Twins (But We Not Same) – Part 1

TWINS (but we not same) Part 1

Author             : Ryu Rieztka

Main Cast        : Han Soo Mi, Han Soo Hee

Support Cast   : Lee Taemin, Lee Jinki

Length             : Sequel

Genre              : Romance, little comedy

Rating             : PG-13

Summary         : Ia terlalu naïf, sejujurnya aku tau ia tidak pernah suka saat ku perlakukan seperti itu, namu ia tidak pernah marah padaku hanya karena umma dan appa selalu perpesan padanya ‘jagalah adikmu, jangan sampai ia tersakiti’. Huh, sesungguhnya aku pun tidak pernah tega untuk mempermainkan saudara kembarku sendiri.

Note                 : maaf sebelumnya jika nanti FF ini tidak menarik dan ada yang tidak suka, karna ini murni hanya sebuah karya author yang gaje. Yang penting bagi yang udah buka harus baca, yang udah baca wajib komen, yang udah baca gak mau komen juga terimakasih. Oya judul gak dan kata-kata dalam cover gak nyambung sama cerita..keke. Okeh HAPPY READING J

*****

Ini sebuah kisah hidup sepasang gadis kembar identik yang hidup di terpisah sejak usia 8 tahun dan hidup bersama kembali saat mereka berusia 18 tahun…..

Han Soo Hee adalah sesosok kakak yang sangat sempurna, ia sangat lemah lembut berwajah feminim dan juga seorang yang penyabar , sedangkan Han Soo Mi ia adalah yeoja yg berbanding terbalik, berbeda 180derajat dari kakak kembarnya, ia seorang yeoja yang sangat bersemangat, jahil, dan bisa di bilang cukup nakal atau pembangkang.

Mereka berdua harus di pisahkan karena sesuatu alasan yaitu, sejak lahir Han Soo Mi telah mengidap kelainan jantung yang membuatnya membutuhkan perawatan khusus, oleh sebab itulah kedua orang tua soo hee dan soo mi, memutuskan sejak soo mi berusia 8 tahun ia harus hidup bersama halmeoninya di Jerman untuk pengobatan.

Namun sebelum ada sebuah kepastian dari dokter bahwa soo mi telah sembuh total, yeoja itu memutuskan untuk kembali ke korea dan berhenti mengikuti pengobatan penyakitnya. Ia kembali ke korea tanpa sepengetahuan halmeoni dan kedua orang tuanya.

*Soo Mi POV*

“ah ahirnya aku kembali ke korea….hehe”ku tarik senyumku sebagai tanda kepuasan karena bisa kembali ke negaraku sendiri. Ku langkahkan kakiku yang jenjang berjalan bak seorang model yg sedang pentas. Ku rasakan tatapan setiap orang yg melihatiku di bandara, yeah aku sadar bahwa aku memang terlahir dengan wajah yang cantik, mungkin itulah yg membuatku sangat percaya diri berjalan seperti ini.

Namun langkahku terhenti ketika seorang pria yang sangat manis, mencuri perhatianku. Pria itu tersenyum hingga membuat jantungku yang semula berdetak dengan biasa seakan sekarang berdetak melebihi denting jam. Namun lamunan itu tersadar ketika taksi yang hendak ku naiki sudah tepat berada di depanku.

**

TING..TONG…..ku tekan bell rumah cukup lama sampai akhirnya sebuah tangan membukakan ku pintu…

“SOO MI..!!!…”soo hee berteriak seakan melihat setan di depannya…

“tak usah berteriak seperti itu aku belum tuli..!!”decakku melihat reksi  soo hee yg terlalu berlebihan.

“yahh..kenapa ku bisa ada di sini..??apa halmonie tau kau ke korea..??” tanyanya dengan nada yang halus namun terdengar memburu.

“memang aku tak boleh pulang ke rumahku sendiri!!..anieo mana di bolehkan aku pulang ke korea kalau halmonie tau…hehehe “ jawabku acuh sambil terkekeh.

“ckckck..soo mi kau memang tak pernah berubah …”soo hee malah berdecak heran mendengar jawabanku..

“sudahlah,  aku lelah, aku ingin istirahat..”ucapku sambil berjalan masuk meninggalkannya yang masih saja heran dengan kedatanganku.

**

“HUHH…”aku menghela nafas panjang sambil merebahkan tubuhku di kasur soo hee.

