My Little Mate [1.2]

Title     : My Little Mate

Author(*) : Muffin Bee

Main Cast(*) (Tokoh Utama) : Kim kibum ak.a Key. Goo kara (You), Choi minho aka minho

Support Cast(*) (Tokoh Pembantu) : other member shinee, umma key, halmonie key

Length(*) : two shoot

Genre(*) : romance, friendship

Rating(*) : General

Summary : “ne??”dia berbalik menghadap ku, akupun berlari menghampirinya “kamu tahu alamat ini?”aku menyodorkan secarik kertas yang ditulis papa untuk ku “sudah 14 tahun aku tidak kesini, ternyata banyak yang berubah, lagi pula waktu itu aku masih berumur 4 tahun jadi aku tidak bisa mengingat semuanya dengan jelas” cowok itu menyimak kertasnya dengan cermat, aku memperhatikan ekspresinya dengan seksama, sebentar-sebentar air mukanya berubah, terus berubah lagi, aku melihat 7 lipat kerutan di dahinya, lalu dia menatap ku, aku bingung, hingga pada akhirnya dia membuka kaca matanya. OMMO?????? Aku limbung Gubrakk!!

A.N:

Annyoung semuanyahh..*lambai lambai geje* perkenalkan akuh author baru neh.. bee muffin imnida, yey yey… this is my first ff, so jeongmal mianhe jika masii terdapat kesalahan di manapun anda temukan (?) he-eh.. sebenarnya nih ff udah lama aku buat, kundae..gag sempet sempet ngirimnyah *kayak orang sibuk aje neh author* emang…kan manager!hoho *baru calon thor..* hhaha #plak abaikan, neh gara gara author jurusan manajemen neh.. *siapa yang nanya??* eh..iya yah..

Udah cukup deh new author ceramah pakek toa, lagian reader udah pada tutup kuping keknyah, ok semua enjoy reading, don’t forget to comment, kritik dan saran di terima, kalo banyak yang komen, besok bakal aku post yang banyak ff menarik lainnya (?)hahaha promosi. Ok.. happy reading *BOW*

My Little Mate

=SHINee Fan Fiction=

Part 1 (My First trip)

I

ni perjalanan kedua ku ke korea setelah pindah ke indonesia, bisa di bilang pertama untuk perjalanan secara pribadi. Nama ku Goo kara, lahir di daegu korea selatan, meski lahir dikorea tapi sebenarnya aku juga orang indonesia,campuran korea-indonesia, appa ku orang korsel sedangkan ummaku orang indonesia. Menurut cerita umma,umma ketemu sama appa pas umma lagi kuliah di daegu university, appa jatuh cinta sama umma karena mata umma yang belo seperti bola pimpong, *hahaha jadi pengen ketawa* setelah 3 tahun pacaran akhirnya sampai juga di jenjang pernikahan, nah setahun kemudian baru lahirlah bayi mungil yang cantik jelita bermata belo mirip umma dan berkulit porselen seperti appa *hehe papa ku asli ganteng lho beda tipis ama choi siwon nya suju, haha, bedanya ama siwon, tipisnya ama papa*. Yah itu cerita singkat mengenai asal usul ku.

Aku melirik jam tangan,Jam menunjukkan pukul 4 sore waktu korea, kereta api pun berhenti di stasiun seoul, aku langsung naik bersama kerumunan orang-orang yang menunggu distasiun tadi, perjalanan menuju daegu butuh waktu dua jam, karena hari ini adalah hari minggu, jadi otomatis semua orang libur dan kereta api pun  disesaki oleh orang-orang berbaju tebal dan bersarung tangan karena ini musim dingin dikorea [kyoul], aku yang menyandang ransel cilingak cilinguk mencari tempat duduk, hmm..kayaknya penuh,aku bergumam sendiri, berdiri aja lah, pikir ku.akan tetapi tiba-tiba seorang cowok dekat pintu menawari ku duduk sambil memindahkan ransel yang ada disampingnya.

“gamsahamnida” kata ku sambil setengah membungkuk dan melemparkan senyum kepada cowok bertopi wol hitam berkacamata bulat hitam yang mengenakan jubah hitam selutut dengan hodie merah hati yang melingkar diseputaran lehernya, dia hanya mengangguk sekali lalu kembali menunduk, headphone ditelinganya sangat jelas menandakan kalo dia lagi asyik mendengarkan musik.

Aku menghela napas panjang “huuhh…capeknya” seraya merogoh saku jaket wol tebal warna merah hati, aku  tersenyum simpul memandangi photo member shinee,aigoo..inilah jejerean angel versi hanguk, tapi sebenarnya yang paling aku perhatikan adalah  kim ki bum atau biasa di panggil key,almighty key adalah teman masa kecil ku sewaktu aku tinggal di daegu dulu, cowok lucu, super cerewet dan usil itu sekarang adalah salah satu artis terkenal yang digilai para remaja sekarang ini, apa kabarnya ya sekarang? Apakah dia masih ingat pada ku? “heh mata belo” begitulah dia memanggil ku dulu, lalu aku membalasnya “ada apa mata sumpit?” hahaha, lagi lagi aku tersenyum mengingat kenangan masa kecil ku dulu, mata ku tidak beralih dari photo Ukuran 4R ini.

“kenapa tersenyum?”teguran dari sebelah spontan mengagetkan ku, aku buru-buru menggeleng “aniyo..”elak ku,mau tidak mau kali ini pandangan ku beralih padanya, ommo??..kenapa baru sadar kalo cowok ini keren banget ternyata, tapi aku tidak bisa memastikan wajahnya karena black glasses yang menutupi matanya *mana tahu kan matanya juling, atau ilang satukan.hehe.jokes* aku buru-buru berpaling dari wajah malaikat itu sebelum aku benar benar meleleh seperti mentega cair, aishh…kenapa ada cowok seganteng ini didunia, muka ku jadi merah padam, seandainya ada seseorang yang mencoba menempelkan es batu dipipiku, aku yakin 100% es batu itu bakal mencair.

“ohh…kamu fans nya shinee ya?”tanyanya datar sambil melirik photo shinee di genggamanku, karena tidak berani menatapnya, aku hanya menjawab sambil memandangi photo shinee “ne, aku mendengar lagu shinee everytime” lalu aku memberanikan diri untuk menatapnya, lagi-lagi perutku di bikin mules aishh. Cowok itu hanya tersenyum yang semakin membuatku mules. Tanpa sadar akhirnya pemberhentian distasiun daegu pun tiba juga, ternyata 2jam adalah waktu yang sangat singkat kalau duduk disebelah malaikat *dasar genit haha* aku langsung berdiri, bersamaan dengan cowok disamping, kami saling bertatapan satu sama lain, heran plus bingung itu sudah pasti “kamu turun disini juga”tanya nya sedikit kaget,aku tersentak mendengar nada suaranya yang tiba-tiba, aku menerjap-ngerjap “ne..kamu juga?” dia hanya tersenyum sambil mengangguk, kami pun turun bersama, cowok itu memperbaiki hodie merah yang melingkar diseputaran leher hingga hampir mengenai dagu, gayanya keren, gumamku dalam hati, sekelebat wajah boyband-boyband korea tercetak di otak ku, kim hyun joong?lee gikwang?yo seob?eunhyuk?kibum?leetuk?jaejoong? taemin? Minho?doojoon? kim joon?.aigoo.

“by the way…siapa namamu?”tanyanya datar, kami berjalan menapaki jalan stasiun daegu yang disesaki oleh banyak orang. “ohh..mianhamnida, jeonun goo kara’a imnida” aku mengulurkan tangan mencoba memperkenalkan diri untuk sopan santun *faktanya, benar-benar pengen kenalan* “aku dari indonesia mau ke perumahan daegu” kata ku kalem “chinca? jeonun kibum’na imnida,bangapsumnida, aku juga mau kesana” katanya ramah, kami berjalan bersama dari stasiun “bangapsumnida”aku membalas sambil tersenyum setengah menggangguk “chongmal?ottok’e kugose kamnikka?(bagaimana caranya sampai kesana)”tanya ku mencairkan suasana, karena aku tidak ingat bagaimana menuju kesana, waktu kecil aku selalu bareng ortu kalau kemana-mana, jadi ini first time bagi ku “kita akan berjalan menuju halte trus naik bus ke daegu’s complex”jawabnya, aku hanya menggangguk

