Feeling Sorry

Feeling Sorry

Author : P.E.S

Main Cast : Kim Kibum (Key), Choi Minra

Supporter Cast : Choi Minho, Ferilyn Jung

Length : Oneshot

Genre : Friendship

Rating : General

Summary : “I’ve got no time for feeling sorry ..”

A/N : ini hanya ff pertama saya .. Kalo kurang feelnya, comment ya ! Silent readers? Tolong jangan baca ff saya. Saya sudah membuatnya dengan susah payah lho!

Key POV

Jung Minra. Jung Minra. Nama itu yang ada dipikiranku. Aku terus mencari keberadaan yeoja itu. Jangan anggap Minra itu yeojachinguku ! Dia itu teman terbaikku.

Flashback

   “Key! Kemarilah!” panggil Minra. Aku berjalan mendekatinya. Dia tersenyum kepadaku sambil menunjuk satu gembok berwarna pink.

   “Minra and Key, best friend forever?” tanyaku. Dia hanya mengangguk mantap.

   “Kau itu teman terbaikku Key-ah. Aku tidak punya teman sepertimu. Kau yang terbaik! We are best friend forever!” Minra memelukku. Aku balas memluknya. Kuharap kita bisa terus berteman Minra!

End flashback

Sejak itu aku selalu bersama Minra. Tiap hari, tiap jam, tiap menit bahkan detik kami selalu bersama. Bahkan orang-orang menganggap kami ini pasangan.

Tapi sekarang …

Dia menghilang. Ya. Minra menghilang tanpa sepengetahuanku. Apartemennya kosong. Hanya menyisakan wallpaper pink yang sudah mulai terkelupas. Ahjumma pemilik apartemen itu tidak memberi tau ku dimana keberadaan Minra.

   Aku sudah bertanya kepada Rinhee, Hyunchan, bahkan Taerin tidak mengetahui keberadaan Minra. Aku sempat stress karena kepergian Minra yang mendadak. Kenapa kau meninggalkanku Minra?

Dengan rasa malas yang bertubi-tubi(?), kulangkahkan kakiku untuk menelusuri tiap lorong apartemen ini. Minho. Dia menyuruhku untuk datang ke apartemennya. Yep. Dia baru saja pulang dari Jepang. Dia adalah teman lamaku.

‘309’

Akhirnya kutemukan juga kamar Minho! Aku sangat lelah!

Kutekan bell yang ada di samping pintu coklat ini. Tiba-tiba saja aku ingat akan Minra. Aku benar-benar merindukannya sekarang.

“Nuguiseyo?” sahutnya dari dalam apartemen.

“Kim Kibum imnida. Ini aku, Key!” balasku.

‘CKLEK’

Dia membuka pintu itu. Senyum terkembang di bibirnya. Matanya berbinar-binar. Apa minho benar-benar merindukanku?

“Key! Bogoshippoyo!” Minho memelukku dengan erat. Seketika itu juga nafasku serasa berhenti. Udara! Aku butuh bernafas!

“HYA! KAU MAU MEMBUNUHKU HAH?! AKU SULIT BERNAFAS MINHO-YA!” teriakku. Dia mengendurkan pelukannya dan menarikku masuk kedalam apartemennya itu.

“Kau mau minum apa?” tanyanya.

“Apa saja.” Jawabku tanpa mood sedikitpun. Dia menatapku dengan tatapan ada-apa-dengan-dirimu.

“Kau kenapa Key? Kau tidak senang aku kembali ke Korea?” tanyanya. Aku hanya menggeleng.

“Aku ditinggal oleh sahabat terbaikku” jawabku. Sedih kembali melanda hatiku.

“Siapa namanya?” tanyanya.

“Minra. Choi Minra.”

Setelah mendengar nama itu, Minho terkesiap. Dia menatapku dengan mata besar nya itu. Aku menatapnya aneh. Ada apa dengan Minho?

“Kau? Key? Kau teman Minra?” tanyanya terbata-bata sambil menunjukku.

“Ne. waeyo?”

“Aku Oppa kandung Minra. Dan, Minra menitipkan ini untukmu. Tadinya aku mau mengantar ini ke apartemen orang yang bernama Key itu. Ternyata, Key yang dimaksud adalah kau.” Katanya sambil memberiku sepucuk surat. Kubuka surat itu.

