MEMORIES OF YOU: If You Still Here [1.2]

Title                             : If you still here (1.2)

Author                         : Shin Jinra

Main Cast                    : Onew, Kim Eunhae

Support Cast               : Jonghyun, Key, Minho, Taemin, Jang Heejin

Length                         : Twoshoot, CHRONICLES

Genre                          : Life, sad, mistery

Rating                         : General, all ages

 

MEMORIES OF YOU

(If You Still Here)

(1.2)

 

Suatu hari dimusim semi, SHINee member baru saja pulang dari konser SM Town di Thailand. Mereka terlihat sangat kelelahan, namun rasa lelah itu telah tergantikan oleh perasaan bangga dan senang karena mereka dapat berkumpul dengan sunbae – sunbae mereka yang dulu menjadi idolanya. Mereka tak pernah membayangkan dapat berada dalam satu panggung dan bernyanyi bersama mereka. Pukul 10.00 siang waktu Korea Selatan, mereka baru tiba di Bandara Incheon menggunakan pesawat yang telah disewa oleh pihak SMEnt untuk mengangkut artisnya pulang pergi Seoul – Thailand. Tak dapat dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan SMEnt untuk menyewa sebuah pesawat yang dapat mengangkut kurang lebih 300 orang itu.

”Haaah..aku lelah sekali.” keluh Taemin saat perjalanan pulang ke apartement

”Iya, sabar ya bentar lagi nyampek kok. Kita bisa istirahat ntar.” ucap Onew

”Tapi konser SM Town kali ini rame banget ya hyung. Aku seneng banget karena keluarga besar SMEnt bisa kumpul bareng kayak gini.”ucap Key

”Iya rame banget. Sering – sering aja deh diadain acara kayak gini. Biar bisa kumpul bareng terus.” ucap Minho semangat

”Aku dengar SM Town concert akan diadakan setahun sekali lho.” ucap Jonghyun

Jinca?” ucap SHINee member bersamaan.

“Ya,,aku masih belum tahu lah. Kan aku cuma denger – denger aja.” terang Jonghyun

Hyung aku lapar. Kita berhenti dulu ya beli makanan.” pinta Minho pada Onew

”Aku sih terserah yang lainnya. Kalau aku belum terlalu lapar.” ucap Onew

”Belum lapar? Memangnya tadi kau makan apa? Aku tak melihatmu memakan sesuatu.” tanya Key beruntutan

”Aku memang belum makan apa – apa kok.” kata Onew

”Kalau begitu kita beli makan saja.” putus Jonghyun

”Kalian beli makanan yang tidak repot saja dimakannya, biar bisa dimakan di mobil. Kasihan Taemin tuh udah capek banget, pengen tidur.” terang Key

”Oke deh, kalau sandwich saja bagaimana?” tawar Minho

”Oke.” ucap SHINee member

Tak berapa lama, mobil yang mereka tumpangi pun berhenti disebuah pusat perbelanjaan. Kata Taemin di toko itu ada yang jualan sandwich yang enak banget. Karena pusat perbelanjan itu sedang ramai, terpaksa Jonghyun dan Minho yang ditugasi untuk membeli makanan harus memakai masker dan topi. Tak berapa lama Minho, dan Jonghyun pun kembali ke mobil setelah membeli 5 potong sandwich. Mereka berhasil meloloskan diri dari kepungan SHAWOL yang menyadari keberadaan mereka.

”Nih sandwichnya.” kata Minho sambil mengulurkan tangannya yang membawa sandwich.

