A Year Love Story Part 14: In The Middle of Summer

A Year Love Story

{PG-15} Part 14 — In The Middle of Summer

Author             : HanaKimchi a.k.a Hana Eonni (하나 언니)

Main Cast        : Lee Jinki (Onew), Lee Chaerin (Chaerin)

Support Cast   : Key, Jonghyun, Minho, Taemin, Raena, Ahra and so many others ………

Genre              : Romance, Humor, Family, Parental Guidance

Length             : Sequel

Rating             : {PG-15}

Summary         : Apa yang akan terjadi setelah Onew pulang dari Jepang? Akankah Ahra muncul kembali? Bagaimana kesehatan Chaerin selanjutnya? Apakah Raena tahu akan sesuatu?

Note                : Harus eonni PROTECT untuk part selanjutnya so, maaf yach yang masih UNDER AGE!!! Ayo ayo, yang belum 17 … silahkan mundur ya??? Daripada di ’paksa’ sama eonni … kekekekeke. Soalnya, mulai part ini dan selanjutnya akan lebih berisi dengan segala sesuatu yang berbau ‘adult’, ‘dirty’, ‘taboo’ dan ‘harmful’ words. Happy reading yaaaaa???!!!

~ ~ ~

*J* Quotes:

©      ‘Love is like water; we can fall in it, we can drown in it and we can’t live without it’

©      ‘When I see you smile and know that it is not for me, that is when I will miss you the most’

©      Hana eonni said ‘Kiss the kissers, love the lovers, play the players, mock the mockers, flatter the flatterers. A hug is the most warm untold words and kiss is the drug for the pain’

~ ~ ~

*J* Chaerin POV

Musim panas yang lumayan hangat, banyak para muda mudi yang keluar hanya sekedar menikmati pemandangan dan cuacanya.

Tak terasa hari berlalu dan mereka (SHINee) akan pulang hari ini. Ehm, … mungkin aku akan buat kejutan untuk mereka.

“Pak Gu, bisa antar ke airport nanti?” pintaku pada Pak Gu.

“Ne, nona. Kami akan bersiap” sahut Pak Gu dari seberang telefon.

“Kamsahamnida” sahutku sembari menutup telefon.

Tak seberapa lama …

Akhirnya aku sampai juga di bandara Incheon, yang merupakan bandara paling sibuk, paling modern dan paling bersih (*apaan yach …) setelah JFK.

Aku ingin memberikan kejutan pada mereka yang notabenenya baru pulang dari Jepang dengan kondisi yang kuduga ‘lumayan kelelahan’. Jangan tanya darimana aku bisa tahu nomer penerbangan, time arrival plus arrival gate-nya, Manager oppa lumayan ‘ember’ juga untuk urusan yang ini … kekekekeke.

“Nona, … Anda disini saja” pinta Pak Gu padaku.

“Ehm, arasso” sahutku sambil berdiri dibelakang punggung Pak Gu, sebagai tameng-ku hari ini.

Wae? Mengapa tak boleh mendekat kesana???

Kalian akan tahu jawabannya setelah mendengar yang satu ini …

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ……

OPPAAAAAAAAAAAAAAA ……

WELCOME BACK ……

BOGOSHIPOSO ……

CHUKKAEEEEE ……

YA!

Itulah teriakan SHAWOL yang sudah merangsek mengelilingi lorong didepan arrival gate dibawah jalur eskalator, tempat biasanya penerbangan para ‘artis’ keluar.

Akupun berusaha untuk menghindari kecurigaan para SHAWOL akan keberadaanku disini, sebagai ‘incoming surprise’ buat mereka, SHINee. Dengan menggunakan skinny black jeans, kaos putih longgar bermotif bunga, hoodie baby-blue, kacamata hitam, flat white shoes, rambut yang tergerai dengan tas tangan merah tergantung sempurna dipundakku sebelah kanan.

Adakah yang bakalan mengenaliku nanti?? MOLLA.

Aku percaya Pak Gu takkan membiarkan kericuhan terjadi.

Lalu …

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ….

Teriakan yang lebih nyaring dan lebih keras dari sebelumnya terdengar seiring dengan kemunculan mereka dengan ritual ‘berurutan’.

Ya, … Key dan Jjong yang muncul lebih dulu didepan yang lain dengan pesona ‘couple t-shirt’ mereka plus kacamata hitam yang tak pernah lepas. Ehm, … tampan.

Lalu dibelakangnya disusul 2Min couple yang disambut teriakan para yeoja sambil mengacung-acungkan small banner yang mereka bawa. Minho, si ‘Ice Prince’ dengan ber-blue jeans dan white shirt, black hat dan kacamata hitam-nya yang tergantung di kerah kaos yang dipakainya. Sedangkan si ‘Baby’ terlihat sangat … ‘manly’ dengan kaos abu-abu dan black jeans yang dipakainya.

HAH … siapa sangka si Taemin yang manja dan cute itu bisa berubah mendadak menjadi ‘dewasa’ dan terlihat sangat ‘namja’ … kekekekeke. Dan yang terakhir … Jinki oppa. Heh … mengapa berjalan dengan lesu? Ah, mungkin terlalu lelah. Aku cemas melihat oppa seperti itu, … wae?

Tak lama aku berkutat dengan kecemasanku sendiri … mataku tapi tetap terfokus pada mereka. Setelah mereka turun dari eskalator, Taemin menoleh tepat kearahku dan mendapatiku berada dibalik kerumunan para yeoja yang merupakan fans fanatik mereka. Dengan memperlambat jalannya, Taemin menyikut pundak Minho dan berbisik pelan ditelinganya. Ehm, … mungkin  memberitahu tentang keberadaanku disini dan Minho-pun langsung menolah kebelakang, tepat ke Jinki oppa sambil mengucapkan sesuatu dan mengendikkan dagunya kearahku.