For : Key

From : Minra^^

   Key-ah, bogoahippo. Mianhae. Aku meninggalkan mu secara mendadak. Ini permintaan appa dan eomma ku. Aku memimpin perusahaan Choi Corp. di pusatnya. Yaitu America. Jauh bukan?

Maka itu, aku menitipkan surat ini kepada oppaku. Mianhae Key. Kalau aku meninggalkanmu secara tiba-tiba.

Love, Minra

Kubuang surat itu kemudian beranjak dari apartemen Minho. Kuhiraukan suara Minho yang terus memanggilku. Yang ada di hatiku saat ini, kekecewaan.

5 years later …

Minra POV

Akhirnya ! Sampai juga di Negara kelahiran ku ini! Korea, I miss you ! Aku juga sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Key. Bogoshippo Key! Saranghae …

“Hongdae ahjussi.” Pintaku pada supir taksi itu. Supir taksi itu menganggukkan kepalanya. Kemudian taksi ini berjalan, membawaku ke tempat tujuan.

Kuhampiri rumah besar bernuansa desa itu. Senyum terkembang di bibirku. Kuketuk pintu coklat besar itu. Suasana disini masih sama saja. Sejuk.

‘CKLEKK’

Pintu besar itu terbuka. Tampaklah namja tinggi yang tampan dengan rambut berwarna madu dan hidung mancung.

“Minra?” panggil Key.

“Key? Bogoshippo!” aku memeluk dirinya. Dia tidak membalas pelukanku. Kenapa? “Waeyo Key? Kau tidak merindukanku?” tanyaku. Dia menatapku sinis.

“Kau jahat Minra-ya! Kenapa kau meninggalkanku begitu saja?! Kau tau, aku sudah seperti orang gila saat mencarimu!” dia berteriak, “Setelah aku dapat melupakanmu, kenapa kau datang begitu saja?! Kau seperti pencuri Minra-ya!” teriaknya lagi. Aku hanya bisa menangis.

“Mianhae Key-ah .. Saat itu aku dipaksa oleh appa dan eomma untuk memimpin perusahaan itu. Aku ingin bilang dulu kepadamu, tapi appa dan eomma keburu menarikku untuk pergi. Mianhae Key-ah… Jeongmal mianhae” isakku. Aku berlutut dan memeluk kakinya.

“Sorry. I’ve got no more time for feeling sorry…” ucapnya. Tanpa dosa. Memang ini salahku. Tak bisakah kuperbaiki kesalahanku?

“Kau tak bisa memperbaiki kesalahanmu. No more time for feeling sorry” katanya lagi. Aku menatapnya, memohon. Dia tersenyum. Aku dimaafkan? Tuhan aku …

“Ferilyn…” panggilnya. Aku menoleh ke belakang dan mendapati yeoja yang –sangat- cantik itu tersenyum kepada Key.

“Oppa …” panggil yeoja yang bernama Ferilyn itu. “Chagiya…” balas Key sambil tersenyum.

Deg.

Cha…chagiya? Key sudah mempunyai yeojachingu?

“Oppa, ini siapa?” tanya Ferylin sambil menunjukku.

“Ini MANTAN teman baikku chagi… Minra-ya, kenalkan ini yeojachinguku, Ferylin Jung” Key menekankan kata ‘MANTAN’ di kalimatnya itu dan sukses membuat hatiku mencelos

“Ferylin imnida”

“Choi Minra imnida” lanjutku. Key menatapku.

“Pulanglah. Minho pasti mencarimu. Annyeong Minra” ucapnya kemudian membawa Ferilyn masuk ke dalam rumahnya itu.

“A..an..yeong Key” ucapku parau. Aku beranjak dari rumah itu. Aku sadar, aku meninggalkannya secara tidak layak. Seperti pencuri, seperti hantu. Dan inilah hasilnya. Aku menyesali hal ini. Kepergianku yang secara mendadak.

Sebenarnya aku berbohong. Aku tidak dipaksa oleh kedua orang tuaku. Tapi ini atas dasar keinginanku untuk menjalankan dan mewujudkan cita-citaku. Di America aku tidak menjalankan perusahaan appa, melainkan kuliah dan menjadi penari terhebat.

Aku hanya menyesal. Menyesal karena meninggalkan Key. Karena aku berbohong dan meninggalkan Key, Key jadi tidak memaafkanku. Aku memang pantas mendapatkan itu. Karena ini kesalahanku dan aku harus menanggungnya.

