Jinjja Mollasseo; Nae Ireumeun Kim Jonghyun

Title                       : Jinjja Mollasseo; Nae Ireumeun Kim Jonghyun

Author                  : Lee Jongki

Main Char           : Lee Jinki & Kim Jonghyun

Length                  : 754 (one shot)

Genre                   : Friendship (?)

Rating                   : G

 

Setiap hari di tempat yang sama dan waktu yang sama Jinki melihat seorang anak laki-laki berambut cokelat dengan ujung pirang. Anak itu duduk di bawah pohon besar yang sama. Berteduh dari sinar matahari sore. Kelihatannya dia lebih tua dari Jinki; mungkin 1-2 tahun lebih tua.

                Jinki tidak mengenalnya.

                Tapi Jinki mendapati dia ingin sekali berkenalan dengan anak itu.

                Biasanya anak itu duduk. Buku catatan dan pulpen dalam telapak tangannya yang lebar. Berkali-kali Jinki melihatnya menggambar pola-pola aneh di udara dengan tangannya. Jinki mengira anak itu pasti adalah seorang pelukis. Dalam suatu kesempatan Jinki melihat sepintas isi buku catatannya dan ternyata isinya adalah barisan kata-kata. Mungkinkah dia seorang penulis? Barangkali dia menggambar untuk dijadikan kata-kata.

                Pulang sekolah Jinki melewati taman itu lagi. Anak itu sedang berdiri mengitari pohon sambil menyanyi; lirih sekali sampai telinga Jinki harus bekerja ekstra keras untuk dapat mendengarnya. Jinki cuma bisa mendengar nadanya saja. Jinki mengamati anak itu sedikit lebih pendek dan kurus. Meskipun begitu dia terlihat percaya diri. Terlihat dari sepasang bahunya dan langkahnya yang agak angkuh.

                Pada hari Selasa sore hujan mengguyur dengan lebat. Taman itu berada di antara sekolah dan rumahnya. Sebenarnya jika dia mengambil jalan kecil pasti lebih cepat sampai di rumah. Bagaimanapun juga sulit untuk merubah kebiasaan. Jinki ragu anak itu akan berada di sana. Ketika dia melangkah cepat-cepat di bawah payung kuning bergambar anak ayam dia melihat sosok berkerudung mantel hujan sedang bertengger di atas akar tanaman yang menyembul dari tanah. Jinki melambatkan jalannya berlawanan dengan kehendaknya. Angin dingin menggigit kulitnya. Meresap ke dalam tulang melalui setiap pori-pori. Tentu Jinki tahu sosok itu adalah anak yang sama meskipun mantel hujannya membuatnya terlihat lebih gemuk. Hanya saja kali ini headphone besar menyumbat telinganya. Jemarinya bergerak dengan lembut di udara; tidak mempedulikan tetesan hujan besar-besar yang jatuh tanpa ampun dari langit. Tangannya menggigil sedikit. Mendadak Jinki merasakan dorongan untuk menghampiri anak itu dan menaunginya dengan payung besarnya.

                Dorongan untuk melindungi itu mengherankan Jinki.

                Hari berganti hari. Kebiasaan itu tidak pernah berubah. Jinki lewat menggendong tas besar berisi buku-buku tebal; yang juga berwarna kuning dan bergambar anak ayam seperti payungnya. Jinki terkejut anak itu tidak pernah memperhatikannya. Memang, anak itu seperti berada di dunianya sendiri jadi wajar saja dia tidak melihat Jinki.

                Suatu malam kaki Jinki menuntunnya ke taman tempat anak laki-laki itu berada. Udara dingin yang kering menyegarkannya. Nafasnya terlihat di depan mukanya; putih bergulung-gulung. Jinki tidak merasa terganggu sama sekali dengan udara dingin yang seakan-akan berasal dari kutub.

                Gumpalan pakaian hitam yang sedang mendengkur halus menyambut Jinki saat dia mendekati pohon besar. Terkejut, dia melangkah mundur, tidak mau mengganggu tidur seorang tunawisma. Keingintahuan mencegah Jinki pergi. Tiba-tiba sosok itu bergeser sedikit. Jinki terpaku menahan nafas. Nyanyian halus, teredam oleh pakaian berlapis, mengalun mengisi kesunyian malam. Jinki mengenal lagu itu; lagu yang dinyanyikan anak itu. Tanpa disadari Jinki ikut bernyanyi. Suara mereka berpadu dengan sempurna.

                Suara itu terpotong dengan seketika saat badan di bawah tumpukan pakaian itu mulai bergerak. Jinki terhuyung-huyung mundur ke belakang. Kakinya tersangkut akar pohon dan jatuh dengan gedebuk yang keras. Tergeletak telentang dengan tangan dan kaki terentang di udara.

