{FF PARTY 2011} Nasib!

Nasib!

Title                 :           Nasib!

Author             :           Delfta

Main Cast        :           Key

Other Cast       :           Onew, Jonghyun, Minho, Taemin, Sooyoung (SNSD), Siwon, Eunhyuk (SJ)

Genre              :           Humor (inginnya), family

Rating              :           PG-13 (maybe?)

Length             :           Oneshot

Summary         :           satu hal yang tidak bisa diubah lagi didunia ini, walaupun itu buruk. Hal itu adalah ‘Nasib’

Recommended Song : SNSD – Hoot, SNSD – The Boys, Onew sangtae, Super Junior – Rokkugo.

Keterangan : Sekedar berpartisipasi

 

Key berjalan dengan kesal sambil membawa belanjaan sehari-hari keluarganya di tangannya. Saat di tukang sayur tadi, Sooyoung (tetangganya) pamer gelang emas baru yang dia pamerkan di sepanjang tangannya. Sebenarnya wajar saja jika dia memiliki gelang emas di sepanjang tangannya, karena profesinya juga  adalah sebagai tukang daging dipasar (mian, author juga ngga tau apa hubungannya. Tapi setelah meneliti di berbagai sample pasar, ditentukan bahwa tukang daging identik memakai gelang emas hingga memenuhi setengah lengannya). Tapi Key yang gampang panas, tidak memedulikan apa profesi Sooyoung, ditambah lagi selama ini dia dan Sooyoung selalu berselisih. Selalu ada perang dingin diantara mereka karena mereka suka saling pamer.

Key berjalan menuju anak dan suaminya yang sedang sibuk berdua. Dia langsung duduk disamping Onew (suaminya) dan mencoba mencurahkan segala kegalauannya.

“Bang! Amit-amit sumpah  si Sooyoung! Masa tadi di tukang sayur, dia sengaja pamer-pamer gelang emasnya.. ngambil kangkung, Krincing. Ngambil terasi, krincing. Ngambil kentang, krincing. Ngelap keringet di jidat, krincing. Padahal gue tau kalo dijidatnya itu ngga ada kringet. Masa ngambil sayur yang jaraknya ngga sampe 2 meter aja keringetan. Gue juga tau, dia itu Cuma pamer!! Pasti dia pengen ngikutin kayak yang di pelem-pelem india. Beneran gue pengen nampol mukanya.” Key marah-marah dan melampiaskannya pada Onew yang sedang bertanding semut dengan Taemin. Onew tidak mendengarkan apa yang dilontarkan Key tadi, dia tetap berkonsentrasi pada laju semutnya yang dinamakan Tijem.

“ABANG!! Denger gue nggak sih?!!” Bentak Key. Setelah oleh Key dibentak dan diberi pukulan, akhirnya Onew sadar kalau Key sedang bicara padanya

“Hah?” respon Onew dengan wajah oon dan tanpa ekspresi

“Astaga, bisa gila kalo gue lama-lama hidup bersama orang-orang aneh. Kalo begini terus, mending gue mati.. hikss” Key mula mengeluh

“Apa?! Siapa yang mati? Innalillahi wainnalillahi rojiun…!” Onew heboh dan langsung bangkit menghentikan tanding semutnya bersama Taemin lalu bersiap-siap untuk pergi sambil membawa cangkul. Maklum, dia adalah tukang gali kubur terfavorit dikampungnya.

“ Tuh, semut abang!” Key tambah kesal

“Apa?!!! Tijem mati??” Onew cemas

Key langsung ngeloyor pergi kedapur, takut tambah stress jika berlama-lama didekat Onew. Satu kebodohannya yang dia sadari adalah ‘kenapa dulu dirinya mau nikah sama Onew?’. Jika diceraikan sekarangpun dia merasa tidak tega pada Onew. Ditambah lagi dengan nasib Taemin anaknya.

“Appa oon nih. Orang daritadi juga si Tijem muter-muter terus dipojokan. Udah ah.. aye mau ke sekolah dulu, nanti takut kesiangan kalo tanding semut terus. Janji ya..tanding semutnya nanti lagi kalo pulang sekolah.” Taemin langsung memasukan semut kesayangannya yang bernama Ginem kedalam botol.

