You Save Me from My Silent World – Part 17 (End)

Title : You Save Me From My Silent World

Author : Bibib Dubu

Main Cast  : Park Hana (Imaginary), Lee Jin Ki, Choi Minho

Support Cast : Lee Taemin, Kim Jonghyun, Kim Kibum, Ham Eun Jung

Length : Sequel

Genre : Romance, Friendship, Life

Rating : PG-13

Taemin POV

Rasanya sangat aneh suasana di dalam taksi saat ini. Melihat Jinki hyung yang terdiam dengan raut wajah bingung, dan melihat Minho hyung yang terdiam dengan raut wajah yang tampak berpikir keras. Kalau aku, yang sedang kupikirkan sekarang adalah si pemilik suara misterius tadi. Kalau memang itu Kiyun yang asli, seperti yang dibilang Minho hyung, berarti dugaan Hana nuna yang tertulis di diary-nya tepat, Jonghyun hyung bukan Kiyun yang asli. Tapi, pertanyaanku sama dengan pertanyaan nuna, kenapa kebohongan itu harus ada? Apakah Jonghyun hyung sengaja mengaku sebagai Kiyun agar bisa mendekatinya dan ia memiliki maksud jahat terhadap nuna? Andwae! Mengerikan.

“Minho hyung, jelaskan sesuatu padaku.” Akhirnya aku meminta pada Minho hyung karena mungkin ia lebih tahu banyak hal tentang nuna dibandingkan denganku dan Jinki hyung.

“Tae-ah, rasanya mulai masuk akal. Tapi pertanyaanku hanya satu, apa alasan Kiyun yang asli menyembunyikan dirinya selama ini? Issh…aku tidak tahu banyak tentang masa lalu Hana dengan Kiyun. Jinki hyung, kau mungkin lebih tahu dariku?”

“Aniyo, aku terlalu bodoh sampai tidak tahu banyak tentangnya. Rasanya aku kecewa pada diriku sendiri. Minho ya, jebal…jelaskan aku lebih banyak.”

“Hyung, diantara aku, kau dan kiyun, kurasa Kiyunlah yang tahu banyak tentang Hana. Kau dan aku sama-sama hanya mengetahui permukaannya saja. Dan kalau dugaanku benar bahwa orang yang di dalam mobil tadi adalah Kiyun, kau sepertinya harus menyiapkan hatimu untuk melepaskan Hana, karena kiyun yang asli itu…”

+++++++

Author POV

 

Hana ya…satu kakimu masih ada, jangan bodoh kau! Dia tidak akan  memaafkan dirinya jika kau melakukan hal yang sama dengan apa yang nyaris kau lakukan di stasiun beberapa tahun yang lalu.

Hana ya…kau memalukan sekali! Orang pengecut macam apa kau! Kalau kau ingin dunia berpihak padamu, kau harus berjuang lebih keras, kau harus merubah paradigmamu tentang kehidupan, jangan berpikir sempit.

 

Seorang namja berlari masuk ke dalam stasiun. Nafasnya sudah tidak beraturan karena ia memang mudah bermasalah dengan paru-parunya, ini karena ia pernah terkurung dalam kepulan asap tebal yang nyaris merenggut nyawanya.

Ia mencari ke setiap jalur rel kereta, mengamati dengan seksama sambil terus berdo’a agar menemukan orang yang sangat dicintainya dalam keadaan utuh. “Hana-ya…jebal, jangan kau lakukan itu…aku tidak ingin kehilanganmu selamanya….” rintihnya sambil memegangi dadanya yang mulai terasa sakit.

Tidak lama kemudian, tiga namja lainnya pun berlari masuk stasiun, mengitari seluruh sudut stasiun dengan wajah penuh kecemasan.

Sementara itu, di tengah kerumunan orang, yeoja yang tengah dicari keempat namja tersebut masih mematung, di otaknya berkelebat bisikan-bisikan setan yang mendorongnya untuk melangkahkan kaki menuju tempat eksekusi diri.

