Hope Dreams Come True – Part 4

Hope Dreams Come True [eps 4]

Title : Hope Dreams Come True [eps 4]

Author : Park Minri a.k.a charismagirl

Rating : PG-13, T

Genre : Romance, Friendship, Life

Length : Chapter, sequel

Cast (pairing) : Choi Minho – Park Minri,

Kim Jonghyun – Jung Yoonsa,

Kim Kibum – Lee Yeonhae,

Lee Jinki – Kim Soona,

Lee Taemin – Cho Jinra.

And the other cast find by your self.

Summary : Shining Stars Art School, adalah sebuah sekolah seni yang terkenal di Seoul, Korea Selatan. Disinilah tempat siswa bersekolah untuk menjadi seorang entertainer. Sekolah ini menerima siswa yang mempunyai bakat dan potensi. Selama tekad yang kuat dan rasa sungguh-sungguh tertanam dalam hati. Yakinlah, Dreams Come True.

Intro…

Anyeonghaseo ada yang nunggu? ^^ walau badai melanda, hujan turun satu jam gak reda, berat badan saya tetap-tetap aja *ngawur dah. sampai Minho di antar kerumah saya /plakk. apapun yang terjadi saya tetap publish ini FF. seperti biasa, jangan lupa ninggalin jejak setelah baca.

Happy reading~

 

“Cemburu adalah bagian dari cinta. Tidak salah kalau aku cemburu, karena aku mencintainya”

Shine [eps 4]

“Soona-ya, kenapa kau tidak membawa biola-mu?” Tanya Jinki yang bingung karena biasanya Soona latihan membawa biola miliknya.

“Aku-“

“Soona-ya, kajja!” ajak Taemin yang tiba-tiba datang dan langsung menarik tangan Soona.

“Jinki-ya, aku duluan ya. Anyeong…” Soona berpamitan seraya tersenyum. Sedang Jinki menatap mereka dengan tatapan yang sulit di artikan.

Jinki pov

Aisshh, anak itu. Apa yang dilakukannya bersama Taemin huh? Ku kira ingin latihan, ternyata hanya menunggu Taemin disini. Sedang aku di tinggal sendirian. Hey, apa aku cemburu? Jinki pabo, kau tidak berhak cemburu padanya. Kau bukan siapa-siapa Soona.

Lebih baik sekarang aku konsentrasi latihan. Aku duduk di depan piano besar, membuka penutupnya dan mulai menekan tuts tuts nada.

Jrengg jrengg jrengg! Aku menekan tidak beraturan tuts piano ini. Bagaimana aku bisa konsentrasi sedang di kepalaku hanya bayangan Soona. Jinki-ya apa kau menyukainya? Aku bertanya pada diriku.

Author pov

“Soona-ya, akhir-akhir ini kau sering pergi bersama Taemin. Apa yang kau lakukan dengannya?” Tanya Minri yang masih mengutak atik ponselnya.

“Tidak ada”

“Bohong!” sela Minri

“Ne, ne, baiklah akan ku ceritakan”

***

Murid-murid sekolah Shining Stars Arts School mendapat pengarahan dari Songsaenim setelah mereka sampai di Macau. Kemudian mereka menuju kamar masing-masing yang sudah di persiapkan oleh sekolah.

“Minri-ya kau cantik hari ini” Minho terkikik kecil, menggoda Minri yang cukup kesulitan membawa kopernya.

“Kau mengejek ku huh?” Minri menatap tajam pada Minho. Minri yang tidak tahan dengan cuaca dingin, sekarang memakai jaket yang super tebal, memakai kacamata hitam dan topi jaket yang menutup kepalanya.

“Aisshh, kenapa kita liburan saat cuaca seperti ini” Minri masih bergumam tidak jelas. Dan dengan susah payah mengangkat kopernya. Apa tidak ada yang membantunya.

“Sini biar aku bantu” ucap seseorang, ah tidak, dua orang namja lebih tepatnya. Mereka memegang koper Minri yang masih di pegangnya.

“Dwaesseo” Minri meninggalkan Kibum dan Minho yang masih mematung.

***

“Ahhh~ untunglah kamar hotel ini besar. Jadi kita bisa nyaman satu kamar berlima” ucap Soona yang sudah berbaring di kasur empuk. Soona menatap Minri yang tadi melihatnya.