“kamar ini sepertinya sudah berubah total,..”ku edarkan pandangnku, tak ada lagi barang-barang ku yang ku simpan saat dulu aku masih meninggali kamar ini. Yang tersisa hanyalah foto yang ku taruh di atas meja belajar…

“sepertinya kamar ini sekarang memang seutuhnya jadi milik soo hee” desisiku melihat keadaan kamar. Namun pandanganku terhenti saat melihat sebuah foto  berbingkaikan hati berwarna merah. Foto seorang pria, aku mendekat lalu mengambil foto itu..”sepertinya aku pernah melihatnya…??”aku mencoba mengingat wajah pria itu….

“ah..iya ini pria manis yang ada di bandara tadi..”ucapku tersenyum saat ingat bahwa pria ini adalah pria yang sama saat di bandara.

“YAA!!!!..kembalikan….”soo hee langsung merebut foto itu dari tanganku. Kulihat pipinya memerah saat ia berusaha menyembunyikan foto itu di balik badannya. “ah…soo hee’ah siapa pria itu…?? Jangan-jangan…??” aku mulai menggodanya, dan benar saja pipinya semakin memerah saat aku menggodanya.

“anio… dia bukan siapa-siapa..”elak soo hee saat aku menatapnya lebih dalam.

“dia siapa pun aku tak peduli..!! kenapa harus kau tutup-tutupi …??”potongku pura-pura acuh saat ia hendak berbicara lebih panjang…

“sepertinya, hanya kau yang tak bisa ku bohongi soo mi’ah, mungkin karna kau saudara kembarku jadi kau tau apa yang ku rasakan..”ucapnya pasrah.

“hahaha..jadi benar dia namjachingu mu soo hee’ah..??”tanyaku semangat..

“ne..”jawabnya sambil mengangguk.

“apa umma dan appa tau..??”tanyaku lagi. Namun kini ia hanya menggeleng lemah. “waeyoo…??”tanyaku penasaran.

“eomma dan appa menyuruhku untuk lebih mementingkan sekolahku karna sekarang aku sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi..”jawabnya lemah.

“AH…HAN SOO HEE..kau selalu saja tak pernah berubah sejak dulu, selalu tunduk akan perintah umma dan appa…berusahalah demi kebahagiaanmu sendiri…”ucapku jengkel melihat sifatnya yang tak pernah berubah sejak dulu, yang selalu saja menurut pada umma dan appa.

“hehehe..cukup kau saja yang membuat pusing umma dan appa karena tingkahmu itu, kasihan mereka jika aku juga harus membangkang seperti mu..” ledek soo hee

“AISSHH…!!terserahlah, aku tak mau tau jika kelak kau akan menyesal karena selalu menurut seperti itu..”ucapku jengkel dan meninggalkan ia di kamar.

“tapi siapa ya, nama pria tadi..wajahnya sangat manis….??”aku berjalan sambil memikirkan pria yang ada dalam foto itu. Dan saat aku masih menerawang jauh dalam pikiranku tentang pria itu, ada sebuah suara yang memburyarkan pikiranku.

“SOO MI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” aku sangat hapal suara ini..siapa lagi kalau buakan umma. Ku lihat sekarang umma berlari ke arahku lalu menghambur pelukannya begitu saja yang membuatku jadi susah bernafas karena sesak…

“umma…se..sak…”ucapku terputus-putus karena tak bisa bernafas dengan baik, umma langsung melepas pelukannya.

“kapan kau datang..?? apa kau sehat saat berada di pesawat..?? apa obatmu sudah di minum..?? apa ada yang sakit sekarang..?? kau sudah makam…?? Jangan sampai………………..”

“umma aku bukan orang yang hampir mati hingga harus di perlakukan seperti ini..”potongku jengkel melihat perlakuan umma yang sangat berlebihan…

“tapi soo mi..kau harus…..”

“harus menjaga kesehatanku…??? AKU TIDAK SAKIT UMMA…!!”jawabku jengkel, karna setiap aku bertemu umma selalu itu saja yang di bicarakan.

“ne arraso…mian, umma terlalu khawatir setiap melihatmu..”ucap umma yang mulai mengerti jika aku selalu jengkel kalau harus membicarakan tentang kesehatan. “ya sudahlah umma..aku lelah ingin istirahat, boleh aku tidur di kamar tamu…??”ucapku mengganti topik pembicaraan.

“wae..?? kenapa tidak tidur di kamarmu dan soo hee saja..??”jawab umma.