“Kereta menuju——- akan segera melintas tujuh menit lagi, bagi calon penumpang harap bersiap-siap.” Terdengar suara pengumuman membahana di seluruh sudut stasiun.

Salah satu dari keempat namja tadi segera berlari setelah menerka jalur kereta mana yang di maksud pengumunan tersebut. Ia memacu seluruh kekuatannya begitu ia melihat orang yang dicari, sedang melangkahkan kakinya mendekati rel.

“Ya! Kau jangan bodoh! Satu kakimu masih ada di dunia ini!” teriaknya tanpa peduli tatapan aneh orang-orang yang ada di sekitarnya.

Yeoja tadi menghentikan langkahnya mendengar ucapan namja tersebut. Satu kakiku masih ada? Ia bertanya-tanya dalam hati.

Ia melirik ke arah sumber suara untuk memastikan siapa pemilik suara tersebut. “Kau…bagaimana bisa?” ia kesulitan mencerna apa yang baru saja dilihatnya.

++++++

Eun Jung POV

“Kau pikir aku mau menerima begitu saja bantuan kalian? Operasi plastik pasti sangat mahal untuk kondisi fisikku yang seperti ini. Kalian pasti menginginkan sesuatu dariku sebagai balasannya.” Ucapku sinis pada namja tampan yang sedang duduk di sebelahku.

“Ne, tentu saja. Sebagai gantinya, kau harus berjanji padaku agar menjalani kehidupanmu dengan baik, jadilah orang yang berhasil dan berguna untuk orang sekelilingmu.” Jawabnya sambil tersenyum, sebuah senyuman yang terasa begitu tulus bagiku. Aku sangat tersentuh dengan kebaikan orang ini, dan perlahan aku mulai merasakan getaran kuat setiap kali aku menatapnya.

“Hanya itu? Rasanya sulit dipercaya, apa aku boleh tahu alasan kalian begitu baik hati seperti itu?” tanyaku lagi. Aku masih belum percaya dengan kabaikan orang.

“Kau mau tahu? Hhh…baiklah, aku akan menceritakan yang sebenarnya. Namdongsaengku bernasib sama denganmu, tubuhnya pun dilumat api, bahkan kondisinya lebih buruk darimu.”

Aku terperanjat mendengar pengakuannya. Kalau seperti ini, aku dapat mengerti alasan kebaikan dua kakak beradik ini.

“Jincha? Lalu dimana adikmu sekarang?”

“Dia…hiks.” Ia mulai terisak, tidak lagi melanjutkan kata-katanya. Aku bisa mengerti perasaannya, pasti sangat menyakitkan. “Aku menyesal tidak berani menyelamatkannya waktu itu.”

“Maksudmu…dia ditelan api sampai maut menjemputnya?” aku tercekat mendengarnya.

Someone POV

“Maksudmu…dia ditelan api sampai maut menjemputnya?”

“Ani, maut masih ditahan oleh tuhan, adikku berhasil menyelamatkan diri.”

Flashback

“Kiyun-ah!!!! Kiyun…” aku menjerit, adikku sedang dalam bahaya, tapi aku sama sekali tidak punya keberanian untuk menerjang api yang sudah melumat hampir semua sudut rumah kami.

“Arrrghhhhhh, panassss…” jeritnya lagi, kali ini terdengar lebih mengerikan di telingaku

“Kiyun…Kau dimana…!!??” akhirnya aku buka suara lagi setelah agak lama terbengong , memutuskan mendekati rumah kami. Dan sebelum masuk, aku ingin memastikan posisi pasti adikku agar aku dapat memilih pintu mana yang lebih tepat untuk kumasuki.

