The Screaming That Sesomnate In Me


Title : THE SCREAMING THAT SESOMNATE  IN ME
Genre : Horror, Mystery, Romantic, Fantasy.
Author : Anandhiya Intan a.k.a Aita Rinn
Maincast : Haruna, Onew.
Supportcast : SHINee
Length : Twoshoot
Rating : PG – 15

Author  POV
Malam ini gelap, seperti biasanya. Balutan hitam menyelimuti setengah bumi yang indah. Tercium bau anyir yang menyengat. Apa itu? serok-serok mengerikan layaknya jerit-jerit barang mati yang kini hidup. Menghidupkannya. Ada yang berbeda dari keadaan ini, ada lebih banyak kesamaan dari pada yang lain. Semuanya terasa mencekam, tegang. Semuanya menginginkan bagiannya masing-masing. Kinjja!(cemburu). Lalu mereka kembali menjadi apa yang seharusnya mereka sendiri ketahui. Brutal.
Siapa mereka? Apa yang mereka lakukan sebenarnya? Sadarkah? Mereka terus mengatakan bahwa mereka ingin menyatakan bahwa pendapat itu “ benar “ dan harus di”benarkan”. Lalu bagaimana bisa? Sedang mereka tetap bersikukuh dengan hal yang mereka sendiripun sulit dan sangat susah menentukan pilihan mereka?
Mereka melakukannya meski mereka tanpa sadar. Mereka iba, atau perlu kita iba terhadapnya? Yeoja cantik itu berada di balkon kamarnya. Duduk manis di sofa empuk itu. apa yang tengah terjadi? Dalam gelap gulitanya malam ini. Saat awan mulai cemburu, menutupi bintang juga bulan itu? lalu apa yang ada difikiran yeoja kecil itu? selera warnanya begitu? Arghh…. Hitam.
“ ini yang mereka maukah? Atau lebih lagi?” yeoja itu bergumam sendiri. Dia melihat tangannya. Tangan putihnya itu. tergores… menyelipkan luka berbekas perih.
Haruna POV
Arghh…. Tahukah kesakitan ini menyerukan sakit yang meluka sekali padaku? Kenapa harus secepat itu? aku ingin ada waktu lebih lama lagi… diantara kita… waktu yang tersisa haruskah seperti ini? Aku tak sanggup. Darah telah menetes dari sela-sela pori-poriku yang telah membuka. Terobek, tersayat-sayat kecil dan akankah menjadi dalam?
“ahh… apa itu?” kataku lirih bergetar. aku tak tahu itu makhluk apa, haruskah aku menjerit histeris selayaknya yeoja normal lain? Aku tak ingin seperti itu. biasanya bayangan hitam itu tak apa, kenapa mendekat sekarang?. Bulu kudukku berdiri, aku merasakan angin menyentuh kulitku, dingin… punggungku rasanya diberi es batu. Tanganku telah membeku sedingin es.
&&&
Aku seperti berada dalam alam mimpi yang sangat – sangat mengerikan dan aku takkan pernah lagi mau berada disana. Merasakannya. Dalam mimpipun aku takkan rela!!
“ Annyeonghaseyo! Kalian memiliki teman baru disini,… ayo perkenalkan dirimu” kata Guru itu mempersilahkan. “ Annyeonghaseyo, nan noroul Lee Jinki-imnida” katanya dengan nada datar. Kutangkap dia memiliki sesuatu hal yang menarik. Matanya sangatlah berbeda dengan mata – mata kebanyakan namja lain. Yang kutahu dia baik dan ada sisi lain yang akan membuatnya sama denganku.
“Eotthokaeyo? Apa yang kulakukan tadi?” seruku dalam hati. Aku tak sadar aku melakukannya. Membaca orang? Kenapa itu berlaku begitu saja pada diriku sedangkan aku juga tak sadar menggunakannya?. “Ne~ kau akan baik-baik saja Haruna” seruku dalam hati. Tapi bagaimana bisa?
“ boleh aku duduk di bangku ini?” katanya. Lee Jinki…  aku merasa dia menahan sesuatu hal yang aku sendiri ingin sekali mengetahuinya, tapi entah aku telah mencoba namun tak sampai. Apa yang dia lakukan. Dia bisa menutupnya?
“ kau sudah tahu sekarang?” Tanya Lee Jinki yang biasa dipanggil Onew itu. aku sedikit tak mengerti dengan  apa yang dibicarakannya sekarang. Topic apa? Pelajaran telah selesai, semuanya telah pulang kerumah masing-masing. Lalu apa yang kutunggu?
