You Save Me from My Silent World – Part 10

Title : You Save Me From My Silent World

Author : Bibib Dubu

Main Cast  : Park Hana( Imaginary), Lee Jin Ki, Choi Minho, Lee Taemin, Kim Kibum

Support Cast : Chansung, Junho, Gi Kwang, Lizzy, Suzzy, Minji

Length : Sequel

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-13

 Kau tahu tidak siapa yang paling sulit dicari di dunia ini? Kekasih? Ani,  untuk mencari kekasih kau hanya perlu berusaha mendapatkan hatinya. Lalu siapa? Jawabannya, Sahabat. Untuk mencari seorang sahabat, kau perlu memberikan hatimu sepenuhnya dan juga mendapatkan hatinya sepenuhya. Karena ketika kau mengaku bersahabat dengan seseorang, tidak boleh lagi ada yang diragukan diantara kau dengannya. Sahabat adalah orang yang selalu menerima kita dengan segala kekurangan yang kita miliki dan ia pun akan berusaha menjadi pelengkap atas sesuatu yang kurang itu. Kekasih? Kau tidak bisa menjamin sepenuhnya bahwa ia menerimamu apa adanya. Kalaupun ia menerima kekuranganmu, ia belum tentu menjadi pengisi celah cacat dalam dirimu.

Maka sahabat seharusnya memiliki kedudukan yang lebih penting daripada kekasih. Sungguh suatu hal yang bodoh jika kau mengorbankan sahabatmu demi apapun. Ketika kau menemukan sahabatmu, jangan pernah kau melepaskannya…

Author POV

Jalanan Seoul pada malam minggu selalu ramai. Tidak hanya sepasang sejoli yang ingin menghabiskan malam ini dengan menjelajahi kota yang indah ini, banyak juga kakek nenek yang sedang menikmati kebersamaan di hari tua mereka setelah semua anak mereka pergi dengan kehidupannya masing-masing.

Begitu juga Taemin, walaupun bukan Jinki yang menemaninya, ia sangat menikmati malam ini, bersama Hana tentunya. Taemin mengajak Hana mengelilingi pusat kota Seoul untuk menikmati kelezatan kulinernya. Senyum bahagia tampak jelas di wajah keduanya setelah puas mengisi perut mereka. Dan kini Taemin mengajak Hana ke sebuah pusat perbelanjaan, ia minta ditemani menikmati wahana permainan adu ketangkasan yang ada di Game Centre di tempat itu. Taemin tampak menikmati permainan yang ada di situ, terutama setelah ia berhasil mendapatkan boneka lumba-lumba dari sebuah mesin permainan yang baru saja ia jajal.

“Wuah Taemin…kau serius menghadiahkan ini untuk nuna?” Hana tampak bahagia menerima pemberian Taemin tersebut.

Taemin mengangguk-angguk sambil menyunggingkan senyuman manisnya, dan itu membuat Hana sukses mencubit pipi mulus Taemin.

Beberapa pengunjung sempat memperhatikan tingkah keduanya. Mereka mungkin terlihat seperti seorang nuna yang pacaran dengan Dongsaengnya.

Di satu sisi Hana senang bisa bermain bersama Taemin seperti ini. Selain ini memang bagian dari pekerjaannya sebagai pengasuh, ia sudah lama sekali tidak pernah jalan-jalan. Tapi sebenarnya Hana merasa agak khawatir jalan berdua dengan Taemin di tengah keramaian seperti ini. Ia takut bertemu dengan teman-teman sekelasnya. Hana tidak ingin temannya tahu kalau ia menjadi pengasuh seorang namja berusia 17 tahun, apalagi tinggal satu rumah dengannya.

“Nuna, seperti apa sih rasanya pacaran?” tiba-tiba Taemin bertanya setelah ia melihat beberapa couple yang berjalan di sekitarnya.

“Mollayo, Nuna belum pernah pacaran, jadi nuna tidak tahu seperti apa rasanya.” Hana terkekeh mendengar pertanyaan Taemin.