“Hyung…selamatkan aku…panas hyung…”

Belum sempat aku menerjang api, suaranya sudah semakin mendekat, sepertinya ia sudah di ruang tamu. Aku segera membuka pintu walaupun api sudah sedikit menyentuh kulit tanganku. Dan aku bergetar hebat saat sesosok orang menerobos api di sekitar pintu yang baru saja kubuka, wujudnya sudah sangat mengerikan, sekujur tubuhnya sudah dipenuhi luka bakar. Tapi bagiku, ini masih merupakan keajaiban besar karena ia masih bisa keluar dari kobaran api yang sangat besar. Aku berlari ke arah warga sekitar yang sejak tadi masih berusaha menghimpun selang-selang untuk meredam api aku meminjam mobil mereka untuk membawa adikku ke rumah sakit.

“Pakai mobilku saja, dan biar aku saja yang menyetir, kau pasti shock.” Ujar salah seorang dari warga yang ada di situ

Flashback end

+++++

Jinki POV

Selamat! Hana-ku selamat. Aku menangis bahagia kerena melihatnya masih dalam keadaan utuh. Ingin rasanya aku menariknya dalam pelukanku, tapi aku datang terlambat, karena ada seorang namja yang tengah mendekapnya erat, dan bisa kulihat wajah keduanya sama-sama berurai air mata. Begitu pula denganku, meski aku sudah tidak bisa menjelaskan apa yang menyebabkan tangisku.

“Chukhae Hana-ya! Kiyunmu telah muncul dengan sendirinya.” Ucapan Minho yang setengah berbisik masih tertangkap oleh telingaku.

“Dia, sahabat kecil Hana itu?” tanyaku pada Minho.

“Ne, dia orangnya. Tapi, sepertinya dia tidak hanya menganggap Hana sebagai sahabatnya. Aku dan kau, harus rela melepaskan Hana sepertinya, hyung.” jawab Minho dengan pandangan mata yang masih terarah pada seorang yeoja yang tengah berada dalam dekapan seorang namja.

“Ne, aku tahu. Walaupun sakit, tapi ini kenyataannya. Lagipula Hana pernah bilang juga kalau hatinya juga masih terpaut pada namja itu, sejak awal aku sudah mempersiapkan diri kalau hal ini benar terjadi. Yang terpenting, cinta dan keinginan untuk memiliki adalah hal yang harus kubedakan dengan tegas.”

Sakit, ya, aku tidak mau munafik, Bagaimana tidak, seseorang dari masa lalunya mendadak muncul, setelah bertahun-tahun ia menghilang, kini tiba-tiba ia muncul dan merebut hatinya. Tapi, hal yang harus kupegang teguh adalah, cinta dan nafsu untuk memiliki adalah dua hal yang harus diberi batasan tegas.

Minho POV

Sekarang aku tahu kenapa Hana memilih Jinki hyung. Dia orang yang sangat dewasa dan bijak, Kurasa Jinkilah orang yang tepat untuk menemani Hana, kehangatan sikap Jinki hyung dapat membuat Hana merasa nyaman. Aku mungkin terlalu dingin untuknya, dan lagi aku bukan tipikal orang yang suka memberikan perhatian secara terang-terangan, kecuali dalam keadaan tertentu.

Hari ini aku bertemu dua orang malaikat pelindung Hana, dan aku cukup dibuat ternganga dibuatnya. Yang satu, karena karakternya yang luar biasa. Yang satu karena aku tidak menyangka kalau ternyata…

++++++

Author POV

“Jadi, maksudmu, saat ini adikmu masih hidup, dan dia mungkin…melakukan operasi plastik juga? Dan kau membantuku karena kau pernah punya pengalaman menghadapi kasus sepertiku?”

“Kau salah kira. Karena yang mengusulkan solusi oplas adalah Key.”

“Key?”

“Ya, karena dia tahu perasaan yang sama denganmu…”

“Maksudmu?”

“Dia yang menyarankan. Meskipun dia sendiri ragu apakah kau mampu menghadapi cibiran orang karena wajah palsumu. Tapi, di Korea saat ini, bukanlah hal aneh jika seseorang melakukan operasi plastik, berbeda dengannya dulu.”

“Kalau kau mau, kau bisa mengambil jalan yang sama persis dengan adikku.”

