{FF PARTY 2011} Unforgettable Problem (2.2)

Title                             : Unforgettable problem (2.2)

Author                         : Shin Taera

Main Cast                    : SHINee Member

Support Cast               : Key’s parent, Key’s halmeoni

Length                         : Two shoot

Genre                          : Family

Rating                         : All age

Keterangan                  : Sekedar berpartisipasi

Unforgettable Problem (2.2)

Key berjalan lunglai menyusuri Sungai Han. Matahari sudah benar-benar tenggelam. Langit pun sudah menjadi gelap sama seperti pikirannya yang berubah gelap setelah mendengar perkataan appanya tadi. Hello…Hello…Handphone Key kembali bordering. Kali ini Jonghyun rupanya yang menelepon. Ia tidak menggubris telepon dari Jonghyun. Ia sedang tidak ingin diganggu sekarang. Ia pun mematikan handphonenya. Ia kembali duduk di pinggiran Sungai Han untuk me-refresh-kan pikirannya.

            “Lima detik lagi.” kata Key. BRUSH. Air mancur mengeluarkan airnya dari jembatan. Air mancur ini memang hanya keluar pada jam jam tertentu saja. Untuk pertamakalinya ia melihat air mancur ini sendirian dan rasanya sangat tidak enak. Dulu, ia pernah melihat air mancur ini bersama SHINee member yang lain. Saat itu, ia merasa sangat bebas. Rasanya ia tidak pernah sebebas itu.

            “Oppa, ini untukmu.” kata seorang anak kecil yang mendekati Key. Ia membawa setangkai bunga mawar. Rupanya sedang ada pawai. Para anak kecil ditugasi memberikan bunga mawar pada orang-orang di sekitar sini.

            Key menyamakan tingginya dengan anak itu. “Gomawo.” kata Key sambil mengelus rambut anak itu. Anak itu langsung lari menuju ke rombongannya. “Mawar.” kata Key dalam hati. Mawar adalah bunga yang digunakan SHINee untuk comeback dan goodbye performance dalam mini album Juliette mereka. Hal ini mengingatkan Key pada SHINee member. Tidak mungkin ia meninggalkan SHINee, boyband yang sudah membuat namanya dikenal di seluruh dunia dan SHINee member yang sudah menemaninya di saat susah dan senang.

            “Aku pulang.” kata Key begitu sampai di dorm. Raut wajahnya tidak menandakan bahwa sesuatu telah terjadi. “Waa. Kalian sedang belajar ya?” tanya Key. SHINee member yang lain memang sedang membantu Taemin menyelesaikan tugas sekolahnya.

            “YA! Dari mana saja kamu? Kita udah kelaperan nih.” kata Jonghyun yang kesal karena teleponnya tidak diangkat tadi.

            “Mianhae. Aku akan membuatkan makanan untuk kalian.” kata Key. “Kalian mau makan apa?” tawar Key

            “Sphagetty.” kata Taemin. Key langsung merebus air untuk sphagetty nya. KLONTANG. KLONTANG. Tanpa sengaja ia menyenggol panci berisi air yang mulai panas itu. Alhasil, airnya tumpah kemana-mana.

            “YA! Wae geurae?” tanya Onew mengecek

            “Aniyo. Aku menyenggol pancinya.” kata Key sambil meniup sikunya yang kepanasan.

            “Sepertinya kamu butuh istirahat. Kamu tidur duluan aja. Biar Jonghyun dan Minho yang membereskan.” kata Onew

            “Nareul wae?” tanya Minho merasa tidak adil.

            “Aku kan harus bantuin Taemin ngerjain PR.” kata Onew sambil cengengesan. Key meninggalkan dapur menuju kamar. Di dalam kamar ia tidak bisa tidur. Matanya sangat sulit untuk dipejamkan. Pikirannya terus tertuju pada perkataan appanya tadi. Ia tidak mungkin menceritakan hal ini pada member yang lain.

Semuanya pasti akan marah padaku.” kata Key dalam hati.

