Would You Be…? – Part 3 (END)

Title                 : WOULD YOU BE …. ?

Author             : Christiana Ruyanti SWTH

Main Cast        : 1. Shin Ran Hyo a.k.a Ran

2. Kim Jonghyun a.k.a Jong

Other Cast       :  1. Leeteuk ( Oppanya Ran )

2. Kim Kibum a.k.a Key ( Namdongsaeng Jonghyun )

3. Appanya Ran

4. Laura ( Yeojachingu Leeteuk )

Genre              : Romance/ Humor

Rating              : General

Lenght             : Sequel

Lokasi              : INDONESIA dong ^^ Author cinta INDONESIA soalnya ^^

A.N.                 : FF ini pernah saya post di FB dan Blog pribadi ^^

==================================================================

Annyeong Haseyo..

This is my fisrt FF ^^

Akhirnya sampai pada part terakhir juga…. mudah²n endingnya ga bikin kecewa…

Hehehehe maaf ya kalo cerita agak²… yah agak² aneh, agak² babo, agak² gaje, pokoknya agak² deh… XD

Perlu diketahui FF ini dibuat berdasarkan imajinasi dan mungkin jauh dari sifat para pemainnya… FF ini murni datang dari kegilaan imajinasi yang sudah tidak terbendung lagi.

Jika ada kalimat atau kata-kata yang kurang berkenan di mohon Kritik juga Sarannya ya …

Kalo gitu langsung ajah kita mulai …

Happy Reading ^^

==================================================================

Part Sebelumnya

“ Biar ku antar sampai gerbang.” Kata Ran.

“ Hati-hati di jalan ya Jonghyun.” Ucap Appa.

Mereka berdua berjalan menuju gerbang. Sesampainya di gerbang, Jonghyun berbalik memandang Ran lalu berdehem.

“ Ran…” ujarnya.

“ Ne. Ada apa?” Tanya Ran.

***

Jong and Ran Part

“ Mau ngapain ya? Kok aku jadi deg degan begini?” ujar Ran dalam hati.

Jong hanya terus memandang Ran tanpa berkedip. ( ye ileh bang, ngedip ngapa kaga perih apa tuh mata… -___- ).

Lalu dia menarik napas dalam-dalam ( asal ga keluar dari bawah aje… xoxo ).

“ Wait, give me a view minute okay?!” ujar Jong. Ran hanya mengangguk dan menunggu apa yang ingin Jong katakan.

“ Okay. ShinRanHyo. WouldYouBeMyGirlfriend?” ujarnya dalam 1 tarikan napas. Yang malah bikin Ran melongo karna dia ngerti Jong ngomong apa.

“Sorry, what you talking about? can be repeated?” ujar Ran.

“ Aigoooo…. Moso dia ga ngerti aku bicara apa? Minta di ulang pula? T^T… please deh Ran.” ucap Jong dalam hati.

“ Jong, tadi ngomong apa? Bicaramu cepat sekali seperti orang di kejar setan!” ujar Ran. Yang hanya direspon dengan cengiran ala kuda oleh Jong.

“ Sebenarnya ini namja bicara apa sih? Kok malah nyengir² kaya kuda begitu.” Pikir Ran.

Jong terlihat salah tingkah, menggaruk² kepalanya, memainkan helmnya sampai² helmnya terjatuh menimpa kakinya sendiri.

“ Babo!” ujar Ran. “ Okey, bakal aku ulang. Pasang telingamu baik-baik ya?!” ucap Jong dengan wajah serius. Dia mengambil ponselnya dan mencari nama Ran di phonebooknya lalu menekan tombol call… tak lama ponsel Ran pun berbunyi, Jong memberi isyarat agar Ran yang terlihat bingung itu menerimanya.

“ Shin Ran Hyo. Would you be my yeojachingu? Please answer now… jebal…” ujar Jong.

Ran yang mendengarnya baik melalui ponselnya maupun suara Jong yang tanpa ponselpun sudah terdengar jelas, hanya bisa menutup mulutnya dengan rasa tak percaya.