Jal meokkesseumnida.” ucap mereka berbarengan

SHINee member baru tiba di apartement sekitar pukul 11.30 siang karena jarak Bandara Incheon dengan apartement mereka memang cukup jauh. Begitu membuka pintu apartement, SHINee member langsung berhamburan masuk. Ada yang langsung kekamar untuk tidur, ada yang bergegas mandi, ada yang main PS, bahkan ada yang masih sempat – sempatnya membalas UFO dari SHAWOL di ruang komputer. Onew langsung masuk kekamar bersama Taemin. Namun bukan untuk tidur rupanya. Dia masuk kekamar untuk mengambil figura yang berada disamping tempat tidurnya. Difigura itu terpampang fotonya bersama Kim Kibum. Bukan Kim Kibum SHINee pastinya. Kim Kibum yang ini adalah Kim Kibum sahabat kecilnya, namun sekarang ia sudah tak ada. Sudah lebih dari 3 tahun sejak kematiannya. Kepergiannya sempat membuat Onew terpuruk dan sulit untuk bergerak maju sampai akhirnya ia dipertemukan dengan orang yang mirip dengan Kim Kibum sahabatnya bahkan namanya pun sama. Ya siapa lagi kalau bukan Kim Kibum SHINee atau yang lebih kita kenal dengan nama panggung Key. Pertemuannya dengan Key dan member yang lain sedikit demi sedikit dapat menghilangkan rasa bersalahnya yang semestinya tak perlu ia rasakan karena ia memang tak ada sangkut pautnya dengan kematian Kibum sahabatnya. Entah kenapa hari ini Onew sangat merindukan sahabatnya itu.

Kibum, aku sangat rindu padamu.” ucap Onew dalam hati karena tak ingin mengganggu Taemin yang telah tertidur lelap. Setelah puas melihat fotonya bersama Kibum, Onew memutuskan untuk mandi dan setelah itu ia akan pergi kesuatu tempat.

”Ah hyung kau mau kemana?” tanya Key saat melihat Onew yang sedang bersiap-siap.

”Aku akan pergi kemakam Kibum sebentar.” ucap Onew

”Kibum? Oh.. sahabat hyung yang dulu itu? Yang wajahnya mirip dengan Key?” tanya Minho ikut nimbrung.

”Iya. Eits dia bukan sahabatku yang dulu tapi dia akan menjadi sahabatku selamanya.” ucap Onew membetulkan kalimat Minho

Ne~ hyung. Mian.” ucap Minho

”Jangan pulang malam ya hyung. Makan malam dirumah saja. Aku akan memasakkan ayam goreng kesukaanmu.” kata Key

Ne~ oh iya, Jonghyun mana?” tanya Onew sambil memakai sepatu

”Dia lagi diruang komputer. Biasa, balesin UFO nya SHAWOL. Dia kan paling betah kalau udah didepan komputer.” terang Key

”Oh. Baiklah aku pergi dulu ya.” pamit Onew

Ne~ hyung. Josimhae.” ucap Key dari dapur

Perjalanan dari Seoul ke Daegu yang berjarak 320 – 500 km, dapat ia tempuh dalam waktu sekitar 2.5 jam saja bila ia menggunakan kereta bawah tanah. Dan ia memang menggunakan alternatif ini. Sebelum sampai di makam Kibum, ia mampir ke sebuah toko bunga. Ia memutuskan untuk membawakan Kibum seikat bunga lili. Sebenarnya Kibum tak begitu menyukai bunga namun karena Onew bingung harus membawa apa kemakam Kibum, jadi ia putuskan untuk membawakannya seikat bunga lili. Sesampainya dimakam, waktu telah menunjukkan pukul 3 sore.

”Kibum, annyeong. Aku datang. Kau baik – baik saja, kan?” tanya Onew pada nisan Kibum. ”Aku sangat merindukanmu kawan..” ucap Onew lagi sambil meletakkan ibu jarinya dibibir menahan tangis. ”Aku ingin bercerita padamu. Dengarkan ya…” Kata-katanya terpotong oleh tarikan napasnya. ”Banyak sekali yang terjadi padaku. Mulai dari yang sedih sampai yang nyenengin. Yang sedihnya, kayaknya Eunhae nuna masih belum bisa menerima kepergianmu dan ia masih saja menyalahkanku. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan untuk meyakinkannya bahwa aku tak bersalah. Awalnya aku memang merasa perginya dirimu adalah kesalahanku tapi setelah aku pikir – pikir kepergianmu adalah sebuah takdir. Takdir yang tak bisa dihindari oleh kita sebagai manusia. Takdir tentang kematian yang telah digariskan Tuhan. Tak ada satu orang pun yang dapat menghindar bila Tuhan telah berkehendak. Benar kan? Yah..mungkin Eunhae nuna masih butuh waktu untuk menerima kepergianmu.” ucap Onew. ”Sudahlah, sekarang aku mau cerita yang seneng – seneng aja. Kau tahu? Aku baru saja kembali dari Thailand untuk mengisi acara SM Town concert. Konser itu diadakan oleh SM Entertaiment tempatku bernaung. Aku merasakan banyak cinta disana. Cinta dari teman – teman ku, sunbae – sunbae ku dan juga dari fans – fans ku. Aku tahu sebenarnya tanpa aku bercerita kau juga sudah tahu kan? Karena kau kan selalu berada disisiku. Berada dihatiku tepatnya.” kata Onew.