“Kita pura-pura pacaran yuk nuna!” Ajak Taemin dengan polosnya. Jelas aja Hana langsung melotot pada Taemin.

“Mwo? Pura-pura pacaran? Apa gunanya?” Hana merasa ajakan Taemin agak konyol.

“Kalau aku, supaya tidak dianggap bocah lagi oleh chinguku. Kalau bagi nuna mungkin tidak ada gunanya. Ayolah nuna, jebal…aku benar-benar tidak suka disebut bocah.” Taemin langsung memasang puppy eyes andalannya.

“Baiklah…lalu apa yang harus kulakukan?” Hana mengalah, lagipula ia merasa tidak ada ruginya juga.

“Aku rangkul pundak nuna, ya? Beberapa pasangan yang kulihat tadi bertingkah seperti itu.”

Hana menelan ludah, sebenarnya ia tidak suka ada yang merangkul pundaknya. Tapi berhubung Taemin ini masih bocah di matanya, akhirnya Hana bersedia.  Alhasil Taemin pun menaruh tangannya di pundak Hana, berusaha berjalan se-rileks mungkin dan se-macho mungkin, layaknya seorang namja yang sedang jalan bersama yeojachingunya. Hihi, ada-ada saja keinginan Taemin ini.

“Ayo kita foto box  nuna, aku mau menyimpannya sebagai kenangan. Mau tidak?”

Lagi-lagi Hana takluk, akhirnya mereka ber-foto box ria ala couple yang sedang dirundung cinta.

Hana POV

Hais, benar kan, aku tidak sanggup menolak permintaan Taemin. Sebenarnya aku geli dengan ide Taemin untuk berpura-pura pacaran. Tapi demi membantu Taemin agar tidak dicap bocah lagi oleh teman-temannya, akhirnya aku bersedia.

Setelah foto box Taemin mengajakku masuk ke sebuah restoran yang menyediakan berbagai macam ice cream, katanya di sini banyak teman-teman Taemin di waktu-waktu seperti ini.  Benar saja, baru beberapa langkah masuk restoran itu, beberapa teman Taemin menyapa dan mengajak kami bergabung dengan mereka.

“Wah, kau sudah punya yeojachingu rupanya? Kukira kau tidak mengerti hal-hal seperti itu.” Canda salah seorang teman Taemin .

“Kenalkan pada kami, Tae-ah.” Timpal teman yang lainnya.

“Jeoneun Park Hana ieyo.” Aku berinisiatif memperkenalkan diriku sebelum Taemin yang melakukannya.

Aku pun berkenalan dengan 3 couple yang semuanya adalah teman sekelas Taemin. Namanya Junho, Chansung, Gi Kwang, Suzzy, Lizzy dan Minji.

“Hana sshi, kau sekolah di  mana?” Tanya Chansung sambil melemparkan senyum padaku.

“Dia sekolah di…” Taemin menghentikan ucapannya, melirikku sekilas, terdiam dengan bibir yang masih belum terkatup betul.

“Di Seoul Dream High School.” aku melanjutkan ucapan Taemin karena sepertinya ia bingung mau menjawab apa. Aku mengerti ia tidak ingin berbohong. Tapi pacaran dengan nuna-nuna juga merupakan hal yang aneh sih, makanya aku mengaku masih SMA saja.

“Wah…kau hebat dong, itu kan sekolah anak pintar. Tae-ah, beruntung sekali kau dapat pacar yang pintar, jadi kalian bisa pacaran sambil belajar.” Ucap yeoja yang bernama Lizzy sambil mencolek bahu Taemin, terlihat betul kalau ia sedang menggoda Taemin.

“Yah begitulah.” Taemin menggaruk-garuk kepalanya yang aku yakin tidak terasa gatal.

“Jagi, ayo kita pesan ice cream” aku pura-pura memanggilnya jagi dengan harapan Taemin pun akan memanggilku demikian, gawat kan kalau Taemin keceplosan memanggilku nuna.

“Ne, kau mau pesan apa?” Taemin tampak grogi. Melirik kearahku dengan ragu.

