Miss Nobody – Part 3

Miss Nobody – Part 3

Author : Alskey
Main Cast : Lee Jinki, Kim Gaein, Park Minah
Support Cast : Heera, Minchan, SHINee
Length : Sequel
Genre : Romance
Rating : PG-13

 

Heera POV

Aku kasihan melihat chinguku yang satu ini. Dia sudah seperti kehilangan nyawanya. Padahal Gaein adalah yeoja yang paling girang sedunia selama ini.

“Hei! Jangan melamun!”

“Hmm. ah ani, aku tidak melamun”

Yaampun matanya! Kulihat ada lingkaran hitam dibawah matanya. Dia habis menangis? Atau tidak tidur semalaman? Gaein yang malang, pasti dia sedang memikirkan si Minah itu.

“Sudah tak apa. Mereka kan hanya berjalan berdua, secara Minah itu pelayan pribadiny-”

“Aku juga mau jadi seperti Minah!” Gaein berkata.

Hm. kalau begitu…

“Sudah, sudah. lebih baik kita mengerjakan PR saja. lagipula, kurasa Tuan Jinki lebih menyukai yeoja yang rajin ketimbang yeoja seperti dia. Kaja!”

Akhirnya Gaein ga galau lagi. chinguku… hatinya pure sekali!

-o-o-o-

Hari Minggu. dua hari sejak kedatangan Park Minah. waktu yang cukup singkat untuk mengganggu kewarasan temanku. Aigo, Gaein ternyata semakin galau!

“Heera-ya~ aku bingung dengan rumus ini! mengapa ini harus diintegralkan? kenapa tidak di turunkan? Kenapa Jinki belum pulaaaang? wae? WAE?”

chinguku yang satu ini entah lagi PMS, atau ngerandom -__-

“Ara, ara. stop belajarnya! lebih baik kita jalan-jalan saja!”

“Kemana?”

“hm entahlah. daerah sini yang kutahu cuma ada Lotte World. mau kesitu?”

“MICHYEOSSEO! mahal! ke taman saja!”

“kalau begitu ke kiosnya saja! kaja!”

“Gamau ah! Aku mau istirahat saja!”

“Iliwa! Temani aku saja kalau begitu!”

“Diluar panas, Heera-ya!”

“Kutraktir Tteokbokki deh pulang dari sana!”

“YEAY! Ayo Heera! Palli!”

Akhirnya chinguku menurut juga. yatuhan, semoga Gaein kembali ceria~

-o-o-o-

“Aih! Kyeopta! Heera-ya, lucu kan?” Gaein menunjuk bando berbentuk telinga kelinci kepadaku.

“Yang ini juga! Gelang ini harganya berapa?”

“3000 won” Penjual itu menjawab.

“Ahjumma, 2000 won saja ya~”

“tidak bisa. 2500 won deh!”

“Geurae. Gomawo, Ahjumma~”

setelah membayar gelang tersebut, Gaein berlari kecil kearah kios yang tak jauh dari tempat ia berdiri tadi.

“Heera! lihat ini! tumben, ini murah sekali!” Gaein sekarang menunjuk-nunjuk merchandise Boyband yang sangat ramai. aduh, aku lupa namanya!

“Leeteuk! Uri Leader ini yang punya dimples! Charming banget! Tapi ketawanya aneh! Yang ini Heechul! Ini juga charming! tapi… Heechul sedang di wamil ya? hm ini Hangeng, yah dia sudah tidak bersama lag-

“Gaeinsshi? Heerasshi?”

-o-o-o-

Jinki POV

Hari ini Mama pulang dari Belanda. jadi aku bersama pelayan pribadiku, yang sebenarnya lebih pantas dibilang majikan menjemputnya di Incheon International Airport.

“Jinki, uuu miss you so much! kamu sudah menemukan pelayan pribadi? siapa namamu?”

Mama menanyakan namanya, namun yang ditanya masih sibuk dengan handphone yang baru kubelikan. kusenggol dikit, dan dia tersadar.

“Minah. Park Minah”

Wih! Galak sekali dia! Semoga Mama tidak marah.

“Minahsshi, kau tak keberatan kalau kita ke Lotte World dulu? ada yang harus Mama temui disana. Jinki, antarkan Mama ya?”

Aih, untung mama tidak menghiraukannya.

“Ne, Mama”

-o-o-o-

Sementara menunggu Mama sedang bertemu dengan orang yang katanya teman lamanya, aku duduk di kursi sambil melihat Minah yang daritadi kalangkabut sana-sini mencoba wahana-wahana yang ada. sepertinya ini adalah pertamakalinya dia kesini.

ah, lebih baik aku mengerjakan tugas kantor saja. kukeluarkan iPadku dan ternyata ada beberapa e-mail yang masuk. Kebanyakan dari kantor sih.