Perjalanan bus ternyata tidak memakan waktu lama, tidak lebih dari 15 menit, kami berjalan menuju gerbang  perumahan daegu, ternyata banyak yang berubah, jauh berbeda dari 14 tahun silam *tentu saja begok, orang 14 tahun bukannya 14 hari.huh (-_-“)* kami pun berhenti pas dipersimpangan, aku menatapnya bingung “nah…kita berpisah sampai disini ya”katanya T_T yang membuatku sedih “ooh..”aku hanya bisa tersenyum, “annyoung goo kara belo’na, hati-hati ya” dia berbalik sambil melambaikan tangan,perkataannya barusan membuat ku kaget, aku balas melambai “kibum’a!!”teriak ku dari jarak 7 meter, *padahal deket, apa salahnya dikejar iya gag? Dasar*

“ne??”dia berbalik menghadap ku, akupun berlari menghampirinya “kamu tahu alamat ini?”aku menyodorkan secarik kertas yang ditulis papa untuk ku “sudah 14 tahun aku tidak kesini, ternyata banyak yang berubah, lagi pula waktu itu aku masih berumur 4 tahun jadi aku tidak bisa mengingat semuanya dengan jelas” cowok itu menyimak kertasnya dengan cermat, aku memperhatikan ekspresinya dengan seksama, sebentar-sebentar air mukanya berubah, terus berubah lagi, aku melihat 7 lipat kerutan di dahinya, lalu dia menatap ku, aku bingung, hingga pada akhirnya dia membuka kaca matanya. OMMO?????? Aku limbung Gubrakk!! “yaa….goo kara’a, bangun..goo kara’a” dia menepuk nepuk pipiku, aku mengerjap nggak karuan, spontan tersentak dan kembali limbung “ee.ee..jangan pingsan lagi”katanya cemas

Aku bangun dibantu dengan kibum “aku sedikit pusing,” aku geleng-geleng menepuk pipiku, lalu mencubitnya, aku menatap kibum lagi “aniyo..!! aku pasti mimpi! Aigoo aigoo” kataku sampil mencubit semua tubuh ku, kibum menatap ku geli “aww…!” dia mencubit pipiku “kamu tidak bermimpi begok” katanya sambil tertawa renyah, tawa itu ternyata tidak berubah,aku memperhatikan setiap inci wajahnya, matanya yang tajam, bibir tipis yang masih memancarkan senyum, garis rahang yang sempurna dan kulit porselen yang pucat, dia benar benar dewasa sekarang “hahaha, ternyata dugaan ku benar, rasanya aku mengenal mu tadi, tapi hanya kurang yakin”ungkapnya masih dengan menyunggingkan senyum”kajja mata belo” key menarik tangan ku, aku nggak tahu harus ngomong apa, perasaan ku bercampur aduk menjadi satu, nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, sekarang aku tidak bisa lagi membedakan perasaan senang ini, senang bertemu teman mata sumpit ku atau senang bertemu idola, sekarang teman ku yang dulu cengengesan adalah idola ku, aku sudah menyukainya sejak dulu, bahkan sekarang lebih suka,

Aku membiarkan diriku diseret olehnya,ternyata sekarang dia jauh lebih tinggi 15cm dari ku.benar-benar suka, kata-kata itu memenuhi isi kepalaku, tapi apa dia menyukai ku? *aish..mana mungkin, dia kan artis T_T*

“kami pulang…”key membuka pintu,aku mengikutinya dari belakang, rumah ini memang berubah, agak lebih besar, tapi isinya tetap sama seperti dulu, photo keluarga yang terdiri dari key dan kedua orang tuanya masih ada diruang tamu, Cuma letaknya sudak pindah ke lain sisi. Tiba-tiba ummanya key keluar dan datang menyambut kami, spontan wanita paruh baya itu kaget, nggak tahu syok atau gimana, *mungkin gara-gara anaknya bawa calon istri kerumah kali yak.hahaha*plak* “annyoung haseyo ommonie..”aku setengah membungkuk memberi salam. Key berlari ke umma nya “umma..umma masih ingat mata belo?” lalu key berlari lagi ke arah ku dan “aww..”lagi-lagi dia mencubit kedua pipi ku hingga melempem “tetangga kita dulu, anaknya un yoong ahjussi” kata key antusias “chongmal???” umma key menghampiri ku, aku tersenyum “lama tak jumpa ommonie, bagaimana kabar anda dan keluarga?” umma key langsung memeluk dan mencubit pipi ku “aigoo, kamu sudah besar ternyata, sudah tumbuh jadi gadis yang cantik, lihat dirimu…perfect” pujian ommonie banar-benar membuatku ingin terbang “ommonie bisa saja..” *tersipu-sipu* “biasa aja umma, bagi ku dia masih jelek seperti dulu” bantah key *mehrong:P* “kau benar-benar membuat ku sedih mata sumpit”balas ku. “week..” key langsung menghambur menuju kamarnya diatas “jangan hiraukan dia, dia selalu seperti itu,” aku hanya mengangguk lesu “oh ya ommonie, halmonie dan ahjussi kemana?”

Saat makan malam, kami hanya berempat, aku, key, ommonie, dan halmoni, karena appa nya key lagi keluar kota ada urusan kantor

“Huaa…gamsahamnida halmoni, sudah lama aku nggak makan kimchi, kimbab, dan sundae gook.. gamsahamnida..gamsahamnida”aku kembali mengangguk-ngangguk berterima kasih, urusan makanan halmoni nya key nomor satu “ahh..jangan sungkan sungkan, makan yang banyak ya” tanpa banyak kata aku langsung melahap kimbab dan semua yang terhidang dimeja, aishh…betapa rindunya aku dengan rasa ini.

“jadi key… naeil[besok] kamu ke seoul lagi?” tanya ummanya disela makan malam“emm…”key hanya mengangguk karena tidak bisa bicara dengan mulut penuh makanan “mwo??naeil?”aku kaget “bukannya key baru sampai?”

“yaa…kamu tidak tahu siapa aku?”mulai deh sifat aslinya keluar, “ohh.. iya aku lupa kalo kamu super star, mianhae…”jawab ku sok polos “Aishh…” respon key, ommonie dan halmoni hanya tertawa melihat tingkah laku kami berdua

***

Malam ini aku bermain dikamar key, kasur berporsi satu orang itu masih disana, begitu juga dengan komputer itu, tapi banyak juga yang baru yang belum pernah aku lihat sebelumnya, eh power rangernya masih ada deket rak buku key, poster besar shinee juga ada di dinding kamarnya terpampang megah, mungkin karena dia salah satu member kali yah, bgi ku dia tetap mata sumpit jail kesayanganku.

“Kyaaa….kau masih menyimpan photo kita berdua” aku langsung berlari menghampiri jejeran photo di rak meja belajarnya, ternyata disamping photo-photo member shinee lainnya, aku juga masuk kategori *Pede amirr* key meraihnya “oh.. kok masih ada disini, perasaan udah aku buang tahun kemaren”keterlaluan, dia benar-benar menjengkelkan, lebih jengkel dari yang dulu. “kalo nggak mau sini biar aku yang simpan..”aku merebutnya “oo tidak bisa”key merbutnya lagi, lalu melemparnya ke atas lemari “udah aku buang,,,mehrong”dia mencibir tepat 10cm didepan wajah ku, aishh.. wajah charming ini benar-benar membuatku jadi gila, kenapa dia bisa sekeren ini sekarang.

“ok mata belo… kita main batu, kertas, gunting yuk..”ajaknya

“ok, siapa takut..”jawab ku. “peraturannya sama seperti dulu, siapa yang kalah harus patuh atas perintah yang menang”

“ok”

“batu, kertas gunting…”

“KYAAAAA!!!……aku menang..aku menang”aku joget-joget aegyo nggak karuan, aku bisa melihat tampang be-te key “ok..ok..sekarang apa noona??”katanya sok tegar,aku tak bisa menahan tawa, aku meliriknya usil,mata key membulat “aku pengen menarik rambutmu, mencubit pipi mu, menjewer kuping mu SAMPE PUAS!HAHAHa…”aku tertawa keras “MWO???”

“hayo…sini…sini key sayang….hahaha”aku tersenyum jail mendekati key, key mengkeret ketakutan “yaa…jangan keras keras, besok aku ada show..tau”elaknya “haha,,jangan ngeles kamu..”aku menggodanya lagi, “hana, dul, set…”

“Aaaaarrrghh………..”key histeris, aku menjambak rambut pirang berponinya, menjewer kupingnya, mencubit pipinya tanpa menghiraukan teriakan kesakitannya “aaaarrrhgg…..ampunnn…!!arrrghhh…”aku malah makin bersemangat menjambak rambutnya, saking menderitanya, key rebah ke kasur “aarrgghhh…stoppppp…..!!”teriaknya lagi, bisa ku lihat setiap inci kulitnya memerah.