“Aku mau ice cream topping bluberry saja, jagi.” Aku menekankan kata Jagi lagi supaya ia mengeti maksudku memanggilnya seperti itu.

“Baiklah, aku juga sama denganmu saja, ja-gi.” Aku ingin tertawa mendengar nada suaranya mengucapkan jagi, terlihat sangat tidak meyakinkan, apalagi sorot matanya tampak ragu sekali. Haha, salahmu sendiri bikin ide gila seperti ini.

Akhirnya setelah bersandiwara di restoran itu, aku buru-buru mengajak Taemin keluar, kasihan juga melihat keningnya yang sudah mulai berkeringat, padahal kami tidak sedang berada di tempat yang panas.

Begitu berada di luar restoran, pikiranku tertarik pada sebuah suara orang menyanyi yang sepertinya berasal dari kontes menyanyi yang ada di tengah Pusat Perbelanjaan ini. Ada sebuah suara yang membuatku terhenyak…sangat indah suaranya, membuat aku merasa gemetar karena dirasuki suara seperti ini.

Oh geochin salmae shideuleogal ddae

Geudaega naegae dagawa

Eoleobooteun geu maeumae soneul daen soongan

Na.ae salmeun shijak.dwaesseumeul

(Oh, when this passing life withers away, you come to me

The moment I touch your frozen heart, my life begins)

 

Aku berjalan ke tepi dan memutuskan untuk diam sejenak sampai lagu ini selesai dilantunkan. Bait pertama yang ia nyanyikan begitu indah didengar.

Geudae jichigo himdeul ddae

Budi geu yeop.jariae nareul itgae hae

Badgiman han sarangeul dashi deuril su itgae

Ee salmi kkeutnagi jeonae

(When you’re tired and having a hard time

Please let me stay by your side

So I can give back to you the love I had only received

Before this life ends)

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae

Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon

Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo

Ojik geudaeman, Ojik geudaeman

Naegae itdamyeon,  Naegae itdamyeon in my life

(When I get on my knees and cry before the world

When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing

I can handle this much pain and suffering

If only you  If only you

Are with me, Are with me)

Eodoon soop sok gil ileul ddae

Eorin na.ae younghoni oolgo isseul ddae

Bit.cheoreom gijeok.cheoreom

Nareul eekkeuleojweoyo

Ee salmi kkeutnagi jeonae

(When I lose my way inside the dark forest

When my young soul is crying

Guide me like a light, like a miracle

Before this life ends)

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae

Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon

Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo

All I want is you, All I want is you

Only one is you, Only one is you in my life

(When I get on my knees and cry before the world

When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing

I can suppress whatever pain and tears

All I want is you, All I want is you

Only one is you, Only one is you in my life)

Oolji anayo dashin oolji anayo

Geu mu.eotdo jeoldae nal mumchuji mot.hae

Heona ojik dan han saram

Geudae nareul mandeulgo wansung shikigo

Oh, eereok.hae soom.shwigae hae you

(I won’t cry, I won’t cry again

Absolutely nothing can stop me

But only one person

You make me, you perfect me

Oh, you make me able to breath like this)

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae

Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon

Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo

Ojik geudaeman, Ojik geudaeman

Naegae itdamyeon, Naegae itdamyeon in my life

(When I get on my knees and cry before the world

When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing

I can handle this much pain and suffering

If only you, If only you

Are with me, Are with me)

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae

Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon

Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo

All want is you, All I want is you

Only one is you, Only one is you in my life

 (When I get on my knees and cry before the world

When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing

I can suppress whatever pain and tears

All I want is you, All I want is you

Only one is you, Only one is you in my life)

Begitu lagu ini selesai dinyanyikan aku berlari menarik tangan Taemin, aku benar-benar ingin tahu siapa pemilik suara emas tadi. Aku suka sekali jenis suara ini, suara yang sangat luar biasa, mirip seperti suara malaikat kecilku, bedanya suara malaikatku kan masih suara anak SMP saat itu, mungkin kalau sudah besar juga akan seindah ini.

