True Story

True Story
Author : Aina Aiikyo
Main Cast : Kim Kibum
Support Cast : Kim Jonghyun
Genre : Romance, Friendship
Length : One Shot
Rating : PG 15
Note : Fanfiction ini lebih dari setahun yang lalu pernah diterbitkan di majalah sekolah dalam bentuk cerita pendek. Hanya ada sedikit perubahan namun masih ditulis dengan penulis yang sama. Jika ada yang merasa pernah membaca cerita ini, mungkin kita berada dalam satu sekolah yang sama 🙂 Hubungi author di twitter @aiikyo (:


+++

“Bagaimana cara memainkannya?” Kibum menunjukkan rubiknya pada Jonghyun yang kemarin baru saja dia beli di DDM.
“Buat satu cross.” Jonghyun menjawab tanpa menoleh dan tanpa semangat sedikitpun. Tumben, padahal biasanya Jonghyun paling bersemangat dengam segala hal tentang rubik. Tentu saja, karena dia adalah masternya.
“Kenapa? Ada masalah?” Kibum menyimpan rubiknya ke dalam ranselnya, ia tahu ada sinyal aneh dari sohib karibnya itu.
“Tidak-tidak. Aku hanya sedang bad mood saja.” Jawab Jonghyun sambil memasang muka ‘aku baik-baik saja’ dengan terpaksa.
“Kenapa? Mukamu kusut begitu. Diomeli pacarmu? Gara-gara kau lupa mengucapkan sweet dreams? Lupa hari jadi kalian yang ke sekian? Lupa menjemputnya sepulang sekolah?” Ejek Kibum.
“Anak ini. Seakan-akan aku ini laki-laki paling sengsara di dunia.” Jonghyun berusaha menjitak kepala Kibum, namun sayang Kibum menghindar.
“Haha…Memang benar kan?” Kali ini Kibum tertawa.
+++
Ia menanyai setiap orang yang ia kenal. Matanya bergerak ke sana ke mari. Mencari seseorang yang sedari tadi ia cari. Kini ia di kantin berputar-putar. Mulai dari jualan pudding sampai alat-alat tulis.
Namun ia tak menemukannya. Jantungnya berdegup kencang. Kakinya gemetaran. Tangannya dingin.
Ia memilih mencari di tempat lain. Kali ini ia berlari menuju kelas Ekonomi. Ia mencoba membuka setiap pintu kelas yang ada. Hingga ke ujung kelas Geografi. Lalu, ia naik ke lantai dua. Melanjutkan pencarian dari kelas Bahasa hingga Matematika.

+++

“Kau mau dengar satu cerita menarik?” Jonghyun menawarkan sesuatu yang menurut Kibum adalah ‘aneh’.
“Hm… ternyata benar. Anak ini sedang kumat gilanya.” Ujar Kibum sambil mengangguk-angguk.
“Aku serius… Ini kisah nyata yang sangat romantis.” Jonghyun menunjukkan muka paling serius se-dunia. Akh, ini berlebihan.
“Okay…okay… Apa? Tidak ada ruginya meladeni orang yang kumat untuk beberapa saat.”
+++
Sekarang, ia di Aula. Merasa dirinya adalah orang yang paling lemah. Ia takut tak menemukannya. Seseorang yang membuatnya seperti ini. Ia berputar-putar. Berlari tak tahu arah. Terus mencari. Tiba-tiba ia terpikir sesuatu. “Gymnas”. Seketika itu ia mengambil langkah seribu. Menuruni tangga. Berlari. Berlari menuju Gymnasium.
+++

“Ini kisah nyata tentang seorang yeoja” Jonghyun memulai ceritanya.

