Mwo??? Didn’t U Know Me?? – Part 2

Title     :  mwo???didn’t u know me??

Author(*) : muffin bee

Main Cast(*) (Tokoh Utama) : kim kibum aka key, gaby (you/reader)

Support Cast(*) (Tokoh Pembantu) : lee taemin, lee jinki, kim jonghyun, choi minho, umma key, appa key, manager hyung, dian.

Length(*) : sequel (belom ada kepastian ampe part berapa)

Genre(*) : romance, friendship, comedy (just a little bit)

Rating(*) : PG-15

Summary : One time…

“WHATTTTTT THE HELL IS THIS????”  aku menganga tak percaya, saking menganganya tuh mulut 2 ekor gajah bisa mendarat dengan sempurna *???apa-apa’an sih bahasa lo thor??geje banget deh (-_-“) “are u kidding me????” /kali ini mata bulat ku hampir keluar dari rongganya “aaarggghh…cempereng paja ko eh!!” *lha??lha?? bahasa minang kabaunya keluar sekarang, gimana sih thor?? Author: aiyhh..cerewet banget sih lo??diem aje noh, yang nulis kan gua, jadi suka suka gua dong.hahahaha*evillaugh* pletak/author di gampar readers* “WHAT THE FUCK???”

WELCOME TO INCHEON AIR PORT

A.N:

Kyaaaa——!!!!! Part 2 ny udah nongol lagi neh bee (reader), muffin datang lagii sambil membawa flash flish flush, MWO??? Author kagag nyambung.hahaha #plak. Abaikan. Ok reader disini nih, mulai dehh konfliknyah, kekeke, menurut author siy, tp gag tau menurut bee sekalian. Udah ah..capek author ngomongnya. Bee pada penasaran kan, lets read and dont forget to comment ok?? Happy reading *BOW*

Part 2

Gaby’s pov

Jet setter, go getter…call me mr.been

Neyo-one in a million is playing now, aku terus tenggelam dalam musik musik mp4, hanya musik yang terdengar dengan ektra volume, aku tidak tahu apa pesawat udah take off atau belum, ini adalah perjalanan pertama ku sendirian yang entah kemana yang pasti keluar negeri, terbersit rasa senang karena aku sudah meraih satu mimpi ku, yaitu terbang keluar negeri dengan uang sendiri,dan terbebas dari si gendut itu, meski aku harus rela mengorbankan kuliah ku, hah..setidaknya kuliah ku akan tertunda untuk sementara sampai aku bisa mengumpulkan uang ku sendiri. disamping itu ada rasa khawatir, aku tidak tahu apa yang terjadi setelah ini, setelah aku turun dari pesawat dan menjejakkan kaki yang entah dimana, aku terlalu takut melihat kemana arah tujua ku sebenarnya, hingga aku memutuskan untuk menjadikannya kejutan pas di bandara nanti. Aku terlalu malas untuk membuka mata, hingga aku merasa tertekan heban, dan kepala ku mulai pusing, sepertinya pesawat sudah mulai take off, aku mencengkeram tangan kursi dengan kuat, eh bukan..sepertinya aku mencengkeram tangan seseorang, apa???

flashback

Dian’s pov

“…gimana fer bisa gak?”ku lirik gaby, dia kelihatan harap harap cemas

“bisa, tapi…”dia terdiam sebentar “biayanya lumayan mahal…” lanjutnya “gak papa kok” jawab gaby yang membuat aku kaget “berapa pun aku bayar, pokoknya secepatnya nya, aku harus berangkat secepatnya, aku Cuma punya waktu 1 jam” ku lihat gaby, wajahnya sungguh kalut, aku bisa merasakan apa yang dia rasakan “oke! Kau tahu apa yang membuat semua ini mahal ?” kami menyimak perkataan ferdi bersama “karena aku berusaha membujuk salah satu penumpang untuk menjual tiketnya kembali, seandainya kalian bilang dari kemaren pasti kalian akan dapat dengan harga murah” “yah ini darurat fer..”jawab ku seketika “akhirnya dia bersedia menjual tiketnya, kau tahu berapa?” tanyanya, kami kompak menggeleng “10 juta!”ferdi mendengus “APA????” kami tidak percaya

Minangkabau internatuional air port.

