Friendship Be A Love – Part 3

FRIENDSHIP  BE  A  LOVE  PART  III

Author                                                :  Bella Gucci d’Lockets  / Kim KeyLa

 

Main cast                                            : Kim Ki Bum a.k.a. Key

Abelz  Stewart a.k.a. Lee Ji Heun

Support cast                                      : Kim Ryeowook

Krystal Jung

Genre                                                  : Friendship, Horor, Romance

Length                                                : Sequel

Rating                                                 : PG-16

Key POV

 

                            Hatiku panas mendengarnya ingin menemani Ryeowook sepulang sekolah nanti. Ingin rasanya aku patahkan leher Ryeowook. Berani-beraninya saja ia mengajak Ji Heun-ku pergi. Tapi enggak mungkin aku larang Ji Heun pergi bersamanya. Toh aku bukan pacarnya. Jadi aku harus rela dia pergi dengan lelaki itu. Huh !

“Key, kau marah padaku?”

“Marah? Untuk apa aku marah?”

“Karena aku tak bisa menemanimu makan es krim seperti biasa”

“Gwaenchana. Aku tak marah”

“Benar?”
“Iya. Sudahlah, turun yuk. Ntar keburu bel. Percuma aku bangun pagi-pagi sekali kalau sampai di kelas telat juga”

“Iya. Tunggu aku dong, Key”

“Hmm .. ”

***

Aku sangat jutek padanya hari ini. Aku tau aku seharusnya tak memperlakukannya seperti ini. Dia juga tak tau apa-apa. Tapi aku sangat kesal. Mianhae, atas perlakuanku, Ji Heun.

Bel pulang pun berbunyi. Aku ingin jalan menuju parkiran bareng Ji Heun seperti biasa. Namun karena ingat dia mau pergi dengan Ryeowook, aku meninggalkannya lebih dulu. Aku dengar ia memanggilku. Tapi tak ku hiraukan. Aku masih sangat kesal.

Ku lihat di depan gerbang, sudah ada lelaki itu. Huh ! Kenapa mereka harus bertemu di sini? Makin membuatku kesal saja. Tiba-tiba Ji Heun menghampirinya. Lalu mereka pergi begitu saja. Aku penasaran apa saja yang akan mereka lakukan hari ini. Jadi aku ikuti saja mereka dengan hati-hati agar aku tidak ketahuan oleh mereka.

Sejauh ini, tidak ada yang mencurigakan. Aku lelah mengikuti mereka. Dan akhirnya aku memilih untuk pulang ke rumah saja.

 

Ji Heun POV

Ada apa dengan Key hari ini? Aku bingung dengan perlakuannya. Tadi pagi dia masih manis, masih mengejekiku. Tiba-tiba dia jadi jutek, persis sama seperti pertama kali kami bertemu. Aku ajak ngobrol, dia tak menghiraukanku. Aku ajak ke perpus, dia bilang lagi sibuk. Bahkan saat bel pulang sekolah berbunyi, dia langsung meninggalkan kelas, tanpa menungguku. Ingin aku mengejarnya. Tapi aku ada janji dengan Ryeowook oppa. Atau nanti malam saja ku telepon dia. Ya sebaiknya begitu.

Ryeowook oppa ternyata sudah menungguku di gerbang. Langsung saja aku menghampirinya.

“Oppa sudah lama menungguku?”

“Ah .. Tidak juga. Ayo kita berangkat”

“Ayo”

Mobil pun mulai berjalan. Aku berusaha menyembunyikan rasa sedihku dari Ryeowook oppa dengan memakai headset, berpura-pura mendengarkan lagu. Ku putar lagu ‘In My Room – SHINee . Aku tak ingin ia mengetahui kalau aku bersedih karena adiknya. Aku tak mau dia memarahi Key. Biarlah aku saja yang menyelesaikan ini sendiri.

***

Sampailah kami di toko buku ini. Aku dan oppa memencar. Tentu saja aku ingin mencari novel yang bagus. Oppa sudah berjanji akan membelikanku. Asyiiik .. Saat aku sedang memilih-milih buku, Ryeowook oppa meneleponku.

“Hei .. Kau dimana? Tolong bantu aku memilih buku. Aku berada di bagian buku fashion”

“Fashion? Kau ingin membeli buku fashion? Seperti wanita saja kau ini. Haha ..”

“Bukan untukku. Tapi untuk pacarku. Dia itu calon designer. Cepatlah kemari”

“Oh .. Baiklah. Tunggu aku”

Aku pun mencari-cari dimana bagian fashion itu. Dan akhirnya aku temukan Ryeowook oppa sedang melambai-lambaikan tangannya ke arahku. Aku langsung saja ke sana.

“Buku yang ingin kau beli dimana?” tanyanya.

“Belum dapat. Tadi kan kau memanggilku ke sini” jawabku sambil memilih-milih buku yang diinginkannya.