Flashback

“Hana-ya, kau tahu kegiatan apa yang paling menyenangkan?”

“Baca novel, menurutku sih seperti itu, tapi kau kan paling tidak suka membaca novel, apalagi novel cengeng.”

“Haha, memang. Kalau aku, aku paling senang bernyanyi, apalagi di kamar mandi. Kau sadar tidak, suara yang kita hasilkan di kamar mandi itu lebih enak terdengar. Aku sering membayangkan konser kamar mandiku adalah penampilanku di atas sebuah panggung di mana semua mata tertuju padaku.”

Ya, aku tahu Kiyun sangat suka menyanyi, dimana ada kesempatan ia akan berlatih bernyanyi. Ia merasa kalau kemampuan menyanyinya masih harus banyak diperbaiki,tapi ia yakin suatu saat suaranya akan terdengar lebih merdu.

Flashback end

Aku berlari seperti orang kesetanan, aku takut kehilangan jejaknya. Dan usahaku sepertinya tidak sia-sia karena aku masih mendengar suaranya di tengah panggung, ia baru saja mengucapkan terima kasih pada juri yang memuji suaranya. Sayang aku tidak bisa melihat wajahnya, terlalu banyak orang yang menontondi depanku.

“Nuna, kau kenapa sih lari? Memangnya kita dikejar siapa?” Taemin tampak bingung dengan tingkahku.

“Nanti kujelaskan ya.” Aku hanya menanggapinya sekilas karena aku masih berusaha untuk mencari celah agar bisa melihat wajahnya.

“Hana-ya!” sebuah suara yang kukenal mengagetkanku dari belakang.

“Key oppa? Kau ikut kontes ini juga?”

“Ani, aku hanya mengantar seseorang. Kau sendiri?” Key tampak bengong, tapi sesaat kemudian ia malah melotot padaku. “Dia?” Key oppa menujuk pada Taemin.

“Ah, aku namjachingunya Hana.” Taemin buru-buru menjawab sebelum aku sempat membuka mulutku.

Hais…Tae-ah…aku jadi menyesal kenapa tadi menyetujui ide gilamu. Kenapa harus pura-pura di depan temanku juga sih. Ingin rasanya aku melotot pada Taemin, tapi kuurungkan karena tidak sampai hati melihat kepolosannya.

“Ya! Jadi kau sudah punya pacar?” Wajah Key oppa makin melotot setelah Taemin menjawab. Ah, Key oppa pasti langsung jadi reporter gosipnya Minho nih.

“Ah, i-iya, begitulah.” Aku sebenarnya mau bilang kalau itu tidak benar, tapi kasihan pada Taemin yang terlanjur bersandiwara lagi.

“Wah, aku shock, sungguh.” Key oppa memegangi dadanya, sedikit berlebihan menurutku. Memangnya hal yang ajaib sekali ya kalau aku punya pacar?

“Hais, kau meledekku ya. Oya, kau dengar tidak lagu Life-nya Shinee yang baru saja selesai dinyanyikan?” Aku buru-buru mengalihkan pembicaraan.

“Tentu saja. Memangnya kenapa?”

Belum sempat aku menjawab, ada seorang namja yang keluar dari kerumunan dan ia langsung menepuk bahu Key. Seketika jantungku berdegup kencang, lebih kencang daripada saat aku di dekat Jinki. Mataku tiba-tiba berkaca-kaca tanpa kutahu penyebabnya.

“Hyung, temanku menanyakan lagu yang baru kau nyanyikan barusan.” Ucap Key pada namja yang baru saja muncul di hadapanku.

“Ah, Wegure?” Kali ini namja tadi melirik kearahku.

Tunggu, tadi Key memanggilnya Hyung? Omo, Namja ini kan…ya, aku baru ingat, dia namja yang ada di wallpaper laptop Key, dia hyung-nya Key yang kuliah di paris itu. Hyung-nya Key ini lah yang membuatku tertegun saat melihat layar laptop Key. Senyumnya benar-benar mengingatkanku pada malaikat kecilku.