END~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

25 thoughts on “Feeling Sorry”

  1. Aku kira bakal Happy ending, ternyata sad T.T. Keeyy, kejamnye kau-..- huh, dasar Key jelek, bau, mending gua sama Minho dah :pp *emosi* #DitamparLockets. First kah? Keren ep epnya, kece kayak Authornya XD *aseeek, muji nih Taz?*

  2. alurnya agak kecepetan thor…
    tp bagus kok ffnya… lumayan jleb ya… cuma kurang greget gimana gtu…

    minra nya sih itu u.u ngapain boong n pergi mnddk.. knp g blg aj yg sesungguhnya.. pasti key ngedukung… *jd gemes sndri*

    hahaha
    oh ya .. ad prbaikn dkit
    (Tak) Kuhiraukan suara Minho yang terus memanggilku.
    kan gak mndgrkn minho yg manggil.. jd pke tak kuhiraukan..
    keep writing ya… ditunggu krya slnjutnya… ato bkinin sequel ini aj.. /plakkkk *dijitak author* ^^v

  3. oohh,,
    key, kau kejam,, tpi pantes sich key marah,, nie lgi minri, pke acara ngilang trus bhong lgi,, cpa sich yg ga mrah?!
    Critanya bgus,,
    keren,,
    daebaakkk….

  4. yah minra kaihan banget deh.. Lagian salah sendiri ninggalin Key.. Bagus kok thor! FF pertama kamu bagus kok.. Hihihi

  5. Sad ending thor
    Skit bgt klo d bayangin jd minra ngeliat key dh punya cwe
    Aku sih ska ma ceritanya cma kyk ya nanggung ya ceritanya bkin after story ja thor lumayan kyk ya da peluang bwt d kembangin gy. Trus selanjutya ceritanya lebih d panjangin gy ya thor cerita ya
    Dh bgs koq thor 😀
    Ditunggu ff yg lainnnya

  6. hiks hiks
    bagus chingu ^^
    tapi kecepetannn -____-
    kata katanya Key tuh loh ya ampunnn dalem banget hehe
    tapi posisinya key sama kayak aku di sini soalnya aku juga pernah ngomong gitu ke seseorang *eaacurcol*
    kejem ya? kekekek~
    Daebak dehhh~

  7. Uoooh, Key jleb banget tuh, MANTAN teman katanya. Ckckck…

    Tapi bagaimanapun aku setuju sama Key. Udah ditinggal, ternyata dibohongin lagi. Gimana nggak sebel coba digituin?? #sensi #curcol

    Nice ff, author! Nggak kecepetan kok, endingnya malah nggak bisa ditebak XD

  8. alurnya cepet banget jd kurang dpt feel akunya -_-
    key kejam banget ya …
    hmm …. tp critanya keren kok …
    nulis terus ya ^_^

  9. Ceritanya cukup To the point ya,, langsung menuju pusat konflik (berasa kayak gempa add pusatnya)hehehe

    Kalo aq jadi Key, mungkin juga melakukan hal yang sama,, ditinggal pergi tanpa ada pemberitaan apapun,, lagi pula hubungan mereka juga cuma sahabat kan,,

    idenya bagus,, gx happy ending. Tp kurang mengeksplor perasaan keduanya,, jd kesannya buru-buru,,#apasih gue,

  10. kecepetaaaan .. huhuhuhu …
    key kejaaam …
    kasian bgt …
    minra juga sih .. kasih tau dulu gitu ..
    huwaaa… sebenernya ini ff nyeseeek ,…
    good ff thor .. gomawo .. ^^

  11. Key, kau jahaat!! *mencak2* ></
    Bagaimanapun kan Minra tetap temanmu!
    Minra juga, kenapa Minra ninggalin Key?! *jambak2*
    #diinjekAuthor
    *Author : kamu sebenernya ngebelain siapa sih?*

    Waah, first? Keren Thor! XD
    Bahasanya nggak berbelit-belit (eaa) dan enak dibaca. Cakep deh 😀
    Keep writing ^^d

  12. thor, ff nya bagus tapi terlalu pendek
    coba dibuat ber part2 dan happy ending pasti lebihbagus#nyuruh nyuruh aja kerjanya

  13. kirain terakhirnya si key bakalan maafin minra tapi kok malah … *tidak bisa berkata-kata*
    minranya sih jahat gitu gak bilang-bilang ke key kalo mau pergii -_- key nya marah kaan *author: cereweeett!! #lemparsandal*
    nice ff thooorr 😀 mian kalo aku ribut terus geje-gejean disini .-.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s