Egositic Marriage – Disturbing Day (VII)

Author : Ria QR

Main Cast :

–          Choi Minho

–          Kim Kibum

–          Kim Jonghyun

–          Lee Taemin

–          Lee Jinki

–          Kang Hyemi (Imaginative Character)

Support Cast :

–          Nenek Goo Hara

–          Kakek Kang Nam Gil

–          Shin Min Ri (Widi)

–          Lee Dong Hae

Special cast : Eunhyuk, Kyuhyun.

leght : Sequel

genre : romance, family, a little bit comedy

rating : PG 15  PG 16 (sebenernya tadinya aku mau ngasih rating NC 17 karena sesuatu tapi banyak yang bilang kalo masih dalam batas yg dimaklumi jadi aku turunin jadi PG 16 tapi naik satu tingkat dari rating biasanya)

Egositic Marriage – Disturbing Day (VII)

 

            Hyemi telah selesai makan pagi sendirian di ruang makan kecil. Saat nenek Hara tidak ada, maka tradisi makan pagi dan makan malam bersama di ruang makan utama seperti hilang ditelan bumi. Kelima namja kaya itu makan sesuka hati mereka. Sekarang pun begitu.

Setelah selesai sarapan, Hyemi kembali naik ke lantai dua. Ia akan membangunkan Jonghyun, sesuatu yang rutin ia lakukan selama seminggu ini. Jonghyun telah berjanji akan mengantar jemput dan menjaganya dari penggemar-penggemarnya pasca pengumuman pertunangan kemarin.

Hyemi menyipit begitu melihat sesuatu tertempel di depan pintu Jonghyun. Sebuah memo.

My honey, hyemi ^^

Mian aku tidak bisa mengantarmu besok :((

Malam ini aku pergi ke pertandingan basket jalanan.

Kau pergi saja duluan sendiri.

Tenang saja, pulangnya kujemput

kissu :*

 

            “YAAA! KIM JONGHYUN!!!!!!!!” teriak Hyemi setelah selesai membaca memo itu. Hyemi lalu menariknya dari pintu lalu merobek-robeknya tanpa ampun. Bukan karena kalimat Jonghyun yang super memuakkan tapi karena ia tak bisa mengantar Hyemi.

“Lalu? Aku harus pergi ke universitas sendirian? lalu dicegat oleh penggemar Jonghyun sialan itu?” tanya Hyemi pada dirinya senddiri. “EOTTOKHAEEEE????”

Tapi pada akhirnya Hyemi pun berangkat. Bagaimana tidak, hari ini dia UTS.

***

            Hyemi berjalan dengan langkah waspada sejak melangkah masuk kedalam gerbang SM University. Semua orang melakukan hal yang sama : menatapnya lalu berbisik-bisik.

“Kim Jonghyun… kau harus membayar ini,” geram Hyemi. “tuhan… kemana hari-hari damaiku?”

“Kau Kang Hyemi?” tanya seorang namja berkacamata pada Hyemi. Hyemi mengangguk.

“Aku disuruh menyampaikan pesan. Tunanganmu ingin bertemu denganmu,” kata namja itu lagi.

Hyemi menyipitkan mata. Tunangan? Tunangan siapa? Dirinya kan punya lima tunangan di kampus ini. Jonghyun? “Mian. Tunangan ? Siapa?”

Namja berkacamata itu berbalik. “Siapa lagi? Tentu saja Kim Jonghyun. Memang kau punya berapa tunangan?”

GLEK. Hyemi menelan ludah. Dia memang punya lima tunangan  tapi tentu saja dia tak akan mengakuinya pada siapapun.

“Oh tentu saja. Dimana dia? Sekalian aku beri perhitungan padanya,” kata Hyemi.

“Di atap gedung budaya,” kata namja itu lagi. “Ikut denganku.”

***

            Hyemi bersama namja berkacamata tadi akhirnya tiba di atap gedung budaya. hyemi menyapu pandangan. Jonghyun tidak terlihat. Otak Hyemi berputar. Apakah ini hanya permainan Jonghyun?

