Love Consultant – Part 1

Love Consultant (Part 1)

Title     : Love Consultant

 

Author : LeePia (정민기)

 

Main Cast :

  • Lee Taemin
  • Jung Mingi

Support Cast :

  • Choi Minho
  • Kim Kibum (Key)
  • Kim Eunmi
  • Jung Minjoo
  • Lee Jinki

Length : Sequel

Genre : Romance, Friendship, Family

Rating : PG-15

A.N : Annyeong ^^ Aku minta maaf banget yg sebesar-besarnyaaaaa T_T *deep bow* Soalnya aku baru sempet lanjutin FF ini. Huaaaa T___T. Sekali lagi mianhae =( . Banyak rintangan untuk aku lanjutin FF ini T_T . Aku berterima kasih banget bagi yang udah mau nunggu n lanjutin baca FF ini yang masih jauuuuuuh dari kata bagus. Selamat menikmati ^^

Lee Taemin POV

 

“Eomma ! Jangan tinggalin taemin sendirian ! Taemin takut .. ” aku menangis sambil berlari mengejar eomma yang semakin menjauh di ruang yang gelap ini. 

 

“Maafkan eomma, taemin-ah. Eomma harus pergi, eomma sudah tidak tahan lagi disini.” Eomma mengatakan itu sambil menangis. Aku tidak kuat melihat eomma menangis seperti itu. Aku menjulurkan tanganku ingin memeluknya namun eomma sudah tidak ada lagi disitu.

 

“Taemin, mulai hari ini kamu harus memanggilnya dengan sebutan ‘eomma’.” Tanpa kusadari muncul sosok appa yang tegas seperti biasa di hadapanku.

 

“Jadi karena wanita ini appa meninggalkan eomma ? Jadi karena wanita ini appa membiarkan eomma menangis ? Kenapa appa begitu kejam?  Wae ?! “

 

 

Aku terbangun dengan kondisi yang tidak bagus pagi ini. Setetes air mata jatuh mengalir melalui pipiku. Sudah lama aku tidak mengalami mimpi buruk itu. Ya, mimpi yang mulai menghantuiku selama 2 tahun dan akhirnya berhenti sejak 3 bulan yang lalu.

“Aaaaaaaagh! Kenapa harus mimpi itu lagi? ” aku mengacak-acak rambutku frustasi. Dengan kasar aku bangkit dari tempat tidurku dan menuju kamar mandi untuk bersiap-siap. Sepertinya pagi ini akan menjadi hari yang buruk.

 

 

Jung Mingi POV

 

“Hoaaamm” untuk yang kesembilan kalinya aku menguap dalam satu jam ini. Pelajaran sejarah ini sungguh membosankan. Kenapa kita harus belajar mengenai masa lalu? Yang penting itu kan masa sekarang, jadi buat apa kita terus mengingat-ingat masa lalu? Sungguh menyebalkan. Huff.

“Anak-anak, pelajaran kita selesai sampai disini. Ingat kerjakan tugas kalian, minggu depan dikumpul.” Ucap Park seongsaenim. Seiring dengan berakhirnya kalimat itu berarti berakhir juga penderitaanku menahan kantuk sepanjang pelajarannya.  Pasti sebentar lagi..

“Mingi-ah” terlihat sesosok namja berdiri di depan pintu kelas ku. Benar dugaanku, setiap pulang sekolah aku akan mendengar suara khas itu memanggil namaku dan kuakui aku sangat menunggu-nunggu panggilan itu. Aku segera membereskan barang-barangku dan bergegas berjalan ke depan kelas.

“Oppa, apa kau sudah lama menunggu?”

“Anni, jika yang kutunggu adalah kau tidak ada kata lama bagiku” Kibum oppa mengatakan hal itu sambil mencubit pipi ku.

“Aigoo oppa, tidak bisakah tidak mencubit pipiku sehari saja?”

