Love Like a Chicken!

Onew=”Love Like Oxygen?no… no… no… Love Like a CHICKEN!”

Title: Onew=”Love Like Oxygen?no… no… no… Love Like a CHICKEN!”
Author : Sophie Maya
Main Cast: Mia Narafa (OC), Onew SHINee
Support Cast: Taemin SHINee, Minho SHINee
Length : oneshot
Genre: romantic-comedy
Rating: G
Summary : Cerita cinta uri leader, Onew SHINee.

Hei.. mau kuberi tahu satu rahasia?
Cara membuat namja tertarik padamu! Berikanlah mereka bekal makanan yang sangat enak, tentu kau bisa membuatnya tersenyum dan ingin lebih mengenalmu~!

Onew Love Story: Love like oxygen? No, no, Love like a CHICKEN!

Ottokke…? Ottokke…? Ottokke…?
Mia meremas-remas kedua tangannya yang basah. Raut wajahnya benar-benar terlihat grogi. Beberapa kali diliriknya koridor Konkuk University sambil menghela napas berat.
“Hei, apa dia sudah datang?” bisik Taemin tepat ditelinga Mia. Taemin menggoyang-goyangkan rambut indahnya dan menatap Mia dengan puppy eyes miliknya.
“Aku nggak berani, Taem… takutt…” Mia mengkeret dibalik punggung Taemin. Membuat Taemin berdecak kesal.
“Dasar pabbo! Tinggal memberikan bekal yang kau buat semalaman saja padanya. Nanti kau pasti bisa dekat dengannya!” seru Taemin menyemangati.
“Takut… Choi Minho kan sangat terkenal dan juga tampan… ntar kalo dia nolak bekal buatanku gimana? Kau mau tanggung jawab?!” kata Mia.
“Ck, apa hubungannya terkenal, tampan, dan penolakan bekal?” Taemin terlihat nggak sabar. “Pokoknya nanti kalo Choi Minho lewat ke koridor ini, kau harus buru-buru menghampirinya dan memberikan bekal ini padanya. Kalo kau grogi, sambil tutup mata juga boleh.” Desak Taemin.
Mia mengangguk. Ditatapnya kotak makanan berwarna ungu ditangannya. Bekal ini dibuatnya penuh perasaan selama semalaman. Mia berharap Minho mau memakan bekal ini.
Mia sudah lama suka sama Minho. Suka,suka,suka, sukaaaa banget. Minho adalah namja tertampan se-universitas. Wajar aja kalo banyak yang suka sama Minho, termasuk Mia. Awalnya Mia ragu buat ngasih bekal ini ke Minho, tapi si Taemin, sahabat terbaiknya, selalu menyemangati Mia buat ngasih bekal ke Minho. Supaya Mia bisa lebih dekat dengan Minho.
“Dia datang, dia datang, dia datangg!!” seru Taemin bersemangat. *nih sebenarnya yang ngefans sama Minho itu Mia atau Taemin sih?*. Taemin menarik Mia untuk berjalan ke arah Minho. “Pergilah!” dorong Taemin sekuat tenaga.
Hah?! Mia menatap Minho yang berjalan di kejauhan. Mia ngerasa kayak lagi ada di pilem-pilem Korea gitu, kayak cewek yang lagi ketemu sama cowoknya dan diiringi soundtrak lagu Kuch Kuch Hota Hai *lhoh? Bukannya itu pilem India?*
Ya ampun… liat Minho… liat Minho… cakep banget kayak Wu Chun… *eh ini artis Korea atu Taiwan? Hahaha* Gaya jalannya Minho kayak Daniel Radcliffe *ya ampun Harry Potter dibawa-bawa*. Aishhh… Minho, kenapa kau keren sangat?!
Mendadak rasa nervous Mia kembali muncul. Tangannya yang memegang kotak makanan terlihat berkeringatan. Mia nggak berani buat ngasih bekal ini ke Minho!

“……Kalo kau grogi, sambil tutup mata juga boleh.”