“ada apa??”tiba-tiba ummanya key muncul dari balik pintu “kok teriak-teriak?”kami kaget, tangan ku masih menggemgam keras rambut key yang sekarang sudah acak-acakan “hehehe…”aku tersenyum tanpa dosa “kami Cuma main-main ommonie” “tidak umma, dia menyiksa ku…”bantah key “aniyo…”elak ku*geleng-geleng*

“kami Cuma main main ommonie..”

“hehe..”ommonie terkekeh “ya sudah, kalo gitu lanjutkan saja reuniannya, jangan tidur terlalu larut ya” umma key pun menutup pintu dan berlalu “Umma!!…umma!!! help mee…”teriak key, aku tertawa jail, dan kembali melanjutkan aksi menjambak rambut key “Aarrrrgghh…..”

5 menit kemudian “aigoo..aigoo..kau benar-benar monster…”key merapikan rambutnya yang berantakan “:P”mehrong, aku hanya mencibir “aishh…kau lihat rambut ku???”sungut key”tak lebih dari sangkar burung sekarang, belum lagi rasa sakit yang berdenyut denyut dikepala ku…aigoo..”

“ok.. batu, kertas, gunting..” “Kyaaaahahahha….aku menang!!”teriak key antusias sambil jingkrak jingkrak seperti anak  5 tahun yang baru saja mendapatkan permen“aishh…”aku memelas. jangan macam-macam kau mata sumpit”ancam ku “kekekeke…hmm… apa ya??”key menegtuk-ngetuk dagunya melirik ku jail, aisshh… dia membuat ku benar-benar meleleh “pertama-tama kunci pintu”perintahnya “ommo???aniyo…aniyo…”tolak ku “YAAA….kamu lihat rambut ku ini??apa aku menolaknya???”key mulai berteriak sampai sampai urat lehernya hampir putus, aku menunduk lesu “ne..araso” akupun bergegas mengunci pintu“lalu.. duduk disini, dia menepuk nepuk kasur didepannya “yaaa….apa yang kau lakukan kim kibum, andwae!! Dasar pervert!”semprot ku kesal

“yaaa…..!!!!siapa yang otak ngeres??”key bangkit dan menghampiri ku, aku mengkeret ke pojok, dan terdesak ke dinding, kini wajah key Cuma beberapa cm di depan wajah ku, aishh..wajahnya benar benar semulus porselen, “Yaaaa…!!!!”teriaknya, aku bergidik mengerjap-ngerejap tak karuan saking kagetnya, sampai sampai poni ku terbang beberapa helai tersapu oleh hembusan nafas key “siapa yang otak ngeres ha/??”aku hanya diam ketakutan, ekspresi key benar-benar serius “tadinya aku berpikir untuk menyuruh mu merapikan rambut ku yang kau acak tadi, TAPI! Setelah kau sebut aku otak ngeres, otak ku jadi berputar 180 derajat, ide baru muncul di otak ku” sekarang senyum evil nya keluar, dia tersenyum miring sepersekian detik “kalo kau bebas menyiksa ku sampai puas, kenapa aku tidak??” “ap..apa maksud mu??”detak jantung ku berpacu sekarang

“aku ingin mencium mu sampai puas…hahaha”tawa key meledak

, aku terperanjat “Aaaaarrgh….ANDWE!!!!”aku mendorong key hingga terjengkal kebelakang Gubrakk! dan berlari ke kamar mandi, cekleek dan mengunci pintu “AAIISSH….YAAA…aku Cuma bercanda! Lagian siapa yang mau mencium mata belo seperti mu, aissh….kau benar benar menjengkelkan, aigoo..pinggang ku..”

***

Aku berdoa komat kamit sambil jongkok dibelakang pintu, Setengah jam kemudian, pelan pelan aku membuka pintu kamar mandi, cilingak kiri cilinguk kanan, suasana hening, aku melihat ke arah kasur, ternyata key sudah terkapar dengan rambut masih berantakan “kasihan kau nak…minhae oppa”kata ku tulus, aku menyelimutinya. Kemudian bergegas tidur dilantai yang sudah dibentangkan kasur sebelumnya, aku nggak menyangka bakal tidur dikamar yang sama untuk kedua kalinya, ternyata sulit juga bersikap wajar seperti dulu, aku lebih seperti fan nya ketimbang teman kecil. Aku menatap langit langit kamar yang bewarna dongker yang bertabur bintang keperakan, dia mendekorasi kamarnya sendiri??? Dia memang berbakat seni. Aku terus menerawang jauh, mengingat masa-masa kecil kami “kau cerewet sekali kibum, seperti nenek-nenek saja!”omel ku waktu itu “yaa…kau ini bodoh sekali!”sungutnya lagi tanpa menghiraukan perkataan ku “aniyo, bukan begitu caranya, begini..lihat aku!”dia mulai mengayunkan kuasnya diatas kanvas “aduh..bukan begitu, kau ini payah sekali! Lihat aku!kau memperhatikan ku tidak?yaa…kau kaku sekali!bla bla bla”

esoknya

“yaaa….kau lihat perbuatan mu??”key menunjuk pipi kirinya yang memerah sehabis dicubit semalam “mana??lihat,” aku menarik pipinya “minhae oppa…”kata ku tulus “aish..Cuma itu yang bisa kau ucapkan?”key kembali melahap dengan ganas nasi goreng buatan ku

“sudah, sudah jangan diperpanjang, besok juga sembuh kok” halmoni menengahi “sebagai gantinya kau harus ikut bersama ku se seoul..”katanya di sela makan “mwo??aku??ikut ke seoul??ngapain?” “ya buat ngurus aku begok, emang mau ngapain lagi??” “terus aku tinggal dimana??aku nggak punya teman di seoul”keluh ku “huh…(-_-!) ya di apartement shinee dong, kau kan harus mengurus ku, dengan kata lain kau bakal jadi asisten ku,everyminutes u should beside me..” “aniyo,aku tidak mau…emang kamu siapa?” “yaaa…kau harus tanggung jawab!”bentak key, ekpresi wajahnya benar-benar membuatku pengen ketawa “kara’a, kamu ikut saja ke seoul, tidak apa-apa, kamu aman bersama key, sekalian liburan”ucap ommoni lembut “key tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada mu, iya kan key?” “siapa bilang begitu?”sungut key “ehm..”umma menegurnya “ne..ne…arata”

***

“ingat, kamu jangan lirik-lirik member shinee yang lainnya, kecuali aku!sebab tugas mu disini adalah mengurusi setiap keperluanku! Aku butuh makan, kau harus sediakan, pokoknya setiap aku membutuhkanmu kau harus ada, araso?”tegasnya “mwo??memangnya aku manajer mu!”pintu lip terbuka, kami keluar dan berjalan di koridor apartemen, key pun membuka pintu “kami datang..” terdengar samar derap langkah kaki mendekat, aku bersembunyi dibalik punggung key, nuguya??

“Huaaa….Hyung kau da..tang” cowok berambut kemerahan yang cute abis siapa lagi kalo bukan lee taemin menyambut kami “snu..nugusseo??” tanya nya kebingungan, ommo…aslinya benar benar cute, tapi kali ini potongan rambut jamurnya sudah berubah jadi mainly lebih pendek, dan warnanya juga udah nggak pirang lagi melainkan kemerehaan sepertinya dark marron, “annyoung..”senyumku “annyoung…”balasnya sambil tersenyum “kenalkan, ini teman ku goo kara’a dari indonesia..” “nanun goo kara’a imnida, senang bertemu dengan mu taemin, aslinya kau lebih mainly”goda ku, key menyiku ku “aw..kenapa sih?”sungutku pelan “chinca??hehe…noona orang pertama yang berkata seperti itu, aku jadi malu” *ommo???taemin benar benar cute pas lagi senyum, haduuhh, bisa meleleh lama-lama disini*

“mari noona, aku bawakan tas mu,,,”taemin meraih tas ku “aigoo…kau benar benar sok baik maknae, tidak usah memanggilnya noona, kalian seangkatan…”gerutu key. “chinca??aaah… kesempatan emas ”goda taemin “jangan macam-macam taemin”key wanti wanti “kenapa hyung?cemburu??”goda si maknae lagi, aku hanya tersenyum kecil “aish…”key hanya berdecak lidah“hahahaha”taemin berlari menghambur ke belakang, akupun berjalan mengikuti key, diruang tamu kami bertemu dengan jonghyun yang memakai celana boxer pendek dan hanya berkaus oblong, ternyata dandan nggak dandan jonghyun tetap keren,ommo..mules lagi “kau sudah datang key”sambutnya “ne gurae” jonghyun menatap ku “annyoung jonghyunie oppa, nanun goo kara’a imnida”salam ku lagi sambil membungkuk“annyoung”balasnya sambil tersenyum “kau istrinya key?”jong menggodaku, key langsung mencekek nya “apa apa’an kau hyung, dia teman ku dari indonesia..” “aa..aa… kau hampir membunuh ku key’ah”key melepaskan tangannya, “ooh…sudah ku duga, cewek cantik bermata belo ini pasti bukan orang korea” aku tersenyum “aniyo, aku setengah korea oppa, appa ku orang korea” “ne..aku tahu..mari duduk \”tawarnya, aaa…member shinee benar-benar ramah

