Nappeun Nampyeon

Title                : Nappeun Nampyeon

Author           : JonghyunsAddict aka Adinda

Main Cast     : Kim Jonghyun & Song Chayeon

Support Cast: Lee Hyukjae as Eunhyuk

Length           : Oneshot

Genre            : Romance, Life, PG-15

Rating            : General

Summary      : –

A.N                 : I’m back! *gak ada yang nanya huu* Balik lagi dengan FF romance ala saya dan Jonghyun /plak XD enjoy ya! Don’t forget to comment yeppeo & meotjyeo saramdeul! Hihi~

 

******

Chayeon melangkah masuk kedalam rumahnya dengan mata samar-samar. Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi dan ia baru pulang kerumah. Aroma mulutnya yang sudah berbau soju dan juga langkahnya yang sudah sempoyongan membuatnya hampir pingsan. Ia membuka pintu kamarnya dan langsung melempar dirinya ke kasur.

“Hmmm…” Gumam Chayeon tidak jelas. Yang ia tahu sekarang ia benar-benar lelah.

“Darimana saja kau?” Tiba-tiba suara tegas seorang namja terdengar. Ya, suara yang sudah tidak asing bagi Chayeon.

“Jawab, Mrs.Kim.” Lelaki itu belum menampakan wujudnya karena lampu kamar belum dinyalakan. Tiba-tiba saja lampu kamar tersebut sudah menyala dan otomatis Chayeon bangkit dari tidurnya dan langsung terduduk. Chayeon melihat samar-samar sosok namja berpakaian hitam dengan rambut hitamnya sudah berdiri didepanya.

“Jonghyun?” Tanya Chayeon polos sambil menggosok kedua matanya. Jonghyun, yang tidak lain dan tidak bukan adalah suami sah dari Chayeon. Jonghyun lalu menarik kursi dan duduk membelakangi Chayeon.

“Jonghyun ah…” Panggil Chayeon lemas sambil menendang kursi bagian belakang Jonghyun. Jonghyun masih diam, tidak bergeming.

“Jonghyun ah…” Chayeon terus menendang-nendang kursi Jonghyun dengan kakinya.

“Ya…tadi kau menyuruhku untuk berbicara, tapi sekarang kau malah diam. Huh.” Chayeon hanya bisa mendengus kesal lalu kembali merebahkan tubuhnya dikasur. Jonghyun mengambil nafas panjang lalu memutar kursinya kearah Chayeon.

“Kau tahu jam berapa ini, Mrs.Kim?” Tanya Jonghyun dingin.

“Ssssh…kau ini ribut sekali sih! Molla! Aku lelah! Husssh.” Usir Chayeon tanpa melihat kearah Jonghyun. Chayeon menendang Jonghyun–mengusirnya–namun dengan sigap Jonghyun langsung mendekap kedua kaki Chayeon. Chayeon yang sudah tidak memiki tenaga hanya bisa diam dan mengacuhkan Jonghyun.

“Ini jam 2 pagi dan kau baru pulang. Kau berbau soju dan aku tidak suka itu. Kau itu seorang wanita, untuk apa pulang pagi seperti ini? Dan terutama kau ini istriku dan aku suamimu, aku berhak untuk marah jika kau selalu pulang pagi akhir-akhir ini. Kau terlihat seperti pelacur, tahu?” Chayeon mendengar jelas setiap kata yang keluar dari mulut Jonghyun. Chayeon menarik kuat kakinya lalu mengambil nafas panjang.

“Kha.” Kata Chayeon datar.

“Ya! Jawab! Kenapa kau selalu pulang pagi akhir-akhir ini?!” Jawab Jonghyun tidak terima.

“Kha.” Jawab Chayeon dengan suara yang masih datar. Ia tidak menyangka, suaminya sendiri, laki-laki yang paling ia cintai, telah menyebut dirinya sebagai seorang pelacur.

“Aku belum sele-“

“Kha!” Bentak Chayeon singkat. Chayeon tidak ingin menatap Jonghyun dan ia masih memejamkan matanya. Dengan itupun Jonghyun mengambil nafas panjang dan berjalan mendekat kearah Chayeon. Jonghyun berniat untuk membelai wajah Chayeon namun dengan cepat Chayeon menepis tangan Jonghyun. Terlihat guratan penyelasan dan kesedihan dimata Jonghyun. Lagi lagi ia menarik nafas panjang.

