Endless Moment

ENDLESS MOMENT

Author : Skullprincessa

Maint cast :

  • Onew a.k.a Lee Jinki
  • Seo Hyera

Length : One shoot

Genre : Angst

Rating : PG-

A/N : Ini Fanfic pertamaku yang aku kirim ke SF3SI. Jadi  jika banyak kesalahan saya sebagai author abal-abal mohon dimaklumi saja. Disini saya Cuma mengharapkan kritik membangun dari para readers  sekalian. Kalau bisa bukan hanya dari segi cerita tapi juga gaya tulisan, bahasa dan segala peraturan dalam penggunaan kata yang baik dan benar sesuai dengan aturan ejaan bahasa indonesia yang telah disempurnalan (?).

oKEY lah tidak usah banyak prakata yang tak perlu, Cekidot~

Happy Reading….. ^_^

Suamiku, pianis terhebat didunia, tampan dan bersuara merdu. Bukankah aku wanita paling beruntung bisa di cintai seorang pria sepertinya?. Dua tahun yang lalu saat janji suci itu terucap, aku merasa telah mendapat dunia hanya dengan satu kata ‘aku bersedia’ dan Tuhan meletakkan dunia itu ditelapak tanganku untuk ku genggam dan ku jaga. Alasan hingga kini aku masih bertahan untuk tetap bernafas di sampingnya, menghirup udara yang sama dengannya.

Dicintai dan digilai seorang Lee Jinki kadang mebuatku terasa sesak, hatiku begitu penuh dengan kasih sayangnya, terlalu penuh hingga aku sendiri merasa terlalu berat untuk menampungnya didadaku. Setiap sentuhannya mengalirkan energi cinta yang menyebar diseluruh lekuk tubuhku. Setiap suara yang keluar dari mulutnya terdengar begitu merdu ditelingaku, menenangkan. Angin musim semi yang begitu sejukpun tak mampu mengalahkan betapa nyamannya saat kulekatkan telingaku didadanya dan debarannya masih dapat kudengar ditelingaku. Alunan musik termerdu yang pernah masuk di telingaku, setidaknya dengan begitu aku tahu bahwa ia masih hidup didekapanku.

Chagiya, hidupku kupersembahkan seluruhnya untukmu jadi hiduplah untukku juga, bernafaslah disampingku untuk selamanya. Jangan pernah berfikir untuk pergi dariku’

‘Chagiya makan yang banyak, aku memasak samgyetang kesukaanmu hari ini. Jangan terlalu sibuk dengan skipsimu, sempatkanlah untuk beristirahat barang sebentar’

‘Kau darimana saja? Aku mencarimu. Jangan pernah keluar rumah tanpa seizinku lagi. Kau membuatku cemas’

‘Chagiya, mianhaeyo aku terlalu sibuk akhir-akhir ini. Jadwal sialan itu memaksaku untuk pergi jauh darimu. Jaga dirimu saat aku tak dirumah dan jangan lupa kunci apartement’

‘Aku mencintaimu sayang’

‘Baby I  Love you’

‘Chagiya Saranghaeyo, noumu noumu sarang’

Nado oppa,,, nado saranghae. Aku tak akan pernah meninggalkanmu barang sejengkalpun. Kau adalah udaraku jadi mana mungkin aku bisa hidup tanpamu. Tak parnah terbersit dibenakku sedikitpun bahwa aku akan meninggalkanmu, tak pernah, tak sekalipun. Sampai hari itu tiba, hari dimana Tuhan membuat hatiku mengeras sedikit demi sedikit hingga menimbulkan sakit yang luar biasa membuatku takut bahwa hatiku tak mampu lagi untuk menampung cintamu. nyeri sekali oppa, sangat sakit. Kegagalan fungsi hati yang kualami membuat hatiku tak bisa menetralkan racun yang terbawa oleh makanan yang kumakan, membuat kulitku sedikit demi sedikit menguning. Aku takut, aku takut cintamu akan memudar seiring dengan memudarnya kecantikanku. Tapi aku salah, tak secuilpun cintamu berkurang untukku. Aku bertahan untukmu oppa.

‘Hyera apa yang harus kulakukan? Apa begitu sakit sayang? Bagilah dengan oppa, bagi sedikit sakit itu atau semuanya, serahkan semua sakitnya untuk oppa’

‘Hyera kau harus tetap bertahan untuk oppa, jangan tinggalkan aku Chagiya. Jangan pernah’

‘Ya Tuhan,,,!’