“dasar otak ngeres”sungut key pelan “apa katamu dongsaeng??”jjong menatap key dengan ekspresi disangar-sangarkan, yang malah membuatku geli “haha..ani, gwechanna hyung, by the way dimana minho dan onew hyung?” “hey…kau lihat taemin tidak??”tiba-tiba onew nongol,onew benar benar manis ternyata,hadooh..bikin aku mencair lagi, dia masih menggenakan piyama biru hijau mudah motif polkadot “nah ini dia, baru aja di omongin…” “hey key, kapan kau datang?”tanya onew,sambil menyambar sandwich diatas meja lalu mengunyahnya tanpa berpikir “barusan..” pandangan onew beralih kepada ku, cowok berambut pirang ini juga nggak kalah handsome,aduh suaranya, aku paling suka warna suara onew, apa lagi pas lagi nyanyi “annyoung onew oppa, nanun goo kara’na imnida” “annyoung”dia membalas senyumku “ooh.. jadi ini kara yang di…” key langsung berlari menghampiri onew dan menutup mulutnya, belum sempat aku mendengar perkataan onew lebih lanjud “hyung…”senyum key dipaksakan, onew meronta berusaha melepaskan dekapan mulutnya, tapi key tetap bertahan “hyung mau cari taemin kan? Tadi dia ke kamar atas aku suruh bersih bersih, ayo aku antar” key menarik onew ke atas sambil membekap mulutnya “yaa…key, kamu mau menyandera onew hyung ya?kenapa kau membekap mulutnya?”jonghyun tertawa renyah, ya ampun aku benar benar pengen mabuk sekarang, jonghyun oppa berhentilah tersenyum, please, sebelum senyuman mu merontokkan gigi ku, hahaha..

“mereka selalu seperti itu??”tanyaku untuk menghilangkan rasa nervous “yah…terkadang lebih parah dari itu, kau tahu gimana cowok kan?” lagi lagi dia memamerkan rentetan giginya yang berjajar rapi, yang membuat perutku mules lagi. “he-eh..” jawabku singkat “ngomong-ngomong aku suka mata mu, belo banget, semua orang korea memimpikannya.”aduh stop oppa, kau benar benar…kali ini bumi terasa berputar karena pujiannya “hmm…dimana toiletnya oppa??”aku mengalihkan pembicaraan sebelum dia membuatku meledak “ooh…di belakang dekat dapur..”

Akupun berjalan menuju dapur, ternyata apartemen ini benar-benar bersih, padahal isinya cowok semua, kok bisa ya?? Aduh toiletnya dimana ya? Kebelet neh*gara-gara dikelilingi cowok keren sih*, ini kali yah, belum sempat membuka pintu “Aaaaarrhhhhhh….”kami teriak berbarengan, sebelum yang lain khawatir aku buru-buru mendekap mulut “nu..nuguya?”tanya cowok super tinggi perawakan atletis, siapa lagi kalo bukan minho, minho ketakutan, untung dia masih pakek piyama, kayaknya baru selesai gosok gigi, mungkin kebiasaan begadang nonton bola jadi kesiangan *^_^ untung sering baca shinee fact, jadi tahu segalanya* aku mundur selangkah “annyong haseyo minho oppa, nanun goo kara imnida, aku teman kecilnya key…mianhe aku mengagetkan mu, aku tidak tahu oppa ada didalam”

“ohh..tidak apa-apa, minhae aku mengagetkanmu juga”senyumnya, huaaahh minho benar benar flaming charisma, charming abis, ganteng so pasti, aaarrh… kali ini aku benar benar pengen meledak “eeh..a..”aku nggak tahu harus ngomong apa, wajahnya mengalihkan bola mata ku“hey.. kau pasti bukan orang koreakan?”tebaknya “Tapi aksen korea mu bagus” pujinya, aish..senyuman mu membunuh ku oppa “aniyo, aku setengah korea oppa, appa ku orang korea, umma ku orang indonesia” aku menyunggingkan senyuman terbaikku,ku harap senyuman ku dapat meluluhkan hatinya *haha,ngarep* “ne aratha, mata mu belo sangat jelas, but i like it a lot…mata ku belum apa apa ternyata” “hehe, oppa bukan orang yang pertama berkata seperti itu..” “ya aku tahu…”lagi lagi senyum charming itu menusuk ku *lebay* “boleh aku minta nope mu??” MWO???? Minho minta nope ku?sekarang?segitu menariknya diriku?*kepedean*ring ding dong ring ding dong di gi ding di gi ding ding ding aku menari nari dalam hati, secepat itukah prosesnya?

“yaaa…minho!”key mengangetkan kami dari belakang, dengan posisi nyender didinding dengan kedua tangan dilipat kedada “ngapain kalian berdua di depan pintu kamar mandi” “aaa…key’ah, mau tahu saja kamu urusan kami..”minho tidak begitu menghiraukan key, pandangannya masih tertuju kepada ku “sudah sudah… berhenti menggoda minho goo kara” Sserrrr…jantung ku berhenti berdetak setengah detik *haha sama aja eggak* nggak pernah aku mendengar nada bicaranya seperti itu, jujur aku tersinggung dan sakit hati “yaaa…jangan bicara seperti itu key, kau harus bicara lembut terhadap cewek”minho membela ku, huaa jadi terharu “apa peduli mu, dia milik ku..” key menarik tangan ku kasar “yaaa…!”minho melepaskannya “perlakukan dia dengan baik kalo begitu..” key hanya menatap ku nanar, lalu berlalu pergi meninggalkan kami berdua, air mata ku berlinang melihat key, apa salah ku? Kenapa dia marah?kenapa dia ngomong seperti itu? Aku lebih suka dia memanggil ku begok dari pada goo kara, itu membuat ku sakit.

“taemin, kau melihat mata sumpit??”tanya ku buru-buru saat berpapasan dengannya ditangga “mwo??mata sumpit?aniyo..di dapur kan banyak sumpit..”jawabnya polos, aishh…aku lupa taemin benar-benar polos. “eh..maksudku almighty key…” “ohh…dikamar mungkin, tadi dia menggurutu nggak jelas,kenapa nyari key?mending main bareng aku aja kara,..”bujuk taemin, aaah… muka cute itu membuatku pengen limbung, aniyo..aniyo…aku harus bertemu key “mainnya ntar aja ya taemin aku harus ketemu key oppa dulu”elak ku lembut “ok, janji ya…” “sipp..”aku langsung bergegas menuju kamarnya para member shinee, aku mengetuk pintunya, tapi tak ada jawaban, perlahan aku membuka pintu, ternyata nggak dikunci, aku masuk, dan melihat key berbaring tengkurep, kayaknya udah tidur, aku menghampirinya, menggoyangkan telapak tangan depan wajahnya, ternyata dia benar benar tertidur.

“minhae mata sumpit kalo aku salah”aku bicara sendiri dihadapan key “kenapa kau bicara seperti itu?kau membuatku sakit, kalo kau tidak suka aku ngomong dengan minho oppa bilang aja, apa susahnya sih??”aku menghela nafas berat

***

“kyaaaa……kara, kau jadi bermain dengan ku kan? Mari kita main uno..”ajak taemin sambil menghampiri ku, aku hanya tersenyum, tiba tiba jonghyun menarik ku “oo…tidak bisa maknae, kara sudah janji terlebih dahulu buat maen PS bersama ku, iya kan kara?”senyumnya mekar lagi,aish.. apa yang harus aku lakukan?mereka berdua membuatku benar benar meleleh akli ini, Aku hanya menjawab dengan senyuman, karena tak tahu harus bgaimnan “hyung…tidak bisa begitu…”protes taemin sambil merebut ku kembali dari sisi jong,lalu kali ini aku tidak tahu siapa lagi yang menarik ku dari belakang “eits…kara sudah janjian dengan ku tadi dikamar mandi, kita bakal nonton bareng…” “yaaa minho….tidak bisa begitu”protes jonghyun “kenapa tidak?” “minho hyung, jonghyun hyung…kalian harus mengalah dari maknae” taemin menarik ku lagi bersamanya *senang ya di rebutin ama cowok cowok ganteng, dasar genit* “yaaa maknae!”teriak minho dan jonghyun bersamaan.