“Waeyo?” Tanya Soona. Minri menggeleng cepat dan bergegas ke kamar mandi untuk berganti baju piama.

“Jinra-ya, apa kau melihat Taemin?” Tanya Soona pada Jinra yang masih memainkan gitar kesayangannya.

“Dia ada di kamar namja, tepatnya di samping kamar kita” ucap Jinra datar.

“Jinjja?” Soona langsung berdiri dan bergegas keluar.

Tok tok tok

Kreeekk~

“Ah, Soona-ya kau mencari Jinki hyung?” Tanya Minho yang kebetulan membuka pintu.

“Aniyo, aku mencari Taemin. Apa dia ada di dalam”

“Taemin-ah, Soona mencarimu” Taemin langsung mengambil hoodie-nya dan pergi bersama Soona.

Jinki pov

Aku mendengar suara ketukan pintu, lalu Minho membuka pintu dan menyebut nama Soona.

“Aniyo, aku mencari Taemin. Apa dia ada di dalam” Kau terlalu berharap Jinki-ya, mana mungkin dia mencarimu. Huh~ kalau tahu begini lebih baik aku tidak usah ikut.

“Taemin-ah, casey dance kau masih ingat pembicaraan kita saat di Seoul?” samar-samar ku dengar mereka menyebut nama ‘casey dance’ bukankah itu tempat belajar dance. Ah, sudahlah lebih baik aku mengistirahatkan mataku dan mencoba untuk tidur.

“Hyung, apa kau sudah tahu kalau Jinra dan Taemin itu pacaran?” ucap Jonghyun.

“Jinjjayo?” sontak aku duduk di atas kasur, seperti orang yang mengalami mimpi buruk. Kalau Jinra dan Taemin pacaran mengapa akhir-akhir ini Taemin jalan dengan Soona, batinku. Ku rasa aku harus menemui Jinra sekarang.

***

Author pov

Minri sedang berada di luar beranda hotel. Dia menatap indahnya pemandangan malam Macau. Bintang yang bertaburan di langit memperindah dinginnya malam itu.

Seseorang berada di belakang Minri dan memakaikan jaketnya di bahu Minri.

“Sedang apa kau disini?” Tanya Kibum yang memakai baju tebal, karena cuaca di sini sangat dingin. Minri menoleh.

“Hanya melihat bintang” jawab Minri seraya tersenyum dan merapatkan jaket yang di pakaikan Kibum.

“Paboya, kenapa kau hanya memakai piyama. Bukankah kau tidak tahan dengan cuaca dingin, lihatlah bibirmu sudah membiru” omel Kibum lalu berdiri tepat disamping Minri.

“Sudah lama aku tidak mendengar omelanmu” ucap Minri datar, sedang matanya masih menatap ke langit. Kibum tersenyum tipis.

“Ehm, Minri-ya”

“Ne?”

“Aku… Aku…”

“Ya! lihat! Bintang itu yang paling terang” tunjuk Minri. Kibum menghela nafas.

Kibum pov

Aku melihat Minri berada di beranda. Apa yang sedang dilakukannya malam begini. Dan itu dia hanya memakai piyama, bukankah dia tidak tahan dengan cuaca dingin. Lebih baik aku ambilkan jaket untuknya.

“Sedang apa kau disini?” tanyaku padanya yang sedang menatap langit.

“Hanya melihat bintang” jawabnya seraya tersenyum.

“Paboya, kenapa kau hanya memakai piyama. Bukankah kau tidak tahan dengan cuaca dingin, lihatlah bibirmu sudah membiru” aku mengkhawatirkannya, apa dia tidak memikirkan dirinya.

“Sudah lama aku tidak mendengar omelanmu” ucapnya datar, sedang matanya masih menatap ke langit. Aku tersenyum tipis. Aku masih ingat dulu, aku yang terus memperingatkannya untuk membawa jaket saat bepergian di malam hari. Aku tahu dia alergi cuaca dingin, karena cuaca dingin bisa menyebabkannya demam tinggi.

“Ehm, Minri-ya” aku ingin mengatakan sesuatu padanya. Ya, aku ingin mengatakan bahwa aku menyayanginya, ah mencintainya bukan hanya sahabat, tapi cinta seorang namja pada yeoja.

“Ne?”