Mia teringat kata-kata Taemin yang tadi diucapkan namja itu padanya. Yap, betul banget! Kalo grogi, tutup mata aja! Mia tinggal nyusulin si Minho, terus ngasih ini bekal dengan mata tertutup. Biar nggak ngelihat kegantengan Minho yang bisa bikin klepek-klepek itu. Beres kan?
Mia mengangguk pelan. Dengan penuh keberanian dia menutup matanya dan berjalan beberapa ke depan, sampai dirasanya ada seseorang yang menghalangi jalannya. Ini pasti Minho, pasti Minho sudah berjalan sampai ke depannya!
“AKU MENCINTAIMU! MAKANLAH BEKALKU INI!” teriak Mia gaje. Gubrak! Taemin yang ngintipin si Mia sampe mukul jidat saking takjubnya ngedenger kata-kata yang keluar dari mulut Mia. Tapi sesaat kemudian Taemin seakan menyadari sesuatu… sesuatu yang berbahaya… yang sampai saat ini belum disadari oleh yeoja pabbo bernama Mia itu. hahaha.
Mia merasakan kotak bekalnya diambil dan terdengar suara tutup kotak dibuka. KLEK.
“CHICKEN!!! AIGO!!! Kau benar-benar tahu kesukaanku!!” sebuah teriakan cempreng nan aneh nan nyaring memecahkan kegugupan Mia. Dengan segera yeoja itu membuka matanya dan terbelalak kaget melihat orang yang berdiri di depannya.
Ya, ampun… siapa orang ini!!! Kenapa malah dia yang mengambil kotak bekalnya Mia???
Mia mengedarkan pandangannya kesekeliling, mencari-cari sosok Minho. Aisshhh sial! Ternyata si Minho malah belok ke kanan tepat sebelum Mia menghampirinya. Hiks, sekarang si Minho sudah menghilang dari pandangan. Ahhh… buyarlah sudah harapan Mia untuk kenalan sama Minho… mana salah ngasih bekal ke orang yang nggak dikenalnya lagi!
“Kau bilang, tadi kau mencintaiku, bukan?” orang yang berdiri di depan Mia sibuk mengunyah ayam goreng. Weit, itu kan ayam yang seharusnya Mia berikan ke Minho! Mia memang bikin bekal nasi uduk (?) plus ayam goreng gitu. Tapi.. tapi… kenapa malah orang ini yang memakannya??
“Mianhae, tapi… aku tidak mencintaimu. Aku bahkan tidak mengenalmu.” Ringis Mia sambil menatap orang itu heran. Ya gimana nggak heran, ini nih lagi di koridor gitu lhooo… eh, malah dengan nyantainya makan ayam goreng! Masih dengan posisi berdiri lagi!
“Aku tahu kau pasti merasa malu.” Cengir namja di depan Mia itu. “Tapi kau tenang saja, aku menerima cintamu kok. Its okey. Tapi tiap hari jangan lupa bikinin aku bekal chicken lagi, ya! Ini sangat enak~!” namja itu mengetuk kepala Mia pelan. Lalu berjalan meninggalkan Mia yang udah terbengong-bengong heran.
What? Apa tadi? Nam… nam…namja itu… menerima cinta Mia?? Hei, Mia aja nggak kenal sama namja itu! waduh, kacau! Kacau! Tahu namanya aja nggak!
Hei!!! Apa ini artinya Mia sekarang udah pacaran dengan namja-yang-nggak-dikenalnya ituuu???
.
.
.
.