“Chingu, kau kenapa? Bagus tidak menurutmu?” namja tadi membuyarkan lamunanku dengan pertanyaannya.

“Ne, sangat bagus.” Aku menjawab sekenanya. Saat ini pikiranku tengah melayang pada malaikatku. Benarkah dia  malaikat kecilku? Tapi kalau iya benar, kenapa ia tidak mengenaliku? Aku juga tidak melihat ada ekspresi terkejut saat ia melihatku. Ia tidak tampak seperti mengenaliku, lalu apa arti degup jantung yang kecepatannya di atas normal ini? Lalu kenapa mataku seakan memaksaku mengeluarkan air?

“Ah, gomawo. Key-ah, kenalkan temanmu ini pada hyung.”

Aku sungguh kecewa mendengar perkataannya barusan. Entah mengapa aku merasa dia adalah malaikatku. Tapi sepertinya dia sama sekali tidak mengingatku…apakah selama ini aku saja yang terlalu setia menunggunya muncul lagi dalam kehidupanku? Nyatanya ia seperti tidak memiliki memori sedikit pun tentangku.

“Ah, baiklah. Hyung, ini Hana, dongsaengku di kampus, sedangkan namja ini pacarnya Hana, aku juga belum kenal. Hana, ini Hyung-ku, namanya Kim Jonghyun. Oya, kenalkan juga pacarmu pada kami.”

Aku hanya mengangguk pelan, rasanya tubuhku lemas saat ini, air mataku juga semakin mendesak untuk dikeluarkan. Andwae, aku tidak boleh menangis!

“Chonun Lee Taemin imnida.” Taemin untungnya menangkap kondisiku saat ini. “Jagi, ayo kita pulang, tidak baik kalau terlalu malam, kajja.” Lanjut Taemin sambil melirikku.

“Ne, ayo kita pulang. Key Oppa, Jonghyun sunbae, kami pulang dulu ya, Annyonghi kyeseyo.”

+++++

Taemin POV

Hari ini aku merasa bersalah pada Hana nuna. Aku sudah merepotkannya dengan berpura-pura menjadi pacarnya. Aku tahu nuna agak tidak nyaman sewaktu berbincang dengan teman-temanku tadi. Sebenarnya aku ingin terus berpura-pura pacaran dengannya, dengan begitu aku sama saja mengunci Hana nuna untuk Jinki Hyung, Hana nuna tidak akan pacaran dengan namja lain, kecuali Jinki Hyung. Tapi aku tahu ini menyulitkannya. Dan bodohnya lagi aku malah mengaku sebagai pacarnya di hadapan Key sunbae. #taemin pinter ya…

Aku juga sempat melihat mata nuna memerah saat berbincang dengan kedua temannya tadi, aku memang tidak tahu apa yang nuna pikirkan, ia tidak mengucapkan sepatah katapun setelah kejadian itu. Apa aku harus mendesaknya untuk bercerita?

+++++

Minho POV

“Mwo? Kau bilang apa barusan? Hana sudah punya namjachingu?” Aku langsung menaruh PSP-ku begitu mendengar info dari Key hyung.

“Ne, tadi aku kenalan dengan namjachingunya lagi…menurutku sih dia lebih mirip yeoja, habisnya imut sekali.” Jawab Key sambil membenarkan poninya di depan kaca cermin di kamar Minho.

“Imut? Jangan bilang namanya Taemin?” aku langsung teringat pada bocah cantik bernama Taemin begitu Key hyung menyebutkan kata ‘imut’.

“Iya, bagaimana kau tahu? Kau kenal dia?” Key hyung langsung menatapku serius.

“Ani. Tapi aku pernah melihatnya bersama Hana. Kalau Taemin, aku tidak percaya hyung, dia masih bocah. Yang aku tangkap malah Hana pacaran sama Hyung-nya Taemin yang bernama Jinki.” Aku sedikit terkekeh. Rasanya hampir tidak mungkin Hana pacaran sama bocah seperti Taemin.