“Yaudah sana.. titip salam ya buat Jessica seonsaengnim. Hehehe” ucap Onew sambil menaikturunkan alisnya disertai cengar-cengir genit.

“OK! Tapi satu kata 10000 ya…” Taemin mulai mata duitan

“Mahal amat! Tapi yaudah deh ngga papa. Demi Jessica, apa sih yang engga.. hehe” Onew langsung mengeluarkan selembar uang 50000 pada Taemin

Tiba-tiba Key datang bawa golok. Dia langsung menghadang transaksi terlarang yang dilakukan Onew dan Taemin.

“Kalian lagi transaksi apaan?! Awas ya abang kalo kegenitan lagi! Ada hukuman lagi yang lebih berat!” ancam Key sambil mengacungkan golok yang dibawanya.

“Ampun!!! aku belom mau mati!!” Key memohon namu tangn kanannya mencoba menarik kembali selembar uang 50000 yang dipegang Taemin. Tapi Taemin dengan kuat langsung menarik kembali uang itu dan memasukkannya ke balik seragamnya.

“Eomma, appa, aye pergi dulu yaa…” Taemin langsung cium tangan Key dan Onew yang sedang berselisih lalu pergi meninggalkan mereka. Sedangkan Onew terlihat sekali ingin memakan Taemin hidup-hidup karena tidak mau mengembalikan uangnya. Tapi setelah ingat kalau Taemin adalah anaknya sendiri, dia langsung beristighfar.

Setelah Taemin pergi, Key masih didepan Onew, dia menatap Onew dengan ganas sambil mengacungkan golok di lengan kanannya. Sedangkan Onew bersimpuh di kaki Key.

“Sayaaang.. aku belum mau mati. Nanti kalo aku mati, siapa yang menghidupi dirimu dan anak kita Taemin. Siapa?! Siapa?! Tolong jangan bunuh akuuuuuuu…” ucap Onew dengan bercucuran air mata sambil memeluk kaki Key

“Heh, abang! Siapa yang mau bunuh abang? Gue bawa golok karena mau ngehukum abang buat nyabitin rumput di kebon kita! Liat rumputnya udah kayak hutan, ngga kuat liatnya. Lagian juga buat ngelangsingin badan abang, liat tuh perut udah kayak karung isi beras. Itu tuh karena dagang basonya dirumah mulu, coba kalo dagang basonya keliling komplek, pasti abang langsingan. Sekarang gue aja yang dagang baso, abang nyabitin rumput sana.” Jelas Key. Penjelasan Key itu membuat Onew lega. Dia langsung berdiri dengan gagahnya dan langsung mencolek dagu Key disertai senyuman mautnya. Key langsung mengelus dagunya, dia paling kesal kalo ada orang colak-colek, termasuk suaminya sendiri.

“Okelah sayang, abang akan mengemban tugas ini dengan baik” ucap Onew dengan gagah lalu memakai kacamata hitam dan langsung mengambil golok di lengan Key.

“Tugas? Hukuman woy!! Cepet sana pergi” Key makin galak. Dan Onew langsung pergi ke kebun belakang rumahnya untuk bekerja.

Sesuai dengan penjelasannya tadi, sekarang dia yang menjaga warung baso milik keluarganya. Tapi sejak tadi tidak ada pelanggan yang datang. Diapun mulai bosan menunggu. Akhirnya dia keluar rumah untuk mencari udara segar sebentar.

Baru saja dia melangkah beberapa langkah, disebelah rumahnya terlihat seseorang sedang mengangkat beban dengan bertelanjang dada. Diapun terhenti didepan rumah orang itu. dan berdecak kagum karena badan orang itu yang aletis sekali.

“Gileee.. bang Siwon sixpack banget. Ganteng pula! Huaaaaa.. sayangnya dia lakinya si Sooyoung nenek sihir. Kapan ya Bang Onew bisa begitu? kayaknya mimpi banget…” ucap Key dalam hati hingga air liurnya hampir menetes karena mulutnya sedari tadi mangap melihat Siwon.

