At Night in the Dorm [2]

Title : At Night in the Dorm 2

Author : Choi Minjin

Main Cast : SHINee

Support Cast : SHINee

Length : one shot

Genre : horor comedy

Rating : General

A.N: Lgi-lagi FF gaje. hahahahaha.

Malam yang kelewat tenang. Sepi. Kelima member SHINee diam, tidak ada yang bersuara sama sekali. Bahkan Jonghyun dan Kibum pun tidak. Ternyata kelima orang itu baru pulang dari proses pengerjaan MV baru dan terlalu lelah bahkan untuk bersuara.

Kibum menggaruk-garuk kepalanya yang separuh botak,”Aku mandi duluan ya.”

Tidak ada yang merespon. Kibum beranjak ke kamar mandi sementara empat member yang lain masih duduk terpekur di sofa, merasa sangat lelah dan mengantuk. Sudah tiga hari ini mereka tidak memiliki kesempatan untuk benar-benar tidur. Garis-garis hitam mulai tampak di bawah mata Minho.

Setelah semua orang mandi, mereka tidur di tempat tidur masing-masing. Saking lelahnya, bahkan Kibum pun tidak berguling sedikitpun. Menjelang tengah malam, suara dengkur halus Minho mulai terdengar.

Jarum jam menunjuk pukul 00.27 ketika sebuah suara terdengar.

Praang!

Jonghyun terbangun. Kibum mengulet sedikit sementara Onew dan Minho masih mendengkur.

“Apa itu?”Jonghyun menggumam pada dirinya sendiri. Ia mengedarkan pandang ke seluruh penjuru, mancoba mencari hal-hal yang tidak beres. Semuanya terlihat biasa saja.

Jonghyun hanya mengangkat bahu lalu berbaring lagi.

00.33.

Praang!

Kali ini lebih keras. Bukan hanya Jonghyun, tapi Kibum juga bangun. Mereka berpandangan dalam gelap, hanya diterangi sebuah lampu kamar di atas meja.

“Apa lagi itu?”

Kibum berusaha merapikan rambutnya, lupa kalau kepalanya botak separuh,”Mungkin, tikus?”

“Kibum-ah, memang pernah nggak sih kamu, bahkan hanya membayangkan ada tikus di sini?”

“Lalu ap… hei, mana Taemin?”

Jonghyun tidak dapat melihat Taemin dari tempat tidurnya karena ia tidur tepat di bawahnya. Maka Jonghyun berusaha mengintip ke bawah, ternyata Taemin tidak ada di tempat tidurnya.

“Mungkin itu Taemin?”

Tanpa banyak kata-kata mereka turun dan berjalan keluar kamar. Di dapur, di sebelah meja makan ternyata ada Taemin, berdiri tegak dengan rambut panjangnya acak-acakan. Lampu di ruangan itu menyala, membuat mata Jonghyun dan Kibum silau sesaat.

“Taemin-ah?”Kibum memanggil pelan. Taemin tidak bereaksi. Di dekat kaki meja makan terdapat banyak pecahan piring. Kibum khawatir Taemin akan menginjaknya.

“Taemin?”Jonghyun mulai khawatir. Ia berpandangan dengan Kibum yang juga tampak takut. Taemin terlihat aneh.

Mendengar panggilan Jonghyun, Taemin mendongak.

Lalu terdengar jerit histeris Jonghyun dan Kibum.

Taemin dengan rambut panjangnya yang awut-awutan memandang mereka dengan mata melotot dan lidah melet. Tangannya memegang sebilah pisau dan tangan satunya memegang pecahan botol kecap. Ia juga memakai piyama putih dengan noda-noda merah yang merata dari lengan baju sampai bagian dada.

Jonghyun dan Kibum langsung lari terbirit-birit kembali masuk kamar. Jonghyun langsung menggoyang-goyang badan Minho sekuat tenaga dan Kibum langsung bersembunyi di balik selimut Onew.

“Hash! Apa sih?”Onew berteriak marah. Didorongnya Kibum sampai jatuh dari tempat tidur. Kibum langsung bangkit lagi dan ikut bersembunyi bersama Jonghyun di balik punggung Minho yang masih tidur miring di tempat tidurnya.

“Kalian ini bisa nggak sih tenang sebentaaar aja? Aku mau tidur. Cuapek tau! Nggak inget apa, dari kemarin-kemarin aku jatuh terus kalau ngedance? Sakit semua ini badan! Mana kalian pada nggak mau mijitin. Sana tidur lagi aja kenapa sih?”

“Hyung… Taem, Taemin. Kesurupan!”

“Hah?”

“Iya hyung! Kayaknya dia mau ngebunuhin kita satu-satu! Gimana dong? Gimana? Malapetaka! Malapetaka! Gimana nasib kita? Apakah SHINee cukup di sini saja? MV baru kita bahkan belom release! Apa jangan-jangan nanti foto mayat-mayat kita yang berdarah-darah yang akan jadi cover album kita?? Oh nooooo….andwae…”

Sebuah tangan membekap mulut Kibum. Ternyata tangan Minho. Dia sudah bangun dan sedang mengusap-ngusap telinganya yang sakit akibat teriakan lebay Kibum,”BERISIK! Kalo mau teriak, sana di lapangan bola!”