∞∞∞

            Jonghyun terlihat serius menggunakan berbagai macam alat gym. Sejak album Lucifer, ia dan Minho menjadi lebih sering ke tempat gym untuk membentuk tubuhnya. Kali ini ia tidak datang bersama Minho karena Minho sedang syuting Dream Team. Satu persatu alat fitness ia gunakan. Mulai dari lari treatmil sampai angkat barbell. Saat beristirahat di kantin, ia bertemu dengan pemilik agency music yang tidak kalah besar dari SM Entertainment. Ia bernama Park Hyosin. Awalnya Jonghyun hanya ingin menyapa orang itu. Tapi pembicaraan semakin mengarah ke hal serius.

            “Jonghyun ssi, saya punya penawaran bagus untuk Anda.” kata Park Hyosin

            “Apa itu seonsaengnim?” tanya Jonghyun penasaran

            “Bagaimana kalau Anda bergabung dengan agency kami?” kata Park Hyomin sambil mengepulkan asap rokoknya. “Kami bisa memberikan lebih daripada agency Anda sekarang.” katanya yakin. Jonghyun terlihat kaget dengan penawaran yang diberikan.

            “Maksud Anda, Anda menginginkan saya bergabung dengan agency Anda dan meninggalkan SM Entertainment?” tanya Jonghyun memperjelas. “Meninggalkan SHINee?” kata Jonghyun dalam hati

            “Tentu saja.” jawabnya yakin. “Anda bisa mengembangkan bakat Anda sebagai seorang penyanyi, pencipta lagu, atau bahkan composser.” Park Hyomin meninggalkan tempat setelah memberi Jonghyun kartu namanya. Ia memberi Jonghyun waktu untuk memikirkan penawarannya ini.

            Jonghyun terduduk lemas mendengar penawaran Park Hyomin seonsaengnim. Sebenarnya ia sangat ingin menerima tawaran ini. Tapi ia tidak boleh egois. “Bagaimana dengan SHINee kalau aku pergi?” kata Jonghyun dalam hati.

            Keesokkan harinya menjadi hari bebas bagi SHINee. Hari ini mereka tidak mempunyai schedule apapun. Pihak SM Entertainment sengaja memberi mereka waktu libur setelah bekerja tanpa henti selama masa promosi Hello. Tentu saja mereka tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Dan sekarang mereka sedang ribut memikirkan tempat liburan mereka.

            “Hyung, kita pergi kemana hari ini?” tanya Taemin yang sepertinya sudah tidak sabar untuk berlibur

            “Kemana ya?” tanya Onew balik

            “Kita main bola aja.” tawar Minho

            “Aniya. Aniya. Masak kita mau main bola sih waktu liburan.” complaint Onew. “Kalian ada saran nggak?” tanya Onew pada Key dan Jonghyun yang sedang melamun. Mereka tengah tenggelam dalam pikirannya masing-masing. Key sedang memikirkan kata-kata appanya yang memintanya untuk meneruskan perusahaan. Sedangkan Jonghyun memikirkan tawaran dari Park Hyomin seonsaengnim. Belum ada satu pun SHINee member yang mengetahui hal ini.

            “Ne?” kata mereka bersamaan. Mereka pun saling berpandangan.

            “Kalian ada usul nggak buat liburan kita kali ini?” tanya Onew sekali lagi

            “Kemana ya?” kata Jonghyun. “Ke Pulau Jeju aja.” saran Jonghyun

            “Itu terlalu jauh. Yang deket-deket aja.” kata Onew menyanggah

            “Kita ke Namsan Tower aja.” saran Taemin. “Aku belum pernah kesana.”

            “Joha.” kata Key menyetujui. Akhirnya, sesuai saran Taemin, mereka memutuskan untuk pergi ke Namsan Tower. Sebuah menara yang sering digunakan untuk syuting drama dan MV.

            Karena ini baru pertama kali mereka kesana, mereka terlihat bingung bagaimana caranya naik ke puncak menara.