“Aku… Aku…” entah mengapa lidahku kelu untuk berkata demikian.

“Ya! lihat! Bintang itu yang paling terang” ucap Minri, aku mengurungkan niatku. Lebih baik aku katakan nanti. Aku tidak ingin mengganggu suasana hatinya yang sedang senang.

“Kibum-ah, apa kau tahu Taemin dan Jinra…”

“Ne, aku sudah tahu” potongku.

“Jinjja?”

“Taemin sendiri yang menceritakan pada kami semua. Tapi saat itu Jinki hyung sedang tidak ada” Minri mengangguk dan berlalu pergi.

“Kau tidak ingin masuk Kibum-ah, diluar cuacanya dingin” aku mengangguk dan masuk.

***

Jinki pov

Aku sedang duduk di sebuah kedai kopi kecil bersama Jinra, aku tidak tahu apakah sikap ku ini salah. Tujuanku hanya ingin menyelesaikan masalah. Ku rasa aku harus mengatakannya sekarang.

“Jinra-ya, kau benar pacaran dengan Taemin?” tanyaku pada Jinra yang masih menyesap cappuccino miliknya. Dia tersenyum malu dan menunduk.

“Ne, waeyo Jinki-ya?” dia meletakkan gelas dan beralih menatapku.

“Kau tahu dimana Taemin sekarang?” aku bertanya berputar-putar, agar dia tidak terkejut dengan apa yang ku katakan selanjutnya. Jinra hanya menggeleng. Lalu kutarik tangannya.

“Kita mau kemana Jinki-ya?” tanya Jinra yang berjalan di belakangku. Aku tidak menjawab, ku rasa ia akan tahu jawabannya setelah aku membawanya ke tempat yang ingin ku tunjukkan padanya.

***

Author pov

Kibum, Minho dan Minri sedang berjalan-jalan di sekitar pusat perbelanjaan lalu menuju pasar tradisional.

“Kibum-ah, kau pernah mencoba makanan ini?” Minri menunjuk makanan yang empuk berwarna putih. Kibum menggeleng. “Kalau begitu cobalah, buka mulutmu” Minri menyodorkan makanan itu ke mulut Kibum.

“Aishh dasar, dia kan bisa makan sendiri” gumam Minho yang masih bisa terdengar Minri.

“Ya! memangnya kenapa?” bentak Minri lalu dia menarik tangan Kibum dan membawanya pergi ke tempat lain, Minho mengekorinya.

“Kibum-ah, apa kau mengerti apa yang dia katakan?”

“Aniyo, hanya Minho yang mengerti” Bisik Kibum.

Minri memperlambat langkahnya agar sejajar dengan Minho, lalu dia tersenyum lebar.

“Kenapa kau tersenyum seperti itu?” Tanya Minho bingung.

“Minho-ya, tolong bicara dengan ahnjuma itu, aku ingin membeli sesuatu di sana” Minri mengguncang pelan lengan Minho.

“Shireo!” ucap Minho singkat lalu berlalu.

“Ya! jahat sekali kau” ucap Minri kesal.

***

Jinki pov

BRAKK!

Suara pintu ku buka dengan kasar hingga menimbulkan bunyi yang berisik. Ku lihat Taemin dan Soona sedang berdansa –cukup mesra- dan mereka di perhatikan oleh seorang guru dansa.

Aku tidak jadi masuk, terlalu menyakitkan melihat itu semua. Aku dan Jinra hanya bersembunyi di balik pintu.

“Kau kenapa Jinki-ya. jangan katakan kalau kau cemburu” ucap Jinra penuh selidik.

Soona pov

Aku mendengar suara berisik dari arah pintu dan mendengar suara seseorang yang ku kenal.

“Kau kenapa Jinki-ya. jangan katakan kalau kau cemburu” benar itu suara Jinra. Tapi bersama siapa dia? Aku dan Taemin menghentikan latihanku dan langsung berlari menuju pintu.

“Jinra dan…Jinki? Apa yang kalian lakukan disini?” tanyaku yang benar-benar bingung dengan kehadiran mereka. Jinra menarik Taemin dan membisikkan sesuatu padanya. Taemin tersenyum lalu menggangguk.

