Cool Yeoja

Title                             : Cool Yeoja

Author                         : Dhiaos

Main Cast                    : Kim Kibum/Key (SHINee)

Kim Lek Sha (YOU)

Lee Jinki/Onew (SHINee)

Kim Jonghyun/Jonghyun (SHINee)

Choi Minho/Minho (SHINee)

Lee Taemin/Taemin (SHINee)

Length                         : Oneshoot

Genre                          : Friendship, romance

Rating                          : PG-13

Annyeong readers J .. Ini FF aku yang pertama aku bikin hihiihiii J maaffff banget ya kalo FF ini GJ banget L plus gak nyambung ://

Aku belum lama jadi Kpopers.. Jadi mianhaeeyo kalo kosakata bhs Korea di dalam FF ini ada yg salah atau sedikit jumlahnya L

Happyy reading yaahhhhh J J J

Cool Yeoja

Author POV

Semua pasang mata tertuju padanya.  Seorang yeoja berjalan di tengah koridor utama sekolah seorang diri. Yeoja itu memiliki tubuh yang proposional. Tinggi, langsing, kulit berwarna kuning langsat, hidung mancung, dan wajah asia. Rambut hitam yeoja itu terikat rapi. Tak sehelai pun rambut yang jatuh ke wajahnya yang dingin.

“Hei, siapa ia?” bisik salah satu siswi kepada teman di sampingnya itu.

“Aku tidak tahu. Sepertinya ia murid baru di sini,”

Yeoja yang menjadi daya tarik murid satu sekolah itu tersenyum evil saat mendengar murid-murid membicarakannya.

Tiba-tiba dari arah berlawanan, terlihat 5 namja sedang berjalan. Hmmmm ya. 5 namja itu cukup populer di kalangan sekolah. Menurut para murid di sekolah, mereka sangat asyik, supel dan humoris.

“Siapa ia?” tanya salah satu namja itu yang ternyata bernama Minho sambil melihat yeoja yang berjalan itu.

“Entahlah hyung, mungkin ia anak baru di sini. Karena aku belum pernah melihatnya sebelum ini,” jawab Taemin.

Yeoja itu mendekat ke arah mereka sambil terus menatap lurus ke depan. Yeoja itu dengan cuek melewati 5 namja tampan itu seolah-olah tak ada orang. Kepergian yeoja itu diikuti oleh tatapan ingin tahu kelima namja tersebut.

“Siapa ia? Dingin sekali sikapnya sepertinya,” ucap Onew ingin tahu.

Ne, aku juga tidak tahu hyung. Sudahlah, ayo kita masuk kelas,” jawab Jonghyun sambil menepuk bahu Onew.

Kim Kibum POV

Bel istirahat berbunyi. Aku segera pergi ke kantin. Sesampainya di kantin, aku sudah melihat Onew hyung, Jonghyun hyung, Minho dan Taemin.  Aku segera menghampiri mereka dan duduk di samping Taemin.

“Jujur. Aku ingin tahu siapa yeoja yang tadi pagi berjalan di koridor utama sekolah itu,” ucap ku

Ne, aku juga ingin tahu namanya,” ucap Jonghyun mantap.

“Aaaaaa apa kau ingin menjadikan nya pacar hyung?” tanya Taemin jahil.

Omo! Tidaklah. Aku hanya ingin tahu saja,” jawab Jonghyun sambil menyikut siku Taemin

“Sudahlah,” ucap Onew menengahi. Sedangkan Taemin masih menjahili Jonghyun.

Suasana kantin saat itu tidak terlalu ramai seperti biasanya. Hanya ada beberapa kelompok siswi yang asyik bergosip ria di satu meja dan murid-murid lain.

Tiba-tiba pintu kantin terbuka. Aku menyadari ada seseorang yang masuk. Sebelum aku melihat siapa itu, Onew hyung sudah berkata.

“Lihatlah siapa yang datang,” ucap Onew

Serentak aku melihat ke belakang tepatnya ke pintu kantin tersebut. Ya. Yeoja yang tadi pagi itu.

Kulihat ia membawa beberapa buku tebal di tangan kirinya, dan membawa sebuah map di tangan kanannya. Ia menghampiri satu meja kosong dan meletakan barang-barang yang dibawanya. Lalu ia mengambil makan siangnya dan kembali ke mejanya lagi.