“aku sedang tidak ingin berdebad dengan soo hee umma..!!”ucapku asal sembari berjalan meninggalkan eooma yang masih mematung di tempatnya.

***

Pagi ini aku bangun dengan keadaan yang lumayan sehat dari biasanya, karena biasanya saat aku bangun pagi dadaku terasa sangat menyakikan, mungkin karena kelainan jantung yang ku miliki.

“pagi eomma..pagi appa…pagi eonie ku yang cantik…”sapaku pada mereka semua sembari memberikan sebuah tanda cinta di pipi mereka masing-masing.

“kau sehat soo mi..??”Tanya appa saat aku mulai mengambil roti untuk sarapanku.

“ne appa…aku sehat…”jawabku

“sebaiknya kau kembali ke jerman soo mi..!!kau belum di nyatakan sembuh total oleh dokterkan..??lagipula halmonie pasti sangat kesepian karena kau pulang ke korea..??”ucapan appa membuat ku sedikit sakit, karena sepertinya kepulangan ku ke korea sama sekali tak pernah diinginkan.

“appa tak senang aku pulang..??”jawabku sedikit lemah.

“anieo..appa hanya ingin kau segera sembuh dari penyakitmu..maka kembalilah dulu ke jerman demi kesahatanmu…”

PRANGG….!!!! Aku melempar pisau yang ku gunakan hingga mengenai piring yang ada di meja, tanpa menunggu appa menyelesaikan bicaranga aku meninggalkan ruang makan. Selera makanku hilang begitu saja, perkataan appa sudah membuat ku sangat kenyang.

BRAKK…!!tidak puas dengan melempar pisau tadi aku kembali menghantamkan pintu hingga seluruh kamar serasa bergetar. Tak berselang lama aku kembali ke kamar, kini ku lihat soo hee sudah memunculkan kepalanya di sela-sela pintu yang terbuka.

“soo mi’ah..gwhencana…??”tanyanya khawatir..

“…….”

“soo mi’ah..bukan maksud appa untuk mengusirmu, ia hanya menginginkan kau cepat sembuh..”soo hee mulai memasuki kamar dan mendekat ke arahku.

“bedanya apa..?? appa hanya ingin aku kembali ke jermankan..??itu sama saja dia mengusirku…”cibirku pada soo he..

“soo mi..kami semua sayang padamu, kami hanya ingin kau sembuh..jika kau menetap di korea bagaimana dengan kesehatanmu..??”soo hee masih saja tetap bersekukuh membela perkataan appa tadi.

“HAN SOO HEE..!! Negara ini sudah sangat maju, banyak dokter di sini, jadi jika hanya untuk berobat buat apa harus jauh-jauh aku di kirim ke jerman..?? aku tau appa hanya ingin mengusirku, lagi pula ada dan tidak ada aku semua tidak ada bedanya, karena appa merasa sudah memilikimu..!!”kasabaranku mulai menipis karena soo hee masih saja membela appa.

“HAN SOO MI…!!!berhentilah berfikir seperti itu, appa dan eomma sangat menyayangimu, oleh karena itu mereka mengirimu ke jerman untuk mendapatkan yang terbaik di sana..ku mohon soo mi, mengertilah appa melakukan semua ini karena ia sangat menyayangimu.”ku lihat soo he menitikan air matanya saat mengatakan hal ini. Sepertinya aku sudah keterlaluan mengucapkan hal tadi padanya.

Suasana hening, tak ada dari kami berdua yang membuka percakapan. Aku bingung harus berkata apalagi, sebenarnya yang kuinginkan sekarang bukanlah kesembuhan melainkan aku bisa berada di antara mereka, mendapatkan kasih sayang dari selayaknya yang di katakan sebuah keluarga, walaupun saat aku tinggal di jerman bersama helmeonie aku selalu mendapatkan kasih sayang, namun semua itu berbeda dengan apa yang ku rasa saat aku berada di dalam rumah ini.

“aku mengerti soo hee, appa melakukan semua ini karena menyayangiku..tapi yang kuinginkan sekarang bukanlah kesembuhan..yang ku inginkan hanyalah kasih sayang dari mereka dan juga darimu..aku ingin hidup di rumah ini…..akuu……….”ku rasakan air mataku mulai turun, aku tak sanggup lagi untuk berkata. Saat aku terisak sebuah kehangatan menyelimutiku, ku rasakan soo hee memelukku, mengusap pelan rambutku, layaknya seseorang yang sedang memenangkan anak kecil yang sedang menangis. Ya inilah yang ku inginkan soo hee, sentuhan lembut dari sebuah keluarga.