“Entahlah, siapa pun namjachingu Hana, sudah punya atau belum menurutku bukan masalah. Hati manusia bisa berubah kok, kau hanya perlu keberanian dan usaha.” Key Hyung menaikkan salah satu ujung bibirnya, senyum evik khas-nya keluar.

“Maksudmu hyung?” aku kurang menangkap apa maksud perkataannya barusan.

“Sudahlah. Pokoknya jangan salahkan kalau kau didahului olehku.” Ia tertawa kecil sambil menepuk bahuku.

Andwae! Aku tidak akan kalah dari siapapun

Eh, tadi dia bilang apa? Apa dia juga menyukai Hana? Hais, apalagi ini? Bagaimana dengan Krystal?

+++++

Memang betul, terkadang cinta dapat merusak konsentrasi. Apapun yang kau lakukan, bayangan tentangnya akan selalu muncul bagaikan slide show, semakin kamu tak ingin memikirkannya, semakin kuat kenangan tentangnya muncul di otakmu.

Author POV

“Jinki-ya, apa yang sedang kau lakukan? Kenapa hanya memandangi laptopmu seperti itu?” Seorang Ajusshi masuk ke kamar Jinki dan membuat lamunan Jinki buyar.

“Ah Ajushhi, maaf aku sedang tidak konsentrasi bekerja, aku sedang teringat sesuatu.” Jinki buru-buru menutup laptopnya. Sebenarnya dari tadi ia sedang mengamati foto-foto Hana yang dikirimkan oleh Taemin di laptopnya itu.

“Baiklah, jangan lupa nanti ada rapat dengan ketua proyek Dream Home Royal City ya jam 11.00 nanti.” Pesan ajusshi yang tak lain adalah pamannya Jinki itu.

“Ne. Khamsahamida sudah mengingatkanku.” Jawab Jinki.

Jinki memang numpang tinggal di rumah Pamannya selama di Paris. Kebetulan pamannya itu juga ikut serta dalam proyek desain Dream Home Royal City, jadi selain mendapatkan tumpangan tempat tinggal, Jinki juga bisa berdiskusi dengan pamannya itu.

Jinki POV

Hana-ya, aku selalu teringat padamu sampai tidak bisa konsentrasi. Apa aku harus meneleponmu? Tapi apa kerinduanku padamu akan berkurang setelah itu? Apa bukannya makin bertambah?

Hais, aku bodoh. Harusnya aku bilang terang-terangan kalau aku mencintaimu, bukan lewat lagu. Salahku tidak berani mengatakannya, aku memang pengecut!

Hana, apa kau bahagia di sana? Aku harap Taemin bisa menjadi pengisi dalam kesepianmu di kala aku tidak berada di dekatmu. Sejujurnya aku ingin selalu ada di sampingmu, menjadi malaikatmu….

TBC…

 Wuahaha….Key suka Hana? Terus gimana Minho n Jinki? Terus itu Jjong ngapain? Yg jelas Taem-ku ga terlibat dalam percintaan Hana, karena baby-taem cukup punyaku ajah #diburu Taemints

Pendek banget ya part ini? Emang cuma segini sih yg mau diceritain di part ini…jgn bosen2 baca ya. Gomawo bwt yg udah mau baca. Don’t be silent reader, OK?

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

24 thoughts on “You Save Me from My Silent World – Part 10

  1. Aku suka Mutiara Hikmahnya,, #ettt dah dikira org ceramah kali,, itu loh Quotes di awalnya,, Huwaahh mengena banget menurutku,,,,

    Haishh,, Key,, kenapa kau harus ikut-ikutan suka sama Hana sihhh,, bagaimana bisa??? Trs Jjong bener tuh malaikat kecil hana,, gimana dengan Minho?? Jinki?? Aduhh,, duhhh,,, Hana beruntung banget disukai sama 3 cowok Kece,, aku mau dong,, eh tapi Key ajj jg udd cukup kok,,hahahaha

    Taem Taem,, kau Unyu sekali nakkk,, sini noona cubit,,wkwkwkw

    Ditunggu Next part Chingu,, gx sabar ini,,hehe😛

  2. taemin pinter….hahahaha jinki hrs makasih sama taemin nih, walaupn minho key pada gak percaya..
    Key suka juga? Ah, buat mancing doang itu biar minho bertindak…paling jonghyun yg ikutan bertindak..
    Makin runyam, ini cinta segi berapa sih?