“Hm… lalu?” Kibum benar-benar tak menyukai keanehan ini.
“Dia sangat mencintai seorang namja. Padahal, yeoja itu tidak yakin kalau namja itu tau namanya. Jangankan namanya, dia tidak yakin kalau namja itu mengingat mukanya.”
“Pabo! Kenapa ia mau menyukai seorang namja yang tak tau namanya!” Kibum kelihatan kesal.
“Kau mau tahu seberapa besar cinta yeoja itu?” Jonghyun memulai memancing pertanyaan.
“Hah? Memangnya sebesar apa?” Ternyata Kibum penasaran.
“Setiap hari, yeoja itu menulis nama namja itu di diarynya. Setiap hari dia menulis nama namja itu walaupun surat-surat itu tidak pernah sampai.”
“Pabo tingkat dewa! Ia membiarkan dirinya menderita! Apa susahnya ia menyampaikan perasaanya?!” Waduh, Kibum semakin emosi.
“Aissh, dengar dulu. Jangan langsung emosi.”
“Okay…okay … lalu…?” Kibum mencoba mendengarkan kembali.
“Saking cintanya. Yeoja itu memajang foto-foto namja itu di kamarnya. Bahkan sampai, dijadikan wallpaper handphhone. Tidak cuma itu, yeoja itu tau setiap detail tentang namja itu. Padahal mereka berdua tidak sekelas. Bahkan bicara pun, mungkin tidak pernah. Dan lagi, hampir setiap malam si yeoja menangis karena bersyukur bisa mengenal namja itu.
“Aissh, memangnya seperti apa wajah namja itu? Apa sangat tampan? Sampai membuat yeoja itu menjadi gila.” Sepertinya Kibum kesal sekali pada tokoh “Si Namja” dalam cerita Jonghyun.
“Eh, namja itu punya satu kesamaan denganmu.”
“What?! Apa itu?!” Kibum merasa illfeel mempunyai kesamaan sama tokoh yang ia benci.
“Kalian berdua sesama sesama penggemar Spongebob. Otomatis, si yeoja mengkoleksi semua barang Spongebob. Dan barang-barang itu tidak pernah sampai pada namja itu.”

+++

Ia berlari melewati perpustakaan, lobi, dan lapangan apel. Sesampai di gymnas ia berputar-putar lagi. Mencari sosok yang ia cari di sela-sela orang yang sedang asyik bermain basket.
“AWAAAAAAAS!!!” Tiba-tiba ia mendengar ada yang berteriak. Sebuah bola basket mendarat sukses di kepalanya. Ia pun terjatuh dan pingsan.

+++

“Yeoja itu bener-benar pabo! Tinggal bilang ‘SARANGHAE’ saja sussssah.” Kibum semakin geregetan.
“Kau mau tahu kisah ini aku dapat dari mana?” Sepertinya Jonghyun tidak mendengar kalimat Kibum barusan.
“Dari mana?” Hm… Kibum penasaran.
Jonghyun membuka laptopnya. Lalu menunjukkan halaman forum sekolah yang sudah disimpannya di harddisk-nya.
Di halaman itu ia melihat banyak foto. Mulai dari tumpukkan surat, berbagai pernak-pernik Spongebob dan diary.
“Ini barang-barang milik yeoja yang aku maksud tadi.” Jonghyun menjelaskan.
“Cerita yeoja itu sampai tersebar di forum sekolah. Ini benar-benar parah!” Kibum menanggapi.
“Di sini juga dijelaskan secara detail tentang kisah si yeoja. Mulai dari pertama bertemu hingga sekarang.” Jonghyun melanjutkan penjelasannya.
“Eh, kalau ada di forum sekolah berarti dia mungkin siswi di sekolah ini dan mungkin aku mengenalnya. Siapa namanya?” Kibum bertanya.
“Sekalian saja kau tahu namjanya.” Jonghyun menggeser scroll bar ke bawah. Dan muncullah dua foto yang berdampingan. Dua foto yang membuat Kibum tak mampu berkata apapun. Salah satu foto itu adalah foto dirinya sendiri.