Ketika aku ingin membuka salah satu e-mail, tiba-tiba…

“Jinki! Jinki!”

sudahlah, tak usah kuhiraukan.

“Jinki!!!”

Berisik sekali!

“WOY! YAAA!”

haduh! ini kan tempat umum, apa tidak malu? aku menengokkan kepala kearahnya dan…

“Heh! daritadi kupanggil tidak dijawab. sejak kita ketemu, kau selaaaaalu bengong. dasar sangtae!”

cerewet sekali yeoja ini. kebanyakan yeoja selama aku hidup tidak pernah ada yang seperti ini. aneh!

“hei Tuan Aneh! Hei!”

Hah! Aku menyerah!

“Apa?” jawabku.

“Apa? kau bilang Apa? daritadi aku memanggilmu tau! Mamamu itu memanggilmu. tuh disana!” Dia menunjuk kearah pintu gerbang.

Berisik sekali! Langsung saja aku pergi dan meninggalkannya. biar dia yang mengimbangiku.

“YAA! Tunggu!”

Masa Bodoh lah.

-o-o-o-

“Jinki ini teman Mama dulu, dan ini anaknya Kim Minchan.”

“Lee Jinki.” Kataku sambil mengulurkan tangan kepada dua orang didepanku.

“Minchan ini akan tinggal di Korea untuk melanjutkan kuliahnya. Kebetulan kalian akan kuliah di tempat yang sama. Jadi Mama pikir kalian akan bisa menjadi teman yang baik.”

“Ne, Mama.”

“Nyonya Kim, kami duluan ya~”

“Ne, Nyonya Lee. See you later!”

-o-o-o-

“Jinki, bagaimana Yeoja tadi? Cantik bukan?”

Yeoja tadi? Hm rambutnya bergelombang. Tipeku sih.

“Ne, Mama.”

“Dan menurut Mama, dia juga cukup pintar. Dia mengikuti program akselerasi ketika dia tinggal di Indonesia.”

Oh dia selama ini tinggal di Indonesia! Pantas saja warna kulitnya tan.

“Ne, Mama.”

“Kamu suka sama Minchan?”

Hmm. Tidak juga.

“Biasa saja, Mama.”

“Ah sudahlah, Mama tidak akan memaksa. Umurmu juga masih terlalu muda untuk sebuah pernikahan.”

Menikah?

“Tapi jangan terlalu larut dalam dunia pekerjaan, kalau tida- Gaeinsshi? Heerasshi?”

Kulihat di kios sana ada dua orang yang sepertinya pelayanku. Kami menghampiri mereka.

“Kalian sedang refreshing ya? Membeli apa?” Tanya Mama.

“Iya Nyonya. kami hanya sedang jalan-jalan, bukan begitu Gaein-ah?” Kata Yeoja yang berambut panjang. hm siapa namanya? aduh aku lupa!

Yeoja yang satunya lagi daritadi menunduk saja, tidak merespon yeoja tadi. dia sakit? kulihat wajahnya tidak sepucat itu. AH! dia yang selalu bertugas membangunkanku setiap pagi! Gaein!

-o-o-o-

Gaein POV

aduh aku harus bagaimana? ada Tuan Jinki dan Nyonya Lee disini! ada pelayan baru itu pula! kenapa mereka setiap hari jalan bersamaaaaaa T^T

Tiba-tiba Heera menyenggolku. ah iya!

“Iya Nyonya! hahaha” tawaku sambil mengacungkan jempol.

Heera menyenggolku lagi. ada apa lagi sih?

“Hei, jangan lebay dong” bisik Heera.

aku lebay yah? ckckck

“Kalau begitu kami duluan ya. B-bye!” Nyonya Lee melambaikan tangannya dan pergi bersama Tuan Jinki dan Minah meninggalkan kami.

Tiba-tiba Minah membalikkan badannya dan berjalan kearah kami.

“Jadi kalian ada waktu libur ya? Kukira kalian akan seharian di mansion dan memakai baju Maid sial itu.”

“Hati-hati kalau berbicara ya, Minah!” emosi Heera sepertinya terpancing! Omo!

“Sudah, sudah jangan berkelahi disini! Heera, ayo pulang!”

“Kalian tidak seru. Aku pergi dulu ya~” Minah kemudian membalikkan tubuhnya dan menyusul Tuan Jinki.