Aku tersaruk saruk setengah berlari, tentunya setelah pamit ke dian dan ferdi, aku yakin orang orang si gendut itu udah sampai di kost ku sekarang, aku masuk dengan meyerahkan tiket dan pasport setelah pemeriksaan keamanan, aku tersenyum penuh kemenangan, aku bisa! Pekik ku dalam hati, aku memasuki pesawat setelah check in, aku sempat kaget ketika melihat orang orang dibarisan depan yang lagi sibuk berbicara, sekilas ku lihat mereka, wajah mereka cemas, ah..mereka mirip banget dengan karakter manga yang ada di komik komik ku, aku bergumam sendiri sambil melewati mereka

Aku melongo meliaht keluar jendela, “ya tuhann…dekat sayap!”aku menghela nafas, “ah…siapa yang peduli?aku punya ini”aku memasang headphone yang dari tadi ku kalungi, aku menyetel mp4 dengan ekstra volume, aku yakin sekeras apapun orang berteriak aku tidak akan bisa mendengarnya, aku memejamkan mata ku, berharap semuanya cepat berlalu, seketika terlintas wajah pig gendut itu, aku memelas, jangan mengingatnya lagi. Aku menekankan kalimat itu didalam pikiran ku, aku terus tenggelam dalam musik mp4 ku hingga kehadiran seseorang yang barusan duduk sedikit membuatku tersentak, terlalu malas untuk membuka mata, neyo-one in a million bermain di mp4 ku, kali ini aku tdak tahan untuk tidak mengangguk angguk, tangan ku udah poppin kesana kemari dengan mata masih terpejam, ah..menyenangkan sekali.

Neyo-one in a million is playing now, aku terus tenggelam dalam musik musik mp4, hanya musik yang terdengar dengan ektra volume, aku tidak tahu apa pesawat udah take off atau belum, ini adalah perjalanan pertama ku sendirian yang entah kemana yang pasti keluar negeri, terbersit rasa senang karena aku sudah meraih satu mimpi ku, yaitu terbang keluar negeri dengan uang sendiri,dan terbebas dari si gendut itu. disamping itu ada rasa khawatir, aku tidak tahu apa yang terjadi setelah ini, setelah aku turun dari pesawat dan menjejakkan kaki yang entah dimana, aku terlalu takut melihat kemana arah tujua ku sebenarnya, hingga aku memutuskan untuk menjadikannya kejutan pas di bandara nanti. Aku terlalu malas untuk membuka mata, hingga aku merasa tertekan heban, dan kepala ku mulai pusing, sepertinya pesawat sudah mulai take off, aku mencengkeram tangan kursi dengan kuat, eh bukan..sepertinya aku mencengkeram tangan seseorang, apa???Ugh malunya aku, pura pura gag tau aja deh:P

Aku membuka mata perlahan dan melepas headphone ku, pengen ke toilet, kebelet. Aku bersiap melepas seatbelt ku dan tanpa sengaja melihat ke sebelah, tatapan mata kami beradu, aku kaget untuk kedua kalinya, lagi lagi karakter manga, alisnya bertaut, ada yang salah dengan ku? Klik, seatbelt terlepas “excusme..”aku tersenyum geje, dia memberi jalan dengan menarik kakinya masih dengan ekspresi terkejut, aku pun berjalan melewatinya.

Key’s pov

“excusme…”katanya sambil tersenyum dengan lesung pipit tertoreh di kedua pipinya, aishh cewek ini, aku masih membatu, dan kemudian tersadar, aku buru buru menarik kaki ku, “pabo!”aku merutuk diri ku, tadi dia tersenyum kenapa aku tidak membalas senyumannya, aku memukul kepala ku sendiri, kenapa aku begitu pabo hari ini! Lagian kenapa juga yoeja itu pakek acara megang tangan ku segala, aku kan jadi grogi geje *plak/key sok imut..author di tendang locket*

“excusme…”katanya setelah kembali dan melewati ku, aku menatapnya, dia kembali tersenyum, senyum yang dipaksakan,aku bisa melihat dari balik matanya kalo dia tidak sedang tersenyum, melainkan.. “hello..”sapa ku sambil melambai tangan geje, aishh..pabo, apa yang kulakukan, buru buru ku sembunyikan tangan ku “hi…nice to meet u..”katanya, belum sempat aku membalas dia sudah langsung memasang headphonenya, “Mwo???apa dia tidak mengenaliku??”aku marah tidak tahu kesiapa “dia tidak kenal key??dia tidak tahu shinee??”aku berbicara sendiri seperti orang gila

