{FF PARTY 2011} KING OF KEY

                                 KING OF KEY

Tittle : King of Key

Author: Onit YSw

Main Cast : Minho Choi

Other Cast: SHINee

Genre: Angst , Friendship

Type: Oneshot

Rating : PG-13

Summary : PENGAWAAAAL!! USIR DIA DARI KERAJAAANN!!! “          

Ket : Partisipasi

A.N : This story is about a Kingdom in the past. Happy reading ^^

 

– 1941-

Panas dan gersang.

Kutatap langit biru yang tercabik panas matahari, berharap turun hujan walau hanya segemercik saja.

Huuufh..  Lelah. Tapi inilah pekerjaan ku, berkelana ke sana kemari untuk memenuhi sebuah panggilan, menolong orang-orang sakit demi menyelamatkan nyawa mereka.

Sudah banyak tempat yang aku datangi, dan sudah banyak pula pasien yang aku obati. Baik dari kalangan bangsawan hingga rakyat jelata sekalipun. Jadi, aku sudah cukup terampil dalam melakukan pekerjaan ini. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, tapi memang begitulah tanggapan mereka terhadapku.

Tapi, kali ini terasa berbeda.

Muncul sedikit keraguan saat gerbang perbatasan kota yang begitu megah telah terpampang di hadapanku, dengan bata-bata merah berjajar rapi di sampingnya.

“ Siapa kau? Ada perlu apa kau datang ke negri kami? “ tanya seorang pria berbaju besi dengan pedang tajam digenggamannya

“ A..aku Minho, aku Tabib Minho. Aku dipanggil oleh pihak kerajaan untuk mengobati penyakit Kaisar “ ucapku dengan perasaan was-was

“ Oh. Baiklah, tunggu sebentar “ ujar pria itu melangkah jauh, sepertinya dia ingin mengecek orang dalam, jika aku benar-benar dipanggil oleh pihak kerajaan.

Tak lama kemudian, gerbang pun mulai terbuka. Seorang pria berjubah merah tersenyum ramah kepadaku, dengan ragu aku balik tersenyum kepadanya. Dia membawaku naik ke atas kereta kuda bersamanya.

Tap.Tap.Tap.

Kereta kuda sudah mulai berjalan, menggiring kami, memasuki  daerah pemukiman kota. Kuintip keadaan luar dari balik tirai kereta, sungguh sepi dan jarang terlihat orang yang sedang berlalu lalang,  paling hanya ada satu atau dua orang saja.

 “ Oh iya. Tabib Minho, selamat datang ke negri kami. Perkenalkan, aku adalah penasihat kerajaan. Namaku Lee Jinki “ ujarnya membuyarkan lamunanku

“ I..iya, penasihat Jinki.. Aku Minho. Salam kenal “ ujar ku gugup

Tak ada percakapan antara kami lagi setelah itu. Selama perjalanan hanya suara langkah kaki kuda lah yang ku dengar, semua sepi dan sunyi. Penasihat Jinki pun terlihat begitu tenang dan berwibawa, sementara aku mulai merasa ada yang ganjil dengan kota ini.

“ Dimana orang-orang? “ tanyaku memberanikan diri

“ Biasanya, para pria dewasa sedang bekerja dan para wanita berdiam diri dirumah “ ujarnya dengan sangat tenang

“ Bagaimana dengan anak-anak? Atau kehidupan sosial masyarakat disini? Seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan..” tanyaku lagi, tidak tau diri.

“ Kita sudah hampir sampai, sebaiknya kau bersiap-siap.. “ katanya, mengabaikan pertanyaanku barusan.

Sekarang aku sudah sampai di dalam lingkungan kerajaan. Aku begitu takjub melihat semua ini, bangunan megah dan mewah, juga lingkungan yang bersih dan nyaman. Begitu berbeda dengan keadaan diluar sana.