            “Hyung, gimana caranya naik kesana?” tanya Taemin

            “Molla. Kita ikutin aja orang-orang.” kata Key. Ternyata sebelum mencapai puncak, mereka harus menaiki cable car terlebih dahulu.

            “Ige mwoya?” keluh Key. Key memang sangat takut dengan ketinggian. Ia sempat mau melarikan diri saat mengetahui tinggi cable car ini. Namun, usahanya gagal karena Minho sudah keburu menarik lengannya masuk ke cable car.

            “Waah..pemandangannya bagus banget.” kata Taemin kegirangan. Sementara yang lain menikmati pemandangan, Key terlihat diam membeku. Ia memejamkan matanya tidak berani melihat. “Hyung, wae geurae? Coba buka matamu. Pemandangannya bagus banget lho.” kata Taemin

            “Kamu nggak usah liat kebawah. Liat aja pemandangannya.” kata Minho. Key menuruti kata-kata Minho. Perlahan ia membuka matanya. Dan seperti kata Taemin, pemandangannya memang sangat indah. Lampu-lampu kota Seoul memantul indah. Semua benda terlihat kecil dari sini. Sekitar sepuluh menit mereka menaiki cable car ini. Dan ternyata mereka belum sampai puncak. Mereka masih harus menaiki tangga terlebih dahulu.

            “Aigoo, my life.” kata Key sambil memijat kakinya yang pegal. “Taemina, kenapa nggak bilang kalo kita masih harus naik tangga?” keluh Key kesal

            “Mianhae, aku kan juga belum pernah kesini.” kata Taemin membela diri. Jonghyun menarik lengan Key sebelum Key sempat duduk untuk beristirahat. Ia sudah tidak sabar untuk sampai ke puncak. Setelah menaiki ratusan anak tangga, akhirnya mereka sampai juga di puncak Namsan Tower. Ternyata ada legenda tersendiri tentang puncak Namsan Tower ini. Disini kita bisa menulis janji diatas gembok, mengikatkannya satu sama lain dipagar pembatas lalu membuang kuncinya. Apabila gembok itu bisa terbuka, berarti kita sudah melanggar janji itu.

            “Hyung, ayo kita juga ikut menulis janji.” ajak Taemin. Inilah alasan sebenarnya Taemin ingin sekali pergi ke Namsan Tower. Teman-temannya sudah banyak yang melakukan ini.

            “Geurae. Karena Taemin sangat ingin melakukan ini.” kata Jonghyun. Mereka lalu menulis janji mereka masing-masing.

            “Kalau kita menggabungkan kelima gembok ini menjadi satu, pasti akan lebih berarti.” kata Key sambil menggabungkan gembok-gembok itu. “Kita baca satu persatu ya. ‘SHINee jjang’, ‘SHINee fighting’, ‘SHINee is a contemporary band’, ‘SHINee saranghamnida’, ‘SHINee daebak’. Lalu Key memasang gabungan gembok itu dipagar pembatas.

Diatas sini juga sudah disiapkan beberapa teropong yang bisa digunakan untuk melihat kota Seoul.

“Waah, daebak.” kata Jonghyun sambil melihat kota Seoul dari teropong

“Coba aku lihat.” kata Onew yang ikut penasaran. Namun, Onew tidak bisa melihat apaun dari teropong itu. “YA ! Kamu belum masukin coinnya ya.” kata Onew kesal. Jonghyun sedang mengerjainya rupanya. Untuk melihat kota Seoul lewat teopong, pengunjung memang harus memasukkan coin terlebih dahulu. Setelah itu, mereka berfoto ria. Sudah banyak foto yang mereka hasilkan hari ini. “Ayo kita foto lagi.” kata Key sambil menggoyang-goyangkan kamera polaroidnya.

            “Kita kan udah foto terus daritadi. Emang buat apa sih fotonya?” tanya Minho

            “Buat kenang-kenangan aja.” jawab Key gugup. “Sebenarnya aku hanya takut kebersamaan ini tidak akan bertahan lama.” kata Key dalam hati.

