With You

With You

 

Author : Ryu_kun

Main cast: Kim Gweboon (Key swicthgender),  Lee Jinki

Support Cast   : Kim Taeyon (Taemin swicthgender), Choi Minho

Length : Oneshoot

Genre : Romance, Friendship, Life, Angst (?)

Rating : PG -13

Summary : ‘Ini alasanku…….’

Picture by: rabbitfox.wordpress.com

A.N :  Annyeoung … nie epep saia lainnya xD . Story.na itu ide asli punya temen saia. Dia pengen jadi story.na soal.na.. kekeke~~ sudah saia perbaiki space.na, apa bener seperti ini? maaf untuk ff saia yang dulu, saya masih baru dalam dunia per.ep.ep.an soalnya 😀 makasih buat admin yang mempost ff saia *peluk.admin*

n.b: ini sudah pernah d.post d.salah satu page facebook tapi saia juga pengen share d.sini 😀 mian juga kalau judulnya nggak nyambung sama ceritanya. 😛

Selamat baca 😀

*Author POV*

Kelas 11 – B terasa ramai. Yeoja bernama Gweboon, menutup komiknya dan beranjak untuk keluar dari kelas ini karena merasa tidak betah akan keramaian.

 

“Gweboon-ah, neo eodiga?” Taeyon, sahabat Gweboon menahan tangan Gweboon.

“Hilang dari kelas ini,”

Gweboon menepis tangan Taeyon dan langsung berjalan keluar kelas. Taeyon yang merasa Gweboon membutuhkan waktu untuk sendiri, dia mulai membaca komik Gweboon yang diletakkannya di kolong mejanya, dan mulai membacanya.

*Author POV end*

*Jinki POV*

Tenang~~ Inilah yang aku suka. Dapat kurasakan angin musim semi yang menerpa wajahku. Apa musti setiap hari, aku pergi ke atap sekolah seperti ini? Aku kesini hanya saat merasa lelah dengan pekerjaan OSIS yang selalu menguras pikiranku. Hahh…

I  have a dream, a song to sing 
To help me cope with anything
If you see the wonder (wonder) of a fairy tale
You can take the future even if you fail
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
I’ll cross the stream – I have a dream 

Ehh.. suara siapa itu?. Lembut sekali. Malaikatkah?. Langkah kakiku menuntunku agar mengetahui siapa pemilik suara selembut ini. Rasanya, semua penatku hilang saat mendegar suara itu.Kurasa disini suara yang kudengar itu. Kusapukan mataku di seluruh tempat di atap sekolah ini. Nihil. Tak kutemukan sesosok manusia satupun. Apakah hantu?? Ani.. mana ada hantu siang-siang seperti ini. Kau menghayal Jinki.

Sudahlah, sebaiknya aku kembali ke kelas. Mungkin waktunya Kyuhyun sonsaengnim mengajar sudah hampir selesai.

Ohh.. secarik kertas. Kuambil kertas itu. Inikan lirik dari sebuah lagu yang kudengar tadi.

“Ganbatte Boonie-chan”

Kubaca sepenggal kalimat yang tertera di bagian bawah sebelah kanan kertas itu. Apakah ini pemilik suara itu? Aku harus segera mencari pemilik suara itu. Aku pikir, dia juga sekolah disini.

                                                ###########

“Ayo kekantin,”

“Ani,”

“Mencari si suara lembut itu lagi?”

“Yahh… kau kan sudah tau Minho-ya. Jadi maklumi sajalah,”

Aku mulai meninggalkan Minho.

 “Jinki. . .Jinki. . .”

Sebenarnya ini sudah hari ke 20 aku mencari pemilik suara itu. Tapi tidak ada yang yang bernama Boonie… Aku sampai meminta salah satu petugas di sekolah ini untuk menunjukkan padaku semua data siswa di sekolah itu. Tapi tetap tidak ada yang bernama Boonie. Hahh… mungkin kusudahi saja pencarian ini *ceileh, bahasanya*

Aku lapar… mungkin kususul saja Minho di kantin. Brakk…  Aku menabrak seseorang.

“omo!!.. Gwenchana??”

Ku ulurkan tanganku agar bisa membantu seorang yeoja yang kutabrak ini berdiri.