“Mianhae, yeobo.” Kata Jonghyun penuh dengan penyesalan.

“Neomuhajima. Kha.” Balas Chayeon dingin dan langsung membalikan badan, membelakangi Jonghyun. Jonghyun pun bangkit dan berjalan keluar. Sebelum menutup pintu Jonghyun menatap Chayeon dalam.

“Jaljayo, yeobo.” Dengan itupun Jonghyun menutup pintu kamar dan memutuskan untuk tidur di sofa.

Setelah Jonghyun keluar, Chayeon bangkit dari tidurnya dan berjalan kekamar mandi. Ia menyalakan shower dengan air hangat dan membasahi seluruh tubuhnya. Ia hanya bisa menarik nafas panjang sambil memikirkan ucapan Jonghyun tadi. Bisa-bisanya seorang suami, tepatnya seorang namja yang sangat amat ia cintai, mengatakan bahwa dirinya adalah pelacur.

“Pabo.” Gumam Chayeon disela-sela lamunanya. Setelah selesai mandi, Chayeon langsung merebahkan tubuhnya di kasur dan tidur dengan pulasnya.

*****

Jonghyun membuka kedua matanya perlahan. Sinar matahari pagi yang terik membangunkanya. Ia lalu duduk sambil menggosok kedua matanya. Badanya terasa sangat remuk karena semalaman ia tidur di sofa. Setelah selesai mengumpulkan nyawanya, Jonghyun berjalan kearah kamar Chayeon–kamar Jonghyun juga, kamar mereka berdua–Ketika Jonghyun ingin membuka pintu kamar tersebut, sesorang sudah membukanya duluan lebih awal. Orang itu adalah Chayeon. Secara tidak sengaja Chayeon menabrak Jonghyun. Tanpa berkata apapun ataupun melirik kearah Jonghyun, Chayeon langsung berjalan kearah dapur. Jonghyun yang masih merasa bersalah pun mengikuti Chayeon ke dapur. Jonghyun duduk di kursi bar mereka sambil memandangi Chayeon yang sedang sibuk membuat sarapan. Chayeon sadar akan kehadiran Jonghyun, namun ia tetap mengacuhkanya.

“Good morning, yeobo.” Sapa Jonghyun canggung sambil menggaruk-garuk kepalanya.

“Morning.” Jawab Chayeon dingin dan datar. Jonghyun memutar otaknya, merangkai kata-kata.

“No morning kiss?” Kata Jonghyun sedikit pelan. Chayeon terdiam dan menatap kearah Jonghyun sesaat, namun dengan cepat ia kembali menyibukan dirinya.

“Yeobo…” Panggil Jonghyun dengan nada bersalah.

“Kau mau sarapan apa?” Balas Chayeon dingin, mengalihkan topik.

“Apa saja. Chayeon ah…” Panggil Jonghyun lagi.

“Yeobo ah…” Jonghyun tetap tidak menyerah.

“Yeobo…” Panggilnya lagi.

“Yeo-“

“Ini ramenmu.” Chayeon menaruh sepanci ramen panas (biasanya orang Korea kalau makan mie langsung dipancinya, katanya biar angetnya gak ilang) didepan Jonghyun dan langsung pergi meninggalkanya sendirian di dapur.

Jonghyun hanya bisa menarik nafas panjang. Ia benar-benar merasa bersalah sekarang. Jonghyun tahu benar sifat Chayeon, kata maaf darinya juga tidak akan cukup untuk meluluhkan hati Chayeon.

******

Chayeon sibuk mengerjakan semua deadline-nya. Biarpun ini adalah hari Minggu, namun ia tetap bekerja. Ia berkutat dengan macbook air, iPad dan juga iPhone-nya. Client Chayeon benar-benar banyak. Ia dipercaya untuk mengerjakan berpuluh-puluh proyek dari kantornya. Chayeon bekerja disalah satu perusahaan interior ternama dan itu membuatnya benar-benar stress dan lelah. Walaupun lelah, Chayeon sangat mencintai pekerjaanya.

Drrt drrt drrt

iPhone Chayeon bergetar. Tanda bahwa ada sesorang yang menghubunginya. Chayeon melepas kacamatanya dan meraih iPhone-nya.

“Yoboseyo?” Tanya Chayeon ramah.