“ Mianhamnida Onew-shi, aku harus bergegas pulang. Eomma pasti khwatir…” kataku terburu-buru. Aku tahu dia akan mencegahnya dan itu benar. “ Haruna….” Onew menarik tanganku. “waeyo? Aku benar-benar harus pergi” kataku, aku menepis tangannya yang masih memegang lenganku.
“ kau telah membacanya kan? Katakana padaku, aku jarang melihat yang sama sepertiku. Siapa kau?” Tanya Onew to the point. Apa yang harus kukatakan. Aku belum mengerti. Haruskah aku lari, namun aku tahu bahwa dia lebih gesit daripadaku dan itu akan berbuah sia-sia.
“ye~. Apa yang kau mau Jinki?” aku meyilangkan tanganku di dada, menunggu apa yang akan dia katakan apadaku, sebuah pernyataan. Atau itu juga dapat menjadi tuntukan yang megerikan bagiku, aku belum mengerti akan jalan ini.
“ katakan padaku mengenai apa yang telah kau baca! Kau tahu! Now!” katanya mulai lagi, suaranya kini keras menuntutku. “ lalu itu membuatmu merasa senang, aku belum..” aku belum selesai bicara. “ kau sudah meski kau belum memasukinya dalam, karna aku menutupnya?” kata Onew menyelaku. “mwo??” aku kaget tak mengerti.
“cepat katakana!!” katanya mulai menggertakku. “ ya! banyak hal yang kau sembunyikan, dari semua jenis rasa. Tapi meski kau begini kau baik.” Kataku dengan menelan ludah dan memalingkan pandangan. Ihh… kuharap dia tak sepede itu hingga mukanya sedikit berubah. “ hanya itu?” tanyanya lagi yang hanya kujawab dengan anggukan pelan.
“ mianh,,, aku jarang menemui orang apalagi yeoja sepertimu… bagaimana bisa kau?” dia melontarkan pertanyaan lagi yang tak kumengerti. Kapan ketersiratan ini akan menjadi yang sebenar-benarnya ceritaku?. “ apanya?” tanyaku tanpa salah, memang aku tanpa salah. Aku juga masih mencarinya, diriku yang baru.
“ YA!! kau ingin mengetahuinya?” kataku akhirnya. Kulihat dia duduk dan mengangguk. Kami diam. “ tak usah kau paksakan. Aku ingin tahu karna tak sembarang orang bisa seperti itu. di dunia ini hanya beberapa dan kutahu hanya satu klan yang bisa dan klan lain memiliki kemampuan yang lainnya lagi” kata Onew membuatku semakin bingung dan merinding. Dia berkata dengan suara khas namja yang berat.
“ apa maksudmu dengan tak sembarang klan? Ada apa dengan klan?” kataku cepat tak beraturan. Apa yang sedang dia bicarakan sebenarnya?.
“waw… benarkah kau tak tahu apapun?” Tanya Onew, matanya membulat tanda ia terkejut dengan semua jawabanku sekarang. Dunia? Sekarang terasa begitu luaskah?
“ prokk prokk prokk” kudengar suara tepuk tangan, satu orang itu  bertepuk tangan dan terlihat 4 orang lain di belakangnya memakai mantel yang tebal. “ Minho, Taemin, Key, Jonghyun, kenapa kalian?” kata Onew kaget. Apa dia sering kaget seperti itu?omo~
“ kau Haruna ya?” Tanya namja yang jakung, aku hanya mengangguk kecil. Siapa mereka ini sebenarnya? Kenapa hari-hari ini sangatlah aneh? “ heiii… perkenalkan dirimu dahulu, kau memang senang seperti itu dasar flaming Minho! Ehh… na nonoun Jonghyun-imnida” kata namja yang paling penndek diantara lainnya. Tapi dia begitu simpatik padi sesuatu, dan juga baik, aku tahu itu.
“ Key-imnida” kata namja yang setinggi Onew.
“ Taemin-imnida” kata namja yang hampir sama tingginya dengan namja pertama yang tadi dikatakan bernama Minho. Dia sangat manis, kyeopta Taeminie..