            “Kebersamaan ini nggak mungkin aku lepasin. Aku nggak bisa semudah itu melupakan SHINee dan SHINee member. Mereka adalah keluarga baruku.” kata Jonghyun dalam hati sambil menyaksikan tingkah polah SHINee member yang lain. “Baiklah. Sudah kuputuskan.”

            Jonghyun menunggu Park Hyomin, pemilik salah satu agency besar di Korea di sebuah café. Ia berniat membicarakan penawaran yang Park Hyomin berikan padanya. Jonghyun mengedarkan pandangannya ke sudut café mencari meja yang kosong. Pilihannya jatuh pada meja yang ada di sudut ruangan. Belum lama Jonghyun menunggu, sosok Park Hyomin datang menghampirinya.

            “Annyeonghaseyo seonsaengnim.” sapa Jonghyun. Park Hyomin membalas salam Jonghyun dengan senyum hangatnya.

            “Bagaimana Jonghyun ssi, apa Anda sudah memikirkan penawaran saya?” tanya Park Hyomin to the point

            “Ne~ saya sudah memikirkannya. Saya memutuskan untuk tidak menerima penawaran Anda.” tolak Jonghyun sehalus mungkin.

            “Wae? Apakah penawaran saya sama sekali tidak menarik minat Anda? Kalau Anda mau, saya bisa memberikan apapun yang Anda mau.” kata Park Hyomin yang masih keukeuh menginginkan Jonghyun bergabung di agency nya.

            “Aniyo seonsaengnim.” jawab Jonghyun langsung. “Saya sudah memikirkannya berulang-ulang dan keputusan saya tetap sama.” Park Hyomin sudah tidak bisa lagi membantah keputusan Jonghyun.

            “Baiklah kalau begitu. Semoga Anda sukses dengan SHINee.” kata Park Hyomin lagi-lagi dengan senyum hangatnya.

∞∞∞

            Key duduk termenung di depan computer. Tatapan matanya mengarah pada layar computer yang sedang memainkan Lucifer MV tapi pikirannya melayang entah kemana. Ia juga tidak mendengar kalau dari tadi Onew memanggilnya. Kalau saja Onew tidak menepuk pundaknya, mungkin Onew sudah kesal karena dicuekin oleh dongsaengnya sendiri.

            “Kamu ini kenapa sih? Belakangan ini ngelamun terus.” tanya Onew penasaran. Sebagai orang yang paling tua di SHINee, Onew ingin sekali membantu dongsaeng-dongsaengnya kalau sedang ada masalah.

            “Ehm..hyung bisa kita bicara?” tanya Key takut-takut

            “Geureom.” jawab Onew langsung. Dari ruang computer mereka berpindah ke ruang TV. Disana sudah ada Minho yang sedang bersantai. Saat ini di dorm hanya ada mereka bertiga. Jonghyun sedang pergi dan Taemin masih di sekolah.

            “Hyung, aku…ingin meneruskan perusahaan keluargaku.” kata Key

            “MWO??” teriak Onew dan Minho bersamaan. Mereka tidak bisa mempercayai pernyataan Key barusan.

            “Maksudmu..kamu mau keluar dari SHINee?” tanya Onew. Key tidak menjawab. Ia hanya menundukkan kepalanya dalam.

            “Aku pulang.” teriak Jonghyun dari arah depan. “Waah, sedang kumpul rupanya.” Senyum lebar mengembang di wajah Jonghyun. “Kalian kenapa? Kok kaget gitu.” tanya Jonghyun penasaran. Onew pun menceritakan pernyataan Key tadi pada Jonghyun. Dan seperti yang sudah diduga, Jonghyun juga sama kagetnya dengan yang lain.

            “Key ya, neo neun ara?” tanya Jonghyun sedikit emosi. “Dua hari lalu aku ditawari Park Hyomin seonsaengnim untuk bergabung dengan agency nya dan baru saja aku menolak penawaran itu.” Akhirnya Jonghyun menceritakan hal ini juga pada member yang lain. “Aku menolak penawaran itu cuma untuk SHINee. Dan sekarang..kamu malah mau ninggalin SHINee gitu aja.” Emosi Jonghyun sudah tidak bisa ditahan.