+++

Kibum mencoba membuka matanya. Kepalanya terasa sakit. Rasanya seperti baru saja terbentur sesuatu. Sayup-sayup dilihatnya Jonghyun yang asyik bermain laptop.
“Akhirnya bangun juga.” Ujar Jonghyun tanpa menoleh sedikitpun ke arah Kibum yang terbaring di ranjang Poliklinik.
“Ini dimana?” Kibum bertanya sambil mencoba duduk dan memegang-megang kepalanya.
“Jangan-jangan amnesia. Tentu saja ini ruang poli. Baru dilempar bola basket saja sudah pingsan. Kau memalukan.” Jonghyun memasang muka mengejek.
“Akh!” Kibum benci pada dirinya sendiri yang lemah. Ia bangkit memakai sepatunya, dan mengambil tas ranselnya.
“Mau kemana?” Jonghyun mencegat Kibum yang masih belum sepenuhnya sadar.
“Ya mencari yeoja itu. Jadi apa lagi?!” Kibum masih kesal.
“Percuma saja kalau kau lari-lari tidak jelas begitu. Tidak akan ketemu. Sebaiknya, cari petunjuk dulu.” Jonghyun menunjuk ke laptopnya.
Jonghyun langsung menunjukkan salah satu halaman di diary sang yeoja. Di situ tertulis.
21 Januari.
Hari ini hari keberuntunganku. Pertama kalinya aku bicara dengan pangeranku. Memang hanya satu kata. Tapi aku sangat senang. Akhirnya dia bicara padaku.
Tadi pagi, aku lagi menangis di samping laboratorium komputer. Gara-gara nilai komputerku “0”. Dia tiba-tiba datang lalu terkejut melihatku. Eh, dia jadi salah tingkah saat melihatku menangis. Pangeranku kebingungan. Lalu, ia pergi begitu saja. Tidak berapa lama kemudian dia kembali dan membawa satu bungkus tissue. Setelah itu ia diam sejenak dan berkata ”Mian…” Lalu meninggalkanlu.
Hwaaa, aku sangat bahagia!!! Semakin besar rasa cintaku padanya. Sejak itu, tempat itu menjadi tempat bersejarah buatku.
Kibum langsung beranjak ingin secepatnya pergi. Namun, Jonghyun mencegatnya lagi.
“Ada apa lagi?!” Kibum benar-benar ingin pergi.
Jonghyun menunjuk sebuah kotak bewarna biru berukuran kotak sepatu. “Aku hampir dikejar satpam hanya karna menjemput benda itu”.

+++

Akhirnya, ia menemukannya. Tepat di tempat yang diperkirakan. Di samping laboraturium komputer. Gadis itu menangis. Ia tentu malu, saat se-seantero sekolah mengetahui setiap detail kisahnya.
Kibum meletakkan kotak biru itu di hadapan gadis itu. Lalu, ia mengelus kepala gadis itu. Gadis itu mendongakkan kepalanya dan terkejut. Kibum hanya berkata “Jeongmal mianhe…” sambil tersenyum. Lalu ia pergi.
Gadis itu memperhatikan kotak itu. Ia membukanya. Benda pertama yang ia temukan adalah sapu tangan kotak-kotak berwarna biru yang ditempel kertas bertuliskan ’21 Januari, aku melihatmu menangis, jangan menangis lagi ya…’.
Lalu ia menemukan payung lipat kecil warna biru bergambar Minnie Mouse. Dan ditempel kertas bertuliskan ’10 Maret, Jangan kehujanan lagi ya, nanti demam’.
Ada sebuah gantungan kecil begambar Minnie Mouse. Juga ada tulisannya ’09 Desember, suka Minnie Mouse kan? Tadi aku beli di DDM’. Ia tersenyum melihat benda-benda itu.
Kemudian, ia tertarik dengan sebuah album foto bergambar bunga matahari. Ia membukanya perlahan. Semua foto di album itu adalah foto dirinya sendiri yang diambil secara diam-diam. Ada sewaktu dihukum berlari karena terlambat, waktu beli jajanan di kantin, sewaktu ujian, saat apel pagi juga ada di saat upacara. Tak cuma itu, ada juga foto saat duduk di pinggiran pantai di minggu pagi, saat membeli chocolate muffin, juga saat minum espresso di Handel & Gretel. Dan banyak lagi foto lainnya dengan berbagai pose yang berbeda. Semuanya lengkap dengan tanggal diambilnya foto dan kata-kata yang singkat namun indah.
Lalu di halaman terakhir ada foto saat gadis itu menangis. Di situ tertulis, 21 Januari, Love at First Sight.
+++