“ heii… apa yang kau lamunkan?” Tanya Key melihatku menunduk diam. “ Anio!!! A… aku hanya bingung dengan apa yang terjadi saat ini..” kataku gugup. “ Klan, didunia ini ada banyak klan yang meninggali tanah yang begitu lapang, mereka memiliki daerahnya masing-masing. Dan jika sudah ditinggali seperti itu, maka seorangpun tak boleh mengambilnya kecuali dengan cara bertarung. Aku adalah klan ‘cho’ yakni petarung. Onew dan Taemin klan “ Lee” mereka bisa mengetahui apa yang kau fikirkan dan mengendalikan orang lain. Key dan Jonghyun adalah klan ‘Kim’ itu adalah klan petarung dekat. Lalu ini giliranku bertanya… siapa kamu?” Tanya Minho panjang lebar membuat semuanya tercengah melihatnya.
“ah?… aku tak tahu siapa aku ini, tapi aku ingin mengetahuinya, dan setidaknya aku juga ingin membahagiakan seseorang yang sangat berarti dihidupku. Nan saranghaeyo…T.T” kataku yang tak sadar telah meneteskan air mata.
“kekuatannya, hampir sama sepertiku. Dia bisa memabaca orang” kata Onew meecahkan kesunyian. Dia terlihat sengan karena ada seseorang lain yang menjadi bagian darinya.
“ jika kau seperti kami, buktikan!” kata Key yang tak percaya dengan apa yang dikatakan Onew. “ kau tak percaya bukan, kau takut tapi kaku ingin aku… kau tak menyangkat bahwa ada seseorang lain diluar klan kalian yang sebenarnya berada diantara masyarakat dan tersembunyi dari manusia biasa?” kataku parau.
“ahh? Benarkah dia?” Taemin takjub dengan apa yang kukatakan. Aku ingin membuangnya. Apa yang akan aku dapatkan dengan hal ini? apa sebegitu penting sehingga akan membuat orang lain merasa takut berada disampingku?.
“ baiklah… aku mengakuinya sekarang, “ kata Key, dia sekarang lebih lembut dari pada tadi, ramah dan hangat.
“ahh…” aku mendesah, kupengangi kepalaku… sedikit pening, telingaku… apa yang kudengar ini? sakit…
“ kau kenapa? Jangan bertinkah bodoh didepan kami!” kata Minho yang masih saja kasar. Menyebalkan. Ahh… kenapa semakin melengking. Aku jatuh terduduk. Onew dengan sigapnya menolongku disusul dengan yg lainnya tak terkecuali Minho. Dia sebenarnya sangat baik, tapi aku tahu tak mudah baginya menyekuai seseorang yang baru ia kenal. Aku beruntung masih sadar. Tapi melengking, sakit ini seperti yang ia rasakan. Arghh…
&&&&&&&&
Aku tak harus menceritakannya, jangan untuk masalah sebelum ini saja aku belum bisa meneruskan apa yang mereka maksudkan. Aku akan menyimpan atau bisa dibilang menyembunyikan kekuatan baru ini. baru? Semuanya barus aja aku dapatkan bukan?ahh… apa yang harus kulakuakan. Aku tak tahu apapun.
“ gwenchanayo?” Tanya Onew dan Jonghyun. Mereka yang paling simpatik padaku. Kenapa? Aku ini hanyalah anak baru yang mereka kenal.
“ ne~ gwenchana~” kataku mantap. “ Ini minumlah” Key menyodorkan segelas minuman hangat. Ini adalah musim dingin bayangkan saja bagaimana ke adaanya. Dingin sekali.
“ Kamsahamnida” kataku kemudian meneguk minuman yang diberikan oleh Key itu. kurasa dia pintar memasak.haha~ “ tunggulah sebentar aku akan memasakkan kalian makanan” kata Key pergi kedapur. Aku lupa bagaimana bisa aku sampai di rumah mereka. Ahh… dimana kesadaranku ini? omona~
“ne~, “ kata Key. “ Bolehkah aku tahu bagaimana bisa kau mendapatkan kekuatan itu? kukira kau benar-benar tidak tahu apapun lalu bagaimna bisa kau mendapatkannya? Dan benarkah bahwa itu kekuatan baru?” Onew mengulang perkataannya. Apa yang dia lakukan?
To be Continued
Gimana Reader? Aduh… maaf ya kalau jelek atau ga menarik. Admin Aita juga ga sadar nulisnya. Hehe. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa…. Gomawo!!^^