Dan …

Jinki oppa langsung menoleh, senyum mengembang dibibirnya, matanya langsung mengunci pandanganku dan menyerahkan tas yang dibawanya pada Minho lalu langsung berlari kearahku mendahului para dongsaengnya. Saat Key menyadari apa yang dituju hyung-nya itu, mereka berempat berbelok arah dan malahan menuju ketempat aku berdiri sekarang. Seketika … para SHINee guard, dancer, Manager oppa dan cordi nuna mengikuti mereka dibelakangnya.

Tanpa banyak kata, Pak Gu langsung maju menerobos kerumunan yang ada didepanku dan membarikade keberadaanku agar keluar dari kerumunan itu.

Sekilas kudengar …

‘Itukan istrinya uri dubu? Mwoga yogi?’

‘Wah, … ngikut jemput juga yeoja itu’

‘Main serobot aja tuh anak? Apasih kelebihannya?’

Dan …

“Yeobo … neomu neomu bogoshipo (honey, I miss you so much)”kurasakan pelukan hangat sekarang, Jinki oppa memelukku erat dihadapan banyak orang.

“O.. oppa, tolong lepaskan” pintaku lirih, tanganku tetap membeku disamping tubuhku dan tak berani bergerak sama sekali.

“Just for a second …” pintanya sambil mengecup lembut rambutku.

“O.. oppa …” ucapku lagi, agar melepas pelukannya … maluuuuuuu.

“Citrus” desahnya pelan sambil melepas pelukannya dan langsung menggenggam tanganku erat.

“HEH?” tanyaku heran.

“Kau … wangimu seperti citrus … segar” sahutnya saat mengambil tas-nya dari Minho.

“Nunaaaa …” terdengar ada rengekan lirih ditambah dengan ekspresi lucu … ya, si ‘Baby’.

“Ara … nado bogoshipo. But nuna can’t hug you now, arachi?” sahutku padanya yang berdiri disebelah Minho sambil bergelanyut di lengan kekar-nya (*kyaaaaaaaaa … 2Min is real!!! #plak … ntar aja ganti topik YAOI-nya, Jinki harus selesai dulu ya??)

“Hyung … sebaiknya kita segera keluar deh … berisik nih” sela Key tiba-tiba.

“Ara, kalian sama Manager hyung aja. Aku dengan Chaerin” kata Jinki oppa pada mereka.

“Ara ara … kau sudah ngebet amat sih hyung …” sela Jjong dan disambut cubitan Key di perutnya yang membuatnya meringis.

“Ah wae? Dia kan istriku … kau minggir sana!” teriak Jinki oppa sambil menyeretku jalan lebih dulu agar berada didepan mereka.

Dan saat tangan kanannya melepas genggaman tanganku dan kini beralih memeluk pinggangku setelah menarik tubuhku lebih dekat dengannya dan …

— CHU —

Jinki oppa mencuri ciuman pendek dari bibirku …

Dan sukses membuatku bengong …

Terdengar teriakan yang bergemuruh dari para yeoja …

KYAAAAAAAAAAAAAAAAA …………..

ANDWEEEEEEEEEEEEEE …………….

Dongsaengnya? …… MOLLA!

Keempat dongsaeng-nya yang dibelakang bingung dengan dirinya sendiri… (*perkiraan eonni sih … tapi gak tahu juga ya …)

Jjong yang tersenyum penuh arti (*dasar Dino, the king of pervert lalu script ‘yadong’ ntar malamnya sudah teroganisir sempurna … #GUBRAK!!)

Key yang bingung menutup mata si ‘Baby’ dan terus mengoceh (*menyumpahi Onew dan kalo dia tidak ingat lagi di bandara dan seorang ‘DIVA’nya SHINee, bakalan membawa penggorengan dan lari untuk ‘menghajar’ si Appa habis-habisan …)

Minho yang terus memegang bibirnya dan melotot dengan mata belo-nya yang bergerak-gerak tak terarah (*penasaran rasanya bagaimana … eonni: minho-ya … illiwa, nuna hande ppoppo julkoya/ minho-ya … kesini, ppoppo dengan nuna saja ya? … #PLAK reader: kyaaaaaaaaaaa … ANDWEEE!!!)

Ketika sudah didalam mobil …

Jinki oppa menyandarkan kepalanya dibahuku seketika … memejamkan matanya dan diam.

“Oppa …” aku terkejut …

“Ehm … bagaimana kau tahu kepulangan kami?” tanya-nya tanpa membuka matanya.

“Bimiliya (it’s a secret)” sahutku ringan.

“HEH? Bimil? (secret?) Arasso!” jawabnya menyerah.

“Siapa yang paling rewel ingin pulang?” tanyaku tanpa menoleh padanya sama sekali.

“Ah, … Taemin-nie? Algesso (I know it)” kini tebakannya tepat.

“Ne, … Taemin-nie monjasoyo (texting)” timpalku dan tiba-tiba kepalanya turun kepangkuanku.

Sesaat aku tak berani bergerak, terdiam dan entahlah …

Hatiku berdetak tak beraturan, kaget, bingun dan heran …

Lalu, Jinki oppa membuka matanya pelan dan menyungging senyum.

“Kwaenchana, … Taemin-nie bogosiphoso (Taemin-nie miss you). Neon otte? (what about you?)” tanyanya yang membuatku lebih terkaget lagi sambil membuka matanya perlahan.

