{FF PARTY 2011} Strong Heart

Strong Heart

Title : Strong Heart

Author : ViKeyKyuLove

Maincast : Kim Kibum (Key SHINee), Kim Family.

Support Cast : SHINee Member,Lee Seunggi,Kang Hodong.

Genre : Friendship,Family.

Type / Length : One Shoot

Rate : G

Ket (*) : Sekedar meramaikan FF Party 2011

Summary : “Umma,, appa sudah tidak mencintaiku,, tidak seperti appa teman-temanku. Aku iri umma setiap kali mendengar cerita mereka tentang kebersamaannya dengan keluarga masing-masing.”

Disclaimer : Kim Kibum milik appanya,ummanya,halmonienya,cocho dan Lockets. SHINee milik SM,milik Shawol. saya hanya meminjam nama mereka saja. Tapi cerita ini milik saya sepenuhnya. Sudah lama jadi reader disini dan akhirnya kesampaian kirim FF ini untuk Sekedar coba-coba ingin meramaikan Desember party yang special. Mungkin ceritanya sedikit aneh dan tak jelas karena biasanya saya bikin FF bergenre romance. Oke!! don’t be Sider and Happy reading!!

 

Kim Kibum POV

Keluarga. Apa yang terlintas dalam benakmu ketika mendengar kata itu? Samakah dengan yang kupikirkan.  Semua orang tahu kalau seorang Kim Kibum atau yang dikenal sebagai Key SHINee adalah sosok Idol yang sangat mencintai keluarganya. Dia selalu mengucapkan I Love my Family dalam setiap kesempatan. Ya, itulah aku, Kim Kibum yang tenar dengan nama Key. Member SHINee yang paling tampan,multi talenta dan sangat mempesona.

Apa kalian ingin tahu mengapa aku begitu mencintai keluargaku??. Tidak?? Jongmalyo??L  kalian ingin tahu?? Jinja..JJ baiklah akan kuceritakan sedikit.

Tapi adakah dari kalian yang tahu bahwa dulu, aku nyaris kehilangan arti keluarga dalam kehidupanku.

Daegu, tahun 2001.

Saat itu umurku beranjak sepuluh tahun atau sebelas jika dihitung dari umur Korea. Keluargaku bisa dibilang keluarga yang cukup mampu dan terpandang. Appaku bekerja dibidang obligasi dan ummaku adalah seorang perawat. Apapun yang kuinginkan selalu bisa mereka penuhi,, kecuali satu. Kehadiran mereka disampingku, dan sejak kecil aku sering sendirian dirumah.

“Halmoni,, apa umma dan appa mencintaiku,,”tanyaku pada Halmoni yang tengah menyiapkan makan siangku sepulang sekolah.

“Kenapa kau bertanya seperti itu sayang.”seketika halmoni menghentikan pekerjaannya dan duduk disampingku.

“Aku merasa umma dan appa sudah tak mencintaiku,,”gumamku sambil menunduk.

Aku selalu iri dengan teman-teman sekelasku yang sering bercerita bagaimana serunya bermain di Lotte world bersama kedua orang tua. Aku ingin seperti mereka, setiap malam orang tua mereka datang dan menyakan bagaimana mereka menghabiskan hari ini, bertanya apakah mereka bahagia. Sedangkan umma dan appa selalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

“Tentu saja umma dan appa-mu mencintaimu,, mereka sangat menyayangimu lebih dari diri mereka sendiri. Karena itulah mereka berpontang panting mencari nafkah demi masa depanmu.”

“Halmoni,, aku sayang pada umma dan appa.”isakku dan memeluk halmoni, sejak kecil aku sudah terbiasa melampiaskan emosiku dengan air mata.

“Uljimayo Naui Kibum,, cucu halmoni yang tampan.”Hibur halmoni seraya mengelus puncak kepalaku dengan lembut.

>>> 

“umma,, appa,, apa kalian benar-benar melupakan hari ini.”aku bergumam sendiri didalam kelas. Duduk berdiam tanpa bernia untuk bergabung dengan teman-temanku yang lain. Aku tak ingin merasa sedih dan iri melihat kebersamaan teman-temanku dengan kelurga mereka masing-masing.