“Kau sih, Taemin! Menyuruhku memberikan bekal sambil menutup mataku! Aku malah salah ngasih orang! Aishhh…” Mia menarik-narik rambut keritingnya sampe kusut ngalahin benang kusut yang udah dikusut-kusutin *author nulis apa sihhh, gaje banget*
Taemin sibuk berdecak-decak heran. “Pabbo nya sahabatku satu ini. benar-benar pabbo. Tutup mata sih boleh, tapi ya di cek dulu kalo itu Minho atau bukan!” kata Taemin.
“Aishhh… sial! Sekarang aku malah pacaran sama orang yang bahkan aku gak tahu namanya! Kau harus bertanggung jawab, Taemin! Arghhhh!!!” Mia terlihat frustasi.
“Terus kau mau apa? Masa iya aku yang menggantikanmu pacaran dengan namja itu? hei, aku ini juga namja tauu!!” tolak Taemin mentah-mentah. Membuat Mia semakin frustasi dan berteriak-teriak seperti orang gila.
.
.
.
.
“Chagiya!!! Bagaimana bekal untukku hari ini?” teriakan cempreng seorang namja membuat Mia tersentak dan terbelalak ngeri.
Namja itu! Dia namja aneh yang kemarin dengan seenak jidatnya memakan ayam goreng buatan Mia! Dan… dan.. namja itu tadi memanggilnya ‘chagiya’?! arghhh!!!
“Kau, kau bagaimana bisa tahu kelasku di sini?” bisik Mia heran. Beberapa teman sekelasnya langsung menatap Mia ingin tahu. Biasa, mereka heran aja ngelihat ada namja yang bukan kelas ini tahu-tahu nyelonong masuk.
“ngg… ‘chicken insting’ yang memberitahuku.” Kata namja itu sambil tersenyum-senyum. “Lalu mana bekal untukku? Menunya chicken kan?” tanyanya bersemangat.
“Ne, ini… aku bikinin chicken soup…” Mia mengeluarkan kotak bekalnya yang langsung disambut tatapan berbinar-binar dari namja itu.
“Gomawo, Chagiiiiii!!!” serunya sambil memeluk Mia erat.
“Hei, lepaskan! Aduh,” Mia berusaha melepaskan pelukan namja itu. bisa mati entar dia dipeluk seerat itu.
Namja itu tersenyum-senyum sambil membuka kotak bekal Mia. Lalu menyantapnya penuh semangat. “Chagi, kau pintar membuat masakan.” Puji namja itu.
Mia tersenyum tipis. Ge-er juga sih ada yang muji makanannya. Jarang-jarang ini terjadi. Taemin aja biasanya selalu menghina masakannnya dengan penuh keikhlasan. Ckckck.
Mia sebenarnya pengin nanya siapa nama namja ini didepannya. Tapi rasanya nggak enak aja, masa… nggak tahu nama pacar kita sendiri?
Hahh… pacar ya? Mia jadi teringat Minho lagi. Hiks, seharusnya Mia sama Minho mungkin udah hidup bahagia selamanya di istana kerajaan *ngayal*. Tapi sayangnya hal itu kayaknya nggak bakal terjadi gara-gara kecerobohannya.
.
.
.
.
Sudah seminggu ini Mia nggak ngelihat namja aneh itu setor muka ke Mia *emang muka bisa disetor?*. Padahal biasanya namja itu selalu datang buat nyantap bekal yang udah Mia siapin. Terutama kalo bekalnya chicken! Namja itu kayaknya tergila-gila dengan chicken.
Sebenarnya Mia ngerasa hubungannya dengan si namja tanpa nama itu—Mia sampai saat ini belum tahu namanya—sedikit aneh. Yah, setelah ‘pernyataan cinta salah sasaran’ itu, Mia memang sepertinya pacaran sama namja aneh itu. Habisnya si namja aneh nerima pernyataan cinta Mia sih. Tapi uniknya Mia nggak pernah ngobrol terlalu banyak dengan si namja itu, atau jalan-jalan keluar gitu. Si namja itu cuma datang ke kelasnya Mia buat minta bekal Mia, habis itu udah… si namja itu pergi lagi deh. Gitu terus setiap hari. *emangnya Mia itu penjual makanan ya, masa datang cuma buat makan?*