                Sebuah tangan terulur. “Kamu tidak apa-apa?”

Jinki meraih tangan itu; kasar dan kapalan, berbeda sekali dengan tarikannya yang lembut. Muka Jinki memerah. “Aku tidak apa-apa.”

“Eh… Kamu Lee Jinki kan?” Ekspresi anak itu berubah dari terkejut menjadi senang. “Ngapain kamu ada di sini malam-malam?”

Jinki takut. Ini mengerikan. Bagaimana mungkin anak itu tahu namanya? Seingatnya dia tidak pernah berbicara – bertatapan mata pun tidak – dengan anak itu, apalagi memberitahu namanya. Seakan anak itu sudah lama mengenalnya. “Mmm… Mmm… ” Jinki cuma bisa menggumam tidak jelas.

“Hei, kita ‘kan sekelas selama dua tahun. Bagaimana mungkin kamu tidak tahu aku? Oh iya, kamu selalu duduk paling depan, selalu berkonsentrasi penuh mendengarkan guru, tidak pernah melihat ke belakang. Kamu juga datang paling awal dan pulang paling lambat. Oh, jangan bilang kalau kamu tidak tahu namaku. Aigo. ” Anak itu menutup muka dengan telapak tangan saat melihat wajah Jinki yang masih ketakutan.

Benarkah yang dikatakannya? Kalau begitu anak yang selama ini dilihatnya setiap pulang sekolah adalah temannya; lebih tepatnya teman sekelasnya dari awal masuk SMA. Parahnya Jinki tidak pernah melihatnya ada di kelas karena dia terlalu sibuk menatap ke depan ke papan tulis, tangannya tak henti-hentinya mencatat penjelasan dari guru. Muka Jinki yang sudah merah bertambah merah seperti udang rebus. Dan Jinki mengira anak itu lebih tua darinya. Oh, betapa dia ingin menggali sebuah lubang saat itu juga dan hidup di situ selamanya.

“Namaku Kim Jonghyun. Jong. Hyun. Ingatlah itu.” Jonghyun berbalik dan melangkahkan kaki keluar taman menuju rumahnya.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

63 thoughts on “Jinjja Mollasseo; Nae Ireumeun Kim Jonghyun”

  1. First kah??? Aigoooo?? Bang Onyu terlalu larut dalam dunianya ampe gx ngenalin temen sekelas gituuu,,, wuahhh,,, parahh,,, parahh,,

    FF yg simple,ringan N sedikit realistis,,, nice!!

    1. Iya. Hehe. Nggak nyangka akan dipublish. Gyaaaaa… Senengnya. Penantian selama 3 bulan akhirnya berbuah manis. 😀 #curcol
      Jinjja? Gomabda. 🙂
      Tapi ceritanya ekstrim banget yah, 2 tahun nggak tahu temen sekelas. (.__.)

    1. Ne. This is my very first FF published here. ^^

      Intisarinya (?) si Jinki yg imut nan kiyut ini nggak kenal (tahu aja nggak) temen sekelasnya dari awal masuk SMA sampe kelas 2. Karena dia tuh saking rajinnya belajar. Ekstrim? Amat sangat banget sekali.

      ““Namaku Kim Jonghyun. Jong. Hyun. Ingatlah itu.” Jonghyun berbalik dan melangkahkan kaki keluar taman menuju rumahnya.”
      Nah, si Jjong bilang gini karena Jinki nggak tahu namanya. Author juga rada2 binun nih. ᄏᄏᄏᄏ. Menurutku line ini terdengar (atau terbaca?) sangat dramatis bin lebay.

      Gomawoyo udah baca FF geje ini. 😀

      Author akan berusaha meningkatkan kemampuan menulisnya yang parah. *bow*

  2. oh..
    aq sm dong ma jinki… sm2 g tau klo itu temn skls jinki.. kkkkkk
    jinki dduk plg dpn.. dtg plg cpt pulng plg lmbt.. ckckck.. tega bgt g knl sm tmn skls.. haha
    ceritanya bagus thor

    1. 축하해 (chukhahae). Nuna jadi pengomen (?) yang ke-4. This is a very very very very special spot (for the 4th person to comment only). ;D #obsesi angka 4 kambuh

      Hadiahnya dikirim lewat telepati atau mimpi. Pilih salah satu. #geje

      1. Aniyo. I think yours are better. FF2ku tu lebay2 dan panjang2.haha. I love your stories.^^
        pilihan hadiahnya ada 5 kah? Kalo bgtu aku pilih Minho ❤

        1. Kay. Wuuuush…

          Sent! Satu Minho akan segera terhidang. *Eumsik cheoreom. Baegopa. (o_o)*

          Wah. Lama2 jadi kayak main pingpong yah. Luv yo storiez too bb. Punyamu the best! Nggak bisa ditawar lagi. Terima aja kenyataan. (?)