 “ Apa yang kau lihat? Cepat kemari, jangan diam saja “ teriaknya padaku

“ Ba..baiklah..” aku sedikit berlari untuk mengimbangi jarak antara kami berdua yg lumayan jauh

“ Hmm, penasihat Jinki. Sebenarnya, penyakit apa yang sedang di derita oleh Kaisar kerajaan saat ini? “ tanyaku penasaran

“ Sepertinya..bukan penyakit yang parah “ucapnya, sambil berbelok ke sebuah ruangan dengan pintu besar diujungnya. Aku hanya bisa mengangguk pelan, dan berjalan mengikuti penasihat Jinki dari belakang.

PRAAANGGG!!

“ AKU TIDAK SUKAAA INII..!!  KAUU PIKIR AKU MAU MAKAN, MAKANAAAN KOTOR SEPERTI INI..! HUH?? “

Tiba-tiba langkah kami berdua terhenti, terdengar suara yang begitu keras dan memekakkan telinga, membuat siapapun yang mendengarnya, langsung terkejut bukan main. Suara itu berasal dari balik pintu tersebut.

“ ARGGGGHHHHH..!!!! MENGAPA KALIAN BISA BEGITU BODOOOH..?? PERGI..!!!! KELUARR KALIAAAN DARI SINIII..!!! “

Krieek.. Pintu besar itu mulai terbuka. Keluar lah beberapa orang pelayan wanita dengan tergesa-gesa dan badan yang gemetaran, kulihat mata mereka yang kemerahan dan berkaca-kaca, bahkan ada satu diantara mereka yang sesenggukan sembari meneteskan air mata.

‘Siapakah dia? Siapakah orang yang telah berlaku kasar seperti itu?’ pikirku dalam hati. Badanku jadi ikut tergetar menyaksikannya. Kulihat penasihat Jinki berbalik kearahku, masih dengan sikapnya yg tenang, disertai senyuman yang seakan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja.

“ Ayo kita masuk.. “ ajaknya.

‘ Apa? Masuk ke dalam ruangan tersebut? ‘ pikirku was-was, dan sekarang rasa raguku menjadi semakin bertambah parah.

Krieek.. Pintu pun mulai terbuka. Aku berjalan tertunduk di belakang penasihat Jinki. Hening. Akhirnya kuberanikan diri untuk menatap sekitar, namun, tiba-tiba suara keras itu terdengar lagi.

“ PERGIII..!!!! SUDAAAH KUBILAANGG PERGII DARI RUANGANKUU!!! ATAU KALIAN AKAN KU PECAAAAT!! “

Deg. Telingaku terasa sakit saat mendengar teriakan tersebut. Kulirik ke arah sumber suara, sepertinya namja itu sedang menelungkupkan dirinya di balik selimut tebal.

“ Ini aku..” ucap penasihat Jinki santai

“ Hyung? “ Selimut yang menutupi seseorang itu mulai terbuka. Benarkah namja tampan itu yang berteriak kasar seperti tadi? Tidak mungkin. Tapi, harus ku akui jika itu memanglah dia.

 “ Pagi..Kim Kibum..!! “ ucap penasihat Jinki yg sepertinya sudah akrab dengan namja itu

“ Panggil aku kaisar, hyung..!! Jangan membuat hari ku bertambah kacau..!! “ ujarnya memberengut, kulihat matanya yang berwarna kemerahan, sepertinya masih menyisakan amarah dari kejadian tadi.

“ Baiklah Kaisar Kibum..!! “ ujar penasihat Jinki seakan menyepelekan gelar tersebut

Apa? Kaisar? Tidak mungkin, aku rasa dia masih seumuran denganku, lagi pula dilihat dari sikapnya yg terkesan menyebalkan itu, sama sekali tidak mencerminkan sikap seorang kaisar yang berwibawa. Mungkin ini hanya sekedar candaan mereka berdua saja.

“ Siapa dia??? “ namja yang disebut sebagai kaisar itu mendelik tajam kearahku

“ Dia Minho. Dia seorang tabib, dia yang akan mengobati penyakit Kaisar! “

“ Huh? Tidak mungkin. Dia terlihat seperti orang bodoh, lagi pula, aku tidak sakit hyung. Untuk apa membawa orang kotor sepertinya kemari? Buang-buang waktu saja..!! Usir saja dia!! “ kata-kata kasar itu kembali terlontar dari bibir nya, dan untuk pertama kali, aku merasa sangat dihinakan seperti ini. Tapi aku harus sabar, inilah resiko yg harus diambil dari seorang pekerja seperti ku.