Tiba – tiba ponsel Onew berdering ”FLY AWAY FLY AWAY LOVE.” Dari Key rupanya.

Yeoboseyo.” Ucap Onew

Yeoboseyo, hyung kau dimana?” Tanya Key

“Akukansudah bilang aku kemakam Kibum.” terang Onew

”Ya aku tahu tapi lihat! sekarang sudah jam 4 sore mau sampai kapan kau disana?” omel Key

Onew tak menyadari sekarang sudah sesore itu.

” Ya baiklah aku akan pulang sekarang. Bye.” kata Onew

Bye…” ucap Key

“Eh,,eh,, Key jangan ditutup dulu.” Kata Onew tiba – tiba

“Ada apa hyung? Mengagetkan saja.” Tanya Key

”Anu,, ayam gorengnya sudah matang?” tanya Onew tak penting

YA. Kau hanya ingin bertanya itu? Ayamnya sudah matang sejak setengah jam yang lalu tahu.” ucap Key

Ara. Aku kan pulang sekarang.” ucap Onew sambil menutup telepon.

”Kibum, aku pulang dulu ya. Aku berjanji bila ada waktu, aku akan menjengukmu lagi.” pamit Onew

Saat ia akan meninggalkan makam, Onew merasa bulu kuduknya meremang. Ia merasa seperti ada yang sedang memperhatikannya. Namun Onew tak menganggapnya berlebihan. ”mungkin SHAWOL.” pikirnya dalam hati

”Wah, sudah sore rupanya. Aku harus segera pulang kalau tak ingin Key mengomeliku dirumah.” kata Onew

Tatapan mata yang mengamati Onew dari balik pohon adalah tatapan mata yang penuh kebencian. Tatapan itu adalah awal dari munculnya masalah yang akan dihadapi oleh Onew, SHINee member bahkan orang – orang yang dekat dengan Onew walaupun mereka tak bersalah.

Saat berada distasiun bawah tanah, Onew mengunjungi sebuah mini market untuk membeli makanan kecil sebagai teman perjalanannya. Seperti yang kita ketahui selain Ayam goreng, Onew juga sangat menyukai snack. Ia tak segan menyuruh sopir menghentikan mobil saat melihat ada toko yang menjual snack. Saat memilih – milih snack mana yang akan dia beli, bulu kuduknya kembali meremang. Ia merasa sejak dari makam Kibum tadi ada orang yang mengikutinya. Namun Onew tak terlalu mempermasalahkan hal itu. Ia bergegas pergi meninggalkan mini market setelah menemukan snack yang ingin dia beli setelah membayar pastinya. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya kereta yang akan membawa Onew kembali ke Seoul pun datang juga. Setelah memasuki gerbong kereta dan duduk dengan nyaman, perasaan aneh yang sedari tadi mengikutinya pun lenyap berbarengan dengan semakin jauhnya ia dari Daegu.

Tepat pukul delapan malam ia baru sampai di apartement.

”Aku pulang.” ucap Onew semangat karena sebentar lagi ia akan makan ayam goreng kesukaannya.

YA hyung lama sekali kau pulangnya. Kami sudah menunggumu selama satu jam tahu.” ucap Key

Mian. Keretanya terlambat. Kalian sudah makan?” tanya Onew

”Belum. Kami memang sengaja menunggumu.” terang Minho

”Aku akan memanaskan lauknya dulu sebentar. Hyung kau istirahatlah dulu.” kata Key

Tak berapa lama makanan yang ditunggu pun telah tersaji di meja makan. SHINee member pun makan dengan lahap.