“Hayoooo!! Ningalikeun naon atuh si bibi teh? Ningalikeun mang Siwon nya? Abdi bejakeun ah ka mang Onew..(translate to bahasa : Hayoooo!! Ngeliatin apa sih bibi ini? Ngeliatin om Siwon ya? Saya bilangin ah ke om Onew)” seseorang mengagetkan Key dari belakang. Key langsung menutup mulut orang itu dengan lengannya. Ternyata dia adalah Minho, teman sepermainan Taemin. Minho itu anak yang suka kulintang-kulinting ngga jelas, dia suka kesana kemari cari permainan baru termasuk cari layangan putus. Minho ini adalah anak Pak RT yang bernama Leeteuk. Dalam kesehariannya keluarga mereka selalu membudayakan berbicara dengan bahasa sunda. Dan semua warga sudah mengerti pembicaraan mereka dalam bahasa sunda.

“Ssstt!” Key mulai menyeret Minho kedepan rumahnya. “Terserah lo aja mau bilang apa. Gue ngga peduli sama bocah ingusan kayak lo” lanjut Key

“Ah.. si bibi meni somse kitu. Da abdi mah tos teu pilek deui. Tos euweuhan lehona. Kamari tos ka dokter da yeyyy. (ttb : ah si bibi somse *sombong sekali* gitu. Saya udah ngga pilek lagi, udah ngga ada ingusnya. Kemarin udah ke dokter yeyyyyy) ucap Minho lalu menjulurkan lidahnya.

“Sebenernya tujuan lo apa sih dateng kesini hah?” tanya Key yang sudah mulai capek menghadapi Minho

“Abdi teh bade meser baso dibungkus. Tapi pas abdi bade meser teh naha euweuhan gening anu dagang teh. Pas abdi luak-lieuk, abdi ningali si bibi keur melong ka mang Siwon. (ttb : saya mau beli baso dibungkus. Tapi pas saya mau beli, kenapa yang dagang itu ngga aa. Pas saya clingukan, saya lihat si bibi lagi liat om Siwon)

“ Yaudah sini kalo mau beli” Key langsung menyiapkan seporsi baso untuk Minho.

“Bi, naha ayeuna bibi anu dagang teh ? (ttb : bi, kenapa sekarang bibi yang dagang?)” tanya Minho

“Soalnya bang Onew lagi nyabitin rumput” jawab Key

“Ooohh.. bi, eta naha basona meuni leutik kitu. Alim ah, abdi mah hoyongna anu ageng.  (Oooo.. bi, itu kenapa basonya kecil gitu. Gamau ah, saya maunya yang gede)” protes Minho sambil menunjuk baso yang sedang diambil Key.

“Ini udah yang paling gede”

“Oh.. nya atos atuh teu nanaon. Bi, ai eta basona ngadamel sorangan atawa meser? (oh yaudah ngga apa-apa. Bi, itu basonya bikin sendiri atau beli?)” tanya Minho

“Bikin” jawab Key seadanya

“Dijieunna ti naon? Ai dagingna meserna dimana? Ti bi Sooyoung atawa ti tukang daging anu lainna? (dibuat dari apa? Dagingnya belinya dimana? Dari bi Sooyoung atau dari tukang daging lainnya?)” tanya Minho lagi

Key sudah lumayan kesal karena Minho banyak cingcong. Bisa-bisanya anaknya Taemin berteman dengan orang seperti ini. Dia sebenarnya ingin segera mengguyur Minho dengan kuah baso. Tapi dia tetap mengingatkan diri kalau Minho adalah pembeli. Pembeli adalah raja.

“Dari tukang daging lain!” emosi Key memuncak

“Kunaon ti tukang daging lain? Sigana mah keur paguntreng jeung bi Sooyoung? (kenapa dari tukang daging lain? Kayaknya lagi ada perselisihan sama bi Sooyoung ya?)” Minho bertanya lagi?!!!! (*author sampe ingin bunuh diri kalo jadi Key*. Key : akhirnya ada yang mengerti bagaimana perasaan saya selama ini! *sujud syukur*)

“Udah ya ngga usah banyak tanya. Yang penting sekarang urusannya jual beli, bukan masalah pribadi.” Key mencoba meredam emosinya,

“Oh.. hampura atuh. Hehehe.. eh, bibi.. bonusan lah.. basona dua weh. (oh.. minta maaf. Hehehe.. eh, bibi.. bonusin dong.. basonya dua aja)” Ucap Minho tapi mukanya sama sekali innocent. Membuat Key semakin ingin membabi buta. Dia ingin sekali mengguyur minho saat itu juga. Udah nyebelin, minta bonus pula!