Hari ini adalah hari kelulusanku dari elementary school, sudah dua kali wali kelasku bertanya apakah orang tua ku sudah datang untuk mengambil hasil ujianku. Bahkan umma dan appa belum pernah menanyakan sekolah mana yang kupilih setelah kelulusanku ini. Jinja,, terkadang aku berpikir lebih baik terlahir dari keluarga sederhana namun bahagia.

“Kibummie,, umma-mu sudah datang.”seseorang mengguncang-guncangkan tubuhku.

“Ah,, Hyeon-Ah,, benarkah umma-ku sudah datang,,”aku bangun dari kursiku dan berjalan  mengikuti Park Hyeon teman sekelasku.

“Ne,, kau ditunggu diparkiran,, sepertinya umma-mu sudah mengambil hasil penguman milikmu.”gadis itu tersenyum padaku.

“Gumawo Hyoen~ah,,.”ujarku sambil sambil menjajarkan langkahku disampingnya.

“Oh ya Kibummie,, kau mau melanjutkan kemana,,”Tanyanya lagi.

“Mollayo,, aku belum mendaftar dimanapun.”sahutku dengan lirih.

“Jinja,, kau belum mendaftar kemana-mana,, kalau aku sudah diterima di Chungdam middle school. Kemarin aku sudah ikut tes-nya diantar oleh Appa.”gadis berponi lurus itu tertawa dengan girang. Sungguh aku iri melihatnya, appa Hyoen benar-benar perhatian.

“Oh,, Chukkae,,,”

“Hmm,, Kibum,, aku pergi dulu ya,, umma dan appa sudah menjemputku. Annyeonghikaseyogi.”kulihat Hyoen berlari-lari kecil menuju umma dan appa-nya yang sudah melambaikan tangan dengan senyum.

“Kibummie,,”aku berbalik dan mendapati umma sudah dibelakangku.

“umma,,”panggilku dengan antusias.

“Kibum,, ayo ikut umma.”umma menarik tanganku dengan pelan.

“apa-apaan ini Kibum,, kenapa nilai ujianmu jelek seperti ini. Jika appamu tahu dia akan marah besar.” Umma langsung menunjukkan hasil ujianku begitu aku duduk dimobil.

“Apa yang salah umma??”tanyaku dengan heran saat menekuri hasil ujianku, dan melihat deretan angka tujuh serta delapan yang berbaris rapi. Bahkan ada dua angka Sembilan yang terselip diantaranya.

“Apa yang salah??,, tentu saja nilai-nilaimu itu sayang. Coba kau lihat, masa pelajaran inggrismu hanya dapat delapan. Kau pasti akan kesulitan saat dikalifornia nanti.”seketika aku membulatkan mata dan menatap umma dengan kaget mendengar ucapannya.

“Kalifornia umma?? Siapa yang akan ke Kalifornia?? Apa kita akan pindah kesana.”girangku.

“Tidak,, kita tidak pindah kesana. Tapi kau yang akan kesana. Appamu sudah mendaftarkanmu untuk mengikuti program pembelajaran disana selama setahun.”jawaban umma membuatku semakin terkejut.

“Kenapa harus ke Kalifornia umma,, shirroe,, Kibum tidak mau pergi kemana-mana. Kibum mau melanjutkan sekolah disini, di Daegu  tinggal bersama umma dan appa”tiba-tiba aku menangis, apa mereka sebegitu menginginkan aku pergi dari rumah.

“Kibummie,, Uljimayo sayang,, umma minta maaf karena tidak membicarakannya dulu denganmu. Kalau kau tak suka, nanti biar umma yang bicarakan lagi dengan appamu.”

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“Tidak Kibum, kau harus tetap pergi ke Kalifornia. Kau ini laki-laki tapi sikap dan kelakuanmu sungguh tak mencerminkan laki-laki.”Appa langsung memarahiku begitu mendengar penolakanku untuk pergi ke Kalifornia.

“Minhyukkie,, apa tidak terlalu berlebihan mengirim Kibum sendirian ke Amerika. Bahkan usianya masih 12 tahun.”Halmoni mencoba membelaku. Jujur saja,, aku tak mempunyai keberanian untuk mendebat semua ucapan appa.