“apa apa’an sih kalian ribut ribut?”tegur onew “ini hyung, minho hyung dan jonghyun hyung merebut kara ku”Kyaaa… kara ku?? Aish…taemin apa benar yang kau katakan?*meleleh lagi*. “aigoo..aigoo….ayo kara ikut aku ke dapur”  onew menarik ku kedapur, aku terseret olehnya,tidak bisa menolak “yaaa onew hyung???” protes mereka bertiga, karena leader sudah memutuskan, semua tak bisa protes.

***

“tadaaaa…….indo’s food ala goo kara” aku menyajikan menu terakhir, “karena onew oppa suka chicken, begitu juga dengan member yang lain, jadi aku buat ketchup chicken cheezy”

“Huuaaaa……”mereka berempat terpana kecuali key, yah mungkin dia udah pernah nyoba jadi kesannya biasa aja, huh ngeselin banget ekspresinya,how hard to be pretending??ha? apa dia masih marah?

“tumis kangkung, dendeng, rendang,…iyap, saatnya makan…”

“Makannnn….”jawab mereka serentak “yaa almighty key…apa kau sariawan?”tanya ku ketus, habis kesel sih, key hanya diam lalu mengambil piring dan nasi dan menyendok semua yang tersaji dia atas meja “yaa key…sudah berapa hari kau nggak makan??”tanya minho heran, key menghitung jarinya “tiga hari.hahahaha” akhirnya key udah balik lagi ke tubuhnya, syukur deh “hyung..tinggalkan untuk kami, kami juga mau makan masakan kara”potong taemin “iya key aku juga lapar”sambung jonghyun “maknae, kau kan masih kecil, jadi makan mu juga sedikit kan,hahaha, kalo hyung, tulangnya saja sudah cukup kan hyung?”  “aaa..ku bunuh kau”jonghyun pura-pura mencekek nya “oohh…tidak, kau hampir membuat leherku terlepas hyung…” hahaha, aku jadi senyum senyum sendiri memperhatikan tingkah mereka, begini ya anak-anak shinee kesehariannya.

“kau tidak makan kara?”tanya minho spontan mengagetkan lamunan ku “a??ne…”aku hampir lupa “sini aku ambilkan”tawar minho, ya ampun minho kau benar benar *tak bisa diungkapkan dengan kata kata* “eh..minho, nggak usah sok jadi pahlawan, dia bisa mengambilnya sendiri kok,aigoo..kau ini sok perhatian sekali” lagi lagi key menyela “yaa key kau cerewet sekali..kau makan saja sana, jangan hiraukan kami, sesama belo harus saling tolong menolong”belanya “mwo??aish…kalian benar benar membuat ku muak”sungut key, “mehrong”cibir minho, aish..key benar benar menyebalkan “makan yang banyak ya kara..”onew yang konsen makan akhirnya nyahut juga “yap oppa, oppa juga…” onew hanya mengacungkan jempol dengan mulut penuh makanan, aku hanya tersenyum, hah..disini banr benar menyenangkan, thanks mata sumpit sudah membawa ku kesini.

***

Ternyata tidak terasa hapir 1 minggu aku disini, akhir pekan, saat nya kembali ke rumah ommoni, ahh..sayang sekali, padahal aku sangat nyaman disini, semua nya baik baik padaku, aku pasti bakal merindukan si manja taemin, sikap perhatian minho, si penggoda jonghyun dan masa-masa masak bareng dengan onew oppa. T_T, sedih rasanya, aku melamun depan tivi sambil memeluk bantal, kalo aku minta tinggal gimana ya?? Aigoo..aigoo…pasti aku dibilang genit ama key, aniyo aniyo *mengacak-ngacak rambut* aishh…aku benar-benar suka disini *geleng-geleng* key bakal membunuhku kalo mendengar pengakuan ku,piuhh,,, aku jadi sibuk sendiri dengan semua kalimat di otak ku.

“hana,dul, set.. YAAA!!!”aku tersentak kaget, jantungku rasanya meloncat keluar, taemin dan minho bersamaan mengagetkan ku, mereka sudah rapi ternyata, selalu keren all the time, benar benar membuat ku iri, kenapa mereka bisa sekeren ini, andaikan aku punya pacar seperti mereka *mimpi kali yee* “kalian mau kemana??sudah pada rapi..”tanyaku keheranan “kami tidak kemana mana kok kara, hanya mau mengajak mu jalan-jalan..”jawab taemin sambil tersenyum *kyaa…mencair lagi* “apa yang sedang kau pikirkan kara?”potong minho,ternyata dia bisa membacaku “kayaknya kau sedang bingung..” “aniyo,,”aku mecoba meredakan kekhawatiran minho “aku kan pulang hari ini, sedih aja rasanya..” *lesu* “ooh…iya aku lupa kau mau pulang..” minho tertunduk lesu, sama lesunya dengan ku, tapi aku senang dia juga merasakan apa yang kurasakan

“ah..HYUNG!…”tiba tiba taemin mengagetkan kami “YAA….ngomong pelan pelan maknae, kau hampir membuat jantung kami copot,,” “mianhe hyung…aku punya ide..” taemin menjentik kan jari sambil tersenyum “mwo??”

***

“ayo mata belo, kita pulang…”key bergegas menuju pintu

“key’ah…”potong onew buru-buru “ne??”langkah key terhenti “kenapa kau masih duduk disitu?”tanya key kepada ku “Apa barang-barang mu sudah kau kemas semua?tidak ada yang tertinggal kan?aku tidak mau kau bikin repot karena harus mengantar barang mu ke indonesia”cerewetnya kumat lagi, aku melihat ke arah onew, onew hanya mengangguk, minho memegang pundak ku “key bagaimana…”jong tidak sabaran “jong…diam, biar aku yang bicara”potong onew “ne..ne.. araso, aku hanya tidak sabaran, kau terlalu lamban..”sungut jong, tapi onew mengabaikannya “besok kau balik lagi kan key?”tanya onew lembut “ne” jawab key singkat “bagaimana kalo kara tetap tinggal disini?”onew tersenyum, key bergidik “dari pada dia capek-capek, lagi pula, dia juga akan aman disini, kami semua akan menjaganya..” “ya hyung…aku akan selalu disisinya”tambah taemin, semua mata hyung hyung tertuju pada taemin sekarang “kenapa?apa aku salah bicara?”tanyanya polos, tapi semua mengabaikannya.

“mana bisa begitu,.”kali ini key mulai kesal “nanti kalo terjadi apa-apa dengan dia siapa yang tanggung jawab? Pasti aku juga yang bakal disalahkan oleh semua orang” sungut key “lagi pula..dia juga cukup merepotkan selama disini” perkataannya yang ini benar benat membuat ku kaget “mwo??”mataku yang belo membelalak, kali ini tidak seperti bola pimpong melainkan mendekati bola baseball “yaa key!”potong minho “aku tidak pernah merasa direpotkan..”minho membela ku “aku juga”tambah jonghyun “malah aku yang merepotkan kara”tambah taemin, mereka semua membela ku, jadi terharu “iya key, sejak ada kara, aku juga merasa dibantu dalam menyiapkan makanan buat para member…”tambah onew

“yaa goo kara’a..!”bentak key, semua pandangan tertuju kepada key sekarang menunggunya untuk bicara “semuanya aku pulang…”key tidak melanjutkan perkataannya, lalu berbalik pergi, jujur, aku kecewa, sedih juga, aku hanya bisa memandangi jaket kulit coklat dari balik punggungnya yang kemudian hilang dibalik pintu apartemen, mianhe key’ah.