Tapi entah mengapa hal itu malah ngebuat Mia rindu sama si namja itu sekarang. namja itu menghilang tanpa kabar, tanpa berita, tanpa pemberitahuan di koran-koran lokal, tanpa pengumuman orang hilang *apa hubungannya?!*. pokoknya namja itu raib entah kemana, kayak diculik sama genderuwo aja. dan itu bikin Mia kangen setengah hidup, setengah mati sama si namja. Tingkah konyol namja itu… mata berbinar-binar namja itu… sebutan ‘chagiya’ yang selalu diucapkan namja itu… semuanya bikin Mia pengin nyari keberadaan namja itu. Dimanakah kau????
“Wah, kurasa kau beneran jatuh cinta pada namja itu, Mia!” kata Taemin setelah Mia menceritakan perasaan yang dirasakannya sejak si namja ngilang. Taemin menatap Mia dengan tatapan paling jahil.
“Aniyo. Kau ngaco, Taemin! Mana mungkin aku bisa jatuh cinta pada namja yang tidak aku tahu siapa namanya itu! yang datang ke kelas cuma buat makan ayam. Dia namja paling aneh yang pernah kulihat!” cerocos Mia panjang lebar.
Taemin memasang seringai jahilnya. “Namja aneh… tapi kau menyukainya, bukan? Ayolah ngaku, Mia… cieee… chingu-ku ini akhirnya bisa jatuh cinta juggaaa!!” Taemin merangkul bahu Mia dan membuat Mia menjadi salah tingkah. “Haha, kalau kau benar menyukainya, segera cari dia. Atau mungkin kau tidak akan pernah bertemu lagi dengannya.” Kata Taemin.
Mia terdiam. “Hei, kenapa kau bisa bicara seperti itu? Namja itu… aku tidak tahu namanya, tidak tahu jurusan apa dia. Bagaimana bisa mencarinya di kampus seluas ini?”
“Ya, kau cari saja! Bukankah kau yeoja-chingu nya? Sudah sana cari namja itu sampai dapat!” Taemin mendorong paksa Mia keluar kelas.
“Hei, Taemin! aku—”
“Mungkin saja namja itu tidak akan muncul lagi dihadapanmu. Lihat, dia sudah seminggu menghilang. Mungkin dia akan menghilang untuk selama—”
“Kau jangan berbicara seperti itu, Taemin!” potong Mia cepat-cepat. ditatapnya Taemin dengan sedikit kesal. “Baiklah kalo kau memaksa, aku akan mencari namja itu! Aku nggak mau aja namja aneh itu melepas tanggung jawabnya dan hilang tanpa kabar kayak gini!” Mia akhirnya berjalan menyusuri sudut-sudut kampus untuk mencari namja aneh itu.
.
.
.
.
Ternyata nggak mudah nyari orang di kampus seluas ini. dari tadi Mia muter-muterin semua kelas, laboraturium, toilet, kantin, sampe gudang sekalipun, namja itu nggak juga ditemukannya. Kemana perginya namja itu?
Mia meregangkan ototnya yang mulai lelah. Kakinya terasa sakit gara-gara kebanyakan jalan dari tadi.
“Aishhh… siapa sih nama namja itu? coba kalo aku tahu, tentu aku bakal nanya langsung ke bagian Tata Usaha!” teriak Mia kesal. Mia nggak peduli murid-murid yang lagi jalan pada ngeliatin ke arahnya. Ah, sebodo tuing deh! Lagi sebel ini.
“Mianhae, kau terlihat kelelahan. Sebenarnya ada apa?” tiba-tiba terdengar suara namja di depannya. Mia menengadah dan terkesiap melihat Minho tengah berdiri di depannya sambil tersenyum manis.
“Ah… aku…” Mia menggaruk-garuk kepalanya. ya ampun, kenapa malah Minho yang ditemuinya? Minho datang di saat yang nggak tepat.
“Kamu mau minum?” tanya Minho sambil menyodorkan sebotol air mineral. “Kulihat kau sangat capek.”
“Oh, aniyo. Gomawo. Tapi aku tidak haus.” Mia membungkukkan badannya.
Minho tersenyum tipis. “Namaku Choi Minho. Boleh kenalan nggak? Nama kamu siapa?” tanya Minho sambil mengulurkan tangannya.
Mia tertegun. Ditatapnya Minho tak percaya. Hei, Minho mengajaknya kenalan! Ini sulit dipercaya! Padahal dulu Mia mati-matian buat bisa berhadap-hadapan kayak gini sama Minho. Ini aneh.
“Ah, namaku Mia Narafa. Kau bisa memanggilku Mia.” Mia tersenyum sangat manis. “Mianhae, Minho. Tapi kurasa aku harus pergi sekarang. aku sedang mencari seseorang.” Ujar Mia lagi.