“Tidak umma,, justru karena itu dia harus dididik untuk mandiri dari sekarang. Sudah,, Appa tidak mau mendengarkan rengekan manjamu lagi. Cepat masuk kamar, umma akan membantumu membereskan semua barang-barangmu,, kita ke bandara besok sore.”Titah appa tanpa bisa dibantah lagi. Sepertinya aku tahu mengalir dari siapa sifat almighty-ku ini.

“Yoebo,, cobalah kau pi,,”umma ikut berusaha membelaku tapi,,

 “Jangan membelanya Kim Minyoung,, dia akan semakin manja nanti. Aku tak mau mempunyai anak laki-laki yang manja.”Appa langsung memotong perkataan umma dan melangkah pergi keruangan kerjanya.

“Uljimayo naui Aegya,,”umma memelukku yang tengah menangis.

“Umma,, appa sudah tidak mencintaiku,, tidak seperti appa teman-temanku. Aku iri umma setiap kali mendengar cerita mereka tentang kebersamaannya dengan keluarga masing-masing. Appa membenciku.”isakku dipelukan umma.

“jangan berkata seperti itu Kibum. Tidak ada orang tua yang tidak mencintai anaknya, hanya saja setiap orang tua mempunyai cara yang berbeda untuk menyampaikan kasih sayang mereka. Seperti umma dan appa contohnya.”jelas umma dengan panjang lebar. Kueratkan pelukanku ditubuh umma, karena mulai besok aku tidak bisa memeluknya untuk waktu yang lama.

“Umma,, aku mau umma mendongeng untukku jeball.”pintaku dengan manja setelah tangisku mulai reda.

“Aigoo,, uri Kibum,, umurmu sudah 12 tahun tapi kelakuan masih seperti anak TK,, tapi baiklah umma akan mendongeng untukmu. Kau mau dongeng apa?? Kancil dan buaya atau yang lain.”tawar umma padaku.

“Aku mau dongeng romeo dan julliet,,”sahutku dengan senyum tersungging.

“Yaa,, kau belum pantas mendengar dongeng seperti itu,, harusnya kau lebih banyak mendengar dongeng tentang ilmuan dan temuannya supaya kau pintar juga jenius seperti mereka. lebih baik umma bercerita tentang biografi Albert Einsten atau Graham bells saja.”aku tersenyum mendengar omelan umma,, see,, sekarang kalian tahu darimana sifat cerewetku berasal.

Akhirnya Umma mendongengkan biografi tokoh-tokoh ilmuan untukku sambil mengusap-usap keningku sampai aku tertidur pulas. Sarange umma,, sarange Yongwonhi.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Akhirnya setahun di Kalifornia kujalani penuh dengan suka duka,, terkadang aku sering menangis sendirian saat rasa rinduku pada umma dan halmoni tak bisa kutahan lagi. Mereka hanya datang menjengukku sekali, itupun karena aku yang memohon dengan ancaman akan pulang ke Korea sendirian. Dan seperti biasa appa hanya bisa memarahiku dan mengatakan kalau aku anak manja.

Sekembali dari Kalifornia, aku melanjutkan sekolahku di Youngshin middle School sekaligus senior high schoolnya. Pertambahan usia membuatku semakin dewasa dalam berpikir dan mulai memutuskan akan menjadi apa diriku dimasa depan. Sebenarnya aku sangat tahu keinginan appa agar aku mengikuti langkahnya bergelut dengan bidang obligasi. Namun, aku bersikap pura-pura tidak tahu. Karena aku sudah mempunyai pilihan hidupku sendiri.

Kalian pasti sudah menduganya,, apa bidang yang kupilih. Ya,, aku ingin menjadi seorang entertainer yang bergelut didunia music. Kecintaanku pada dunia music, khususnya dance berawal dari ajakan salah seorang temanku dikalifornia sana melihat Live performance penyanyi kenamaan Ne-yo. Sejak saat itu aku mulai menekuri dunia dance dan sering mengikuti festival dance di Daegu, tentunya tanpa sepengetahuan Appa.

 Masa depanku didunia dance semakin terlihat cerah saat aku lolos SM National Audition Tour tahun 2006. Tapi langkahku tak semulus yang kukira. Appa begitu murka mendengar keinginanku untuk menjadi Trainer di SM Entertainment.