Iya oppa, aku tahu kau tak ingin aku meninggalkanmu. Tapi haruskah sesulit ini untuk bertahan disampingmu, haruskah sesakit ini. Seperti sebuah jarum kecil yang menusuk-nusuk hatiku berulang kali, sangat nyeri. Rambutku yang berlahan menipis, kulitku yang tak lagi putih segar dan kau lihat wajahku oppa, bukankah ini sangat menyedihkan? Pucat dan kuning. Kau begitu tampan dan bercahaya, pantaskah kau masih mempertahankanku untuk mendampingimu?. Aku masih dapat bertahan ketika nyeri yang luarbiasa ini kembali menghantam hatiku tapi saat aku melihatmu harus bertahan saat muntahanku yang mengotori baju mahalmu, saat kau tak bisa tidur karena memijat tengkukku satiap malam, saat kau lapar dan aku sama sekali tak bisa menyiapkan makanan seperti dulu. Aku,,, aku tak tahan oppa. Aku ingin berteriak, aku ingin tuhan mendengar jeritanku, setidaknya agar ia bersedia sedikit saja memberiku kekuatan untuk mengurusmu selayaknya  seorang istri kebanyakan. Aku lelah oppa, sangat lelah. Kau berkorban banyak untukku, bahkan keinginanmu untuk mendapat malaikat kecil harus kau pendam rapat-rapat hanya karena agar aku dapat bertahan lebih lama menghirup udara di dunia ini. Tapi tidak oppa, aku tak akan sejahat itu, aku hanya perlu memotong sedikit jatah umurku sedangkan kau harus bertahan dengan berada disamping istri yang sangat merepotkanmu seperti ini, jadi aku sama sekali tak keberatan jika harus sedikit menahan sakit. Bukankah itu adil? Setidaknya setelah melahirkan malaikat kecil kita aku bisa pergi dengan tenang dan tak akan lagi menyusahkanmu.

‘Tidak Hyera, jangan paksa aku! Aku tak mungkin melakukannya.’

‘CUKUP HYERA…Apa kau ingin cepat pergi, apa kau tak lagi mencintaiku? Kau ingin cepat mati?. Sampai matipun aku tak akan melakukannya.’

‘Aku tak butuh anak, aku tak butuh lagi. Aku hanya butuh kau Chagiya. Bertahanlah disisiku.’

‘Kau benar-benar keras kepala.’

‘Ya Tuhan kau membuatku gila.’

Iya oppa aku menyesal, aku menyesal karena memintamu untuk membuatku mengandung malaikat kecil ini. Ini sangat menyakitkan. Kau benar oppa, ini tak membuat perasaanku lebih baik. Dan kau juga benar, yang kubutuhkan adalah berada disampingmu lebih lama. Tapi dengan bayi ini berada diperutku aku jadi semakin tersakiti. Bukan karena kehadiran bayi ini membuat penyakitku semakin sakit tapi karena aku sadar aku tak mungkin bisa menjadi ibu yang sempurna yang bisa merawat anaknya dan melihatnya tumbuh dengan baik. Bahkan mengapa saat ini aku merasa aku tak akan bisa melahirkannya dan membuatnya melihat dunia. Ia baru berusia 4 bulan tapi rasanya sudah sangat menyakitkan. Aku ingin bertahan oppa, aku ingin bertahan disampingmu lebih lama kalau bisa selamanya.

****

‘Lagu terakhir ini aku persembahkan untuk istriku yang sangat ku cintai’

Kau dengar itu? Selalu, disetiap konsernya dimanapun ia selalu mempersembahkan sebuah lagu untukku. Lagu yang juga selalu membuat jantungku berdesir saat mendengarnya. Entah apapun yang ia nyanyikan begitu mendengar liriknya seperti sebuah pesan yang ingin disampaikannya dan aku mengarti maksudnya.

Kusambar remot tv yang terletak di meja disamping kursi rodaku dan ku keraskan volumenya, aku tak ingin meninggalkan satu katapun yang terucap olehnya. Setidaknya dengan begitu aku tak merasa bahwa ia tengah berada jauh dari jangkauanku. Hari ini ia menggelar konser live tunggalnya yang kedua di Tokyo Jepang di panggung yang sama. Tapi bedanya dulu aku masih kuat untuk menemani dan menyaksikan penampilannya secara langsung.

‘Istriku yang tengah menyaksikannku di rumah, tolong berikan sedikit tepuk tangan untuknya.’

Dan seketika terdengar riuh tepuk tangan bembahana, dapat kulihat senyum terukir ketika kamera mengClose up wajahnya. Aku tahu itu senyum untukku, Manis. Senyum yang tak pernah diberikan pada siapapun, hanya untukku.