“Aku tidak mengerti maksudmu, jalan seperti apa?.”

“Kau tidak hanya akan hidup dengan wajah barumu, tapi hiduplah juga dengan identitas barumu…”

Yeoja yang diajak bicara mulai bergetar tubuhnya. Ia bisa membayangkan bagaimana perasaan Key ketika menolongnya dulu, mungkin bagi Key—hal itu dapat menyeretnya kembali ke masa lalu yang kelam.

++++++

Hana POV

Aku sulit mempercayai ini. Rasanya seperti dejavu. Dengan orang yang sama, namun wujud yang berbeda. Betulkah dia Kiyun? Tapi hatiku tidak mengingkarinya saat ini. Aku bisa memastikan kalau perasaan seperti inilah yang muncul ketika aku tengah bersandar di bahu Kiyun dahulu.

Kami sedang duduk di sebuah taman yang biasa kami kunjungi dulu. Duduk di sebuah kursi taman dekat lampu, masih dalam suasana kebisuan. Aku tidak tahu harus mulai bicara dari mana, rasanya terlalu aneh bertemu lagi dengan Kiyun. Ternyata benar dugaanku sewaktu aku di bus dalam perjalanan di Daegu. Saat itu aku bisa merasakan kemiripan gaya Kiyun dan Key dalam menyelesaikan masalah, hampir mirip dengan Jinki, tapi gaya bicaranya lebih mendesak. Dan kejadian di Lotte world itu, sewaktu dia muntah setelah menjajal wahana Gyro Drop dan Gyro Swing, itu adalah hal yang sangat wajar karena Kiyun memang phobia terhadap ketinggian. Dan lagi, aku teringat ekspresi kesedihannya ketika ia memberikanku selamat karena telah menemukan Kiyunku, jelas saja ia sedih karena dialah Kiyun yang asli dan yang seharusnya membuat pengakuan tentang identitasnya. Dan lagi, ia menolak untuk menceritakan tentang Kiyun yang sewaktu itu adalah Jonghyun hyung, ia juga selalu menyuruhku untuk melupakan Kiyun. Tunggu, apa alasan dua sikapnya yang terakhir?

“Key, ngg…Kiyunnie, ada banyak hal yang tidak kumengerti.”

“Kau ingin mengerti?” ia menatapku dalam.

++++++++

Key POV

Flashback

“Sebentar Tae-ah, aku ada urusan. Jonghyun sunbae, bolehkah aku bicara empat mata denganmu?” ucapan Hana membuatku sedikit tertegun.

Aku heran kenapa Hana ingin bicara empat mata dengan Jonghyun hyung, apakah mereka saling mengenal sebelumnya? Hana, nama yang tidak aneh, aku seperti mengenalnya. Jika memang Hana dan Jonghyun itu berteman, mungkin saja Jonghyun hyung pernah atau bahkan beberapa kali menyebutkannya.

“Kalau begitu aku akan pulang bersama Taemin, kau mau kan, Taemin?.” Minho melirik pada Taemin dan disambut dengan anggukan malas dari Taemin.

“Aku akan pulang bersama Hana nanti.” ujarku sambil tersenyum penuh arti pada Minho. Aku ingin sekali menggoda Minho. Bukan menggoda sebenarnya, tapi ingin mendorongnya agar ia segera mengambil tindakan untuk mengambil Hati Hana. Aku sedikit greget padanya, ia terlalu pengecut untuk menunjukkan perasaannya, mungkin itu karena ia pertama kali jatuh cinta.

Minho menyipitkan matanya, aku tahu ia mulai memikirkan maksud kata-kataku

“Mari kita semua tinggalkan ruangan ini, biarkan dua makhluk ini bicara privat.” Aku segera mendorong tubuh Minho dan Taemin keluar dari ruangan agar pembicaraan Hana dengan Jonghyun segera dimulai.