Title : THE SCREAMING THAT SESOMNATE  IN ME
Genre : Horror, Mystery, Romantic.
Author : Anandhiya Intan a.k.a Aita Rinn
Maincast : Haruna, Onew.
Supportcast : SHINee
Length : Twoshoot
Rating : PG – 15

Aku tak harus menceritakannya, jangan untuk masalah sebelum ini saja aku belum bisa meneruskan apa yang mereka maksudkan. Aku akan menyimpan atau bisa dibilang menyembunyikan kekuatan baru ini. baru? Semuanya barus aja aku dapatkan bukan?ahh… apa yang harus kulakuakan. Aku tak tahu apapun.
“ gwenchanayo?” Tanya Onew dan Jonghyun. Mereka yang paling simpatik padaku. Kenapa? Aku ini hanyalah anak baru yang mereka kenal.
“ ne~ gwenchana~” kataku mantap. “ Ini minumlah” Key menyodorkan segelas minuman hangat. Ini adalah musim dingin bayangkan saja bagaimana ke adaanya. Dingin sekali.
“ Kamsahamnida” kataku kemudian meneguk minuman yang diberikan oleh Key itu. kurasa dia pintar memasak.haha~ “ tunggulah sebentar aku akan memasakkan kalian makanan” kata Key pergi kedapur. Aku lupa bagaimana bisa aku sampai di rumah mereka. Ahh… dimana kesadaranku ini? omona~
“ne~, “ kata Key. “ Bolehkah aku tahu bagaimana bisa kau mendapatkan kekuatan itu? kukira kau benar-benar tidak tahu apapun lalu bagaimna bisa kau mendapatkannya? Dan benarkah bahwa itu kekuatan baru?” Onew mengulang perkataannya. Apa yang dia lakukan?
“ hmm,.. aku tak tahu dengan apa yang terjadi denganku Onew-shi. Itu kenyataan yang sesungguhnya. Aku merasakan kekuatan ini sebenarnya dari kakekku yang baru saja meninggal seminggu yang lalu. Aku diberi surat wasiat. Tunggu… dimana surat itu?hwaaaaaa…..” sebelum semuanya aku jelaskan aku malah menjerit sendiri.
“ mworago? Apa yang terjadi disini?” Minho datang dengan balutan jas hitam besarnya. Mau kemana dia?. “ Anio Minho-shi, aku, hanya kehilangan surat wasiat milik kakek…T.T “ kataku dengan nada lesu. “ ikut aku…” tarik Minho. Aku dibawa olehnya ketempat dimana itu adalah gubuk tua yang dahulu kakek tinggali. Beberapa menit Minho mengorek-orek tempat itu. lalu dia datang menghampiriku yang terpaku. Menyodorkan amplop kusam. “ ini yang kau cari bukan?” katanya bangga karena menemukan apa yang kucari. Setelah menemukannya kami kembali ke rumah mereka. Disana mereka telah menunggu. Kubuka dengna hati-hati surat itu dan kubacakan.
Untuk Cucuku tercinta…
Maaf kakek melakukannya tanpa sepengetahuanmu, maaf kakek menyampaikannya dengan surat ini nak.. saat kau baca surat ini pastilah kakek sudah tiada. Aku harap kau memaafkan kakekmu yang bodoh ini. Kakek hanya ingin kau bahagia, tapi ternyata kekuatanmu begitu besar. Kamu adalah anak dari klan ‘Lee’, pasti sekarang kau tengah bersama dengan mereka… lalu ibumu sebenarnya adalah sepertimu hasil gabungan. Ibumu adalah anak klan ‘choi’ klan terlarang. Klan terlarang itu memiliki kekuatan yang besar. Mereka mengambilnya dari alam lalu memanfaatkannya. Maka dari itu sulit sekali untuk menjinakkan kekuatanmu itu. tapi kuharap kau bisa mengatasinya. Kau cucu kakek yang selalu kubanggakan. Gunakan kekuatan itu dengan sebaik-baiknya ya…