Tapi akhirnya Key menuruti apa yang Minho mau karena mengingat selama ini dialah teman satu-satunya yang Taemin punya. Dan juga supaya Minho tidak banyak omong lagi.

“Ini, 8000 yaa..” ucap Key sambil memberikan seporsi baso yang sudah dibungkus

“Ih.. naha meuni mahal teuing? Lamun ku si mang Onew mah sok dimirahan jadi 5000 sakieu the (ttb : ih.. kenapa mahal banget? Kalo sama om Onew suka dimurahin jad 5000 segini itu)” protes Minho

“APA?!!!! SAMA BANG ONEW SUKA DIMURAHIN SAMPE SEGITUNYA?!!!!!” bentak Key sambil menancapkan pisau di telenan. Ternyata selama ini Onew malah merugikan, pantas saja mereka tidak cepat kaya. Ternyata itu karena Onew. Key bertambah galau sambil menatap langit-langit rumahnya. Dia merenung. Matanya berkaca-kaca.

“Enya bi.. atos weh nya. Hatur nuhun (ttb : iya bi, yaudah ya. Makasih.)” ucap Minho dan langsung ngibrit karena takut dengan kemarahan Key sambil membawa sebungkus baso yang belum dibayar.

Setelah sadar dari renungannya, dia juga baru sadar kalau ternyata Minho belum membayar baso. Diapun langsung memegang kepalanya dengan kedua tangannya.

“WOY! Minho!!!! Bayar woy!!!!!” teriak Key. Tapi percuma karena Minho sudah keburu pergi. Akhirnya Key terduduk dilantai karena sudah tidak tahan menghadapi cobaan hidup ini.

“Ya Allah!! Ambil aku sekarang! ambil aku sekarang! aku sudah tidak kuat menghadapi cobaan hidup ini!! Huaaaaaaa!!!!” teriak Key

“Permisi….”tiba-tiba seseorang datang kerumahnya. Key langsung berdiri dan berpura-pura tegar. Dia mencoba menaikkan moodnya, siapa tahu itu pelanggan yang baik.

Tapi setelah melihat siapa yang datang dia jadi lemas kembali. Hanya satu kalimat dikepalanya untuk hari ini yaitu ‘salnya hari ini’. Moodnya merosot mendadak. Kepalanya merosot karena menunduk. Harga minyak merosot. Harga BBM merosot. Harga sembako merosot. Celana Key merosot (ß*plak!* abaikan, author mulai rada yadong. Harap ucapkan istighfar 3 kali).

“Horas bah!! Apa kabar kau, Bah!! Lama sekali kita tak jumpa. HAHAHAHA”  seru Jonghyun semangat sambil mengacungkan lengannya seperti seorang demonstran dan dengan logat bataknya yang kental walaupun sudah berbahasa Indonesia (mian, author ngga bisa bahasa batak. Author Cuma bisa bahasa sunda kalo bahasa daerah *curhat*). Key memaksakan senyumannya lalu menutup mukanya karena takut terkena muncratan hujan lokal dari orang didepannya. Jonghyun ini memang kalau bicara suka mengakibatkan hujan lokal dimana-mana. Tidak seperti anggota keluarga Jonghyun yang lain. Key merasa menyesal karena tadi begitu melihat Jonghyun datang, dia tidak langsung mengambil payung.

“Ngomong-ngomong, dimana suamimu Onew itu, hah? Kemarin aku dan dia sudah janjian untuk main badminton bersama lagi. Kami ini sedang demam badminton gara-gara seagames kemarin. HAHAHAHA!!” tanya Jonghyun dengan hujan lokal yang semakin menjadi-jadi. Key hanya diam tidak menjawab apa pertanyaan Jonghyun karena takut celah-celah tangannya terbuka dan hujan lokal itu mengenai wajahnya. Untung saja sekarang Key masih menutupi mukanya, sehingga hujan lokal itu hanya mengenai punggung tangannya. Key bersyukur memiliki tangan yang bisa menghindari muka cantiknya, kalau tidak nanti mukanya bisa gatal-gatal terkena hujan lokal yang dahsyat.

“Bah!!! Kau ini tidak sopan sekali hah?!! Aku ini bertanya, tapi kau tidak menjawab dan malah menutup muka. Bagaimana kau ini, bah!!” protes Jonghyun. Akhirnya Key membuka wajahnya dan mencoba menjawab.