***

Setelah kejadian itu soo hee mengerti apa yang aku inginkan, kemudian ia berbicara pada appa menjelaskan semua apa yang aku inginkan selama ini, dan appa ahirnya mengerti, appa memberi tahu halmonie bahwa aku akan melanjutkan pengobatanku di korea, dan satu hal yang sangat membuatku senang karena appa juga memindahkan sekolahku ke sekolah umum, karena dulu appa hanya memperbolehkanku mengikuti home schooling. Aku pun memilih sekolah yang sama dengan soo hee, namun yang berbeda hanyalah aku duduk di kelas dua dan soo hee di kelas tiga, itu karena aku sempat mengambil cuti dari sekolahku selama setahun untuk focus pada pengobatan yang ku jalani.

Sudah dua jam aku berdiri di depan cermin berlenggak lenggok layaknya seorang model dengan seragam sekolahnya. “yah..han soo mi…kau tidak lelah berdiri di muka cermin sejak tadi..”ku lihat soo hee sudah ada di kamarku entah muncul dari mana anak itu..

“soo hee’ah..apa aku terliahat cantik..??”tanyaku antusias sambil menunjukan seragam yang aku kenakan..

“jika kau melihatku cantik menggunakan serangam itu, maka kau juga cantik..kita identik. Jadi semua orang akan tetap sama menilai kita..” jawabnya yang membuatku sedikit kecewa..

“huh..apa aku harus sekolah di tempat lain saja ya..?? agar seragamku berbeda dari mu..??”ucapku mulai asal..

“yah soo mi, besok kau suadah mulai sekolah mana mungkin kau akan memilih sekolah lain lagi…”jawab soo he sedikit emosi…

“ne arraso…”

“soo hee’ah…”

“hemmm..”jawab soo hee tanpa mengalihkan pandangannya dari majalah yang ia baca.

“apa, namjachingumu itu bersekolah di temapt yang sama dengan kita..??”aku mulai ingat denga pria manis itu lagi

“uhuk..uhuk…”soo hee tersentak saat aku menanyakan hal itu..

“hah…kau Tanya apa tadi..”ia malah bertanya lagi sekarang

“apa namjachingu mu itu bersekolah di tempat yang sama dengan kita..”tanyaku lagi..

“ah..ne…”jawabnya dengan muka yang sedikit bersemu.

Wahh..sepertinya aku punya mainan baru..umpatku dalam hati setelah mendengar jawaban soo hee tadi.

***

“SOO HEE Kajja…ahh kau lama sekali !!…” teriaku dari lantai bawah memanggil seseorang yang sudah ku tunggu sejak tadi.

“soo mi’ah kau kelihatannya sangat bersemangat sekali pergi ke sekolah…? Kau senang..? “Tanya umma begitu melihat senyumku yang sangat lebar seperti pagar rumah.

“tentu umma…sejak hari pertama aku bersekolah lingkungan ku hanyalah perkarangan rumah halmonie, dan aku tidak bisa mendapatkan teman bermain layaknya anak sekolah biasanya..” ucapku girang dengan senyum yang tak kalah lebar dari tadi.

“kajja, kau sudah siap ? tidak ada hal yang tertinggalkan ? “ ucap soo hee begitu turun dan langsung menggandeng tangan ku.

“soo hee’ah, apa tidak apa-apa aku sekolah di tempat yang sama dengan mu..?” tanyaku saat kami sudah berjalan kaki menuju sekolah.

“wae..? kenapa kau bertanya sekarang..? aku jawab iya pun, sudah terlambat, karna 15 menit lagi kau akan menjadi siswi di sekolahku kan. “jawabnya dengan wajah yang sangat datar.

“apa kau tidak takut…..??”

“takut kalau kau berulah, mempermainkan teman-teman barumu, atau kau mengusili guru..” potongnya dengan ekspresi yang masih sama seperti tadi.

“YAA..aku tak senakal itu….”elakku membala diri.

