By This Tears [Drabble Chronicles of Cyber Love=LDR]

By This Tears [Drabble Chronicles of Cyber Love]

 

Aku hadirkan satu lagi FF karanganku ^^

Eum… Ini sih masih true story dan ada hubungannya dengan Cyber Love=LDR loh ^^

Tp, karena drabble yah jadilah seperti ini. Mianhae kalo agak kayak diary, habisnya emg cerita asalnya bgini sih ^^

Happy reading! ^^

Author : Ji I-el

Main Cast : Lee Taemin, Athena Efrinne (it’s Taemints time) ^^

Length : Drabble

Genre : Tragic Romance

Rating : General (eveyone can read it) ^^

Summary : “By this tears, I’ll be strong.. I promise.”

***I-el

***Athena POV***

 

Lonely, I was alone

Till you came in my~ life

Without you, babe, it’s so hard

Cuz I need you here by my side

You are my everything

There’s no one that could~ take your place

Come to me

The only thing I want this winter is you..

Lagu itu mengalun lembut di dalam telingaku sekalipun aku pasang dengan volume yang bisa kau dengar saat duduk bersamaku disini, tepat menghadap keluar jendela sambil menatap bulir-bulir air yang turun dari langit. Sesekali aku menatap bingkai foto yang terduduk di atas meja tempat aku meletakan siku menopang daguku. Tak terasa ada buliran hangat juga mengalir, turun dari sela-sela kelopak mataku yang sejak tadi sudah terasa berat.

Aku membayangkan dapat bermain-main di bawah hujan dengan lelaki yang ada di dalam foto yang berbingkai warna silver itu. Sekalipun aku membenci hujan, aku ingin menghardiknya dan menunjukan pada air terkutuk itu bahwa aku tidak perlu lagi takut padanya karena aku tak akan pernah kehilangan orang yang kucintai lagi seperti halnya debu tanah yang tersapu oleh hujan. Tapi apa? Aku selalu dikalahkan hujan itu. Mereka selalu tertawa ketika aku kehilangan mereka yang berarti untuk hidupku tepat setelah hujan menyentuh ubun-ubun kepalaku.

Tak lama sebelum hari ini, aku sempat memilih satu fotoku yang pas untuk kusandingkan bersebelahan dengan foto Taemin yang pernah Ia kirim padaku kemudian mencetaknya. Aku menjamah bingkai kacanya dan sesenggukan menahan rindu yang amat dalam. Aku sangat merindukan Taemin yang akan memarahiku jika aku tidak melakukan apa yang ia perintahkan, Taemin yang selalu mengatakan, ‘ini semua demi kebaikanmu.’ Taemin yang memintaku mendengar lagu Always Love yang dipopulerkan oleh SHINee jika aku merindukannya. Tahukah dia bahwa 2 minggu belakangan ini hanya lagu itu yang kuputar? Itu karena rasa rinduku padanya muncul setiap saat.

donna toki mo love

Kono kokoro ni love

afureru hodo always love

Kimi wa boku no egao no riyuu

now aenai toki mo smile

ganbatteru tte

tsutaetai ima sugu

todo ketai ai wo komete

Aku mencintainya, ahh tidak. Aku sangat sangat mencintainya. Walau ini kedengaran gila, tapi cintaku melebihi apapun yang aku miliki dan tidak aku miliki di dunia ini. Bohong jika aku tidak merasa tersiksa dengan cinta ini, bohong kalau aku merasa bahagia disini sementara aku tidak tahu sedang apa dan bersama siapa dia diluar sana. Bohong juga jika aku bisa mencintainya tanpa harus memilikinya. Siapa bilang? Aku ingin Taemin hanya ada untukku. Aku egois? Yah, terdengar begitu, tapi ini semua karena rasa cinta yang sudah terlalu penuh sesak di dalam sini.

Aku menyentuh dadaku, walau aku tahu itu adalah tempat untuk paru-paru, bukan hati yang selama ini kita pikir adalah tempat menyimpan perasaan kita. Tapi, bukankah kalau kau sedang teramat dalam merindukan seseorang, dadamulah yang merasakan sakitnya? Bukan perut bagian kanan atas tepat di bawah dada kananmu, kan?

Dentingan gitar dari lagu River Flows in You menyudahi lagu favorit Taemin itu. Aku sering membayangkan seorang Taemin sedang bermain gitar untukku di bawah rinai hujan sambil menyeringai manis kepadaku. Tidakkah itu hal istimewa yg didambakan oleh perempuan manapun?

Sebenarnya aku memiliki banyak teman-teman di asrama. Tapi, belakngan ini aku enggan untuk bergabung. Aku sedang menata ulang hatiku. Mungkin butuh waktu berbulan-bulan hingga aku bisa mencapai di satu titik ketika bisa menerima semua kenyataan yang ada dan menjalani proses menunggu ini tanpa beban. Bukankah aku yang memilih untuk menunggunya hingga bertahun-tahun sampai waktu yang tidak terkira? Jadi, sebaiknya aku mulai membiasakan diriku dengan konsekuensi yang harus aku tanggung, walau aku tidak tahu apakah Taemin akan menunggu waktu hanya untuk seorang perempuan yang lebih tua 2 tahun dibandingkan dengannya, dan yang mungkin akan mulai mengeriput di bagian kelopak mata ketika dia baru lulus kuliah nanti? Entahlah, tapi sebaiknya dia memang menungguku, kalau sampai tidak maka remuklah hatiku.