Mataku tetap tertuju padanya. Ia kelihatan misterius. Ia tidak bersama siapa-siapa. Hanya seorang diri. Lalu kulihat ia menerima telepon dari seseorang. Tampaknya ia sedang serius berbicara dengan orang di seberang sana. Tiba-tiba ia mematikan ponselnya dan langsung pergi dari meja nya—keluar kantin. Sedangkan makan siang yang ia ambil belum tersentuh sama sekali. Aku sangat penasaran. Sungguh.

“Sebentar lagi bel masuk, ayo kita masuk ke kelas,” ucap Minho membuyarkan lamunanku.

***

Author POV

Yeoja itu sibuk berlari menuju stasiun kereta bawah tanah.

“Pabo. Bisa-bisanya aku terlambat bangun seperti ini,” rutuk yeoja itu di tengah-tengah sibuknya ia berlari.

Tak lama kemudian akhirnya ia mendapat kereta dan langsung masuk ke dalamnya dan duduk.

Sambil kembali mengatur nafasnya, ia sibuk menyalahkan dirinya.

“Pabo… pabo tidak seperti biasanya aku telat bangun seperti ini,” ucap nya sambil merapikan rambut hitam nya itu.

Yeoja itu melirik jam tangannya sekilas.

OMO!!! 10 menit lagi aku harus masuk kelas..!!!” ucap yeoja itu kaget.

“Ahhhhh Kim Lek Sha kenapa kau bisa terlambat begini?” yeoja itu menyandarkan badannya di kursi kereta yg ia duduki itu. Pasrah.

Kim Lek Sha POV

Aku mempercepat langkahku. Koridor utama sekolah sudah sepi. Itu pasti seluruh murid sudah masuk ke kelasnya masing-masing. Aku berusaha tenang dalam kondisi seperti ini. Padahal jujur aku gugup, masalahnya adalah hari ini, tepat pada jam pertama aku akan melaksanakan ujian geometri ku.

Tiba-tiba terlihat 4 namja berjalan berlawanan arah denganku. Hmm ya. ke-4 namja itu adalah namja-namja yang kutemui saat aku pertama masuk sekolah ini. Tapi…. Kurasa ada yang kurang. Ya. Ada yang kurang. Mereka harusnya berjumlah 5 orang. Kemana namja berambut kuning keemasan itu?

Saat tepat aku berada di depan mereka, mereka menatap ku penuh selidik. Mereka terus melihatku. Ada apa denganku? Apa ada yang salah? Kurasa tidak. Dan akhirnya aku berjalan meninggalkan mereka.

Sesampainya di ruang kelas, aku terkejut.

Aegyo… tidak ada guru?

Kulihat memang benar. Beberapa yeoja sedang asyik mengobrol dan beberapa lagi sedang sibuk sendiri, sama halnya dengan namja. Mereka juga terlihat sibuk dengan namja-namja lainnya. Dan akhirnya kuputuskan untuk pergi ke toilet untuk mencuci muka.

Kim Kibum POV

Aku tahu aku sudah sangat sangat terlambat datang ke sekolah pagi ini. Ahhh kenapa ini harus terjadi padaku? Ya. mungkin hari ini aku sedang tidak beruntung. Tidak jauh dari sekolah aku mengalami kecelakaan. Sebuah sedan menyerempet ku dari belakang. Untunglah kondisi ku tidak terlalu parah.  Aku dapat jalan sendiri ke sekolah. Tetapi kepala ku nyeri, dan kaki ku terkilir. Ditambah lenganku yang terluka.

Aku berjalan di koridor sekolah dan tiba-tiba melihat seorang yeoja. Aku sudah dapat mengenali yeoja itu. Rambutnya selalu ia kuncir rapi. Ya. siapa lagi kalau bukan cool yeoja itu? Aku melihatnya dari arah toilet dan sedang merapikan rok nya sebentar. Tiba-tiba ia melihat ku yang sedang melihatnya dari tadi.

Ia melihat ku dari kaki sampai kepala. Ya. Aku tahu, pasti ia heran kenapa seragam ku bisa kotor seperti ini. Tak lama kemudian ia mempercepat langkahnya menuju ke arahku.

“Heii.. apa yang terjadi denganmu?” ucap cool yeoja itu tiba-tiba.

Aegyo! Heii? Yeoja dingin itu berbicara padaku

“Ayoo. Akan ku obati kau,” ucap yeoja itu lagi sambil merangkul bahu ku—-membantu ku berjalan.  Nada suaranya dingin. Seperti orang nya. Kenapa ia bisa dingin seperti ini? Padahal ia yeoja yang cantik.

