The Past Is The Future – Part 2

[FF] The Past Is The Future – Part 2

Author             : LeeMinHyun

Main cast         : Kim Min Ji a.k.a Nindi

Choi Minho

Support cast    : SHINee Member, Sulli, Krystal, Kira.

Genre              : Romance, Life

Length             : Sequel

-Taemin Pov-

“Hyung!!”, ku lihat Minho Hyung sedang berjalan di koridor.

“Waeyo?” jawabnya sambil menunjukkan Ice Eyes nya itu. Aiiish Hyungku satu ini memang tidak bisa diharapkan. Tapi dengan Ice Eyes nya itu banyak cewek yang jadi melting dibuatnya -_-

“Ada yang ingin ku bicarakan dengan hyung!” balasku serius.

“Lebih baik kita ke dorm sekarang. Kelas mu sudah selesai kan hyung?”

“Aku masih ada kelas!” jawabannya masih dingin dan ketus.

“Ini tentang LiRa dan MinJi, Hyung!!”

Ku lihat ia sontak terkejut.

“Kau pergi duluan saja ke dorm, nanti aku akan menyusul. Ada urusan yang belum ku selesaikan.”

“Ne hyung! Ppali!”

J J J

Aku pun segera pergi ke dorm dan mampir dulu ke minimarket dekat dorm untuk membeli beberapa snack dan tentunya susu.

Aiish ku rasa tempat ini sudah mengalami renovasi, semua tempatnya berubah, aku jadi harus mencari dulu. Dan ketika aku sedang mencari bagian snack.

“Aaaww!! Kalo jalan tuh liat pakek mata dong!!”

Suara yeoja ini sepertinya agak familiar bagiku. Aku langsung memunguti barangnya yang berjatuhan dan memberikannya pada yeoja itu.

“Ini barangmu. Mianhae, jeongmal mianhae.”

“Taemin? Kira?” teriak kami berbarengan.

“aah kalo tau tadi Kira noona, ga bakal deh aku bantuin” ucapku asal

 

Pletak.. jitakan Kira noona melesat tepat di kepalaku ini.

“Kamu ini memang hobi banget buat aku kesal”

“haha, kan noona juga yang kesal”

“mau ku jitak lagi?” tatapannya dalam sekali, dan aku mulai takut sekarang.

“aish, iya iya aku berenti deh. Noona ke dorm yuk, tapi aku mau beli snack sama susu dulu. Wait me yah noona”

“ppali taem! Kamu ini dari dulu susu terus minumnya :p”

Oke akhirnya aku pun meninggalkan Kira noona dan dengan cepat mengambil snack serta susu untukku.

Oh iya, Kira noona adalah sepupu nya Minho Hyung. Dia pindah ke Jepang sekitar 4 tahun yang lalu. Aku sih kenal sama Kira noona waktu liburan musim dingin tahun kemarin, dia berlibur ke Seoul dan menghampiri kami ke dorm.

Flashback

“Eh tadi aku ketemu sama yeoja loh. Neomu yeppeo deh pokoknya!” ucap Jonghyun Hyung dengan semangat.

“Ini susah nya kalo ngomong sama Jjong. Pasti ga jauh-jauh dari YEOJA” celetuk Key hyung dengan nada Yeoja yang ditekannya.

“Yee, umma sirik aja sih sama aku :p”

Pletaak! Key hyung menjitak kepala Jjong hyung gara-gara dipanggil umma.

“Awas sekali lagi kamu manggil aku umma!! Suara emas mu itu bisa ancur!” ancam Key hyung. Dia terlihat sangan jahat kalau sudah begini.

“Kyaaa!! Ne hyung ga bakal deh”

 

Tok.. tok..

“Biar aku yang membukanya” tawar minho hyung yang sedari tadi diam sambil menonton.

“Annyeong Minho!” kudengar suara yeoja menyapa Minho.

“Annyeong! Masuk yuk Kira!”

Jjong hyung mengintip ke arah pintu, kemudian berbisik ke arahku.