“Oh, mencari temanmu?” tanya Minho tetap tersenyum.
Mia terdiam sesaat sebelum akhirnya menggelengkan kepalanya pelan. “Aniyo. Aku mencari namja-chinguku.”
“Kau sudah punya namja-chingu?” Minho terlihat kaget.
Mia mengangguk. “Ne. Dan sekarang aku sangat kangen padanya sehingga aku rela mencari-carinya sampe ngos-ngosan kayak gini.” Mia menunjukkan cengiran lebarnya. “Dahhh, Minho. Senang berkenalan denganmu.”
Mia membungkukkan badannya lalu berlari meninggalkan Minho. Kali ini dengan senyum kecil tersungging di bibirnya. Mia nggak nyangka bisa ngomong gitu di depan Minho, namja yang dia sukai dari dulu.
Ternyata setelah dicari-cari beberapa jam lamanya, Mia malah nemuin namja aneh itu berdiri di depan kelas Mia! Ckckck, mau ngapain tuh namja berdiri di situ?
“Hei, kau—” Mia baru saja hendak menepuk bahu namja itu saat tiba-tiba si namja malah menoleh ke arah Mia dan berseru gembira.
“Akhirnya kau kutemukan juga, Chagi! Ayo ikut aku!”
Tanpa Mia sempat berkata apa-apa, namja itu langsung menarik tangan Mia dan menyeretnya hingga ke lantai tiga, alias loteng. Aigo, namja ini mau ngapain Mia coba?
“Hei, kenapa kau menarik-narik tanganku?” Mia menarik tangannya hingga lepas dari tarikan namja itu. mia berjalan mundur ketakutan. Bingung kenapa namja ini narik dia sampai ke loteng. Apa Mia mau diculik terus dijadiin TKW di Amerika gitu?
Namja itu cuma tersenyum lebar sambil mengeluarkan sebuah kotak dari dalam tasnya.
“Hei, kenapa kau menghilang seminggu ini?! Begitu ketemu kau malah menarikku sampai ke sini! Mau kau apa sih!!” seru Mia dengan penuh emosi. Gimana nggak emosi? Namja ini berhasil membuatnya rindu setengah mati dengan tingkah anehnya! Membuatnya kangen sampe ingin teriak sekeras mungkin!
Hhh… ya, mungkin Taemin benar. MIA SEPERTINYA SUDAH MULAI MENYUKAI NAMJA INI.
Namja itu tidak menjawab pertanyaan Mia dan malah mengeluarkan seloyang cake strawberry dari dalam kotak dan menyodorkannya ke arah Mia. “Chagiya, kau tahu ini hari apa?” tanya sambil tersenyum sumringah.
Mia mengerucutkan bibirnya. Agak sebel gara-gara pertanyaannya dicuekin namja ini. tapi Mia berusaha tetap sabar, entah mengapa namja ini membuatnya bisa sesabar ini. “Ini hari… Kamis?” kata Mia pelan.
“Chagi… ini tepat sebulan kita jadian.” Namja itu tersenyum lembut. Lalu memotong cake starrawberry dengan pisau kecil dan memberikannya ke Mia. “Buat chagi-ku yang paling aku cinta. Jeongmal saranghae.”
Mia menatap ragu cake di depannya. Ada perasaan haru yang menyelimuti dadanya. Namja ini… dia ingat kapan mereka ‘jadian’. Padahal Mia bahkan udah lupa saking stresnya kenapa bisa pacaran sama namja ini. Hahahaha.
Mia merasa bersalah. Namja ini sangat baik dan benar-benar tulus. Tapi Mia bahkan nggak pernah nganggap mereka pacaran. Mia nggak pernah manggil namja ini ‘chagiya’. Mia bahkan sampai sekarang nggak tahu siapa nama namja ini.
“Mianhae.” Mia tiba-tiba membungkukkan badannya. “Aku rasa aku harus mengatakan sesuatu yang jujur padamu…” ujar Mia sambil menghela napas panjang. Dia harus menceritakan hal yang selama ini dia pendam. “Meskipun kita udah jadian sebulan… tapi jujur, aku… sebenarnya… sebenarnya waktu itu aku bukan mau menyatakan cinta padamu. Waktu itu aku ingin menyatakan cinta pada orang lain, tapi… aku salah orang. Mianhae. Aku benar-benar minta maaf. Bahkan setelah sebulan kita jadian inipun… aku belum tahu namamu.” Ujar Mia sambil menutup matanya. Takut si namja jadi marah padanya dan berniat menerjunkan Mia dari loteng ini.