“Dalam waktu setengah jam, belum dapat juga?”

“Aku kan memilih-milih dulu, mana buku yang paling bagus”

“Memangnya kau mencari buku apa?”

“Novel dong”

“Dasar ABG!”

“Biarin. Ehm .. Nih buku yang kau cari. Sepertinya ini yang paling bagus dan paling lengkap”

“Baiklah. Aku percaya saja seleramu. Sekarang cepatlah cari bukumu. Agar kita dapat cepat-cepat ke kasir. Aku sudah lapar nih”

“Iya. Lima menit lagi aku sampai di kasir. Kau tunggu di situ saja”

“Ya”

Aku pun mencari-cari novel yang ingin aku beli. Agar lebih cepat, aku bertanya kepada SPG di situ, mana novel yang best-seller. Setelah mendapatinya, aku berjalan agak cepat agar oppa tidak terlalu lama menungguku.

Setelah ia membayar buku yang dibelinya, aku langsung ditarik menuju cafe yang jaraknya dekat dengan toko buku itu.

“Kau mau pesan apa?” tanyanya setelah kami duduk di cafe itu.

“Avocado ice cream dan potato crispy saja” jawabku. Tiba-tiba aku teringat dengan Key. Ini adalah menu kesukaannya.

“Kau mau diet ya? Kenapa hanya memesan makanan ringan?”

“Tak apa. Aku sedang tak lapar”

“Ya sudah. Tunggu sebentar. Biar aku ke sana”

Key-ah .. Kau sedang apa? Aku rindu padamu. Kenapa kau tak ikut saja sih? Huhu ..

***

Sejak aku mengiyakan ajakan Ryeowook oppa untuk menemaninya ke toko buku, ia semakin sering mengajaknya kemana-mana. Mulai dari ajakan nonton, makan, shopping, sampai main game. Aku tak mungkin menolak ajakannya. Dia terlalu baik padaku. Tapi gara-gara itu, waktuku bersama Key semakin berkurang. Sikap Key makin berubah. Dia makin jutek. Dan aku dengar, dia menjadi playboy sekolah. Huh! Aku kesal.

***

Di hari minggu yang cerah, Ryeowook oppa mengajakku dengan paksa ke taman. Sampai di taman ..

“Ada apa oppa?”

“Boleh aku cerita padamu sesuatu?”

“Mau cerita apa?”

“Aku diputusin oleh Krystal, pacarku yang sering ku ceritakan padamu”

“Kok bisa?”

“Temannya sering melihat aku jalan denganmu. Dan temannya itu langsung melaporkan hal ini pada Krystal disertai dengan bukti foto-foto kita berdua. Dia pikir aku ini selingkuh denganmu. Aku sudah menjelaskan yang sebenarnya. Dia tak mau mendengarkan apa-apa lagi dariku Dia tetap menganggapku menkhianatinya”

“Kau yang sabar ya. Dia itu bodoh menyia-nyiakan lelaki sepertimu. Kau itu sangat baik, sangat pengertian, dan sangat perhatian. Mungkin dia bukan orang yang tepat untukmu. Masih banyak perempuan di luar sana yang menanti ingin menjadi pacarmu”

“Bagaimana kalau orang yang tepat untukku itu adalah kau?”

“Maksudnya?”

“Bagaimana kalau yang teman Krystal bilang adalah benar?”

“Aku semakin tak mengerti”

“Aku ingin kau menggantikan Krystal”

“Mian, aku tak bisa. Aku hanya menganggapmu sebagai oppa saja. Aku hanya mengagumimu seperti mengagumi oppaku saja. Kau tak kecewa padaku kan?”

“Oh .. Kau sudah menyukai orang lain ya?”

“Mungkin seperti itu”

“Baiklah. Aku tak akan memaksamu. Aku permisi pulang”

“Mianhae oppa”

***

“Abelz-ah .. to..tolong aku. A..a..aku.. aku.. ..“ suara Ryeowook oppa di seberang telepon sana terputus-putus. Dan tiba-tiba saja teleponnya mati. Aku tentu saja panik. Aku segera ke rumahnya.

Sesampai di sana, aku memanggil siapa saja yang ada di rumah. Namun tak ada yang menyahut. Ku ketuki pintu kamar Ryeowook oppa. Tak ada jawaban. Akhirnya aku membukanya saja. Ku lihat kamar ini sangat berantakan. Seperti ada yang baru saja berkelahi. Eits.. Apa jangan-jangan Key berkelahi dengan Ryeowook oppa? Dia kan sangat dendam pada oppa.

Ku dengar ada suara air di dalam kamar mandi. Aku pun membukanya dengan pelan. Ku lihat oppa sedang terduduk lemas di bawah shower. Di tangannya terdapat sebuah pecahan botol.

“Oppa .. Kau kenapa?”