“Na do (me too)” jawabku singkat, tak berani memandangnya balik.

“Taemin-nie ga? (with Taemin-nie?) Uri-ga? (with us?) Naega? (me?)” tanya-nya lagi … lebih kompleks.

“All of you, ara” sahutku setengah sewot, bagaimana bisa dia mengujiku dengan pertanyaan seperti itu.

“Ara ara … neon buiniya (you’re my wife) … Lee Chaerin” godanya kembali.

Dan … kepalanya bangkit bersamaan dengan tangannya yang meraih kepalaku untuk menunduk. Seketika …

— CHU —

Ciuman kilatnya dibibirku … terjadi lagi.

Ya tuhan … bisa mati seketika kalo terus begini. Entah kenapa, akhir-akhir ini Jinki oppa sering melakukan hal-hal yang tak bisa kuduga sama sekali.

Jinki oppa suka sekali ‘MENCURI BIBIRKU’ …

Bagaimana rupa mukaku sekarang? Pasti sudah seperti tomat yang waktunya dipetik.

Merah pucat.

Aaaiiisssshhhh ……

Saat kualihkan pandanganku kedepan, kulihat Pak Gu tersenyum penuh arti melirik kearah kami.

Kyaaaaaaaaaaa …………. maluuuuuuuuuuu ……….. #PLAK

(*kalo eonni sih ‘Onew-a lagi lagi lagi lagi lagi … kissu lagi kissu lagi #GUBRAK!!!)

~ ~ ~

At night …

*J* Jinki POV

Para dongsaengku sudah berkumpul di ruang tengah sambil menanti makan malam yang Chaerin buatkan untuk mereka. Chaerin dengan senang hati membuatkan makan malam karena merasa mereka terlalu lelah. Yach, … aku merasa istriku ini sangat perhatian pada mereka semua.

“Hyung, odiga?” tanya Minho saat melihatku keluar dari kamar dengan pakaian yang tak biasanya.

Black jeans, grey t-shirt, baby-green hoodie plus sepatu kets (*kyaaaaa … cuakeeeppppp #plak!!!)

“Wae?” sergahku seketika.

“Ani” timpal Minho sambil berdiri dan menuju dapur.

“Ada yang kelaparan?” tanya Chaerin sambil membawa mangkok dan diikuti Minho yang membawa sepiring besar Chapjae ditangannya.

“Uwaaaaaaaa …..” teriak Taemin kegirangan dan langsung disusul Jjong yang kini telah duduk berjajar rapi dimeja makan.

“Ambil mangkok masing-masing dan isi dengan nasi sendiri” sahut Key yang bercelemek dan muncul dari dapur sambil membawa semangkok besar Kimchi.

“Wae?” protes Taemin, Jjong dan Minho bersamaan.

“Onew hyung dan Chaerin akan keluar dan aku masih sibuk didapur. Kalo tak mau, TAK USAH MAKAN!” kini ganti Key umma yang berteriak dan melotot.

“Arasso” sahut mereka bertiga, menyerah.

“Yeobo, …” panggilku sambil menyerahkan hoodie baby-pink padanya (*hoodie-nya banyak amat)

“Ne … “ sahutnya sambil melepas celemek dan memakai hoodie itu seketika.

“Nuna …” rengek Taemin ditengah-tengah aktivitas makan-nya dan menatap Chaerin memelas.

“Mau nuna bawakan apa?” tanya Chaerin sambil mendekat ke arah Taemin dan mengelus kepalanya pelan.

“Ice cream, … otte?” jawab Taemin, mendongak dengan senyum sumringah.

“OK! Manhi mogo” kata Chaerin saat tangannya kutarik pelan meninggalkan mereka.

“NE!” jawab mereka bersamaan.

Beberapa saat kemudian …

“Oppa … igo odiyeyo? (where is it now?)” tanyanya padaku saat aku membukakan pintu mobil untuknya.

“Ttarawa (follow me)” pintaku padanya sambil kugandeng tangannya dan kutarik masuk kedalam restoran.

“Chamkkaman …” cegahnya sebentar. Chaerin memasang penutup hoodie yang kupakai lalu ganti yang dipakainya. Aku tersenyum pelan melihat kebingungannya kini.

“Ayo” ucapku sambil mendorongnya masuk kedalam restoran.

Aku memilih tempat yang berada dipojok sebelah kanan yang agak tersembunyi. Walaupun disebelah kami ada 4 yeoja yang secara pasti mengetahui keberadaan kami dan mulai berbisik-bisik.

‘Eh, … itukan Onew oppa dan … yeoja itu?’

‘Istrinya khan?’

‘Ngapain disini?’

‘Wah, … ottohke?’

“Oppa …” rengek-nya bingung saat dengar bisikan para yeoja itu.

“Kwaenchana” kataku sambil terus memegang tangannya lalu berpindah duduk disebelahnya, atau lebih tepat membelakangi para yeoja itu.

“Mau pe … OMO! Cheosonghamnida (I’m really sorry)” kata seorang pelayan yang mendekati dan tiba-tiba membungkuk minta maaf.

“Kwaenchana, … aku ingin menu biasanya” sahutku pada pelayan itu.

“Ne, kidariseyo (please wait)” jawab pelayan itu yang mungkin kaget akan kedatanganku yang tak biasanya, dalam keadaan setengah ‘menyamar’ pula.

“Biasanya?” tanya Chaerin yang heran akan pesananku.

“Ehm, … lihat saja nanti ya?” jawabku ringan sambil mengangguk pelan.