“yah, walau kelak mungkin hal itu bisa saja terjadi, kalau aku mulai bosan…hahahahaaa” lanjutku membela diri (?). yah harus ku akui aku memang seorang anak yang bisa di katagorikan sebagai anak yang nakal, oh tidak lebih tepatnya hiperaktif. Karena memang sejak aku berusia 3tahun, aku selalu mengusili teman sepermainanku, dan soo hee..tidak usah di Tanya lagi, ialah sasaran rutinku saat aku mulai bosan dengan aktifitasku. Namun soo hee tetaplah soo hee, ia tak akan pernah marah ataupun membalas ku ketika aku mulai mengusili nya. Ia terlalu naïf, sejujurnya aku tau ia tidak pernah suka saat ku perlakukan seperti itu, namu ia tidak pernah marah padaku hanya karena umma dan appa selalu perpesan padanya ‘jagalah adikmu, jangan sampai ia tersakiti’. Huh, sesungguhnya aku pun tidak pernah tega untuk mempermainkan sodara kembarku sendiri.

Namun aku hanya ingin ia dapat berkata jujur atau membela dirinya sendiri ketika ia di tindas oleh orang lain. Ketika aku kecil, jika aku membuat anak lain menangis maka soo hee lah yang menjadi sebuah tameng untuku dan mengakui perbuatan yang ku buat sebagai perbuatannya. Jujur sifat itu lah yang aku benci pada soo hee, ia terlalu naïf, dan tunduk pada kata umma dan appa, khususnya untuk melindungiku. Aku hanya ingin soo hee dapat mengutarakan isi hatinya sendiri.

Dan inilah mengapa aku memilih sekolah yang sama denganya, karna permainan ini baru saja akan kita mulai Soo Hee. Sebuah permainan di mana aku lah yang akan memegang kartu As-nya.

TBC

Geje kah..?hahaha. maaf Taemin sama Jinkinya belum muncul di part ini, tapi tenang aja di part selanjutnya insya allah udah muncul ko..hehehee. Gomawoo yang udah mau komen nanti semoga pahalanya bertambah, Amin.. J

Bocoran next Part :

  • BRRAAKKK..!! meja di hentak oleh songsenim, taemin langsung bangun dan terperangah melihat mejanya di hentak begitu keras.
  • ” salam perkenalan dariku Tuan Lee..!!”, ku tepuk pundaknya selayaknya seorang sahabat, namun disertai dengan senyuman licik yang ku sunggingkan.
  • “Lee Taemin, kau bodoh atau sudah gila HUH !! ia seorang wanita, kau juga ingin menghajarnya.” Jinki membentak namja itu.
  • “maaf kau sudah lama menungguku ” aku mengejutkan jinki yang sedang melamun. ia memandangku dari ujung kaki hingga kepala, tak ada yang berbeda dengan soo hee, karna aku memang memakai baju dan berdandan ala soo hee. tak ada sebuah kesalahan sedikitpun.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

59 thoughts on “Twins (But We Not Same) – Part 1”

  1. Bagus. Lanutan. 😀

    Menurut tebakanku, Soo Mi bakal buat rusuh di sekolah barunya. Jadi Jinki namchinnya Soo Hee? Kayaknya Soo Mi mau nyamar jadi kembarannya trus mempermainkan Jinki. Mahahaha.

  2. Keusilan apa yang direncanakan Soo Mi di sekolah barunya? Jadi pingin tahu siapa namja manis yang di maksud Soo Mi itu. Jinki? Taemin?
    Nice story. Lanjut!

  3. heeemmm soomi nakal2 baik nih kyknya…
    d skul bkl lindungin soohee??? hahaha
    taemin bkl jd korban kjhiln soomi nih kyknya

  4. Whuaaa… ak penasaran kelanjutan’y thor…
    Penasaran sm Jinki’y jg…
    Ayo.. Ayo.. thor, semangat bikin next part’y ya…

    1. ceritanya si gak ngebelin..
      tp kayanya author x yg nyebelin..kekeee
      taemin sama soo mi gak yah..*d jawab d part2 yg akan dtg y chingu

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂

  5. Waw, plot ceritanya keren!!
    Aku suka, hehe.
    Tapi, ada kalimat yang aku ga ngerti, kalimat yg ini: ku langkahkan kakiku yang jenjang berjalan bak seorang model yg sedang pentas.
    “Jenjang” itu apa?

    Ditunggu Part 2nya!!
    Author, hwaiting!!

    1. keren kah..?? gomawoo 🙂
      ‘jenjang’..kalo d kalimat itu sama artinya panjang..
      itu aku pake buat kata kiasan aj ko chingu
      *mian klo bingung..

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂
      fighting..!!