“what’s matter??”tanyanya melihat kearah ku masih dengan headphone di telinga, “can u hear me??”tanya ku kaget “yea…i hear u, but i can’t understand what u was saying..”katanya, tentu saja! Aku berbahasa korea barusan, aku pikir dia sudah di pekakan dengan headphone merahnya. “oh…sorry about that,..hey…what’s ur name?”aku mengalihkan pembicaraan, dia mengulurkan tangan “gaby…” katanya singkat, “key, kim ki bum…” dia hanya tersenyum dan kembali menatap keluar jendela, mwo?? Inikah perlakuan yang kuterima? Artis, selebritis, namja terganteng dan termodis di korea di cuekin dengan seorang yoeja?ANDWE! Aku tidak terima! Biasanya semua yoeja bakal histeris melihat ku dan sibuk minta tanda tangan, tapi ada apa dengan yoeja aneh satu ini, aku kesal bukan main, aku memang mudah meledak.

“didn’t u know me?”tanya ku setengah teriak “dia menoleh ke arah ku, dan melepas headphone nya “didn’t u know me?”kata ku dengan penuh kekesalan, alisnya bertaut bingung, aigoo…  “what?of course i’m”dengan wajah tersenyum, aku lega “u said, ur name key, kim ki bum, aren’t u?”tanyanya, denga ekspresi kebingungan, kenapa dia masih bersikap biasa bertemu dengan artis ganteng seperti aku *key pede amir lu* aku menghela nafas berat “i mean, don’t u know who the real i am??didn’t u know?”aku sedikit menggeram menahan amarah, tulalit banget nih yoeja

“yea..i know..i have seen u…”katanya setengah berpikir, aku kembali berbinar binar, akhirnya “yea??” aku tak sabaran “i have  seen u in my comic, u looks like the one a character of manga”  *gubrak* key terjungkal kedepan “DON’T U KNOW ME??”kata ku lagi*pake mix yang dicolong pas manggung*, aku benar benar kesal setengah mati “WHAT THE FUCK ARE U?”katanya tidak kalah keras “why u always yelling ‘don’t u know me dont u know me’on my face! What’s wrong with u?” teriak nya, aku terperanjat, aku di bentak?? ANDWEE!!key shinee namja tertampan sejagat raya dibentak yoeja biasa “what’s wrong with me??what’s wrong with u??why are u so mad??” “u said im mad? U begin first! Why are u yelling me with stupid question!”jelasnya, aiss.. aku benar benar marah “aigoo.. REALLY?? U don’t know me??u don’t know key?? Shinee??” aku kaget setengah mati, baru kali ini aku bertemu orang yang tidak kenal shinee, halmonie yang pernah aku temui pun kenal shinee, kenapa dia tidak? “i don’t know what u are saying, do u think u are an actor??selebrity?singer??” “what?? Of course iam!”bentak ku “impossible…”dia menggeleng kepala dan memasang headphonenya kembali, jangan jangan dia pikir aku “are u insane?? I have never seen u on tivi,..so…never mind, i don’t know u.real..”dia memejamkan matanya, malas berdebat molla? Aku mulai berceloteh dengan bahasa korea ku “aigoo…neo paboya!semua remaja mengidolakan kami kenapa kamu tidak! Tidak kah kau sadar betapa ganteng dan imutnya kami ini??semua orang bakal histeris kalo melihat kami!”

Gaby’s pov

Aku masih bisa mendengar samar samar cowok disebelah ku memberengut gak karuan, dia menyangka dirinya artis terkenal, toh aku gak pernah melihatnya sama sekali di tivi, what ever! I dont care.

Setelah beberapa saat aku membuka mata dan memandang keluar jendela, ah pesawatnya mulai terbang rendah, aku bisa melihat bandara super megah itu, sebentar lagi landing, aku tidak biisa menahan senyuman yang terlanjur mengembang diwajah ku, welcome new life, u are free now.. bisik ku dalam hati,aku melirik sekilas cowok manga disebelah ku, ekspresinya datar, dia mengabaikan ku, ah..tentu saja dia marah karena aku tak mengenal keartisannya.hahaha, mo ditanya seratus kali orang gak tahu tetap aja gak tahu, pesawat sudah landing aku bersiap turun, aku langsung menyerobot melewati cowok itu yang lagi sibuk meraih tasnya.

