Unbreak My Heart

Title: Unbreak My Heart

Author: HeartLess
Cast:

  • Mei
  • Onew
  • Kim Jonghyun

Genre: Sad Romance – Songfic

Rating: General

Length: Ficlet

  • Terinspirasi saat mengendarai motor hujan-hujan
  • Terinspirasi dari lagu “Unbreak My Heart – Tony Braxton”
  • Bacalah sambil mendengarkan lagunya
  • Semua tulisan dengan cetak miring adalah Flashbacks

Happy Reading^^

  [All along the story is Mei’s POV]

 

Mei-ah Saranghae……”

“Nadoyo oppa…..”

“Yeongwonhi saranghaeyo, Mei…..”

 

Aku… tubuhku bergetar hebat…

Kembali melimpah air mataku…

Ini adalah malam ke sekian, dimana aku dan tubuhku tergeletak lemah, dadaku remuk hebat…

Ini adalah malam ke berapa sejak aku terus dihantui perasaan ini??

“Oppa…..”

“Waeyo Mei???”

“Berhenti melihatku sambil cengengesan seperti itu, kau merusak konsentrasiku!”

“Tapi aku justru tak bisa berkonsentrasi kalau tak melihatmu”

“Ya~~ kapan tugas kuliahku bisa selesai kalau kau menggangguku terus?”

“Kekeke…..”

 

Ah, senyum itu… Kekonyolan itu…

Sakit, terlalu sakit setiap mengingatnya…

“Mei, lihat ini…..”

“Tsk….. Konyol….” “Mwolhaedo Onew Sangtae~~”

 

Air mata ini tidak pernah mau berhenti…

Meski ini sudah melewati malam yang ke sekian puluh…

Mengapa?? Mengapa bayanganmu tak pernah bisa pergi oppa??

“Brrr…… dingin sekali musim dingin tahun ini….”

“Kau dingin Mei?”

“Tentu saja oppa… mana ada orang kepanasan di musim dingin?”

“………………..” “Apa kau sudah merasa hangat?”

“………………..” “Ah, Oppa….. Meski kau menyebalkan tapi…. pelukanmu selalu terasa hangat….”

“Itu karena aku mencintaimu Mei”

“Gomawo oppa…..”

 

Dingin, malam ini terlalu dingin…

Taukah oppa? Bahkan berlapis lapis selimut ku kenakan pada ku, tapi…. Mengapa?

Mengapa hanya dingin yang kurasakan oppa?

Kemana perginya kehangatan?

Apakah kehangatan itu hanya berasal darimu?

Mengapa rasa nyaman itu semua raib seiring dengan tidak adanya kau lagi bagiku?

Ataukah… Karena aku terlalu lama basah dibasuh oleh cairan-cairan kepedihan dari mataku ini? Hingga, hanya membuatku merasa dingin?

“Mei………….” ah, seseorang itu, dia datang..

Bukankah sudah kukatakan padanya, aku baik-baik saja?

Aku bukan tak mengharapkan kedatangan sahabatku ini, tapi untuk apa?

Apa gunanya jika tak ada artinya? Dia, takkan bisa mengobati luka ini.

Dia, tidak… bahkan tak ada seorangpun yang bisa menguburnya

Sakit, ini terlalu perih…..

“Mei… kumohon jangan seperti ini Mei…” dia berjalan mendekat padaku yang masih meringkuk di dalam balutan kain-kain penghangat tubuh ini, menenggelamkan diriku dalam melankolisme yang telah tertanam subur sejak kepergian namja itu…

“Mei….” tangan kekarnya mengguncang bahuku. Aku tak ingin sama sekali menggubrisnya.

“ZHANG MEI YUE!” nada suaranya melantang, matanya memaksa menatap langsung pada mataku yang terlihat tak lagi seindah dulu. Air mata yang tak lelah menyeruak yang membuatnya terlihat menyedihkan.

“Lepaskah aku Kim Jonghyun!” menepis tangannya kasar, balik menatap garang ke dalam mata sahabatku yang menatap tak percaya.

“Mei….. kumohon jangan seperti ini….. Onew hyung tak akan suka jika kau seperti ini” lirihnya

“…………” enggan bagi lidahku untuk meresponi nya sedikit saja

“Mei!!” sekali lagi ia memaksa mataku berhadapan dengan matanya

“Aku sahabatmu Mei!! Aku tak bisa melihatmu seperti ini terus!! Aku…..”