“Gwenchana,”

yeoja itu menerima uluran tanganku. ‘Boonie’ tak sengaja kulihat gelang pinknya. Bukankah nama itu ada di selembar kertas yang isinya lirik lagu yang kudengar saat di atap sekolah. Segera kugenggam dengan erat pergelangan tangan yeoja itu.

“Apa kau pernah menyanyi di atap sekolah??” kutatap dengan tajam kedua matanya. Yeoja itu balas menatap wajahku.

“Lepaskan tanganku,” dia melepas genggamanku dengan menampakkan wajahnya yang sinis. Kemudian pergi dari hadapanku.

“Mungkin bukan dia. Mana mungkin, yeoja seperti dia, bisa mempunyai suara selembut itu?” ku gelengkan kepalaku. Ani..  itu tidak mungkin..

*Jinki POV end*

*Gweboon POV*

“Gweboon-ah, aku diajak, Minho oppa untuk menjadi pasangannya di promnite minggu depan!!,” Taeyon bertingkah seperti anak autis *d.gampar Taem* di depanku. “Selamat,” aku masih focus pada komik yang kubaca.

“Prom nitenya diadakan seminggu lagi, jadi.. besok temani aku membeli dress di mall yah,,” Taeyon menarik narik tanganku manja.

“Aisshh… ne..ne,” aku melepas tangannya dan berjalan meninggalkan temanku yang kegirangan seperti mendapat sekarung ayam goreng (?)

“Tunggu…!!”

Aku menoleh, namja itu lagi.

“Kau berbicara denganku?”

“Dengan siapa lagi, kalau bukan denganmu”

“Ada perlu apa denganku?”

Namja itu masih mengatur nafasnya.

“Kalau masih lama, kutinggal kau,”

“tunggu,” Dia merentangkan tangannya sambil berdiri dihadapanku.

“Mmmm…… maukah kau menjadi pasanganku di promnite minggu depan??”

“Aku tidak bisa,” segera saja kutinggalkan dia. Tak kudengar langkah kakinya. Sepertinya dia menerima penolakanku.

                                                            ##########

“Maukah kau menjadi pasanganku??”

“sudah kubilang, aku tidak mau!,”

Namja itu kembali lagi dengan menanyakan pertanyaan yang sama mulai 5 hari yang lalu. Menungguku di depan kelas, menghadangku saat aku keluar kelas, dan menanyakan pertanyaan yang sama.

“Ikut aku!!” dia menari tanganku dan mengajakku berlari.

 “Lepaskan!!” aku meronta dan berteriak, tapi dia tidakmenghiraukanku.

“Lepaskan!!”

dia melepaskan tanganku saat kita sampai di atap sekolah.

“Kenapa kau mengajakku disini?? Kau membuang waktuku,” kurapikan seragamku kemudian meninggalkannya.

Namun namja itu menarik tanganku dan menahan tubuhku di dinding dengan kedua tanganya di kedua sisi tubuhku. Seakan mengunci tubuhku.

“Saranghae,” dia mengucapkan kata itu tepat di depan wajahku.

“Jangan main-main denganku!!”

“Aku tidak bohong, suaramu… sangat mirip dengan ibuku yang sudah meninggal,”

Dia melepaskan tangannya namun tetap berdiri didepanku.

“Maka dari itu, aku tidak ingin kehilangan suaramu… dan dirimu,” kulihat air matanya menitik. Tanpa fikir panjang, segera kupeluk namja itu.

“Baiklah, aku mau menjadi pasanganmu,”

entah kenapa, aku merasa nyaman saat memeluknya dan tanpa terasa kalimat itu keluar begitu saja dari mulutku.

“Aku menjadi guest star di acara prom nite tersebut. Dan aku ingin, kau menyanyi bersamaku,”

“Aku tidak mau kalau melakukan itu,” segera kulepas pelukanku.

“Aku tidak mau menyanyi di depan orang seumur hidupku,”

“Waeyo?”

“………….”

“Waeyo?” namja itu memegang pundakku sambil menatapku meminta penjelasan.

Flashback

 

I  have a dream, a song to sing 
To help me cope with anything
If you see the wonder (wonder) of a fairy tale
You can take the future even if you fail
I believe in angels … …

 

aku terdiam sesaat..

‘omo.. aku lupa’ batinku..

