Autumn September

Title                 : Autumn September

Author             : Aya-chan (@just_aya)

Cast        : Lee Jin Ki/Onew, Kim Eun Hyo as You, Lee Jung Seo as your namjachingu, member SHINee, manager SHINee

Length             : 7 pages (oneshoot)

Genre              : Romance

Rating              : 15

A.N                  : (Annyeong ^^ sebenarnya FF ini saya buat waktu saya ikut pemilihan admin di salah satu fanbase SHINee. Jadi, mianhe kalau ada kesamaan dan banyak kesalahan dari FF ini. Meskipun FF ini sudah saya edit sedikit. Baiklah, HAPPY READING ^^ saran kritiknya ditunggu)

AUTHOR POV

Minggu kedua dibulan September, saat musim gugur mulai datang di Korea. SHINee sedang mengisi sebuah acara amal. Program utama dalam acara ini adalah mendorong orang-orang untuk giat mendonorkan darahnya. Acara ini diselenggarakan oleh Seoul International Hospital and Medical Centre. Karena itulah banyak dokter-dokter muda yang ikut ambil bagian dalam acara ini. Salah satunya adalah Kim Eun Hyo (You). Ia adalah seorang dokter yang juga bekerja dirumah sakit tersebut.

            “Hyung, apa kita juga harus ikut mendonorkan darah?” Tanya Taemin pada Onew sesaat setelah mereka selesai perform.

            “Aku tidak tau” jawab Onew.

            Kemudian SHINee berkeliling untuk melihat cara mendonorkan darah. Sesekali mereka berhenti dan menerima penjelasan dari dokter tentang cara-cara mendonorkan darah yang baik.

            “Apakah SHINee ingin mencoba mendonorkan darah?” Tanya seorang dokter muda sambil tersenyum. Onew segera menoleh kesumber suara itu dan mendapati seorang yeoja yang tersenyum damai padanya.

            “Aigo… ini yang tidak kuinginkan?” keluh Taemin yang berdiri dibelakang Key

            “Cobalah, tidak enak sudah ditawari. Apalagi disini ada media” manager-Hyung memperingatkan sambil berbisik. Key, Minho, Onew dan Jonghyun mengangguk paham. Sedang Taemin masih bersikeras tidak ingin mendonorkan darahnya.

            “Aigo, Taemin-ah… kau mau jadi headline majalah dengan tulisan ‘Taemin tidak mau mendonorkan darah karena takut jarum suntik’” kata Onew yang sukses membuat Taemin manyun.

            “Kau Hyung! Awas saja nanti” Taemin berengut kesisi Jonghyun .

            “Silahkan SHINee” dokter muda yang cantik itu kembali tersenyum pada Onew.

            “Aish… kenapa perasaanku jadi begini?” desis  Onew dalam hati.

            SHINee lalu mulai berbaring dan mendonorkan darahnya. Saat itu Onew sedikit berharap dokter yang akan menanganinya adalah dokter cantik itu. Tapi ternyata tidak, yang menangani Onew malah seorang dokter laki-laki yang sepantaran dirinya dan berkacamata. Si dokter muda itu malah berdiri didekat Key dan sedang membimbing dokter junior yang tengah menangani Key.

            “Dokter Kim, bisa bantu disini?” dokter berkacamata tadi tiba-tiba memanggil seseorang. Dan betapa senangnya Onew ketika yang menoleh adalah dokter muda yang tersenyum pada Onew tadi.

            “Tentu” Eun Hyo kembali tersenyum dan mengambil alih untuk menangani Onew.

ONEW POV

            “kenapa aku jadi deg-degan begini?”.

Dia menyentuh dan menggenggam hangat tanganku sambil sesekali memijit tanganku yang berada digenggamannya. Lalu tangannya menyentuh lengan atasku, “Jangan tegang, darahnya akan sulit keluar nanti”. Ia berkata sambil tersenyum padaku, manis sekali. Ah, sepertinya aku menyukai yeoja yang baru kukenal ini. Ia sangat berbeda dimataku.

Kim Eun Hyo, aku membaca plat nama dijas putihnya. Ia tau kemana arah pandanganku, dan ia kembali tersenyum.

“Kim Eun hyo imnida, senang bisa bertemu dengan kalian SHINee” ia memperkenalkan diri sambil malu-malu. Aku tertawa dibuatnya.

“Lee Jin Ki imnida, tapi kau bisa panggil aku Onew” akupun memperkenalkan diriku. Ia mengangguk dan kembali tersenyum padaku.