Di ruang kesehatan sekolah (UKS)….

Ku perhatikan yeoja ini mengobati lenganku yang terluk dengan sangat hati-hati.

“Ouuu,” aku kaget karena tiba-tiba ada rasa perih.

Mi..mianhae,” ucapnya gugup

Ne, tak apa,” ucap ku sambil tersenyum padanya. Tapi, ah benar-benar dingin. Ia tidak tersenyum padaku.

Ada apa di balik matanya itu? Karena aku sangat penasaran, akhirnya kuberanikan diri bertanya padanya. Walaupun hanya sekedar menanyakan namanya. Tetapi sebelum sempat aku membuka mulut, ia sudah angkat bicara duluan.

Ne, selesai. Lain kali kau hati-hati.. Kau obati saja terus di rumah agar luka mu cepat kering. Aku keluar duluan,” ucapnya dingin tetapi santai.

Saat ia berdiri dan ingin berjalan, ku tarik lengannya.

“Aku belum mengucapkan terima kasih. Dan bahkan kita belum saling berkenalan,” ucap ku tiba-tiba. Mendengar ucapan ku, yeoja itu diam.

“Sepertinya kau tidak perlu berkenalan dengan ku,” jawab yeoja itu. Entah kenapa rasa sakit itu tidak terasa. Aku langsung berdiri, dan posisi kami sekarang adalah yeoja itu membelakangi ku.

Tak lama yeoja itu berjalan menuju pintu.

“Kami hanya ingin tahu kau. Hanya ingin berteman dengan mu,” ucap ku agak keras. Untunglah yang berada di dalam ruangan cuma aku dan yeoja itu. Dan lagi-lagi yeoja menghentikan langkahnya dan terdiam.

“Ka..kami?  Siapa yang kau maksud ‘kami’ ?” tanya yeoja itu.

Ne, mmm aku dan teman-teman ku,” ucap ku. Tak lama kemudian, aku mendengar yeoja itu menghela nafas.

“K..ki.. Kim Lek Sha,” ucap yeoja itu

***

2 hari kemudian…

Author POV

Sudah 2 hari belakangan ini ia tidak masuk sekolah. Hmmm ada apa dengannya?’

Namja itu menatap kosong suasana kantin yang ramai pagi ini. Sikapnya itu disadari oleh teman-temannya yang berada di dekatnya.

“Kibum-ah, ada apa? Kenapa kau melamun seperti itu?” tanya Jonghyun yang duduk di samping Key. Serentak teman-temannya pun melihat ke arah Key.

“Ahh.. Tidak. Tidak ada apa-apa,” jawab Key disertai senyuman nya yang manis. Teman-temannya hanya mengangguk-angguk.

Ahh lebih baik pulang sekolah aku ke rumah nya saja,

“Hmmm, pulang sekolah ada yang mau ikut denganku?” tanya Key tiba-tiba membuat teman-temannya serentak menengok ke arahnya.

“Kemana Key hyung?” tanya Minho mewakili yang lain.

Kim Kibum POV

“Wow. Mewah sekali rumahnya. Kau yakin ini rumahnya?” tanya Onew sambil terus memerhatikan rumah besar di depannya. Sama hal nya dengan yang lain—masih mengagumi megahnya rumah di depannya.

“Yap. Menurut data yang kuperoleh dari ruang tata usaha, alamat nya memang benar,” ucap ku mantap. Ya. aku mendapatkan alamat rumah Kim Lek Sha dari staff tata usaha hihiii~~~

Tak lama aku dan yang lain sudah ada di depan pintu utama rumah itu, aku pun menekan bel rumah 3x. Dan tiba-tiba terbukalah pintu itu dan terlihat seorang yeoja yang manis berambut panjang. Ya. Itu Kim Lek Sha. Ku lihat ia cukup kaget dengan kedatangan kami.

Annyeonghaseyo…” ucap ku dan teman-teman ku serentak. Kim Lek Sha masih diam. Dingin. Aku takut ia marah atau apalah karena aku dan teman-teman ku ke rumahnya. Tapi……….

Ne…annyeonghaseyo.. ayo masuklah,” ucap yeoja itu. OMO! Senyum yang paling manis yang pernah ku lihat. Nada suara nya lembut sekali menyuruh kami masuk.

Lek Sha yang ku lihat siang ini beda sekali dengan yang ku lihat. Rambut hitamnya yang biasa ia kuncir sekarang ia biarkan terurai. Wajahnya yang biasanya terlihat dingin, sekarang terlihat bersahabat. Dan… jujur ia terlihat cantik hanya dengan celana pendek danTshirt. Dan ku rasa teman-temanku berfikir sama dengan yang kufikirkan.