  6. crita ny unik.. ptma kubca summary ny, kupikir mrka sdra kmbar yg krang akur.. tnyta ga jg..
    bnr2 kpribadian yg btlak blkang.. soomi phatian jg mw mbwt soohee mngemukakn keingnn, tp spt ny slah cra..
    biar kutebak, namjachingu ny soohee tu jinki kn?
    n taemin bkal sklas ma soomi n bkal bmslah gt?
    jd soomi mw bmain dgn hubgn soohee n jinki ne?
    kyak ny bkal sru.. drpd ak kbnykn nanya, ak tggu aj next part ny..

    1. iy tuh soo mi salah cara dan salah jalan, mari doakan semoga dy kmbali k jalan yg benar..wkwkwkk
      namjachingunya soo hee siapa ya..??keke
      sekelas gak ya..??
      soo mi jadi trouble maker hubungan soo hee & jinki ??
      bakal saiiaa jawab d part selanjutnya ya chingu…keke *author d lempar sendal 😛

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂

  7. Wah rame nih
    ini soo mi jatohnya usil or licik.
    namja nya soo hee siapa? entar namja chingu nya salah orng lagi kekeke
    ditunggu lanjutannya:)

    1. soo mi, gak licik ko chingu cuma sedikit licik*PLAKK
      kekee..
      gak ko soo mi cuma keliwat usil..hehehe
      siapa ya namja x soo hee..?? *d jawab next part ya 😀

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂

  8. Seru seru seru
    lanjutin thor…kyknya part brikutnya makin seru,rame,rusuh…tw ah,pokoknya mkin asyiiik…..^__^
    oh ya,tdi da sdikit typo “kau sudah makam”mngkin shrusnya “kau sudah makan”

  9. Sepertinya menarik,,, menarikkkkk,,, Ihhh Soenmi badung banget ea,,,

    Lihat bocoran part lanjutannya kayaknya serru tuhhhh,,, Sonmi nyamar jadi Sohee buat godain Jinki,, trs dia juga musuhan sama Taem Taem, waaahhh,, ditunggu Next part-nya ea,,,, 😛

    1. gomawoo… 🙂
      iy ih, si soo mi badung bgt, lempar sendal aj klo dy badung..
      hahahaa 😀

      si soo mi badung ya godain org sama cari rusuh kerjanya..
      kekeke…

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂

  10. astagaaaa!!! *peluk2 author*
    seru bo’!! Ni,adegan ginian yg aq tunggu2 ni. 2 character yg berbeda dngn wajah serupa! Wkwkwkwkwkwk
    ngomong2 seputaran soo mi jadi penasaran gmn jailx dy ama temen2 soo he yak?? Aduh…penasaran mendadak nih!
    Lanjut yaaaa

    1. *bales peluk… (づ ̄ ³ ̄)づ
      heheee……

      namanya jg kembar identik ching, jd wajahnya serupa tp kepribadian berbeda..keke
      di tunggu aj y next part x… 🙂

      gomawo sudah mau baca dan komen…. 🙂

  11. SOO MII!! *teriak ala Key*

    gila rusuh banget aku yakin banget namjachingunya Soo Hee itu Jinki. dan Jinki itu saudara kembarnya Taemin *reader sok tau* pokoknya si Soo Mi bakal cari rusuh yang dahsyat*alay* haha penasaran banget sama next partnya semoga saja semua pertanyaan yang di kepalaku saat ini terjawab semua

    mian yaa aku ini reader sok tahu dan pikirannya berimajinasi kemana – mana hehe^^ maklum aja ok?

    aku tunggu next partnya ya thor!! kiss hug untuk author

    1. key klo teriak nakutin #PLAK
      hahahaaa…..

      hayoo..hayooo….. bener gak ya semua tebakannya…heheee
      penasaran ya ama next part x..?? *semoga cpt pub ya biar gak penasaran lg..kekee

      gak papa ko..aq malah suka reader yg aktif berimajinasi kaya kamu…
      pasti asik kalau udah punya imajinasi bayangan part selanjutnya..hehee

      tunggu aj ya next partnya..
      gomawo sudah mau baca dan komen… 🙂
      *kiss hug back utk reader

  12. walaupun soo mi nakal dia kan hanya ingin so he kembarannya memiliki hak kebebasannya…
    bebas mengeluarkan pendapat seperti yg telah tertera diundang2..(emangnya ini di indonesia))).

  13. Wah aku telat komen, tapi gpp xD Itu kata2 trakhirnya aku suka banget ‘sebuah permainan dimana aku lah yang akan memegang kartu As-nya’ keren2 gimanaaa gitu xD Next chapter dulu deh 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s