“Mana jonghyun?” tanya Hyemi akhirnya.

“Tunggu sebentar. Dia akan segera datang,” kata namja berkacamata itu lalu turun.

Kini Hyemi tinggal sendirian. Semilir angin berhembus membuat Hyemi merapatkan blazernya. Ini musim dingin dan Jonghyun bodoh itu memanggilnya di atap gedung? Kenapa harus di tempat yang udaranya sedingin ini? apa yang ia pikirkan?!

“Sudah 5 menit. Jonghyun bodoh, dia mau mempermainkanku hah?!” umpat Hyemi sendiri lalu berteriak. “Jonghyun mana kau?!”

set…

Tiba-tiba saja Hyemi merasakan sesuatu menyentuh pinggangnya. Hyemi berpikir, ini pasti Jonghyun. Hanya Jonghyun yang berani seperti ini padanya. Hyemi lalu menghentakkan tubuhnya dan berbalik menghadap Jonghyun.

“Jonghyun? Dia tidak ada,” kata namja itu. Oh tuhan, dia bukan Jonghyun.

***

            Hyemi menatap namja yang ada didepannya. Dia siapa? Namja berambut blonde ini siapa? Dan… mana Jonghyun???!

“Jonghyun? Dia tidak ada,” kata namja itu membuat Hyemi mengerutkan alis. Jonghyun tidak ada? Situasi apa ini?

“Mana Jonghyun?! keluarkan dia! Akan aku hajar dia karena sudah mempermainkanku!” seru Hyemi.

Namja itu berjalan selangkah kedepan memperpendek jarak dengan Hyemi. “Kenapa mencari yang tidak ada? Kan ada aku.”

Hyemi mulai memutar otak. Tidak, tidak… dia tidak sedang dijebak. Ini ulah Jonghyun! Jonghyun pasti ada disini!

“JONGHYUN KELUAAARRR!” teriak Hyemi dan namja itu langsung membekap mulut Hyemi.

“Hmmppffffhhhhh…..!!!”

“Sudah kubilang Jonghyun tidak ada. Disini hanya ada aku,” kata namja itu lagi. “Berjanjlah berhenti berteriak dan aku lepaskan.”

Hyemi mengangguk-angguk. Namja itu pun melepaskan bekapannya.

“Kau siapa???!!!” tanya Hyemi langsung.

“Oh iya kita belum berkenalan ya? Kenalkan , aku eunhyuk. salam kenal, nona…” kata Eunhyuk lalu meraih tangan kanan Hyemi dan mengecupnya.

BUGH! refleks, Hyemi menendang bagian vital Eunhyuk.

“Argh…. yeoja bodoh! Jangan disitu!” umpat Eunhyuk.

Hyemi baru saja berlari ketika tangan kekar Eunhyuk menahan pinggangnya. Dengan mudahnya, Eunhyuk mendorong tubuh Hyemi sehingga jatuh di lantai.

“Kau tidak sabaran sekali,” kata Eunhyuk sambil menyeringai. “Sebelum masuk ke inti kita harus melakukan pemanasan kan.”

Hyemi membulatkan mata. Tidak… tidak… apa yang sedang terjadi? Masa bodoh dengan Jonghyun, yang jelas ia harus pergi dari sini!

“Eits,” kata Eunhyuk yang tiba-tiba sudah berada diatas tubuh Hyemi. “Aku belum apa-apa. Kau mau mulai darimana?”

Hyemi menggeliat dibawah cengkraman Eunhyuk. “Lepaskan sialan!”

“Mari mulai dari bibir,” kata Eunhyuk lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Hyemi. Hyemi langsung saja meludahi wajah Eunhyuk.

Eunhyuk menarik wajahnya kembali kemudian mengelap ludah Hyemi di pipinya. “Huh, kau pikir hanya dengan ini aku akan berhenti?”

Eunhyuk mendekatkan wajahnya lagi dengan cepat. Hyemi langsung membuang wajah kearah lain. “Bibir bisa dibelakang. Yang ini saja,” kata Eunhyuk setengah berbisik ditepat ditelinga kanan Hyemi membuat sensasi yang aneh bagi Hyemi.