Brukk, tas bawaanya jatuh, karena tersenggol oleh ku, raut wajahnya berubah 180 derajat, matanya menusuk ku, huuuu death glarenya bikin aku keki

“uupss..my bad…sorry”aku memungut tasnya yang terjatuh dan memberikan kepadanya, dia meraihhnya dengan kasar, sebelum di interogasi lebih lanjut aku buru buru kabur dan berjalan cepat

Brukk, aww… bisa ku rasakan siku seseorang menusuk lenganku, “oops..mianhe noona…”katanya sambil membungkuk bungkuk geje, cowok itu berkaus oblong putih dengan headphone putih melingkar dilehernya.

“what??”aku gak ngerti sama sekali apa maksudnya, cowok itu menggaruk garuk kepalanya dengan bingung “i..i…im so sorry noona..”katanya gelagapan, hah ada berapa manga sih disini?heran deh, tadi aku menabrak satu, dan malah ditabrak ma yang satu lagi

“ya!!hyung..”aku melihhat satu lagi manga di balik punggungnya, yang itu agak jangkung dengan tatapan penuh kharisma, aduh apa apaan aku ini? “mwohenun goya?”aku juga tidak mengerti ama yang ini “ani..aku tak sengaja menyenggolnya..”ku lihat cowok yang menabrak ku bicara ntah apa kepada temannya itu dengan raut muka menyesal

“sorry bout my brother miss….”kali ini si manga jangkung angkat bicara, “eh..doesn’t matter, but??owh..my lovely head phone..”aku baru tersadar headphone yang aku pegang terpentar ketika si manga tadi menyikut ku, “oh…”aku tak mampu berkata kata

Author’s pov

,“oh…”gaby tak mampu berkata, raut sedih dan kesal bercamput diwajahnya “owh…im so sorry noona”cowok yang menyikut gaby tadi tak henti hentinya meminta maaf “ottohke minho-ya??”jong kebingungan dan merasa bersalah “nan ottohke??aku…” “yaa!! Hyung”minho memotong perkataan jong “kenapa kau bertanya kepada ku??”minho jadi ikutan kesal “kau harus bertanggung jawab ke yeoja itu..” “ne..arasso, kundae..” “kuroum..apa yang kau khawatirkan?”tanya minho bingung “masalahnya…”jong mendekat ke kuping minho “aku tidak bisa berbahasa inggris..apa yang harus aku katakan?” “MWO??????”  “aisshh…kau ini!bisa tidak kau tidak berteriak didepan ku!” gerutu jong, minho melirik yoeja didepannya yang masih sibuk membolak balik headphonenya yang rusak.

Key’s pov

Kulihat minho melirik yoeja aneh tadi yang masih sibuk dengan headphonenya yang menurutku sudah rusak karena tersenggol jong hyung tadi, hahaha how poor…siapa suruh dia menyenggolku, aku masih memperhatikan mereka bertiga, tiba tiba minho mengambil headphone jong hyung dari lehernya, jong hyung kaget “yaa!!”kulihat jong protes, minho mengabaikannya dan menyerahkan headphone jong ke yoeja itu, yoeja itu hanya menatap minho penuh tanda tanya, aissh..aku tak suka tatapan itu, minho hanya garuk garuk kepala sambil cengengesan “kenapa kau cengar cengir minho?”tanya jong yang tidak kalah bingung “masalhnya aku juga tidak tahu harus berkata apa hyung” “AHAAAAHAHA…”aku tertawa keras *kalian tahu kan tawa khas ku:D* aku menjatukan semua bawaaan ku karena menahan tawa,hahaha…kenapa mereka pabo sekali aigoo… kok ada ya artis sepabo itu *pletak pletak#key di hajar blingers n flames* “yaa!!key-ah!” teriak mereka berdua bersamaan, spontan tawa ku berhenti “wae??”aku masih menahan tawa “kenapa kau tertawa?”tanya jong kesal “yaa…key-ah, kau kan hebat bahasa inggris, tolong jong hyung untuk menyampaikan maafnya!” “Mwohae??”aku menatap minho dan jong hyung, lalu beralih ke yoeja aneh itu, argh..aku masih kesal padanya, kenapa harus aku?aku melihat yoeja itu kebingungan, tentu saja, dari tadi dia hanya mendengar bahasa korea yang ntah apa artinya.