“Cukup Jonghyun!!! Jangan urusi aku!! Kau… Cukup urusi saja yeojamu!!” memotong kata-katanya dengan kasar, ku hempaskan balutan selimut dari tubuhku dan berdiri.

Namja berambut hitam pekat jabrik sedikit acak itu terlihat membulatkan matanya…

Tertunduk sebentar

“Seharusnya saat itu aku tak ikut rencana gilamu kalau aku tau akan seperti ini” kulihat raut penyesalan di matanya, tertunduk, apakah dia juga merasakan perih ini?

Tapi kuyakin takkan sama seperti yang kurasakan… Karena luka ku terlalu dalam.. Terlalu dahsyat… Terlalu… menghujam….

“Kumohon tinggalkan aku sendiri jjong….” ada nada bergetar dalam suaraku… tentu saja, air mata itu tumpah lagi.

“Mei…”

“KUBILANG TINGGALKAN AKU!!!!!” kulihat dia tersentak… Maafkan aku sobat, aku… hanya…

Ingin tenggelam bersama luka ini…

Dia menarik nafas sejenak, lalu segera beranjak dari ruangan ini….

Ah, hujan? Apakah suara itu menandakan kehadiran hujan?

Aku memaksa kakiku yang terasa lemah membawaku ke teras rumah.

Benar, hujan turun dengan deras. Bolehkah sekali ini saja aku menikmati tetesan-tetesan dingin itu dan membiarkan nya meresap ke dalam pori-poriku?

Sekali ini saja aku ingin membiarkan hawa dingin yang menusuk itu masuk dan berbaur dengan rasa pedih tak terhingga yang tengah menghantuiku… sekali ini saja….

“Oppa, bagaimana kalau…. Aku mengatakan aku mencintai namja lain?”

“Aku akan mati kalau begitu.. hahaha”

“Jangan tertawa oppa, aku serius”

“…….. apa aku harus menjawabnya Mei?”

“Tentu saja oppa”

“Kalau kau lebih bahagia bersama orang itu, lebih baik aku yang terluka dan menghilang Mei… Karena bagiku, kebahagiaanmu lebih penting dari apapun”

“………. kau pengecut oppa…..”

“Eh? Tunggu mei….. mei…!!!”

 

………………………………………………………

“Eh?? Kau… mau aku bersandiwara di depan Onew hyung?”

“Ne, kumohon bantulah aku kali ini saja Jjong….”

“Shiroh!! Permainan gila macam apa ini?”

“Ayolah jjongie… Anggap saja balas budi, bukankah kemarin aku membantumu menyelesaikan pertengkaran dan kesalahpahaman diantara kau dan yeojamu?”

“Aish…. kau ini…. Memangnya kenapa Mei? Bukankah kau dan Onew hyung baik-baik saja? Mengapa kau ingin aku bersandiwara seperti ini mei?”

“Karena dia terlalu pengecut Jjong…”

“Kau gila Mei….”

…………………………………

 

Seandainya saja waktu itu, aku tak pernah melakukan hal bodoh itu

Mungkinkah kau sekarang masih bersamaku oppa?

Pasti saat ini aku sedang merasakan kehangatan itu bukan?

Kehangatan dari cintamu yang tulus…

Bodoh, jikalau ada orang paling bodoh di dunia ini, tentulah itu aku, Mei yang dungu….

[Flashback]

 

“Jadi….” bibirnya terlihat pucat dan bergetar, meskipun aku tau ada luka terbersit, tapi dia berusaha menyembunyikan nya dari wajahnya

“Aku mencintai Jonghyun, oppa” kataku berbohong, kulirik ke arah sahabatku di berdiri di sampingku, setelah ku ancam dengan beberapa hal, dia akhirnya terpaksa membantuku. Tepatnya membantu ide gilaku.

“K…kau…” kulihat matanya hampir menumpahkan cairan emosi, tapi ditahannya….