“Bah, bah, bah, bah.. lo itu emang kemana-mana bawa air bah ya.. makanya gue tutup muka itu biar ga kena air bah dari lo.” Akhirnya Key mengaku. Lalu dia menutup muka lagi.

“Bah! Suami kau aja tidak protes dengan air bah ini. Sekarang yang penting dimana suamimu?” tanyanya lagi

“Dia dikebon belakang, lagi motongin rumput. Kesana aja”

“Okelah kalo begitu. Aku kesana. Terima kasih ya” Jonghyun langsung pergi ke kebun belakang rumah. Key langsung mencucui tangan bekas aiur liur Jonghyun dan bersyukur. Lalu dia mulai meratapi nasib lagi.

“Ya Allah.. kenapa hari ini lengkap banget penderitaanku? Aku tidak kuat Ya Allah!! Aku tidak kuat!! Huaaaa!!!” keluh Key. Tiba-tiba ada seseorang menepuk pundaknnya dari belakang. Ternyata muncul seorang ustadz yang sedang membawa tasbih ditangan kanannya. Ustadz itu bernama Eunhyuk (author juga ngga tau kenapa si Eunhyuk tiba-tiba muncul). Ustadz itu begitu terkenal dikampungnya.

“Astaghfirullahaladzim.. Jamaaaaaaaahh.. oh.. jamaaaaaaah.. Allah tidak akan memberi cobaan yang begitu berat jika hambanya itu tidak dapat melewatinya. Dan Allah begitu membenci jika hambanya itu berputus asa begitu saja. Oleh karena itu kita sebagai manusia hendaknya terus berjuang dan semangat dalam menghadapi cobaan hidup ini. Dalam menghadapi cobaan, ucapkan saja alhamduli… llah” Urai Eunhyuk sambil memutar-mutar lengannya (gaya ustadz Maulana)

“llahh..” Key menyaut kata alhamdulillah dari ustadz eunhyuk

“Alhamdulillah.. sudah mengerti ya?” tanya ustadz Eunhyuk. Key mengangguk.

“Kalau begitu ane pergi dulu. Assalamualaikum.” Ucap Eunhyuk sambil mengangkat kedua tangannya sambil memutar setengah badannya. Seperti gaya abang-abang di acara abang-none.

“Waalaikumsalam”

Lalu ustadz Eunhyuk pergi meninggalkan Key sambil terus bertasbih. Key merasa lebih lega karena mendapat siraman rohani dari ustadz Eunhyuk. Dia baru sadar kalau selama ini dia sering bolos pengajian ibu-ibu di masjid karena sibuk dengan urusan duniawi.

“Assallamualaikum!!!” terdengar suara banyak orang dari depan rumah.

“Waalakumsalam.. kaliaann?” Key takjub begitu melihat banyak orang tersenyum padanya. Diantaranya ada Onew, Taemin, Jonghyun, Minho, Siwon, dan Sooyoung. Mereka menghampiri Key sambil bernyanyi. Onew membawa sebuah kue tart. Key jadi terharu.

“Jagiyaaaa.. met ultah yaaa” seru Onew

“Eomma, met ultah. Semoga ngga pernah ngomel-ngomel lagi…” seru Taemin

“Wilujeng tepang tahun nyaa, bi. Hampura tadi baso teu acan dibayar. Da abdi teh sieun diamuk ku si bibi (ttb : selamat ulang tahun yaa, bi. Maaf tadi baso belum dibayar. Saya takut diamuk sama bibi)” ucap Minho.

“Bah!! Aku baru tau tadi kau ulang tahun. Pas aku ke kebon belakang, mereka-meraka ini sedang berkumpul. Jadi aku ikutan saja hahaha. Selamat ulang tahun!” ujar Jonghyun masih dengan air bahnya.

“Selamat ulang tahun yaa bu. Maaf tadi saya manas-manasin gara-gara gelang ini. Itu sebenernya akal bang Onew. Dia nyuruh saya supaya manas-manasin ibu. Hahaha” ucap Sooyoung.

“Haha.. iyaa” Key jadi kegirangan

“Selamat ulang tahun!! Sekarang tiup dulu dong lilinnya” sekarang giliran Siwon. Dan setelah make a wish, Key segera meniup lilin.