Gaby’s pov

Aku yakin 100% kalau aku sekarang persis seperti orang idiot ditengah tengah makhluk asing ini, apa sih yang mereka katakan dari tadi? Helowww….i am here!! Ingin rasanya aku berteriak tapi mereka hanya sibuk berbicara bahasa planet, cowok jangkung itu masih menyodorkan headphone putih milik teman sebelahnya, maksudnya apa, dia hanya cengengesan yang makin membuatku tambah bingung, kemudian cowok menyebalkan yang duduk disebelah ku tadi muncul tiba tiba dengan tawa anehnya, emnganya apa yang lucu “yee…ne ara..!”suara lesu key membuyarkan pikiran ku, aku kembali menatapnya yang sudah berjalan mendekap, tentu saja dengan tatapan penuh tanya, kuperhatikan dia meraih headphone itu dari tangan pria jangkung itu lalu menyerahkan kepada ku, aku menatap headphone itu sekilas lalu kembali menatapnya dengan tatapan apa ini  “this’s for u…”ekspresinya datar “what??nope…”aku mendorong headphone itu sambil tersenyum “i can’t…” maksudnya dia pengen menggantinya?ah..dia pikir aku menuntut ganti rugi?ah…betapa jahatnya aku “hey…my friend broke ur headphone, so…he realy upset n apologyze and give his headphone to change yours”dia meraih tanganku dan memberikan headphone itu *mian, bahasa inggris author berantakan.hehe tapi bisa dipahamikan?* “oh…i see..”aku tersenyum, lalu kembali mengalungkan headphone itu ke pemiliknya, kulihat mereka bertiga terperanjat melihat apa yang aku lakukan, sampai sampai si jangkung tidak mengerjap sama sekali “bu…but..”kulihat kim kibum hendak protes

Minho’s pov

MWO???apa yang dia lakukan, kulihat dia mengembalikan headphone itu, kalo shawol lain menerima itu, dia pasti udah jingkrak jingkrak dan langsung memeluk kami bertiga, tapi kenapa dengan dia? Kenapa dia bersikap biasa?bukankah dia shawol?aku rasa tidak ada satupun makhluk di dunia ini yang tidak kenal shinee “bu..but..”ku lihat key hendak protes, tapi yoeja itu membantah “no but…just take back, i can’t…”dia menggeleng sambil tersenyum “i guess…apologyze is enough, its not a big problem…”dia mengangkat headphonenya, ku lihat key tersenyum separo “ah…why yall smile like that?”ekspresinya kecewa, meski samar samar, aku masih bisa menarik inti perkataannya, “thats my bad because im not look my way…so stop feeling bad ok?”katanya lagi sambil tersenyum, yoeja itu mempunyai lesung pipit yang manis “well…i should go on, before this plane back to take off…”oh..aku kembali tersadar “oh..yea u right..”jawab key sambil tersenyum

“bye all….”ku lihat gadis itu melambai melewati kami, key masih tersenyum gaje “yak!!” aku memukul pundaknya “WAEYO??”key melotot, tapi tetap saja matanya sipit tak bisa megalahkan belonya mata ku “kau kenal yoeja tadi?”aku penasaran, sebelumnya dia terlihat kesal ketika kusuruh bicara dengan yoeja tadi, tapi setelahnya malah tersenyum gag jelas “hmmm….molla..”ekspresinya kembali datar dan berlalu melewatiku

Gaby’s pov

“WHATTTTTT THE HELL IS THIS????”  aku menganga tak percaya, saking menganganya tuh mulut 2 ekor gajah bisa mendarat dengan sempurna *???apa-apa’an sih bahasa lo thor??geje banget deh (-_-“) “are u kidding me????” /kali ini mata bulat ku hampir keluar dari rongganya “aaarggghh…cempereng paja ko eh!!” *lha??lha?? bahasa minang kabaunya keluar sekarang, gimana sih thor?? Author: aiyhh..cerewet banget sih lo??diem aje noh, yang nulis kan gua, jadi suka suka gua dong.hahahaha*evillaugh* pletak/author di gampar readers*