        2. Weh,yg di bwah nggak bisa di-reply~ reply~ reply~ lagi nih.jdinya d sini aja.
          Mana Minho-nya?belom sampe nih. Lagi trouble ya? Kkkk.
          Eh,nggak bisa maksa gtu dong. Selera orang kan beda2 :p
          #obrolan kita smakin gaje.

        3. Sambil joget yang bener dong, nuna. Gara2 jogetmu nggak bener Minho kabur deh. :p

          Biarin. Kita ‘kan pasangan geje. We’re JongJin/MinKi couple. ᄏᄏᄏᄏ

          맞았어 (majasseo). Namja-yeoja punya selera. XD

  3. tetep yak, payung kuning bergambar anak ayam. Dan sangtae nya keluar juga. Onyu banget dah…
    Kirain itu onyu jaman sd pas liat barang-barangnya warna kuning dan bergambar anak ayam, terus dibilang jjong itu temen sejak awal masuk sma, heh *doeng*
    Hahaha
    Niatnya mau serius jadi ketawa sendiri, dodol dah.

  4. yang aku suka dari ff ini soalnya temanya bener-bener simpel. bahkan nggak kepikiran.
    itu kreatif banget !!
    settingnya juga kan? itu keren banget bisa buat cerita dengan konflik yang ‘kena’, tapi nggak butuh adegan dramatis, setting yang ganti” terus, ataupun tokoh yang banyak.

    first ff yang unforgettable .. hehe 😀

      1. eeh .. aku juniornya jongki-ssi lho .. harusnya aku yang manggil oppa ..
        tapi kayaknya berasa sok kenal banget gitu .. hehe

        you’re welcome 🙂
        berhubung limau belum bisa bikin ff, jadi yang bisa harus diapresiasi dong .. ^^

        1. ngga bisa di reply lagi .. XD

          andwae! 나는 16 살..! (-_-)
          panggil ‘Lim’ aja. nuna tu berasa gimana.. gitu. hahaha
          Ne, I’ll call you oppa . kekeke~

          manasseo gippeubnida ^^

  5. wah bagus banget penggambarannya
    ceritanya juga unik
    aku suka cerita kayak gini:D
    pertama aku kira jinki dan jonghyun anak kecil gitu(?)
    ternyata aku tertipu XD
    soalnya aku langsung kebayang setting nya anak kecil gitu
    bagus thor
    good job

  6. Wogh O.O
    jinkinya ga sadar XDD bisa ya ampe ga kenal, hadeh -_- apadeh payungnya bergambar anak ayam XDD jadi mau memangsa (?) ayam #plak.
    Ceritanya bagus, simple dan ngena di hati maksud crtnya (?) #jleb (?)
    kyahahaha *lanjutin ketawa*

  7. Ide ceritanya bagus, dan tetep si onew keliatan sangtae banget hahaha parah banget gak kenal temen sendiri makanya jangan kebanyakan belajar oppa ckckckck
    hahahah payung gambar anak ayam, lucuuuuuuu 😀
    Pokoknya ini ceritanya bagus, beda, ide cerita yang fresh… Good Job!!!!

    1. Ahaha. Secakep yang baca. (~.^) #gombal

      Gomawoyo Nabila. 😀

      Selamat! Anda adalah pengomen (?) yang ke-14. This is a very very very very special spot (for the 4th and 14th person to comment only). ;D #obsesi angka 4 kambuh #abaikan

  8. yaaa ampuuunnn ,, abang dubu parah banget ampe temen sekelas gag dikenalin ..
    makanya gahol dunkzz ,,,,,, *dihajar MVPs*

  9. duuuh baguss bangeeetttt!!!! kata2 nya juga keren dan rapi… huhuhu sayang kenapa harus pendek thoooor????? kenapa?????????????? huhuhuhuhu
    maunya panjangan lagi dooong!!! huhuhu
    keep ur good work thor! hwaiting!!!!!!!!!!!