“Noona, bisa kau kerumahku sekarang? Aku benar-benar membutuhkanmu. Para pekerjaku membuat kesalahan berulang kali tanpa kau disini.” Chayeon terkekeh geli mendengar keluhan clientnya yang satu ini–lebih tepatnya, seorang pria yang sudah ia anggap sebagai dongsaengnya sendiri, Lee Hyuk Jae–

“Ah! Eunhyukkie! Ne. Aku berangkat sekarang juga.”

“Gomawoyo, Noona ah!”

Dengan itupun Chayeon membereskan semua barang-barangnya dan keluar dari ruang kerja. Dilihatnya Jonghyun yang sedang asik menulis lirik lagu di ruang tengah. Sesuatu yang aneh menjulur didada Chayeon ketika melihat Jonghyun dengan kacamata bacanya, sweater abu-abunya dan juga piama yang masih ia pakai. Chayeon langsung menggelengkan kepalanya dan mengambil tas kerjanya. Ia menguncir rambutnya dan mengoleskan sedikit lipgloss di bibirnya. Chayeon pun langsung turun ke garasi dan menyalakan mesin mobilnya. Jonghyun yang daritadi sibuk berkutat dengan lirik lagu langsung tersadar ketika mendengar suara mobil. Jonghyun pun bergegas turun ke garasi dan ia melihat Chayeon yang sudah siap untuk pergi.

“Ya! Eoddiga?!” Bentak Jonghyun dari luar sambil menahan Chayeon. Chayeon pun membuka kaca pintu mobilnya sedikit.

“Bukan urusanmu.” Jawab Chayeon datar lalu pergi meninggalkan Jonghyun. Lagi lagi Jonghyun hanya bisa menarik nafas panjang dan kembali merasa bersalah.

*****

Jonghyun melempar tubuhnya ke sofa. Ia telah selesai memasak makanan kesukaan Chayeon sebagai permintaan maafnya. Daritadi Jonghyun menghubungi Chayeon namun ia tidak mengangkatnya, kebiasaan Chayeon dari dulu.

Drrt drrt drrt

iPhone Jonghyun bergetar. Dilihatnya dan ternyata ada 1 pesan masuk dari Chayeon.

Ne, aku pulang sekarang.
16:23 PM

Jonghyun pun tersenyum lalu kembali ke pekerjaanya sambil menunggu Chayeon.

*****

Jonghyun merentangkan kedua tanganya di udara, melepas kacamata bacanya dan menyederkan tubuhnya di sofa. Ia melirik kearah jam dinding yang sudah menunjukan pukul 16:45 PM. Chayeon bilang ia akan pulang sebentar lagi, namun daritadi tidak ada tanda-tanda kehadiran Chayeon sama sekali. Apa ia masih marah? Batin Jonghyun dalam hati.

“Hahahaha ne, gomawoyo!” Tiba-tiba Jonghyun mendengar suara Chayeon yang sedang tertawa geli dari luar. Otomatis, Jonghyun langsung melirik kearah sumber suara.

Krek

Deg! Itu Chayeon. Ia sedang asik tertawa dengan Eunhyuk sambil membawa banyak belanjaan ditangan mereka. Jonghyun hanya bisa terdiam ditempat.

“Yo, hyung! Wassup?!” Sahut Eunhyuk tiba-tiba sambil menghampiri Jonghyun untuk melakukan hi-five. Namun Jonghyun masih diam dan tidak membalas hi-five dari Eunhyuk.

“Yeobo ya! Kita makan besar malam ini.” Tiba-tiba Chayeon datang dan langsung mengecup pipi Jonghyun. Jonghyun pun semakin membeku. Kejadian ini benar-benar aneh untuknya. Tadi pagi Chayeon begitu dingin padanya, sekarang ia kembali bersikap normal dan malah terlihat sangat senang. Tapi, tapi kenapa ia membawa Eunhyuk? Semua itu terus berputar di otak Jonghyun.

Karena bingung melihat reaksi Jonghyun yang hanya diam, Chayeon dan Eunhyuk bertukar pandang, tentunya dengan tatapan yang tidak kalah bingungnya.