Tiba-tiba Onew, dan Jonghyun saling melirik mencurigakan. Dan akhirnya Onew mencabut lilin dan mereka menempelkan kue tart itu di muka Key yang sedang tersenyum bahagia.

“HAHAHAHAHAHAHA!!!” semuanya tertawa bahagia setelah melhat wajah Key yang kotor. Sedangkan Key langsung bête.

“Ayo hukum yang ulang tahun!!!haha” celetuk Onew. Dan Jonghyun, Onew, lalu siwon langsung menggotong tubuh Key dan menjeburkannya ke comberan terdekat.

“HAHAHAHAHAHAHAHA!!” mereka tertawa bahagia melihat Key diceburkan

“Kalian tega banget sih!! Mana kado dari kalian?” Key langsung berdiri dari comberan dan menagih kado pada semua yang datang itu. mereka langsung lirik-lirikkan. Senyum mereka tiba-tiba memudar.

“Maaf, kami lupa ngga beli kado. Gara-gara mikirin perayaan ini.” ucap Onew sambil menunduk

“KAMPREET! Udah ngga ngasih kado, kue tartnya di mubazirin, gue diceburin ke comberan pula. Huaaaa!! Awas ya kalian!!!” keluh Key sambil mengejar mereka dengan segala kotoran yang menempel di tubuhnya. Mereka pun berlari, tidak mau terkena kotoran dari tubuh Key. Hanya satu kata yang ada dipikiran Key saat ini yaitu ‘NASIB!’ .

The End

Mian kalo ffnya jelek. Ffnya garing *emang!*. Judulnya keliatan ngga menarik banget *bener!!*. Endingnya juga kurang memuaskan *iya banget!*. Author baru pertama bikin ff humor. Untung aja Cuma sekedar berpartisipasi disini, jadi Cuma ngeheboh-hebohin acara aja. Kalo author daftar jadi author tetap mungkin ga bakal kepilih, gara-gara ffnya ancur. Hahahaha. Disini author bukan mau mendiskriminasi suku dengan Minho jadi orang sunda, Jonghyun jadi orang batak. Disini author Cuma mau mengeksplor kekayaan suku yang dimiliki Indonesia *sok iyeh banget!* . Mian, kalo ada kata-kata yang kurang berkenan dihati kalian.

Jangan lupa kritik dan saran yaaa..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

43 thoughts on “{FF PARTY 2011} Nasib!”

    1. gomawo udah baca dan atas pujiannya juga padahal ini ff ancur banget, bikin juga buru2 ngejar deadline
      *nangis terharu sambil sujud syukur*

  1. Huahahahahahaha… ngakak! key galak banget, ontae oon! #plaak sumpret itu minong pake b.sunda huahahahaa… si kunyuk juga jadi ustad apa gak berbanding terbalik? wkwk… Yg ultah di ceburin ke comberan parah wakakakak….

  2. Wakakakakaka ngakak bgt sm Key-_-
    Sumpah ngakak bgt ngebayangin Key kl jd ibu-ibu pengajian, nutupin muka, wakakakakaka ngakak aduh sampe bikin perut melilit!
    Daebak thor!!!! 😀

  3. MUAHAHAHAHAH NGAKAK ABISSS!! Eta si minho, sundana mani kental kitu. Teu naha! Wkkwwkwkwkwk XDD pas bayangin mukanya ya, aku ngakak beneran. Itu minho ngomong sunda gitu, pasti lucu! XD
    jjong jd org batak, bah2an trus XDD
    onew kpn kayak siwon? Mungkin taun dpn *amin* #plak. Wkwkwkwkwk ngakak tiada henti dr awal nepi ka ahir. Wkwkwkwk.
    Taemin ama onew -o- perang semut o.O ginem tijem… nama macam apa itu?! #digetokauthor

    tukang basooo ohh baso! 8rb? Mahal amat yak? -o-” #plak

    itu hyuk tiba2 nongol XD
    good! Comedynya dapet! Keep writing unnie :3

    1. kamu juga urang sunda? asiikk ada temen lagi yang sesama sunda!!