“Minho, Taemin kesurupan! Beneran! Ada bekas darah di bajunya. Jangan-jangan dia udah ngebunuh nenek-nenek tetangga kita yang suka nunggu di depan pintu buat minta foto bareng kalo kita lagi pulang itu.”

Onew memukul kepala Jonghyun dengan bantal,”Ngaco. Pada ngimpi kali kalian.”

“Hyung, why don’t you trust me?”Kibum gemetar dari ujung kepala sampai ujung kaki. Jonghyun memandanginya kagum,”Wah, apaan tuh artinya?”

Kibum langsung menjitak kepalanya,”Gitu aja nggak tau! Babo!”

“Heh, I, itu TAEMIN!!”

Semua mata langsung menoleh ke arah yang ditunjuk Jonghyun. Di ambang pintu, hanya diterangi lampu remang-remang lampu kamar, berdiri Taemin. Masih dengan membawa pisau dan pecahan botol serta noda-noda merah di bajunya. Kibum dan Jonghyun langsung gemetaran dan bersembunyi lagi di balik punggung Minho. Onew dan Minho melongo.

Taemin maju perlahan-lahan dengan gerakan ala zombie sambil mengacung-ngacungkan pisau dan pecahan botolnya.

“Kyaaaaaaa… ummmaaaaa…. Aku belum mau matiiiii… andwae..!!!!! Help meeeeee!”Kibum meremas-remas bagian punggung kaos Minho sementara Jonghyun merasakan ada cairan hangat di celananya.

Onew sudah hampir pingsan dan Minho memandang tidak percaya.

Taemin mendekat dan mendekat. Keempat hyungnya semakin mengkeret dan ketakutan.

Jlebb!

Taemin menusukkan pisaunya di kasur, hanya 5 senti dari kaki Onew. Onew langsung melompat dengan teriakan histeris lalu ikut bergabung dengan Jonghyun dan Kibum di balik bahu Minho.

Taemin mulai mengeluarkan suara ratapan,”Beeeerrriiiiikan .. beeeeriiiikaaaaaann..”

“Tidak! Aku tidak mau memberi nyawaku padamu! Hantu gila! Pergi sana dari badan Taemin!”Kibum berteriak sambil tetap mencengkeram kaos Minho. Bagian belakang kaos Minho mulai sobek-sobek diremas terus oleh Kibum.

“Beeerriiiikaaaaan..”

“Taemin! Sadar! Sadar!”

“Taemiiiiin jangan bunuh akuuuu… aku masih pengen nikah, punya anak, punya cucu, punya cicit.. jangan bunuh akuuuu…”

“Taemin! Jauh-jauh sana! Itu pisau serem tau! Pergiiiiii…pergiiiii!!”

Taemin tampaknya tidak mendengar. Dia mengangkat pisaunya tinggi-tinggi dengan dua tangan,”Beriiikaaan! Berikan maaakaaaaaan!!”

Hah?

Taemin menyerahkan pisaunya ke tangan Kibum yang masih melongo,”Hyung, lapeeeeerr..maaakan”

“Ma, makan?”

Taemin ambruk dan tiduran di tempat tidur Minho. Tempat tidur Minho berbunyi, terancam ambrol dibebani berat lima orang. Taemin mengerang,”Bisa. Mati. Kelaperan.”

“I, ini saos tomat ya?”Onew mencolek-colek noda-noda merah di baju Taemin lalu mencicipnya,”Iya, saos tomat!”

“Huh! Ternyata! Ngomong dong kalo laper! Masa ngelindur gitu mau masak. Waktu lagi sadar aja ngrebus air nggak lulus, apalagi kalo ngelindur. Pecah semua dah itu piring.”Kibum beranjak ke dapur membawa pisau.

Jonghyun, Onew dan Minho memandangi Taemin yang tidur dengan perut berbunyi-bunyi nyaring.

“Oalah. Padahal aku… udah ngompol nih.”saking jujurnya, Jonghyun mengaku tanpa sadar. Begitu sadar, dia langsung malu. Onew memandanginya jijik,”Jorok. Sana ke kamar mandi!”

Jonghyun pergi ke kamar mandi. Onew menyusul Kibum ke dapur sambil menarik Taemin. Tersisa Minho di kamar yang masih melongo.

“Untung tidak ada yang tau kalo aku juga ngompol.”

-end-

-minjin’111117-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

62 thoughts on “At Night in the Dorm [2]”

  1. Aigoo taemi gak baik nakut-nakutin hyung mu.
    Hahaha..key parno banget yah.
    Aigoo minho ngompol?Kirain minho yg plg berani

  2. kirain taem beneran jdi zombie……. trnyata ngigau,,,,,,,,,,
    daebak bngt choi minjin ssi……..
    sering2 bikin kxk ginian ya,,,,,
    ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s