Dan tak seberapa lama …

“Silahkan …” ucap pelayan setelah menghidangkan semua pesanan ‘spesial’ ku biasanya. Spicy ramyeon, haemul-pajeon dan ddokbokki. Tak lupa strawberry-vanilla shake dua cup besar.

“Ne, kamsahamnida” sahutku pada pelayan itu.

“Oppa suka ramyeon juga ya? Selain ayam …” tanyanya menoleh kearahku heran.

“Waeyo?” sahutku sambil menyeruput shake didepanku dan menatapnya hangat.

“Ani …” jawabnya sambil menggeleng-gelengkan kepala, menghidar dari tatapan mataku.

“Waaaaa … oppa disini juga ya?” tiba-tiba kudengar suara yang selama ini kuhindari. Yeoja itu dan … benar.

Saat aku mendongak, memang dia. Go Ahra, … sekarang ada didepanku.

“Annyeong Chaerin-ssi, oppa” sapanya, saat aku menoleh kearah Chaerin dan melihatnya berdiri.

“Ne … annyeong Ahra-ssi” sapa Chaerin dengan setengah membungkuk dan secara otomatis aku menariknya untuk duduk kembali.

“Lama kau tak mampir ketempatku ya oppa?” Ahra mulai mengeluarkan suaranya, sumbang dan mengandung sesuatu yang mencurigakan.

“Mian?” potongku seketika dan langsung menatapnya tajam, tak percaya pada apa yang barusan kudengar.

“Kalo senggang ajak istrimu juga ya? Aku duluan, so … nikmati malam kalian. Bye” dan begitulah akhirnya. Seketika Ahra langsung meninggalkan kami dalam keheranan, kekagetan dan kebengongan kami.

“Ne” sahut Chaerin pelan sambil berdiri tapi langsung kutarik duduk kembali.

“Anjo (sit)” potongku seketika.

“Wae?” tanyanya penasaran … akan sikapku ini, mungkin.

“I don’t believe her, so … don’t try to make me explain her fault to you, me and all of us. Think about you and yourself is the most important to me now” jelasku sambil memegang tangan istriku erat. Seolah … perasaanku tak tenang saat melihat pandangan Ahra padanya.

Something will happen … soon.

“Oppa?” ucapnya ragu.

“Please … make me feel comfort, not to think about others … just yourself. Ara” pintaku.

Hatiku tenang … saat melihatnya mengangguk lalu menyunggingkan senyumnya.

Apakah dia tahu kalo aku menghawatirkannya? Khawatir akan apa yang akan terjadi padanya?

Ya tuhan … jangan biarkan kekhawatiranku jadi kenyataan …

*J* Chaerin POV

Dalam perjalanan pulangpun, Jinki oppa terus gelisah. Entahlah …

Akupun tak tahu apa yang berkecamuk dalam hatinya, pikirannya …

Tapi aku merasa … ada kekhawatiran dari sorot matanya. Sorot mata yang biasanya lembut, hangat dan menenangkan, … kini berubah tajam dan tak terduga.

Sesampainya didorm …

“Hyung … kok cepet amat pulangnya?” tanya Minho yang masih melihat pertandingan sepakbola dengan Key.

“Ehm, … kalian belum tidur?” tanya Jinki oppa sambil meneguk segelas air.

“Kami harus menunggumu dulu khan?” sahut Key … heran (*seperti yang kalian tahu juga, si ‘Baby’ harus cepat tidur karena harus sekolah dan Jjong yang terbiasa dengan jadwal tidurnya yg on-time dengan alasan ‘healthy-living-habit’ … patut dicontoh tuh!!! Jangan pada keluyuran malem2 … kayak kelelawar aja … kekekeke””)

“Yeobo, kau tidur dulu ya? Aku akan keluar sebentar” pamit Jinki oppa padaku.

“Ne, … “ jawabku singkat … tak tahu harus berkata apalagi.

“Isanghae? (strange?)” potong Key yang langsung berdiri dan menatapku dengan tatapan katakan-apa-yang-terjadi yang tak bisa kuhindari darinya.

“Go Ahra mannasoyo (we meet Go Ahra) … Jinki oppa gokchonghae (Jinki oppa really in worry)” jelasku tanpa berani lebih lama lagi menatapnya.

“MWO?” teriak Minho dan Key bersamaan.

Aku hanya bisa mengangguk … pasrah. Pasrah pada apa yang mereka berdua pikirkan nantinya.

“Don’t worry. Let him finish it ‘coz Onew hyung knows himself now” sahut Key saat mengambil hp-nya dan menepuk pundak Minho.

“Tidurlah … Onew hyung tahu apa yang dilakukannya” sela Minho yang langsung berdiri dan menuju pintu, kembali ke kamar mereka.

“Arasso” jawabku.

BLAM …

Pintu apartemen kami tertutup … seakan membuat keresahanku bertambah.

Jinki oppa, what are you doing now?

~ ~ ~

*J* Author POV

Sedangkan disuatu tempat at the same night …

“What the hell are you thinking?”

“Me? … nothing”

“NOTHING? SHIT!!!”

“Nothing! Just … enjoying your chalky face

“Don’t try to do that again. I warn you Go Ahra”

“Why? I don’t bother you and your wife”

“I’ve told you … don’t try to show your face again in front of us”

“I still love you Onew-a … and you too”

“No, I don’t love you … from the start”

“HAH! WHAT THE FUCK ARE YOU TALKING ABOUT?”

“Watch your word, lady. I’m married now”

“NO! YOU’RE MINE! JUST MINE! NEKOYA! NOEN NEKOYA!”