 

Huuu…!!! terdengar suara seorang temanku yang duduk di di bangku paling belakang. Sambil berseru, dia melempariku kertas yang dibuat seperti bola. Aku menepisnya. Namun beberapa temanku yang lain juga melempariku kertas. Aku hanya bisa melindungi kepalaku dengan kedua tanganku sampai akhirnya appa menolongku dari hujan kertas (?) itu.

 

Flashback end

 

“Mwahahaha…”

namja itu tertawa sambil memegangi perutnya setelah aku selesai bercerita. Dia berhenti tertawa saat aku melayangkan tatapan mataku yang berbicara seperti akan membunuhnya

“kau pabo,” dia menjitak kepalaku.

“Yaa!!!”

“Hanya kejadian seperti itu, kau tidak akan menyanyi seumur hidupmu? Kau lucu sekali… Menjadi seorang pennyayi yang hebat itu, kuncinya adalah tidak boleh menyerah dan terpuruk hanya gara-gara komentar penonton”

“Kalau menyanyi, ya menyanyilah. Mau mereka mengomtarimu atau tidak itu urusan belakang., . Tapi kau juga tidak boleh mengabaikan komentar mereka,” dia berkata lagi.

“Tapi…”

“Fikirkan dulu perkataanku, dan aku tetap berharap kau mau menyanyi bersamaku di prom nite lusa nanti,”

Aku hanya terdiam, mencerna perkataannya tadi.

“Gweboon POV end*

                                                            ##########

“Jinki POV*

“Jinki-ya. Ayo masuk. Prom nite segera dimulai. Kau kan menjadi guest starnya,” Minho menyeret tanganku untuk masuk.

“Sebentar, kau masuk lah dulu 5 menit lagi aku menyusul”

“Ya..baiklah,”

Dia lama sekali sih, jangan-jangan dia tidak datang. Aisshh… jangan berfikir seperti itu Jinki. Dia pasti datang.Berkali-kali kulihat jam di tanganku. Sesekali kulihat ke depan. Siapa tahu dia tengah berlari menuju prom nite karena terlambat.

“Ya!! 5 menit lagi giliranmu!,” Minho kembali datang dan menarik tanganku paksa,

“Tapii…”

“Sudahh.. kajja…”

                                                            ############

Dengan perasaan sedikit kesal dan kecewa, aku akhirnya naik panggung sendirian. Aku menyanyikan sebah lagu. Namun otakku masih kalut memikirkan yeoja itu. Penonton bertepuk tangan saat aku selesai menyanyi. Namun itu semua tidak kuhiraukan. Mataku tertuju oleh seorang yeoja. Yeppeo

“Itu dia,” aku menggumam sendiri.

Aku memberikan tanda kepada pemain piano yang mengiringinya bernyanyi untuk menggantinya dengan lagu yang sudah dia siapkan..

“Lagu ini, kupersembahkan untuk yeoja yang memakai dress yang berwarna putih,”

“Jinki POV end*

“Gweboon POV*

“Lagu ini, kupersembahkan untuk yeoja yang memakai dress yang berwarna putih,” Namja itu menunjukku. Sehingga semua yang hadir di prom nite ini melihatku.

I  have a dream, a song to sing 
To help me cope with anything
If you see the wonder (wonder) of a fairy tale
You can take the future even if you fail
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
I’ll cross the stream – I have a dream 

Omo… kenapa dia menyanyikan lagu itu. Itu merupakan lagu kesayanganku. Aku masih tertegun memandangnya.

Sampai lampu menyorot langkahnya yang berjalan menuju ke arahku. Dia bernyanyi dihadapanku. Salah satu tangannya menarik tangan kiriku dan memberikan secarik kertas. Bukankah ini lirik lagu kesukaanku.

“Ganbatte Boonie-chan” Dia berkata dan menarikku menuju panggung. Aku mengikutinya sambil menundukkan wajahku. Aku malu ><

I believe in angels 
Something good in everything I see (everything)
I believe in angels (yeah)
When I know the time is right for me (right for me)
I’ll cross the stream (cross the stream) – I have a dream (have a dream)
I’ll cross the stream (cross the stream) – I have a dream 

Kami menyanyikan lagu itu bersama-sama. Dia masih tetap memegang tanganku sambil sesekali menatap wajahku. Penonton bertepuk tangan dan bersorak saat kami selesai menyanyikan lagu itu. Kurasa mereka terhibur atas pertunjukkan kami.

