Untukku, Hanya Buat Aku

Title : UNTUKKU, HANYA BUAT AKU

Author : Pempek Palembang

Main Cast : Onew, You

Support cast : Jjong, Key, Minho, Taemin, Author (ngeksis dikit)

Length : One shot

Genre : Romance

Rating : General / PG-13

Summary : Saengil Chukkahamnida chagi-ya

A.N : Ini FF ke-4 yang aku kirim ke sini. Sebenernya ini ff buat ultahnya Onew, tapi sayang telat buatnya. Spesial buat yeodongseng aku, thanks bebs buat cerita-cerita mu yang terbilang cukup romantis. Kkkk

Onew POV

 

Aku duduk diteras kecil kamarku. Menikmati dinginnya pagi ini. Salju putih turun dengan anggunnya dari tempat tinggi itu. Aku mengulurkan tangan untuk menggapai salju yang turun. Mencoba memelehkan butiran putih itu dengan kehangatan yang ada. Kehangatan akan cintanya. Saat aku menggandeng tangannya. Saat aku membelai rambutnya. Saat aku mencium keningnya. Saat aku mengecup mesra bibirnya. Saat aku memeluknya. Dan semua saat-saat dimana saja aku bisa melihatnya.

Aku mengingat kembali saat-saat manis bersamanya. Saat-saat dimana hanya ada aku dan dia. Saat-saat yang lain tak ada yang menyadari  keadaan yang sebenarnya.

Flashback

“stop dulu…” kataku padanya

Dia yang mau berjalan lebih kedalam kamar langsung berhenti dan seketika itu aku langsung memeluknya dari belakang.

“biarkan seperti ini dulu untuk beberapa saat…” lanjutku

Meletakkan kepalaku dipundaknya. Merasakan detakan jantung yang bergerak lebih dari biasanya. Menikmati wangi tubuhnya. Mencoba meluapkan apa yang aku rasakan beberapa waktu lalu. Lama kami terdiam dalam posisi seperti ini. Seketika dia berbalik badan dan membalas pelukanku.

Sesuatu yang dingin seakan menetes dihatiku. Memberikan kesejukan yang seakan hilang tanpa dirinya. Nyaman dan damai. Dua rasa yang aku rasakan dalam waktu yang bersamaan hanya dengan pelukannya. Pelukan yang membuatku sangat tenang. Pelukan yang meyakinkan aku kalau dia hanya milikku.

Flashback end

Aku ingat, saat itu kami, aku dan dia mengalami perselisihan yang sangat, ku akui, itu memang kesalahan yang aku perbuat. Aku menuduhnya berselingkuh dibelakangku, tanpa bertanya terlebih dahulu kepadanya. Yang membuatnya meninggalkanku untuk pergi liburan beberapa waktu yang lama. Sehingga membuatku begitu merindukannya.

Aku juga ingat ketika dia sakit. Batuk yang tak henti membuat dia sangat menderita. Aku tak tega melihatnya seperti itu. Dan terlintas pikiran yang ntah dari mana, tiba-tiba aku menciumnya.

Flashback

“Uhuk… uhuk…” suara batuknya membuatku miris

“sudahkah kau minum obatnya?!” tanyaku

“sudah…” jawabnya datar

“kok belum sembuh-sembuh juga?” pertanyaan konyol terlontar begitu saja.

“yah mana aku tau… uhuk.. uhuk….” kembali ia batuk-batuk

Tiba-tiba..

CHU….

Aku menciumnya lama. Dia mencoba mendorongku, tapi aku dengan sigap menahan tangannya. Akhirnya aku melepaskannya juga setelah ia mencubut cubit tanganku yang memengang tangannya.

“jangan batuk lagi yah sayang…” kataku kembali, mengecup keningnya dan berlalu pergi

Falshback end

Dan yang membuatku sangat khawatir ketika dia muntah-muntah. Tak tau apa yang aku pikirkan saat itu. Partanyaan- pertanyaan konyol yang ntah datang dari mana terceplos saja dari mulut bawel ku.

Flashback

Kulihat dia berlari keluar dengan menutup mulutnya. Kuikuti saja dia mau kemana. Ternyata ia ke toilet.

“huwekz…. huwekzz…” terdengar suara muntahan dari dalam. Aku yang tak bisa santai langsung saja masuk kedalam. Dia terkejut melihat ku yang tiba-tiba saja masuk kedalam toilet itu.

“kau kenapa?!” tanyaku sambil memijit tengkukknya

“ini gara-gara batuk” jawabnya

“tapi ini kok muntah-muntah?!”

“ga tau”

“sudah periksa”

“udah… huwekz.. huwekz..” kembali muntah

“kamu ga kenapa-kenapa kan?!” tanyaku mulai panik

“ga papa”

“periksalah lagi”

“udah…”

“atau aku belikan testpack aja”

“ya….” teriknya “kamu pikir kita ngapain sampai mau beli testpack segala?!”tanyanya menjewer telinga ku keluar dari tempat itu.