Eunhyuk langsung menyerang leher putih Hyemi. Mengecupnya kemudian menjilatnya. sesekali ia gigit lalu dihisapnya meninggalkan bekas kemerahan disana. Hyemi yang diperlakukan seperti itu hanya bisa menggeliat tidak karuan. Tenaga Eunhyuk terlalu besar untuknya.

Kakek. Minho.

Tiba-tiba kedua laki-laki itu memenuhi pikiran Hyemi. apakah kakeknya tahu tentang jal ini dari surga? Apakah kakeknya akan melindunginya dari surga sana?

Lalu Minho… namja yang ia sukai. Namja yang selalu dengan hebatnya tahu Hyemi sedang dalam kesulitan. Dimana ia sekarang? Bagaimana reaksinya jika ia melihatnya seperti ini?

Hyemi mulai menangis. Kenapa ia begitu mudah dijebak? Bagaimana selanjutnya? Bagimana membuat orang ini berhenti! Dia terlalu kuat! Ya Tuhan…. Aku ingin lepas!!!!!

“Aku suka pekerjaan ini,” kata Eunhyuk disela-sela perlakuannya pada Hyemi. Eunhyuk mengangkat wajahnya lalu melirik ke arah tubuh Hyemi. “Aku bosan dibagian ini. Aku pindah ya.”

Eunhyuk lalu menarik kasar blazer Hyemi tapi dengan kekuatan yang tersisa Hyemi menarik lengannya menjauh dari Eunhyuk. Akibatnya lengan blazer Hyemi robek sampai ke pangkalnya.

“Berhenti… tolong… jebal….” isak Hyemi.

“Hei,” kata Eunhyuk lalu menahan kedua tangan Hyemi. Dalam sekali sentakan Eunhyuk menarik kedua tangan Hyemi keatas lalu menahannya. “Begini lebih baik.”

Hyemi menjerit begitu tangan namja didepannya berusaha menarik kemejanya.

“STOP!” seru seseorang dari arah pintu. “YOU BASTARD! GET AWAY FROM HER!” serunya lagi. kedua namja yang ada di depan Hyemi kemudian menghentikan aktifitasnya.

Hyemi masih tersedu-sedu saat berusaha melihat siapa yang berbaik hati datang menolongnya. Seorang namja. Berpakaian rapih dengan rambut hitam yang juga disisir rapi. Key.

“Hohoho, ada murid teladan SM,” kata Eunhyuk. “Mau jadi pahlawan kesiangan hah?”

“Kalau bisa sampai disini berarti kau sudah menghabisi Kyuhyun dibawah,” lanjutnya lagi.

Key menaikkan sebelah alisnya. “Cowok culun yang selalu mau mengambil posisiku itu? Murid sok rajin tapi mengalahkan nilaiku saja tidak bisa.”

Eunhyuk tersenyum menyeringai. “Kau merusak acaraku saja. Sekarang kuberi pilihan. Ikut bermain bersamaku  atau ikut bermain bersamaku.”

“Apa bedanya pilihan pertama dengan pilihan kedua?” tanya Key sambil memasukkan tangannya kesaku celana.

“Bedanya pilihan kedua, pakai kekerasan. Bagaimana?” tanya Eunhyuk lagi.

Key mendengus. “Karena pilihan pertama tidak begitu menarik,” kata Key sambil melirik Hyemi. “Maka aku pilih yang kedua saja.”

“Babo,” kata  Eunhyuk lalu menerjang Key.

Eunhyuk melayangkan pukulan ke wajah Key tapi Key dengan sigap mengelak ke arah kiri. Key lalu mengambil tangan kiri Eunhyuk lalu memutarnya sehingga Eunhyuk kesakitan. Key lalu menendang punggung Eunhyuk dari belakang membuat namja itu terpental dua meter kedepan. Key menghampiri Eunhyuk lalu meninjunya berkali-kali.

“YOU PUNK! KAU TIDAK BOLEH MENYENTUHNYA DASAR BODOH!” kata Key gusara sambil terus meninju wajah Eunhyuk.