“Aku pergi dulu Soona-ya, kau pulang dengan Jinki ne?” ucap Taemin seraya tersenyum jahil. Apa maksudnya, entahlah. Aku mengangguk. Lalu Taemin berpamitan dengan guru dance-ku di Macau dan pergi bersama Jinra. Sedang aku hanya berdiri diam tanpa bicara. Aku benar-benar merasakan kecanggunggan dengan Jinki sekarang.

“Ehm, sebaiknya aku pulang” aku mengambil hoodie-ku di dalam lalu membungkuk pada guru-ku. Jinki mengekori ku di belakang.

“Soona-ya” ucap Jinki yang membuatku menoleh padanya. Dia menatapku dalam dan tiba-tiba memelukku. Ada apa dengannya.

“Soona-ya, saranghae~. Aku cemburu saat kau bersama Taemin, aku sakit hati melihat kau bersama Taemin” mwo? Apa yang dikatakannya? Aku belum merespon apa yang dikatakannya kurasa ini terlalu cepat. Aku melepas pelukannya, dan berjalan menjauhinya. Dia mengimbangi langkahku.

Jinki pov

Ku rasa aku harus mengatakannya sekarang. Aku memeluknya dan mengatakan apa yang tersimpan dalam hatiku.

“Soona-ya, saranghae~. Aku cemburu saat kau bersama Taemin, aku sakit hati melihat kau bersama Taemin” aku menghela nafas, lega. Dia belum merespon perkataanku. Dan apa ini? Dia melepaskan pelukanku dan pergi meninggalkanku. Aku mengimbangi langkahnya.

“Waeyo Soona-ya, apa kau membenciku” aku menahannya dan membuat kami berhadapan. Aku menatap wajahnya dalam.

“Aku…aku…ku rasa ini semua terlalu cepat” dia menunduk dan menahan air matanya.

“Aku tidak akan memintamu menjawab sekarang. Aku akan menunggumu. Tapi, maukah kau berkencan denganku malam ini” ucapku seraya tersenyum padanya. Dia menggangguk, lalu aku meraih tangannya.

“Kau senang?” dia tersenyum dan menggangguk. Sekarang kami berada di atas jembatan yang di bawahnya berlalu lalang perahu kecil. *ingat BOF saat di Macau.

“Soona-ya, boleh aku bertanya padamu?” tanyaku tanpa mengalihkan pandangan dari sungai. Dia hanya bergumam mengiyakan.

“Apa yang kau lakukan bersama Taemin akhir-akhir ini?” aku benar-benar ingin tahu, hal apa yang menyebabkan aku cemburu. Dia menghela nafas dan memulai ceritanya.

Flashback

Soona pov

“Soona-ya, akhir-akhir ini kau sering pergi bersama Taemin. Apa yang kau lakukan dengannya?” Tanya Minri yang masih mengutak atik ponselnya.

“Tidak ada” jawabku sekenanya

“Bohong!” sela Minri, aku tahu anak ini akan marah kalau aku berbohong padanya.

“Ne, ne, baiklah akan ku ceritakan”

“Aku pergi bersama Taemin, karena aku ingin belajar dance dengannya. Aku tahu dia sangat hebat dalam dance. Kau tahu kan kemampuan dance-ku di bawah rata-rata”

“Apa Jinra mengetahuinya?” dia meletakkan ponselnya dan menatapku.

“Tentu saja. Jinra selalu menemaniku saat latihan bersama Taemin”

“Tidak perlu di paksakan. Toh kemampuanmu main biola sangat hebat. Sekolah ini tidak memaksakan kemampuan seseorang Soona-ya”

“Aku ingin menunjukkan skill dance-ku pada guruku di Macau. Bukankah tiga hari lagi kita akan pergi ke sana. Aku ingin menunjukkan sesuatu padanya setelah aku pindah ke Seoul”

“Ne, ne, arasseo”

End Flashback

Jinki pov

Aku mengerti setelah dia bercerita. Aku tertawa kecil, begitu cemburunya kah aku sampai mengejutkannya dengan datang tiba-tiba ke ‘casey dance’.

Aku memegang kedua tangannya dan membuatnya menatap wajahku.

“Kau harus tahu, kalau aku benar-benar mencintaimu” dia tersenyum lalu mengangguk. Apa maksudnya?

“Nado saranghe~ oppa” dia menunduk dengan wajah merona. Ku rasa itu jawaban untuk pernyataan cintaku dua jam yang lalu. Dan dia memanggilku oppa.