Namja itu terdiam sebentar. Tapi kemudian malah tersenyum. “Aku juga tidak tahu namamu. Jujur, waktu kau menyatakan cinta, aku sempat kaget. Seorang yeoja yang tidak kukenal bilang ‘cinta’ padaku? Apa aku salah dengar? Tapi aku melihat kau membawa ayam goreng dan itu terasa lezat. Aku langsung jatuh cinta… pada ayam goreng buatanmu.” Ujar namja itu yang langsung membuat Mia menoleh bingung. “Hahaha, akhirnya aku bersedia jadi pacarmu. Dan semakin mencintai masakanmu dari hari ke hari. Tapi ada satu hal yang selalu lupa kutanyakan, siapa namamu sebenarnya? Lucu sekali selama sebulan ini kita jadian, tapi aku tidak mengetahui siapa namamu.” Namja itu tertawa terbahak-bahak.
“Mwo? Jadi kau juga tidak tahu siapa namaku?” tanya Mia bingung.
“Hahaha, iya.” Namja itu menatap Mia lembut. “Tapi lama-lama aku merasa benar-benar jatuh cinta padamu. Bukan cuma jatuh cinta pada masakanmu saja, tapi juga jatuh cinta pada chagi ku inii…”
“Kau ini apa sih.” Mia memalingkan wajahnya yang memerah malu.
“Kau adalah… ngg… yeoja-chingu pertama ku. Aku merasa kau benar-benar sangat cantik, bukan cuma wajah, tapi semua yang ada padamu sangat cantik. Makanya seminggu terakhir aku memikirkan cara untuk membuatmu merasa sangat istimewa. Aku menyiapkan cake ini…, mianhae, gara-gara itulah seminggu ini aku menghilang dari hadapanmu.” Ujar namja itu.
Mia tertegun. Merasa bahwa namja ini berkata tulus.
“Dan meskipun tadi kau bilang bahwa sebenarnya kau salah menyatakan cinta, tapi aku tidak akan menyerah! Aku benar-benar ingin menjadi namja-chingu mu. Jeongmal Saranghae…” namja itu tertunduk pelan. Wajahnya terlihat memerah karena salah tingkah. Hal itu membuat namja itu terlihat imut.
“Kurasa… kau harus berusaha keras untuk membuatku mencintaimu.” Tantang Mia.
“Aku pasti bisa kok.” Kata namja itu sambil mengedipkan matanya. “Hei, tapi kita kan udah jadian sebulan nih… masa kita nggak tahu nama pasangan masing-masing?”
“Mia Narafa. Kau bisa memanggilku Mia.”
“Lee Jin Ki. Tapi kau bisa memanggilku Onew.”
“Onew, haha, kita pasangan pabbo ya. Setelah satu bulan jadian, baru tahu nama masing-masing.” Gelak Mia. “Hei, kau tadi bilang… kau jatuh cinta padaku gara-gara ayam goreng? Jadi kau lebih dulu jatuh cinta sama ayam goreng ketimbang aku?” tanya Mia pura-pura marah.
“Hahaha. Aku itu cinta mati sama chicken. Love like a chicken.” Onew menunjukkan cengiran lebarnya.
“Tapi tadi kau bilang kau mencintaiku? Jadi yang benar yang mana? Kau cinta padaku atau pada ayam goreng?” repet Mia.
Onew menggaruk-garuk kepalanya bingung. “Itu pilihan yang sulit, Mia. Sungguh.”
“Grrr.. dasar kau, Onew!! Ya sudah, aku nggak mau jatuh cinta sama kamu deh.” Ledek Mia pura-pura mau pergi dari loteng.
“Eh, eh, jangan gitu dong, Mia. Pliss… ya ampun jangan ngambek ya, chagi? Pliss…”Onew berusaha menahan tangan Mia.
“Aniyo. Aku nggak mau lagi masakin ayam buat kamu!” seru Mia pura-pura marah. Onew langsung cemberut.
“Mia~ … aduh… jangan dong. Plis ya… jeongmal saranghae, Mia. Besok-besok masakin ayam lagi ya?” bujuk Onew.
“Ah… ogah ahhh…” Mia tertawa-tawa melihat ekspresi konyol Onew. Ya ampun nggak nyangka namja-chingu nya ini benar-benar lucu. Hahaha, Mia rasa dia benar-benar bisa menyukai Onew sepenuhnya. Dan buat Minho? Ngg… sori, Mia udah saranghae banget sama Onew! XDD
.
.
.
.
END