“Memang dia apamu hah? Perhatian sekali…” kata Eunhyuk yang masih saja berbicara sok dengan wajah berlumuran darah.

“DIA TUNANGANKU, SON OF A BI*CH!” kata Key. Setelah puas memukul Eunhyuk, Key pun meninggalkan namja yang sudah berdarah itu lalu pergi ketempat Hyemi.

Key menatap Hyemi sebentar. Hyemi memalingkan wajah. Key menghela nafas. “Kau tahu? Aku sangat-“

“KEY! AWAAAAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!” pekik Hyemi begitu melihat Eunhyuk membawa kursi besi lipat lalu mengangkatnya tinggi-tinggi. Eunhyuk mencoba untuk menghamtam kepala Key.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”

BRAAAAAAAAAKKKK! Terlambat. Kursi itu tidak menghantam kepala Key tapi tepat mengenai punggung Key. Key terduduk lalu terguling-guling.

“AAAAAAAAAAAAAAARGGGGGGGGGGG…..” erang Key. Tadi itu rasanya benar-benar sakit. Sebelum bisa sampai kesini, tadi dia juga bertarung dengan Kyuhyun. Rasa sakit tadi menjadi dua kali lebih sakit.

“Kau salah memilih, tuan Goo,” kata Eunhyuk lalu tersenyum menyeringai. Melihat keadaan Key yang sudah tidak bisa bangun lagi, Eunhyuk mendapat ide. Sekali lagi ia akan menghantamkan kursi ini tapi tepat dikepalanya.

“KEEEEEEEEEEEYYYYYYYYYYY,” pekik Hyemi lalu berlari menghampiri Eunhyuk bermaksud ingin menahan Eunhyuk tapi terlambat. Eunhyuk keburu sadar dengan kehadiran Hyemi lalu menendang kaki Hyemi sehingga Hyemi terjatuh.

“Tuhaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnn,” erang Hyemi kesakitan. Hyemi bermaksud untuk beridiri lagi dan “AHHHH!” kaki Hyemi terkilir hebat. Ia tidak bisa berdiri lagi.

Eunhyuk lagi-lagi melancarkan serangannya kepada Key. “Kau kan punya banyak uang, tuan Goo Kim Ki Bum. Jadi biaya pengobatan geger otak bukan masalah kan?” kata Eunhyuk membuat Hyemi memekik. “Tidaaaaaaaaaaakkkkkkkkk!!!”

BRAAAANG! Lagi-lagi suara itu terdengar. Hyemi menutup matanya. Tidak. Tuhan… jangan…Jangan Key…. batin Hyemi.

Hyemi membuka matanya walaupun takut. Apa yang ia takutkan benar-benar tidak terjadi. posisi berbalik. Sebelum Eunhyuk sempat melakukan serangan lagi, Key sudah keburu pindah tempat. Jadi yang dihantam Eunhyuk hanya lantai kosong.

“TERIMA INI PECUNDANG!,” kata Key lalu memukul Eunhyuk dari belakang dan terus menerus meninjunya hingga Eunhyuk tidak sadarkan iri. Kini namja itu tergeletak lemas dan tidak bergerak lagi.

“Sekali lagi menyentuhnya, kubunuh,” kata Key.

***

            Key berbalik lalu mendapati Hyemi yang sudah tidak berpakaian sebagaimana mestinya. Rambut panjang coklatnya sudah kusut. Blazernya sudah terlepas, kancing kemeja putihnya sudah terbuka dua diatas dan lengan kemejanya sudah robek hingga kepangkal lengan. Rok dan sepatunya masih menempel ditempatnya membuat Key sedikit lebih tenang. Itu berarti namja sialan itu belum terlalu jauh.

“Go-gomawo,” kata Hyemi pada Key yang berdiri didepannya.

Key mendengus. “Kenapa tidak hati-hati, hah?!!”

“Namja berkacamata itu bilang kalau Jonghyun ada disini mencariku,” kata Hyemi sambil menundukkan kepalanya sambil berjongkok.