“Apa yang kau katakan Kim Kibum,, ingin menjadi trainer SM?? Sampai kapanpun Appa tidak akan mengijinkanmu menjadi artis.”Suara appa begitu menggelegar dan menggetarkan langit-langit kamarku.

“Tapi appa,, aku sudah menandatangani surat kontraknya.”jawabku dengan takut.

“Lancang kau Kibum,, kau itu anakku, segala sesuatu yang akan kau lakukan harus atas seijinku. Apa kau sudah tidak menganggap aku appamu lagi.”sepertinya appa sangat marah.

“Mianhe appa,,”

“Tidak perlu minta maaf,, sekarang juga appa akan menyuruh orang kepercayaan appa untuk membatalkan kontrakmu. Dan yang harus kau ingat, selepas Kau lulus dari Youngshin,, appa akan mengirimu ke Inggris dan ambil kuliah jurusan bisnis manajemen di Oxford sana.”

“Appa jeball,, jangan paksa aku seperti ini. Sejak dulu aku berusaha untuk menjadi sosok anak  yang penurut dimata Appa,, aku selalu memenuhi keinginan appa tanpa pernah mengeluh. Tapi, pernahkah appa menuruti satu kali saja keinginanku. Sejak kecil aku ingin merasakan hangatnya genggaman appa dihari libur dan berjalan bersama kepusat game center, aku ingin seperti anak-anak lain yang setiap akhir pekan menghabiskan waktu bersama keluarga sekedar pergi ke Sauna atau berjalan bersama di Lotte World.”akhirnya aku sudah tidak bisa menahan emosiku. Kukeluarkan semua hal yang mengganjal diahatiku sejak lama.

“Kau dengar apa yang anakmu ucapankan barusan Minhyukkie,, itulah yang dia rasakan sejak dulu. Dia selalu merasa kesepian dirumah sebesar ini dan hanya musiklah yang bisa membuatnya semangat lagi. Aku sebenarnya tak ingin mengucapkan kata-kata ini, kau sekarang menjadi pria yang egois Kim Minhyuk.”Halmoni ternyata mendukung keinginanku.

“Aku tidak egois umma,, aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan seorang appa untuk kebaikan anaknya. Apalagi Kibum adalah anak satu-satunya dalam keluarga Kim, dia yang akan menuruskan semua usaha dan kelangsungan keluarga besar kita.”mendengar kekeras kepalaan appa membuatku hanya bisa menangis dan menangis lagi.

“Appa,, jeball”aku kembali mencoba memohon dan berlutut didepan appa, berharap appa akan luluh dengan kesungguhanku.

“Bangun Kibum,, tak pantas seorang lelaki berlutut dan memohon seperti itu. Dan berhentilah menangis,, ingat kau itu namja bukan yoeja. Seharusnya seorang namja bisa menahan perasaannya dan malu menunjukkan air matanya dihadapan orang lain.”bentak appa sembari menarik tubuhku untuk berdiri.

“Cukup Kim Minhyuk,, jangan perlakukan anakku seperti itu. Dia bukan boneka yang bisa kamu setir sesuka hatimu.”tiba-tiba umma menarikku dari hadapan appa, wanita setengah baya itu menangis.

“Kim Minyoung,, kamu berani membantahku sekarang. Sudah berapa kali kubilang jangan memanjakannya, lihatlah sekarang. Dia tumbuh menjadi anak manja, dan apa itu bercita-ciita menjadi artis. Cih,, tak akan kuijinkan.”kali ini kemarahan appa tertuju pada umma. Jinja,, kenapa semuanya jadi begini. Umma, appa kumohon berhentilah saling berteriak.

“Kali ini aku memang harus membantahmu Kim Minhyuk,, selama ini aku sudah cukup diam melihat semua diktemu untuk Kibum, karena aku tahu apa yang kamu lakukan itu bertujuan baik untuk masa depannya. Tapi kamu tak bisa terus-terusan memaksakan dia untuk menuruti khendakmu, Kibum sudah mulai dewasa dan dia berhak menentukan jalan hidupnya sendiri.”

“Jangan mengajariku,, aku kepala keluarga disini”ujar appa dengan nada dingin.