“ Haruna…” panggil Onew. Aku tahu bahwa dia merasa iba atau lebih tepatnya simpati dan takut terjadi apa-apa padaku. Tapi kenapa kakek menyembunyikannya dariku? Mengapa? Aku meremas amplop kakek. Dan…
Aku harus menutup kekuatan haruna yang begitu besar itu. dia belum bisa mengendalikannya. Jika tidak seperti itu pasti dia akan terluka sendiri. Dan memang sulit sekali mengendalikan kekuatan gabungan klan-klan. Apa yang harus kulakukan? aku menyayanginya cucuku. Saat aku tiada pasti dia sangat membutuhkan kekuatan itu. YA! aku hanya harus menyembunyikan kekuatan itu, menekannya sementara sampai dia benar-benar cukup kuat untuk menguasainya.
Aku menemukannya, ingatan tentang kakek. Aku berlari keluar. Menerjang rerumputan belukar yang rimbun hampir setinggi dada. Aku berlari menuju hutan. Aku tahu bahwa mereka, Onew,Key,Minho,Jonghyun, dan Taemin mengikutiku. Berlari secepat yang mereka bisa untuk mengejarku. Aku terjatuh tersandung batu. Ahh… kenapa harus seperti itu. aku inign sekali membunuh, nafsuku yang tak terkendali. Ini adalah kelemahan terbesar dari klan terlarang. Ia tak bisa mengendalikan diriya saat perasaan yang begitu besar, tentang hatinya yang tak lagi bisa ditekan, dipegan erat.
“ Harunaaaaa…. Kau harus mengendalikan dirimu!!” seru Minho dari kejauhan. Dia lebih cepat dari pada yang lainnya. Yah… itu yang harus dipunyai oleh seorang klan ‘choi’ sebagi klan petarung terkuat. Mereka menemukannku dengan cepat. Di dekat gua diantara pepohonan rimbun dan dibawah sinar rembulan di malam yang gulita. Entah… baru aku sadari aku tak takut lagi akan kegelapan.
“ hold on!! Tahan dirimu, lawan dirimu yang ada pada dirimu sendiri. Kau bisa menentukan yang lebih baik dari pada siapapun. Aku percaya kamu…” kata Onew. Dia menenangkanku. Hatiku bergetar. tapi aku tak boleh. Dia adalah keluargaku juga.
“ apa yang bisa kulakukan hah??” aku berteriak, di dekat tebing itu. tubuhku mulai mengejang kuat. Apa yang terjadi? Aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri!!
“ tenang!!” Jonghyun memelukku. Aku merasakan kehangatan namun itu hanya untuk menenangkanku saja. Meredam amarahku yang kian memuncak dengan waktu yang kian bertambah. Apa yang harus kulakukan? aku juga tidak bisa mengendalikan diriku sendiri.
“ Key!!! Apa kau tahu sesuatu tentang apapun yang berhubungan dengan Klan-klan zaman kita dulu?” tuntuk Onew pada Key. “ne~ hyung!!! Berfikirklah, ayo ingat-ingat!! Semuanya menganjdalkanmu hyung!!” Taemin menarik lengan jas Key membuatnya tak bisa berfikir atau membuyarkannya hanya dengan satu detik saja. Key juga jadi ikut tak bisa mengendalikan diri?eotthokaeyo???
“ buat dia tak sadarkan diri!!” seru Minho. Mereka semua berusaha mendekat. Onew telah lebih dulu jatuh terjengkak, bukan hanya itu. aku juga menggigit tangannya. Darah keluar sedikit demi sedikit dari tangannya itu. Taemin berusaha mendekatiku. Aku mendorongnya hingga terjatuh kejurang. Entah sebelum aku melakukan hal itu, ada perasaan suka padanya. Tapi aku iba kepada diriku sendiri. Entah apa yang terjadi jika ia ditemukan dibawah sana. Mungkin semua badannya remuk. Tulang-tulangnya menjulang keluar menembus kulit-kulit putih miliknya. Semua yang telah ada hilang seketika dalam beberapa detik.