“Tidak bisa, karena ini adalah obat rinduku” ia mengucapkan hal itu sambil menampilkan senyumnya yang khas jika sedang menggodaku.

“Omo! Sejak kapan kau genit seperti ini, oppa? Kalau kau seperti ini terus aku bisa merinding jika berada di dekatmu.”

“Hmm, sejak kapan yah?” ia terlihat memikirkan suatu jawaban. Pasti ia ingin menggodaku lagi. Tiba-tiba ia mendekatkan wajahnya dan berbisik di telingaku,

“Mungkin sejak aku mengenalmu..”

Kyaa ! Hatiku langsung berdebar keras dan bisa kurasakan wajahku memanas. Mengapa dia harus mengucapkannya seperti itu ? Kyaa !

Tiba-tiba aku menyadari bahwa Kibum oppa sudah menggandeng tanganku. Seketika itu juga kurasakan wajahku memanas. Mungkin warna wajahku sudah semerah tomat. Aigoo, aku malu !

“Wae ? Ayo kita pulang,” ucap Kibum oppa sambil menuntunku berjalan.

Aku yang masih sibuk menenangkan hatiku yang berdebar karena kehangatan tangannya hanya bisa mengikutinya. Namun begitu kami hampir keluar dari gerbang sekolah aku teringat sesuatu. Reflek aku menghentikan langkahku.

“Wae ? Ada yang ketinggalan?,” Kibum oppa ikut berhenti berjalan.

“Tidak, aku baru ingat oppa ada janji dengan klien. Mian. Oppa pulang duluan saja tidak usah menungguku.”

“Baiklah, aku mengerti. Jangan pulang terlalu sore dan hati-hati yah.” Kibum oppa mengucapkan hal itu sambil mengelus kepalaku. Mungkin orang menganggap perlakuan ini menandakan bahwa aku hanya diperlakukan seperti anak kecil tapi aku suka hal itu. Aku bisa merasakan perhatiannya dari tindakannya.

“Ne, oppa. Hati-hati di jalan yah. Annyeong,” aku melambaikan tangan kepadanya.

Setelah Kibum oppa sudah tidak terlihat lagi, aku segera berjalan ke taman belakang sekolah untuk menemui klienku. Ya, klien yang paling aneh dan tidak waras yang pernah kutemui.

“Ya! Lama sekali sih! Apa kamu disetrap hingga terlambat keluar kelas?”

Aish, belum juga aku melihat batang hidungnya malah sudah terdenngar suaranya. Hufh.

“Mian, aku ada sedikit urusan tadi,” ucapku tenang.

“Urusan apa ? Pacaran dengan kibum hyung?” terdengar nada mengejek dari suaranya.

Seketika kurasakan wajahku memanas mendengar nama itu disebut.

“Hahaha. Lihat wajahmu, semerah tomat ! Bukannya kalian sudah pacaran selama 3 bulan? Kenapa wajahmu masih memerah seperti itu? Padahal aku hanya menyebut namanya saja.”

“Aish, orang sepertimu tidak akan mengerti perasaan ini.”

“Nde, benar katamu. Aku tidak mengerti. Karena itu buatlah aku mengerti, Mingi-shii.” Taemin mendekatkan wajahnya.

Aku terdiam menatap matanya beberapa detik dan langsung bergerak mundur

“Ya ya, aku tahu. Baiklah, sekarang ceritakan alasanmu meminta hal gila ini.”

“Aku tidak meminta hal gila, Mingi-shi. Aku hanya meminta agar kamu bisa membuat aku jatuh cinta pada seorang yeoja. Hal yang wajar kan ?”

Ya, wajar bagi orang yang tidak waras sepertimu ! Aaagh, ingin sekali rasanya aku menjawab seperti itu. Tapi kewajiban ku sebagai seorang Love Consultant adalah melayani klienku dengan ramah. Hufh.

“Baiklah, terserah apa katamu. Sekarang tepati perkataanmu kemarin, ayo ceritakan alasanmu.”