  3. Hua keren,,
    Jangan2 malaikat kcil hana tuh jinki ya??hehe
    “Sok tau ny kumat… :D”

    Klanjutanny dtunggu y chingu…🙂

  4. Annyeong~~
    aq baru aja baca dari awal ampe part 9 ..eh udah muncul part 10..
    cerita nya keren ^^…bikin deg” an (?) gmana gitu..
    Itu kenapa hana ama jjong? trus key mulai naksir hana?
    nooo…Hana ama Jinki aja ya thor.. kekekeke

    Next update ny ditunggu

  5. akhirnya. muncul juga ff ini.
    salah satu ff yg bikin aku gak sabaran nunggu klnjtan part-nya.
    wait. Key suka sama Hana?
    kirain aku dia suka sama krystal.
    hah? Jonghyun malaikat kecilnya Hana? Jinjayo?
    wh…wah…Taemin pengen bgt yah gak di pnggil bocah.
    Jinki. cepatlah pulang.
    ntar Hana-nya suka sama orang lain lagi. keke
    daebak eon!^^
    di tnggu klnjutannya😀

  6. tara…i’m coming…*gapenting

    nah cinta segi brp y ini? Aq jg g tw,hehe…
    Tt malaikat kecil hana? Ahaha…simak dgn baik ntar jg tau *sok misterius

    thx all udh mw baca ff debut abal ini…thx jg udh komen…tungguin aja lanjutanny yah…
    Mian aq lg ol hp jd g bs bls satu2

  7. Muncul lagi satu cowok yang mungkin terlibat dalam percintaan Hana. Dan hebatnya ternyata dia adalah malaikat kecil yang dinanti-nanti Hana selama ini. Nah loh, hati Hana mau jatuh ke mana?
    Nice story. Lanjut!

  8. kalo menurutku sih mungkin maksudnya key mau ngedahuluin minho tu pacaran duluan,bukan macarin hana,hehe..itu hanyalah salah satu dari contoh kesotoyanq thor, ._.v
    sudah kuduga kalo malaikat kecilnya hana tu jjong!soalnya tinggal jjong yg belum muncul,masalah kiyun” ntu,kayaknya nama kecilnya jjong..kalo ntu kesotoyan keduaku thor.wkwk
    makin ruwet x_x..hana bakal ma sapa??aku sih berharapnya ma jinki,jjong diobral ajj(?) #digantungBlingers
    taemin…bocah yang pintar!hha
    nanti taem dikasih couple ya….*puppy eyes*,sapa kek..yang penting ada,aq juga boleh(?)
    aq tunggu kelanjutannya! :DD

  9. nih kan…. Ketinggalan 2 part aja bikin frustasi…
    Awalnya lupa inget, tapi akhirnya nyambung…

    Aduh, onew beneran setahun nih di Paris?
    Butuh berapa part lagi dia buat balik Seoul? Kasian kan kalo hana digembok(?) ama taemin pake cara dijadiin pacar boongan?
    Ah,,, Moella!
    eonni! Lanjut yah! Fighting!

    4 thumbs up for you!😄

  10. eonni, mian baru sempat baca. kekeke :p
    wuah~~ aku juga pengin jadi “yeojachingu” taemin >.<
    aigo,semua pertanyaanku udah eonni tulis diatas *nunjuk2keatas
    eh, satu pertanyaan lagi, jonghyun beneran malaikat kecilnya hana ya?

  11. aduh taemiiinnn…knp musti ngjak hana pura2 pcran,sini pcran beneran sm nuna… o_o #d bakar taemints
    omo…omo…omo…
    key suka sm hana,trz gmn nasibku #plak abaikan…
    salah,mksudq gmn nasib jinki…???
    jinki ntar sm aq ajja deh…
    ※bener2 abaikan…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s