“ Huh! tidak bisa, dia sudah susah payah datang kemari…” ucap Penasihat Jinki membela ku

“ Hyung!!! Kau berani menentangku??? Atau kalau perlu, hyung saja yang kuusir dari kerajaan?? Aku sedang tidak bercanda!!! “ teriaknya lagi. Kedua lengannya terkepal erat, kelakuannya benar-benar mengerikan.

“ Dinginkan dulu kepalamu, baru kita akan bicara lagi. Ayo tabib Minho, kita keluar.. “ ujar Penasihat Jinki sambil berjalan cepat, lagi-lagi aku hanya bisa diam dan mengikutinya dari belakang.

“ ARRGGHH!!!! MENYEBALKAAAN!!! “

***

“ Penasihat Jinki, sepertinya Kaisar Kibum baik-baik saja. Dia terlihat sehat, apa yang harus aku lakukan? “ tanyaku pelan, lalu meneguk teh hijau hangat yang dihidangkan diatas meja

“ Hm, aku juga bingung dengan penyakitnya. Tapi belakangan ini dia sering mengeluh banyak hal padaku, kadang sakit kepala atau sering mendadak pusing “ jelasnya berwibawa

“ oh..”  aku hanya bisa tersenyum kecut mendengarnya. Rasanya sulit untuk membayangkan, jika aku harus kembali masuk ke dalam ruangan Kaisar Kibum lagi.

“ Baiklah kalau begitu, aku akan pergi sekarang. Jika butuh sesuatu, katakan saja kepada Taemin. Dia pelayan disini “ kata Penasihat Jinki sambil beranjak

“ Baiklah. Gomawo, penasihat Jinki “

Hmm. Sekarang apa yang harus aku lakukan? Hanya duduk berdiam diri di atas balkon, sambil memandang gumpalan-gumpalan awan dilangit. Membosankan.

“ Hm, pelayan Taemin? “ aku memanggilnya yang sedari tadi terdiam, sama seperti ku.

“ Ada apa tuan, ada yang perlu saya bantu? “ ujarnya begitu sopan.

“ Tidak perlu memanggilku tuan, cukup Minho saja “

“ Baiklah. Ada perlu apa tabib Minho? “

“ Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin bertanya sesuatu “

“ Baiklah. Mengenai apa? “ sepertinya dia terlihat gugup. Kuperhatikan lebih detail, ternyata Taemin masih sangatlah muda.

“ Hm, apakah benar jika Kibum adalah seorang Kaisar? “ tanyaku langsung pada inti.

“ Mengapa tabib Minho bertanya seperti itu? Dia memang seorang Kaisar, dia sudah diangkat sejak berumur 13 tahun. Dan kini adalah 7 tahun masa kepemimpinannya “

Ternyata benar dugaanku. Memang ada sesuatu yang ganjil dengan kota ini. Tidak mungkin seorang anak usia muda, sudah diangkat menjadi seorang Kaisar.

“ Bagaimana menurutmu tentang sikap Kaisar Kibum? “

“ Ehh,Ka..Kaisar ya?. A..aku takut mengatakannya. Ini terlalu lancang untuk dikatakan bagi seorang pelayan seperti ku “ ujarnya ketakutan

“ Tidak apa-apa. Tidak akan ku katakan ini kepada siapapun. Aku pandai menjaga rahasia “

“ Ehm.. Yang kutau, kaisar Kibum itu.. Sering berteriak-teriak kasar. Lalu, dia tidak pernah segan-segan dalam menghukum seseorang, dan.. Ah, maaf kan aku. Aku sudah berucap terlalu banyak. Aku mohon pergi .“ Pelayan Taemin langsung pergi menjauh entah kemana. Kulihat ekspresinya yg gelisah saat mengatakan hal-hal itu. Begitu menyeramkan kah sosok Kibum di negri ini? Sepertinya begitu.