‘Hyera, apapun yang terjadi nanti, ingatlah bahwa aku selalu mencintaimu. Tak peduli seberapa jauh jarak yang memisahkan kita, kau selalu ada dihatiku. Oppa mencintaimu sayang’

Iya ajussi, aku percaya. Aku sangat percaya. Tak perlu kau ucapkan berkali-kali. Dasar, sudah sebarapa sering kau mengucapkan kata-kata itu ajussi? Aku sampai bosan. Kekekeke,,,, jarak umur kami yang terpaut 7 tahun kadang membuatku ingin menggodanya dengan memanggilnya ajussi dan ia akan sangat marah. Pernah suatu ketika saat ditengah-tengah acara makan malam, tiba-tiba ide jahilku muncul dan memanggilnya ajussi, kau tahu bagaimana reaksinya? Ia meninggalkanku di restoran dan paginya ia tak mau memakan sarapan yang kubuat. Cih,,, dasar kekanak-kanakan. Tapi itu tak lama, kuberi sedikit kecupan dan rayuan menjijikkan dan seketika tak ada lagi muka cemberut, semua hilang sirna yang ada adalah senyum malaikatnya, Malaikatku. Tapi akhir-akhir ini aku benci dengan status umurku yang terpaut 7 tahun dibawahnya. Hal itu selalu di jadikannya alasan untuk protes kepada tuhan bahwa yang seharusnya pergi lebih dulu adalah dirinya bukan aku. Tapi mana ada peraturan seperti itu, tidak ada undang-undang yang mengharuskan yang tua harus meninggal lebih dulu. Semua sudah ada waktunya sendiri-sendiri.

Suara dentingan piano mulai terdengar mengalun, kuperjelas lagi penglihatanku. Entah mengapa aku selalu terpesona melihat jari-jarinya yang mulai memainkan tuts-tuts piano, itu seperti sebuah candu bagiku. Aku seperti tak bisa bernafas ketika sehari saja aku tak melihat jarinya menari diatas piano. Melodi yang indah.

‘In this cold world, I lived without anything of special value.

I couldn’t help but cry when walked the dark street’

Suaranya sangat merdu. Lagu ini, lagu yang ditolaknya mentah-mentah saat kemarin  aku memintanya untuk menyanyikan lagu ini saat beranjak tidur. Dan sekarang ia menyanyikannya didepan semua orang bahkan seluruh dunia bisa mendengarnya.

‘I’ve been waiting for you for a long  time. For someone who’s just like me

I want to give my loneliness to you

My endless moment, I pray for you’

Bayangan-bayangan indah yang kami lalui bersama berputar-putar kembali diotakku. Semua terasa begitu jelas, saat pertamakali ia mengutarakan perasaannya dan detik itu pula ia memintaku untuk menjadi istrinya, saat pernikahan kita, saat malam pertama kita yang kita habiskan dengan memainkan piano sampai pagi, saat waktu pertama kali aku membuatkan sarapan untuk suamiku. Mengapa semua bagitu jelas berkelebatan di otakku?. Mengapa takdir mempermainkan kita oppa? Mengapa Tuhan begitu kejam pada kita? Aku masih ingin hidup oppa, aku masih ingin melihatmu saat aku bangun dipagi hari dan melihatmu sebelum mataku terpejam di malam hari.

‘I can’t imagin my life without you

I don’t want us to separate, Ever.’

Lagu ini seharusnya tak sesedih ini, tapi mengapa saat kau menyanyikannya terdengar begitu memilukan oppa?, apa kau bagitu ingin mempertahankan aku disisimu? Apa aku banar-banar tak boleh pergi oppa?. Aku juga oppa, aku juga tak ingin ada yang bisa memisahkan kita, termasuk penyakit ini. Tapi sakit oppa, sangat sakit.

‘Even a little smile from you, Bring me happiness

I’ll make a promise to you; this isn’t a dream

Many days will pass and I’ll stil be yours

My shining moment, for ever.’

Matamu oppa, mengapa matamu memerah? Ada apa oppa? Apa oppa menangis?. Kalau oppa tak ingin menyanyikan lagu itu berhentilah oppa, aku sudah tak ingin mendengarnya lagi. Berhenti saja oppa, jangan dilanjutkan. Aaarrrggghhh mengapa nyeri ini datang lagi. Ya tuhan sakit sekali. Oppa sakit.

‘There are time when my hasty feeling cause trouble

So let’s remember the good memories.’