“Taem, itu yeoja yang aku ceritain tadi. Kok dia bisa kenal sama Minho yah? Kayaknya akrab banget lagi”

“Molla hyung. Tanya aja sendiri sama orangnya” saran ku.

“Enggak ah. Entar sikat Minho lagi. Kamu kayak gatau Minho aja sih Taem”

Minho hyung masuk ke dorm dengan seorang yeoja bernama Kira tadi.

Hyung pun mengenalkannya.

“Hyung, Taem, ini sepupuku. Kira Kisasi.” Ucap nya singkat.

“Ya minho~ kau ini tidak berubah, masih saja bersikap dingin!” sahut Kira spontan.

“Oh iya, Annyeonghaseo J Kira Kisasi imnida. Kalian bisa panggil aku Kira eh tunggu itu cuman untuk Onew. Kalau untuk yang lain panggil aku pakek sebutan noona. Soalnya aku lebih tua dari kalian.” Sambung Noona cepat.

“Kau berbeda sekali dengan Minho. Bisa kah kau bilang sama sepupu mu itu untuk lebih bersosialisasi dengan kami kira?” Onew hyung menjawab noona.

“Kau tenang saja Onew, aku akan berusaha” ia tersenyum pada Onew.

“Oh iya, aku Jonghyun. Haruskah aku memanggilmu noona?” celetuk Jonghyun.

Aish hyungku yang ini pecicilan sekali sih jadi namja! Ga bisa stay cool banget -_-

“Ah, aku sudah tau kok, sudahlah kalian ga usah manggil aku noona. Tapi kalo untuk Taemin panggil aku noona yah saeng? Kkk~”

“Hah? Terserah kamu deh noona” sahut ku sambil tersenyum

 

Flashback End

 

– Author Pov-

Sekarang Taemin dan Kira sudah berada di dalam mobil yang melaju menuju dorm mereka.

“Bagaimana keadaan Minho setelah kejadian LiRa itu?” tanya Kira tiba-tiba. Sontak hal ini membuat Taemin kaget.

“Tidak banyak berubah noona. Malah sekarang jadi nambah parah sejak kehadiran siswi baru di sekolah kami.”

“Loh? What’s wrong with that girl?”

“Dia Kim Min Ji. Kalau noona ngeliat dia, mungkin noona akan berpikir kalau dia itu Kim Li Ra. Min Ji saaaangat mirip sama Li Ra. Dia siswi tingkat satu pindahan dari Indonesia dan dia baru mendapat surat rekomendasi Park-ssi untuk kelas vocal tingkat 3.” Jelas Taemin panjang lebar.

“Waeyo?! Aku jadi penasaran dengan yeoja itu. Kasian sekali Minho, ia seperti harus terjebak lagi dengan masa lalu nya yang menyedihkan itu.”

“Oh iya noona, aku juga baru mendapat info baru tentang Min Ji.”

“Apa itu Taeminnie?”

“Nanti di dorm aja yah noona, sekalian sama Minho hyung.”

Tak terasa mereka berdua samapi di dorm. Taemin masuk duluan ke dalam dorm. Ia melihat kalau semua hyung nya sedang berada di dorm. Key sedang memasak. Onew sedang guling-guling di sofa depan TV. Minho seperti biasa bermain Winning Eleven. Dan jonghyun sedang bermain piano di lantai 2.

“Annyeong Hyung! Aku pulang!” ucap Taemin ceria.

“Ah ne Taemin.” Sahut Key.

“Eh aku membawa seseorang loh?”

“Annyeong semuanya!!” teriak Kira yang berada di belakang Taemin.

“KYAA!! KIRAAA!!” teriak Key.

Mendengar teriakan Key tersebut. Onew langsung bangkit dari Sofa. Minho langsung memeluk Kira. Jonghyun langsung membuyar ke bawah dan menyapa Kira sambil tersenyum manis.

“Ya Taemin. Kenapa kau bisa bersama Kira?” tanya Onew setelah itu.

“Tadi aku ketemu Noona di minimarket biasa, terus aku ajak aja noona ke sini.”

“Kapan kamu sampai di Seoul Kira?” tanya Onew pada Kira, kemudian ia mengajak Kira untuk duduk di sofa. Para dongsaeng nya mengikuti.