Gomawo..” ucap Onew. Dan kami pun masuk ke dalam rumah Lek Sha yang WOW.

Ku lihat di ruang tamu nya terpajang foto-foto. Ya. Foto-foto yeoja cantik. Siapa lagi kalau bukan Lek Sha-ssi? Karena wajah di foto itu mirip sekali dengan wajah Lek Sha-ssi. Dan sekarang kami sedang duduk di ruang tamu dengan Kim Lek Sha—yeoja yang aku dan teman-teman kenal, yeoja yang dingin dan….misterius.

Noona, kau tidak marah pada kami karena kami lancang ke rumah mu kan?” tanya Taemin pada yeoja yang duduk di depannya tiba-tiba. Suasana hening sesaat.

Kim Lek Sha POV

“HAHAHAA.. Tidak. Kenapa aku harus marah hah? Kau ada-ada saja,” aku tertawa mendengar pertanyaan Taemin. Kenapa ia bisa bertanya seperti itu? hahaa ada ada saja.

“Lek Sha—ssi, itukah kau ?” tanya Jonghyun tiba-tiba sambil menunjuk salah satu foto di ruang tamu.

Ne, wae?”

“Tidak.. kau..kau beggitu cantik mengenakan gaun putih itu. Beda sekali dengan kau yang di sekolah kkk~~” jawab Jonghyun.

“Aaaaaaaaa…..” sorak menggoda pun terdengar dari teman-teman Jonghyun.

“Hahahaa gamsahae,” aku hanya tersenyum malu.

“Lek Sha—ssi, kau hanya tinggal sendiri di rumah ini? Kemana eomma dan appa mu?” tanya Key tiba-tiba.

JLEB.

Aku diam. Membisu. Hrrr mungkin sekarang wajah ku kelihatan pucat.

“Lek Sha—ssi, kau.. Kau kenapa?” tanya Onew.

Aku menunduk. Tiba-tiba saja butian bening dari mata ku

Eomma ku sudah.. ia sudah meninggal 5 tahun yang lalu. Lalu, appa ku, ia mengidap sakit kanker liver. Dan sekarang ia di Singapur untuk menjalani pengobatan,” ucap ku sambil tetap menunduk. Membiarkan air mata ini membasahi pipi ku.

Aaegyo.. Mi..mianhae Lek Sha—ssi, aku tidak bermaks….” Belum sempat Key berbicara, aku sudah memotong duluan pembicaraannya.

Ne, tidak apa,” ucap ku menegakkan kepala dan berusaha tersenyum. Dan sekarang ke5 namja itu sedang menatap ku sedih, dan bersalah.

“Saat aku duduk dibangku kelas 2 SMP, eomma mengalami kecelakaan. Dan nyawanya tidak dapat tertolong lagi. Aku sangat terpukul akan hal itu. Semenjak itu, aku selalu menyendiri. Aku..aku tidak pernah dekat dengan satu pun teman saat itu. aku hanya ingin sendiri. Hanya ingin sendiri,” aku mulai bercerita

“….1 satu tahun kemudian, appa divonis mengidap kanker liver. Dan harus menjalani pengobatan ekstra di Singapur. Semenjak kelas 1 SMU, aku selalu sendiri. Ya. Sendiri. Dan bahkan…karena aku tidak sanggup menerima ini semua, pernah terfikirkan oleh ku untuk menjadi pecandu,”

OMO!!! Apa? Pecandu? noona kau..??” tanya Minho tidak percaya.

“Tapi… sampai sekarang, aku kuat. Aku..negatif menjadi pengonsumsi barang haram itu,”  ucap ku sambil tersenyum dan menyeka air mata ku.

Noona…” ucap Taemin lemah

“Dan.. aku menjadikan sikap dingin ku itu sebagai benteng ku. Agar aku tidak terlihat lemah di mata semua orang,”

“Lek Sha—ssi.. Kami bersedia menjadi teman mu. Kapan saja kau butuh, kami selalu ada,” ucap Key.

“Hahahaa.. Ne, ne.. kamsahamnida..” jawabku sambil tersenyum.

Ku lihat ke5 namja itu ikut tersenyum juga.

“Hmmm, jadi apakah kalian sudah makan siang?” tanyaku. Kutatap satu per satu namja-namja itu. Mereka diam.