“Apa kau bahagia bersamanya?” dia tersenyum, sebuah senyuman yang dipaksakan…

Tak kubalas dengan kata, melainkan sebuah senyuman… Senyuman pahit…

 

“Semoga kau berbahagia Mei… Dan jaga dia baik-baik Jjong…” memberikan sebuah senyuman tulus, dia memutuskan segera beranjak tanpa membuang waktu, kulihat punggungnya bergetar.

Apakah dia menyembunyikan tangisan?

 

“Kau gila, apa yang kau lakukan Mei? Onew hyung pergi dan dia pikir ini semua sungguhan” Jonghyun terlihat frustasi, tepatnya karena aku bahkan sama sekali tidak mencegah Onew oppa yang beranjak, atau menjelaskan bahwa ini hanyalah sebuah sandiwara.

Sebuah sandiwara yang ku rancang, dengan alasan terbodoh yang pernah didengar Jjong – menurutnya…

“Kau lihat Jjong, dia pengecut, dia bahkan tak berani memperjuangkanku..” aku mencoba berargumen, dengan emosi memendam di dalam. Kesal karena orang yang ku cintai tak sama sekali mencoba memperjuangkan apa yang seharusnya menjadi miliknya.

 

“Pabo! Itu bukan pengecut Mei, itu namanya dia rela mengorbankan perasaannya sendiri demi kebahagiaanmu. Kau…. Aish otakmu itu sudah rusak ya? Jinjjayo” Jjong terlihat frustasi

“Besok aku akan segera menemui Onew hyung dan menjelaskan semuanya Mei… Orang sebaik Onew hyung tidak boleh dibiarkan terluka seperti itu. Apapun yang akan kau katakan, aku akan menceritakan semua padanya..” ujarnya sekali lagi, sementara aku masih tak peduli.

 

“Percuma bicara dengan orang keras kepala sepertimu, aku pergi…” Jonghyun dengan kekecewaannya pun beranjak dari ruang utama rumahku yang sederhana ini.

 

Apakah aku terlalu egois? Tapi aku hanya ingin Onew oppa tegas. Aku ingin agar dia memperjuangkanku. Aku hanya ingin dia mempertahankanku menjadi miliknya. Aku, mungkinkah terlalu egois untuk berharap bahwa orang yang kucintai mengatakan aku hanya miliknya?

Aku memejamkan mataku, hendak merenung sejenak, namun suara gebrakan pintu depan mengagetkanku.

Jonghyun berdiri disana sambil terengah-engah. Kulihat butiran air mata di sudut matanya.

 

“Mei…. Onew hyung… Di perempatan depan sana… Dia…”

“Kenapa? Ada apa dengannya?”

“Dia tertabrak…..”

 

[Flashback End]

 

 

Aku benci mengingat kejadian itu, tapi… Tapi bagaimana lagi oppa? Apa yang harus kulakukan untuk menghapus ingatan itu?

Ingatan tentang kau yang terletak bersimbah darah, dan tersenyum untuk terakhir kalinya ketika aku membaringkan dirimu di pangkuanku…

Oppa….

Seandainya aku tak pernah melakukan rencana bodoh itu, mungkinkah kau takkan pernah melangkah dari pintu rumahku? Tidak, bukan mungkin, tapi pasti…

Seandainya aku, tak bersikap kekanakan seperti itu, mungkin saat ini kau sedang membuatku tertawa oleh kekonyolanmu…

“Dia, tertabrak saat menyebrang jalan.. Aku melihat dia menyebrang sambil meratapi sebuah foto, sepertinya namja itu menangis melihat foto di tangannya. Jadi dia menyebrang tanpa melihat jalan, dan akhirnya dia tertabrak….”

 

Pengakuan saksi mata itu membuatku semakin merasa perih oppa…

Foto itu, kudapati tanganmu saat itu memang menggenggam sebuah foto ketika kau berbaring di pangkuanku terakhir kalinya.

Sebuah foto dimana kau dan aku  tersenyum bahagia, tulus dan terlihat menikmati nuansa bersalju di Hokkaido musim dingin tahun lalu…

Ah, air mataku menetes lagi oppa….

Oppa…

Kumohon oppa… kembalilah, tak bisakah?

Aku hanya berharap puluhan hari yang berlalu ini hanya sebuah mimpi buruk yang panjang…

Berharap saat besok pagi aku membuka mata,  ada kau tersenyum secerah mentari untuk menghangatkan hariku…

Jangan tinggalkan aku dalam rasa sakit ini lebih lama lagi…

Jangan biarkan aku membasuh luka dengan guyuran hujan yang dingin ini…

Bisakah keajaiban datang dan mengembalikan mu kepadaku lagi?