  10. aku ngiranya ini mereka juga anak kecil lho-__- pas baca udah sma, lho….. *melongo mendadak* habis lebih pas kalo dibilangin kayak anak kecil xD habis bang onyu di sini kerjaannya penasaran pingin tau tentang jjong, kan kayak anak kecil xD mana bawa ayam-ayam gitu. kayak adekku aja pas tk semuanya ayam-__-
    hihihi, pas ngira kalo jonghyun lebih tua gitu malah keinget pas dulu pertama kali tau shinee dari ring ding dong. dulu aku kira jonghyun itu leadernyaaa… ternyata bukan~ habis muka onyu gak keliatan tuaa xD *dipukul jonghyun*
    aku suka sama bahasa dan pendeskripsian kata-katanya 😀 jelas, simpel, dan mudah dimengerti 😀 idenya juga lucu, jadi keinget komik-komik jepang gitu 😀
    ditunggu FF selanjutnya yaahh≧▽≦

    1. Itu karena Onew suka makan ayam en aku mengidentikkan dia dengan warna kuning. Gitu deh. ^^

      Waaa… Sama. XD Tos dulu. Aku juga tau SHINee lewat RDD. Aku juga ngira yeobo Jjong leadernya. Dia ‘kan yang paling sering muncul. ᄏᄏᄏᄏ

      Terimakasih. 😀

      Baca juga FF ke-2 aku yg judulnya ‘Selamat Tinggal; Mimpi Buruk’ ya… 🙂 #promosi

  11. beneran, kirain mereka masih sd gitu si Onyu pake payung anak ayam. Pake ga ngenali si Ojong lagi -_-
    aku baca ‘selamat tinggal; mimpi buruk’ dulu baru ini, gapapa, kan? kkk~
    kata-katanya baguss, I like both 😀
    btw, author OnJong shipper kah? Me too ^^

    1. Gwaenchanhayo. Dua FF ini nggak ada hubungannya kok. Senengnya ada yang baca dua FF aku. :’) Gomawoyo. 😀

      Gyaaaa… JongYu shipper lain. ~(^o^)~ *lebih suka manggil JongYu, soalnya menurutku lebih manly Jjong :p* I’m not alone. XD

  12. wuah…bagus ff nya.
    bahasanya juga bagus mudah di cerna(?) *emangnyamakanann? #abaikan
    first ff?
    keren walaupun ini ff pertama tapi udah bagus banget.
    Onewnya rajin bgt.
    saking rajinnya dia gak pernah tengok belakang dan hanya fokus sama papan tulis.
    murid teladan.
    dan parahnya, dia gak tahu kalau selama dua tahun dia sekelas sama Jjong.
    selama dua tahun dia sekelas dan gak tahu nama Jjong. astaga…
    ku kira Onew nya masih kecil ternyata udah SMA.
    bnr2 pecinta ayamnya si Onew itu. sampai payungnya pun bergambar anak ayam.
    daebak thor! daebak! 😀
    btw, authornya namja yah?
    wuah, jarang2 ada author namja 😀

  13. sangat simple *sambil dance Mr.simpLe ! pLakk!
    pgen bisa bqin FF oneshot begini dan ga pnah bisa T.T
    FF nya kereen, tp lagi asik2nya baca tau2 udahan aja :s
    d tnggu krya2 yg Laen dh^^

    1. Ikutan kepret dancenya yah. *nggak sadar kalo nggak bisa ngedance.*

      ᄏᄏᄏᄏ. Mau FFku yang (agak) panjang? Baca aja ‘Selamat Tinggal; Mimpi Buruk’. #promosi.maning

      Gamsahaeyo. 😀

      Kamu pasti bisa bikin oneshot kok. Semangat. Hwaiting. 😀

  14. ahhh kerennn… aku kira kenapa si jonghyun tuh .. ckckckkc
    ahaha tetep ajah si jinki sangtaenya ngak berkurang …
    authoor … yg mengganggu cuman satu deh di hati aku, nge ganjeeel bgt … “Jinki meraih tangan itu; kasar dan kapalan”
    hadeehh di situ aku ngakak, ahahah kenapa di buat kasar dan kapalan thor?? ahahahah
    but ini ff bagus.. ^^

    1. ᄏᄏᄏᄏ. Mianhaeyo. Karena di mata aku Jonghyun yang kekar itu *halah* nggak mungkin punya tangan lembut kayak punyamu *lho?*. Buat menekankan aja kalo tarikannya itu lembut. Dan Jinki menyukainya.

      Ah.. Susah ngomongnya. Aku nggak pinter ngomong/nulis lho. ^^

      Gomabda. 😀

  15. bagusss amat sih ini…. `___`
    kerenn cara penggambarannya… 🙂

    aahh sukaa….

    jinki ga kenal jjong…kesianan jjong ih… kkk…

    ah, tapi ini DAEBAK, jongkii… ^^

  16. hahaha aku ketawa pas bagian tangannya kasar dan kapalan. hahahaha. btw ffnya baguss…… apalagi cara penggambarannya*bahasa kaya gimana sih yang enak buat ngomong hal ini?? haha molla:P*. good!!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s