“Baiklah tuan Kim,, jika itu keinginanmu. Lebih baik kita berpisah,, aku akan membawa Kibum bersamaku dan kamu bisa mencari wanita lain yang rela anaknya didikte terus menerus.”seakan ada petir menyambar saat mendengar ucapan umma. Andwae,, jangan sampai umma dan appa berpisah hanya karena masalah seperti ini.

“Kau serius dengan ucapanmu itu Kim Minyoung.”Tatapan appa mengarah tajam kewajah umma yang dipenuhi air mata.

“Aku serius Kim Minhyuk,, jika kamu tak bisa mengijinkan Kibum memilih menjadi Trainee. Hubungan kita berakhir sampai disini.”tandas umma dengan tegas.

“Umma,,, appa,, jangan begini. Kibum janji akan menjadi anak yang penurut,, jangan berpisah umma,, appa.”kupeluk tubuh umma dengan erat.

“Ayoo Kibum ikut umma. Kita pergi dari sini.”dengan langkah cepat umma menarik tubuhku menuju pintu keluar.

“Kim Minyoung,, jangan seperti ini. Kita bisa bicarakan semuanya dengan baik-baik.”Appa berusaha menahan lengan umma juga lenganku dan mencegah kepergian kami.

“Tidak tuan Kim,, kamu butuh waktu untuk sendiri dan memikirkan kembali semua ini.”Jawab umma tak kalah dingin.

“Umma,, mohon ijinkan saya pergi.”umma berbalik menatap halmoni yang dibalas anggukan olehnya.

“pergilah Youngie,,, tenangkan diri kalian masing-masing. Umma sangat menyayangi kalian.”Halmoni memeluk tubuhku dan juga tubuh umma. God!! Kenapa keluargaku jadi seperti ini.

Akhirnya umma membawaku pergi ke Busan, kota asal umma.

“umma,, jangan berpisah dari appa. Ku mohon umma.”aku terus merengek dan menangis setibanya dirumah lama milik keluarga umma.

“Kibum,, sejujurnya umma juga tidak ingin berpisah dari appa-mu. Umma sangat mencintai kalian berdua. Karena kalian adalah oxygen dalam kehidupan umma. Tapi semua ini umma lakukan untuk menyadarkan appa-mu. Umma tahu selama ini belum bisa menjadi orang tua yang baik untukmu. Umma sering meninggalkanmu sendiri dirumah, mianhe Kibummie.”

“Umma,, Kibum sayang umma,, sayang sekali.”akhirnya aku bisa mengatakannya seberapa besar rasa sayangku, meski umma sering meninggalkanku dirumah, tapi dialah orangtua ku. Yang telah mengandung dan melahirkanku, merawatku dan memikirkan kebahagiaan ku setiap waktu.

“umma juga menyayangimu,,”

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Seminggu telah berlalu sejak kepergianku dan umma dari rumah appa. Selama seminggu itu pula umma selalu bersamaku, dan menghabiskan waktunya untukku. Mengajakku nonton film, berburu fashion dan segala macam lainnya. Ternyata umma-ku termasuk wanita yang modis dan modern. Selera fashionnya layak kuacungi jempol.

“Appa,,”kupanggil nama appa begitu melihat sosok jangkungnya berdiri didepan pintu rumah.

“Kibummie,,,”Appa langsung memelukku dengan erat.

“Kibummie ada sia,, pa??.”umma menghentikan langkahnya dibelakangku, saat melihat Appa memelukku dengan erat.

“Boghosippoyo,, jongmal Boghosippoyo.”ada tetesan bening yang turun ke wajahku, air mata. Benarkah ini air mata dari Minhyuk appa. Seorang Kim Minhyuk menangis.

“Mianhe,, selama ini appa terlalu keras dan sering memaksamu untuk menuruti keinginan appa. Mianhe Kibummie. Ternyata rasa sayang appa yang terlalu berlebihan ini malah membuatmu menderita. Appa sangat menyayangi kalian, jangan pergi lagi dariku. Sarange naui Aegya, naui anae.”appa melepaskan pelukannya dan menatap wajahku dengan hangat lalu menarik tangan umma dan memeluk kami berdua dalam rangkulannya.

“Sarange Kim Minyoung, Kim Kibum. Kalian segalanya untuk Appa.”gumam appa.

“Nado yoebo,, saranghamnida,,”balas umma.