“Sorry … Not anymore. I’m hers … now and forever”

“Hers? Are you sure?”

“Absolutely yes. And … don’t you ever dare to touch her though a teeny bit … EVER!”

“TRY ME, LEE JINKI”

*Hana eonni: ‘chalky face’ itu pucat pasi seperti mayat hidup, tak bernafas dan membeku seketika (tak bergerak) karena kekagetan dengan intensitas tinggi. ‘a teeny bit’ boleh diartikan seujung rambut atau seujung kuku (bagian sekecil apapun itu).

~ ~ ~

A few days later …

At Konkuk in the afternoon …

*J* Chaerin POV

Setelah malam itu, Jinki oppa terlihat aneh. Saat berpamitan pergi ke Jepang padaku seminggu yang lalu, Jinki oppa hanya berpesan jangan lupa mengabari apapun yang kulakukan. Dia juga meminta Raena dan Pak Gu untuk menemaniku kemana aku pergi. Memang terdengar aneh, tapi aku hanya bisa menurut saja.

“Chaerin-ah, palli mogo? (eat quickly?)” ucap Raena yang menyadarkanku dari lamunan dan segera menyeruput orange juice dihadapanku.

“Ehm, … kita masih ada kelas satu lagi ya?” tanyaku pada Raena yang sedang terkonsentrasi mengetik (?) sms.

“Eh, … ne. Keurom mwohae? (so what?)” tanyanya balik.

“Onulpame, uri chibe chayo? (tonight, let’s sleep in my house)” pintaku padanya saat melihatnya masih sibuk dengan hp-nya.

“Ara, just for tonight” sahutnya sambil meletakkan hp-nya dan tersenyum padaku.

“Nugu namjaga? (who’s the guy?)” tanyaku lagi.

“Nugu? Namja? Ah, … opso” sahutnya dengan terbata-bata.

“Nugu monja? (who’s texting with you?)” tanyaku lagi dengan agak memaksa.

“Chaerin-ah, opsumnida (nothing/ no one). Chigeum, … chalmokkesumnida” jawab Raena sambil memegang tanganku, untuk meyakinkanku.

*J* Raena POV

Chaerin-ah, mianhae. Aku harus menjaga rahasia ini darimu dan jika sudah saatnya, kau akan tahu dengan sendirinya.

~ ~ Flashback ~ ~

 

“Annyeong hasimnikka … Tuan Lee, Nyonya Lee”

“Annyeong Raena-ya”

“Ne, …”

“Rahasiakan penyakit Chaerin, jangan sampai ada yang tahu. Kami tak ingin membebani Jinki dan yang lainnya”

“Pihak agensi dan Dokter Jung?”

“Aku sudah bicarakan masalah ini dengan Sooman-ssi, sebelum Jinki menikah. Kalau Jung, kau juga tak usah khawatir”

“Ne, keunyang …”

“Keunyang mwo?”

“Apakah kalian juga tahu masalah Onew-ssi yeoja chingu?”

“MWO?”

“Mianhamnida. Keundae, … neomu saenggakeyo”

“Ara, malhaebwa”

“Hal ini hanya diketahui olehku dan member SHINee terkecuali Taemin. Kami hanya takut yeoja itu berniat tak baik pada Chaerin dan terutama … Onew-ssi”

“Jinki otte?”

“Onew-ssi memang tak berkata apa-apa, tapi dia terlihat sudah tidak memperdulikan yeoja itu”

“Arasso. Aku juga akan memintamu untuk mengawasinya dan Pak Gu akan selalu mememani kalian”

“Ne”

“Apa ada perubahan? Jinki ataupun Chaerin?”

“Chaerin sudah membuka hatinya tapi mungkin tak berani memperlihatkan kecurigaannya lebih jauh. Onew-ssi nan molla, aku akan mencari tahu dari Key-ssi nanti”

“Raena-ya, … gomawo”

“Ne, … aku hanya menginginkan Chaerin bahagia setelah apa yang dilewatinya”

“Uri-do, Raena-ya”

That night …

*J* Chaerin POV

Monjawasyo … Monjawasyo …

 

From Yeobo    : Yeobo …

To Yeobo         : Waenirinya …

From Yeobo    : Bogoshipo ©

To Yeobo         : Nado ©

From Yeobo    : Chigeum mwohae?

To Yeobo         : Doing homework, Professor give me a lot …

From Yeobo    : Am I disturb you?

To Yeobo         : Ani, … Raena accompany me tonight

From Yeobo    : Aaaa, … group work. CHARISO!

To Yeobo         : Oppa anchayo?

From Yeobo    : Later … I’ve to pack my luggage first

To Yeobo         : Ouch, … mian

From Yeobo    : Kwaenchana, just remember what I’ve told you

To Yeobo         : Arasso, oppa

From Yeobo    : Chigeum palli chayo … ©

To Yeobo         : Oppa-do …

From Yeobo    : Cha …

To Yeobo         : Ne … ©

Sedangkan di ruang tengah ……

*J* Raena POV

Wa chagapda chagapda, eoreumdongju osyeotda

Hajiman sexy

 

From Kibum   : Sorry, disturb you … how R U? Odiganungoya? (where are you?

To Kibum        : Kwaenchana … I’m fine. Chigeum Chaerin-ah aphatu-eso (now I’m in Chaerin’s apartment)

From Kibum   : Ehm, Chaerin-ah otte?

To Kibum        : Kwaenchana. Keunyang …

From Kibum   : Keunyang mwo?

To Kibum        : She start asking me … while we’re texting

From Kibum   : Keep it secret

To Kibum        : Arasso … Oje, Onew-ssi bumonim manalkayo (yesterday, I met Onew-ssi’s parents)

From Kibum   : Waeniriseyo? (what’s happen?)