“Kami.. akan makan siang di rumah saja, noona,” ucap Minho.

Andweee. Aku tahu kalian pasti sudah lapar. Aku tidak mau tahu. Pokoknya kalian tidak boleh pulang sebelum makan,” ucap ku dingin. Hehehe~~

“Baiklah…” ucap mereka.

Tak lama, bel berbunyi. Dan aku segera mengambil makanan yang sudah ku order.

“Baiklah… ayo kita ke meja makan,” ucap ku tersenyum. Dan mereka pun merespon senyumku. Terlebih Key. Tidak tahu kenapa, sejak pertama kali ku lihat ia, hmmmm entahlah.

Author POV

Ke5 namja itu sibuk makan dengan makanan yang disajikan.

“Benarkan.. kalian sangat lapar.. hahaha ayo makanlah sepuasnya,” ucap Lek Sha sambil tersenyum melihat ke5 namja itu.

“Kau tidak makan, Lek Sha—ssi?” tanya Jonghyun.

“Tidak.. hahaha” jawab Lek Sha

Wae noona?” tanya Minho

“Aku sedang menjaga berat tubuh ku,” jawab Lek Sha santai

“Aaaaa, dasar yeoja ingin terlihat cantik ya… padahal kau sudah cantik, Lek Sha—ssi,” ucap Key sambil tersenyum simpul kepada Lek Sha

OMO! Tidak. Untuk apa ku lakukan itu? aku hanya ingin badan ku enteng saja. Jadi aku bisa bergerak gesit saat pertandingan di Jepang nanti,” ucap Lek Sha setelah meneguk banana milknya.

“ Kau?” tanya Onew

“Aku akan melaksanakan kejuaran karate tingkat umum di Jepang Senin esok,” jawab Lek Sha santai

Jinjaeyo, noona?” tanya Minho

Ne, doakan aku menang yaaa,” ucap Lek Sha sambil tersenyum.

“PASTI, Kim Lek Sha..” ucap ke5 namja itu serentak.

Lek Sha tersenyum manis.

Sungguh menyenangkan sekali berada dekat mereka….’

 

Kim Kibum POV

Makanan yang kita santap sudah habis. Dan sekarang aku dan yang lain sedang asyik mengobrol.

Noona.. Hmmm yang kau minum itu apa?” tanya Taemin tiba-tiba.

Mwo? Ini? Banana milk. Wae?” jawab Lek Sha sambil menunjuk kotak susu yang dipegangnya.

“Mmm.. tak apa, noona,” kata Taemin menunduk malu.

“Ia sangat suka banana milk. Mungkin ia malu,” bisik ku pada Lek Sha yang ada di samping ku.

“Ahh.. Ne, ne,” ucap Lek Sha sambil menyunggingkan senyumnya. Tak lama yeoja itu menuju lemari es dan mengeluarkan kira-kira 6 kotak susu yang sudah diletakan di nampan. Lalu yeoja itu berjalan ke arah Taemin.

“Ini. Untuk kau. Bawalah pulang, kalau kurang kau bisa ambil  lagi,” ucap Lek Sha yang tiba-tiba muncul dari belakang Taemin. Taemin kaget. Dan mukanya berubah jadi merah. Malu.

“Ahh, noona… kamsahamnida,” ucap Taemin malu-malu.

Ne cheonmaneyo, my cuties nam-saeng,” ucap Lek Sha sambil mencubit pipi Taemin.

Kim Lek Sha, kau baik sekali. Sudah kuduga. Kau orang yang friendly. Ahhhh andai kau tahu, sebenarnya aku sudah menyukai mu sejak kau pertama kali masuk sekolah

“Baiklah, Lek Sha.. kami pamit pulang dulu karena hari sudah semakin sore,” ucap Jonghyun.

Ne, noona.. Mian kalau kedatangan kami sudah merepotkan mu,” ucap Minho.

“Tidak. Tidak merepotkan. Hhh baiklah..” ucap Lek Sha

Aku dan yang lain pun sampai di teras rumah. Tetapi tiba-tiba hujan turun.

Omoo!! Hujan turun,” ucap ku.

“Bawalah ini,” ucap Lek Sha sambil melemparkan kunci kepada Onew.

Mwo? Apa ini?” tanya Onew.

“Babo. Kalian mau demam ha?  Bawalah mobil ku!!” ucap Lek Sha seperti eomma yang sedang mengomel pada anaknya.

“Tapi…” ucap Jonghyun.