Begitulah perkenalanku dengan dokter Kim Eun Hyo. Kami tidak pernah saling bertemu lagi kecuali untuk urusan pekerjaan. Aku sempat datang kerumah sakitnya dua kali untuk melakukan donor darah. Meskipun sebenarnya tujuan utamaku hanya ingin menemuinya. Diponselku sebenarnya sudah ada nomor telpon dokter Kim Eun Hyo yang kudapatkan dengan cara berbohong pada resepsionis rumah sakit. Aku mengatakan bahwa aku adalah pasein tetapnya dan aku kehilangan kontaknya karena kartu namanya hilang. Berhasil, aku telah mendapatkan nomornya. Tapi sampai sekarang belum sekalipun aku berani menghubunginya. Bahkan hanya sekedar mengirim pesanpun aku tidak yakin. Aku takut ia tidak menggubrisku.

KIM EUN HYO POV

            Ini sudah dua minggu Onew tidak datang ketempat praktekku. Dua bulan setelah pertemuan pertamaku dengan Onew, dia sudah dua kali datang ketempat praktekku dengan alasan yang sama—ingin mendonorkan darah. Entah kenapa aku jadi menunggu kedatangannya lagi. Ah, pasti ada yang salah denganku. Kenapa aku bisa jadi begini? Sebelumnya aku tidak pernah seperti ini. Apakah aku menyu… aish! Tidak! Itu prasangkaku saja.

            Aku beranjak ke jendela besar diruanganku. Musim gugur sudah sampai puncaknya, sebentar lagi musim dingin benar-benar akan datang. Aku menghela nafas panjang, aku tidak bisa lagi mengelaknya. Ya, aku benar-benar jatuh cinta dengan Lee Jin Ki. Tapi, aku tetap menyadari satu hal yang tidak bisa membuat cintaku pada Jin Ki menjadi kenyataan. Karena aku…

            CLEK, seseorang membuka pintu ruang kerjaku.

            “Annyeong jagi-ah” sebuah senyum ceria merekah diwajah namja itu. Aku menoleh dan balik tersenyum padanya. Dia adalah Lee Jung Seo, tunanganku. Dia anak pertama dari direktur rumah sakit ini. Kami dijodohkan oleh keluarga masing-masing, karena memang ayahku adalah rekan baik ayah Jung Seo. Dan aku mengetahui bahwa Jung Seo sangat menyukaiku sejak pertama kali aku ditugaskan dirumah sakit ini. Dia mencintaiku dan melindungiku, tapi sampai detik ini aku masih belum bisa membalas perasannya. Aku memang tidak mengatakan bahwa aku tidak menyukainya. Aku tetap menjalani perjodohan kami dan aku selalu berusaha ada untuknya. Sejujurnya, aku merasa sangan bersalah pada Jung Seo, apalagi sekarang aku malah jatuh cinta dengan Lee Jin Ki, si Leader SHINee itu.

            “Yaa, jagi-ah kenapa diam saja? Kau menatapku seperti itu lagi” Jung seo bergerak mendekatiku. Tangannya yang besar mengelus pipiku lembut.

            “Gwenchana” Aku tersenyum padanya. Ah, aku selalu tidak enak kalau mata bening Jung Seo menatapku seintens ini.

            CHU~

            Dia mencium bibirku sekilas, “Kau sudah  makan?”

            “Belum, kau Oppa?”

            “Sama, ayo kita makan siang bersama. Sudah lama kita tidak makan siang berdua. Aku sudah pesan tempat lho jagi-ah”

            “Baiklah Oppa, aku siap-siap sebentar”. Aku lalu melepas jas putihku, ku ambil tasku dan aku beranjak mendekati Jung seo yang sedang duduk sambil melihat jadwal pemeriksaan pasienku.

            “Aku sudah siap Oppa”

            “Ah, ayo jagi-ah… eh, belakangan ini kau akan sibuk terus ya?” dia bertanya sambil merangkul bahuku.

            “ Ne, banyak pasien yang harus tetap dalam kontrolku meskipun mereka sudah menjalani operasi”

            “Kalau begitu jangan terlalu lelah ya, jagi”. Inilah hal paling membuatku tidak enak hati sekaligus senang dengan Jung Seo. Dia sangat perhatian, tapi perasaanku padanya tetap tidak berubah.

AUTHOR POV

            SHINee sedang makan siang dengan manager mereka disebuah restoran bergaya Italia dan menyediakan makanan khas Italia. Mereka baru saja selesai perform di sebuah stasium TV swasta yang jaraknya tidak jauh dengan restoran ini.

            Dilain tempat, Kim Eun Hyo dan Lee Jung Seo sedang dalam perjalanan untuk makan siang. Jung Seo lalu memarkin mobilnya didepan sebuah restoran bergaya Italia.

