehingga minho membuka mulutnya.

Peri gigi itu mengeluarkan tang untuk mencabut gigi minho sambil tersenyum.

“AAAAA ANDWAEEEE!!!!!!” minho berteriak dan gigi graham dalamnya berhasil dicabut oleh si peri gigi.

Peri gigi itu pun tertawa lepas dan meletakan 5 sen dibalik bantal minho yang masih memegangi pipinya yang kesakitan. Peri gigi itu mencekik minho lagi dan ia ingin mengulangi kejadian itu. Minho yang tidak tahan meraba-raba sesuatu di bawah bantalnya. Ia mendapati benda yang ia rasa adalah sebuah gigi. Peri gigi itu mengangkat tinggi-tinggi tang-nya, lalu minho melempar gigi itu ke lantai sebelum terlambat.

“AAAAA!” teriak peri itu kemudian ia menghilang.

+++

“semuanya semakin tidak masuk akal key!” ujar minho sambil berjalan dan meyakini key dengan cerita peri gigi itu.

“ahaa? Lalu?” Tanya key acuh.

“ia benar-benar datang dan ada! Semuanya benar! Tidak ada yang bohong! Kita sekarang sedang berada di alam kejujuran!” minho antusias meyakini key.

“tunggu dulu! Alam kejujuran?” Tanya key heran

+++

“bagaimana? Apa yang dimaksud dengan alam kejujuran yang kau maksud itu?” Tanya minho semakin penasaran.

“aku baru saja dapat informasi, nona hwang tiffany itu menggaruk gatal karena bubuk gatal yang tertabur dibadannya namun ia hanya menggaruk dibagian kepala sampai terlihat bagian dari otaknya” jelas key.

“tidak masuk akal!” minho menyangkal.

“tapi itulah kejujarannya” key mengeluarkan sebuah kertas seperti peta.

“lihat, disini adalah kejadian bubuk gatal itu, di dekat dengan rumahmu… kejadian peri gigi itu. Dan di dekat sini juga ada toko alat-alat sulap” imbuh key.

“jadi maksudmu?”

“ne…” key mengangguk dan tersenyum.

+++

“kau yakin ini tempatnya?” Tanya minho.

“aku yakin, ayo masuk”

Key dan minho berada di toko alat-alat sulap di dekat tempat kejadian. Mereka masuk dan melihat toko itu yang sangat tertata rapih.

“apa kau pemilik toko itu?” key bertanya pada seorang pria yang sedang beres-beres.

“ah? Iya aku.Adaperlu apa?”

“perkenalkan kami agen FBI, aku key dan dia rekanku minho. Kami kemari ingin melihat-lihat tokomu dan mencari informasi”

“oh ya silahkan…” jawab pria itu sambil kembali membereskan toko nya.

“kau apa sudah lama disini? Maksudku berjualan disini” Tanya key.

“ya aku sudah lama disini”

“lalu kenapa tokomu sepi sekali?” Tanya minho sambil melihat sekeliling toko.

“toko-ku sebenarnya ramai, ramai dengan anak kecil. Tapi mereka hanya datang, melihat-lihat dan merusak mainanku”

“dan itu membuatmu marah?” Tanya key sampai menghentikan si pemilik toko yang sedang membereskan tokonya.

“jelas aku sangat marah, karena mainanku rusak dan aku jadi rugi!”

“lalu kau balas dendam?” Tanya minho yang membuat si pemilik toko itu menjadi diam.

“kau membuat sesuatu hal yang tidak masuk akal dan kau membuat orang menjadi seperti ini?!” minho mengambil boneka bebek lalu memegangnya sampai menjadi hangus. Si pemilik toko itu ketakutan sampai terjatuh di lantai dan nafasnya terengah-engah karena kaget dan jantungnya berdebar debar.

“hmm… tepat seperti yang ku bayangkan” key tersenyum lalu pergi dan mengajak minho pergi bersamanya.

+++

“kalian sudah sejauh itu?” Tanya jinki, kepala agen FBI, kepada key dan minho yang sedang berada di kantor mereka. Mereka berdua hanya tersenyum dan mengangguk.

“tapi kalian salah, percuma kalian sejauh ini tapi kalian salah!”

Key menatap kaget jinki dan alisnya mengkerut.

“maksudmu?” Tanya minho kaget.

“kunci dari semua pristiwa ini adalah anak kecil yang masih berusia 10 tahun” ujar jinki sambil membuka laci lemari mejanya.

“dia bernama lee taemin dan ia tinggal di daerah X”

+++

Tok… tok… tok…

“siapa kau?” Tanya seorang anak laki-laki yang hanya membuka pintu sedikit.

“aku agen FBI, nama ku key dan ini rekanku minho”

“appa dan eomma bilang jika ada orang yang tidak ku kenal, aku tidak boleh membukakan pintu dengan sembarangan”

“kami punya lencana, ini…” key memberikan lencan FBI nya kepada anak itu.

“dia?”