            “Hyung, tenanglah.” kata Minho berusaha menenangkan Jonghyun

            “Aku tidak bisa menolak permintaan appa ku.” kata Key membela diri. “Aku juga nggak mau ninggalin SHINee gini aja.” Kali ini giliran Key yang terlihat emosi. Suasana menjadi tenang untuk sementara. Jonghyun meminum segelas air untuk menenangkan hatinya, Onew mondar-mandir mencari solusi, Minho juga sedang memikirkan pemecahan masalah ini, sedangkan Key hanya bisa diam. “Aku akan bicara dengan appa sekali lagi. Mungkin ia mau mengubah pikirannya.” kata Key memecah keheningan.

            “Geurae.” kata Onew. “Oya, jangan kasih tahu masalah ini sama Taemin dulu. Dia sedang ujian. Nanti malah konsentrasinya bercabang.” saran Onew.

            “Aku pulang.” kata Taemin ceria. Tidak ada yang menyahut. Padahal semuanya sedang berkumpul di ruang TV. “Wae?” tanya Taemin

            “Taemina, eonje wa?” tanya Minho. Pikiran mereka berempat memang sedang tidak focus sekarang.

            “Baru aja.” jawabnya. “Hyung, wae geurae?”

            “Gwaenchana. Keokjeongma.” jawab Minho

            Malamnya, saat semua member sudah tetidur pulas. Onew membangunkan Minho yang sepertinya juga tidak bisa tidur sama sepertinya. Ia mengajaknya ke ruang TV untuk membicarakan masalah tadi siang. Sementara itu, Taemin terbangun mendengar suara ribut dari ruang TV. Ia berniat mengeceknya sebelum ia mendengarkan pembicaraan Onew dan Minho dalam kegelapan.

            “Hyung, kita harus gimana?” tanya Minho

            “Nado molla. Kita nggak bisa berbuat apa-apa kalau Key memang mau keluar dari SHINee.” jawab Onew

            “MWO?? Key hyung mau keluar dari SHINee?” kata Taemin yang sudah keluar dari persembunyiannya. “Hyung, apa maksudnya ini?”

            “Taemina?” Onew dan Minho tidak bisa berkutik

            “Kenapa aku nggak tahu masalah ini?” Taemin beranjak dari tempatnya sebelum Onew dan Minho sempat menjawab pertanyaannya. “Hyung, ireona. Hyung !!” kata Taemin sambil menggoyang-goyangkan tubuh Key. Jonghyun pun ikut terbangun karena keributan ini. “Hyung, apa bener kamu mau keluar dari SHINee?” tanya Taemin. Key hanya bisa menunduk. Onew berusaha menjelaskan semuanya pada Taemin.

∞∞∞

            Suasana pagi yang biasanya hangat, hari ini berubah menjadi dingin. Tidak ada dari mereka berlima yang saling bertegur sapa. Terutama Jonghyun dan Key. Mereka terlihat seperti musuh.

            “Kita nggak bisa kayak gini terus.” kata Key dalam hati. “Ini masalahku. Aku harus menyelesaikan semuanya sendiri.

            Key memasuki sebuah gedung bertingkat yang sangat mewah. Gedung itu didominasi oleh dinding kaca yang membuatnya semakin terlihat luas. Key memasuki gedung itu tanpa ragu sedikitpun. Semua karyawan disana memberi hormat padanya. Sebenarnya ia risih mendapat perlakuan ini. Akan lain ceritanya jika perusahaan ini miliknya sendiri.

            “Appa.” sapa Key mengagetkan

            “Kibuma, tumben kamu kesini. Ada apa?” tanya appa seraya memeluk anak semata wayangnya ini.