***

Part2 (END)

Key’s pov

Dua hari setelah kepulangan ku dari daegu, ternyata semuanya baik baik saja, tidak semenakutkan yang aku pikirkan, tapi aku Cuma penasaran apa saja yang terjadi disini selama aku tidak ada? Hari ini Cuma aku dan jong hyung yang tinggal dirumah, onew dan taemin keluar karena untuk mengisi kegiatan masing masing, onew mengisi acara radio sukira, sedangkan taemin menghadiri sebuah variety show sebagai bintang tamu, minho dan kara? Ahh..kenapa aku harus memikirkan mereka, aniyo..aniyo siapa juga yang peduli

“hyung…kalian tidak ngapa-ngapain kara kan?”selidik ku, jong menatap ku dengan alis bertaut, lalu senyumnya mengembang “haaa…..kenapa kau tiba tiba jadi mengawatirkan kara ha??”jong menggoda ku “aniyo, aku hanya tidak mau disalahkan jika dia kenapa-napa”elak ku “ooh…kunyang…”mata jong hyung mengisyarat kan sesuatu “mwo??jangan berpikiran macam-macam hyung” “ani..”jawabnya singkat dengan tampang polos. *syukurlah kalo begitu*

“ngomong-ngomong key’ah, kara punya namjacingu nggak?”ahh..si bling-bling ini benar benar menyebalkan “wae? kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?”aku mulai curiga

“hahaha…sudah kuduga ekspresi mu bakal seperti ini…”goda jong hyung lagi “ani..biasa saja kok”aku mengelak lagi “hmm…setahu ku dia tidak pernah cerita” aku mengamati ekspresi wajahnya penuh tanya, apa yang sedang kau pikirkan hyung?? “hahaha pasti si minho bakal bahagia mendengar berita ini…”tawa jong hyung meledak, aishh…lagi-lagi minho, kenapa harus si flaming charisma itu? Hah…menyebalkan “emang kenapa dengan minho?lagi pula…kalo di indo aku tidak tahu”aku buru buru menambahkan

“ahh…itu tidak masalah, minho pasti tidak akan menyerah, kau tahu sendiri jiwa bersaingnya tinggi sekali, dan dia juga mampu membuat hati semua cewek meleleh..” aishh…aku tidak suka dengan pernyataan jong hyung “emang ada apa sih hyung”aku mulai penasaran, jangan jangan dugaanku benar selama ini

“kau tidak bisa menebak ya key??minho itu sebenarnya menyukai kara!” DuAAar!! Bagai petir disiang bolong tiba tiba darah ku rasanya pengen mendidih “ChINCA???” “hey…tenang almighty key.. kau membuat jantung ku copot..”sungut jong “benarkah apa yang kau katakan hyung? Benarkah?kok bisa?aigoo..aigoo..apa sih yang ada di pikiran minho?mana bisa begitu..”aku bisa mendengar kalimatku yang bertubi-tubi tak percaya “bisa saja kan??kan tidak ada salahnya?”aku mendelik “iya sih, kundae..” “kundae??tidak ada tapi tapi..”potong jong “atau jangan-jangan kau juga menyukai kara ya key?” jong menggoda ku lagi “aniyo!”jawabku buru buru “kuroum?”tanyanya lagi “aniyo..hanya tidak menyangka saja, kok bisa minho menyukai gadis biasa sepertti kara”tambah ku buru buru “dia kan gadis biasa, apa bagusnya sih?kenapa minho lebih milih dia dibanding yuri noona” aku menggerutu sendiri

“oh..kunyang…” “aniyo aniyo jangan berpikir yang aneh aneh..”potong ku buru buru “apa kau sudah pastikan dia benar benar menyukainya?” “nde…dia pernah menceritakannya padaku waktu kami keluar mencari jajamyun “apa katanya?” aku mendesak jong hyung untuk bercerita

Jonghyun’s pov

“hyung, bagaimana pandangan mu mengenai goo kara?” tanya minho waktu itu

“maksud mu?” aku penasaran, dan mulai curiga padanya

“ya..kara, menurut mu kara bagaimana orangnya?”

“cantik sudah pasti, jago masak absolutely, ramah, baik, nyenengin, lucu, semua yang baik-baik komplit deh…aku menyukai semua yang ada padanya sempurna”

“aaa…tentu saja kau menyukainya, aku rasa setiap laki-laki suka padanya”

“apa key masuk dalam hitungan mu?”

“ne..tentu saja, tapi dia Cuma tidak mau mengakuinya”

“chongmal?”aku heran, bla..bla..bla

***

key’s pov

“ne kuretso…dia berencana menyatakan cintanya ke kara malam ini..”jong mengakhiri ceritanya,ending yang sangat jelek *menurut ku*

“CHINCA??”

“yaa!!!berhenti lah berteriak key’ah, kau membuat telinga ku berdengung”

“mianhe, malam ini???aigoo..aigoo, apa yang ia pikirkan..” geleng geleng

“yang paling menyedihkan lagi, aku terpaksa harus mundur, begitu juga taemin..” lanjut jong hyung lagi

“MWO???”

“please speak slowly dongsaeng…”bahasa inggris jong yang hancur pun keluar

“Aissh..ternyata kalian semua jatuh hati padanya…aigoo….”aku mondar mandir di ruang tamu, sungguh sulit dipercaya “trus kenapa hyung menyerah?”aku jadi penasaran

“yaa…kau tahu sendirikan gimana si flaming charisma itu? Daya saingnya tinggi, belum lagi wajahnya yang charming, gayanya yang cool, matanya yang lebar, dia itu the perfect prince, sudah pasti aku kalah, lagi pula aku juga tidak mau bersaing dengan dongsaeng, melihat kara tersenyum sudah cukup membuat ku bahagia..”

“aissh…sok tegar kau hyung..”

“hahaha…itu baru namanya mainly key..”

“pabboya, bodoh”kata ku pelan

aku melirik jem dinding gambar matahari, pukul 7malam

“aku pulang…”

“hey maknae, gimana acara hari ini?”tanya jong

“1 kata melelahkan”jawab taemin singkat “apa itu key hyung?” taemin menghampiri ku

“yaaa….cuci tangan mu dulu..”aku menepis tangannya dari piring makanan ku

“hyung..aku lapar, beri aku satu…”pintanya dengan tampang lesu

“sini biar aku suapin..”aku menyodorkan kentang goreng ke mulutnya

“siapa yang membuatnya hyung?kara?”

“aish..kara lagi kara lagi, kenapa isi otak semua orang disini selalu dipenuhi kara”

“wae irae hyung?”tanya taem dengan polosnya “aku suka kara, dan kara juga menyukai ku”lagi lagi dengan tampang polos “katanya”tambahnya lagi

“aigoo..aigoo..pede sekali kau maknae..”

“kalau saja minho hyung tidak mengancam ku, aku pasti sudah nembak kara dan menjadi namjacingunya” taemin hanya geleng geleng, aku mengabaikannya, percuma debat dengan anak kecil, aiss…tampang polosnya benar-benar menyebalkan, hanya onew yang bisa mendengar ku saat ini

“kenapa onew belum pulang??” taemin dan jong hyung hanya mengangkat bahu.

***

Selesai makan malam kami semuanya stand by didepan tivi, kali ini taemin sibuk menyelesaikan susunan puzzle yang merupakan hadiah dari salah satu fan, jonghyun dan kara lagi asyik maen scrabble, sedangkan minho?aissh…matanya tak lepas dari kara, onew ikut nimplung sebagai penonton, kalo aku? Aku hanya bisa mengabaikan dengan pura-pura nonton tivi, aissh…kenapa minho santai sekali?bukan kah malam ini puncaknya??hah…ini benar-benar membuat ku gila

“YAA….jonghyun oppa…!”teriakan kara membuyarkan lamunan ku.”sejak kapan ada buk dalam kamus bahasa inggris?” onew dan minho tertawa, jong hanya menggaruk-garuk kepala

“hyung..kau benar-benar payah”taemin nyeletuk dari tempat puzzle nya

“ne..ne..araso…aku Cuma kehabisan kata…”jong nyengir kuda

“hahaha…”tawa kara meledak “jadi… am i the champion??”kara spontan melompat berdiri, kami semua kaget “ring ding dong ring ding dong ding  di gi ding di gi ding ding ding….” mwo?apa yang dia lakukan?tak ku sangka ternyata kara benar benar menarikan dance kami, kami semua tertawa, aku pun tak bisa menahan tawa.

“waeyo??”tanya kara polos

“kau benar benar lucu kara”sahut onew disela tawanya, bisa ku lihat muka kara merah padam, hahaha aku tahu ekspresi seperti itu

Tawa ku seketika terhenti saat pandangan ku tertuju ke arah minho, ternyata dia sudah berhenti tertawa dari tadi, apa dia ingin mengatakan sesuatu?

“yaa… diam semuanya”ternyata benar dugaan ku, semuanya diam, aku harap-harap cemas, inikah waktunya? Onew mencengkeram bahu ku “goo kara’a..”minho memulainya

“yaa kara..”tanpa sadar mulut ku ikut bicara, semua orang berbalik menatap ku, termasuk minho, dia tampak kesal, bisa ku lihat jelas wajah kebingungannya “apa kau haus?”

“hahaa..yaa key’ah..” onew mendorong ku sambil tertawa, begitu juga dengan yang lainnya, raut kesal diwajah minho terbaca jelas

“kau benar-benar merusak suasana key..”kesalnya

“aniyo, aku tidak haus”jawabnya singkat, senyum tipis menghiasi wajahnya, dan tiba-tiba jantung ku berdegub kencang “minho oppa..”katanya lagi, yang benar-benar membuatku kaget.