Halo sophie di sini, salam kenal ya. Ini adalah FF SHINee ku yang udah lamaaaa banget, udah setahun lebih, awalnya FF ini kupublish di FB dan di blog.
Well, ini link yang ada di blog ku:
http://sophiemorore.wordpress.com/2011/09/03/ff-oneshot-s-g-onew-love-like-oxygen-no-no-no-love-like-a-chicken/

mampir2 ya. Buat author2 nya kamsa udah nerbitin FF ku buat semua readers salam kenal 😀

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

82 thoughts on “Love Like a Chicken!”

  1. hahahahaha
    baca ini bikin ekspresi beragam tercipta di wajahku.. eh (?)
    pokoknya bentar2 ngakak.. bentar2 mengerutkan kening… hahahahaha
    saking fokusnya baca sampe keselek kwaci.. hahahaha *toeng
    seru… itu minho patah hati tuh?? minho-ya sini sama noona saja.. *dicubit sama istri2 minho*

  2. Awalnya salah ngungkapin cinta, tapi akhirnya menjadi pasangan yang unik. So sweet ceritanya. Mia bahkan sudah benar-benar melupakan Minho.
    Nice story.

  3. Tenang aja~ ada aku kok Minho Oppa! *bangga* #dicakarFlamers

    Unik! aku suka cerita yang unik kayak gini XDD, karena salah nyatain cinta ehh jadi cinta beneran deh~ kekeke~
    Keren FFnya^^

  4. Ettt,, dahhh,,, baca nih FF kagak berenti ngakak dari awal,,, Mana ada Daniel Radcliff di bawa-bwa,,

    Dari judulnya ajj udd ketahuan kayaknya bakal ketawa ngakakkk,,hahaha

    Bener2 dehh, stresss tuh orang berdua,, jadian sebulan tapi gx tahu nama pacar masing2,, alamakkk,, Bang Onyu,, kau sungguh “Terlalu” #ala haji rhoma,,

    Bagus,, bagus,, aku suka,,,

    Like This yo!!! 😛

    1. authornya pan ngepans sama daniel hihihi

      iya aku ngebayanginnya kok bisa y sebulan g tw nama pcar ndiri aihhh *lha kok lu ikutn bingung, thor? pan elu yg bikin cerita??*

      aniwei thx dah baca ep ep ku ^^

  5. aahhh…ceritanya unyu kyk onew (?) ^^
    jd senyum2 sndiri pas baca FF ini…
    cinta datang krn salah sasaran (mksdny? sy jg gtw… #ngekk)
    pkonya FFnya keren! author daebak… 😀

  6. anyeong aku pembaca baru 🙂

    hahhhaa 😀
    ceritanya lucu, bikin saya ketawa sendiri hha 😀
    cinta mia & onew datang karena salah sasaran menyatakan cinta 🙂
    ffnya daebak!!!