Suaramu bergetar oppa. Air mata itu, mengapa air mata itu mengalir di pipimu oppa?. Tak akan pernah, aku tak akan penah melupakan sedikitpun kenangan manis kita. Kau tenang saja oppa.

Hening,,, alunan musiknya berhenti, ada apa?. Dan mengapa kau menundukkan wajahmu oppa? Aku tak bisa melihat wajahmu. Mengapa malah suara isakanmu yang terdengar?. Apa sekarang kau sudah putus asa oppa? Apa kau lelah?. Dan mengapa rasanya ini semakin sakit, apa ini sudah saatnya aku untuk pergi? Tapi bagaimana dengan bayi kita oppa? Ia masih 4 bulan.

‘Maafkan oppa Hyera. Aku,, aku tak bisa melanjutkannya. Maafkan oppa’

Tidak oppa, kau tak perlu meminta maaf. Aku tak ingin lagi mendengarkan lagu itu oppa. Sudah jangan menangis lagi. Mengapa kau memperlihatkan kerapuhanmu didepan semua orang, bukankah kau pernah bilang kalau itu adalah hal yang paling pantang kau lakukan. Kau adalah orang paling tangguh yang pernah aku temui seumur hidupku, tapi mengapa hanya demi aku kau bisa sampai seperti ini. Aku tak akan pergi kalau kau tak mengizinkanku oppa. Aku akan tetap berada di sampingmu.

‘Hyera kau boleh pergi sekarang, pergilah kalau kau merasa lelah, pergilah..’

Op,,oppa….?

‘pergilah, aku tak akan memintamu lagi untuk tetap bertahan disampingku. Aku tak ingin lagi melihatmu menjerit kesakitan. Kau adalah hidupku Hyera, aku tak bisa melihatmu kesakitan terus-menerus karena keegoisanku.’

Oppa apa yang kau katakan?. Kalau kau mengatakan itu Tuhan akan benar-benar mengambilku dan aku tak akan punya daya untuk bertahan oppa. Darah,,, darahnya keluar lagi oppa, hidungku berdarah lagi. Bagaimana dengan malaikat kecil kita oppa? Aku takut. Tarik kembali ucapanmu oppa.

‘Ka,,kau boleh,,, kau boleh membawanya Hyera. Bawalah malaikat kecil kita. Biarkan ia menjagamu sampai aku menyusulmu nanti. Dan ketika saat itu tiba tak akan ada lagi yang bisa memisahkan kita.’

Kau ingin aku benar-benar pergi sekarang oppa?. Kalau memang kau sudah merelakanku aku bisa pergi dengan tenang oppa. Tapi ingat pesanku waktu itu.

‘Tapi aku tak bisa Hyera, aku tak akan bisa. Sampai matipun aku tak akan pernah bisa mencari penggantimu.

Bagaimanapun nantinya aku berusaha untuk memasukkan orang lain dalam hatiku, tak akan pernah bisa.

Kalau saja hati ini bisa kita gunakan bersama Hyera, aku rela membaginya bersamamu. Sehingga kita tak perlu berpisah secepat ini. Seandainya Tuhan tak sekejam ini pada kita… tapi tidak sayang, pasti Tuhan memiliki rencana yang lebih indah untuk kita.

Tunggulah aku disana, aku akan menyusulmu.

Saranghaeyo Hyera, jeongmal jeongmal saranghae. Tunggu aku. Aku mencintaimu’

 

Seseorang pernah mengatakan padaku, pada saat kau tak punya alasan untuk hidup setidaknya kau masih punya alasan untuk mati. Mati bukan berarti kau akan dilupakan, justru karena kau mati maka kau akan semakin dikenang.

Aku tak menyesal bahwa aku akan mati secepat ini. Aku telah merasakan kebahagian yang luar biasa. Tak semua orang seberuntung diriku. Selama dua tahun ini aku telah hidup bersama dengan orang yang sangat kucintai juga begitu mencintaiku. Tak ada yang perlu disesali bahwa semua ini memang yang terbaik untuk aku dan Lee Jinki, suamiku. Kami akan bersatu lagi kelak ditempat yang berbeda di waktu yang berbeda dan tentu saja akan lebih bahagia, SELAMANYA.

‘I’ll never desire anyone else, but you.

Many days will pass and I’ll still be yours

My shining moment, forever’

The End

 

Eotthe?,,, Eotthe?,,, Eotthe?,,,

Bagimana Readers apakah mengecewakan? #readers:SANGATTTT

Ahhh Minhae, jeongmal Mianhae. Hanya seperti inilah kemampuanku.