WELCOME TO INCHEON AIR PORT

Aku memperhatikan setiap sudut, kulihat ada bendera..bendera korea selatan?? APA??KORSEL?? aku di korea??HOW???Aku mulai panik, ku lihat berbagai petunjuk semuanya..semuanya huruf..keriting??eh??aku sama sekali nggak ngerti??apa apaan ini?aku berharap mendarat di inggris, australia atau amerika, tapi kenapa harus disini, di korea??kenapa nggak jepang atau china aja sekalian?aku terduduk lesu di lobi bandara

“haduh bagaimana ini??aku sama sekali tidak tahu menahu tentang korea, apalagi bahasanya, what should i do?”

“noona gwechanayo”aku terperanjat, ah security ternyata, aku tidak mengerti apa yang dia atakan, jadi lebih baik menggeleng, dia hanya tersenyum, dan berlalu setelah aku berdiri, ku paksakan kaki ini berjalan tersaruk saruk dengan bahu terkulai, haahh…ternyata penderitaan belum berakhir, menyedihkan sekali aku ini, HEYY!! SEJAK KAPAN KAU MENGELUH??lagi lagi sisi jiwaku berteriak, yah aku tidak boleh menyerah, aku pasti bisa hidup dengan selamat!

BRUUKKK!!aku merasa dunia berputar beberapa saat, seseorang menabrak ku “YAA!!!” ku lihat pria berjas itu berteriak ke arah ku?bukan..tapi ke arah pria yang menabrak ku tadi, pria berjas tadi melewatiku dengan tersaruk saruk dia terluka? Aku mengejar pria paruh baya itu “excusme sir..”aku setengah berlari meraih pundaknya “are u okay?”tanya ku sedikit cemas, kakinya berdarah, pria ini seangkatan dengan papa ku seandainya beliau masih hidup, aku rasa. “im fine…but..the man stole my bag…”aku memapah pria itu menuju kursi taman yang dekat dari bandara *anggap aja ada tamannya*mengeluarkan kotak p3k dari tas ku “shoud i run n catch that guy?”tawarku “oh…tidak usah…” *angga aja dalam bahasa inggris, cape author mikir and bukak kamus.hahha* “biarkan saja nak, nyawa mu lebih penting, perampok itu brutal sekali,.”jelas pria itu sambil tersenyum menahan sakit “oh…anda tidak apa apa tuan?”setelah selesai membalut kaki pria paruh baya itu akupun memapahnya untuk berdiri

“terima kasih nak…”senyumnya

“sama sama..tuan, by the way, u can speak english very well..”aku tersenyum, setidaknya da orang yang bisa ku ajak bicara “hehehe”pria itu terkekeh “aku sudah terbiasa menghadpi klien ku dari luar negeri nak,.” “oh..”aku mnggut manggut “kau bukan orang korea kan?tapi wajahmu oriental, i mean asian…” “yea…im from indonesian sir…”aku menelan ludah mengingat indo ku, “oh…jadi kemana tujuanmu?”tanya pria itu, aku terdiam, lebih tepatnya tertunduk dalam “i don’t know…”jawab ku lesu, pria itu sedikit tersentak “are u lost?”tanyanya prihatin “ntahlah…ceritanya panjang tuan…”

“jadi kau tak tahu kemana arah tujuan mu sekarang?”tanya pria ketika mobilnya berjalan, ya…akhirnya aku memilih ikut pria ini, tak tahu kenapa aku rasa paman ini baik dan iklas menolong ku, jadi dari pada aku tterlunta tak jelas dijalanan lebih baik aku menerima tawarannya “tidak paman..” “panggil saja saya abonim..begitulah menurut orang korea “yes abonim”aku tersenyum “maaf kalau saya merepotkan anda” “ah..tidak, kau baru saja menyelamatkan nyawaku, jadi aku berhutang budi padamu nak..”ah..aku jadi teringat almarhum ayahanda.

“yap…sampai,”kami parkir disebuah halaman mewah,ruumahnya besar sekali “wah…awesome”aku jadi cengo sendiri, paman ini kaya ternyata, aku jadi malu untuk masuk karena penampilan pas pasan seperti ini.