“Kibum juga sayang umma,appa dan halmoni. Sayang sekali.”aku ikut bergumam.

 Hari ini tidak akan pernah kulupakan, keluargaku akan tetap utuh dan bahagia untuk selamannya. Ternyata untuk saling menyayangi hanya butuh komunikasi yang baik serta keterbukaan untuk bisa saling memahami dan saling mengerti.

“Jadi appa mengijinkanku untuk mengikuti trainee SM kan??”tanyaku dengan penuh harap.

“Kalau untuk yang satu itu, harus appa pikir-pikir lagi.”Appa tersenyum menggoda melihatku cemberut begitu mendengar jawabannya.

“Tentu saja appa-mu akan mengijinkan sayang,, jika tidak,, hmm.”umma menyambung perkataan appa dengan senyum yang dibuat sedikit mengancam.

“Ne,,ne,, appa mengijinkanmu. Karena appa terlalu takut untuk kehilangan kalian berdua.”ujar appa sambil mengusap kepalaku dengan lembut. Aku sadar ternyata appa sangat mencintaiku,, hanya saja dia memiliki cara berbeda untuk menyampaikannya.

“Ayo kita habiskan hari dengan bahagia,, kita jalan-jalan ke Game center, pergi sauna, mengunjungi lotte world lalu apa lagi??”aku tertawa bahagia mendengar ajakan appa. Lalu menggandeng tangan appa dan umma dengan girang menuju mobil appa.

“Yeah,,, ayo kita bersenang-bersenang,,”teriakku yang dibalas tawa berderai dari umma dan appa melihat tingkahku yang seperti anak kecil padahal umurku sudah beranjak lima belas tahun.

Aku sangat mencintai keluargaku, umma, appa, halmoni juga cocho. Karena nyaris saja keluargaku hancur berantakan.

“I Love my Family”batinku.

 

Flash Back End

“Jadi begitu ceritanya hingga kau bisa sangat mencintai keluargamu Kibum-ssi.”Lee Seunggi selaku MC mengomentari cerita Key.

“Ya,, aku sangat mencintai keluargaku, I Love my family.”balas Key dengan gaya khasnya.

“Hyung,, kau sudah mengatakan hal itu lebih dari seratus kali sejak kita duduk disini.”Taemin menyela.

“Ku pikir yang menjadi kekasih Kim Kibum haruslah seorang yeoja yang tahan banting dinomor limakan olehnya,,”Jonghyun ikut menyahut.

“Kenapa bisa begitu Jonghyun-ssi,,”sela Kang Hodong.

“Karena dihatinya, nomor dua sudah ditempati oleh keluarganya, diurutan ketiga sudah ada member SHINee dan SM family, Shawol dan Lockets menempati urutan keempat dan yang kelima barulah kekasihnya.”urai Jonghyun dengan cengiran lebar.

“Tak jauh beda dengan Onew hyung yang menempatkan ayam diurutan pertama dalam kehidupannya” Kali ini Minho ikut menyela yang disambut tawa berderai seluruh tamu acara dalam Strong Heart kali ini, sedang Onew hanya tersenyum kecil saat bertatapan dengan Key.

“Changkaman Jonghyun-ssi,, tadi kau memulai dari urutan kedua sampai urutan kelima, lalu siapa yang menempati urutan pertama dihati Kibum.”Tanya Lee Seunggi setelah suasana sudah mulai tenang kembali.

“Tentu saja urutan pertama dihati Kim Kibum adalah aku,, dan aku tak ingin berpisah darinya sampai kapanpun. Duo Kim forever!!!”Jawab Jonghyun yang dibalas pelukan hangat dari Key.

“Sarangeyo yoebo,,”ujar Key dengan nada menggoda.

“Nadoo,,”Balas Jonghyun.

“Yeahh,, Its JongKey moment.”Teriak Onew dan disambut tepuk tangan meriah.

“Baiklahh pemirsa,, kita sudah mendengar cerita mengharukan dari seorang Key SHINee yang sangat mencintai keluarganya juga cerita-cerita dari member SHINee lainnya,, berakhir sudah acara hari ini  dan kita jumpa lagi minggu depan tentunya dengan artis-artis Korea lainnya dalam acara kesayangan republic Korea Strong Heart.”tutup Kang Hodong dan Lee Seunggi selaku pemandu acara.