“ Ran?” panggil Jong “ Kau tidak mau ya? Huft sudah kuduga. Mianhae atas sikap kurang ajarku ini.” ujar Jong sambil menutup ponselnya dan tertunduk lemas karena Ran belum menjawab.

“ Ternyata dia memang menyukai Key.” pikir Jong. Jong menengadahkan wajahnya dan memandang Ran yang sudah menangis.

“ Aigoo, Ran wae? Aigoo aigoo.. please please don’t cry? Aigoo what can I do… Ran please… stop stop…” Jong kebingungan melihat Ran yang sudah jongkok sambil menangis.

“ Ran, gwaenchana?” tanya Jong

Ran hanya mengangguk-anggukan kepalanya.

“ Barusan dia memintaku menjadi kekasihnya? Aku tidak bermimpikan? Jika ini mimpi aku tidak ingin terbangun Tuhan.”

Ran memberanikan diri memandang Jong yang masih terlihat cemas dan bingung karena dia menangis. Ran senang melihat tingkah Jong yang kelabakan mencoba menenangkan dirinya.

“ Hahahahahaha…” tawa Ran yang geli melihat Jong

“ MWO? Don’t laugh Ran. Aku benar² kebingungan, kau malah tertawa seperti itu” ujar Jong kesal karena merasa dipermainkan oleh Ran.

“ Ran, bagaimana?” tanya Jong

“ Maaf Jong… “ ujar Ran.

“ Ne. Gwaenchana, aku sudah siap mental mendengar apapun jawaban darimu.” ujar Jong dengan nada kecewa.

Tiba-tiba Leeteuk datang bersama yeojanya.

“ Wah. Mwohaeyo? Kok kalian tidak berbicara didalam rumah. Jong, gomawo atas tiketnya. Yeojaku sampai menangis terjaru oleh filmnya.” Ujar Leeteuk.

“ Ne hyung.” sahut Jong.

“ Annyeong Ran, Jonghyun.” sapa Laura.

“ Annyeong” sahut Jong dan Ran berbarengan, Leeteuk terkesima melihat kekompakan kedua dongsaengnya itu.

Lalu dia tersadar akan sesuatu, dan dia menarik Laura untuk masuk kedalam.

“ Changiya, kajja. Biarkan kedua anak ini menyelesaikan urusannya. Jong hwaiting.” ujar Leeteuk, namun langsung di tahan oleh Ran.

“ Oppa, eonni. Jangan pergi dulu. Aku ingin kalian melihat juga mendengar apa yang ingin aku katakan pada Jonghyun.” Ujar Ran yang tentu membuat Leeteuk, Laura dan Jong bingung.

Ran menekan nomor telepon seseorang “ Yeoboseo. Key? Ah, bisakah kau kemari sebentar? Ya, sekarang. Ne. Aku tunggu. Gomawo” lalu dia menutup ponselnya.

“ Appaaaaaaa, bisakah keluar sebentar?” panggil Ran.

“ Ran, ada apa sih?” tanya Jong bingung. “mau apalagi yeoja ini? Dia kan sudah menolakku, moso dia mau mengulangi jawabannya itu didepan orang banyak.” ujar Jong yang sudah sedikit emosi dengan kelakuan Ran.

Ran sendiri hanya memberi isyarat agar Jong menutup mulutnya.

Tak lama kemudian, Key juga Appanya sudah berkumpul.

“ Okay, karena semua sudah berkumpul. Jong, bisakah kau sekali lagi mengatakan apa yang tadi kau katakan padaku, didepan mereka semua?” pinta Ran.

Para penonton itu hanya menunggu sambil saling memandang satu sama lain dan memandang Jong juga Ran.

“ Gila! Sekarang dia bahkan memintaku mengutarakan perasaanku padanya didepan semua orang?! Huft ya sudahlah, sudah kepalang tanggung.” Lalu Jong menarik napas dalam².

Jong memberanikan diri memegang tangan Ran.

“ Ajjushi, Hyung, Noona, Key aku harap kalian bisa menjadi saksi atas apa yang akan aku lakukan sekarang ini.” Ujar Jong.