“ne??”

“tadi kau ingin mengatakan sesuatukan?”tanyanya penasaran

“ne…kara’a..”minho mulai berlutut didepan kara sambil memegang tangannya, aissh…sok pangeran dia, emang dia pikir ini kerajaan apa, onew dan jong menahan tawa, taemin syok dengan mulut terbuka, aissh…dia benar benar melakukannya, bisa ku lihat wajah kara memerah, malu dan senang tentu saja.

“oppa…apa yang kau lakukan?”tanya nya kebingungan, aish…aku benar-benar kesal sekarang, pengen rasanya angkat kaki dari sini, tapi rasa penasaran ku terhadap jawaban kara mengalahkan segala-galanya, dia jawab iya atau tidak ya? Aku jadi teringat sesuatu

“mata sumpit…kau pernah menyukai seseorang tidak?”

“pernah..”jawab ku singkat

“kuroum..neo ottohke?”

“maksud mu?”

“apa yang kau lakukan pada orang yang kau suka?”

“tidak ada..”

“aigoo..kau normal nggak sih??”

“yaaa…!! aku normal tahu”

“ne..ne araso..but you are so freak..”tambahnya

“WHAT??am i freak??huh…never mind!”karena waktu itu aku lagi malas berdebat.

“aku juga menyukai seseorang sekarang..”katanya lagi

“chinca??aku pikir kau tidak menyukai cowok..”

“mwo??”kara memukul ku, aku hanya tertawa geli

“siapa yang kau suka?”

“hmmm……”

“nugu?”desak ku

“ada deh…..”dia tersenyum jail, aiss…dia membuatku penasaran

“neo…”aku menggeram “benar-benar mnyebalkan, kenapa kau cerita jika tidak mau mengatakannya…yaaa!!” kara hanya tertawa kecil

“ahaha..shiro!, yang pasti dia orang korea…”

“apa aku kenal orangnya?” desak ku, dia hanya mengangguk sambil tersenyum

“tapi dia tidak pernah menyadari kalau aku menyukainya, benar-benar cowok payah..”

***

Apakah yang dimaksudnya minho?atau taemin? Karena mereka berdua paling dekat dan selalu bersama kara, aissh…aku jadi pusing sendiri

“apa kau mau jadi pacar ku?” ommo? Dia mengatakannya. Serasa di timpuk ribuan salju, aku benar-benar payah.jong hanya suit-suit, taemin hanya geleng-geleng tak percaya, onew hanya tersenyum, dia tahu isi hatiku, tapi karena dia leader, dia tidak memihak diantara kami, dia memilih diam dan menonton apa yang akan terjadi, meski dia pernah menasehati ku

***

“cukup sudah omongan besar mu key..”katanya waktu itu “jika kau mau stay cool sedikit dan tidak banyak bicara, kau bisa mengalahkan charmingnya minho dan cute nya taemin, itu kata-kata mereka..”

“chinca?”aku kaget tak percaya “aniyo, aku tidak bisa diam,dan sok cool, karena ini lah aku, aku lebih suka bicara karena dengan begitu dunia ku jadi tidak membosankan…”

“tapi kau kayak umma..umma..”

“biarin…”aku nggak mau kalah, meski sebenarnya apa yang dikatakan onew hyung itu benar.

“nah sekarang kau buktikan pada ku kalau kau tidak hanya bermulut besar…!”

“mwo?”

“ne…malam ini minho akan beraksi, apa aku akan membiarkan dia merebut cewek yang kau suka?”

“aniyo, tentu saja tidak…”buru buru aku menjawab “tapi apa yang harus aku lakukan?”

“huh… pikirkan sendiri key, aku rasa anak 20tahun tak perlu di ajarkan cara meyatakan cinta..”

“mwo??”kara masih kaget, mungkin dia nggak menyangka salah satu member shinee menembaknya, apa yang harus aku perbuat?lihat lah siapa yang paboya sekarang, yang sedang menunggu toy nya direbut oleh orang lain

“oppa…apa yang kau katakan??aku tidak mengerti..”

“aku serius kara, aku benar-benar saranghae kepada mu..” aku melihat onew hyung, dia hanya menelengkan sebelah kepalanya, pabo..pabo.. aku mengutuk diriku sendiri.

“apa kau menyukai ku?” aishh….aku seperti kambing congek sekarang

“a..”aku mencoba angkat bicara, tapi minho menyadarinya dan langsung mengakat sebelah tangan tanpa melihat ku pertanda diam,aissh.

“oppa..ak..aku juga suka kepadamu..tapi..”aishh… apa yang dikatakannya tadi? Kuping ku serasa berdengung,Bisa ku lihat senyum minho mengembang.aku kalah.idiot..idiot, aku hanya menunduk lesu

“ne??tapi apa?”

“aku akan menerima oppa jika oppa bisa mengalahkan ku maiin scrabble..” kupingku yang tadinya terkulai lemas langsung berdiri tegap tak percaya mendengar kalimat barusan

“MWO???” kami semua kaget dengan pernyataan kara barusan, apa lagi ini maksudnya?dia ingin mempermainkan kami semua disini?

“kara’a” jong hyung nyeletuk “kau benar-benar membuat kami mati penasaran..”

“oke…aku suka tantangan!”jawab minho, kara menatap ku sekilas, aku tidak bisa mengerti arti tatapannya, tatapan yang penuh makna, aigoo.

“hana..dul..set..game begin…”jong menjadi juri, semakin bikin dag dig dug, apa yang bakal terjadi?? *mikir-mikir* bahasa inggris minho nggak buruk buruk amat, dibanding taemin dia lebih jago, kara??dia jelas jago bahasa inggris, dia pasti menang *kembali berpikir* palingan kara bisa kalah kalo dia mendapat huruf jelek dan kehabisan vocab.

“Damn..”minho menyusun kata kebawah

“art..”kara menarik kata a dari damn kesamping, setenga jam berlalu, kini papan scrabble sudah hampir penuh dengan kotak-kitak mini yang bertuliskan huruf, ternyata mereka sama-sama jago, aku jadi bergidik melihat tiga huruf yang tinggal di tangan kara, empat ditangan minho, aissh… aku melihat huruf itu yang tertinggal ternyata “O”,”M”,”B” aigoo..aigoo, 2 konsonan, 1 vokal, it’s a bad time! Rutuk ku, Bisa bisa dia kalah telak, minho menyusun hurufnya

“bus..”dia menambahkah bus pada huruf sebelum y, jadi busy.aiss..tinggal satu huruf lagi, aku mengamati papan scrabble lalu mengamati huruf kara yang tinggal, bisa ku lihat kara mulai gelisah.

“boleh aku minta bantuan?”tanya kara tiba-tiba, kami semua tersentak, apa lagi sekarang?aku benar benar frustrasi memikirkannya

“mwo?”minho tidak kalah kaget

“please..”rayu kara “just one time..”

“ok..karena tadi aku sempat di bantu oleh jong hyung,doesn’t matter…mau minta bantuan kepada siapa?”tanya minho lembut, benar-benar membuatku muak

“the almighty key”kara melirik ku,aku tersentak kaget, tak menyangka, kenapa harus aku?? *tampang bingung* semua mata tertuju pada ku sekarang, apa yang bisa aku lakukan

“mwo??naega??”kaget sekaligus bingung, apa aku bisa membantunya?aish…ini juga menentukan jawaban yang aku inginkan, aigoo..aigoo..

“ne..help me mata sumpit, jawaban ku ada ditangan mu sekarang..”wajah kara memelas, kenapa begitu?bukan kah dia menyukai minho? Aku menghampiri mereka berdua, lalu duduk disebelah kara, mengamati papan scrabble dengan cermat lalu membandingkan dengan tiga huruf yang kini tersisa, aku menatap kara penuh tanya, kara mengangkat genggaman sebelah tangannya “fighting!”

“ayolah key,..”goda minho “kalo tidak bisa menyerah saja”

“shiro!”enak saja menyerah, tidak akan, aku kembali berkosentrasi, B O M, bisa jadi kata apa ya? *berpikir kritis* aku melirik kara disebelah, alisnya bertaut harap cemas. Aissh..keputusan benar-benar ditangan ku sekarang, aku membaca setiap kata, busy, click, jump, speak, run, cheer, load, damn.

“load..”tanpa sadar aku menyebut sebuah kata.otak ku berputar cepat, pandangan ku berkelebat antara huruf yang tersisa dengan semua kata yang tertera di papan

“mwo?”tanya kara keheranan

“seandainya aku bisa memenangkan game ini lantas apa untungnya buat ku?”