“Noona, wae?” Tanya Eunhyuk polos. Chayeon hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengajak Eunhyuk ke ruang makan. Setelah meletakkan seluruh belanjaan mereka, Chayeon menggulung kemejanya dan mempersiapkan semuanya. Sedangkan Eunhyuk hanya duduk manis sambil membuka satu persatu belanjaan yang tadi mereka beli bersama.

@ Living room

Setelah sadar, Jonghyun pun segera bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamar. Ia melewati dapur dan tiba-tiba saja Chayeon memanggilnya.

“Yeobo ah! Kemari. Kita makan bersama.” Ajak Chayeon sambil tersenyum manis pada Jonghyun. Jonghyun hanya bisa terdiam dan memandang kearah Chayeon dan Eunhyuk.

“Hmm…aku tidak lapar. Kalian makan berdua saja.” Jawab Jonghyun sedikit canggung dan langsung masuk ke kamarnya. Chayeon dan Eunhyuk pun masing-masing kembali memberi tatapan bingung.

@ Bedroom

Setelah mengunci pintu kamar, Jonghyun langsung duduk termenung di sofa. Ia benar-benar marah, bingung, cemburu, semua jadi satu. Tidak biasanya ia cemburu pada Chayeon, namun Eunhyuk benar-benar bisa membuatnya panas. Walaupun Jonghyun tahu bahwa Eunhyuk adalah teman lama–dongsaeng Chayeon di SMA–dan masih berteman dekat–benar benar dekat–sampai sekarang. Eunhyuk benar-benar bisa membuat Jonghyun cemburu besar. Kedekatan Chayeon dan Eunhyuk benar-benar tidak bisa dikatakan wajar lagi oleh Jonghyun. Mereka…mereka terlalu dekat! Jonghyun bangkit dari sofa dan mengacak rambutnya kasar.

“Argh! Lee Hyuk Jae!” Kata Jonghyun geram.

Tok tok tok

Tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu kamar. Jonghyun hanya bisa menoleh tanpa ingin membukanya.

“Yeobo ah! Makananya sudah jadi.” Itu suara Chayeon. Jonghyun pun tersenyum. Ia tahu benar warna suara Chayeon ketika ia sedang senang. Jonghyun juga tau dari suaranya bahwa Chayeon sudah tidak marah lagi padanya.

“Eung…kau makan saja berdua. Aku tidak lapar.” Jawab Jonghyun berpura-pura dingin.

“Kenapa kau kunci pintunya? Ppaliwa! Aku tidak akan makan tanpamu.” Balas Chayeon manja. Jonghyun pun kembali tersenyum lagi.

“Ani. Kau makan saja.” Balas Jonghyun tetap dingin.

“Baiklah. Jika kau masih tidak mau keluar, aku akan menginap dirumah Eunhyuk malam ini. Kajja, Eunhyukkie!” Deg! Jonghyun pun langsung berjalan mendekati pintu. Ia tahu Chayeon bukan type orang yang seperti itu. Chayeon hanya mengancam, bukan melakukanya. Jonghyun pun tersenyum lega.

Brrruum

Deg! Itu suara mobil yang baru dinyalakan. Berarti Chayeon benar-benar ingin pergi ke rumah Eunhyuk. Jonghyun pun bergegas keluar dan mengejar Chayeon yang sudah membuka pintu mobil. Jonghyun langsung menutup pintu mobil tersebut dan berdiri tepat di depan Chayeon.

“Hhh…hhh…jamkkan…” Kata Jonghyun tersendat-sendat karena ia sedang mengumpulkan nafas.

“Wae? Kau tidak ingin memakan masakanku kan? Kau malah membeli masakan sendiri tanpa memberitahuku. Aku tahu, aku memang bukan istri yang baik. Aku istri yang payah. Aku istri yang tidak bisa dibanggakan ataupun dipuji. Aku is-“

Tanpa banyak bicara, Jonghyun langsung memotong ocehan Chayeon dengan satu kecupan lembut di bibirnya. Seluruh tubuh Chayeon langsung menegang dan kedua matanya langsung membelalak.

“Wohoo~ hyung ah, noona ah! Lanjutkan!” Ketika mendengar teriakan Eunhyuk dari mobil, Chayeon langsung tersadar dan langsung mendorong tubuh Jonghyun sambil memegangi bibirnya. Chayeon hanya menatap Jonghyun dingin dan Jonghyun hanya bisa tersenyum lembut pada Chayeon.

“Neo…” Kata Chayeon pelan sambil menunjuk kearah Jonghyun.