“Kemarin malam kok chagi hahaha” jawab Kira sambil menggoda Onew.

“Ya Kira! Aku cemburu!!” celetuk Jonghyun sambil menunjukkan raut sedih.

“Haha cuman main-main kok. Kalian semua kan chagi ku” balas Kira santai sambil tertawa.

Terlihat raut muka sedih dari Onew mendengar perkataan Kira tadi.

– Nindi Pov-

“Ummaa… nindi pulaaang~” huuaaa capek sekali aku seharian ini diforsir di kelas dance dan teori.

“Huaa, anak umma keliatannya capek sekali. Mandi gih ini makan malamnya udah umma siapin.”

“Ne umma. Kamsha J”

Aku langsung naik ke kamar dan masuk ke kamar mandi. Huuaaah seger banget kalo udah mandi gini. Pengen langsung tidur enak kali yah.

Kriuuk..

Haduuuh ini perut ga bisa di ajak kompromi banget yah -_-

Aku menuju dapur. Huuuaa umma masak ayam bakar kesukaan ku *Huuaa kok samaan sama lakinya author yah /pletak*

“Nindi sayang.. ada yang mau umma bicarain”

“uhuk.. uhuk..” aku terbatuk mendengar ucapan umma. “apa umma? Kok kayaknya serius amat?” aku bertanya mendelik.

“pelan-pelang sayang, ini tentang orang yang mendonorkan kornea matanya untuk kamu.”

Oh iya salah satu alasan kenapa aku balik ke Seoul adalah donor kornea untuk ku. Aku mengalami kebutaan setelah kecelakaan yang menimpaku di Indonesia. Sekarang aku sudah berada di Korea dan telah mendapatkan penglihatan kembali atas jasa orang yang baik itu. Tapi umma menyembunyikan identitasnya. Dan kurasa sekarang umma mau menceritakan semuanya.

“Begini orang yang mendonorkan kornea nya untuk kamu adalah Kim Li Ra. Dia anak temennya appa kamu. Umur dia sama kayak kamu sekarang, bisa dibilang kalau kalian itu mempunyai banyak kesamaan. Dia meninggal karena tertabrak truk saat akan bertemu dengan Namjachingunya.”

“Astaga kasian sekali Li Ra itu. Maksudnya ingin bersenang-senang dengan namja nya malah maut menjemputnya.”

“Nah kamu diminta oleh keluarga nya Li Ra untuk mencari tau siapa namjachingu nya. Apa kamu bersedia?”

“Tapi bagaimana nyarinya umma. Aku ga ada petunjuk apa-apa.”

“Ini ada sedikit info dari diarinya Li Ra, kemarin ummanya ngasih ke umma.”

“Aku akan berusaha mencarinya umma!”

“Gomawo sayang” ucap umma, kemudian umma mencium keningku.

“Ne umma ku”

Setelah selesai makan, aku jadi kepikiran sama diary yang di kasih umma tadi. Sekarang aku sudah duduk di atas atap kamarku. Kamarku ini memang mempunyai akses ke atas genteng. Maklum yah aku seneng banget liat bintang malem-malem hehe.

Aku mulai membaca diary milik Li Ra. Tulisannya bagus banget.dari diary ini aku udah tau kalo Li Ra orangnya perhatian, baik, terus pasti rapi banget. Aku mulai membuka halaman per halaman dari buku ini.

Salah satu halaman isinya seperti ini, ini halaman terakhirnya dan mungkin ini di tulis saat malam sebelum kecelakaan itu.

Annyeong Diary,

Besok pasti menjadi hari yang membahagiakan untukku. Besok adalah hari jadi aku sama oppa yang setahun. Aku udah nyiapin kejutan buat oppa. Ku jamin deh besok bakalan jadi hari yang tak terlupakan buat aku sama oppa. Besok kami janjian di Taman Kota tempat kami biasa bertemu. Aah oppa, kalau besok menjadi hari terakhirku di dunia ini aku pasti bakalan tetep tersenyum buat oppa besok dan ku harap oppa jangan pernah menangis yah kalo aku pergi. Tetep jadi oppa ku yang ceria dan ingat jangan pernah dingin lagi sama orang kkk~. Jeongmal Saranghae Choi Oppa J

 

Aku yakin, Li Ra dan namja nya ini sangat romantis. Mereka semestinya bahagia hari itu. Gomawo Li Ra kamu udah ngasih 2 petunjuk buat aku untuk nyari namjachingu kamu ini. Aku akan membuat namja kamu ini selalu ceria kayak permintaan kamu itu.