“yaa..key’ah…”protes minho, semua orang menatap kara, dia tampak tersenyum pasti, aku masih menunggunya

“aku akan meminta mu untuk menjadi pacar ku..”potong kara buru-buru

“mwo?”aku tidak percaya dengan apa yang baru saja aku dengar,aku meanatap kara lekat-lekat,dia tersenyum, ne..ini saatnya, kesempatan tidak datang dua kali, fighting key, aku menyemangati diri ku sendiri, rasanya hati ini berbunga-bunga

“chongmal??”senyumku mengembang, bisa ku lihat jelas wajah kesal minho, dia paling benci kalah saing “kau harus pegang omongan mu mata belo…”

“ne..ne..araso..”katanya pura-pura cuek

Aku menggenggam ketiga huruf terakhir dan mulai menyusunnya satu persatu, dengan dasar kata load yang berjejer kebawah, aku membentuk kata mendatar dengan menempatkan B sebelum O lalu ditambah dengan O dan M “BOOM, good bye baby” aku tersenyum penuh kemenangan pada minho

“Huaaa…”jong, onew dan taemin serentak kaget, minho tertunduk lesu, meski daya saingnya tinggi, minho juga berjiwa sportif

“hahaha..im the champion now!!!”teriak ku, kara tersenyum, betapa senangnya aku melihat senyum itu, kenapa aku bisa berlaku buruk kepadanya selama ini?

“ok..kau menang key!”minho mengakuinya “kuroum??”

“kau mau menjadi pacar ku goo kara’a?”pinta ku dengan penuh semangat, semuanya terdiam seketika

“mwo??”ekspresi kara membuat senyumku memudar

“wa..wae??kau tidak mau?”degub jantung ku mulai berpacu

“ani..”kara kembali tersenyum “bukankah yang seharusnya meminta adalah aku?”tanyanya heran, aku malah terrsenyum geli mendengar pengakuannya

“aniyo, seharusnya aku memintanya dari awal, jauh sebelum minho..”aku ku

“kenapa baru sekarang begok!” kara memukul ku dengan papan scrabble,

“aww..appo”

“aku jauh lebih sakit melihat sikap mu selama ini”jelasnya,aku tersentak, chinca?

“mianhe, aku hanya belum bisa memastikan perasaan ku selama ini…”aku meminta maaf tulus

“dasar…” semuanya tertawa melihat itngkah kami

“jadi siapa cowok yang kau suka waktu kau bilang pada ku dulu..?”tanya ku penasaran

Bbuukk!! Papan scrabble mendarat tepat diatas kepala ku untuk kedua kalinya “Aww…yaa!”teriak ku sambil mengelus elus kepala

“pabo!!”katanya singkat lalu berdiri

“hahaha…key hyung benar-benar pabo..”celetuk taemin “jelas jelas waktu itu aku bilang kara menyukai ku, iya kan kara?”taemin melirik kara, kara malah tersenyum, semakin membuat ku bingung, jong melempar taemin dengan bantal kursi “pabo!”

“gurae?”tambah ku meyakinkan argumen taemin tadi

“ckckck…”kara hanya geleng geleng, aishh…aku jadi tambah prustrasi

“kau benar-benar idiot key’ah…”sambung onew “jelas-jelas itu kau, makanya dia yang meminta lebih awal…”waduh..kenapa loading ku lamban ya, benar juga, kenapa tidak kepikiran? *merutuk diri sendiri*

“ne..araso, ketika kara meminta, aku sudah tahu, ternyata orang yang di sukainya adalah key”tambah minho dengan senyum yang dibuat setegar mungkin

“chinca?aigoo..aigoo…”aku benar benar payah, ini karena aku mengabaikan kara selama ini, onew dan jong hanya geleng geleng, minho minggat kebelakang,tak tahu kemana, palingan nangis di kamar mandi *hahaha, aku jadi ingat pas minho nangis gara-gara show yang menurutnya kurang perfect hingga membuat taemin kelabakan membujuknya*

“mata belo..”

“ne?” kara kebingungan, aku menghampiri kara

“mari ku tunjukkan seseuatu..”aku menarik kara meninggalkan ruangan

“mwo?odiga?”

“liat saja nanti…”aku tersenyum sambil menggandeng tangannya

=The end=

Kyaaa!!!!! B finally i’m done to write this ff….senangnyah…ini ff pertama qu, thanks dah baca Reader *BOW* n admin thanks dah mw ngpos ne ff geje,hehhe.. ok RCL yah jangan lupa cingu, aku bikinnya ampe kagag tidur lho #plak! Reader:kagag ada yang nanya *author:ngibrit ke pojokan, nangis kenceng2* keypun datang menghampiri *key:waeyo yeobo??* Kyaaaa!!!!!! Reader ngejar author, reader:kan ceritanya udah selesai thor!!

Hehehe mianhe, cukup sekian author berkoar koar, gamsahamnida*bungkuk bungkuk sambil ngejedot lantai* comment is like oxygen for me!! Beebeey,,

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

27 thoughts on “My Little Mate [1.2]”

    1. hehe, gomawo 🙂 pnjang yah??hahaha, karena part1 ma part2 [end] nyah kgabung. 😀 *malu.com* ne, mwho?didn’t u know me part 1 ma part 2 udah baca?? dont forget to comment ne? gomawo 🙂

  1. Ehhh,, ini langsung tamat ya?? Hahaha,, dasar Key,, mau bilang suka aja susah amat,, pake di galakin dulu,dicuekin,hehehe

    Hmm,, kritik dikit ya,, menurutku sihh ini penulisan tanda bacanya masih agak berantakan, jadi bacanya agak gimana gitu,, sama kebanyakan intrupsi dari sang author,, jadi Feel yang udd kebangun dr salah satu scene langsung kabur gitu aja,, akibatnya pas baca kebawahnya lagi kurang berkesan. #mianhe,

    Over all ceritanya menarik kok,, menghibur dengan tingkah member SHINee,, hehe
    Keep Writing ya!! 😛

    1. iyah..hheehe mian, lupa misahinnya, jdi oneshoot dah..
      ne cingu gomawo bngt ma kritik nyahh, jeongmal gomawo..yup..akan aq prbaiki di ff slnjut nyah… 🙂 gamsahaeyo.

      mian yah..ff nyah gaje gilak 😥

  2. waah, seru FFnya~~
    envy bgt sma Kara.. bs tinggal sm Shinee, bs becanda2 sm Key smpe jambak2 rambut juga, hahaha XD

    bagus thor, pokoknya ceritanya seru. tapi yg part 1 itu dialognya rapet bgt, sbaiknya abis dialog di enter (kaya di part 2 nya tuh) jd ga pusing bacanya *derita mata minus*

    hhee, good job author^^d

    1. yup gomawo cingu.. ats kritik n sran nyah.. akan sgera d prbaiki di next ff..
      hehe, mian, bru bru nyoba… jadi gaje gilak ff ny yah.hehe…

      yup gamsahamnida cinguyo 🙂

  3. mata belo vs mata sumpit

    hahaha
    keren ffnya.. ceritanya seru.. tp penulisannya agak kurang rapi.. per kalimatnya g ad tanda baca jd td agak bingung yg ngomong dialog ini siapa. yg dialog itu siapa.. tp seru kok ceritanya

  4. Hiyaaa, rame ceritanya. Kara yang ceria main sama anak-anak SHINee dan terasa banget keakraban mereka. Key lamban mengakui cintanya. Coba kalau nggak ditantang Kara bantu main scrabble, pasti cuma dipendam saja cintanya *gantiin Minho nangis di kamar mandi. Ke mana Key mau bawa Kara?
    Nice story.

    1. hehe, ne gomawo 🙂 iyah..i’ve tried my best, mian yah gaje nd bkin pusing baca nyah 😦 *ff prtma soalnyah* but gomawo, jeongmal.. udh baca 🙂

  5. wah.. aaaaa.. daebak!! ^0^ senyum” sendiri jadi kara, d sukain 4 namja..
    author my lovely *pluak* ceritanya nice bgt.. :>
    buat ane berbunga-bunga XD

  6. Kyaaaaaayyy!!! Key nya jongmal pabo!! Gak peka banget. Bakal seru di part selanjutnya deh iniii, di tunggu yah thor. Hwaiting!!

    1. hehe, gomawo:), and mianhe 😦 soalnyah author pengen terlibad juga,hahaha#plak author di gampar readers.
      okiiy, udah baca Mwo??didn’t u know me blom?? dont forget to comment. gomawo:)

    1. hehehe, gomawo cinguyo 🙂 uwaaa *nangis di pojokan authornya nih* FF yang ini udah kelar T_T ottohke?? udh baca mwo didn’t u know me?? ntu sequel lho… 🙂 smoga suka ❤

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s