***

Sekarang sudah petang. Aku berjalan kecil mengitari kerajaan. Lalu berdiam diri sejenak di sebuah taman kecil dan bersandar dibawah pohon rindang.

“ ARGHHH!! PAKAI OTAKMU!! KAU ITU KOTOR!! JANGAN MENYENTUH KU!!! “

“ Maafkan saya Kaisar Kibum, saya tidak sengaja menyentuh lengan kaisar..”

“ PERGI, KELUAR DARI SINI SEKARANG!! “

“ Tapi, tuan..”

“ PERGIIII!!! “

Deg. Teriakan keji itu kembali terdengar, sudah lebih dari 3 kali aku mendengar Kaisar Kibum berteriak kasar seperti tadi, dan itu semua hanyalah karena masalah sepele. Padahal baru beberapa jam saja aku berada di kerjaan ini, tapi sudah begitu banyak hal aneh yang terjadi.

“ Hiks..hiks.. “

“ Sudahlah, kau harus sabar. Kaisar Kibum memang orang yang tidak punya hati “

“ Hiks..tapi ini sudah keterlaluan, a..aku tidak sengaja me..menyentuhnya. Ta..tapi taadi dia memukulku, hiks.. “

“ Mwo? Dia ternyata memang orang yang kejam. Dia bahkan tidak layak disebut sebagai manusia.. Mengapa bisa, ada orang yang berperilaku kasar sepertinya? “

Kudengar perbincangan kecil itu, dari balik pohon yang sedang aku sandari. Mereka adalah pelayan-pelayan di sini. Jujur, mungkin jika aku menjadi mereka, aku akan melarikan diri dari tempat ini. Tidak tahan jika harus bekerja keras dan dicaci maki setiap hari.

“ Kau, kau Tabib Minho kan?? “ ucap salah seorang pelayan mengahampiriku

“ I..iya. Itu aku “ jawabku keheranan

“ Tabib Minho, bantulah kami, keluarkan kami dari penderitaan ini, kami sudah tidak tahan diperintah oleh Kaisar keji sepertinya “ ucap pelayan wanita disampingku, sekarang aku sudah dikelilingi oleh para pekerja

“ A..apa maksud kalian? aku tidak bisa! Aku tidak punya hak dan aku tidak mungkin bisa membantu kalian. Aku hanya seorang tabib biasa “ ucapku keheranan. Ada apa dengan mereka semua?

“ Tolonglah kami. Sudah banyak hal menyakitkan yang Kaisar Kibum lakukan… Bantulah kami dan masyarakat di negri ini “

“ Apa?? Apa yang kalian katakan? Aku tidak mungkin sanggup melakukan hal seperti itu. Itu mustahil!! Kenapa kalian tiba-tiba berkata seperti itu?? “

“ Karena kau adalah seorang tabib, dan kami yakin Tabib Minho mampu berbuat banyak, racunilah Kaisar Kibum, racuni dia sampai mati. Kami mohon Tabib Minho..! “ Deg. Hatiku terasa sakit mendengar ucapan mereka, mereka yang menginginkan aku untuk membunuh Kaisar Kibum. Aku hanya bisa terdiam dan tak mampu berkata sepatah kata pun.

“ Kami mohon, jika kau membunuhnya, maka posisi Kaisar akan ditempati oleh Penasihat Jinki, karena Penasihat Jinki adalah keponakan Kaisar Kibum, yang tentunya masih memiliki garis keturunan dari kerajaan. Dan kami rasa dia dapat memimpin lebih baik dari pada Kaisar yang sekarang. Kami berharap banyak dari anda, Tuan..”

***

Malam ini, aku diperintahkan Penasihat Jinki membuat ramuan untuk Kaisar Kibum, aku meracik obat ku sendiri, obat yang kubuat berfungsi untuk memberikan efek ketenangan, agar Kaisar Kibum bisa lebih santai dan mudah mengontrol emosinya.

“ Tabib Minho..! “panggil penasihat Jinki

“ I..iya ada apa? “ tanyaku terkejut.