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

74 thoughts on “True Story”

  1. sama-sama secret admirer masing-masing toh?
    Eh buset, diary masuk forum sekolah…. -.-
    Tgl 21 januari tgl spesialnya author ya?

  2. wuah…daebak thor. bagus ceritanya.
    si Kibum sama yeoja itu saling suka.
    ahh…Si Jjong ngebantu yeoja itu yah buat ngasih tahu isi hati yeoja itu.
    di tunggu kary selanjutnya! 😀

    1. gumawooo…
      Iyya…
      Jjong oppa ngbntu si yeoja…
      Kalo pegn bca krya author yg…
      Slhkn bc Bicycle…
      Part trakhrnya insya Allah dlm wkt dkn bkl d post admin…

  3. Baguuss..kereen..ternyata sama-sama sukaaa :’D
    masih penasaran sebenernya siapa yg nyebarin buku diarynya si yeoja?
    but,it’s daebak! 🙂

  4. Ddaebakk..
    So sweett… Sequelnya dong..
    Tapi aku agk bingung sedikit sma d bagian knpa itu brita bisa kesebar. Tapi kseluruhan dah ok kok..
    Keep writing.!! .b^_^d

  5. kereen..
    Trnyta sama2 suka..
    Ahaa..
    Crita yg mnrik, alur critany maju mundur kykny tp ngrti koq intinya..
    Hehee
    Daebak thor

  6. ahhhh buat lanjutannya…. buat lanjutannya jangan di gantung gituuuu napaaaa….
    penasaraaaan ayo lanjutannya … ^^^
    kereen , aku kira si jonghyun yang nyari2 tuh cwe taunya si keeeyyy !! ahahahh

  7. Mau dongg jadi yoejanya,, dikejar Key ampe jatuh bangun, pingsan,,,hehe

    Kerennn,,, ceritanya sederhana dan dijalin dengan sedikit njlimet,, #apa deh,, maksudnya hs dipahami betul2 klo mw ngerti maksud penyampaiannya,,hehe

    Good FF!! 😛

  8. Ahhhhhhh! keren~
    FF romance pertama di bulan ini yang menarik buat Hyunnie! dikirain Key-nya ga’ sadar sama keberadaan si yeoja, ternyata sama2 suka XD
    tapi bagian key-nya nyari2 si yeoja bikin rada bingung. Hyunnie kira itu yeoja-nya
    yasudlah, keep writing ya thor! daebak ^^

  9. wwwaaaaawwwwwww ,,,,, tak kusangka key juga punya perasaan yg sama padaku .. (>_<)
    *narsis kumat*

    keren koq ceritanya …. wlwpun kurang panjang ajja .. hehehehe
    LIKE dech !!

  10. Oh yaampun! ini cerita simple banget tapi sweetnya ga ketulungan. Ternyata mereka sama-sama suka aaaaaa #galau

    Sempet agak bingung sih emang, mungkin karena alur yang maju mundur kali ya? Tapi akhirnya bisa ngerti juga kok maksudnya gimana. Hmm bahasanya ga ribet dan mudah dimengerti. Ga perlu terlalu banyak pendeskripsian tapi nyampe semua ceritanya. Aku sampe bisa bayangin peralihan dari tiap scene kalo dijadiin film haha (maaf buat imajinasiku yang suka aneh-aneh :p). Menarik! Harus banyak belajar nih bikin cerita seperti yang kamu bikin hehe. Semangat menulis 🙂