HAAAAH hari ini membetekan sekali!

-o-o-o-

“Gaein-ah, mianhae! Kukira dengan kuajak jalan, kamu akan lebih bahagia!” Heera berkata

“Gwenchana, Heera-ya.”

“Mianhae juga, karena tadi batal mentraktirmu tteokbokki!”

“Tak apa, Heera-ya. Kita bisa melakukannya kapan saja, bukan?”

Hari ini sungguh melelahkan. Udara Songpa-gu yang katanya Go Green tiba-tiba menjadi panas ketika aku melihat Tuan Jinki jalan bersama Minah, si pelayan baru itu.

Tiba-tiba air mata yang sejak pulang dari Lotte World kubendung, kini keluar.

“Gaein-ah, kamu ga baik-baik saja!”

“Gimana mau baik, Heera? Baru saja beberapa hari ini aku mendapat kesempatan untuk membangunkan Tuan Jinki, tiba-tiba pelayan baru itu datang. Bukan hanya sekedar pelayan, tapi dia pelayan pribadi! Pribadi, Heera! Pribadi!”

Aku mengelap air mataku ke baju maidku yang paling kubanggakan. Baju maid yang mempertemukanku dengan pangeran impianku. Pangeran dengan senyum terbaik, namun juga memiliki glare yang dapat memutuskan semua sarafku. Tuan, mengapa anda begitu charming sampai rasanya saya sesak napas kalau Tuan tidak ada?

My need makes me pained
Your purity is unbreakable but
It’s okay if there’s an end to this dream
It’s impossible to be without you

The important you is like oxygen, Tuan!

“dari sekian banyak pelayan di kediaman ini, mengapa Jinki memilihnya? Kenapa bukan aku? Aku yang belakangan ini membangunkannya, menyiapkan pakaian untuknya, apa tidak cukup baik dan berdedikasi?”

Tiba-tiba Heera berdiri dan berjalan menuju pojok kamar. Ternyata dia ingin mengambil sekotak tissue untukku.

“Gomawo, Heera-ya. Kamu teman terbaik!”

“Samasama, Gaein-ah! Uljima, kamu harus tetap tegar! Semoga Tuan Jinki bisa melihatmu dengan jelas” Jawab Heera.

-o-o-o-

Minah POV

Capeknya hari ini! Kamarku dimana? Aku ingin cepat-cepat mandi dan tidur saja!

Ketika melewati sebuah kamar, yang sepertinya kamar pelayan yang kutemui tadi di Lotte World, aku mendengar sebuah percakapan.

“… Semoga Tuan Jinki bisa melihatmu dengan jelas”

Oh jadi yeoja itu menyukai si Jinki ya? Ada-ada saja. Ternyata dari 48.598.175 penduduk Korea Selatan, ada juga yang menyukai orang ini. Rasanya berdosa sekali kalau aku memisahkan mereka.

TBC

Nb: Kyaaa~ proses yang cukup menegangkan dalam membuat part ini! Waktuku yang semakin padat, dan urusan-urusan yang menyangkut hati juga bikin galau -__- *Als mulai curhat* agak lama kah menunggunya? Mianhae~ oiya setelah melakukan research *eaa*, Als memutuskan bahwa kediaman keluarga Lee berada di Songpa-gu, Seoul. Alasannya… wilayahnya yang katanya Go Green, dan ada Lotte Worldnya! Kyaaa~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

12 thoughts on “Miss Nobody – Part 3”

  1. Ehh,, Muncul juga akhirnya nihh FF,,hehe

    jadi sekarang Peran utama bergeser dr Minahasa ke gaein ya?? #itu sih yg aq tangkap,,

    Hmm,, pendek part ininya,,#dipelototi authornya

    Awalnya sebel tuhh sama Minahh,, tp pas ending part dia kayaknya mw bantuin Gaein ya???
    Ditunggu next part-nya,, 😛

  2. Akhirnyaaa..muncul juga,hehe
    thor,aq kesel bgt ma karakter.a minah di sini..huh! Masa kyk gitu sih,mntg” pelayan pribadi.a jinki#emosi
    lagian knp sih jinki bs milih minah jd pelayan pribadinya??-,-
    kurang panjaang thor,hehe..
    Aq tgu next part 😀

  3. iy bnr.. lotte world d songpa-gu… apartemen slh satu aktor yg q idolakan jg ad di stu.. hahaha…

    btw.. warna kulitnya tan. … apa itu?

    td hmpir lupa nih ff cerita ttg ap.. pas bc 1 prgrf.. jd inget kmbli..

    ditunggu lnjutannya

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s