To Kibum        : Just ask about Chaerin condition and … Ahra-ssi

From Kibum   : What have they asked you?

To Kibum        : Watching out Chaerin and keu yeoja … Onew-ssi is yours, otte?

From Kibum   : Arasso, … take care

To Kibum        : Ne, no do

Beberapa detik kemudian ……

“Raena-ya? Kau terlihat … mencurigakan?” tiba-tiba Chaerin sudah duduk disebelahku dan langsung menyalakan TV.

“Ah, wae?” elakku sembari meletakkan hp-ku di meja.

“Ehm, … nuguya? (who?) Namja issoyo? (is there a guy?) Uri mannalkayo? (shall we meet?)” tanya Chaerin bertubi-tubi dan membuatku terhenyak kaget.

“Opso opso opso …” elakku lagi, bagaimana mungkin ini terjadi? Chaerin mulai curiga …

“Ah, … malhaebwa?” pintanya sambil menggoyang-goyangkan tanganku tanda memohon. Tapi aku tetap terfokus pada TV.

“Aiissshhhhh, … chongmal opso (really nothing). No, nugu monjasoyo? (you, texting with whom?)” tanyaku berusaha mengalihkan topik pembicaraan kami.

“Ehm, … Jinki oppa” jawabnya sambil tersenyum.

“Ah, neon nampyonikka (your husband). Bogoshiposo? (did you miss him?)” angguk-ku tanda mengerti dan langsung menodongnya dengan pertanyaan yang tak bakalan dikiranya.

“Chum … (a little)” sahutnya lirih lalu menunduk.

“Chum … ani, manhi … (a lot)” jelasku padanya seraya melempar pandangan yang setengah menggoda.

“Molla” sahutnya malas sembari mengalihkan perhatian ke arah TV dengan memindah channel tak tentu.

“Matamu terlihat lebih bercahaya, senyummu lebih manis dari biasanya dan … hidupmu lebih ceria. Apa kau tak merasakannya?” ulasku yang membuatnya menoleh.

“That’s right. But still, … my doubtness” selanya sembari memandangku.

“Gone deep into his eyes, hear his voice and you’ll find the answer” saranku padanya.

“Keu yeoja-nun (that girl), … nae maumi …  (my heart)” sahutnya … tapi tak diteruskan.

“Onew-ssi is yours. Saat kau koma 3 hari, kau tak tahu apa yang kami lihat bahkan kau tak pernah membayangkannya” jelasku kini.

“Mwohae?” tanyanya penasaran.

“Non mollaso? (don’t you know?) … dia tak tidur saat menungguimu, wajahnya selalu diliputi kecemasan, diapun tak pernah meninggalkanmu sedetikpun” paparku padanya.

“Chongmallyo?” kini Chaerin memandangku tajam, heran dan mungkin itu tak pernah disangkanya.

“Ehm, … dia menungguimu selama 3 hari, tak pulang dan malahan kami yang mengalah untuk bergiliran pulang. Sampai saat operasi-pun, dia terus menelfon Lee ahjumma agar terus mengabarinya” jelasku, mendetail.

“Keundae, … apa Jinki oppa tahu masalah penyakitku?” Chaerin terlihat khawatir.

“Ani, … Lee ahjussi memintaku untuk merahasiakannya bahkan yang lain pun tak tahu. Chaerin-ah, mengapa kau dulu merahasiakannya dariku? Bagaimana kau bisa melakukannya?” kini gantian aku yang terhanyut.

Mengulang masa lalu yang bagiku sangat tak ingin kuingat lagi. Tiba-tiba Chaerin memelukku, terdengar isakannya lirih dan aku spontan mengeratkan pelukanku juga.

“Mianhae” ucapnya lirih, terdengar seperti rasa sesal yang dalam.

“Sudahlah. Mulai sekarang, katakan apa yang ingin kau katakan dan jangan disimpan sendiri. Arasso?” pintaku sembari melepas pelukannya dan mengusap airmatanya.

“Gomawo” sahutnya sambil tersenyum padaku.

In other situation, at the same night …

“Agassi …”

“Ehm, … arasso. Just wait after he is back”

“That man, … otte?”

“HOLLY SHIT … it’s too early for him. He’s so smart”

“What we have to do now?”

“Focus on the woman, don’t make any attraction”

“What about Kibum-ssi?”

“I’ll think another idea”

“Be careful, agassi”

“Don’t worry. Slow, unseen and deadly”

J To Be Continued J

Don’t be passive reader, your critics and suggestions could make anyone or anything better.

Author’s note:

Slow, unseen and deadly ……..

Mwohae? What that b*tch will do? Kyaaaaaaaaaaaaaaa ………

Eonni *bow* wants to say mianhae … chongmal mianhae … for all readers …

Eon rasa GAGAL TOTAL … GAK DAPET FEEL-NYA … GARING …

Padahal almost end (tapi ragu juga sih) …

Huwaaaaaaaaaaaaa *hiks hiks hiks* sobs … teary …

 

Jujur … jika ada readers yang ber-komen aneh2 seperti gak dapat feel-nya lah, bingung lah, kok alurnya biasa lah, konfliknya kurang lah, NC-nya kurang hot lah … dan masih banyak yang lainnya, eon merasa ‘tired and frustated’. Why? Coz … writing a story really needs a hard work, apapun itu.

Memilih cast dan karakter-nya masing2, menentukan jalan cerita, membayangkan konflik dan hubungan kejadian, lebih lagi mengetik ceritanya. Kalo pas gak ada ‘mood’ … wuzzzzzzzzzz … ide lenyap seperti angin doang.