Author’s pov

“ayo masuk..”ahjussi itu membuyarkan lamunan gaby, sejenak gaby terlihat ragu, tapi abonim meyakinkannya “tidak apa apa, disini hanya ada aku dan istriku serta beberapa pembantu, jadi tak usah khwatir..” “a..a..”gaby tergagap “mari masuk”gaby hanya pasrah mengikuti abonim itu menuju pintu ding dong, bel pun dipencet, tidak berapa lama kemudian pintu terbuka dan wanita paruh baya muncul dari balik pintu

“ah…yeobo…”wanita itu memeluk abonim, sektika itu juga kaget karena melihat gaby dari balik punggungnya “NUGU??”tanyanya setengah kaget, gaby hanya tersenyum salah tingkah, dia tahu, pasti wanita itu mengiranya yang tidak tidak “ah..je…jeonun ga..gaby i..imnida” gaby terbata bata membawa bahasa kora yang diajarkan kilat oleh abonim sewaktu dalam perjalanan tadi “ba..bangapsuimnida” tentu saja logatnya tak seperti orang korea “dia yang menyelamatkan ku ketika aku hampir kehabisan darah…”pria itu tersenyum geli karena gaya bicaranya sedikit lebay, istrinya kembali memeluknya “oh…ottohke??gwechana?”tanya istrinya penuh khawatir “gwechana chagi..” “eh…mari masuk…”gaby tidak mengerti apa yang dibicarakan wanita paruhbaya itu, setidaknya dari mimiknya, gaby paham kalo wanita itu menyuruhnya masuk, gaby tersenyum dan mengikuti.

***

Gaby’s pov

Sudah seminggu aku tinggal bersama abonim dan ommonie, menyenangkan sekali, mereka semua baik padaku dan selalu memperlakukan ku dengan baik seperti anak mereka sendiri, ommonie juga sedikit demi sedikit mengajariku bahasa korea, karena otak ku lumayan bagus, jadi dengan cepat aku bisa menyerapnya

“jjinjayo??ah…ommonie bisa saja?”aku tersipi sipu

“kurae….kau cepat belajar gaby, hhaa….senangnya, sekarang aku sudah punya teman untuk di ajak bicara”ommonie tersenyum manis “kau jenius gaby, kau bisa menguasai bahasa korea dengan cepat, otak mu benar benar encer..”pujinya lagi, ommonie tidak tahu gimana kerasnya aku bellajar, ternyata tidak sia sia usaha ku selama ini.

“ommonie….”kataku ragu, sudah lama sekali aku ingin menanyakan ini “ne?”seketika itu ommonie berhenti dari aktivitasnya merajut syal “aku sudah lama ingin menanyakan ini….”masih dengan ragu ragu.. “mwohae?tanyakan saja tidak usah sungkan sungkan”ommonie terseyum, itu sedikit membuat keberanian “ngomong ngomong anak mu..” “oh…anak ku??”aku 100% kaget bukan main, belum selesai aku bertanya, ommonie sudah memotong perkataan ku, aku hanya tersenyum ragu menanti ekspresinya “oh…”ommonie tersenyum, ah..syukurlah aku pikir dia tersinggung tadi “oh iya, aku lupa menceritakannya padamu.hheeehe habis kau tidak pernah bertanya..” ommonie kembali merajut sambil terus berceloteh, aku hanya manggunt manggut tersenyum mendengar ocehannya, menurutku ommonie yang satu ini cukup talkaktive, yah lumayan cerewet, itu membuatku lebih santai berada didekatnya “katanya dia bakal pulang kerumah hari ini…” “kurae??”aku senang, akhirnya ada teman juga “dia selalu sibuk, tapi kemarin dia cerita bakal pulang untuk menginap 2hari..” “2hari??”aku tidak percaya, sesibuk iitukah “ah..kau lihat saja nanti, dia juga seusia mu..” “jjinja??ah….cingu..”aku tersenyum senang, ommonie juga tersenyum “dia yoeja manis seperti ommonie..??”tanya ku penuh harap..ding dong tiba tiba bel berbunyi “chakkaman…”ommonie meletakkan rajutannya dimeja

Aku ikut berlalu menuju dapur, bicara panjang lebar cukup membuat tenggorokna ku kering, 1 gelas penuh habis dalam satu tegukan