            “Oppa, kenapa harus ke restoran mewah seperti ini”

            “Gwenchana, lama tidak makan siang romantis denganmu” Jung Seo tersenyum jahil pada Eun Hyo.

            “Yaa! Oppa” Eun Hyo menunduk malu.

            Mereka lalu beriringan masuk kedalam restoran. Seorang pelayan yang menyambut mereka langsung mempersilahkan Jung Seo dan Eun Hyo menuju meja yang sudah khusus disediakan untuk mereka.

            Dan alangkah terkejutnya Eun Hyo ketika mereka melewati meja yang dikelilingi oleh member SHINee beserta managernya. Eun Hyo tak sengaja menatap Onew dan pandangan mereka bertemu beberapa detik sebelum Eun Hyo mengalihkan pandangannya.

            “Dokter Jung Seo-ssi?” manager-hyung tiba-tiba menyapa ramah Jung Seo. Jung Seo menoleh dan membungkuk pada manager-hyung. Manager-hyung refleks berdiri dan melakukan hal yang sama.

            “Senang bertemu dengan anda Tuan, dan oh, ini SHINee bukan? Wah, kebetulan sekali. Kamsahamnida kalian sudah menghibur dalam acara amal kami waktu itu” Jung Seo membungkuk sekali lagi untuk menyampaikan rasa terimakasihnya.

            “Ne, cheonma dokter Jung-Seo-ssi” Onew berdiri dan membungkuk didepan Jung Seo. Dia tersenyum getir ke arah Eun Hyo.

            “Baiklah, kami permisi” Jung Seo dan Eun Hyo sama-sama membungkuk sebelum meninggalkan SHINee dan managernya.

            “Aigo, cantik sekali gadis yang tadi bersama dokter Jung Seo itu” Taemin bicara asal.

            “Yaa, itu dokter Kim Eun Hyo yang kemarin menanganiku saat donor darah diacara amal” Onew menyahut dengan nada ketus.

            “Yaa, hyung kenapa nada bicaramu seperti itu?” Key menatap Onew yang langsung gelagapan.

            “Anio..—“

            “Jangan bilang kau menyukai dokter cantik itu, hyung!” Key memotong perkataan Onew.

            “Terserah kau saja” Onew malas beradu argumen dengan Key, sehingga dia hanya diam saja larut dalam pikirannya sendiri.

ONEW POV

            Ternyata dokter Eun Hyo sudah punya kekasih. Dan itu adalah Lee Jung Seo yang kuketahui dari manager-hyung adalah anak pertama dari direktur rumah sakit tempat Eun Hyo bekerja. Ah, tentu saja Eun Hyo lebih memilih lelaki itu daripada aku. Dia bahkan sudah jadi calon kuat untuk menggantikan posisi ayahnya. Dan kata manager-hyung juga, dokter itu sudah menjadi spesialis bedah toraks termuda di Korea dan dia lulusan terbaik dari Harvard University.

            Tapi aku sungguh menyukai dokter Kim Eun Hyo. Belum pernah aku seperti ini dengan seorang yeoja. Yeoja yang satu ini selalu ada dalam pikiranku dan aku selalu bisa tersenyum ketika mengingatnya.

            Aku sedang duduk di meja makan sambil menikmati pizza yang tadi dipesan oleh Key. Taemin sedang duduk didepan TV sambil sesekali membaca buku pelajaran yang ada dipangkuannya. Hari ini, sudah 3 hari setelah pertemuanku dengan dokter Eun Hyo yang mengungkap fakta bahwa ia sudah mempunyai seorang namjachingu. Ah, fakta yang membuatku tidak bersemangat beberapa hari ini.

            “ONEW HYUNG…!! CEPAT KEMARI !!” tiba-tiba Taemin berteriak memanggilku. Karena terkejut aku berlari kearahnya.

            “Wae?” tanyaku. Tapi dia tidak menjawab dan malah mengacungkan tangannya ke arah TV. Dan betapa terkejutnya aku melihat breaking news dan menyadari berita buruk yang telah terjadi.

            Lee jung Seo, dokter spesialis bedah toraks termuda di Korea baru saja mengalami kecelakaan diruas jalan Apeong-jo. Mobil yang ditumpangi mengalami benturan keras di pembatas setelah berusaha menghindari sebuah truk tronton yang melaju kencang dari arah berlawanan. Korban tewas di tempat kejadian dan saat ini sedang dibawa ke Seoul International Hospital and Medical Centre.