      Kita doakan saja semoga mereka bisa berbahasa sunda dan batak. *amin*

      aminin aja yak.. sebenarnya doa ane diakhir tahun itu semoga Onew bisa se-sixpack Siwon.

      btw, gomawo ya.. udah susah payah baca ff ancur ini.. *terharu lagi*

  4. ahahahah ketawa kalo ngebayangin minho ngomong pke bhsa sunda,… kok aku ngebayangin si jonghyun gendut ya ??? kalo pke bhsa batak ??
    taemin.. taemin… balikin tuh duit onew.. wakakakkaka
    ahahah yooo authorr cerita yg lainnya ya …

    1. ngebayangin jjong gendut? pasti karena kamu kebanyakan liatnya orang bataknya yang gendut. Itu si Tetem ketularan ane, jadi mata duitan

      ane baru ngirim 2 judul ff ke wordpress ini. TMWY sama Nasib! nanti deh saya kerja keras banting tulang lagi kalo liburan mau ngirim cerita lagi..

      tunggu yaa

      Gomawo udah baca…

  5. makasih udah bacaaa^^
    sayangnya blog ane udah ngga aktif lagi. sampe lupa passwordnya juga. 😦
    adanya juga fb, mau? *yakin ga mau*

  6. Huahahhahaha ngakak pollll!!!
    Minho cocok yah jadi orang sundaaaa! Ahahahhah mantep sunda nya (y)
    Terus Jong!! Hahahah ngakak banget yg key bilang ‘bah bah. Emang lu bawa air bah mulu tiap ngomong!’ Lololololololol
    Dikirain gelangnya sooyoung itu kado onew buat key, ahhaah taunyaa -___-
    Lucu banget thoor! Daebak daebaaakk!

  7. ngakak guling guling xD
    onyu sama tetem ngadu semut? ya aloh daah madesu amat itu bapa sama anak –”
    terus ituu aku paling kocak pas bagian dialognya MINHO! BHAHAHAHAHAH
    berhubung aku ngerti bahasa sunda jadi kocak banget bayangin seorang minho nyarios sunda udah gitu nyebelin pula haha xD
    suksess thorrr~ BODOR PISAN LAAAH HAHAHAH XD

  8. ““Ya Allah!! Ambil aku sekarang! ambil aku sekarang! aku sudah tidak kuat menghadapi cobaan hidup ini!! Huaaaaaaa!!!!” teriak Key”
    Kalimat ini bikin aku ngahak terngahak-ngahak. Cocok banget Key dapet peran beginian. ᄏᄏᄏᄏ

    Nice FF Delfta nuna (?). Lanutan. Nggak garing kok. (^o^)b

    1. gomawo udah baca^^ . abisnya ini ff humor pertama yang ane buat jadi takutnya garing. ._.v
      ane yeoja.. bener kok Delfta nuna..

  9. Huahahaa!! XDD
    Ngakak lagi nih Thor! Lucu kok 😀
    Nggak nyangka itu Eunhyuk jadi ustad -__- Itu apa lagi kenapa Key diceburin ke comberan segala, haha

    Ah, aku suka deh Thor >w<
    Nice FF ^O^d

  10. Thoooor…. Tau ga aku baca ini lagi di mana? Di bank thor.. Di bank.. Aku ngakak sendiri di bank sampe diliatin orang”…. Sumpah ga nahan banget…. Waaaa daebak neomu neomu daebak….! waa kita sesama sunda.. Tapi sayangnya saya sunda gagal #plakk.. Ga bisa bahasa sunda xD maklum besar di jambi *author: apaa bangyet ini annyak pakey curcol segala…
    Cucok banget deh ceritanya..
    Keep writing.. HWAITING *dance” gaje

    1. waduuuhh di bank???! awas dilempar sekuriti keluar XD
      sama2 sunda?? aseeeekkk
      tapi naha atuh teu bisa, diajar atuh nyarios sunda nya.. ameh bisa lancar conversation sunda jeung abdi 😀 *apapula ini -_-*

      makasih yaaa… *dance iwak peyek*

  11. hahahaha sumpah thor bikin ngakak ini epep xD apalagi minho ngomongnya pake bahasa sunda, ditambah lagi si kunyuk*eh eunhyuk maksudnya#di tendang eunhyuk* yg jadi ustad, blm lagi bang onew ama taemin, apalagi jonghyun yg ngomongnya logat batak, udah gitu muncrat lagi hahaha koplak bgt. keep writing thor! 😀 daebakkk

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s