My Millionare Girl – Part 2

Tittle: My Millionare Girl Part 2
Author: Puppysaurs
Main Cast:
Park So Hyeon
Choi Minho
Kim Jonghyun
Support Cast:
Im Yoora
Choi Sulli
Kakek Kim
All SHINee member
Length: Series
Rating: PG-15
Genre: Romance, comedy. Family, School Life
Summary: “ Jangan-jangan isinya harta karun..

****
#Author Pov

Tokktokktokk
Suara ketukan pintu menggangu konsentrasi pria itu.

“Ne. Masuk! ”  kata pria yang sedang sibuk bergelut dengan setumpuk kertas tebal yang ada di hadapannya. Seorang wanita berbusana kantoran itu masuk dengan sangat sopan.

“Maaf pengacara, ada orang yang ingin bertemu dengan anda. ” kata sekertaris itu memberi tahu hal yang membuat gaduh diluar. Diluar ruang kerja pria itu terdengar suara gaduh yang amat jarang sekali terjadi selama ia bekerja disini.

“Apa ia sudah buat janji?”  tanya pria itu tanpa melepaskan pandangannya dari setumpuk kertas tebal itu.

“Belum tuan.. ” wanita itu menjawab dengan sedikit keraguan.

Dan suara gaduh itu semakin riuh, tanpa diketahui penyebabnya. Tiba-tiba masuk seorang namja dengan stelan jaket kulit serta celana jins keluaran merek ternama. Namja itu cukup tinggi, rambutnya kecoklatan dengan tatanan rambut poni lempar yang amat membuat namja itu terlihat manis dan tampan. Namja itu  berlari masuk lalu memeluk  pria tadi.

“Kakek aku pulang!  I miss you soo much grandpa.. ” kata namja tampan tadi sambil mengencangkan pelukannya.

“Sudahlah jangan bertingkah kekanak-kanakan! ” kata pria itu dan namja itu mulai melonggarkan pelukannya.

“Granpa, why you like that?  Are you miss me? ” tanya namja yang bermuka tegas namun tampan itu.

“Jangan bercanda denganku! Aku sedang sibuk! Dan apa-apan itu?  Itu yang kau dapat selama di Amerika hah? Apa-apaan itu?  Rambut  seperti orang gila ! Dan itu! Apa kau menindik telingamu juga hah?” kata pria itu sambil menunjuk  ke arah namja tampan itu. Namja itu cemberut dan mengeluarkan aegyo charmingnya.

“Kakek.. Ini kan gaya jaman sekarang…”katanya sebal dengan mengerucutkan ujung bibirnya yang indah itu.

“Gaya orang gila kau tiru! ”kata pria itu kembali duduk di kursinya tanpa peduli omongan cucunya tadi.

“Biarkan, yang penting aku suka! ”kata namja itu sambil melipat tangannya mengeluarkan gaya childishnya.

“Dasar cucu kurang ajar! ” kata pria itu sambil memukul puncak kepala namja itu.

“Appo.. Kakek kejam sekali padaku! ” katanya sambil mengelus-elus kepalanya, sedang orang itu hanya tertawa  melihat tingkah cucu satu-satunya itu.

“Kau kesini sendirian? Atau bersama lelaki tak tau diri itu?”

“Kakek.. Aku kesini bersama ayah.. ”kata namja itu.

“Ya maksudku orang itu! ”kata pria itu tersenyum renyah.

Mereka berdua tertawa berbarengan dan kantor itu berubah menjadi sebuah tempat yang hangat dan penuh kekeluargaan. Mereka saling bercanda dan melepaskan rindu di benak mereka selama 3 tahun terpisah oleh jarak. Tiba-tiba sebuah telpon masuk dan membuat tawa mereka terhenti.

“Kek, angkat telponnya, siapa tahu sangat penting. ” kata namja itu sambil tersenyum manis.

“Ya~Kim Jonghyun! Kakekmu juga sudah tahu, tak usah sok menasehati!” katanya sambil mengeluarkan mimik yang sangat menyebalkan.

“Kakek…. ” namja yang bernama Kim Jonghyun itu hanya menarik nafas panjang, sedang kakeknya tertawa renyah setelah puas mengerjai cucunya.

“Yeobboseyo?”kata kakek yang masih terlihat tampan itu setelah mengangkat telpon masuk.

“Kakek Kim… Halmeoni…. ”suara yeoja disebrang sana dengan tersenggal-senggal.

“Mwo? Aku segera kesana…”kata kakek Kim dan bergegas pergi ke tempat asal suara itu. Ia langsung membereskan kertas yang ada di meja dan mengambil jas yang tersampir di sebelah kursinya itu.

“Ada apa kek?” tanya Jonghyun penasaran.