    1. Hehehe…
      Ngebayangin ff jadi film?
      Ternyata kita punya kita punya kebiasaan yang sama 😀
      Gumawo….
      Komentar kamu emang selalu bikin semangat 😀

      1. kebiasaan yang sama? tos kalo gitu hehe
        iyaa aku tipe yang visual kalo baca FF, maksudnya pake dibayangin bener-bener juga kekeke

  11. aaah, neomu neomu joha :DDD
    ceritanya sederhana tapi so sweet. Entah kenapa aku jadi bayangin sekolahku sendiri -^^-
    sukaa sama sifatnya kibum disini. Ternyata dia juga suka sama si yeoja. ah ah ah *mian, terlalu bahagia
    Aku suka banget gaya bahasanya. Simpel tapi mengalir 😀

  12. simple tapi kena bgt ceritanya…
    keren…!!!
    jonghyun keren bgt!
    gayanya itu lho, cool bgt..
    bener2 bff lha duo kim itu..
    daebak!!

  13. Author kok tau tgl 21 Januari hari yang bersejarah buatku ?? TT__TT
    Jadi terkenang deh masa itu… Masa dimana si dia tembak aku…
    Duh thor ceritanya menyentuh,feel nya dapet bgt… Daebak !!! Aku suka bgt thor… 😀

  14. Eum…. So sweet…. Ah, berarti mereka sama-sama suka yah….ada bagian yang aku rada gak ngerti, tapi nice lah, endingnya juga bagus, sequel dong thor…

  15. YA AMPUN! Tunggu sebentar…. ASTAGAAAAA!!! …… *tarik nafas*
    Oke, pertama…. aku klepek-kelepek di scene terakhir kyaaaahhh XD
    Scene terakhir itu… serius deh, oh myyyyy! Isi di dalam kotak biru itu bikin enyes banget aaahh hahahah~

    Komentar sedikit ya?
    Berhubung alurnya maju mundur, mungkin lebih baik kalau alur maju/mundurnya di cetak miring ^^. Mungkin alur majunya? Karena di sini alur mundurnya lebih fokus
    Terus.. ada beberapa kalimat yang agak sumbang ya di beberapa paragraf. Mungkin karena kalimat keputer-puter kali ya, maksudnya, gak sesuai hukum subjek objek predikat *ngomong apa sih Lan?!*
    Satu lagi deh ya? Hehehe.. perasaanku aja atau apa, tapi waktu Jonghyun lagi cerita sama Key, si Key terkesan terlalu emosional untuk hal yang belum jelas. Enggak, gini, maksudku, Jonghyun baru ngomong 2 kalimat tiba2 Key udah kesel aja ._.v

    Tapi overall idea nya bagus kok :), anggep aja lagi nonton mini drama, screenplay nya lumayan bagus 😀
    Sering-sering nulis ya ^^, sekali-kali coba kirim ke majalah ‘beneran’ aja 🙂 barangkali bisa di publish ^^

    1. Tunggu…
      Ini…
      KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!
      FF aku di komen founder!
      *gulinggulinggulingguling

      Terima kasih atas sarannya…
      *bow 90
      Sumpah ga pernah kepikir ide ituh…

      Gumawo udah baca en suka ama ff saia 😀

      OK dech!!!
      Dirikuu akan rajin2 nulis (:

      Sekali lagi Gumawo….
      😀 😀 😀

  16. Whoa. Ada nae saranghaneun gyoshil tuh. Yang penghuninya cuma segelintir, bisa diitung pake dua tangan. *semangat nunjuk2 kelas Bahasa*

    Ternyata Kibum udah suka yeoja itu sejak pandangan pertama.

    Itu maniak warna biru?

    Menurutku scene yang selang-seling mirip adegan film. Awesome! 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s