“Mari kita sambut SHINee,, dengan Life sebagai penutup acara kita hari ini.”sambung Lee Seunggi.

“Prrookk,, Prookk”tepuk tangan membahana begitu suara berat Minho mengawali lagu yang berjudul Life itu.

Finnn~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

27 thoughts on “{FF PARTY 2011} Strong Heart”

  1. aiiihhhh berasa nyata.. eh tunggu.. ini nyata kan ya? ap hanya krngn? maaf sy g terllu merhatiin kehidupn key… hehe
    daebak lah.. kagun saya…
    keren author

    1. Waahhh,, makasihh udah mau Koment,,, Makasihh.. makasihh #tebar seribuann#

      Sebenarnya nggak semuanya dari True story Key sihhh,, cuma pas bagian dia sering ditinggal ortunya buat kerja,,, hehe

      Gumawo~

  2. Wuah….daebak thor! 🙂
    Awalnya terharu tpi pas endingnya ada JongKey moment nya. Hahaa
    ngakak pas Jjong blang kalo dia nomor satu di hati key. Wkwkwkw
    Daebak thor! Keren..

    1. Hehe,, gumawo dah KOment,, akhirnya FF ku di Posting,,

      Yeahh,, I Like JongKey tanpa Couple,, si Jjong kan emang ngaku punya tingkat PD N Narsis tingkat tinggi,, hahaha

  3. Aaaaaaaaaaaah keren thor critanya. Ini kenyataan bknsih?-_- kok kerasa aja gt nyatanya.
    Huakakakakak itu JongKey moment-_———

    1. Trims Pujiannya,, Hehehe

      Sebagian sihh ada yg true story Key tapi ada juga yang aku tambahin.. Namanya juga FF,, kekeke

      JongKey gokilll,,

    1. Hiks,, Hiks,, Kisah Key sedikit mengharukan,, Tapi happy ending kok,, Apalagi Ada JongKey Moment,, Hehehe

      Gumawo RCL-nya,,,

    1. Wahh?? sakit mata?? aku beliin Insto mau?? #iklan Mode on#kekeke

      Gumawo Koment-nya,,,

      Lima jempolnya aku tambahin lagi bolehh?? HEhehehe

  4. huaaaaaaa, jadi nangis
    *ikut-ikutan nangis sama key dan berlutut disepan appanya minta do’a restu*#PLAAAKKK#*digampar lockets*

    tapi waktu terakhirnya lucu, waktu jjong bilang
    “Tentu saja urutan pertama dihati Kim Kibum adalah aku,, dan aku tak ingin berpisah darinya sampai kapanpun. Duo Kim forever!!!”

    ngakak bacanya

    1. Wah,, wah,, bakalan dapat undangan saya,, Kekekeke

      Ketahuan kalo Authornya suka JongKey tanpa couple,,,

      Gumawo koment-nya,,,,

  5. Ceritanya keren!!!!!
    Berasa kita bagian dari cerita itu (loh?)

    Rasanya aku pngin muncul waktu scene yang appa-ummanya key berantem, aku pingin marahin ortunya (heh?)
    Iya, soalnya kasian kibum. Masa ortu berantem didepan anaknya sendiri, pake bilang mau cerai segala lagi. Kalau aku jadi key, pasti sedih banget. hiks#abaikan

    Endingnya bagus!!!!

    1. Ehh,, ada yang mau jadi Jinny dadakan,, Hehehe #abaikan#

      Gumawo koment-nya,,, tapi akhirnya happy ending kok,, apalagi ada JongKey fans servis-nya,,

      Gumawo koment-nya,,,,

  6. kerenn sedikit nyesek juga sih … huwaaa akhir yg bahagia.. waduh si jonghyun !!!
    kira aku yg beradi di urutan no 1 itu tuhan, eh malah si jonghyun *gubrak!!*
    sukaaa bangettt kerennn

  7. Woaahh….
    Appa nya Key segitu kolotnya ya.. Hmm
    Ya tapi untunglah yaa appanya bisa ngelunak, tapi pake diancem-ancem dulu haha-__-
    Daebak epilognyaa hahaha JONGKEY♥♥

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s