“minho, berikan lencanamu!” ujar key kemudian minho memberikan lencana itu kepada anak itu. Anak itu kemudian melihat dan memberikan kembali lencana itu kepada key dan minho.

“aku tidak bisa mempercayai kalian begitu saja” anak itu menutup pintu rumahnya.

“tunggu, kami dapat dipercaya. Aku tidak akan mencelakaimu” ujar key yang berhasil membujuk anak itu agar membukakan pintu rumahnya.

Minhodan key masuk dan ia melihat-lihat sekeliling rumah. Anak itu masuk ke dapur, key dan minho mengikuti anak itu.

“kau sedang apa?” minho heran melihat anak itu sedang mengaduk-aduk sesuatu di panci yang sedang dipanaskan.

“aku sedang memasak sup” jawab anak itu tenang.

“sup?”

“iya, sejenis makanan. Kau masak lalu kau memakannya” Tanya anak itu sambil menuang sup itu ke sebuah mangkuk.

“hmm lalu siapa namamu?

“lee taemin…”

“taemin, hmm nama yang bagus. Jadi… dimana orang tuamu?”

“mereka bekerja”

“jadi apa yang kau ketahui tentang gambar ini” key menunjukan gambar pria dengan menggunakan pakaian peri gigi berwarna pink dan menggunakan sayap, gambaran sulli.

“ya peri gigi, semua orang tau itu. Peri yang mengambil paksa gigi kita dan meletakan uang 5 sen sebagai imbalan dari satu gigi yang dicabut”

“dari mana kau tau?” Tanya minho kaget.

“appaku yang bercerita, semua orang tau itu”

“lalu apa ini?” minho menunjukan alat kejut listrik.

“alat kejut listrik yang bisa membuatmu mati hangus dalam waktu yang sangat singkat tanpa batrai”

“hmm jadi kau bisa ceritakan kepadaku tentang bubuk gatal” Tanya key sambil duduk di hadapan taemin.

“bubuk gatal yang kau pakai? Hmm itu akan membuatmu menggaruk sampai otakmu terlihat keluar”

“taemin, kau ini masih anak-anak” ujar minho.

“aku bukan anak-anak, usiaku 10 tahun” jawab taemin dengan santai.

“taemin dengar, kau seharusnya mengetahui ini. Sebenarnya peri gigi itu adalah sesosok wanita cantik yang menukar gigi kita yang kita letakan di bawah bantal dengan uang koin 5 sen tanpa mengambil gigi kita lagi secara paksa, bubuk gatak itu juga hanya menimbulkan gatal biasa, dan alat ini…” key mengambil alat kejut yang ada di tangan minho.

“hanya menimbulkan getaran biasa, bahkan ini tanpa batrai” imbuh key.

“kau bohong”

“kau mau bukti?” Tanya key, taemin pun mengangguk.

Key mengengok ke arah minho dan ia tesenyum, minho membulatkan matanya.

“hyung? Apa yang akan kau lakukan?”

Key menempelkan alat itu di dada minho dan minho tersetrum namun hanya kejut.Minhomelotot ke arah key dan lalu tersenyum miris ke arah taemin yang sedang nyengir.

“percaya?”

+++

“aku tidak percaya, anak sekecil taemin bahkan tidak seperti anak kecil lainnya. Ia tidak percaya peri gigi atau bahkan lainnya. Kelakuannya bahkan sangat dewasa” ujar minho yang sedang tiduran di kasur sambil melipat kedua tangannya yang ia letakan dibalik kepalanya.

“aku sudah menyelidiki semuannya. Lee taemin, ia adalah anak kelas 4 SD. Ia lumayan berprestasi, anak yang mandiri. Ia anak dari Lee Donghae dan Choi Sooyong. Mereka berdua adalah seorang pekerja keras. Taemin selalu ditinggal pada saat pagi hari karena orang tuanya bekerja dan lebihnya taemin adalah anak adopsi keluarga Lee. Nama ibunya adalah Kim Taeyeon dan nama ayahnya tidak diketahui. Taeyeon tinggal di kota terpencil,kotaH” jelas key, minho mengangguk.

+++

‘JANGAN MASUK! BERBAHAYA!’ papan yang bertuliskan itu berada di pagar yang dikawati dengan banyak kawat disetiap kelilingnya. Rumah itu bahkan sangat terlihat tidak terawat namun lumayan besar. Key dan minho menghiraukan papan itu dan membuka pagar, ia masuk dan mengetuk pintu.

Tok… tokk… tok…

“iya sebentar…” jawab seorang wanita lalu membuka pintu dan keget melihat key dan minho. Kemudian ia menutup paksa pintu itu.

“tunggu kami agen FBI!!!” jelas key sambil mendorong pintu itu.

“PERLIHATKAN LENCANA KALIAN , MASUKAN LEWAT LUBANGSURAT!”

Minhodan key memasukan lencananya di lubang. Kemudian wanita itu melihat dan mengeluarkan lencana itu kembali. Perempuan itu membuka kunci pintunya. Key dan minho masuk dan mereka menutup pintu tiba-tiba…

BUUUKK!!