“Apakah kau sangat penasaran, Mingi-shi?” Dia berkata dengan tampang menggodaku.

“Aish, berhentilah memancing emosiku, Lee Taemin.”

“Ne, ne, arasseo. Tapi sebelumnya harus kau ketahui bahwa yang akan kukatakan padamu sekarang ini adalah sebuah rahasia besar dan tidak boleh ada satu orang pun yang mengetahuinya selain kita. Tak terkecuali Kibum hyung.”

“Ya, tentu saja aku tidak akan menceritakan masalah klienku ke siapapun. Bahkan Kibum oppa saja tidak tahu siapa saja yang pernah menjadi klien ku.”

“Baguslah kalau begitu.”

Sesaat dia terdiam, dia terlihat enggan mengucapkan kalimat selanjutnya.

” Apa kau tahu kalau umma ku sudah meninggal ?” Ia melanjutkan kalimatnya.

“Ya, aku tahu. Berita itu sempat diumumkan oleh pihak sekolah sekitar 1 tahun yang lalu.”

Berita duka yang pernah membuat heboh satu sekolah. Karena peristiwa itu, Lee Taemin, seorang idola sekolah menghilang dari sekolah dan rumahnya selama satu minggu tanpa kabar. Ayahnya bahkan datang ke sekolah dan mengamuk di kantor kepsek karena menuduh sekolah tidak becus menjaganya. Padahal kan tugas sekolah mengajarkan pendidikan formal, bukannya menjaga. Hufh.

“Oh, benarkah? Aku tidak tahu ada pengunguman seperti itu.”

“Tentu saja kau tidak tahu. Selama satu minggu setelah peristiwa ‘itu’ kau menghilang dari sekolah dan rumahmu. Ayahmu bahkan datang ke sekolah untuk mencarimu. Sebenarnya kemana sih kamu?”

“Itu bukan urusanmu.” Dia berkata dengan nada dingin dan tegas.

“Aish, aku kan hanya penasaran.”

“Aku lanjutkan. Sebelum meninggal, umma ku menulis surat yang menyatakan bahwa seluruh harta yang dimilikinya akan dialihkan kepadaku. Kenyataan ini membuat saudara-saudaraku marah karena mereka tidak mendapat bagian sedikitpun. Namun ternyata sesaat sebelum umma ku harus menandatangani surat itu, salah seorang saudaraku mengganti sedikit isinya di bagian ketentuan yang harus kulakukan.”

“Ketentuan apa?”

“Ketentuan awal nya adalah setelah aku berumur 17 tahun harta itu akan sepenuhnya menjadi milikku. Namun, sekarang ketentuan yang tertera disitu adalah harta itu akan menjadi hak ku jika aku sudah berumur 17 tahun dan memiliki tunangan.”

“Mwo? Ketentuan macam apa itu? Darimana kau tahu saudaramu yang menggantinya?”

“Hari itu pengacara umma ku membawa berkas ke rumah sakit untuk ditandatangani. Tapi saat itu ternyata saudara-saudara umma ku sedang datang menjenguk. Sehingga surat wasiat itu diberikan begitu saja kepada umma agar diperiksa kembali dan pengacara itu pun meninggalkan kamar umma karena merasa tidak enak mengganggu. Setelah mereka pulang, pengacara itu kembali untuk melakukan proses penandatanganan.”

“Kalau begitu umma mu tentu tahu jika ada yang mengganti isi dari surat itu.”

“Ya, harusnya seperti itu. Tapi saat proses penandatanganan itu, salah seorang saudara umma ku kembali dengan tiba-tiba dan umma ku tanpa membaca nya lagi segera menandatangani surat itu dan diberikan kepada pengacara nya untuk dibawa pergi. Umma ku sepertinya tidak ingin saudara nya tahu mengenai surat wasiat itu. Setelah umma meninggal, pengacara nya baru sadar adanya tambahan pada surat wasiat itu.”