Aku… hanya ingin kembali merasakan hangat nya setiap malam

Kembalikan oppa, kembalikan malam-malam dimana kau mendekapku hangat dan membiarkan ku merasakan betapa dalamnya cintamu padaku…

Oppa… datanglah, kecuplah rasa sakit ini agar dia beranjak daripadaku….

Air mata ini sudah terlalu banyak ku luapkan. Sudah terlalu banyak malam kuhabiskan dengan basah…

Kembalilah oppa, kembali dan katakan kau mencintaiku

Kembalilah yeobo…

Tanpamu, aku takkan bisa merasakan hari-hariku…

Tak ada rasanya…

“Jebal oppa…. Dorawa….” air mataku bercampur dengan basahnya tetesan hujan…

Haruskah ku nikmati rasa sakit ini?

“Saranghae oppa… Saranghae….”

—END—

©2012 SF3SI, Heartless.

This post/FF has written by Iza, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

62 thoughts on “Unbreak My Heart

  1. Astaga… Onew….
    Nyesek ih bacanya, tapi Mei nya juga yang pelo#bahasa apa ini??
    Aku reader baru disini, author-nim. Bangapseumnida#bow

  2. uwaaaa sedih bangeet. kalo aku jdi mei akubakalan bunuh diri deh ahahaha. tega bener mei giniin onyu gue!!! lagi kangen sama onyu gara” dia ga ada kabar, ditambah baca ff ginian lagi. onyuuuuu bogoshipoyo…… ahaha. nice ff🙂 bikin lagi ff onyu yaaaa hehe

  3. berkaca-kaca nih mata… huhuhuhu

    mei mei… krs kpla bgt sih… bnr tuh kt jjong.. onyu g pngcut.. iiihhh ksl sm mei…hihihi

    keren
    like this yo

  4. wooohhhh,,,
    author kau sukses membuatku menangis, hikz….hikz,
    ya ampun nyesek bnget,
    mei, kau itu bdoh ato gila sich,?#plak
    kasian onew,,
    keren,
    daebaaakkkk……

  5. yaaa….. heartlessssss!!!
    ak komen dulu ya,,
    ni soalnya keburu jam tambahan*maklun sy kan pengguna setia jasa hotspot sekolah*

  6. Ah Mei,neo pabboya!!

    Orang sebaik Onew kau sia-siakan,,nyesel, nyesel deh lo sono!!#emosi tingkat dewa

    Eonni, FF mu selalu menyentuh. Demi apa air mataku dengan mulusnya mengalir??

    Eonni, saranghae!!
    sering-sering bikin FF ya eonn…

  7. It took my breath away. #apadeh

    Keren bgt. *berusaha menolak kenyataan kalo mataku berkaca2

    Mei, you betch, you deserve it. You should’ve known that he loved you so. Niga baboya. /ignore this

  8. Nyeseeeek bgt,aq smpe nangis😥
    perkataan.a dubu yg dubu bakal mati kl mei mncintai orang laen jd kenyataan ToT
    mei kekanak”an bgt >o<
    kl ff".a author Heartless mang nysek" ya..gmpg bgt bqn orang nangiss ._.

  9. betapa baik hatinya abang onyuu, rela mebiarkan org yg disayangnya bersama dgn org lain
    pabo pabo meii…
    hikss
    sedihh bacanya,
    kata-katanya cukup mewakili isi hati wanita yg sedang merindu #halah
    fighting thor :)))

    1. hiks hiks tuh kan onyu emang baik banget kan??
      setuju mei nya pabo!!!
      kk~~
      othor nya pernah kangen banget ama seseorang soalnya😄 (read: kangennya ama jjong)
      hihihi~~

      thanks ya ^^

  10. yaampun… ini nyesek.. kok sedih sih :’) tapi keren.. jadi emot-nya senyumnangis :p hahahaha
    wuahh.. apakah author pernah ngalamin ginian? LOL
    keren banget! nyaris nangis.. tapi tapi…. huaaa *nangis beneran* *sedot ingus* huaaaa…
    bagus..🙂