Oh ya aku mau menjelaskan tentang ONEW yang aku panggil ajjussi. Sebenarnya saat membuat Fanfic ini pertamakali aku tak bermaksud castnya adalah Onew tapi Sungmin oppa. Makanya aku jadi terbayang tentang umurnya yang bisa dibilang,,,, ya begitulah, reders tau sendiri kan..? #diJitakSungminOppa.

Tapi makin kesini kuk malah feelnya lebih dapet ke Jinki ya,,,, jadi deh aku ganti Castnya. Maafkan Author yang bimbang ini ya,,,

Sudahlah, sepertinya aku sudah terlalu banyak ngomong. Pokoknya terimakasih untuk Readers yang udah baca fanfic aku, juga admin yang bersedia menampung dan menerbitkan (?).

GOMAWO SEMUANYA,,,,,

LUVE U ALL

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

80 thoughts on “Endless Moment”

  1. FF apa ini? Bahasanya bagus banget. Ceritanya ngalir. Dan mengharukan. *seka air mata* *author: namja macam apa nangis segala. Cengeng.*

    Keren banget. Please do write more. 🙂

    1. Ini adalah FF abal-abal bin aneh sok mellow milik Author yang juga abal-abal gag ketulungan,, hehehe
      Huh??? benarkah? benarkah bagus? gag salah nulis itu Jongki-ssi?? bahasanya ngalir yah, kayak sungai jah…
      Ayo Jongki-ssi nangs yang kenceng karena inilah tujuan Author nulis ni FF, hahahaha #ketawa setan #di gaplok Jongki

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  2. DAEBAK! Barumau nangis tapi udah end-_- Mungkin ada kesalahan abis tanda tanya masih pake tanda titik atau koma… Yah itu saja, sekian, wassalam T^T

    1. Yah kenapa baru? kenapa gag sekalian ja nangis??
      #Digaplok

      Ah ya, gomawo tas masukannya. lain kali akan mencoba lebih baik.

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. Muka One emang pantes di bikin nangis2… #dilempar Onew

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  3. heh??Ini..ini bener FF pertama?
    Huweee..aku nangis,,
    Ceritanya nyesek..
    Bahasanya bagus,ngalir gitu aja..
    Buat lagi dong*kedip-kedip mata ke author

    1. sebenarnya bukan FF pertama yang aku tuls, hanya saja ini FF pertama yang berani aku kiriin disini, maklum Author orannya suka gag pedean…

      terimakasih karena udah bersedia nangis demi ni FF #di garuk

      insyaAllah aku usahain yah,,,

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. Gomawo atas pujiannya…. jadi terharu… huhuhu

      Trimakasih juga udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  4. Omegat !!!#ngelap ingus
    daebak banget ini FF, buat aku menangis di siang bolong !!
    dapat banget feel nya..
    lanjutkan !!! ^^

    1. Lempar tisu..
      #PLAKK

      hahaa, untung gag mimp disiang bolong.. kekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. iya, sedih banget (?)

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. Ah benarkah??
      maaf yah udah buat kamu mewek,, sini aku peyuk…

      Maaf yah, Onew Oppa udah aku kontrak sehidup semati #digorok MVP

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  5. ‘Mati bukan berarti kau akan dilupakan, justru karena kau mati maka kau akan semakin dikenang.’
    aku suka kata-kata itu:’3
    bagus banget tau gaa~ aku bener-bener ngehayati pas bagian main piano itu. itu lagu suju endless momentkan? itu lagu kesukaanku:D pas tau itu cast aslinya harusnya ming, aku baca ulang lho~ kalo aku pribadi sih lebih ngehnya kalo ming, haha:p tapi dua-duanya biaskuu u__u
    penulisan katanya emang menurutku masih perlu diperbaiki, tapi overall ceritanya keren:’D
    btw, itu mereka semacam telepati ya pas akhir-akhirnya?:D

    1. ‘Mati bukan berarti kau akan dilupakan, justru karena kau mati maka kau akan semakin dikenang.’ aku juga suka kata2 itu…

      iya itu laung Endless moment-nya Suju.
      benarkah? ngehan ming ya yang jadi Castnya, lain kali akan lebih hati-hati memilih Cast deh, dan juga penulisan kata-katanya…

      sebenarnya sih gag telepati juga, hanya saja Jinki serasa udah bisa nebak apa yang ada dipikiran Hyera, soalnya dia kan cinta mati gitu… kekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  6. ahhhh nyeseeekkk bener2 daleeem .. mau nangisssss…
    huwaaa authorrr…
    ini cerita sedih banget, benar-benar menyedihkan .. eh ngomong2 itu lagu apa??

    good ff thor .. realy nice .. ^^
    thanks for the fanfict … ^^

    1. Itu lagunya ‘ENDLESS MOMENT’ suju…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  7. Huwaaaa~ Daebak!
    Aku kira Happy End. Eh malah Sad End.