“Bukankah ada kemungkinan memang umma mu sendiri yang menggantinya?”

“Tidak, karena tulisannya berbeda dan umma ku tidak pernah mengijinkan siapapun selain dirinya untuk menulis suatu hal penting baginya. Tapi, mau bagaimanapun surat itu sudah terlanjur ditandatangani oleh umma sehingga tidak dapat dibatalkan lagi.”

“Jika kau tidak memenuhi ketentuan itu bagaimana ?” Tanyaku penasaran.

“Seluruh harta umma ku akan menjadi milik saudara-saudara umma ku. Selama hidupnya umma sudah bekerja keras dan hasilnya akan dihambur-hamburkan oleh mereka? Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Taemin mengepalkan tangannya dengan keras.

Aku turut prihatin atas masalah berat yang menimpanya ini. Aku mulai memikirkan jalan yang tepat untuk masalah ini. Eh tunggu, bukankah dia harusnya sudah 17 tahun?

“Taemin-shi, bukankah kau sekarang sudah 17 tahun?”

“Belum, usia ketentuan itu berlaku sesuai tanggal lahir ku.”

“Kapan ?”

“18 Juli.”

“Mwo? Itu kan minggu depan!”

“Tepat sekali. Makanya aku meminta bantuanmu untuk membuatku jatuh cinta dalam seminggu ini.”

“Aish. Seharusnya tidak masalah kan jika kau hanya berpura-pura bertunangan dengan seorang yeoja?”

“Ya, sebenarnya tidak akan ada yang tahu. Tapi aku tidak mau.”

“Wae?” Banyak mau nya sekali namja ini. Ckck.

“Karena aku hanya ingin bertunangan dengan orang yang kucintai.”

Raut wajahnya sangat serius saat mengatakannya. Dan satu kalimat itu mampu merubah sedikit pandangan negatifku terhadapnya. Ya, aku cukup kagum dengan prinsipnya itu.

“Hahaha. Gayamu seperti sudah pernah jatuh cinta saja” balasku dengan nada mengejek.

“Berhentilah membahas hal itu. Itu bukan sesuatu yang aneh. Makanya aku meminta bantuanmu.”

“Baiklah, aku akan membantumu. Dengan bantuanku, dalam waktu seminggu ini kau pasti sudah jatuh cinta dengan seorang yeoja” ucapku yakin.

“Itu memang tugas dan kewajibanmu.”

Aish, sikapnya sudah seperti bos ku saja. Padahal aku adalah malaikat penolongnya disini.

“Taemin-shi, bagaimana jika kau sudah jatuh cinta pada yeoja itu tapi ia tidak suka denganmu?”

“Aku akan membuatnya jatuh cinta kepadaku. Bagaimanapun, jika kau berhasil membuatku jatuh cinta, yeoja itu akan menjadi cinta pertama ku. Dan akan kupastikan ia menjadi cinta terakhirku.”

———— ———– ———– ————

*Day 1*

“Ini list nama yeoja yang masih single di sekolah kita.” Aku menyerahkan kertas yang sudah kutulis kepadanya.

“Kenapa hanya yeoja dari sekolah ini saja?”

“Waktumu sangat sedikit dan salah satu cara efektif yang bisa membuat timbulnya rasa cinta adalah intensitas bertemu. Jadi, aku sengaja tidak menuliskan yeoja lain selain yang ada disini.”

“Yaah, sepertinya kau memang dapat diandalkan.” Lagi-lagi ia bersikap cuek dan lanjut membaca list yang telah kubuat. Awalnya raut wajahnya biasa saja, namun lama kelamaan dahinya mulai mengkerut. Tampangnya seperti sedang membaca novel detektif saja.

“Aish, aku tidak tahu. Aku bahkan tidak mengenal satu pun yeoja yang kau tulis disini.” Taemin menyerahkan list itu kembali padaku.