Aku udah dapet dua petunjuk. Marga namja nya adalah Choi dan pada hari kejadian itu mereka janjian di Taman Kota. Pasti penjual makanan di sekitar sana mestinya tau tentang mereka berdua dan kecelakaan itu.

‘Aaah Kim Li Ra~ Gomawo atas kornea mu. Berkatmu aku bisa melihat dunia lagi dan tetaplah jadi bintang paling terang di atas sana untuk orang-orang yang kamu cintai dan yang mencintai kamu’

 

– Minho Pov –

”Apa yang ingin kau katakan padaku tadi Taemin?” ucapku mendahului pembicaraan dengan taemin. Jujur aku sangat penasaran pada cerita taemin ini.

Tok.. Tok.. Ada yang mengetuk pintu kamar kami.

”Masuk!” jawabku asal. Ternyata Kira yang mengetok pintu nya.

”Boleh aku masuk?” tanyanya.

”Of course noona. Aku kan juga berjanji pada noona untuk mengatakan ini.” sahut Taemin.

Seketika ekspresiku menjadi dingin lagi. Kira yang mengetahui perubahan ku ini langsung menjitak ku.

Pletaaak.. Jitakan itu terasa lebih kuat dari biasanya. Sudah menjadi makanan jitakan dari Kira ini. Tapi yang kali ini -__-

”Sudahlah, cepat katakan apa yang kau ketahui Taemin-ah!”

”Ne hyung, sabar dikit kali. Noona~ duduk deket aku aja, aku takut sama hyung.”

Aiish, namja ini manja sekali dengan sepupuku. Ini Kira ngeladenin lagi.

”Oke deh aku mulai aja. Aku takut dengan tatapan Hyung.”

”Kemarin aku bertemu dengan eonnie nya Lira, kalian tau kan kalo eonnie nya lira itu chingu ku.” Lanjut Taemin.

”Lalu?” Kira nampak tak sabar lagi.

”Nah aku nanya-nanya tentang Lira sama noona, terus katanya ada orang yang mendapat donor kornea dari Lira. Nah orang itu anak temennya orangtua Lira. Yang tidak lain dan tidak bukan ialah Minji atau Nindi.”

jelas Taemin dengan tenang.

Ekspresi ku sekarang? Tidak berubah kayak tadi. Stay Cold not Cool -_-

”Hyung. Ku rasa kau tidak boleh membenci Minji seperti itu. Walaupun dia mengingatkan mu pada Lira dan kejadian tragis itu hyung.” Lanjut Taemin.

”Seharusnya kamu senang Minho karna kamu masih tetep bisa ngerasain kehadiran orang yang kamu cintai di dalam diri Minji” sambung Kira.

”Kita lihat saja nanti.” jawabku singkat.

“Eh tunggu. Eonnie nya Lira gak tau kan kalau aku namjachingu nya lira?”

“Kurasa noona belum tau hyung”

Kemudian aku pergi ke kamarku meninggalkan mereka. Sekarang aku sudah berada di atas loteng dorm ini. Bintang.. Lira..

Pantas saja kalau aku melihat matanya, aku seperti merasakan kehadiran LiRa di dirinya. Lira… Yeobo.. Kau memang baik hati. Kau tetap ingin berguna bagi orang sekitarmu walaupun kau telah pergi ke surga sana.

Tapi, jeongmal mianhae yeobo, aku tidak bisa untuk tidak menerima kehadiran Minji. Mianhae yeobo…

Aku melihat bintang ada bintang yang paling terang sedang berkelap kelip. Aku yakin itu pasti Lira.