            “Aku mau bicara.” jawab Key. “Tentang pembicaraan kita waktu itu.” lanjutnya

            “Apa kamu sudah membuat keputusan?” tanya appa

            “Ne~ aku nggak bisa melanjutkan perusahaan appa.” jawab Key

            “Wae?” tanya appa

            “Appa, appa tau kan aku bercita-cita menjadi seorang penyanyi. Sekarang aku sudah meraih semua itu. Aku nggak bisa melepaskannya semudah itu.” jawab Key. Key berusaha menjelaskan maksudnya pada appa perlahan.

            “Appa sudah mengerti maksudmu.” kata appa. “Appa tidak akan memaksamu lagi untuk meneruskan perusahaan ini.” lanjutnya

            “Jeongmalyo appa? Kamsahamnida.” Key berlari kearah appanya dan memeluknya erat.

            Key meninggalkan ruangan appanya dengan perasaan lega. Ia sangat berterima kasih pada appanya karena mau mengerti kemauannya. Key bergegas menuju tempat latihan SHINee. Tempat latihan ini berada di gedung SM Entertainment. Ia sudah tidak sabar menceritakan kabar gembira ini pada yang lain.

            “Yaedera, aku punya kabar gembira nih.” teriak Key kegirangan

            “Kabar apa hyung?” Hanya Taemin yang merespon.

            “Aku..tidak akan meninggalkan SHINee.” kata Key. “Aku sudah bilang ke appa kalau aku tidak bisa meninggalkan SHINee dan untungnya appa bisa mengerti itu.” lanjutnya. Senyum terus mengembang di wajahnya.

            “Jeongmal?” kata Jonghyun tidak percaya. SHINee member berhamburan kearah Key dan memeluknya. Sejak saat itu, mereka belajar bahwa tidak ada sesuatu apapun yang bisa memisahkan mereka atau dengan kata lain membubarkan SHINee.

The End

            Makasih udah posting ya admin…makasih juga buat reader yang udah mau baca…jangan lupa comment yaa

carak �!eu`a �` penting pada Key sebagai sesama namja.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

12 thoughts on “{FF PARTY 2011} Unforgettable Problem (2.2)”

  1. waahhh akhirnya.. masalahnya terselesaikan ya…
    daebak . …
    sy kagum pokoknya dgn pershbtn n kekeluargaan d antara member SHINee
    semoga brthn selamanya… amin
    SHINee daebak.. author jjang

  2. Tau gak, ini ff banget.. aku hampir nangis. gak bisa ngebayangin kalo SHINee pecah. GAK! pokoknya sampai kapanpun shinee tetep berlima!
    Daebak buat author!!
    Anw, scene yang di tower itu ngingetin yunhanam hehe..

    Buat admin, numpang promosi blh? kkk~
    kunjungi ya blogku –> shineelectricheart.wordpress.com ^^

  3. setuju sama choi jinhya, hampir nangis gara2 terharu
    rasa kekeluargaan dan persahabatannya terasa banget

    dan juga kirain konfliknya tentang key doang rupanya jonghyun juga dapaet knflik yang sama

    pokoknya DAEBAK

  4. 😥 sedih bayangin shinee pecah belah (?) andwaeeee! Shinee selamanya berlima, gada member baru dan gada perpecahan! Cukup berlima!! Shinee jjang, we love youuu!

    Autthooor, ffnya mengharukan 😥 daebak!

  5. waah, akhirnya key ga jdi kluar dr shinee..
    FFnya daebak bgt, bca ni jd tau gmna kdekatan mreka, so sweet bgt laah pkoknya.
    gud job, author^^

  6. huwaaa ayo shinee !!!
    keren ceritanya, huwaa akhirnya key ngak jadi keluar… ^^
    klo shinee pecah belah, ngak mau ngebayangin, shinee tetap 5 sinar dalam satu bintang !!!
    terharu bacanya… good job thor ^^

  7. Hwaaahh happy ending alhamdulillaaaah hihihi
    Udah deg-degan aja waktu key bilang mau nerusin perusahaan. Yaampuun kalo dikehidupan nyata kayak gitu……. X_X
    Tapi untuung aja appa nya gak maksa lagi yaaayyy
    Shinee harus selalu bersatuuuu! Kyakyaaa kk

Leave a Reply to rillataemshawol Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s