 

            Aku merinding melihat berita itu. Bagaimana mungkin? Bagaimana keadaan Eun Hyo? Apakah ia baik-baik saja? Pikiranku terus melayang pada Kim Eun Hyo. Aku sangat mengkhawatirkannya saat itu. Sungguh, aku bingung harus melakukan apa lebih dulu.

AUTHOR POV

            Sore yang mendung dipuncak musim gugur. Areal pemakaman penuh dengan mobil dan orang-orang berpakaian serba hitam. Ada juga beberapa wanita memakai hanbok berwarna hitam. Onew datang kepemakaman itu sendirian. Dia memarkir mobilnya disekitar lahan yang akan dijadikan peristirahatan terakhir Lee Jung Seo. Dari sana, dia bisa melihat secara langsung detail proses pemakaman. Nampak diantara para pelayat seorang yeoja berdress putih gading yang panjangnya dibawah lutut. Rambut pendek yeoja itu terurai dengan poni yang dijepit keatas. Wajahnya agak pucat dan pandangannya kosong. Yeoja itu adalah Kim Eun Hyo.

            Eun Hye menerima berita itu setelah ia selesai melakukan dua operasi secara terus-menerus. Badannya terasa sangat lelah, dan kakinya seakan tidak bisa menumpu berat badannya lagi. Hal terakhir yang dapat dipikirkannya adalah bagaimana ia bisa memperlihatkan pada Jung Seo bahwa ia sangat menghormati dan menghargai kehadiran namja itu.

            Eun Hyo berinisiatif memakai dress yang di berikan Jung Seo padanya. Rencananya ia akan memakai dress ketika makan malam bersama keluarga Jung Seo. Namun, sebelum itu terlaksana ia justru harus mengenakan dress itu ke acara pemakaman Jung Seo.

            Eun Hyo terisak pelan saat melihat peti jenazah Jung Seo diturunkan perlahan ketempat peristirahatannya.

KIM EUN HYO POV

            Aku sudah melihat wajah Jung Seo untuk terakhir kalinya. Dia nampak tenang dan damai sekali. Saat itu aku sempat mengelus pipinya dan menyentuh bibirnya. Aku teringat terakir kali dia menciumku dan memelukku 3 hari yang lalu. Entah kenapa, perasaan bersalah terus saja menyusup dihatiku. Hingga saat terakhirnyapun Jung Seo masih mencintaiku, tapi aku? Aku yeoja pabo yang masih saja belum bisa mencintai dia sepenuhnya. Kini aku merasa kehilangan, aku merasa sangat bersalah pada Jung Seo.

ONEW POV

            Aku mendekati yeoja yang kini tertinggal seorang diri di tempat pemakaman itu. Pemakaman telah selesai 30 menit yang lalu. Tapi, yeoja itu masih belum beranjak pada tempatnya. Matanya menatap nisan Lee Jung Seo dengan tatapan kosong.

            “Kau baik-baik saja?” aku bertanya saat telah berada disampingnya. Ia menoleh padaku dan tersenyum getir.

            “Aku bersalah padanya” ia menjawab pertanyaanku nanar.

            “Kadang sesuatu yang hilang sebenarnya tetap ada dalam hati kita” aku berusaha menghiburnya.

            “Aku bersalah karena aku tidak bisa mencintainya seperti dia mencintaiku, Onew-ah”. Tangis yeoja itupun pecah. Aku segera merangkulnya dan membiarkannya menangis didadaku.

            “Jung Seo-ssi pasti bisa mengerti perasaanmu karena dia mencintaimu, Eun Hy-ah” aku mengelus rambut pendeknya. Tangisnya mulai mereda. Ia bergerak melepaskan rangkulanku dan menatapku dengan mata beningnya. Aku tersenyum dan menghapus sisa airmata dipipinya.

            “Gomawo, Onew-ah” ia kembali tersenyum, kali ini bukan senyum getir lagi.

            “Aku mau membicarakan sesuatu dengan Jung Seo-ssi, kau mau ikut mendengarnya?” aku bertanya dan ia mengangguk setuju. Aku lalu mendekati nisan Jung Seo dan bersimpuh disampingnya. Eun Hyo mengikuti hal yang sama.

            “Jung Seo-ssi..” aku mulai buka suara. “Aku tau kau sangat mencintai Eun Hye-ah. Aku juga tau kau sangat ingin melindunginya. Maka, tolong izinkan aku untuk mengambil alih melindungi Eun Hye-ah. Aku berjanji tidak akan pernah membiarkan apapun menyakitinya. Aku sangat mencintai Eun Hyo-ah, Jung Seo-ssi” aku menundukkan kepalaku. Aku tau Eun Hye pasti sangat terkejut mendengar pernyataanku tadi.