“brakkk…srakkk…” aku memukul Minho dengan keras hingga ia terpental menubruk pohon oak besar yang ada di depan gua. Kepalanya mengeluarkan darah segar. Dia masih bisa berdiri. Key mencoba mengendalikanku dari jarak jauh, kekuatan yang baru ia temukan beberapa bulan lalu. Atas usaha kerasnya dan baru ia lakukan percobaan dengan hewan dan sekarang aku lah yang akan menjadi percobaan makhluk hidupnya.
Aku tak bisa bergerak lagi. Aku menarik tanganku yang terkunci oleh jurus yang Key aktifkan. Aku menarik, mengeluarkan kekuatanku yang tak terasa aku mengambilnya dari alam. “arrrggghhh….” Aku menjerit sekuat tenagaku mengalahkan jurus yang key kunci padaku. Dia terpental begitu juga denganku. Minho merangkak dan berdiri mendekatiku lagi. Ia menggunakan jurusnya sekarang. Mengeluarkan sebilah pedang besar yang tajam. Menghantamkannya padaku. Tapi aku merasa tak terjadi apa-apa padaku saat aku menutup mata. Ada tameng besar didepanku menepis pedang Minho.
Jonghyun diam mengamati. Dia menemukannya, dia fikir itu titik lemahku. Dia berlari menaiki pohon oak yang tadi kubenturkan Minho. Jonghyun terbang dari pohon Oak itu seperti ada sayap pada punggungnya itu. diterangi oleh rembulan yang tidak lagi tertutup awannya. Dia memukul kepalaku dengan keras. Arghh… aku jatuh keseimbanganku hilang. Aku lengah. Aku memukul Minho yang mendekat. Tapi ternyata aku memukul tanganku sendiri hingga tersungkur jatuh dan mengeluarkan aroma khas anyir darah. Minho adalah klan petarung, pantas saja baginya untuk berdiri seperti tak ada apapun. Dia harus bisa seperti itu, karena aku bukanlah apa-apa. Ada musuh yang lebih dari aku. Klan terlarang. Mereka bisa ada dimana saja. Aku masih bisa, aku mengambil kekuatan dari alam lagi. Healing. Tapi rasanya tak cukup, tak cukup kuat dan cepat. aku berdiri… aku melihat Onew menghalangi yang lain agar tak menyerangku lagi.
“jangan…! Haruna… kau masih sadar bukan?” tanyanya memegangi tanganku. Aku tak bisa menjawabnya. Aku hanya mengerjap-ngerjapkan mataku. Aku tidak bisa menjawab pertanyaannya, aku sudah membuka mulutku. Kukira aku akan mengatakan sesuatu dengan suara parau namun ternyata aku tak mengeluarkan apapun. Tenggorokanku tercekik. Sakit.
“ kendalikan dirimu. Tarik nafas dan keluarkan pelan-pelan. Kau akan lebih baikan setelah itu. tapi kau harus menekan perasaanmu. Tenanglah… “ Onew memberikan aba-aba agar aku lebih baik. Aku membuka mataku. Kulihat Onew ada disampingku bersama Jonghyun. Minho dengan langkah gontai menghampiri Key yang terkapar. Perut dan lengannya menyentuh rerumputan berduri.
“modu Mianhaeyo…” kataku parau. Entah suara darimana aku juga tak mengetahuinya. Itu seperti bukan suaraku. “ dimana Taeminie?” tanyaku. Aku masih ingat bahwa aku mendorongnya terjun bebas ke jurang. “ kau kemanakan dia??” jerit Minho. Minho memang dekat sekali dengan Taemin, pantas dia yang paling aggressive. “aku… aku mendorongnya jatuh ke jurang” kataku masih parau, suaraku hilang di kata terakhir.