“Tidak ada tapi-tapian…” ucap Lek Sha sambil tersenyum cool.

Lalu aku dan yang lain masuk ke dalam mobil hitam Lek Sha.

“Terima kasih banyak Lek Sha—ssi. Kami pulang dulu,” ucap ku mendongakan kepala ku dari jendela mobil.

Kim Lek Sha hanya tersenyum dan melambaikan tangannya.

Prolog~~

Ponsel namja itu berbunyi.

“Hallo, Key. Aku mau pamit dengan mu. Sekarang aku mau berangkat ke Jepang,” ucap yeoja di sebran sana.

MWO? Kau sekarang di mana, Lek Sha—ssi?” tanya Key mengagetkan Onew dan Jonghyun yang sedang menonton, Minho yang sedang asyik dengan PSP nya dan Taemin yang sedang asyik meneguk banana milk nya sambil membaca komik.

“Sekarang aku sudah di bandara. Dan sebentar lagi aku akan take off,” ucap Lek Sha disebrang sana.

“Maaf, aku tidak bilang pada mu dulu,” ucap Lek Sha.

Ne, tak apa chigu,” ucap Key spontan.

Mwo?” tanya Lek Sha kaget karena Key tiba-tiba berkata seperti itu.

“Baik-baik di sana Lek Sha—ssi. Semoga kau bisa menjadi juara pertama,” ucap Key

Kamsahamnida, Kibum—ah..”

“Dan… Jagalah hati ku untuk mu. Di sini aku juga akan menjaga hati mu,” ucap Key langsung. Lek Sha langsung mengerti. Di sebrang sana ia tersenyum sendiri.

Ne… Aku akan jaga hati mu. Sudah dulu ya Kibum—ah” ucap Lek Sha

Ne… Kim Lek Sha, 사 랑 해 ….”

~~The End~~

Bagaimana readers? Ceritanya gak nyambung banget yah? GJ banget yahh? U,u miannn L

Tapi please Leave Comment yahh kalo ada kritik2 sama saran2 nyaa eheheh 😀

Kritik2 dan saran2 kalian berarti lho buat aku hehehehe biar aku bisa memperbaiki kalo ada kesalahan-kesalahan dan memperbaiki itu buat FF selanjut ku nanti.. Hhehehe amin J

Sekali lagi gamsahae yahhh udah mau baca J

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

15 thoughts on “Cool Yeoja

  1. Woaa sama key akhirnya~~
    Daebak thor, aku kira yeojanya dingin gara2 apa hehe. Tapi aku bingung kenapa tiba2 sama key, coba aja di ceritain awal bisa pacarannya gimana hehe, tapi selebihnya daebak

  2. eaaaaa udh ngungkapin perasaan nih di akhir akhir… kkkkk
    bagus thor.. tulisannya jg rapi… cuma agak bingung ini:
    Aegyo… tidak ada guru? — mungkin mksdnya aigoo ya… coz aegyo itu bertingkah lucu.. klo kaget kan aigoo…
    overall seru

  3. Bagus thor 🙂
    Lebih bagus daripada ff debutku dulu. Ff ku dulu bhs’a acak2an… Tp karang ku dah usaha bikin ff yg lebih baek.. Terus berkarya, pantang mundur! 🙂

  4. first kah? Keren kok, ini aja udah keren^^. tapi aku agak nggak ‘ngeh’ sama yang prolognya itu .__. terus ada satu kosa kata Korea di sini yang bikin aku nggak ‘ngeh’ (lagi)
    ‘Aegyo’ mungkin maksudnya ‘Aigoo’ ya thor? .__.

  5. Good story thor ^^b tp kecepetan. Romance Key LekSha nya jg ga detil u.u
    kesan ceritanya anak shinee kalah kaya dr leksha 😄 overall good job! Keep writing ^^

  6. Endingnya agak ngegantung nih thor huhu
    Author itu mungkin Aigo ya thor bukan Aegyo :). Kosa katanya ditambah lg aja mungkin ya hehe 🙂
    Ceritanya menarik, tapi belum terlalu dpt feelnya, gpp kan masih pertama kl bikin ff kan ya?^^
    Tapi sudah bagus ^v^

  7. ceritanya bagus, tp masih ad yg kurang, kurang feelnya kali ya?#malahnaynya

    itu epilog bukan thor? klu prolog kan di awal cerita.
    trus chigu itu chingu atau chagi?

    byk2 baca ff dsni aja thor, pasti tau dmn yg masih harus diperbaiki

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s