“Saranghae.” Jawab Jonghyun pelan sambil melemparkan puppy smile-nya pada Chayeon. Senyum itu, senyum yang benar-benar teduh dan menenangkan. Tanpa sadar, Chayeon ikut tersenyum dan langsung memeluk Jonghyun.

“Don’t do that again. Kau sudah mempermalukanku di depan dongsaengku sendiri. Arrachi?” Bisik Chayeon lembut pada Jonghyun. Jonghyun hanya bisa mengangguk tanda mengiyakan. Chayeon melepaskan pelukanya dan langsung menyentil hidung Jonghyun pelan.

“Ya!” Chayeon hanya bisa terkekeh pelan melihat wajah Jonghyun yang benar-benar menggemaskan.

“Noona ya! Jadi tidak?” Sahut Eunhyuk dari dalam mobil.

“Aigo! Mian mian. Kajja!” Ketika Chayeon ingin membuka pintu mobil, tiba-tiba saja Jonghyun langsung menahanya.

“Ya! You-and-me-stay-at-home-tonight!” Kata Jonghyun sambil menatap dalam mata Chayeon. Jarak mereka benar-benar dekat sekarang, sekitar…5 centimeter? Ya itu dikarenakan Jonghyun yang sedang menghimpit Chayeon dengan badanya.

“Ya! Ta-“

“Sssh…tidak ada tapi-tapi. Kau bisa pergi sekarang, Lee Hyuk Jae.” Kata Jonghyun sambil melirik kearah Eunhyuk.

“Okay, hyung. Noona ya! Hati-hati. Aku pergi dulu!” Kata Eunhyuk sambil melepaskan kacamata hitamnya dan melemparkan wink-nya.

“Ya, Eunhyuk ah! Jamkkan! Ya!” Chayeon bersusah payah memanggil Eunhyuk, namun Eunhyuk sudah terlanjur pergi.

“Aisssh…neo jincha…” Kata Chayeon kesal sambil berlalu masuk kerumah meninggalkan Jonghyun. Jonghyun hanya bisa tertawa dan mengikuti Chayeon dari belakang.

“Yeobo ya~ kau memasak apa memangnya?” Tanya Jonghyun manja sambil melihat Chayeon yang terus merengut. Jonghyun hanya bisa tertawa geli melihat ekspresi istrinya yang sangat menggemaskan.

“Ya! Wae? Tidak ada yang lucu.” Bentak Chayeon sambil menendang kaki Jonghyun.

“Appo!” Balas Jonghyun sambil mengelus kakinya yang sakit. Chayeon hanya bisa memberikan mehrong dan masuk ke kamar mandi.

“Ya! Eoddi?!” Panggil Jonghyun yang ikut masuk ke kamar mandi.

“Sssh…aku mau mandi.” Kata Chayeon sambil mendorong tubuh Jonghyun keluar dari kamar mandi.

“Eung…aku juga mau mandi.” Jawab Jonghyun polos, tepatnya berpura pura polos.

“Andwae! Kau mandi dikamar mandi dalam saja!” Chayeon masih bersusah payah mendorong tubuh Jonghyun yang besar.

“Aissh! Baiklah. Ppali!” Balas Jonghyun lembut sambil mengacak rambut Chayeon. Chayeon pun tersenyum dan langsung pergi mandi.

*****

“Eotte?” Tanya Chayeon sambil tersenyum pada Jonghyun. Mereka sedang menyantap makan malam mereka sekarang. Chayeon sendiri yang memasaknya.

“Eumm…not bad.” Jawab Jonghyun tanpa melihat Chayeon.

“Not bad?” Nada suara Chayeon langsung berubah menjadi sedikit kecewa.

“Aku hanya bercanda, yeobo. Massita! Jeongmal!” Jawab Jonghyun sambil melemparkan wink-nya pada Chayeon. Chayeon pun tersenyum dan mengunyah kembali makananya.

“Yeobo…” Panggil Jonghyun.

“Hmm…” Jawab Chayeon yang masih sibuk dengan makananya.

“Sebenarnya, tadi itu bukan makanan delivery. Aku…eung…aku memasaknya untukmu. Sebagai tanda permintaan maafku.” Kata Jonghyun pelan sambil meletakan sendok dan garpunya teratur dimeja. Chayeon langsung terdiam dan berhenti mengunyah. Ia langsung menatap Jonghyun dengan penuh tanda tanya.