“Lalu kau ikut saja?” tanya Key.

“N-ne.”

“Dasar bodoh! Kau memang yeoja bodoh! Tidak punya otak! Kau pikir mereka itu jujur??? HAH! Orang bodoh saja tahu kalau kau sedang dijebak! Belajarlah sedikit! Ini Seoul! Jangan bersikap seperti yeoja kampungan!” gertak key bertubi-tubi.

Hyemi menaikkan wajahnya membuat Key membulatkan mata. Sejak tadi Key tidak pernah melihat dengan jelas wajah Hyemi sejelas sekarang. Hyemi tampak menangis dengan mata yang begitu bengkak. Key mendadak merasa bersalah. Apa yang baru saja tadi dikatakannya? Bisa-bisanya ia memarahi yeoja yang bahkan belum bisa berpikir dengan baik?

Key menangkap sesuatu di leher Hyemi. Sesuatu seperti cap berwarna kemerahan. Apa itu kissmark? kissmark buatan Eunhyuk? Dan lagi pergelengan tangan Hyemi berdarah. Seperti luka cengkraman yang sangat kasar.

“Apa yang dileher dan tanganmu -“

Belum sempat Key menyelesaikan kalimatnya, Hyemi sudah berlari keluar.

***

            Aku memang bodoh. Aku memang gampang ditipu.

            Benar kata Key. Aku ini yeoja kampungan.

            Seharusnya aku tidak usah ikut perjodohan sialan itu.

            Lalu bertemu dengan kelima namja sialan itu.

            Dan mengalami kecelakaan bertubi-tubi seperti ini…

            Seharusnya saat ini aku tinggal bersama Minri

            Dan hidup tenang sebagaimana mestinya

            Tapi…

            Toko kakek. Bagaimana dengan toko kakek?

            Bagaimana dengan rumah kami?

**

            Tanpa sadar Hyemi sudah sampai di toko kakeknya. Sebuah toko kecil yang sampai sekarang belum dibuka kembali. Hyemi lalu masuk dengan kunci cadangan yang selalu dia taruh dibawah pot bunga.

Hyemi lalu mengambil foto kakeknya yang tersenyum lebar. Hyemi pun berbaring di toko itu. Hyemi menatap wajah kakeknya yang sangat sehat dan bahagia di foto itu lalu memeluknya. Dan Hyemi menangis lagi.

***

            “Annyeong,” sapa Yoon Hana, yeoja tinggi berkulit putih itu. “Ada orang?” tanyanya lagi.

Hana baru saja tiba di Korea dari Indonesia. Kontrak kerja ayahnya telah selesai disana dan ia sekeluarga kembali lagi ke Korea. Keluarganya duluan pergi ke Korea dan hana baru kembali hari ini sendirian.

Dulu, tepatnya 4 tahun yang lalu, saat masih di Korea, Hana sering membeli kue disini. Rasanya sangat enak dan harganya juga tidak mahal. Hana sudah sangat rindu dengan kue-kue buatan toko ini makanya setelah dari bandara ia langsung menuju kesini dulu.

“Annyeong?” sapa Hana. Suara Hana memantul. Tanda bahwa toko ini sedang kosong. Hana menyipit. Apakah toko ini tutup? Tapi pintu masuknya terbuka.

“Jweisonghamnida, aku masuk,” kata Hana lalu memasuki toko itu. Tampaknya toko ini memang sudah lama tutup. Baru saja Hana melangkah lagi tapi kakinya terantuk sesuatu.

“ASTAGA!!!” pekik Hana begitu melihat seorang yeoja sedang berbaring dilantai yang dingin dengan seragam universitas yang sudah tidak karuan.

“ya, Ireona (Bangun),” panggil Hana pada gadis itu. Hana membaca papan namanya. Kang Hyemi.

“Omona…” gumam Hana lalu mengambil ponselnya. “Halo? Pak? Tolong, bisakah anda masuk kedalam toko kue? Ya, toko kue yang baru saja aku masuki. Masuk saja, aku… butuh bantuan.”