Aku meraih dagunya dan mendekatkan wajahnya dengan wajahku, lalu…

“YA!” teriak Taemin yang membuatku menghentikan kegiatanku. Aku melepaskan tanganku dari wajahnya. Aisshh, memalukan.

“Jangan lakukan disini” bisik Jinra padaku, dan dia tersenyum jahil. Hey, sejak kapan mereka mengikuti kami. Dasar maknae pengganggu.

Soona pov

Aku memberikan jawabanku malam ini juga, wae? Karena aku juga mencintainya. Sebenarnya ingin aku katakan saat dia menyatakan cinta padaku. tapi aku terlalu shock hingga tidak bisa mengatakan apapun, lidahku kelu saat itu.

Saat kami hendak chu~, aku mendengar teriakan Taemin. Ku rasakan wajahku memanas, aku malu.

***

Author pov

“Ireonaaaa, kita bisa terlambat” Minri membangunkan teman-temannya yang masih dalam dunia mimpi.

“Memangnya hari ini ada apa?” Tanya Soona dengan mata yang masih tertutup.

“Kalian lupa? Hari ini kita ke museum alat music” Minri tengah mempersiapkan sarapan untuk teman-temannya. Lalu mereka saling berpandangan dan terjadilah keributan kecil di kamar yeoja.

“Kyaaaa, aku duluan mandi” Jinra langsung mengambil handuk dan menuju kamar mandi sebelum Yoonsa menahannya.

“Tidak bisa, aku duluan” Yoonsa melangkahkan satu kakinya ke dalam lalu Soona mendorong pelan tubuh Yoonsa dan dengan cepat menutup pintu kamar mandi.

Blamm!

“Mianhae chingudeul, aku duluan” teriaknya dari dalam kamar mandi. Sedang yang menunggu bergumam kesal dan memilih untuk sarapan terlebih dahulu.

***

Mereka sedang berada dalam bis menuju museum alat music, Yoonsa duduk dengan Jonghyun, Taemin dan Jinra, Soona dan Jinki, Kibum dan Minri sedang Yeonhae dan Minho memilih duduk sendiri.

“Minri-ya, kau kelihatan senang hari ini” Tanya Kibum yang sedikit bingung karena Minri senyum-senyum sendiri *bukan gila.

“Apa kau tidak menyadari, teman-teman kita sudah pacaran dan menghasilkan tiga couple” Jarinya menunjukkan angka tiga, dan Minri tertawa kecil.

“Mungkin kita selanjutnya” ucap Kibum yang membuat Minri menoleh dengan dahi mengernyit. Beberapa saat kemudian Minri tertawa renyah.

“Kibum-ah, terlalu pagi untuk bercanda seperti itu. Kau bisa membuatku sakit perut” ucap Minri sambil memegangi perutnya.

“Ya! kau berisik sekali” omel Minho yang duduk di depan Minri dan Kibum.

“Aishh, bisa-bisanya kau tidur disini. Ini sudah pagi, kau lihat matahari sudah tersenyum” jawab Minri sambil menunjuk ke luar jendela. Minho mendengus kesal lalu memasang headset dan memejamkan mata.

Setelah dua puluh menit berada dalam bis, akhirnya mereka tiba di museum alat music. Satu per satu dari mereka turun dari bis.

“Kajja oppa” ucap Soona seraya memegang tangan Jinki.

“Mwo? Oppa katamu?” Tanya Minri yang setengah terkejut. Sedang yang ditanya hanya tersenyum penuh arti.

Minho yang baru berdiri di samping Minri mengatakan sesuatu tepat di telinganya.

“Kau juga boleh memanggilku oppa” Minho tersenyum dan membuat wajah Minri sedikit merona.

“Ya! Shireo! Dan… ti…tidak akan” ucap Minri setengah berteriak lalu berlalu meninggalkan Minho.

Kini mereka sudah berada di dalam, mereka tercengang dengah keindahan alat music yang terpajang di museum.

“Soona-ya, coba lihat ini” Jinki menunjuk salah satu biola yang terpajang di sudut ruangan.

“Wah… Cantik ya oppa” Soona terkagum hingga membuat Jinki tersenyum.