“ Kaisar Kibum bilang, dia suka dengan racikan obatmu. Dia minta untuk dibuatkan lagi esok hari..” ujarnya ramah dan tersenyum. Yaa.. aku rasa pelayan-pelayan itu benar, akan lebih baik jika kerajaan ini dipimpin oleh seseorang seperti Penasihat Jinki. Ahh, apa yang aku pikirkan?

***

Keesokan Harinya..

PLAK!

“ KAUU!!! BERANINYA KAU!!! PENGAWAAAAL!! HUKUM DIA!! LALU USIR DIA DARI KERAJAAANN!!! “

“ Kaisar, maafkan saya.. Aku mohon, maafkan saya!! “ Jerit seorang wanita sambil menangis sesenggukan. Aku mengentip kejadian itu dari balik jendela kecil. Kudengar dari para pekerja disini, wanita malang itu diusir dari kerjaan, dikarenakan telah merontokan beberapa helai rambut kaisar saat sedang menyisirnya. Sungguh lelucon yang ironis.

Tok. Tok. Tok

“ Ah. Siapa disana? “ ucapku pada seseorang yang mengetuk pintu

“ Saya Jonghyun, saya kepala pelayan kerajaan “ ujarnya pelan

“ Baiklah, silakan masuk “

Tidak menunggu lama, tiba-tiba namja yang mengaku sebagai kepala pelayan itu langsung berlutut dihadapanku. Aku langsung terkejut bukan main, ada apa lagi ini?

“ Aku mohon Tabib Minho, bantulah kaum-kaum jelata seperti kami. Racuni Kaisar Kibum, aku mohon..” matanya mulai berkaca-kaca. Apa yang harus aku lakukan?

“ Ti..tidak bisa, maafkan aku “ ucapku ragu

“ Apa kau tega melihat kami diperlakukan seperti ini terus?? Apa kau tidak kasihan melihat kota ini, kota yang sudah layak disebut sebagai kota mati? Apa kau sanggup melihat Kaisar Kibum yang setiap harinya menginjak-injak kami, memperlakukan rakyatnya dengan keji dan kasar? Aku mohon Tabib Minho!! Bantulah kami. Jika kau melakukannya, maka kau akan menjadi pahlawan bagi kami. Bangsa ini akan merdeka, aku mohon..“ Berbagai perasaan kini berkecamuk dalam diriku. Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus kukatakan. Iya atau tidak.

***

Sekarang ini aku sudah berada di dalam ruangan Kaisar Kibum. Aku ditugaskan untuk mengantar sendiri racikan obat yang telah kububuhi racun didalamnya. Racun yang ku buat, tidaklah berwarna dan tak berasa. Efek dari racun tersebut tidaklah buruk, tidak  menimbulkan sakit, hanya akan menimbulkan kantuk dan tertidur untuk selama-lamanya. Sehingga, hal ini tidak akan menimbulkan kecurigaan dari pihak kerajaan, dan menganggap jika Kaisar Kibum meninggal karena sakitnya.

“ Minho.. kemarilah. Dan letakan saja obat itu di meja..” ucap Kaisar Kibum pelan, baru pertama kali ini aku mendengarnya berkata sopan seperti itu.

“ Ba..baiklah..” aku berjalan pelan mendekatinya

“ Duduklah, santai saja. Tidak perlu kaku seperti itu, bukankah kita seumur? “ Apakah aku tidak salah dengar? Mengapa Kaisar Kibum menjadi  selembut itu?

“ I..iya Kaisar..”

“ hmm.. Apa kau sudah memiliki seorang kekasih atau apalah itu namanya..” dia menanyakan sesuatu yang benar-benar membuatku bingung.

“ Tidak, tidak ada.. “ Jawabku sesingkat mungkin.

“ Ohh, padahal kau adalah namja yang tampan, masih muda, baik juga sopan. Tidak mungkin, jika tidak ada seorang wanita pun yang menyukaimu. Hahaha. Tidak seperti aku yang mempunyai sifat buruk seperti ini, bukannya suka tapi malah pergi karena ketakutan..”

“ ahh..Tidak begitu juga..”  ucapku masih dengan perasaan takjub. Ada apa dengannya?