***

            Nenek Hara telah tiba dari Jamaica sore itu. Setelah dari bandara ia langsung pulang. Seminggu disana membuat kepala nenek Hara pening dan ingin segera tidur. Cuaca Jamaika sangat panas, berbanding terbalik dengan musim dingin di Korea.

“Nenek sudah pulang?” tanya Minho begitu melihat neneknya datang bersama Donghae.

“Oh Minho… iya, nenek pulang,” kata nenek Hara sambil tersenyum pada Minho. Ia memang capek, tapi bukan berarti ia harus memasang wajah masam pada cucu kesayangannya.

“Nek, aku… boleh bicara?” tanya Minho.

“Nanti saja ya… nenek capek,” kata nenek hara lalu melewati Minho setelah tersenyum.

“Aku ingin keluar dari keluarga Goo,” kata Minho datar dan tenang seolah tidak akan ada masalah jika ia mengucapkannya. Nenek Hara berhenti melangkah lalu berbalik dan menatap Minho.

“Musun soriya (apa maksudmu)?” tanya nenek Hara. alisnya bertaut menjadi satu.

Minho menelan ludah. jakunnya naik turun. Lalu menatap neneknya dengan penuh kesiapan. “Aku ingin keluar dari keluarga ini.”

TBC

(jangan lupa vote couple untuk hyemi ya^^ please like and comment^^)

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

225 thoughts on “Egositic Marriage – Disturbing Day (VII)”

  1. aaaaaa… sama minho aja dong pleeasee…
    sama key, cerita antara key-hyemi itu terlalu biasa. udah terlalu sering di pake di drama drama. nggak cocok sama key
    hyemi-minho aja ya. yayayaya ^^

  2. Woa.. Key jd pnlong ny hyemi, tp np ksar gt, bnr2 dah…
    Tp ak hrp mrka b2 tmbh dkt, sl ny ak dkung psgn key-hyemi…
    Ap kt ank2 kmpus tu klo tw key jg tnangn ny hyemi..
    Ak ga sbr ne pngen bc lnjtn ny..

  3. Yah..Key ini jadi orang ga bisa ngatur omongan yak, niatnya ngawatirin malah kesannya marah marah kan…mpe Hyemi kabur gitu…Hana? sapa tu?

    aku vote Key-Hyemi… 😀

  4. Daebakkkk! Aku suka! Keren!
    KEY – HYEMI!!!
    Kan kalo benci jadi cinta cinta jadi benci, jadi nanti key nya jadi jatuh cinta ama hyemi…
    Kan nanti jinki ama chanchan (ah pokoknya chan lah, apalah itu namanya lupa)
    Jjong ama mii apa ya? (Yg temennya si jjong itu)
    Kalo taemin cocok jadi sahabatnya
    Kalo minho.. Gatau kalo minho, bingung 😀
    Aku pilih yg jadi kepetusan eon aja deh ;D eheehee

  5. Hallo~ reader lama, tapi baru comment._. Mianhe jadi sider. Ini telat banget ya commentnya? Hehe. Baru baca.
    Itu, ada Eunhyuk-ku<3 tapi kenapa dia dinistakan disini? Hua! Mana kelahinya sama Key pula. Sama2 bias. *tiduran direl*
    Sama Key aja ya<33
    Really love this fanfic, as always. Nice^^
    Lanjut baca yang satunya XD

  6. Apa itu salah satu dari fans JongHyun lagi. Huft sungguh mengesalkan.
    Haha ternyata kelompat lupa baca part 7.
    HyeMi sukanya pada MinHo bukan TaeMin, padahal inginnya lihat TaeMin HyeMi
    Bila itu tindakan fans, maka hal itu sangat tidak berprikemanusiaan
    Key is Hero, datang tanpa dugaan apapun
    (~^.^)~ ~(^^)~ ~(^.^~) Lanjut part 9nya
    Udah setahun tuh

  7. what,what, dasar kurang ajar tuh orang yadong*untung ada key. Tapi knp tuh minho, kok dia mau keluar dr kluarga Goo? Aneh deh.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s