Better

Better

Author: Shin Chaerin

Cast: Lee Jinki aka Onew SHINee, You

Genre: Sad. No Romance, No Fluff 😦

Disclaimer: Lee Jinki adalah milik Tuhan. FF ini punya saya!

Rating: G

Length: Ficlet

 Recommended Back-sound: (mungkin) Better – SHINee

 A.N: Hanya sebuah ff gaje buat Onew tercinta >_<  Maaf ya, kalo ff ini sama sekali tidak menghibur 😦

***

Ah, aku lupa sejak kapan aku mulai menyukaimu, Oppa. Mengagumi sosokmu yang sederhana dan berhati lembut. Aku tahu bahwa ini tidak pantas. Aku sama sekali tidak ingin hal ini terjadi, tapi rupanya aku tak dapat mengendalikan perasaanku sendiri.

 

Kau tahu? Aku senang sekali setiap kau mengajakku bicara, mengajakku bercanda dan menggodaku. Setiap kali kau bicara denganku, saat itu pula kau tersenyum padaku. Entah apa yang ada di benakmu saat itu. Mungkin bagimu, itu hanya perasaan sayang semu yang akan kau berikan pada siapa saja yang kau anggap ‘adik’. Tapi tidak bagiku. Ini semua memang salahku, karena menganggap semua perlakuan dan perhatianmu padaku sebagai sesuatu yang biasa dilakukan oleh seorang pria pada gadis yang disukainya. Bukan rasa sayang seorang pria pada adik perempuannya.

Oh, ralat, aku memang bukan adikmu. Aku keponakanmu. Dengan garis silsilah seperti itu lebih tidak mungkin lagi aku bisa bersanding denganmu. Selain karena usia kita yang terpaut 8 tahun lebih. Pasti orang-orang di sekitar kita akan menentang mentah-mentah hal ini kalau saja aku mengatakan pada mereka bahwa aku mencintaimu.

Bagi mereka, aku hanyalah seorang gadis kecil yang masih perlu dikendalikan hidup dan masa depannya. Aku harus menjadi seorang gadis yang baik. Pintar. Menjadi lulusan terbaik. Mendapat pekerjaan. Dan menikah dengan seorang namja yang tampan, kaya dan berkepribadian baik. Dan masih banyak lagi rencana-rencana yang diatur untuk masa depanku nanti. Aku tahu semua itu demi kebaikanku. Aku juga tidak ingin mengecewakan orang-orang yang selama ini mendukungku. Aku hanya ingin membahagiakan kedua orangtuaku dengan segala prestasiku. Walau semua itu kulakukan dengan menekan perasaanku sendiri.

Oppa, andai saja kau mengetahui bahwa selama ini aku memendam perasaan suka padamu. Apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan membalas perasaanku? Ah, aku hanya bercanda. Aku tahu itu tidak mungkin. Kau pasti memiliki banyak rencana untuk masa depanmu sendiri. Menyusunnya seindah mungkin. Bukan denganku. Tapi dengan seorang gadis yang akan menjadi pelabuhan hatimu.

Rasanya seperti, aku tidak bisa membayangkannya. Ketika hari itu akan tiba. Kau bersanding dengan seorang gadis cantik yang dibalut gaun pengantin berenda berwarna putih bersih. Gadis itu tersenyum manis padamu. Dan kau membalas senyuman gadismu. Kalian berdua bahagia. Semuanya bahagia. Saat itu pasti hanya akulah satu-satunya yang menangis dalam diam. Menangis dibalik senyuman palsu.

Tidak ada yang bisa disalahkan dalam situasi seperti itu. Aku. Aku yang salah. Kenapa harus mencintai orang yang salah. Kita memiliki jalan hidup dan takdir yang bersimpangan. Aku tahu perasaanku ini tidak pantas. Tapi, perasaan ini mengalir begitu saja tanpa bisa dicegah.

Jinki oppa… terima kasih sudah menyayangiku.

Jinki oppa… terima kasih sudah peduli padaku.

Jinki oppa… terima kasih atas senyumanmu padaku selama ini.

Jinki oppa… terima kasih sudah membantuku selama ini. Aku tertolong.

Jinki oppa… terima kasih sudah mendukungku.

Aku menyayangimu. Sampai kapanpun.

***

Jinki POV

“Tidak seharusnya hal ini terjadi. Terlebih di hari bahagiaku”, ujarku sambil terisak.

Hari ini benar-benar hari yang kelabu. Di hari yang seharusnya dipenuhi dengan senyuman dan tawa semua keluarga, harus diwarnai dengan tangisan dan ratapan. Satu per satu keluarga dan kerabat mulai meninggalkan pusara itu. Kini hanya ada aku dan beberapa keluarga terdekatnya yang masih berada di sini.

“Yang tabah ya, Jinki-ssi”, ujar seorang gadis yang sangat aku cintai. Harusnya hari ini adalah hari pernikahan kami. Hari bahagia kami. Harusnya kami, semuanya, memakai gaun putih dan mewah. Bukan gaun hitam kelam seperti ini.

Kenapa…

Kenapa kau lakukan ini padaku?

Harusnya kita bisa tersenyum bersama saat ini. Harusnya kau menyambut datangnya hari bahagiaku. Harusnya kau menepati janjimu untuk selalu mendukungku.

Entahlah. Sudah berapa banyak air mata yang kukeluarkan.