“Mwo? Kau tidak mengenal mereka? Kurang sekali pergaulanmu. Padahal menurut survey yang kulakukan, lebih dri 50 persen dari yeoja-yoeja itu adalah fansmu. Mereka yang selalu berteriak ‘oppa, oppa !’ saat kau menyanyi.” Aku menirukan gaya para fans nya jika sedang menonton dia bernyanyi.

“Aku tidak mau jika yeoja itu adalah fans ku. Mereka hanya mengenal Taemin sebagai member SHINee , bukan Lee Taemin yang sebenarnya.”

“Memang berbeda Taemin SHINee dan Lee Taemin?” tanyaku, bingung.

“Kau akan mengerti jika sudah mengenalku.”

“Aish, kalau begitu besok kita bertemu lagi. Aku akan mencari yeoja yang bukan fans mu. Sekarang aku harus pergi.” Aku membereskan barang-barangku bersiap pergi.

“Kenapa kau begitu terburu-buru?”

“Aku ada janji dengan kibum oppa. Ia sudah menungguku daritadi. Sudah yah, annyeong.” Aku pun pergi meninggalkan taemin disitu.

Aku segera berjalan dengan agak cepat menuju kelasku. Karena terlalu terburu-buru, aku tidak menyadari bahwa ada orang lain dibelakangku.

“OMO !” Mataku ditutup oleh sepasang tangan yang sangat kukenal.

“Kau mau kemana, Mingi?” Suara itu disampaikan agak berbisik di samping telingaku.

“Lepaskan, oppa. Aku tidak dapat melihat.” Sebenarnya bukan itu alasannya, tapi hati ku selalu berdebar kencang tiap kibum oppa melakukan skinship.

“Ah, kau sudah tahu! Menyebalkan.” Kibum melepaskan tangannya dariku dan menggerutu.

“Suaramu khas, oppa.” Aku selalu dapat mengenali suara kibum oppa bahkan jika ia sedang bernyanyi bersama dengan member SHINee lainnya.

“Jinjja? Wah, aku senang mengetahui hal itu. Oh iya, aku ingin mengajakmu nonton.” Kibum oppa menunjukkan dua lembar tiket bioskop yang sudah dibelinya.

“Ayo, aku sudah lama tidak ke bioskop. Film apa, oppa?”

“Yang pasti kau tidak akan menyesal menonton film ini.” Ia segera menggandengku berjalan pergi.

Namun sepertinya langit tidak berpihak pada kita saat ini. Sesaat sebelum kita keluar dari gedung sekolah, hujan turun dengan derasnya.

“Yah, hujan. Bagaimana, oppa?” Aku menatapnya seperti seorang anak kecil yang es krim nya baru saja terjatuh.

“Pakai ini.” Kibum oppa melepaskan blazer seragamnya dan diletakkan diatas kepalaku.

Sebelum aku sempat berkata apa-apa, ia sudah menarik tanganku dan berlari menerobos hujan. Ini seperti adegan yang ada di film-film jika pasangan nya ingin kawin lari. Sayangnya, kita hanya ingin menonton film, bukannya kawin lari. Hahaha.

Setelah sampai di bioskop ternyata kibum oppa basah kuyup. Benar-benar basah dari rambut hingga kakinya. Padahal bisa saja ia menggunakan blazer ini untuk dirinya sendiri.

“Oppa, kamu bisa sakit jika basah begini.” Aku merasa bersalah terhadapnya.

“Gwenchana, yang penting kamu tidak apa-apa.” Lagi-lagi ia mengucapkan itu sambil mengelus kepalaku. Aaaa, oppa, aku benar-benar suka padamu!

Tanpa mereka sadari, di tengah hujan ada sesosok lelaki yang memperhatikan mereka berdua..