  7. hahaha lucu. ada ga ya yg kayak gt? baru sebulan jadian masih belum kenal namanya.
    tapi ciee, diajak kenalan sama minho pun mia tetep nyariin namja yg gatau siapa namanya.
    nice ff

  8. Pasangan babo. (^o^) Ayam itu cinta pertamanya Onew. Jadi awalnya Onew cuma numpang makan ayam ya? Ckckckck. Dasar pelahap ayam yg imut. Kkkk.

  9. ahahahah, si dodol….
    mia sama onew sama-sama pabo… taemin…taemin…
    kau juga sih, udah tau teman mu pabo, jadi kayak gitu … ahhh si minho, giliran mia udah ngak suka sama kau, kau malah deketin dia…
    ckckckck bener2 hukum alam..
    keren, kocak!! ff ini daebbak !! ahahahhaha

  10. aigoo..
    Onew oppa bingung lg, dulu waktu ditanya ‘yoo geon ato ayam’? Onew milih ayam. Skg ‘mia ato ayam’ dia malah garuk2 pala bingung. Ckck
    oppa oppa..
    😀
    btw, suka aja thor. Bhasanya ringan bgt trus rada konyol2 gmn gt. Hehe
    fighting! Gomawo udah mau nulis buat shawol..

    1. huaaa terharu baca komenmu *hugs*
      iya sama2
      aku seneng kok kalo pada suka ep ep kuu
      rasanya kayak terbang ke atmosfer berlapis lapis *nyontoh iklan bgt*
      ahahaha
      fighting juga ^^

  11. be..bentar ndak ni author sophie yg biasa ktm d fb??
    kyaa..ngrm ep ep jg k sni.
    hahaha.
    always gaje yakk xD

  12. gak gak gak kuat..bcany g kuat..haha
    ff ny seger,alurny dpt..kata2ny ringan,g bertele2 tp ttp lcu..

    daebak

  13. Lucuuu thor!!
    Dasar itu Mamang Onyu, kalo udah berhubungan ama makanan aja langsung deh, apalagi makanannya itu ayam!
    Endingnya suka. co cwiiiiittt!!!

  14. Wkwkwkaw….
    Sebulan jadian gatau nama pacarnya? #gubrakkkk
    Aku, mau ayam + onew-nyaaaaaaa (P.S. : Love chicken like me love onew) #gananya #abaikan….

    Ngakak baca ini, kasian minho-nyaaaaaa -,-” Uda ah, ini keren bangetttt (y)

  15. Crita ny agk konyol jg, lcu..
    Mia dodol bgt bs smp slah nyatain cnta gt.
    Jinki jg ne kGRn bgt dah..
    Bnr2 psgn somplak, sbln jdian tp ga tw nm psgn ny..
    Nice ff..

  16. co cwit kaya lolipop diemut emut.. :3 epep mu keren bgt thor..sequel dong..kalo ga gt bkin yg versi nya taemin pasti lbh unyu n cute lg deh..*bergelayut bak monyet sm author

  17. Jinkiiiiiii!!!selaluu dh slingkuh sma ayam!!hhzzzz
    Aahh tp mw gmanapun Jinki tetepp sweeettttt!!!!
    D suruh milih Jinki Apa Minho jga ak bkalan milih Jinki# plak# sapa yg nanya?#
    nice storyy

  18. Ahhh.. lucu deh ^^
    Kekeke.. bnr” deh itu si Onew, nerima cintanya gara” ayam
    Tp baguslah akhirnya dia cinta sama Mia-nya ^^
    Terus brkarya ^^

  19. Aigoo benar2 sweet story deh, waktu bacanya aja aq sampai senyum2 sendiri, apalagi pas si onew nerima cinta Mia gara2 ayam, aduh Nyu itu sebenarnya kn bukan buat kamu#geleng2 kepala,,
    Nice FF chingu, semangat trs ya^_^

  20. Aaa.. Minhonya kasian… hahaha
    tp suka.. Onew emang aneh! 😛
    Nice epep, thor… ^^d

    Everything is chicken! 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s