“ Oh,iya. Ku dengar dari Penasihat Jinki, katanya kau Tabib muda yang sering berkelana kesana kemari, benarkah begitu..? “ tanyanya lagi

“ I..iya benar..”

“ Sudah kubilang, tidak perlu kaku seperti itu. Santai saja, anggaplah jika kita adalah teman” ucapnya sambil tersenyum

“ ne “ aku mengangguk pelan. Sungguh, untuk pertama kalinya. Aku melihat Kaisar Kibum tersenyum ramah seperti ini, sosok nya benar-benar berbeda jauh dari yang kemarin aku lihat.

“  Oh iya Minho, bagaimana rasanya bebas? Bisa berjalan kesana kemari, bermain sepuasnya, bebas melakukan apapun yang kau suka? Bagaimana rasanya semua itu? Aku ingin tau. Ceritakan lah..” ujarnya seperti seorang bayi

“ Hmm..bagaimana ya? Menurutku tidak ada yang istimewa. Bebas itu seperti, melakukan sesuatu yang kita inginkan, tanpa merasa tertekan atau di kekang. Rasanya lepas, tidak peduli seberapapun orang yang tidak suka, asalkan kita suka dan senang melakukan itu “ ujarku mulai terbawa suasana

“ wahh.. sepertinya sangat menyenangkan. Aku jadi ingin merasakan hal itu “ ucapnya kembali murung.

“ Kaisar tidak pernah melakukan semua itu?? Ah, maafkan aku sudah lancang bertanya “ ujarku was-was

“ Tidak apa-apa. Haha. Aku hanya, aku tidak pernah merasakan semua yang anak-anak normal lakukan, masa kecilku telah dirampas oleh mempelajari hal-hal yang seharusnya diberikan setelah aku beranjak dewasa. Haaaahh.. “ dia menghela napas sejenak, hatiku terasa terguncang saat mendengarnya.

“ Ya itu benar. Aku tidak mempunyai kenangan indah dimasa kecil. Aku juga tidak pernah punya teman, satu-satunya teman yang kupunya pun pernah diusir dari kerajaan, karena dia berasal dari rakyat biasa. Belum lagi, saat aku berumur 13 tahun, terjadi perang antar kerajaan. Kedua orang tua ku meninggal dunia, hanya aku lah satu-satunya orang yang bisa meneruskan gelar kaisar dikerajaan ini. Saat itu aku benar-benar tertekan dan bingung harus melakukan apa, satu-satunya tempat berbagiku hanyalah Penasihat Jinki..” kulihat mata Kaisar Kibum mulai berkaca-kaca. Aku benar-benar prihatin terhadapnya. Ternyata dibalik sifatnya yang buruk itu, terselip kisah sedih yang memilukan.

“ Aku turut sedih mendengarnya..” kataku pelan. Mungkin, inilah sebab mengapa dia menjadi seseorang yang bersifat buruk dan berperilaku keji. Ini semua atas dasar tekanan batin dan krisis latar belakang kehidupan yang dialaminya.

“ Hahaha. Mengapa aku jadi bercerita banyak ya?? “ ujarnya sambil menggaruk-garuk kepalanya, yang kuyakin pasti tidak gatal.

“ Tidak, apa-apa. Senang mendengar anda bercerita “ ucapku tersenyum ramah

“ Ahh.. Tabib Minho, kau tau? Sebenarnya aku sudah lama dan sudah lelah terus menerus menjadi orang yang seperti ini, aku ingin menjadi sosok yang baru, aku ingin menjadi orang yang ramah tamah seperti Penasihat Jinki. Aku juga ingin sekali bisa membuat negri ini kembali makmur dan sejahtera..” katanya lagi. Ya Tuhan, terimakasih banyak Kau telah membukakan pintu hati baginya. Tidak kusangka Kaisar Kibum dapat berubah secepat ini.

“ Iya. Kalau begitu..kau harus bersemangat Kaisar Kibum!! Aku yakin kau pasti bisa!! “ ujarku menyemangatinya

“ Ne, gomawo. Kau membantu banyak. Oh, iya. Tabib Minho, tolong bawakan obatku, kepalaku terasa pusing..”