Aku tarik nafas panjang dan mulai mengusap sisa-sisa air mata yang berbekas dipipiku. Ketika aku melirik foto itu lagi, tiba-tiba aku teringat ucapan Taemin, ‘I can’t see people cry in front of me,’ katanya disela-sela obrolan cyber kami.Pernah juga suatu kali aku menanyakan padanya lebih terperinci.

            ‘Do u hate me if I’m crying?’ tanyaku tiba tiba

            ‘Ne. I can’t see u cry, dear’

            ‘So, if i send u my voice record when i’m crying, u will not hear that, ne?’
‘Mwo? What record?’

            ‘Ani. I sing a song for u but i’m crying while i record it’

            ‘I wanna hear that. Don’t cut it’

            ‘Ne? But, i was crying’

            ‘Don’t cut. I will not hear if u cut it’

Akupun tak tahu apakah dia sudah mendengarkan atau belum. Tapi, yang jelas aku sangat yakin bahwa dia akan marah jika dia tahu kalau aku berlarut-larut dalam kesedihan. Aku mulai bangkit dari tempat dudukku, lalu menuju ke kamar mandi, menciduk airnya dengan kedua tanganku dan membasuh wajahku.

       “Hahh…” desahku sambil merasakan air yang terserap pori-pori kulit wajahku, “untung hari ini mereka semua sedang pergi, jadi aku bisa meluapkan tangis yang kutahan sejak hari pertama pulang ke asrama ini lagi.” lanjutku sambil mengeringkan wajahku dengan handuk.

        “Aku harus semangat belajar. Taemin saja bisa mengatasi emosinya saat tahu bahwa dia tidak lagi bisa leluasa bicara denganku, kenapa aku tidak?” aku tersenyum mantap sambil menatap fotoku dan Taemin yang berdampingan di dalam bingkai kaca. Dan bertepatan dengan itu, matahari akhirnya menembus  awan gelap. “Pertanda baik. By this tears, I’ll be strong, I promise Taemin-ah” gumamku ketika kusadari hujan berhenti, seiring dukaku yang terselip ceria yang agak memaksa kurasa. Tapi tak apa, kurasa inilah awal yang baik untuk beberapa tahun kedepan aku menunggu seorang Taemin ^^

** Clouds El Moon **

Yeii… selesai lagi drabblenya nih..

Eum.. actually, bukan ini loh bonus yang aku maksud di part sebelumnya.

Ini hanya bagian dari bonus part yang aku maksud. Bonus partnya sedang dalam proses. Ditunggu ya ^^

Oh ya, terima kasih sudah membaca. Jangan lupa untuk memberikan commentnya karena comment like oxygen dan cara kamu berkomunikasi dengan authornya ^^

Author: Ji I-el

©2011 SF3SI, Ji I-El.

This post/FF has written by Iza, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

25 thoughts on “By This Tears [Drabble Chronicles of Cyber Love=LDR]

  1. oooh kukira ini bonusnya~
    ehm. yang potongan lyric diawal, itu lagunya siapa? lyricnya bagus! kpop kah? dan masih ada potongan ‘Always Love’ disana. setiap aku dengerin lagu itu aku juga keinget seseorang *loh kok jadi curhat?*
    semangat! jangan terlalu berlarut-larut ya~

    1. Iyaa, itu kan lagunya Xing-In Your Hands tapi Kevin version (Kevinnya U-KISS kan tadinya member XING) ^^
      Yupp.. kan di part 2 ada tuh kterangan klo kangen dengerin lagu itu aja ^^
      Thanks for ur comment ^^

    1. Ahahaha,.. bonusnya msh dlam proses, sayang ^^
      Tunggu ya?! Aku lg mncari ilham dan kampusku tuh bnyk bgt kegiatan keagamaannya jd agak susah nyari wktu buat bikin FF ^^

    1. Ahahaha… makasih atas pujiannya. Aku jd malu ^^
      Heum.. ketemu ga ya? Tunggu part bonusnya aja deh ^^
      Thanks for ur comment ^^

    1. Jiahhh… ahaha.. dasar kamu, de. Reader setiaku nih.. Hohoho ^0^
      Umm.. well, selamat ya krn udh bs pegang kompie lg ^^
      Oke, tunggu ya ^^

    1. Sipp dehh
      Tunggu ya! Masih dlm proses ^^
      Aku sibuk ngatur jadwal kuliahku dulu biar ada waktu kosong buat bikin FF
      Skrng udh bs ngelanjutin kegiatan bikin FFku secara normal. Yeeiiii ^^
      Thanks for ur comment ^^

  2. oh komenku g masuk ya? aishhh k mn prginya ya.. kkkkk

    td pgi aq komen apa.. aq lupa.. aisshh

    always llove.. ah aq suka lgunya…

    oh iy.. aq kira drabble ini sad gimn gitu.. tp trnyata msih semngt..
    aq tunggu bonusnya

    1. Gak apa” ^^
      Yg pnting skrng udah masuk, kan? ^^
      Well, kekeke.. emg ini semangat ya? AHAAHA.. Brrti aku gagal dong membuat km larut TT____TT

      1. hahahaa gak gagal juga.. awalnya juga smpet ikut larut (?) tp pas ending… athenanya bersemangat lagi.. jd ya ikut larut dlm semangatnya (?) haha

  3. Wahhh,, aq lupa belum koment waktu itu,,huhu

    Mengharu biru,, kasihan amat si Athena,,, yeah,, merindukan seeorang yg jauh itu paling menyedihkan,, tp udd tahu sedih tp gx pernah kapok buat merindu,#halah malah curcol,,

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s