“Yeobo…kau memasak? Untukku?” Tanya Chayeon sambil menelan makananya. Jonghyun hanya bisa tersenyum dan mengangguk pelan, tanda mengiyakan.

“Yeo…yeobo…hiks…” Tiba tiba saja Chayeon menangis seunggukan. Jonghyun pun reflek langsung berdiri mendekati Chayeon lalu memeluknya.

“Yeobo, wae? Apa ada yang salah?” Tanya Jonghyun penuh kekhawatiran.

“Neo…hiks…kau tidak pernah…hiks…tidak pernah memasak sebelumnya…hiks…dan kali ini kau memasak untukku…hiks…aku terharu…mianhae, Jonghyun ah!” Jonghyun pun tersenyum sambil memeluk Chayeon semakin erat. Jonghyun mengelus kepala Chayeon dengan penuh kelembutan. Ia tahu benar sifat Chayeon yang mudah tersentuh dengan hal-hal kecil. Mungkin orang lain akan berfikir itu berlebihan, namun itulah salah satu keistimewaan Chayeon dimata Jonghyun. Jonghyun belum melepaskan pelukanya sampai akhirnya Chayeon berhenti menangis. Ia berdiri sebentar dan menyerahkan segelas air putih hangat pada Chayeon.

“Minum dulu, yeobo.” Kata Jonghyun lembut. Chayeon yang kini sudah tenang langsung meminum habis air putih tersebut dan meletakanya kembali di meja.

“Mianhae, Jonghyun ah…” Kata Chayeon tiba-tiba sambil menunduk.

“Aku yang seharusnya minta maaf, yeobo. Maaf karena aku selalu sibuk akhir-akhir ini tanpa memperhatikan ataupun memperdulikan kegiatanmu, maaf karena aku tidak bisa mensupport karirmu sepenuhnya, maaf karena aku sangat mudah tersulut emosi, maaf karena telah menyebutmu ‘pelacur’, maaf karena aku terlalu cemburu pada dongsaengmu, maaf karena kebodohan dan keegoisanku selama ini. Maafkan aku, yeobo…” Kata Jonghyun sambil mengelus rambut Chayeon dan memeluknya erat.

“Ne. Saranghae, Jonghyun.” Kata Chayeon sambil tersenyum. Air mata bahagia mulai turun satu persatu dari mata Chayeon.

“Saranghae, Chayeon.” Balas Jonghyun tak kalah lembut sambil mengecup kening Chayeon.

-THE END-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

65 thoughts on “Nappeun Nampyeon”

  1. kirain complik cerita niy da sangkut pautnya ma penybab mabuknya chaeyeon?!!
    mnrt aku kompliknya krng ‘dapet! v kelebihannya mngkin krn ksderhaannya ituw! wheu..
    ok siyy.. enak dibaca.. 🙂

  2. so sweet :3 aih~
    sebermasalah rumahtangga mereka, mereka bisa menyelesaikannya dengan baik
    suka deh sifatnya Chaeyeon, cemburuan tapi mudah melting wkwkwk
    keren unn!

  3. co cweet.. aigoo aigoo.. jd pengen dicium juga sama jjong *digiring onew ke kamar*
    smpt bingung chaeyeon itu mabok karena apa ya??
    ff nya bagus kok..

  4. Ini maksudnya konfliknya gara” mabuk? :s harusnya konfliknya lebih di jabarin lagi tapi over all ga ngerti sih cmn gara” ga ngerti aja ma crta awalnya 😀

    1. Author emang suka bikin FF ringan jadi konfliknya gak dibikin banyak n ribet, biar readers relax bacanya. Oneshot ringan^^ Gomawo udah baca ♥

    1. So sweet? Author gak bisa rasain feel-nya kalo baca sendiri TT *nangis dipangkuan jjong* hihi gomawo udah baca^^ ♥

  5. Kali2 ff jangan ada konflik rumit, kayak ff ini! Konfliknya sedikit dan santai. Aigooooo! Aku suka! Romantis. Cie cie cieeeee!