Deg.

Deg.

Deg.

Aku lupa. Aku melupakan sesuatu dan aku menyesal. Racun itu, jangan sampai Kaisar Kibum meminumnya, ya Tuhan apa yang harus aku lakukan. Seharusnya aku tidak menaruh racun itu jika semuanya akan berakhir seperti ini. Seharusnya, Kaisar Kibum bisa bersikap baik lebih cepat dari hari ini, sehingga aku tidak perlu membubuhi racun diobatnya.

“ Minho, apa yang sedang kau lakukan?? Jangan diam saja, cepat ambilkan obatku! “ ujar Kaisar Kibum sedikit berteriak

“ I..iya..” aku berjalan dengan sangat pelan menuju meja dimana aku meletakan obat beracun itu.

“ Cepat berikan obat itu padaku!! Kenapa kau begitu lambat??? Cepat Minho!! “ kulirik Kaisar Kibum cepat, raut wajahnya seperti orang tidak sabaran

“ I..iya. Ini..! “ Kaisar Kibum mengambil cepat obat itu dari tanganku. Jantungku semakin berdegup dengan kencang, apakah aku telah melakukan dosa besar?? Aku takut. Aku tidak ingin dia mati hari ini, tapi aku juga tidak ingin dia tahu jika aku menaruh racun diobat itu.

Kaisar Kibum, dia sudah hampir menelan obat itu. Hingga akhirnya aku berteriak kencang

“ JANGAAAAAN!!! “

“ Apa maksudmu??? Ada apa dengan obat ini??? “ Katanya sambil melemparkan obat itu kelantai, dia menatapku tajam, aura kebengisannya seakan-akan kembali muncul. Aku hanya bisa tertunduk tak berani melihat matanya.

“ Ahaaa..aku tau!!! Kau MEMASUKAN RACUN KE DALAM OBATKU?? BENARKAN????  “ teriaknya didepan wajahku.

“ Maaf..ma..maafkan aku Kaisar! Maaf..” hanya itu yang bisa aku katakan, aku pasrah dengan apa yang akan terjadi setelah ini.

“ PENGAWAAAAL!!! SERET DIA KE PENJARA!! PENJARAKAN DIA SEUMUR HIDUUUUP!!!! “ sekujur badanku melemas, kaki ku langsung ambruk ke lantai. Pengawal-pengawal itu seketika masuk kedalam ruangan kaisar, dan aku diseret paksa oleh mereka, menuju penjara bawah tanah.

THE END

Ini cuma cerita fiksi aja ya reader, jangan dianggap serius #terutama buat para flamer. Mianhee, maafkan author yg satu ini. Semoga suka ceritanya dan ga bikin reader galau. Mianhe sekali lagi ya! oh iya.. Happy Birthday ya buat Minho sama Onew yang berulang tahun. Gomawo udah baca^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

43 thoughts on “{FF PARTY 2011} KING OF KEY”

    1. Hohoho. tadinya atuhor mau bikin kelanjutannya
      Tapi berhubung bikin FF ini juga telat, dan bla..bla..bla
      Jadi sengaja dibuat ngegantung*PLAK! Mianhe ya reader..
      Initnya, ambil kesimpulan tersirat aja ya dari kisah Key+Mino ini =D
      Makasih banyak ya^^

    1. Huaa..banyak yg bilang ini ngegantung~
      Emang ko, sengaja dibuat menggantung. Biar readernya ngebayangin sendiri gimana nasib Minho dipenjara seumuuur hidup..hahahaha #author stress. Mian ya =D
      Makasih banyak yaa^^

  1. pdhl awalnya uda bgus bget, tp koq akhirnya kyk gtu sih? T_T
    coba key tobat, psti crtanya jd ga nggantung. ah, endingnya knp bgni?