Jal mokkesseumnida.” ucap mereka berbarengan

Keesokan harinya, SHINee member telah bangun untuk melaksanakan aktifitas mereka yang pertama setiap pagi. Apalagi kalau bukan lari pagi. Saat membuka pintu dorm, mereka menemukan sebuah amplop yang berisikan selembar foto mereka berlima, namun pada wajah mereka diberi tanda X berwarna merah.

Hyung apa maksudnya ini.” tanya Taemin pada hyung – hyungnya. Ia terlihat sangat ketakutan

Molla.” kata Key

”Hei lihat!! Ada inisial K.E.H dibalik foto.” ucap Jonghyun

”Sudahlah tak usah dipikirkan. Paling – paling itu hanya ulah orang iseng.” kata Onew menenangkan. Mereka pun memulai lari pagi dalam diam. Rasa takut masih membayangi mereka. Hanya sekali – sekali saja mereka bergurau agar tidak canggung. Mereka masih sangat memikirkan arti dari foto tadi. ”Mengapa foto kami diberi tanda X? Siapa yang melakukan ini?” pertanyaan – pertanyaan semacam itu masih terus berkecamuk dipikiran mereka.

Sepulang lari pagi, didepan pintu apartement, mereka menemukan sebuah amplop yang persis sama seperti yang mereka temukan tadi pagi. Namun isi dari amplop itu berbeda. Kali ini isinya adalah surat yang ditulis dengan darah si pengirim. Pengirim pun menyelipkan foto tangannya yang terluka, dan menggunakan darahnya untuk menulis surat. Seperti inilah isi dari surat berdarah tersebut.

AKU AKAN MEMBALAS DENDAM ATAS KEMATIANNYA

 

                                                                                      K.E.H

Kata – kata yang singkat namun sangat menakutkan. SHINee pun melaporkan hal ini pada Yoonduk hyung yang tak lain adalah manajer SHINee. Yoonduk pun langsung meminta bantuan polisi untuk menjaga SHINee.

Berita bahwa SHINee mendapat blood letter dengan cepat tersebar di seluruh Korea. Blood letter memang sedang menjadi tren bagi anti fans untuk menakut-nakuti idola yang mereka benci. Banyak netizen yang menanggapi hal ini.

”Darimana blood letter itu berasal?”

”Untuk apa mereka melakukan hal tersebut?”

”SHINee oppa pasti sedih melihat ada orang yang membenci mereka.”

Sore hari, saat mereka sedang bersiap – siap mengisi acara di Inkigayo, handphone Onew berdering ”FLY AWAY FLY AWAY LOVE.”

”Heejin?”gumam Onew ”untuk apa dia menghubungiku?” pikir Onew ”Yeoboseyo.” ucap Onew saat mengangkat telepon

Yeoboseyo, Oppa.” kata Heejin sesegukan

”Heejina, kau menangis?” tanya Onew khawatir

”Aku takut oppa, aku takut.” kata Heejin terbata

”Hei, kau takut apa?” tanya Onew lagi

”sudah beberapa hari ini aku mendapat teror. Ada orang yang mengirimkan surat berdarah padaku.” terang Heejin. Rasa takut terasa jelas dari suaranya.

Jinca? Dia menulis apa?” tanya Onew

” Ia menulis AKU AKAN MEMBALAS DENDAM ATAS KEMATIANNYA.” Jawab Heejin.

Mwo? Apakah ia menulis sebuah inisial?” tanya Onew

Ne~ oppa. Ia menulis K.E.H. Dari mana oppa tahu kalau ia menulis inisialnya?” tanya Heejin heran. Heejin memang termasuk orang yang tidak peduli dengan dunia permusikkan Korea. Oleh karena itu, ia tak tahu bahwa SHINee juga mendapat blood letter serupa.

Onew terdiam. ”Kenapa bisa sama seperti ini? Apakah hanya suatu kebetulan ataukah memang suatu hal  yang disengaja?” tanya Onew dalam hati.

Oppa? Oppa? Kau masih disitu?” tanya Heejin karena Onew tak segera menjawab pertanyaannya.

”ah.. iya aku masih disini.” jawab Onew

”Dari mana oppa tahu kalau ia menulis inisialnya?” tanya Heejin lagi.