    Idih hyukppa jail amat -,- katanya ‘lanjutkan!’ wkwkwk

    daebak unnie-thor 😀

  6. huwaaa suka jonghyun disini, bener2 suka… suami idaman ya .. wakakaka
    huwa..huwaaa… kebayang senyumnya si jonghyun … aduhhh buat senyam-senyum sendiri …
    good job thor, ff nya bagus, ^^

  7. Uwooow
    Suka kalo ada FF berbau JJONG and just married.
    Udah speechless duluan deh
    Yaaaa Kim Jong Hyun
    You – and – me – stay – at – home (mybedroom) – tonight !!
    Ahahaha
    Mau banget
    Overall bagus ffnya
    Hanya kurang konflik saja
    Jjongnya pervert ya
    Sukaaaaa
    Kurang NC ni
    Hahaha

    1. Aww! Ketauan ya yadongnya nih reader hihi iya emang sengaja gak buat konflik banyak n ribet, maunya santai aja. Gomawo udah baca ♥

  8. hahhaa .. jjong so sweet ,,, tp jd bingung cerita ama judul na … hehehe
    menurutku c judul na kurang pas ama cerita na… hehehhee

    1. Iya ‘Nappeun Nampyeon’ soalnya jjong kan bilangin chayeon-nya pelacur tadi, bandel banget kan? >< (?) Gomawo udah baca ♥

  9. manis…
    cerita nya manis (?) aku suka 😀
    Chaeyon nya pulang malam sih
    makanya Jjong nya marah
    *ngebelain Jjong

    tadi kirain slain masak makanan juga nyiptain lagu khusus untuk Chaeyeon
    eh taunya!!!!

  10. jrang2 nih akau bca ff main cast na jjong…aku paling suka ff yg main cast na onew and jjong…
    aih si jjong ngegemesin bngt sih..sweet bngt..py kalau lagi marah nyebelin bngt ya mpe bilang istri na sndri pelacur..siapa yg ga bkal marah coba…py untung jjong cpet sadar…

    Jonghyun dengan kacamata bacanya, sweater abu-abunya dan juga piama yang masih ia pakai.
    ya allah itu penggambaran na aku suka bngt..

    1. Iya! Author juga jarang banget nemuin FF yg main cast-nya jjong. Kalo di AFF aja banyaaaak banget >w< aaa! Gomawo udah baca^^ ♥

  11. astaga.. aku lupa komen di FF ini… mianhae thor~~ T.T

    aku sukaa~~~ JJong!! co cuitt dahhh~~~~~ konfliknya kerasa, meski ringan tapi sweett~~~~~ XDDD
    ditunggu FF lainnya~~ XDD

  12. AA… Kyeowo~~ Sweet~~~
    Aigo, bsa CLBK nihh ma Jjong.. #Plak #CintaLamaBelumKelar xDD
    Happy Ending~~~
    Aa.. Neomu Joah!
    ditunggu FF Slanjutnya,Thor..
    Fighting!! 😀

  13. hihihihi… #senyumgaje
    gak bisa bayangin punya suami nanti kayak jonghyun >_<
    jonghyun penulis lagu ya? wah, pasti lagunya untuk aku semua #dihajarblingers
    bagus bagus bagus 🙂

  14. enak bnget dah baca ff yng konfliknya dikit. benang dikepala tuh, rasanya gmpang dimasukin ke jarum (?) aku suka sm pict-nya! uwoooo si jjong keren amat ya. bungkus jjong-nya 1 yah, ga pake sambel (?) wkwkwk xD

  15. Waaaah nice story~
    Ringan dan sweet 🙂
    Tapi sebenernya yang nappeun itu nampyeon atau anae nya ya chingu? Kkk
    Overall ceritanya bagus kook. Ya yg kaya kubilang tadi, ringan dan pastinya sweeeeet. Suka tokoh Jong yang kaya gini, suami yang sweet kyakyaah kkk

  16. hhmm…bagus sih…tp sisi yang “agak” dr jonghyun kurang gmn ya??hheee

    baguslah..cuman sdkt kekurangan itu yaaa………….heee

    but,overall..ROMANTISSS BNGEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTT
    GUE IRI IRI IRIII…. ^^

  17. ff nya bagus 🙂
    tapi aku lebih suka sifat jjong yang gak mau ngalah gitu.. hehe

    dan yg agak aneh, eunhyuk manggil jjong, hyung? bukannya kebalik yaa. umur mereka agak jauh soalnya. kocak aja jadinya, haha

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s