Aku merogoh saku celana hitamku. Mengeluarkan secarik kertas peninggalannya. Peninggalan terakhirnya.

‘Maafkan aku eomma, appa… Aku sama sekali tidak bermaksud untuk mengecewakan kalian. Maafkan karena tidak bisa menjadi seorang putri yang sempurna. Seperti yang kalian idam-idamkan selama ini. Sekali lagi maafkan aku.

 

Jinki oppa, aku mohon maafkan aku. Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku menyayangi dan mencintaimu. Maafkan aku kalau aku telah mengecewakanmu. Sekali lagi maafkan aku…’

 

Berpuluh-puluh kali aku membacanya. Dan berpuluh-puluh kali pula aku menitikkan air mata.

Dasar bodoh. Apa yang kau pikirkan?

Apa kau pikir surat ini bisa mewakili perasaanmu. Surat ini pun tak sanggup mewakili permintaan maafmu.

Aku menyayangimu. Dan akan selalu menyayangimu.

Selamat jalan. Semoga kau bahagia di surga, Sayang…

THE END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

27 thoughts on “Better”

  1. Simple, tapi ngena banget…
    Fanfic sesingkat ini mampu mewakili semua perasaan keponakannya Jinki. Cinta terlarang~ Huhuu 😥

  2. Weeeeewwww…..Cinta sama samchon sendiri???

    Itulah cinta, bisa datang di saat yang tak terduga, bahkan ke orang yang salah…

    Judulnya better,,maksudnya lebih baik mati daripada sakit sendiri,,,gt ya???#reader sok tau

    Ceitanya singkat tapi ngena,,,
    Good Job,,,,

  3. Ff singkat tapi feelnya dapet. Ada 1 koreksi dr aku pas ‘Kenapa harus mencintai orang yang salah.’ tanda bacanya salah hehe. Udah itu aja kok,selebihnya bagus 😀

  4. Cinta terlarang yang dipendam sendiri. Jelas sakit melihat orang yang dicintai menikah dengan orang lain. Jadinya itu bunuh diri, ya?

    Di sini You jadi keponakannya Jinki. Berarti Jinki pamannya You. Tapi kenapa You panggil Jinki ‘Oppa’ bukannya ‘Samchon’? Kalau panggilannya ‘Oppa’, akan lebih tepat You jadi adik atau sepupu perempuan Jinki.

    Nice story.

  5. Cinta pdhal gak ad yg terlarang, tpi gara2 hal2 kayak gni lah cinta jdi tabu…

    Keponakan jatuh cinta ama paman. Yah, pamannya salah jga sih, terlalu cakep#pletakk

    aku mlah mrasa yg pling ngerasain sakit disini it si Jinki.. 😦

  6. suka banget sama kata “sayang” diakhir cerita..

    so sweet..

    bener2 kata2 seorang kakak ke adiknya..

    nice ff

  7. Mak jleb banget baca FF ini-.-, nyesek pasti kalau jadi keponakannya Onew .__.
    Keren, simpel tapi ngena banget T.T, Nice FF^^

  8. #JLEB
    Entah kenapa aku jadi ikutan ngerasa sakit hati ini (apa sih?)… T.T
    Ah, setuju dengan semua komen diatas, meskipun ini cerita ga panjang (namanya juga ficlet) tapi cukup membuat pembaca tau bagaimana perasaan si keponakan, si Onew juga, tau inti cerita, permasalahan cerita, dsb..
    Aaaah, cinta yg dipendam selalu akan berakhir sebuah penyesalan.. Good job, … mm.. Chaerin-sshi! 🙂

  9. Author ini sich parah bgt
    Bkin deg’an setiap bca ya
    Sampe sekarang msh gk nyangka klo akhir ya tuh cwe mati 😥
    Bgs thor cerita simple tp bner’ mengharukan

  10. singkat tapi jleeb !! tertusuk ribuan piso ..
    #plak

    dalem banget !
    aishh … nyesek..
    bener-bener nyesek..
    aku suka kata-katanya santai tapi mensuk..

    good ff … di tunggu karya nyesek lainnya .. ahahah XD #plak!
    gomawo .. ^^

  11. Kok ceweknya meninggal? Huee… T.T
    Sedih ya, gara-gara mereka punya hubungan darah tokoh utamanya nggak bisa nyatain perasaannya ke Onew 😥

    Rapi, singkat dan nggak bertele-tele *eaa*, tapi feel-nya dapet 😀
    Nice FF b^w^d

  12. hikss T.T
    Dalem amat sich thor nusuknya..
    Ponakan Onew oppa kok bisa jatuh cinta ma pamannya sendiri??
    Tragis..
    si ponakan Onew bunuh diri yah??
    Apa krna cintanya yg tak mungkin atw beban bwt jadi anak yg perfect dimata orang tuanya??
    Kasiann..
    Nice ff..
    Di tunggu ff lainnya..

  13. wah, asyik banget nih dibacanya. ceritanya benar-benar mengalir. yah, terkadang kita perlu juga membaca cerita-cerita singkat semacam ini. daebak. sugohaeyo!

  14. ko ponakannya Jinki meninggal? apa dia sakit? ato dia bunuh diri karna ga bsa menghadapi kenyataan akhirnya Jinki menemukan pelabuhan hatinya?
    agak sedih sih, tapi kurang panjang nih menurutku. masih banyak yang bkin tanda tanya ^^v

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s