    Aku suka ceritanya…
    A-yo! Lebih Semangat buat FF lagi! *apadeh

    1. iya Sad ending, mian yah mengecewakan…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  8. wooouuuhh,,
    air mataku menetes,,
    wahh,, bkalan jdi author yg hebat nich, FF pertama aja udah menyentuh… Bahasanya bgus,,
    keren,
    daebaakkkk…….

    1. ini da tisu… hahaha

      huh/ Author he? sebenernarnya bukan FF pertama kok,, hanya saja baru berani ngirin ni FF..

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. jangan nangis trus,, ntar Jinkinya jadi ikut edih… kekekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  9. I LOVE THIS STORY… 🙂

    Tapi aku benci pas Jinki bilang “Pergi saja” sama Hyera.
    Kenapa terkesan putus asa gitu? 😦

    Oh, Jinki. Setidaknya kau bisa berada di samping istrimu saat dia melihat dunia untuk terakhir kalinya! Lee Jinki, aku tidak suka cara perpisahanmu yang semiris itu. Apa kau sadar kau telah kehilangan dua nyawa yang sangat berarti???… 😦 #abaikan abaikan

    But overall, ff ini sungguh bagus!! Aku sampai baca paragraf tertentu berkali-kali saking sukanya sama cerita ini! Mungkin karena bahasanya itu yaa,,, yang bikin ff ini begitu istimewa 🙂

    Lagunya sungguh menyentuh, begitu menusuk-nusuk batin yang bersedih… *aih, bahasanya -,-*

    Pokoknya, pokoknya, pokkonya….
    FF INI BAGUS BANGET!!! Tak salah author ngirim ke blog ini, untuk diketahui para pembaca yang haus akan hiburan… *tuh kan? ngelantur lagi -,-*

    Ditunggu karya selanjutnya. Tetap semangat! 😀

    1. jinki bilang gitu soalnya dya kashan ma Hera kalo harus kesakitan tyap hari (?)

      iya, aku juga miris banget wktu nulis tu bagian, berasa teriris sembilu #apa deh ni orang, lebe bener

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  10. Huwaaaaaaaaaaa…….
    #nangis kejer….

    Bgus bgt thor…
    Mengharukan….

    Kt2nya dalem …..
    Feelnya jg dpt bgt di jinki…

    Huwaaaaaaaa…..
    #ngelanjutin nangis..

    1. Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

      keep Cry Oke,,,, #PLAKKK

  11. Hampir nangis kejer, nusuk hati banget. Bahasanya jleb! Ngena! Jinkinya juga sayang bgt gitu huaaaa karyamu bagus

    ditunggu karyamu selanjutnya :’)

    1. Kok hampir sih, kok gag nangs ajah?? #PLAKK

      oke ditunggu aja yah…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  12. hikz…..hikz…….hikz *key nyerahin tisu,abis author g ngasih tisu k aku#BLETAK*
    PPPRRRRFFFF*critanya lgi buang ingus*
    tpi ku kok g bisa nangis ya thor?yaaaah…si jongkippa payah nih,aku yg yeoja aja g nangis masa dy yg namja……huhuhuuu

    ehm bgini,wktu dialog onyu yg letaknya stelah 2 paragraf dri atas,ada kata
    ‘noumu-noumu’ bknnya yg bner itu ‘neomu-neomu’?
    udah itu aja sih,ga ada yg lain
    over all ff nya daebak,feelnya dpt,jlan critanya ringan,jdi ga musti dibaca berulang kali….

    nice.ku tunggu karyamu yg lain.o-kay

    1. Aigooyaaa gag nangis kenapa minta tisu,,, #rebut tisu dari key
      hahahaha

      ya tu si Jongki-ssi, cowo tapi kok nangisan #dikejar Jongki-ssi

      Ah iya, salah nulis.. lain kali akan lbih hati2. gomawo sudah di ingetin…

      oke ditunggu jah..