“ga ada” jawabku polos mencoba melepaskan tangannya dari telingaku

Flashback end

Aku tersenyum mengingat kebodohan ku saat itu.tak tau apa yang aku pikirkan sampai-sampai bisa terfikir untuk membelikannya testpack padahal antara kami tidak terjadi apa-apa. Hehehe

Dilain kesempatan, saat tiba-tiba sifat usilku datang, dan dia ada didekatku. Bakal korban kejahilanku. Hehehehe

Flashback

Kulihat dia tertidur disebelahku. Sangat nyenyak. Dan saat bersamaan keusilanku datang tanpa perlu diundang terlebih dahulu. Kugoyang goyangkan badannya hingga dia benar benar sadar dari tidurnya. Tapi saat dia belum benar-benar sadar sepenuhnya, aku membisikkan sesuatu ditelinganya

“SARANGHAEYO..”

Dan seketika itu pula matanya yang masih terpejam, terbuka dengan sempurna setelah mendengar perkataan ku. Terpaku.

“waeyo?!” tanyaku pura-pura tak tau

“ani.. Cuma kaget aja..” jawabnya dengan tampang cengonya

“udah…, tidurlah lagi…” suruhku sembari mencium keningnya mesra

Flashback end

Itulah salah satu kejahilanku. Mengganggunya tidur. Hehehehe. Tapi apa yang aku katakan itu bukanlah suatu kejahilan. Itu tulus dari dalam hatiku.

Masih banyak lagi kenangan-kenangan manis aku dan dia. Kalau mau diceritakan semua, tak akan cukup lembar-lembar kertas ini dan aku juga tak akan menceritakannya secara detail. Kalian hanya cukup tau yang ini saja. Tak ada yang boleh tau selain aku, dia dan tuhan.

Tiba-tiba kurasakan jari-jari kecil menutup kedua mataku. Aku tau siapa pemilik jari-jari ini. Seorang wanita yang sudah setia untuk beberapa waktu kebelakang menemaniku dengan ketulusannya, menyayangiku, serta mencintaiku.

“Happy Birthday” bisiknya di telingaku

Aku kaget dengan kedatangannya yang secara tiba-tiba tanpa aku sadari. Dan mengingatkan aku akan hari ini. Hari ulang tahunku.

You POV

Aku berdiri dipintu kamarnya. Ku lihat dia duduk di pinggir teras kamarnya. Memandangi butiran-butiran salju putih yang turun. Terus saja kuperhatikan dia. Punggungnya yang tegap. Dibaliknya terdapat dada bidang yang bisa membuatku nyaman dengan hanya menempelkan kepalaku saja. Di pundaknya aku menumpahkan segala kegalauan hati yang sering kali menghasilkan air mata. Tangan kekar yang selalu mendekapku dalam kedamaian hati.

Ku dekati ia secara perlahan. Ku rasa dia sedang melamun. Itu terbukti, dia tak menyadari keberadaan ku dibelakangnya. Terus saja aku dekati dia sehingga posisiku tepat dibelakangnya. Dan dengan secepat yang aku bisa, aku menutup kedua matanya dengan jari-jari kecilku. Ku bisikkan sesuatu ditelinganya. Dan seketika itu pula senyum tersungging di pipi cubbynya. Senyum yang selalu membuat jantung ku berdetak beratus ratus kali lebih cepat.

Aku menuntunnya berjalan keluar secara perlahan. Nenuruni tiap anak tangga. Menikmati waktu berdua dengannya di waktu yang singkat. Bahagianya aku. Menuntun ketempat yang telah aku persiapkan secara spesial untuknya. Hanya untuknya. Dan… Yapz sekarang telah sampai. Dengan perlahan aku menurunkan tanganku yang dari tadi menutupi matanya.

Onew POV

Tangannya kini sudah tak lagi menutupi mataku, tapi mataku masih kututup untuk menyusuaikan keadaan sekitar dengan mataku. Perlahan ku buka mataku. Mencoba melihat apa yang ada didepanku. aku terkejut dengan apa yang aku lihat didepan ku setelah mataku terbuka dengan sempurna. Dan sekita itu bibirku tersenyum dengan sendirinya.

“kau suka..?!” tanyanya tiba-tiba telah berdiri disampingku.

Aku menoleh padanya. Tersenyum manis sebagai jawaban atas pertanyaannya.

“ini spesial aku buatkan untuk mu, hanya buat kamu…” lanjutnya menggenggam tanganku erat.

Kini aku menghadapnya. Menggenggam kedua tangannya. Tersenyum manis. Dia pun membalas dengan senyum yang tak kalah manisnya.

“terima kasih kau telah mewujudkan ulang tahun impianku. Ulang tahun yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Ulang tahun yang sempat aku lupakan untuk hari ini. Terima kasih telah bersusah payah menyiapkan hari ini untukku. Hanya untukku. Taukah kau, ini sangat indah. Setumpuk kado yang membentuk sebuah kalimat “HAPPY BIRTHDAY” dengan butiran-butiran salju yang menumpuk dikado tersebut, kue tart putih lengkap dengan orang orangan salju yang berada diatasnya” kataku panjang lebar.