“Sudah, ikutlah denganku!” kata kakek Kim tanpa ekspresi.

***

Sebuah mobil sport kini masuk ke sebuah rumah megah, yang kini sudah ramai dikunjungi orang. Mobil itupun kini terparkir rapi di tempatnya. Seorang kakek dan seorang namja yang mengendarai mobil itu turun. Mereka berdua memakai stelan jas yang serba berwarna hitam masuk ke rumah itu.

“Bagaimana ini bisa terjadi?” tanya Kakek Kim ketika ia masuk di sebuah kediaman yang sudah  banyak orang berpakaian serba hitam itu,  kepada seorang wanita tengah baya.

“Ini semua salah saya Tuan.. Kalau saja saya tak membiarkan nyonya sendirian… Padahal saya tahu kalau Nyonya sedang mabuk..” kata wanita sambil terus menangis dan menundukkan kepalanya.

“Ini bukan salahmu.. ” kata kakek itu sambil menenangkan wanita yang terlihat sangat sedih itu.

“Kemana So Hyeon? ”tanya kakek itu.

“Entahlah tuan, Nona tak terlihat setelah upacara pemakaman. Ini pasti sangat memukulnya tuan..” kata wanita itu sambil menunjukkan sebuah ekspresi yang lebih menyedihkan.

“Sudah tenang saja..  Aku akan membantumu.. Sekarang kita cari dia saja dulu, kau tetap disini menyambut tamu dahulu. ”kata kakek Kim mencoba menenangkan lagi. Dan namja yang berada disamping kakek itu mengangguk dengan sopan.

“Terimakasih tuan..”

***
#Jonghyun Pov

Kami berpencar. Ya, benar, aku kini berusaha mencari yeoja yang membuatku penasaran itu. Aku berlari dan menelusuri setiap ruangan di rumah besar ini satu per satu.

“Tuan apa yang harus saya perbuat tuan? Saya bingung, Nyonya satu-satunya keluarga yang dimiliki Nona So Hyeon sekarang…” Kata-kata bibi tadi masih terngiang di telingaku dan membuatku berpikir yeoja itu sedang sangat rapuh sekarang, ya kalau aku pikir.. Ia bahkan bersembunyi dan tak mau menunjukkan diri..

“…Entah bagaimana perasaan Nona sekarang tuan. Ia harus kembali ditinggal keluarganya, saya tahu trauma yang Nona dapat sewaktu kecil masih belum hilang.. Kecelakaan yang harus merenggut kedua orang tuanya…” Sekarang deru nafasku dan desir niatku untuk bertemu dan menghibur yeoja itu semakin beradu, tak boleh terlewatkan suatu apapun pikirku. Aku tau itu sangat sulit, sama halnya sewaktu aku kehilangan ibuku saat berumur 13 tahun, hingga appa membawanya ke Amerika.

Aku berlari menaiki tangga menuju lantai tiga tepatnya atap rumah itu. Ku temukan pintu ruangan satu-satunya di lantai itu.“…Ayah dan ibunya tidak akur… Kecelakaan itupun diakibatkan oleh pertengkaran mereka sewaktu perjalanan di mobil..” penuturan bibi itu seperti peletup energiku. Ku buka pintu ruangan itu penuh emosi.

“So Hyeon!”

Sial! Tak menemukan apapun disini!

Aku hanya menemukan sebuah ruangan serba putih terbentang luas, tak seperti gudang biasanya yang kotor, gudang itu cukup bersih dan setiap barang yang berada di sana terbalut oleh kain putih. Kecuali sebuah kotak besar seperti kotak  mayat. “Jangan-jangan isinya harta karun.. Rumah ini kan megah! ” batinku.

Ku buka kotak itu perlahan. Ragu, takut, penasaran menguap menjadi suatu udara di sekelilingku. Berharap menemukan sesuatu.

KREETTT
Decit gesekan antar kayu itu semakin menyeruak.

****
#Author Pov

Ada seorang  yeoja berambut panjang lurus hitam legam memakai rok itu terbaring disana, ia terlihat sangat sedih. Air mata mengalir di pipi kuning langsatnya. Yah, tak seperti yeoja-yeoja korea lainya, yeoja itu berkulit lebih gelap. Yeoja itu memakai pakaian  serba hitam dan sebuah jepitan yang menjepit poninya. Gadis itu amat cantik, ia terlihat seperti tidur sambil menangis. Tapi itulah yang membuatnya terlihat amat cantik dengan posisinya seperti itu.

“Dia bukan hantu kan? ” tanya Jonghyun sambil menatap gadis itu lekat-lekat.

“Apa kau bilang aku hantu? ”kata yeoja itu langsung meninju muka namja tampan itu. Yeoja yang semula tertidur kini terduduk manis masih di dalam peti itu.