Sejujurnya, aku penasaran siapa Hana sebenarnya. Sejak pertama kali menolongnya, aku merasakan sebuah perasaan yang tidak asing ketika berada di dekat yeoja itu.

Akhirnya hanya Hana dan Jonghyun hyung yang tersisa. Tapi aku belum mendengar percakapannya dimulai, aku tidak tahu apa yang terjadi di ruangan sana karena aku hanya menguping dari ruangan sebelah.

 “Kiyun-ah, Aku Hana teman kecilmu yang sering berangkat dan pulang sekolah bersamamu. Dulu dan selamanya, kita adalah sahabat, kau pernah berkata seperti itu padaku. Kau…tidakkah ingat sesuatu tentangku?”

 “Aniyo. Aku ingat semua temanku dari kecil, tapi kita memang belum pernah bertemu di masa lalu.”

Hana, nugu ya? Ha-aa—Park Hana? Dia…kenapa aku masih mengingat kenangan ini.? Seharusnya setelah melakukan terapi hipnotis, aku melupakan hal-hal buruk yang terjadi di masa laluku. Hana ya, kenapa kau muncul lagi, luka masa laluku melintas lagi di otakku.

Ternyata dia Hana-ku, sahabat, bukan, lebih dari itu posisinya di hatiku. Dia orang yang selalu ingin kulindungi, kalau saja tragedi itu tidak pernah ada…mungkin aku masih ada di dekatnya saat ini.

Flashback end

Hana POV

“Jadi kau memang sudah melupakanku andaikan saat itu percakapanku dengan Jonghyun Oppa tidak pernah kau dengar. Kau jahat….”

“Mianhae, tapi aku memang melakukan suatu terapi yang membuatku lupa akan traumaku.”

“Jadi aku adalah salah satu hal yang membuatmu trauma?” Aku sakit mendengarnya.

“Ani, justru kau bagian indah yang pernah kupunya. Tapi, Aku harus melupakan orang yang dapat menghambatku menjadi Kim Kibum. Maksudku, Hana ya, kau tahu kenapa wajahku berubah?”

Flashback

Key POV

“Arggg….hyung…ada apa dengan wajahku…tidak, ini bukan aku, ini palsu hyung…aku ingin wajahku yang lama, yang sangat mirip dengan wajahmu hyung…bukan wajah cantik seperti ini…” Aku berteriak, memberontak dengan cara melemparkan kaca yang baru saja kupakai bercermin.

“Mianhae Kiyun-ah…tapi luka bakarmu itu sangat parah, ini adalah yang terbaik yang dapat dilakukan, tim dokter yang dipanggil khusus oleh Appa dan Umma dari seluruh dokter bedah plastik di dunia, hanya bisa melakukan ini.” Hyungku berusaha menenangkanku, tapi tetap saja aku masih tidak bisa menerima semua ini.

Aku terisak, tidak menyangka hidupku menjadi seperti ini. Ini semua akibat api! Aku benci…a-pi, arggghhhh….aku mulai tidak mampu menguasai diriku, tanganku seolah bergerak sendiri mencakari kulit wajahku, bukan, ini adalah kulit palsu.

“Kiyun-ah…jangan kau sakiti dirimu lagi…jebal…belajarlah menerima kenyataan. Dengan dirimu yang sekarang ini, kau dapat menjalani kehidupanmu dengan identitas baru, kami akan mengurus identitasmu…tenang saja, tidak akan ada seorang pun yang tahu…kau akan menjalani semua yang serba baru, kami akan menyediakan kehidupan barumu di korea, tidak akan ada yang tahu siapa kau.

“Korea? Kau bilang korea hyung?! Ini gila, Kau tahu tidak, sewaktu meninggalkan korea, aku berjanji pada diriku untuk menemui  kembali seorang yeoja yang sangat kucintai. Tapi kini, dengan identitas baruku, aku tidak bisa menepati janjiku, hyung!”