So … buat readers tolong dihargai apapun yang para author tulis ya?? gak usak ‘flatter’ deh, asalkan tidak menulis komen yang menciutkan nyali author aja. Apalagi yang SR alias SILENT READER … wah … TERLALU banget tuh (si author juga termasuk SR sih … mian). Komen lah … setidaknya meninggalkan jejak, biar para author merasa dihargai atas kerja kerasnya. Karena akhir2 ini eon liat comment SF3SI kok makin sepi aja …

Buat admin dan staff SF3SI … eon minta maaf ya kalo lancang, soalnya ingat sama saeng-nya eon yang di-bash FF-nya (poor her).

 

Trus ……kalo inget Taemin yang bermanja sama Minho diatas …

2Min … #plak!!!

Ada yang mau gak??

Kalo ada yang mau, comment dibawah ya???

Ntar eonni buatin dech … (sebenernya … Teaser-nya dah eon post di FB Note … wek wek wek)

Shounen-Ai … YAOI … SMUTT … whatever pokoknya!!!

 

Gamsahamnida

*bow*

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

50 thoughts on “A Year Love Story Part 14: In The Middle of Summer”

  1. Wuaaa..
    Eonni skrang agak cepet yg post na!
    Aku suka!!
    Kkkk…
    Kereen unn!!
    Dan aku jga suka ama sifat centil na onyu..
    Kyaaaa….

    Kok d protect unn??
    Cra dpetin pw na gmna dooong??

  2. aaaa.. aq uda ketik pnjg2 tp hlg. pdhl comment lwt hp -.- tp demi mnghargai author aq ktik lg tp yg versi singkat.

    next part buat versi skipnya donk.. kasian yg pnasaran tp msi under age.
    eon ttp semangat ya! smg next part lbh baik lg (n ga diprotect)
    lalu..
    koq jd hlg ya smua yg td uda q pkirin?
    intinya keep writing ya eon. ff ini slh satu dr ff yg q tnggu2 lho. smg gregetnya cpat kmbli ya.. 🙂

  3. knp ahra mesti muncul d saat smw sdh bhagia…???
    sebenarx ahra puny mslah ap sih kq smpe segituny sm onew…???
    next part bkl d protect y…??? klo gtu bikin yg skip vers.y…cz udh trlnjur pnasaran…keep fighting…!!!

  4. Hadoh eonni,kau tahu?FF mu selalu ku nantikan,,tapi pas baca buat next part bakal di protect aku agak kecewa,masalahnya bukan karna aku under age,tapi setiap aku minta pw pasti gak pernah dikasih,,eonni..dibuat skip nya ya?JEBAAALL!bisa mati penasaran aku kalo gak bisa baca kelanjutannya,jadi mohon kemurahan hati eonni ya*sujud-sujud di kaki hana eonni*
    Kalau soal FF yang diatas gak ada yang perlu dikritik..DAEBAK lah pokok nya..
    Eonni saranghae!
    2Min boleh juga tuh..

  5. yey publish publish senengnya
    mong omong apa kbar eonni

    almost end berarti bntar lg dng, pngen tau apa yg pngen dilakuin ahra
    emang ahra bneran cnta sma jinki oppa, apa ada maksud ttt ?
    jinki oppa lucu klo lg sma chaerin, jadi ganjen centil suka cium2
    tp gmna y klo jinki tw pnyakit chae
    PENASARAN LANJUT EONNI
    tp part hbis ni d protect y, ak udah 18 th ko hehe
    ngomong2 key sma raena gmna c ?
    POKOKNYA LANJUT
    Kamsahamnida

  6. Wah udah muncul lg.
    Makasi eon, makin penasaran sm lnjtan’e.
    Oia, eon minta pasword tuk ff slnjt’e gmn?
    Aq dah ckp umur kq

  7. Yang ini aku udah baca, mlah udah komen. #plakk. Ya jelas di blog Hana eomma. Wekk!!

    Ok! So just waiting part 15!!
    🙂 wehehehe

  8. ini sampe part berapa eon?kalo boleh jangan panjang panjang dong?pengen tau cerita akhirnya jinki-chaerin.fighting^^

  9. Kyaaaa,,, hana oen,,, part depannya diprotect ne?? Tenang oen,,, aq udd lewat 20 jauhh kq,,hehehe

    wahhhh,,, Onyu sekarang nakal ya,, suka nyuri-nyuri gitu,, dan aq tuhhh sangat penasaran,, itu si Ahra punya partner dlm rencananya ya,,,, siapa sihh??? Siapa?? #tengok2 sktar,,

    feelnya tetep dapet kq oen,,, keren dehhh pokoknya,,, gx sabar nunggu lanjutannya,,, ayo oenn fighting!!!

  10. Woah udah keluar part 14nya!

    Onew! Genit nian kau!
    Aku suka kalimat ‘MENCURI BIBIRKU’
    #plakk, abaikan

    ckckck, sepertinya itu Ahra bakal bikin ulah. Kok aku jadi ikut khawatir ya?

    Eonni, ini ff bener2 bikin penasaran.
    Gimana endingnya, gimana nanti hubungan Chaerin dan Onew. Trus apa yang akan dilakuin Ahra buat tetep mempertahankan Onew.

    Sepertinya itu Raena sama Key cocok. Jodohin aja eon!

    Eh, mau dipasswordin ya?
    Aih eonni, saya boleh minta gak ya?
    Aku udah lebih 17 kok, lebih-lebih malah.