Ran menunggu kata² Jonghyun yang tadi diucapkannya dengan hati berdebar-debar, lebih bedebar dari sebelumnya.

“ Shin Ran Hyo. Would You Be My Yeojachingu?” tanya Jong dengan wajah sangat serius.

Ran diam lalu berkata “ Maaf…”

“ Ran…” sebelum leeteuk melanjutkan kata²nya Ran sudah melanjutkan

“ Maaf kalau nantinya aku akan banyak menyusahkan dirimu, maaf karena nantinya statusmu sudah tidak single lagi, dan maaf karena selamanya, kamu gak akan pernah aku lepas.” Jawab Ran.

Jong yang tadinya tertunduk lesu, langsung memeluk Ran sambil bersorak

“ YEEEEIIIIII… Ran Gomawooooo… saranghaeyo… Yeiii hyung akhirnya aku mendapatkan saengimu juga. Ajjushi boleh?” ujar Jong sambil melepaskan pelukannya dari Ran.

“ Ne, Jonghyun. Ajjushi senang kau yang menjadi Namjachingunya. Karena selama ini Ajjushi kira Ran menyukai Key.” ujar Appa Ran.

“ Sudah ku bilang kau pasti bisa, Hyung.” tukas Key sambil menepuk bahu Hyungnya.

“ Wah, Jonghyun. Kau harus mentraktirku.” Ujar Leeteuk.

“ Hahahahahaha tenang saja, Hyung. Besok kita makan bakso tenis kesukaan Hyung didepan sana.” Jawab Jong dengan raut wajah bahagia.

Sedangkan Ran sendiri hanya tersenyum-senyum.

“ Selamat ya Jong. Akhirnya cintamu yang sudah 3 tahun itu disambut juga.” Ujar Laura.

“ Ne, gomawo noona.” Sahut Jong

“ mwo? 3 tahun? Jadi dia sudah selama itu menyukaiku? Kenapa dia hanya diam saja?” batin Ran.

Malam itu. Jonghyun, Key, juga Laura menginap untuk merayakan momen tadi. Sekaligus digunakan Leeteuk untuk mengumumkan pada Keluarganya bahwa dia berniat untuk melanjutkan hubungan dengan Laura kejenjang yang lebih serius. Kini gantian Leeteuk dan Laura yang mendapat ucapan selamat dari Appa, Ran, Jonghyun, juga Key.

Kini Ran dan Jonghyun tidak perlu merasa canggung satu sama lain, mereka lalu mengacak-acak rambut Key. Karena jika bukan karena Key tak mungkin Jong akan mengutarakan isi hatinya.

= FIN =

============================================================================

Mianhaeyo chinguya jikalau FF ini kurang bagus endingnya…

m(_ _)m

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

15 thoughts on “Would You Be…? – Part 3 (END)”

  1. seru seru kok…
    pa lgi pas Ran ngomong…

    “ Maaf kalau nantinya aku akan banyak menyusahkan dirimu, maaf karena nantinya statusmu sudah tidak single lagi, dan maaf karena selamanya, kamu gak akan pernah aku lepas.”

    DAEBAK pokoke buat Author

  2. Ciyee, sweet FF lagi nih hehe 😀
    Oh iya, aku lupa udah komen apa belom di part sebelumnya -_- Aku langsung aja deh Thor…

    Endingnya (menurutku) agak kecepetan *huee mian~ >< *, tapi nggak ada masalah ^^
    Alurnya juga ringan dan mengalir seperti air *apa coba*
    Keren deh Author 😀

  3. ahhh seruuu ahahah kalo di posisi jjong bkal kelabakan tuh .. ahahah
    di kerjain !! ahahahah
    serruuuu … waaah kereen .. ahaha 3 tahun ?? jjong ?
    aisssh jinjja !!!
    good job thorrr .. ^^

  4. waaahhh,, endingnya boleh jga tuh….. pngn ktwa lyt jjong mw ngutarain perasaan… tp blh diacungi jempol,,, menahan perasaan slma 3 thun hnya bt ran…. 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s