“Paboya! Hanya karena seorang yeoja? Kau lebih mencintainya atau kehidupanmu? Kau mau hidup dengan wajah buruk rupa, semua orang akan menghinamu dan menjauhimu. Aku, umma, appa, melakukan semua ini karena tidak tega kalau kau harus menanggung semua itu. Sekarang, apa yang telah yeoja itu lakukan untukmu sampai kau merelakan hidupmu? Sadarlah kau!”

Amarahku mereda mendengar penuturannya barusan. Arghhh…kenapa harus seperti ini? Aku ingin keduanya, hidupku dan dia, karena dia adalah separuh belahan jiwaku. Tapi itu tidak mungkin…kalaupun aku muncul di hidupnya sebagai orang lain, lama-kelamaan pun dia pasti akan menyadari siapa aku yang sebenarnya. Aku tidak bisa lagi menjadi pelindung setianya…arghh….

“Lupakan semua tentang Kiyun dan juga yeoja itu! Ada sebuah terapi psikologi ampuh yang akan membuatmu melupakan seluruh traumamu. Hiduplah menjadi seseorang yang benar-benar baru, mulai sekarang, kau adalah Kim Kibum, bukan lagi Kim Kiyun.”

Flashback end

Hana POV

“Kiyun-ah…” Aku tercekat mendengar ceritanya barusan. Jadi inilah alasan kenapa ia menghilang dan sengaja menyembunyikan dirinya dariku. Rasa marahku berubah menjadi sedih sekaligus terharu karena mengetahui kalau ia sangat memikirkanku kala itu. Perasaanku campur aduk saat ini, tapi seluruh rongga dadaku terasa menjadi penuh, entah apa yang membuatnya penuh.

Ia juga terisak, tapi tangisnya diingiri getaran. Aku memeluknya kali ini, rasanya sangat menyakitkan melihatnya terluka seperti ini, apalagi akulah yang membuka luka itu.

Sekarang aku mengerti kenapa ia memintaku melupakan semua tentang Kiyun, karena memang sulit baginya untuk muncul di hadapanku dengan identitas Kiyun.

“Mianhae Hana-ya…jeongmal mianhae…” ia makin terisak dan itu membuatku mengelus rambutnya yang sudah mulai gondrong itu secara perlahan.

“Gwenchana, aku bisa mengerti alasanmu. Kiyun-ah, noumu bogoshippo…”

“Nado. Hana ya…jangan pernah lagi mencoba untuk mengakhiri dirimu seperti tadi. Sekali pun di dunia ini sudah tidak ada lagi orang yang berharga untukmu, bertahanlah hidup untuk menjadi orang yang berguna untuk orang lain.”

Benar apa yang dikatakannya. Aku harus menghargai hidupku, nyawa adalah sesuatu yang tidak bisa di beli. Aku masih memiliki kehidupan yang lebih baik dari jutaan orang di luar sana. Kiyun harus menderita hebat dahulu untuk melanjutkan hidupnya, ia saja bisa melewatinya dengan baik, aku pun bisa. Aku akan bertahan hidup, tidak hanya demi orang-orang yang sangat berharga untukku, tetapi untuk menjadi orang yang berharga untuk orang lain juga, siapa tahu di luar sana banyak orang yang membutuhkanku.

“Ne, aku berjanji. Pertanyaanku sekarang, apa yang membuatmu memutuskan untuk mengakui semuanya?”

“Tentu saja karena aku tidak ingin melihatmu mati, dasar pabo!” Key menoyor kepalaku pelan, aku membalasnya dengan hal serupa.

Tuhan, kau mengembalikannya padaku,  terima kasih karena Engkau mengizinkanku bertemu dengan makhlukmu yang sangat luar biasa ini. Aku tidak akan membiarkannya hilang lagi dari hidupku…

“Hana-ya, aku mau…”

“Mau apa?” aku memotong dengan kilat, tapi tingkah Key selanjutnya membuatku ingin menendangnya ke dasar samudera. Kau tahu apa yang ia minta?

“Shiro!”