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  13. Itu lagu apa thor??baguss :3
    gg mengecewakan kq thor ^^
    aaaa..kasian bgt..nyeeseek ToT
    nice ff 😉 cast.a mnrtq cocok kq..onew kan emang dah tua #plak,mksdq walopun tua muka.a 11:12 ma taemin xDD

    1. ‘ENDLESS MOMENT’ SUJU

      jiahh, Onew tua tapi muka masih 11 12 ma Tetem.. daebak Jinki… kekekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  14. huaaahhhhhhhh..
    thor hrus tanggung jawab!!!!
    aku nangis nich bca FFx,,
    perasaan Hyera benar-benar sampai ma pembaca..
    sumpah nysek abis ich..
    sedih liat penderitaan Hyera tapi kasian ma Onew yg ga bsa hidup tanpa Hyera trus pas Onew merelakannya itw artinya Onew benar-benar cinta ma Hyera dan ga mw dia kesakitan..
    nice FF

    1. Aigoo ya,,, iya Author tanggung jawab de, mw pha permen, coklat, atau balo hmm?? Author punya banyak…
      kekekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. InsyaAllah yahh, diusahain…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  15. huaaaa tissu mana tissu… huaaaa
    author.. epep mu suksek bikin sy mewek tengah mlm dan pas hujan pula… *srooottt*

    ‘Hyera apa yang harus kulakukan? Apa begitu sakit sayang? Bagilah dengan oppa, bagi sedikit sakit itu atau semuanya, serahkan semua sakitnya untuk oppa’ —- jleb bgt ini.. n itu juga jleb *nunjuk kata2 jinki pas berhenti maen piano* huuuaaaaaa

    tp soal beda tujuh tahun.. aq jd byngin jinki sm temenku ya.. dy shawol jg n pas bgt pula lbh muda 7 thun dr jinki #abaikan

    huuaaaa *mewek lg*
    jinkiiiiiii *peluk jinki*

    sesuai dengan aturan ejaan bahasa
    indonesia yang telah disempurnalan —- eum… klo kata depan yg nunjukkin nama tempat.. ‘di’ itu dipisah ya.. misalnya di telapak tangan, di dada, dsb.. hehehe

    1. btw aq suka sm klmt ini
      Mati bukan berarti kau akan dilupakan, justru karena kau mati maka kau akan semakin dikenang.

    2. Hwaaaa aku suka komenmu penuh dengan makna…. (?)

      gomawo, jeongmal goawo atas masukkannya apalagi yang tentang ejaan yang sudah di sempurnakan,,,,,
      GOMAWO…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. nafas buatan nafas buatan, ayo siapa yang mau gasih???? Author gag bisa ngasih soalnya habs makan jengkol belum sikat gigi #PLAKKK

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  16. Ahh,, sad endinggg,,,,

    ceritanya sederhana sihh,, malah udd umum tapi,, dikemas dengan gaya bahasa yg mengalir dan membuat terlarut,, sumpah,, ini kalimatnya membawa pesan emosi,,, #ngemeng apa dehh,,,

    semuanya monolog cast yoejanya ya,, coba add dialognya sama Jinki,, pasti feel-nya lebih dapet,,hehehe

    Scene terakhir mengharu biru agak kelabu,,, aku ngerti knp Jinki milih lepasin Hyera,,,,

    Like it!! 😀

    1. Iya ceritanya pasaran, aku juga ngrasa kayak gitu.

      iya, soalnya aku sengaja cuma dari sudut pandang Yeojanya… kekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. benarkah???

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  17. thor, FF APAAN INI HAAHH? KENAPA FF INI BAGUS BANGET SAMPEK BIKIN AKU MEWEK MBOMBAY *alay* *ngelap ingus* #dikeplakauthor
    sumpah ya ini FF, udah main chast-nya onew, bahasanya bagus banget, ceritanya bener-bener nyesek, bikin aku mewek, kyaaaaaaa!! kurang apaa? kurang apaaa?

    pokoknya DAEBAK thor, DAEBAK *acungin jempol warga sekampung*

    1. Aigo aigo,,, sampe nagis bobay kayak gitu..

      kurang apa ya? kurang pedes mungkin… kekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

      1. iya >=<
        bener-bener sampek netes gak berenti-berenti ._.
        mahaha, kalo pedes lagi ntar malah makin deres air-nya *lo kira air terjun deres*
        iyaa eoon, cheonmalayoo~ *big hug*

  18. Apa apaan nih ? HUWAA ! Lagi galau eh malah dikasih FF galau. author tegaaaa!
    Musuhan musuhan musuhan …
    hehe becanda kok ^^
    Bagus kok ! Tapi sempet ngerasa bosen tadi di tengah tengah heehe..
    Yuu mari ! Buat FF lagi yaa yg banyaak !