‘saranghaeyo yeobo’ jeritku dalam hati. Dan kemudian aku masuk ke kamarku untuk tidur. Lelah jika harus memikirkan ini.

-Author Pov-

”Haaah untung hari ini aku cuman punya kelas Dance sama Vocal” ucap Minji kepada Sulli.

”Kelasku hari ini? Full banget! Sampe sore aku masih ada kelas -_-” jawab Sulli sedikit kesal dengan nasibnya hari ini.

Sekarang masih jam 9 pagi. Mereka memang belum ada kelas sekarang. Kelas mereka dimulai jam 10. Sedangkan Krystal sedang ada kelas teori dan paling sebentar lagi selesai.

”Hello guys!” ucap Krystal sambil menepuk pundak kedua sahabtnya itu.

”Krystal-ah kelasmu sudah selesai?” tanya Sulli.

”Udah dong. Eh eh tadi aku tabrakan sam Minho dong?” pamer Krystal.

”Eh bentar Minho? Kayaknya aku pernah denger nama itu.” Minji terlihat menerawang.

”Iyalah, siapa sih yang gak kenal Minho. Namja paling cool dan cold di sekolah ini. Namja tinggi, bermata coklat yang belo dan mempunyai tatapan sedingin es” papar Krystal dengan bangga.

”KYA!!! Itu namja menyebalkan yang aku temui di kelas teori di hari pertamaku! Mana aku duduk sebangku lagi sama dia” rutuk Minji

”WAE?!?! Kamu duduk sebangku sama Minho? Kamu beruntung Minji! Gimana rasanya?” tanya Krystal antusias. Krystal memang menyukai Minho sejak awal mereka bertemu.

”satu kata. NYEBELIN! Kamu kayaknya suka sama Minho ya Krystal-ah?”

”Krystal emang udah lama kali Minji sukak sama Minho haha” celetuk Sulli.

”Ya Krystal-ah. Hati-hati yah sama namja saiko itu kkk~” Minji terkekeh.

”Eh krystal ini jam berapa sih?” akhirnya suara sulli kembali muncul.

”Jam 9.55. Wae?”

”Minji!! Kita punya kelas dance 5menit lagi! Ppali, bisa kena oceh seongsaemin nih!”

”Ah, ne ne Sulli-ah. Kamu kan ga boleh telat ketemu taemin”

”Ciee calon yeoja nya taemin haha” Krystal tertawa puas melihat Sulli terpojok.

”Terserah kalian deh. Krystal kami tinggal dulu yah. Annyeong”

”Annyeong. Ati-ati di jalan yah. Kalo ketabrak truk sms”

Wajah Minji langsung berubah mendengar kata tertabrak truk. Ia jadi teringat akan sesuatu.

-Minji Pov-

‘Apasih bagusnya namja itu sampe-sampe Krystal kayak seneng banget’ rutukku dalam hati.

Braaaak.. Kayaknya aku udah nabrak orang nih.

”Mianhae. Aku tidak liat. Ini barangmu.” ucapku setelah selesai membereskan barang orang yang barusan ku tabrak.

”Cheonma. Kira Kisasi imnida.” ucap yeoja yg barusan ku tabrak.

”Ah, kau baik sekali. Kim Min Ji imnida. Gomapta Kira-ssi”

”Nado gomapta Min Ji. Ga usah pakek embel-embel si Minji-ah.”

”Ne Kira. Kamu orang Jepang?” tanyaku padanya sambil berjalan menuju kelas Dance.Aku ditinggalin Sulli nih gara-gara dia di ajakin Taemin bareng -_-

”Appa ku orang Jepang, terus 4tahun terakhir aku tinggal di Jepang. Oh iya, kamu sekarang di kelas mana Minji?”

”Di kelas dance, tadi aku baru dari toilet. Kamu ambil jurusan apa Kira?”

”Seni Arsitektur kkk~ Soalnya aku hobi banget ngambar”

”Oh ne ne. Eh aku udah nyampe di kelas nih. Aku duluan ya Kira. Annyeong.”