“Ya! Kau kan pernah mengizinkan Minho melakukannya, kenapa aku tidak boleh?”

“Hais, aku tidak mengizinkan, Minho melakukannya tanpa izin!” aku menjadi kesal karenanya, apalagi kejadian kissing dengan Minho kembali teringat di pikiranku.

“Yah…kukira kau akan mengizinkannya karena aku orang special bagimu.”

“Mwo? Aku sudah punya namjachingu! Hanya Jinki yang kuizinkan melakukannya.!”

Author POV

“Yah…kukira kau akan mengizinkannya karena aku orang special bagimu.”

“Mwo? Aku sudah punya namjachingu! Hanya Jinki yang kuizinkan melakukannya.!”

Ada dua orang yang tersenyum mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Hana.

“Hana-ya, aku akan melakukannya nanti.” Orang itu tersenyum jahil dari balik pepohonan yang terletak di belakang Hana dan Key. “Thanks for choosing me as your boyfriend…”

Sementara, ada satu orang lagi yang mengamati dari jarak yang lebih jauh, ia menitikkan air matanya—air mata kesedihan sekaligus kebahagiaan.

“Syukurlah kau baik-baik saja. Setidaknya kini ada tiga malaikat yang menemanimu. Biarlah oppa hanya melihatmu dari jauh, biarlah selamanya kau menilai oppa sebagai orang jahat, karena oppa memang tidak bisa memutar balik waktu agar semua kejahatan oppa di masa lalu dapat kau maafkan.”

FIN

+++++

Tamat juga ff debutku ini dengan susah payah…padahal aku udah bikin 3 ff baru lagi, tapi yang ini males banget aku tamatin. Tau engga kenapa aku males namatinnya? Soalnya banyak banget cacat di ff ini, jadi males benerinnya

Pendek banget? Iyah, aku mampet banget, ga tau lagi mau nulis apa, karena emang cuma ini yang mau aku certain di part ini.

Masih ada yang gantung yah? Itu tuh, kisah Krystal, Taemin-Eun Jung. Iyah, aku bikin lanjutannya ntar.

Thx buat semua yang udah mau baca n komen…pamit yah dari ff ini…#kabur bareng onew dan ayam-ayamnya (red : MinJongKeyTaem) *dibunuh shawol

Don’t be silent reader, OK?

 

Epilog:

Paris, dengan ditemani semburat senja kemerahan. Jinki berdiri di balkon apartemennya—ya, ia tidak menumpang lagi di rumah pamannya kali ini. Proyek yang sempat tertunda itu kembali dilanjutkan, tapi ia punya alasan untuk tidak ikut tinggal dengan pamannya.

“Oppa, langitnya sangat indah, tidak heran kau senang menghabiskan waktumu untuk memandangi senja. Mengapa kau tak pernah mengajakku?” Seorang yeoja dating, berdiri di sisi Jinki—ikut memandang langit.

Jinki tersenyum, ia punya alasan untuk ini, “Hana-ah, kenapa aku tak pernah mengajakmu? Karena kau lebih indah daripada senja. Kalau aku mengajakmu—aku tidak akan memandangi senja, tapi kau.” Tangannya mengelus-elus rambut hitam Hana yang dibiarkan tergerai—terurai dipermainkan semilir angin sejuk.

“Gombal. Kalau saja dulu aku tahu kau gombal…hais…aku.” Hana terkekeh.

“Sekalipun kau tahu kalau aku gombal, aku yakin kau akan tetap melilihku. Oya, bolehkah aku tahu alasanmu saat memilihku setahun yang lalu?”

“Karena di dalam dunia dewasaku, kau orang pertama yang meraihku, menyeretku dari kubangan rasa kesepian hebat, intinya kau ini bak malaikat bagiku. Kiyun juga—tapi dia melakukannya di masa kecilku, bukan di masa-masa ketika aku harus memilih.”