“Aduh! Dasar yeoja jelek ! Apa-apaan kau ini hah? Aduh muka tampanku..”  kata Jonghyun sambil mengelus pipi mulusnya. Yeoja itu hanya duduk dan memandangi namja itu.

“Kau terpesona akan ku ya?” tanya Jonghyun ketika menyadari perempuan  yang  ada di hadapannya sedang memperhatikannya dengan seksama.

“Dasar namja bodoh! Asal ngomong saja kau!” langsung menjitak kepala Jonghyun.

“Appo… ” Jonghyun terus menerus mengelus pipi dan kepalanya.
Sedang yeoja tadi hanya memeperhatikan Jonghyun dengan muka heran.

“Hei, what are you doing here? I know it not easy for you, but I think  if  you hidden like this, it’s willnot handle your problems..”kata Jonghyun amat tulus terlihat dari tutur kata dan air mukanya itu. Yeoja itu hanya menatap Jonghyun diam masih di tempat semula.

“I just worried about you..”katanya lebih lembut.

“Apa maksudmu  hah? Kau sedang mengejekku ya? Kau bilang aku jelek, aneh, bodoh dan apa tadi? Alien? Kau sedang mengejekku dengan bahasa alien ya?” kata yeoja itu sambil mencoba berdiri dari posisinya. Namun niatnya terurungkan, ternyata rok  yeoja tadi terselip di celah peti itu, sehingga bukannya berdiri menghajar namja itu ia malah jatuh tersungkur menindih namja yang sedang duduk di depannya.

OMOOOOO~

“Dasar namja jelek! Lain kali jangan duduk di depan orang!” kata yeoja itu setelah membetulkan posisinya dan meninju wajah namja yang bernama Kim Jonghyun itu. Sedangkan  Jonghyun yang jatuh terlentang itu hanya meringis dan membiarkan yeoja itu berjalan keluar dengan rona merah di pipinya.

“Huh! Dasar yeoja jelek! aneh!”

Jonghyun merentangkan tubuh yang masih terlentang itu lalu menatap langit-langit  ruangan itu selama beberapa saat. Tangannya yang bebas menemukan sebuah jepit rambut yeoja tadi yang terlepas ketika yeoja itu terjatuh sehingga Jonghyun tak mendapati wajah malu yeoja yang bernama Park Se Hyeon itu karna tertutup rambut panjangnya. Jonghyun mengangkat tinggi-tinggi jepit rambut itu sambil tersenyum simpul.

***
Annyeong chingudeul ^^
Saya balik lagi,hehhe.. Ini ff abal saya yang masih dalam naungan judul yang sama. Hehheh terimakasih karna telah bersedia membaca ff abal saya. Semoga bisa memuaskan chingu semua. Karna saya tahu kalau chingu semua itu orang  yang baik, tolong jangan lupa tinggalkan jejak ya? GOMAWO *sambil membungkuk 90 derajat*

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

9 thoughts on “My Millionare Girl – Part 2”

  1. Keren thor!!tapi kelamaan,aq sampe lpa sm jln critanya,tp akhirnya inget lagi,trs kurang panjaang,hehe
    lucu!!baru letemu ajj dah kayak gitu,gimana nantinya??xDD
    aq tgu part 3.a :DD

  2. hmm… aku lupa…
    tapi tenang ajah, bakal aku baca lagi …
    yahhh kok pendek, feelnya kurang dapet nih ..
    itu yeoja galak amat, kasian jonghyun …
    hadeeh baru ketemu kenapa kayak gitu ?? dan apa aku ngak salah baca?? itu yeoja tidur di peti mati???
    mwo???
    ahahahah mau dong punya tempat tidur kaya gitu, biar vampire key dateng .. #plak!
    pelee…
    ahhh author lanjutannya panjangin yaaaa…
    dan jangan lama2…

    1. ahhh aku inget sekarang… *barusankan baca lagi–“*
      ahahah, kereen, itu gimna ya?? ckckck
      aku kira pertama kali yang muncul itu si minho, tapi pas kakeknya ngomong jonghyun, kaget .. hahaha

  3. Bngung nih bakal jadian sama minho ato jonghyun yahh *hahhaha
    kagak sabar nunggu part seelanjutnyaaa..

    Hwaiting!!!

  4. Itu se hyoen tidur di peti mati..
    Aaaahhh sereemm..
    Mana pake baju putih lagi,,
    ciee, jjong oppa, so english buaaanngeett..!!

  5. ceritanya bikin penasaran chingu, yeojanya itu nangis di dalam peti ya??serem bgt, lanjut ea aq udah penasaran bgt,,,

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s