  11. ahh.. Sedih..
    Hah.. Onew nya mati
    Kasihan mei kasihan Onew…
    Seandainya mei gak ngeakuin ide gilanya itu.
    Seandainya… Hah.. Nyesek eon bacanya
    Penyesalan emanh selalu datang di akhir.
    Daebak Vero eon ! ^^

  12. Huaa,, ini kan lagu kesukaanku.
    ‘Unbreak my heart, say you loved me again..’ Haha. #digamparauthor *suara gak enak*
    Duh, si Mei. Ngapain juga pake acara gitu2an, tuh kan kena karma. Haha.
    Di FFnya author, ada liriknya Unbreak My Heart ya? Diartikan ke Bahasa Indonesia kan? Hehe

    1. iyaa bener hihih
      berarti kamu termasuk cermat loh
      aku emang nyisipin lirik yang udah aku translate pake kata2 sendiri
      hihi

      thanks ya Lia^^ aku juga suka ama lagu ini :p

  13. Verrrooooo,,, Kau sungguh tidak tanggung jawab,, udd bikin aku mengeluarkan air mata,, tapi gx pernah mau ngasih tissue,, #nodongin tangan

    ya ampunnn,, lagi galau tambah galau dehh nihh,, mana si Oppa ayam gx add kabarnya sama sekali,, banyak hoax sesat yg bertebaran di FB aku,,, ditambah baca Nihh FF,, uhh lengkap sudah,, bahkan mandangis foto Key jadi makin galau,, #nah loo,, hubungannya app,,

    Uhh ver,, Feelnya kerasa,, Rain,, I like Rain moment,,, wuhhh,, semakin hari, FF kamu semakin kerrrenn,, terutama klo bikin sad moment,, sampe ikutan nyesek bacanya,, Daebakk y Verr,, ayo terus berkarya,,,,😛

    1. D: uapa???? hiyaaaa
      *buru2 bawain tissue dari department store*

      eoh galau??
      iya aku lagi galau makanya ga pengen galau sendiri (dihajar massa)
      kkk~~

      thanks vi^^ hihihi

  14. baca ini sambil dengerin lagu Katy Perry – The One That Got Away………………………………………………………………………………………cuma bisa bilang satu….NYESEK TTTTT________________TTTTT

    aaah, kenapa FFnya galau semua sih? TT^TT
    Kereen….srooot *ngelap ingus* #jorok

  15. aah.. daebak! t nyesek bget tp.. bodoh bget meinya.. aish. *geram, sedih, nyesek brcmpur*
    feelnya kerasa.. aq bsa bayangin perasaan mei wkt dy hrap smw hny mimpi. krn scra ga lsg jg dy yg mmbnuh Onew. *kejamnya kata2 q* haha

  16. ahhh, Mei! your reason is so unacceptable. bagaimana bisa kau menyiakan onew tanpa sebab. bagaimana dengan bodohnya kau menganggap sebuah ketulusan sebagai kepengecutan.
    nyesek abis bacanya.

    vero eonni daebak as usual!

    1. Well… meski keliatannya gak masuk akal tapi kadang ada orang-orang seperti mei…
      dan meski jarang tp ada orang-orang seperi onyu juga hehe….
      and i know them in real life.. meski ceritanya gak setragis ini sih.. hehe…

      thanks eka :*

  17. hwa… ceritanya nyesek banget,thor,,,,
    dsar mei oenni babo…
    itu nmanya bkan pgecut, tpi mgorbankan prasaan dmi org yg dsyang…
    kasian bget onew oppa, pcarnya babo binti michyo gtu,,,

    nice ff, thor,,
    dtunggu krya lainnya…
    fighting… (y)

  18. Menyesal selalu datang belakangan
    Aissh nyeseknyaaaT_T
    Hff bener tuh Jjong, Onew itu rela berkorban, bukan pengecut. Ckck Mei Mei -_-

    Daebak ceritanyaaa😀

  19. ah aku emosi baca ini
    MEY YEOJA PALING PABO SEDUNIA !!!!!
    konyol banget sih rencananya dia
    rencana yg ga penting banget
    and ngeselinnya lagi dia malah jadi marah2 sma jjong lagi
    lah itu semua khan salahnya sendiri
    *mianhae author*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s