Wanita itu mengayunkan pukulan bola kasti ke arah key dan minho, namun key menunduk dan minho terpukul sampai pingsan.

Wanita itu berlari dan key terus mengikuti wanita itu. Mereka berlari ke arah dapur dan wanita itu diam kebingungan, key tersenyum melihat wanita itu berhenti berlari. Wanita itu mengambil garam dan melemparnya ke arah key, key mengerutkan alisnya dan menyunggingkan tatapan berarti ‘apa?’ pada wanita itu.

“jadi kau bukan demon?” Tanya wanita itu.

~ TO BE CONTINUED ~

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

30 thoughts on “{FF PARTY 2011} Son Of The Demon – I”

    1. Kim Min Ri : yaaah gak ngerti-ngerti banget ya? emang tujuan dari ff ku gak terlalu banyak penjelasan hihihi 😀 but, Gomawo udah Comment 😀
      nanti di Part II [Part Akhirnya] juga pasti dikasih penjelasan kok kenapa yeoja itu ngira key demon, ditunggu aja yaa part selanjutnya 😀

    1. Vania : suka Minho ama Key ya? hihihi 😀
      key dilempar garam itu nanti dia ada penjelasannya kok di Part II [Part Terakhir]
      okeee~ ditunggu ya Part selanjutnya. Gomowo-yeo udah comment ~ 🙂

  1. Asik jg nih!
    Taemin turun peringkat ya? Tadinya anak remaja skrg anak kls 4 SD
    But First, ini FF keren deh!

    Lanjutin yaaaak 😀 😀

    1. Jinkibiased : iya, kan taemin jadi imut-imut gitu disitu ^__< *ngedip-ngedip ke taemin*
      keren? aaaa~ AHAHAHAHA! aku kira abal-abalan banget tau 😀
      oke tunggu aja part selanjutnya {part terakhir} yaaa~
      gomawo-yeo udah comment 😀

  2. agak bingung niey ama ceritanya ..
    apa hubungannya kejadian2 yg aneh itu ama taemin ??
    tapi tetep seru dan menegangkan nich ..

    1. Yoonee: emang tujuannya ngebingungin readers *LOH?!*
      nanti ada penjelasannya kok di part selanjutnya, ditunggu yaaa~
      gomawo-yeo udah comment 😀

    1. ara: mwo? unnie? usia kamu berapa ya chingu? aku baru 14 tahun dipanggil unnie, tua amat huhuhuhu~ T-T
      demon itu setan / makhluk supranatural dari berbagai agama, occultisms, literatur, dan sesuatu yang bukan manusia dan orang sih sering nyebutnya setan yang jahat. tapi kalo menurut aku, definisi demon di ff ini seorang mahluk yang memiliki sixth sense *indra keenam* yang gak terkalahkan. gitu loooh xD
      oh iya, Gomawo-yeo udah comment yaaa~

    1. choi_jinhya : oke deeh, biar gakk galau mending goyang gayung *loh?* maksudnya tunggu part selanjutnya aja deh, nanti juga banyak penjelasannya.
      oke gomawo udah comment yaa~ 😀

  3. aku penasaran bgt sama lanjutanya,cz aku msh belum nemuin, hubungannya taemin sama yang peri gigi dan kawan-kawan itu!….

    lanjut dehhhhhhhhhhh……..! fighting thor!!!! 🙂

  4. keren sekali..bikin penasaran sangat.
    sy sllu terkesan sma orang yang bisa bikin thriller story,karena genre ini paling ga bisa dibuat asal”an.
    so,great job! 🙂

  5. nyittt…nyittt….
    ternyata elo yg buat, ahahaha
    saya suka bgt nyit*back to rules*
    tulisannya sangat rapih beda bgt sama penulisan ff saya *emang msnya ajah eror*
    my lovely key .. wakakakkakaa
    key tinggal di taro di toples dah tuh, nanti kalo di perluin baru di ambil *sawi asin*
    ayooo saya tunggu lanjutannya ..
    taemin makin anak2 …
    ^^
    emang lu mah paling hebat, kalo buat yg bunuh2han ! jiwa lu psikopat sih .. wakakakak
    ehhh yg romeo kirim ke sini napa…..

    1. jaaah si nella, kan harus rapi atuh ah -___-
      iya kenapa gak sekalian aja di awetin si key di toples itu? hhhh~ zzz.
      taemin jadi anak-anak unyuk-unyuk kaaand? *liat foto taemin pre-debut*
      jiwa psikopat? jhahahaha iya aja daahk 😀
      romeo udah saya kirim lebih dulu dari yang ini, tapi belum di post-post juga… ampyuuun deengh 😀
      makasi ya nell udah comment 😀

  6. Wuuahh jadi taemin itu siapa ??
    Hehe mian ya thor aku agak telmi
    tapi selain itu daebak thor karna aku suka ff genre kaya gini

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s