  11. Baru pertama buka situs ini disuguhin cerita yg bagus.
    Feelnya dpt kok. Daebak.
    Kalo mw dpt pass cerita yg diprotect gmana? Udh cukup umur bgt kok

  12. sebelum komen aku mw minta maaf dlu coz baru sempet komen di part 14, hihi
    almost end eon? ayo lanjutkan eon, aku suka banget jalan ceritanya.
    bikin gregetan & penasaran mulu.
    semoga happy ending ya eon

    next part bkal diprotect eon? klo boleh saran sih bikin yg skipnya jg eon, kasian yg dibawah umur, hehe

  13. YahHh eonni!!!! Aku sukaaa banget part ini, seru, Onew (aku ga boleh manggil dia Jinki, XDDD) manja banget ih unyuuuuuu…..
    Huaaa… Itu Ahra tendang aja seeee ke laot!! Gemesin!!!!!
    Apanya γάπĝ garing, gaje n ga dpet feelnya???? Ini daebak!!!!!
    Ahhh… Siapa itu ‘the guy’nya??? XDD penasaran….
    Raena mulai ama Key yah???? Eciyeeee eciyeeee… #digampar
    Bener eon, buattin skip vers. Dong, kesian γάπĝ ∂ï bawah umur (termasuk aku XDD)
    ​​•*˚*•(*) Îγα™ (*)•*˚* sih eon??? Huwaaaa…
    Tapi terserah eon aja deh, hehehehehehe
    Daebak!! Aku tunggu lanjutannya (yg ga ∂ï protect XDD)
    XDD

  14. Ceritanya Bagus
    Maaf Bru Komen Coz Readers Baru shy ……
    salam kenal ya
    akku suka ff yg cast nya jinki
    lbih trasa feelnya hehehe
    yah jnpa di protect
    gmna tuh cra dpet password.na#bingung mau pnggil aph amma admin#

  15. 2Min moment-nya tambahin, eonnie!!
    Jangan di protect dong eonnie 😦 Atau nggak, bikin yang SKIP-nya deh…
    Tanggung udah baca sampe sini u,u

  16. huaa onnie sukses bikin aku penasaran,apalagi sama percakapan yg terakhrnya.oh iya onnie kalo nanti di protect aku boleh minta pass nya?soalnya penasaran bgt sm ceritanya..tenang onnie udah 17 kok hahaha

  17. anyeong. . .
    aQ reader bru d wp ni, ,
    prtma leat jdul ff ni, aQ pnsarn bgtz, ,
    truz aQ bca, eh ffx sngguh sngat tdk *mubazir kta2* memgecewakn alias keren. . .
    hehehe
    o y, ,
    klo d protect, kyk mna cra mnta PWx? ?
    uda dlu ya commentx, aQ mw bca part sblumx. . .
    bwt authorx : ttp smangat nuliz ffx ya. . .
    bye

  18. woaa..
    Jinki jadi genit, ih..
    Haha
    chaerin sakit apa ych..
    Ah.. Penasaran.. Penasaran..

    Makin keren eonnie..
    Next part di-protect ych..? Cara minta PW-nya gimana?
    Atau buat skip part-nya eon..
    Ditunggu lanjutannya..

  19. I want 2MIn! *plaaakk
    Daebak thor! keren sumpah. aaaa, Onew oppa jangan terlalu mesra sama Chaerin napa, aku sebagai istri sahnya cemburu *dibakar MVP* hehe, lanjutkan thor!

  20. Hhihihi mau 2min..
    Ceritanya uda bgus kok 🙂 cuma agak sedikit membingungkan
    Keep fighting 🙂 you can do it!!!

  21. huwaaa pas si onew kisseu chaerin aku senyum2 sendiri… ahaha bayangin muka keynya itu .. ahahahah
    aissh si ahra ! pengen bgt aku bunuh !!
    geregetan.. penasaran … si key sama raena yayayay ?? aahahah
    kerenn .. ayo lanjutannya …
    ^^
    apaan ngak dapet feel ?? ini dapet banget kok … aahah .. ayo authorr hwaiting …

  22. kyaaa,, kurang panjang… *plak*
    aku slalu nunggu ff niy… next part mo dprotec y.. mnta pwnya!??!! whuhuhu…
    waah onew gak malu” lagi niy cium” chaerin… 🙂
    apa onew dah bener’ cinta ma chaerin, kah!??!!!!
    kira’ pa yg bakal dilakuin ahra y!?? moga z Ahra gak nekat, ngegangguin trus chaerin ma onew… uughhh…
    fighting!!!

  23. Loh kyknya bru bca dkit, kok part ini udah kelar aja sii?
    Oen, mnta emailnya dong, biar nnti bs mnta pass nya..
    Ff ini daebaakkk!!!!

  24. Yawoh.. ini FF dari jaman kapan baheula yah~~ saya kudet sekali abisnya ga sengaja juga..
    tapi keren author-nim~~
    mana saya accidentally baca tiba2 mulai part ini lagi siswanto banget jadi ga ngeh mau cari dr part awl udah nanggung jatuh cinta pengen baca part ini terus.. hahaa
    this ff JJANG!!

  25. Ahra, bikin jengkel kelas akut! nyok, para mvp, qt keroyok aja, tuh yeoja. Gannggu Onew ma Chaerin. pdhal aq udh kpgen lihat mrk heppi, mesra2an teyus… (keluar piktornya gue….) mian….

  26. Thank you for some other informative site.
    The place else may just I am getting that kind of information written
    in such a perfect manner? I’ve a undertaking that I’m simply now running on, and I have been on the look out for such info.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s