“yeobo..kau sudah pulang???cepat sekali…”aku bisa mendengar suara ommonie dari rung tamu, sepertinya abonim pulang lebih awal, bahagianya keluarga ini, aku jadi iri, semuanya begitu harmonis dan selalu mesra tidak pernah ada keributan sama sekali

“hahaa…”tawa abonim menggema “pahlawan kita menjemputku ke kantor tadi dan menyeret ku pulang dengan paksa” setelah selesai, aku pun bergegas keruang tamu

“gaby-ya!”seru abonim “abonim…tumben cepat pulang..”aku menyungging kan senyum, seperti seyum pada ayahku sendiri “ya…gaby-ya, seperti yang kau tanya tadi, anakku sudah pulang, yeobo mana pahlawan ku?” aku melirik arah pintu, kulihat seorang namja tersaruk saruk membawa koper dan tas selempangnya, namja denga hoodi merah dan topi wol, ah fashionable sekali , aku melirik pakaianku yang simple hanya kaus oblong kedodoran dan jeans favoritku. 1 :100 L aku kalah jauh. “umma…aku..”cowok itu menjatuhkan tas dan kopernya

“MWO??DO!!”

“DO” kata kami bersamaan.

Bhaahahhaha….gimana gimana?????reader suka nggak???gaje kah???ahahhaha coba tebak nuguya???hehehe ok..dont forget to leave a comment cingedeul…

Suka nggak ama ceritanya??pasaran kah??? Yang part3 nya belum dapat inspirasi, jadi maaf kalo agag lama nunggunya, mian yah reader yahh… soalnyah author lagi banyak tugas kuliah neh, jadi sulid berpikir.. *author curhat* ok RCL nya d tunggu.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

24 thoughts on “Mwo??? Didn’t U Know Me?? – Part 2”

  1. ahhh keeeyyy !!!
    kereeen suka sma aluuurnyaaa… >,<
    apalagi castnya key !!!
    ahhh ceritanya menariikk .. ayo di perbaiki lagi tulisannyaaa
    biar tambah ngehh gituuu .. ^^
    good job thor..

    1. ne, gomawo 🙂 sip..sip..akn sgera dprbaiki d next part 🙂 thanks for reading and left comment *deep Bow* ^_^

  2. entah knp td tiba2 mlh mikir bapak2 itu lee sooman.. lol

    yg bkin ngakak itu d pswt.. lol.. sumpah.. guling2 bcnya…

    dtggu lnjutnnya thor

    1. hahaha, koq bnyak yang mkir ntu bapak, Lee soman yak?? biar sii gaby di tarik ke dorm shinee kali yah…bwad tambahan manajer, hoho 🙂
      hehehe,.. gomawo”)

  3. AKU SUKAAA..

    That’s Key,right??
    Jangan lama-lama next part nya..gak sabar nunggu,,
    Btw,eonni tinggal di padang yah?kalo aku dipekanbaru,,disini juga banyak orang
    Minangnya jadi aku ngerti lah bahasa minang..
    Author: SKSD Lu!

    1. hmmm kira kira??? tunggu aja next partnya yah 🙂
      okeh sipp, iyahh aq kuliah doank di padang, tpi bukan asli sini,hehe.. 🙂
      pekanbaru oh???jeongmal??teman sekamar eon orang pekan juga lho!! *kagag nanya eon :P* hehe
      gomawo:)

  4. Pasti key..ya kan?
    Kirain ku ahjussi yg gabby tlongin tuh lee sooman..trnyata appanya key kan?
    Ku agak ga ngerti pas dialog pke b.inggeris.,emng ku mah ga jgo b.inggeris ky jjong#plak
    Oh ya,ku sma skli ga inget part 1 nya..hehe..jdi kurng ngeh ma cerita ini..tpi good job thor..
    Lanjooot…

    1. hahha, lagi lagi ada reader yg nebak tuh ajuhssie, lee soman, hehehe,
      mian, 2part ini penulisannyah masii berantakan T_T..
      well gomawoyo 🙂

  5. Pasti key lah =3= siapa org yg lebih fashionlable dibanding key?
    Readers: Akuuuu Temeenku Ayahkuu Ibukuu Sodarakuuu Nenekkuuu Kakekku Moyangkuuu (plak tambah ngaco) Okeh banyak yg lebih fashionable tapi Manurutku Key-Ku yg paling Fashionable *wink-wink #plaak *Digamparin Lockets

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s