“ Taeminieeeee….arghh…!!!” jerit Minho lagi disamping Key yang tak sadarkan diri. Key telah melakukannya dengan keras. Ini bagian dari effect karena baru ia gunakan kekuatan itu pada object yang baru.
“Annyeong…” kata Taemin. Dia terbang, sayapnya indah putih. Seputih kulitnya. Itu adalah perpaduan yang bagus. “ Taeminie… gwenchanayo?” Tanya Minho mendekat. Matanya merah padam karena kejadian tadi. Dia menutupi ambisiusnya.
“ ayo kita kembali kerumah…” kata Key yang terbatuk-batuk. Dia muntah darah!omo~. aku benar-benar tidak bisa mengendalikan kekuatan yang besar ini. aku digendong oleh Onew. Jonghyun dan Minhomemapah Key yang terluka cukup serius. Diperjalanan aku tidur, menyerap energy sebanyak-banyaknya untuk menyembuhkan lukaku. Luka di dalam dan di luar.
“sudah sampai…” Onew berbisik ditelingaku, membuatku bergidik. “aku mau turun,,,” aku meronta dipelkannya. Taemin tersenyum melihat gelakak kami berdua. “YA!!! TAEMINIE apa yang kau tertawaakan??” aku berteriak saat itu juga Onew menurunkanku dalam posisi duduk. “ kau sangat cantik saat rambutmu terurai HARUNA…” bisik Onew lagi. Haduh… Haruna sangtae~ haha.
Jonghyun meletakkan Key di sofa dalam posisi terbaring. Aku mendekatinya perlahan. Jonghyun masih was-was denganku. Takut jika aku tak terkendali lagi. Tapi aku sudah baik-baik saja. Kuharap ini akan berlanjut pada malam-malam selanjutnya. Aku bisa mengendalikan diriku sendiri sebagaimana mestinya.
“ aku hanya ingin mengobatinya” kataku duduk di samping sofa. Key bergumam tak karuan dan itu tak kumengerti. Aku tetap melakukan apa yang seharusnya kulakukan daritadi sebelum Onew menghalangiku dengan kata-katanya yang tak bisa dipercaya. “ahh…” Key merasa sakit dengan apa yang kulakukan. sebenarnya aku hanya menaruh tanganku diatas luka yang membuka di lengan dan perut bagian samping Key. Perlahan-lahan lukanya menutup. Lebih sukar mengobati orang lain dibandikngkan menyembuhkan diri sendiri.
“ kau akan tetap seperti ini kan? Tak sebuas tadi?” Tanya Minho ketus. “ne~ hagoshipoyo.” Kataku menunduk menyesal atas apa yang terjadi malam ini. dalam satu hari saja aku telah melakuakan banyak hal.
“ Haruna… aku akan berada disampingmu, mengingatkanmu dan ikut menanggung lukau itu” kata Onew. Sudah berapa kali dia melakukan hal itu dan membuatku sedikit… canggung.
“ gomawo, aku akan berada disini, ikut dengan kalian. Membuatkan makanan kalian setiap hari dan sebagaimana mestinya. Aku sudah tidak punya oranglain lagi. Kalian telah tahu apa yang aku tidak tahu. Kalian orang-orang yang kusayangi”.
Onew POV
Aku akan menjagamu sebagaimana mestinya Haruna. aku akan berusaha semaksimal mungkin. Aku tahu aku tak kuat seperti seharusnya namja yang memiliki yeoja. Aku akan berusaha lebih kuat.
&&&&&&&&
AUTHOR POV
Selama tiga bulan Onew berlatih keras. Pagi ia melatih kemampuan mengendalikan diri dengan Haruna. malam hari Onew melatih dirinya sendiri agar bisa lebih dari Haruna. dapat melindunginya. Onew berusaha dengan keras. Dan dialah pemenangnya. Pemenang hati Haruna yang indah seindah musim semi yang datang saat hati mereka tengah merekah.
END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