———— ———– ———– ————

TBC —

©2011 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

20 thoughts on “Love Consultant – Part 1”

  1. uaahhh, ada key nya!, hha
    senang sekaaleee, nanti ada Minho nya gak thor? Ada gakk?? Ada dongg yaa, pleasee, haha #plak.
    bagus thor!,
    Kayak nya nnti taemin itu suka sama mingi deh #sotoy ^^

  2. uwaaa taemin lg cari jodoh??
    Aku siap, aku siapp 😀 *digbukintaemins
    itu yg lg merhatiin, taemin ya? *readersotoy
    ntar kalo key-nya ditinggalin ama mingi, mending buat aku ajaa *apaseh? *Ditndang ama author

    ahh, critanya seruuu
    lanjutkan!! 😀

  3. Tinggalin jejak~ XDD
    Whoaa!!! gue suka nih sama sikapnya Taem disini! >,,<
    dan lagi, aku cemburu sama si mingi, Key is Mine!! XD *rebut Key
    whoaa, kayaknya nanti si Tetem bakal suka sama si Key nih… kayaknya bakal seru nih!! XD
    Lanjut, thor! aku yakin yang lagi ngintip(?) mereka berdua itu Tetem XD *sotoy
    ah, forget it. yang penting lanjutkan! XD *plak

  4. lanjut thor. penasaran next part xa. 😀
    entah knp kyk xa tu cwo yg ngliat mrk si taem2. tp gx tw jg sih 😀
    ksian taemin,umma xa meninggal,kluarga xa jahat2 smua >___<
    mingi polos y thor tnyta? kkkkk XD

  5. Kasian taemin di ff ini #turut prihatin 😦

    tapi aku suka perlakuan key oppa ke mingi, sweet banget, jadi pengen jadi mingi #ngarep 😀

    Di tunggu next part.nya ya thor,,

  6. haha ceritanya si Tetem ga bisa jatuh cinta??
    sama aku aja Taemin *narik Taemin* #plaakk ditampar Taemints

    Ah!! Key nya romantis , unyu dll. tambah cinta Key deh. #digorok Author
    ayo!! lanjutkan.. kita lihat si Tetem bisa jatuh cinta ga?? hehe

    thor kalau si key ga sama mingi lagi.. key buat aku ya.. _Viss_

  7. crita yg menarik!!
    hmm..taem ma aq ajj^^*diplototin taemints,minho sama kai*
    qra” taem bakal jatuh cinta sama cewek gg yaa??gimana klo ternyata cweknya tu mingi?? 😮 key nanti dikemanain??

    key oppa romantisss bgt >.<,,jadi iri sm mingi..hoho
    aq tgu next part.a 😉

  8. huaaaa.. pengen juga pacaran ama Key. romantis itu KEy oppa! pengen skinship juga :3 tapi pengen daftar jadi pacar tetem jugaaaa.. *segala pengen* *digeplak author*

    lanjut thor! penasaran!!!! 😀

  9. Cieeeh, Key co cwiiiit #digeplak
    Itu pasti Taemin. Iya kan? Iya kan? #sok tau lo!

    Btw, namanya lucu ya. Mingi. hehehe^^
    Ayo lanjut author 🙂

  10. Taem…Taem… sini lihat ak… *dilirik Onew* *dikeplak*

    Taem>>Mingi<<Key
    Woah, penasaran~ joha joha
    sedikit udh bs ditebak sih, tp ttp seruu…

    Daebak daebak author.. XD

  11. aku.. aku.. aku mau jadi tunangannya!!
    taemin oppa, pick me pick me! *angkat tangan tinggi2*

    lanjut ya thor..!! 😀
    ceritanya bagus

  12. ah, lucu lucu lucu ceritanya… 😀
    penasaran bisakah mingi, membuat taemin jatuh cinta sama yeoja? atau mereka yang bakalan jatuh cinta?
    ditunggu lanjutannya 😉

  13. kyaaa >___< aku bru smpet liat kesiniii. trnyata bnyak yg udah respon ff inii ^^ gomawo yaah bagi yg udah read and comment *bow* aku bakal berusaha sebaik2nya untuk lanjutin ff inii ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s