”Annyeong Minji”

Sekarang aku udah di kelas lagi. Sekarang lagi giliran Taemin unjuk kebolehannya. Aku akuin deh untuk urusan dance dia jagonya. Dance Machine Taemin! Haha lucu juga julukannya.

”Daebak Taemin!” puji CL-ssi

”Kamsahamnida CL-ssi”

”Sekarang coba Kim Min Ji.”

Kyaaa!! Aku? Aku ga bisa dance!! Tapi apa boleh buat. Aku harus maju.

”Silahkan pilih lagu sendiri Min Ji” CL-ssi mempersilahkan.

Aku memilih Lagu Ugly-2NE1 dan sekarang aku mulai menari random. Setidaknya untung aku pernah mengikut les dance sehingga badan ku tidak terlalu kaku.

Braaaak… Kurasa kaki ku terkilir dan ku rasakan aku hampir terjatuh namun ada seorang namja yang menahanku sehingga aku terjatuh dengan menindih badannya.

-Jonghyun Pov-

Ketika aku baru masuk ke kelas dance aku melihat seorang yeoja lagi random dance. Haha itu lucu sekali menurutku. Tapi tak lama kemudian ku rasa kakinya terkilir dan dia hampir jatuh. Reflek, aku menarik tangannya dan ia pun jatuh menimpa tubuhku. Sekarang jarak muka kami berdua tidak kurang dari 5cm.

Deg.. Deg…

Astaga kenapa jantungku kayak gini. Serasa lagi lomba lari kali yah nih jantung.

”Mianhae.” ucap yeoja itu.

Loh? Kenapa yeoja ini malah minta maaf? Aku pun tegak kembali setelah yeoja itu berdiri.

”gwenchana. Jonghyun.” ucapku seraya menjulurkan tangan ku.

”Minji” ucapnya. Ia menyambut tanganku. Dan tersenyum padaku.

”Ya Jonghyun! Kelas dance mu bukan di sini lagi. Kau tidak mendapat pemberitahuan oleh seongsaemin mu?” CL-ssi membuyarkan perkenalanku.

Hah? Kelas CL-ssi? Seharusnya guru ku Eunhyuk hyung.

”Loh? Ani CL-ssi. Iya yah aku salah kelas. Kalau CL-ssi tau, dimana kelasku?” huuaa aku merasa sangat malu sekarang.

”Di sebelah Jonghyun-ah. Ppali! Kau mengganggu kelasku!”

”Mianhae CL-ssi. Kamsahamnida juga ya CL-ssi. Kkk~”

“Annyeong Minji” ucapku pada yeoja itu sebelum meninggalkan kelasnya.

minji.. Setidaknya aku tau namamu dan seharusnya kau siswa tingkat 1 disini..

Kenapa saat bersamamu jantungku serasa ingin copot. Tapi ketika dengan kira yang selama ini kupikir aku menyukainya, jantungku.. Biasa saja…

MinJi.. Apakah aku….?

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

6 thoughts on “The Past Is The Future – Part 2”

  1. arrggghhh ottokeh,,, jjong suka minji
    minho ntr hukum karma berlAKu,, ntr pasti deh jatuh cnt juga sama minji,,,

  2. Aah.. Suka.. Suka…
    Nyesel ga baca part satunya..
    Aish.. Jjong bener2 ga punya harga diri..
    Next part ditunggu..

  3. ah moment jonghyun sama minji bikin aku envy. gaboleeeh pokoknya jonghyun cuma milik aku *dibunuhblingers* -_____-

  4. huwaaa mulai ketauaaaan … minho bakal sama nindi ngak ya?? minji sama si jjong.. atau jjong sama minho berebutan minji .. huwaaa..
    itu keluarga lira mau ngapain nyari minho penasaraan ..
    good ff thor .. ^^
    di tunggu lanjutannya gomawo .. ^^

  5. Ada rasa nih Jonghyun sama Minji. Pantas Minji mengingatkan banyak orang–terutama Minho–pada Lira, karena dia dapat donor kornea dari Lira.

    Lihat saja kalau suatu saat nanti Minho nggak tertarik sama Minji.

    Nice story. Lanjut!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s