    1. Ah mian mian mian, aku gag tahu kalo lagi galau..

      Ehh? tapi kenapa ngajak musuhan?
      oh gitu?? OKE FINE, kita musuhan!!
      #Korban Alay

      ngebosenin yah?? mian yah,,,, kali lain akan mencoba lebih baik…^^

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. nangis ja, bahu selalu siap sedia jadi tumpuanmu kok… #PLETAKK

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. benarkah… mian ne???

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  19. Mengapa sesedih ini? Huks, huks. Ceritanya sangat menyedihkan. Jadi ingat cerita iklan2 asuransi thailand, judulnya Endless Love sih. *bukan bermaksud membandinkan*. Hehe. Maafkan, aku ya thor! #plak
    FFnya mengena banget. Seolah kita sendiri yang melakoninya.
    Good story!

    1. Huh??? iklan asuransi di Thailand? jadi pengen liad…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. insyaAllah ya aku usahain… di tunggu ajah..

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. Oksigeeeeeeeennnnn….

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

    1. ah,,, bisa jah….

      gomawo…

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  20. Hu, hueee *sroot* huks 😥
    Menyedihkan Thoor T . T
    Kasih sayang Onew ke istrinya begitu besar *eaa*

    Menurutku masih ada kata-kata yang perlu diperbaiki (huee mian Thor.. >w</
    Kata-katanya puitis, feel nya juga kerasa. Aku jadi sedih – –
    Jempol yang banyak (?) buat Author bbb^o^ddd

  21. Yaah
    Komenku kepotong -___-
    Diulang lagi ya Author, hehe 😀

    Hu, hueee *sroot* huks 😥
    Menyedihkan Thoor T . T
    Kasih sayang Onew ke istrinya begitu besar *eaa*

    Menurutku masih ada kata-kata yang perlu diperbaiki (huee mian Thor.. ><)
    Tapi FF nya buagus buanget Thooor #lebay 😀
    Kata-katanya puitis, feel nya juga kerasa. Aku jadi sedih – –
    Jempol yang banyak (?) buat Author bbb^o^ddd

    1. kenapa aku gag ngeliad bagian mana kmen Nabila yang kepotong yak??

      tapi gag papa dehhh,,, diulang2 jah, biar komennya nambah banyak….

      iya, maklumin jah yah, kan baru belajar… kekeke

      Trimakasih udah nyempetin baca, apalagi udah bersedia meluangkan sedikit waktunya olahraga jari di kolom komen FF ini.
      sekali lagi Gomapsumnida^^…. #Bow deep

  22. Daebak !!!
    Keren bgt thor, feelnya nyampe bgt..
    saia sampai terharu 😥
    tp saia suka karakter Jinki disini, romantis+phatian bgt.
    good job thor, bqin Lagi!^^

  23. KEREN thor!!!

    makin ke bawah, feel-nya makin dapet.
    Jinki bener-bener romantis banget hehe.

    five thumbs up buat author!!

  24. Diriku nangis bombay nih XD => kok ktwa ya?
    Ahaha 😀
    Umm feelnya dapet, tp aduhh ga asyik bgt sih istrinya meninggal saat Jinki bahkan lg ga ada di sampingnya?? Aduhh… 😥

  25. Astaga, ini angst dan feel-nya terasa banget! Mana pas bagian Onew nyanyi pas Jakarta hujan dan aku lagi dengerin Obsession-nya SHINee *yg terakhir mungkin agak nggak nyambung yaa, tapi percayalah, tiap denger Obsession kayaknya hatiku berasa ditusuk-tusuk(?), sakit banget rasanya*

    Ini aku baca di kantor pas lagi nggak ada kerjaan dan aku nangiiiiisss… Huwaaaaaaa….
    T_________________________________________________T

    Author-nya pinter! Thumbs up untuk author! ^^ *minjem jempol anak-anak SHINee*

  26. Hai author

    hehehe, salam kenal ya

    aku sering baca ff, tp ga pernah komen, skrg aku mau komen, boleh ya boleh ya ???

    demi apa pun aku suka ff ini, keren, sedih

    huaaaaaahh, daebak thor, lanjutkan perjuangan mu

    hahaha 🙂

  27. thor, aku ngebayangin perasaan onew oppa bilang, “Bawalah malaikat kecil kita. Biarkan ia menjagamu sampai aku menyusulmu nanti.” aku ngebayangin betapa sepinya onew oppa nanti, aku nangis gara2 bayangin kesepiannya onew oppa… hiks..hikss..hiks..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s