Aniyo. Menurut film – film yang pernah aku tonton, biasanya orang akan menulis inisialnya jika menulis surat seperti itu. Hahaha” kata Onew bercanda. Hal menyebalkan dari Onew muncul lagi. Bercanda disaat yang tidak tepat

Oppa…aku sedang tidak bercanda. Aku sangat takut sekarang. Apa yang harus kulakukan?” ucap Heejin . Tawa Onew terhenti mendengar sahabatnya ketakutan.

”Kau lapor polisi saja.” suruh Onew

”Aku sudah melapor pada polisi. Tapi itu tak dapat membuat hatiku tenang.. Oppa..?” kata Heejin

”Hem…” jawab Onew

”Bisakah oppa datang ke Daegu? Aku ingin bertemu denganmu.” pinta Heejin

Onew terdiam beberapa lama. Sebenarnya ia juga sangat ingin sekarang juga pergi ke Daegu untuk menemui sahabatnya itu. Menjaganya, atau minimal selalu berada didekatnya. Namun hal itu tak dapat ia lakukan sekarang. Selain karena jadwal SHINee yang padat, ia juga harus menyelesaikan masalah surat berdarah yang ditujukan pada groupnya. Masalah yang sama sebenarnya dengan masalah yang dihadapi Heejin.

Mianhae Heejina, aku tak bisa menemuimu dalam waktu dekat ini. Jadwal SHINee masih sangat padat dan ada beberapa urusan yang harus kuselesaikan disini.” terang Onew. Bagaimanapun ia tak dapat memberi tahu bahwa ia juga mendapat surat yang sama dengannya. Ia tak ingin Heejin bertambah takut dan khawatir.

”Ngg.. ya sudah kalau begitu.” kata Heejin mengerti

”Sebaiknya kau tidur saja. Kau pasti lelah dengan masalah ini.” saran Onew

Ne~ oppa, akan kucoba untuk tidur. Gomawo. Annyeong.” ucap Heejin mengakhiri pembicaaan

Annyeong.” balas Onew

Onew terdiam beberapa saat memikirkan apa yang terjadi belakangan ini. Foto bertanda X, surat berdarah yang sama dengan yang didapat oleh Heejin, semua terasa kebetulan. ”apa maksudnya semua ini?” tanya Onew dalam hati

”SHINee mohon bersiap – siap.” ucap PD mengagetkan

”Ye~” jawab SHINee member serempak

SHINee pun naik keatas panggung. Mereka bersikap sangat profesional seakan – akan tak ada masalah apapun yang sedang mereka hadapi. Saat akhir lagu, tiba – tiba sebuah lampu panggung jatuh hampir mengenai mereka. SHINee member pun langsung diamankan oleh pihak penyelenggara dan pihak penyelenggara pun meminta maaf atas kelalaiannya. Untung saja tidak ada yang terluka dalam insiden ini. Sebenarnya bukan salah penyelenggara bila lampu itu jatuh. Lampu itu memang sengaja dijatuhkan oleh orang yang berinisial K.E.H. Sebenarnya siapa K.E.H ini? Apa alasan ia melakukan ini semua?

Keesokan harinya, Handphone Onew berdering kembali. ”FLY AWAY FLY AWAY LOVE.”

Yeoboseyo.” Kata Onew menjawab telepon

Yeoboseyo oppa.” Ucap si penelepon yang tak lain adalah Heejin

“Heejina kau kenapa?” Tanya Onew khawatir

”Aku takut oppa. Barusan ada orang yang ingin menabrakku dan menyebabkan kakiku terkilir dan ada beberapa luka juga.” terang Heejin

Mwo? Gwaenchana?” tanya Onew kaget

Ne~ oppa. Nan Gwaenchana. Aku sudah berada dirumah sakit sekarang. Tapi oppa tidak usah kesini. Aku hanya ingin memberitahu keadaanku sekarang. Oppa tak usah khawatir.” ucap Heejin

Mianhae Heejina, aku tidak bisa menjengukmu sekarang. Aku janji begitu urusanku selesai, aku akan langsung menemuimu, walaupun aku tak tahu kapan hari itu akan tiba.” ucap Onew merasa bersalah.