                                                            ################

“Yeoja yang yang bernyanyi tadi memiliki suara yang bagus, kenapa guest starnya hanya Jinki saja yah,”

“Betul juga,dia juga cantik, bukahkah kita sangat menikmatinya tadi,”

Samar-samar kudengar 2 orang yeoja yang membicarakanku. Aku terduduk lemas dan mulai menitikkan air mata. Kupeluk namja yang kutahu bernama Jinki itu.

“Gomawoyo~ Na.. nado saranghae,” sepertinya dia membalas pelukanku.

                                                            ##########

3 tahun kemudian

Kurapikan sedikit poniku yang berantakan. “Chagi~ kau sudah siap?” “Sebentar lagi,” aku masih merapikan poniku.

“Gweboonie~ sebentar lagi giliran kita,” “Ne~ jagiya,” aku berdiri dan menyambut tangannya.

Semenjak prom nite itu, aku semakin bersemangat untuk bernyanyi. Dan sekarang, aku menjadi seorang penyanyi yang terkenal. Ini semua berkat seseorang yang menjadi patnerku dalam bernyanyi, Jinki oppa. Kami menjadi patner dalam bernyanyi dan mungkin patner hidup? 😀

The End

Wuhuuuuuu……………… *lambai.lambai*

Bagemana??? a-yo komen.komen. komen cingudeul itu penting, sepenting ayam goreng bagi saia dan onew appa, hehe 😛

RCL…RCL.. 😀

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

24 thoughts on “With You”

  1. OnKey shiper, 2Min Shiper,,,kkkkkk~

    Ceritanya bagus,,cuma…kenapa aku ngerasa alurnya kecepetan ya??? Karna ini oneshoot x yah….
    Gambarnya lucu,,,yang cowok mirip banget sama bang Onew,,,

    Aku suka Key jadi Gweboon,,,Cantik banget#Di tabok Key

    Oke, ditunggu karya selanjutnya,,,

  2. oooh, so sweet ^^

    Kyahaha, entah kenapa mesti bayangin Key yang di School of Rock. Unyu-unyu banget ❤

    Ceritanya sweet banget, suka pas bagian Jinki datengin Gwiboon di prom nite 😀

  3. Uwaa sweet FF nih… – w –
    Kasian Gweboon, gara-gara lupa lirik waktu nyanyi dia jadi malu dan nggak mau nyanyi lagi -_- Untung ada Jinki, hehe.

    Tapi, aku merasa alurnya agak kecepatan (hue mian Thor >< ).
    Overall, it's nice ^o^d Keep writing Author! XD

  4. Akkhhh ciaa ciaa ciaa
    cembokor sama kebersamaan anang sama asanty #ehsalah maksudnya jinki-gweboon
    huhuhu ,
    ceritanya agak kecepetan seh , mianhae author aku bnyk cincong .
    Trus gimana kisah anakku sama calon menantuku *maksudnya 2min* .

  5. ACCIIIEEEEEEE yang mo nyanyi lagi *plakkkk
    keren,,,kerennn…lagunya juga….aku suka semuanya *halahhh

  6. Entah sejak Kapan nih otak udd mulai teracuni sama OnKey,, nih Couple so sweet gimana gitu,, ceritanya juga so Sweet ala komik2,, serasa baca komik deh apalagi cover-nya Unyu-unyu,,hehe

    Ganbatte Boonie-chan!!#serangan galau myKeykyu kiss scene masih berasa,, *poor me

  7. wah, asyik sekali ceritanya. ringan. aku ketawa-ketawa sendiri di beberapa bagian. bener-bener jadi fresh deh abis baca FF ini. sugohaeyo!

  8. kyyyyaaaaaaaaaaa ,,,,,, ONKEY couple sweet banget !!!!!!!
    dua jempol buat author’na ,,,
    lucu juga dhe ,, key malu gara2 lupa lirik ..
    tapi akhirnya dia mau nyanyi lagi ….
    waaaa ,,, sukaaaaaa ….. *nari-nari geje*

  9. aw.. aw.. gara” babeh.. emakk key kagak trauma lg..
    dy bsaa nyanyi dgn bhagia brsamaaa babeh jinkiii..

  10. Waaah…. kalo settingnya anak sekolahan,
    Jinki gak jauh2 dari karakter ketua OSIS keren nan karismatik…
    Jeongmal saranghae, Jinki-ya……

    cute story…. keep writing, Ryu Kun…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s