“taukah kau isi kado kado-kado itu?!” tanyanya

“karena kado-kado itu belum ku buka, jadi aku tau tau isinya.. hehehe”

“kau mau tau isi kado-kado itu?!”

“boleh, kalau kau bersedia memberi tahunya”

“kado-kado itu berisi harapan-harapanmu, cita-citamu, doa-doamu, dan semua terkumpul disini, didalam kado-kado itu, Saengil Chukkahamnida Chagi-ya”

Aku yang mendengar jawabannya sedikit terkejut untuk beberapa saat, dan aku menarik tubuhnya kedalam pelukanku, mencium keningnya lama. Ungkapan sayangku kepadanya. Yah, aku sangat mencintainya. Tanganku mengangkat dagunya. Kupandangi mata jernihnya. Tersirat betapa ia juga sangat mencintaiku. Kudekatkan kepala ku perlahan, bibir tipisnya menjadi sasaranku. Memperpendek jarakku dengannya. 5cm… 4cm… 3cm… 2cm… 1cm..

“ehmzzzzz…” kudengar suara orang datang kearahku yang sangat aku kenal suaranya

“aish…. perusak suasana…” gerutuku dalam hati

“ya hyeong.. ini tempat umum, TEMPAT UMUM” suara Key dengan penekanan diakhir kalimat yang tangannya masih menutupi mata Taemin, maknae kami yang dilarang dewasa sebelum waktunya

“eomma…. lepasin napa?! Aku juga pengen liat…” rengek Taemin

“belum saatnya kau melihat hal-hal yang begituan” omel key kepada “anak”nya

“yaaaaa… eomma…”taemin masih saja merengek

“hyeong… ada titipan kado untukmu…” minho datang dengan sebuket bunga mawar merah dan kotak kecil yang juga bewarna merah dan sebuah kartu ucapan

“dari siapa?!” tanyaku

“kata Pak Pos yang mengantar tadi dari orang yang nulis cerita ini”

FIN

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

26 thoughts on “Untukku, Hanya Buat Aku”

  1. Partanyaan- pertanyaan konyol yang
    ntah datang dari mana terceplos saja
    dari mulut bawel ku. — terceplos »»» terucap

    aq udh brp kli ya baca ini… huhuhu
    biarpun bc berkali2 tetep aj bikin senyum2 sndri… lol…

      1. bener kok kak… cuma klo make terceplos kurang pas sm klimatnya… hehehe

        aq jg kangen sm kk
        ayo bikin lagi

  2. Haha.. Pasangan yg lucu..
    Ish.. Key ganggu aja nch.. Cmburu ych nampyeon-nya mw nyium yeoja lain.. Kkk~
    momen eomma dgn aegi-nya sweeet..
    Oya, chingu.. Lain kali kalo mw nge-pos bilang2 ya.. Kali2 aku bsa nitip untuk jongppa^^

    keep writing!

  3. Ff’a manis banget..
    Pingin banget jadi cast yg cew di ff ni.. Tapi yah.. Begitulah, mimpi yang terlalu tinggi memang gak pernah kesampaian >.<
    Onewppa to tweeeeet banget cih.. Andaikan aku jd cast'a yg cew#menghayal mode on

  4. Nice, ini dibuat untuk Ultahnya Onew dulu ya?
    Kirain bakalan sad ending.. hehehe

    Eh eh, itu Onew sama You nya udah nikah belom? Kok tinggal bareg ya nampaknya??? Aku bingung…

  5. Wah, nyamperin langsung ke kmrnya, ntar kl Onew lg ngpn gmn haha
    Joha~ ffnya manisss *emg gula?

    Keep writing..!

  6. Kata pak pos yang mengantar tadi dari orang yang menulis cerita ini…

    Huahahaha.. Authornya numpang eksis nihhh,,,,,

    Onew Konyol dehhh…. Jahil!! Sangtae….. Apapula itu maknae kami yang belum diijinkan dewasa sebelum waktunya…..

  7. Daebak thor ceritanya, eh authornya juga daebak deh 😀
    ayo ditunggu ff selanjutnya author *semangat 45 nih thor 😀

  8. “kata Pak Pos yang mengantar tadi dari orang yang nulis cerita ini”
    Jiah, author numpang eksis-_-;; . Keren, mungkin sedikit banyak typo kali ya._. mian sotoy thor-_-V.

    Tapi selain itu keren kok ceritanya^O^, Keep writing keyy?

  9. Ciyee~ sweet FF -w- . Onew oppa, pacarmu sendiri dijahilin. Ada-ada aja nih, hehe :3
    Eng, menurutku masih ada typo Thor (mian .__.”). But, overall it’s nice FF. Bahasanya nggak ribet, enak dibaca. Ceritanya juga asik 😀
    Thumbs up! ^o^d

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s