Ne~ oppa. Aku kan sudah bilang oppa tidak perlu kesini. Aku tahu oppa pasti sedang sibuk dengan SHINee. Sudah, tak perlu memikirkanku. Oppa berkonsentrasi saja pada pekerjaan oppa.” kata Heejin mengerti.

”Memikirkanmu? Aku tak pernah memikirkanmu. Kapan aku pernah bilang aku memikirkanmu?” tanya Onew bercanda

”OH,, jadi gitu,, oppa tak pernah memikirkanku. Ya sudah, percuma saja aku selalu memikirkanmu. Bye.” ucap Heejin marah dan hendak menutup telepon

”Eits.. Chankammanyo,,,aku hanya bercanda. Jangan kau anggap serius.” terang Onew

”Hahaha..” tawa Heejin pun terdengar

”Kenapa kau tertawa? Ada yang lucu?” tanya Onew penasaran

”Aku hanya bercanda oppa. Aku tak mungkin marah padamu. Aku kan tahu kau itu orangnya suka bercanda.” kata Heejin yang masih terkikik.

”Hahaha…itu tidak lucu tahu.” kata Onew tak senang

”Itu kan menurut oppa. Menurutku ini lucu. Sangat lucu malah. Oppa kan tak pernah tertipu olehku.” ucap Heejin merasa menang

”Oh iya, tadi kau bilang kau selalu memikirkanku ya? Apa itu benar?” tanya Onew serius

”Kan tadi aku sudah bilang kalau yang aku bicarakan itu hanya bercanda. Inget oppa, BERCANDA. OK? Jangan kau anggap serius ya.” ucap Heejin.

” Ya..ya..ya..sudah dulu ya. Aku sudah ditunggu oleh teman – temanku. Sebentar lagi kami akan mengisi acara disekolahnya Taemin, di Chungdam Highschool. Kau tahu kan?” kata Onew

Na arayo. Oke deh. Oppa Himnae.” kata Heejin memberi semangat

Gomawo. Annyeong.” ucap Onew mengakhiri pembicaraan yang kemudian dibalas oleh Heejin.

Annyeong.”

”Masalah apa lagi ini?” pikir Onew dalam hati

Setelah accident Heejin yang akan ditabrak, banyak kejadian – kejadian menyeramkan lainnya yang menyerang SHINee member dan Heejin.

TBC…

Gomawo buat readers yang udah mau baca..Gomawo juga karena udah di posting..mian kalo ceritanya ga je dan pemotongan TBC nya nggak pas… jangan lupa comment ya…

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

11 thoughts on “MEMORIES OF YOU: If You Still Here [1.2]”

  1. K.E.H. pasti kim eun hae…. *sotoy*
    lht dftr castnya… kkkk
    menegangkan ini… gimana nsib shinee ya… aduh gimna jg itu pelaku bs jatuhin lampu…
    ayo lnjutnnya

  2. Aihhhhhhhhh aku cm berdoa, smg accident lampu jatuh gak terjadi dikehidupan yg real, apalagi kl kena member SHINee T_T smg enggak deh!
    Lanjut ya thorrr, ditunggu^^

  3. wuah, penasaran ini. siapa K.E.H? Kim Eun Hae kah??
    tapi, btw siapa Kim Eun Hae? apa dia adiknya kibum? atau orang yg suka sama Kibum? atau…..siapa thor???
    daebak! jangan lama-lama next partnya 🙂

  4. emmm…kayaknya K.E.H itu mungkin Kim Eun Hee…iya bukan? maap saya ini orangnya emang sotoy Eonnie-_-

    omona….untung aja lampunya nggak kena SHINee…kalau kena, beuh….gak bisa bayangin..T^T

    keren! ditunggu kelanjutannya!^^

  5. gomawo buat yang udah mau baca ma komen..^^

    oh iya…ff ini kelanjutan dari memories of you (finding the lost moment) sama memories of you (the way i miss you)..jadi mungkin bakalan lebih ngerti, mending baca part2 sebelumnya juga yaa…

  6. aku malah ngiranya K.E.H si heejin jiah hahaah … *sotoy banget*
    ayooo lanjutiin lagi doong yg cepet ! penasaran penasaran 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s