“Aku sangat menyayangimu. Jadilah pacarku. Ku mohon”

“Oppa, kau sangat mabuk. Ki Bum dan penghuni rumah yang lain mana?”

“Ku mohon, jadilah pacarku. Aku sangat menginginkanmu”

“Sebaiknya kau harus mengganti dulu bajumu itu. Nanti kau bisa masuk angin”

“Kau harus menjadi milikku. Walaupun aku tak dapat memiliki hatimu, izinkan aku memilikimu untuk hari ini. Hahaha ..”

“Apa maksudmu?”. Dia tak menghiraukan pertanyaanku. Dan malah menyerbuku. Aku mundur dengan perlahan.

“A..a..apa yang ingin kau lakukan? To..tolong.. Tolong aku”

“Hahaha .. Tak ada yang mendengarmu. Di rumah ini tak ada siapa-siapa. Hahaha ..”

Tiba-tiba seseorang mendobrak pintu. Itu adalah Key. Key memukuli hyung-nya dengan sangat keras. Hingga darah keluar dari bibir seorang lelaki yang dulu ku anggap orang yang sangat baik, yang bernama Kim Ryeowook itu. Aku pun mundur, menghindari perkelahian mereka itu.

“Hahaha .. Rupanya ada pahlawan kesiangan datang. Hahaha ..”

“Aku tak menyangka kau ingin melakukan hal keji itu pada orang yang paling aku sayang. Aku semakin membencimu, Kim Ryeowook. Ternyata seperti ini orang kebanggaan appa? Sungguh mengecewakan kau ini”

“Apa urusanmu? Selama ini kau selalu membenciku, tanpa aku tau apa salahku padamu. Kau selalu tidak memperdulikanku sebagai hyung-mu. Jadi jangan ikut campur masalahku. Urus saja masalahmu”

“Ini adalah masalahku juga. Aku peringatkan padamu, Kim Ryeowook! Jangan pernah kau sekali-sekali memperlihatkan dirimu yang kotor itu di depanku ataupun sahabatku!”

“Ayo kita pergi dari sini” katanya lagi sambil terus menggenggam tanganku menuju mobilnya yang sudah terisi oleh koper-koper. Sepertinya ia memang sudah berniat ingin pergi dari rumah ini.

Sepanjang perjalanan, kami saling diam. Aku masih sangat trauma akan kejadian tadi. Wajahku masih pucat-pasi. Namun aku memberanikan diri untuk berbicara pada Key.

“Key ..”

“Ya?”

“Gomawo. Kalau tak ada kau, aku pasti akan menjadi perempuan yang paling kotor sedunia”

“Mianhae atas kelakuannya. Aku sangat malu mempunyai hyung seperti dia”

“He’eum ..”

“Kau masih trauma?”

“Iya”

“Sebaiknya kau harus banyak istirahat di rumah. Tak usah sekolah sampai kau sudah benar-benar enakan. Aku tau kau sangat depresi. Berusahalah untuk tak mengingat itu”

“Gomawo. Lalu bagaimana denganmu?”

“Aku tak tau. Nanti saja aku pikirkan”

“Menginaplah di rumahku”

“Aku tak enak padamu dan keluargamu”

“Ah .. Kau ini. Tak apalah. Menginaplah di rumahku sampai keadaan rumah kembali seperti sediakala. Umma dan appa pasti mengijinkanmu tinggal bersama kami” kataku yang sedikit memaksanya. Terukir senyum di bibirnya. Ah .. Sudah lama aku tak melihat senyuman manis itu.

“Gomawo”

Tbc ..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

7 thoughts on “Friendship Be A Love – Part 3”

  1. annyeong 😀
    aku reader baru disini xixi
    pas buka wp ini lngsung nemu ff ini.. Mau buka part2 sbelumnya hehe.. Biar nyambung 🙂
    ni ff asyik thor.. Bhsnya ringan.. Enak bacanya 😀 daebak!!
    Pamit dulu ya thor.. Mau mnjelajahi library dulu 😀

  2. gak nyangka ryeowook segitunya di ff ini… hahaha kirain bnrn baik…
    pantas lah krys mutusin ye… org jln mulu ama jiheun.. hahaha

    bernafas lega juga klo ryeowook punya kekasih n jiheun cuma anggap ryeowook sbg oppa..

    ayo key… jgn sia-siakan kesempatan emasmu… *apa deh*

    lanjutkan

  3. Aih.. Jangan2 wookie menyeramkan.. Jgn2 slama ini key benci dia karena tau kelakuannya itu..
    Ayo key.. Gunakan kesempatanmu untuk mengikat(?) ji heun..
    Next ditunggu ya..

  4. Kok gini sih ceritanya??
    aku kurang suka karakter ryewook disini. disini juga pemakainan kata-kata sama bahasanya kurang pas.
    diperbaiki lagi yah.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s