“Lebih cantik dirimu chagi…” Soona yang tadi melihat deretan biola kini beralih menatap Jinki.

“Oppa…” Jinki sedikit meringis kecil karena Soona memukul lengannya, wajah Soona sudah merona. Jinki memegang kedua tangan Soona dan menatap wajahnya dalam. Tangan kanannya meraih dagu Soona dan ia mendekatkan wajahnya, sangat dekat.

Tap tap tap!

Lalu terdengar langkah kaki beberapa orang yang membuat mereka berdua sedikit tersentak dan menggagalkan ‘kegiatan’ mereka.

“Ah, kalian disini?” sedang yang di Tanya hanya menyengir.

***

Setelah seminggu melakukan study tour ke Macau, mereka mendapatkan begitu banyak pengalaman dan pelajaran penting. Juga mendapatkan satu couple baru ‘JinSoo’.

Mereka sudah tiba di Seoul pukul 6 sore. Kini Yeonhae dan Minri sedang membereskan pakaian dan sedikit bersih-bersih kamar yang sudah sedikit berdebu setelah seminggu mereka tinggalkan.

Minri menatap Yeonhae yang dari tadi hanya diam. Sangat jarang dia mendapati Yeonhae yang pendiam seperti ini. Setelah pulang dari Macau mereka belum bicara sama sekali.

“Yeonhae-ya, kau sakit?” sedang yang di tanya hanya menggeleng tanpa menatap Minri.

Lalu Minri ke dapur mengambil air untuk minum. Setelah dia kembali dia sudah tidak mendapati Yeonhae disana.

***

“Apa kalian tahu dimana Yeonhae?” Minri mencari Yeonhae di kamar sebelah. Soona hanya menggeleng begitupun Yoonsa dan Jinra.

Minri berlari menyusuri koridor asrama, lalu dia berpapasan dengan Minho.

“Apa yang kau lakukan malam begini?”

“Apa kau melihat Yeonhae?” bukannya menjawab pertanyaan Minho, dia malah balik bertanya.

“Ku rasa tadi aku melihatnya di beranda lantai satu”

“Memangnya ken-“ belum selesai Minho bicara Minri sudah memotongnya.

“Gomawo Minho-ya” Minri berlalu meninggalkan Minho, dia terlihat sangat tergesa.

Minri pov

Aku menyusuri koridor asrama untuk mencari Yeonhae. Aku takut terjadi sesuatu padanya, lalu aku bertemu Minho dan bertanya padanya. untunglah dia mengetahuinya. Lalu aku segera berlari ke beranda lantai satu, sesuai petunjuk Minho.

Aku menemukan sosok yang ku kenal berdiri disana. Lalu aku mendekat, dan mendengar isakan kecil disana.

“Gwaenchana Yeonhae-ya?”

TBC

Fuuh~ akhirnya tubercolusis juga /plakk, to be continue maksud saya. Gimana? Lebih panjang dari sebelumnya kan? Nambah dua halaman doang XD. Kyaa!! JinSoo gagal CHU~ haha*evillaugh. Mengapa Yeonhae menangis? Apa yang terjadi selanjutnya?

Oke, Thanks for read, don’t 4get to leave a comment. Hope you like this and wait for next. Gomawo* bowithMinho

http://www.flamestory.wordpress.com

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

6 thoughts on “Hope Dreams Come True – Part 4”

  1. kyaaa..nambah 1 couple lg..horee,,key ma minri cpt nyusul ya..yeonhae knp?psti sdh krna g pny couple..minho sih,pake suka ma minri segala,,
    di tunggu kelanjutannya..

  2. huwaaa jinki…jinki.. ahahhaha
    setiap mau kisseu selalu di ganngu .. wakakak sabar ya .. ahahhaha ngakak bgt ..
    eh yeonhae cemburu ama siapa ??
    minho kesel sama minri dan kibum ahahah
    keren…keren… aku mau kelanjutannya !! ^^
    nice ff authorr.. ^^

  3. Aku udah pernah baca di Blog author tapi belum pernah Koment,, Mianhe,,#Deep Bow

    Wuahhh,, JInki,, Akhirnya,,
    masa cemburu sama Taemin sihhh,,

    Nice FF,,, ditunggu lanjutann kisah member lainnya,, terutama Minri,Minho sama Key,,hehehe

    Fighting!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s