16 thoughts on “The Screaming That Sesomnate In Me”

  1. agak bingung saya bacanya =.=a
    Bahasanya sulit dipahami jadi kudu berkali-kali baca baru mudeng -___- *dicekek author krn kebnyakan komentar*

    Tapi overall bagus kok thor ff-nya, emg bikin ff mystery-fantasy rada rada susah hehehe. Good job buat authornya d(^.^)b

    Satu lagi, untungnya ff ini lsg end haha, harusnya kan twoshot, tapi dgn bgtu aku gak jadi penasaran kekeke #slapped

  2. Klan si haruna cukup buas yaa..
    Untung ada leader onew sangtae yg slalu bijaksana dlam suatu hal…pas awal” nya sih cukp biking ngebingungin tpi mulai kbwah bwah nya sih cukup ngerti…..
    Nice ff thorrr..good job d^_^b

  3. All : author minta maaf ya, ff nya jelek bgt kek gitu ToT *nangis di pojokan. hehe.. author masih belajar. mianhae. komennya buat pelajaran buat author.
    maaf juga bahasanya kacau. author kebanyaken baca novel luar. jadi pengen ikutan nulis gitu malah ga bisa..

  4. huwaaaa…. kereeen .. aku ngerti..aku ngertiii *tumbeen?*
    haruna keren bgt… tapi thor kok cepet bgt endingnya kaya gitu ?? ayoo buat sequelnya … aku kira bakal ada petarungan yang lebih sengit lagi… >,<

    ahh awal2 kereen thooorr… akhirnya nih .. ckckcck
    ayo..ayo buat sequelnyaaa…

    ^^
    nice ff …

  5. daebakk ni FF nya, laen dr yg Laen, hhaa XD
    sukaa bgt,, author daebakk^^d

    haruna pas ngamuk serem bgt :s

    bikin sequel dong author, pasti tambah keren 🙂

  6. author udah buat yang sequel kok. nunggu di publish aja ma admin nya.. hehe~
    judulnya Radiant Twilight. sequel kok.. genrenya sama kayak ini. tunggu yaa.. 🙂

  7. Ini idenya keren lohhh,,, cuma sayang di alurnya kayak kreta ekspres,, terus penjabaran detail mengenai setting juga penokohan si Haruna kurang sama endingnya yang setengah jalan,, jadinya yg baca gx mudeng,,,

    Padahal kalau ini bisa dikembangin lagi dengan penataan setting sama konflik yang lebih mendalam bisa jadi good FF lohh,, sumpah dehh gx bohong,, cz aku suka FF fantasy kayak gini,,hehe

    Over all,, bagus kokk,, menurut aku nih FF perlu sedikit dibongkar pasang lagi di alur sama konflik bakal jadi FF fantasy yang sempurna,,hehehe

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s