    1. Iya.. endingnya emang seperti itu, kali2 jangan happy ending terus, kali2 bikin ending yg tanda tanya. hehehe.
      Mm, sequel ya? Kalau sequel, authornya lagi ga ada inspirasi, bingung mau gimana lanjutannya.. mianhe ya TT
      Tapi, makasih banyak ya udah baca^^

  2. ending nya thor,,, pengennya sampe si kibumnya jadi raja yang bijak dulu… hik hik hik *ratapankaumjelata #plak
    bikinin sambungannya dong thor…
    ya ya ya ya ya tapi overall “I like it”

    1. Ya, kalau endingnya gitu ga akan seru, udah banyak*plak!
      kita cari ending yg agak aneh.. hohoho
      Mm, sambungannya ya? kayanya engga.. mianhe ya TT
      Makasih udah baca ya^^

    1. Ne, harusnya minho pasang muka se poker face mungkin, biar dia ga dipenjara..
      Haahh, kasian deh mino nya..hiks2. TT #gara-gara author tau!! -,-
      Makasih banyak ya udah baca^^

  3. ngegantung bgt thorr.. ayoo ah sequelnya …
    key kenapa kejam bgt sih .. huwaa…
    andwae.. kasian minho …
    ayoo meskipun ngak ada lanjutannya aku minta lanjutannya …

    1. Huaa.. mianhe karena ngegantung..hiks TT
      Ne, Mino kasian banget ya? Huaaa.. ini semua salah Key*plak..
      Mian, author ga bikin lanjutannya =D
      Makasih banget ya udah baca^^

  4. loohh.. kok? endingnya ngegantung terjus si kibum dari baik kok tiba – tiba jadi jahat? aneh.
    bikin kelanjutannya dong thor! soalnya ceritanya ngegantung!
    please… please bikin lanjutannya, terus author itu cewek atau cowok? soalnya kalo cewek kan bisa kupanggil eonni.
    tapi ffnya tetep bagus, kok!

    1. Author yeoja tulen.. sungguh! nickname aku kaya cowo kah?
      Sungguh, author perempuan.. -,-! Beneran deh, aku perempuan *plak! berlebihan
      Huaa, mianhe aku ga bikin lanjutannya. Mianhe banget ya reader ya =D

      Makasih banyak ya udah baca^^

  5. Ihhh authorrr! Aku ngakak pas baca caps2 jebol gitu. Gatau kenapa *aneh* pdhal itu si key kejam banget ==
    aaiihhh ayang minho (?) *digampar flamers* dipenjara. Hahaha makanya jd org itu mesti jujur meski menyakitksan 😀
    aku suka ini 😉

    1. Oh ya? ada yg ngakak juga ternyata baca FF ini..
      Aku juga ga tau kenapa kamu bisa ngakak.. hehehe
      Ne, jadi orang itu harus jujuar lho, Mino! huhu
      Makasih banyak ya udah baca^^

  6. Hiaaaaa endingnyaaaa!!!!!!!!
    Dikirain kaisarnya bakal jadi orang baik abis curhat sama Minho begitu tapitapi….
    Yaah thor endingnya….
    Tapi baguuusss! Bagus bangett! 😀

  7. ahahahaha XD
    unyu-unyu banget sikapnya Key disini. minho dipenjara seumur hidup?? ahahaha #dipenjara Minho
    kirain Key bakal tobat, jadi raja yang baik, ehh, ternyata PMS-nya kambuh lagi *ups
    ceritanya keren, author! XD

  8. huaaaaaaaaaa diterusin dong thor ..gantung banget ni…maunya kibum jadi baik trs minhonya keluar dr penjara…atau apa kek gt….ini gantug banget padahal critanya bgus

  9. bagus nih ceritanya kaya nonton film doraemon *nahloh??
    tapi sayang ending nya ngegantung, coba aja ada kelanjutannya pasti lebih keren

    key memang almight key, sadiss bgt key
    suka sama onew yg berwibawa

  10. ya mungkin gak papa buat para flamers tapi buat para lockets biasnya dibuat keji dan kenyataannya kebalikanya(baik)

  11. hallo author, saya mau minta ijin pake ff ini buat drama saya . .
    boleh nggak author?
    tapi saya edit sedikit, nanti saya cantumin creditnya, janji 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s