            “Apa yang kau katakana itu benar?” Eun Hye bertanya pelan. Ah, aku sudah menduga ia akan bertanya seperti itu.

            “Ne, aku serius dan aku sangat berharap Jung Seo-ssi mengizinkanku” Aku tersenyum padanya.

KIM EUN HYO POV

            Apakah yang baru saja kudengar tadi mimpi? Apa benar Onew bilang dia mencintaiku? Apakah benar cintaku pada Onew tidak bertepuk sebelah tangan?.

“Apa yang kau katakan itu benar?” aku bertanya pelan.

            “Ne, aku serius dan aku sangat berharap Jung Seo-ssi mengizinkanku” Onew tersenyum padaku.

            Eun Hyo-ah, aku tau bagaimana perasaanmu yang sesungguhnya. Aku menyadarinya sejak dulu. Tapi, aku tetap tidak bisa berubah, aku tetap mencintaimu. Kali ini, aku ingin meminta satu hal denganmu. Hiduplah bahagia dengan Onew, aku percaya dia bisa membahagiakanmu. Hiduplah dengan damai jagi-ah. Aku selalu mencintaimu.

 

            Aku seolah mendengan suara Jung Seo yang sampai ketelingaku seperti hembusan angin. Aku menyadarinya, Jung Seo pasti ada disekitar kami sekarang dan aku yakin dia pasti sedang tersenyum padaku dan Onew.

            Onew menyentuh lenganku, dia menatapku dengan lembut. Bibirnya tertarik dan memberikanku sebuah senyuman.

            “Jeongmal Saranghae, Eun Hyo-ah”. Dia menggenggam tanganku. Aku menatapi menik-manik matanya yang teduh, mencari apakah ada kebohongan disana. Tapi yang kutemukan justri ketulusan yang mengalir dari hatinya. Aku percaya, aku percaya pada Lee Jin-Ki.

            “Nado saranghae”. Onew kemudian memelukku erat. Dalam pelukannya aku sekali lagi menitikkan airmata. Namun kali ini airmata bahagia. Aku telah merasa tenang karena Jung Seo telah memaafkanku dan dia telah merestuiku dengan Onew. Aku merasakan Jung Seo ikut memelukku dan Onew. Entah apakah dia menyatu dengan angin yang berhembus pelan. Tapi, aku yakin dia ada disini.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

22 thoughts on “Autumn September”

  1. Lee jung Seo, dokter spesialis
    bedah toraks termuda di Korea
    baru saja mengalami kecelakaan
    diruas jalan Apeong-jo. —- pas baca itu langsung blg.. syukurlah.. hahaha *digetok jungseo*

    singkat tp cukup mengharukan.. sweet… nice ff

    1. kamsahamnidaaaa udah mau baca , ff perdana ini .-.
      Mian ya kalo byk typo dan kurang konflik

      Sekali lg kamsahamnidaa readers~

  2. Ceritanya simple dan romantic, Bertemu, saling pandang, jatuh cinta, terhalang status krn si yoeja sudah mempunyai tunangan, namun tidak dicintainya,, kemudian si tunangan itu meninggal,, terdengar klise,, krn si cowok yg jadi tunangan eunhyo hrs meninggal agar Onew sama Eunhyo bersatu,, Tapi,,, aku suka jalinan ceritanya, terkesan mengalir,, Feel-nya juga kerasa,, aigoo,, so romantic,,, i like it,,, like it,,,

    Good FF y thor,,,, #kasih jempol

  3. Cerita ya simple tp menyentuh thor
    Td sempet bingung ma cerita ya klo eun hyo ya punya jung seo berarti tuh cwe gk bkal ma jinki trus gk bkal jd happy ending
    Eh ternyata jung seo ya mati kasihan jg sich tp gpp yg penting jd happy ending
    Ditunggu ff lainnya ya

  4. Dengan Jung Seo meninggal, maka cinta Onew dan Eun Hyo memang sudah direncanakan untuk bersatu. Demikian pula Jung Seo tidak harus sakit hati jika ia hidup, tetapi harus menerima kenyataan tunangannya sendiri tidak memiliki perasaan yang sama.
    Nice story.

  5. ff-nya bagus author, crtanya ngalir gt 🙂
    aah ikutan sedih pas Jung Seo meninggal tp gpp deh biar Jinki bs sm Eun Hyo. A-yo author ff lainnya ditungguuu~ ^^/

  6. Uwah~ Happy ending \^o^/
    Eng… Aku nggak tau nih mau ngomong apa, hehe .__. #pletak

    Nice FF Thor. Keep writing! 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s