Epilog end

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

53 thoughts on “You Save Me from My Silent World – Part 17 (End)

  1. Wahhh…akhrnya end…
    Hmpir aja jd sedih2 gaje krn ngira hana bkalan kmbali ma key…untung ga…
    jinkiku ttp bhgia…hehe..moga ayam2nya jg (JjongTaeMinKey)….#cm ngikut kt2ny bibib..shawol jgn kejar aku..
    Tp epilog nya brasa kurang gregetnya…hehe

    1. yap, bner bgd. Epilog maupun ini kubuat paksa, tdny nyaris ga mau aq tamatin.

      Sekali2 jinki bahagia lah ya, hehe…

      Thx a lot yah udh mau ngikutin ff debut abalku mpe tamat

  2. Kereeeeeen bgt thor !
    Sudah kuduga bakalan sama babang ONEW (?)
    Gatau kenapa kalo ngebaca cast ff yg ada Onewnya itu sesuatu banget.
    Si babang ayam ini emang cocok berperan sebagai orang dewasa *eh*

    Paling suka yg Hana bilang :

    “Karena di dalam dunia dewasaku, kau orang pertama yang meraihku, menyeretku dari kubangan rasa kesepian hebat, intinya kau ini bak malaikat bagiku. Kiyun juga—tapi dia melakukannya di masa kecilku, bukan di masa-masa ketika aku harus memilih.”

    Jgn lupa thor yg taemin-eun jung nya !

  3. Aahhhhhhhh… Dan pada akhirnya Tetep Jinkilah yang dipilih Hanaaaa… Padahal baru muncul sekali,, tanpa melakukan apapun yang besara……. Ckck… Emang nihhh gx add yg bisa ngalahin kedewasaan dan kebijaksanaan Lee Jinki….

    Aq sempet terkecohhhh… Kirain Hana bakal milih Kiyunnnn….. Dan ternyataaa.. Torett.. Toreettt… Tetep si Maniak ayamlah yang berhasil narik hana dari dunia bisunya….. (judulnya itukan)hehehe

    Sekali lagi,, dugaanku tepat… Key itu Kiyun.. Cuma aku gx nyangka klo dia sampe Oplas dan berubah mjd pribadi yg baruuuu……

    Minho bisa berhati besar juga rpanya…. Good Job Boy!!!

    Pendek sihh.. Tp gpp,,, yg ptg maksud dan tujuannya tersampaikan dengan baik kok,,,, #apalah ini,,hehehe

    Author bibib… Semangat!! Ditunggu lanjutana FF lainnya itu…… Hahaha

    1. haha, iya pendekny kbangetan si eon.

      Sbnerny wkt bkin ff ini, masih kebawa obsesi pribadi bgd, alhasil ujungny ama jinki krn aq emg suka bgd ma jinki, haha…

      Sip eon…thx y udh baca ff2 ku. Aq punya bnyk utang nulis ff ni, dr 4 yg tamat msh ada 2 yg harus kubikin sequel, hehe…

  4. Aku suka banggggeeeetttt ama Ff kamu ini thor, akhirnya ending juga..!!!

    Huuuaaahhh,, Mianhe thor Q baca dari part-1 tapi ngak pernah sempat coment nanti d’part terakhir ini baru coment, mianhe yah thor !!

    Ff ini emang DAEBAKKK THOR, salut ama kamu buat Ff yg bikin Q greget banget dari part-part sebelumnya sampai part yg ini !! Terlebih Q kira kiyun mau jadian ama Hana ternyata jadinya ama Jinki, hehehe senangnya Q ama pasangan ini..

    Q tunggu karya-karya kamu yg lain yah Thor !!
    SEMANGAT !!!

  5. Aku msih pnasaran.. B’arti kan sii kiyun/key dtolak yaa, pdhal kan cinta sm hana..
    Trus key nya gmn? Patah hati dong, kan dkira mlih kiyun..

  6. aigo~~~~
    oohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh *mulut terbuka* aku ngerti sekarang aahhhh seru banget ceritanya author aku suka….

    kasian banget minho gak di pilih hha sama aku ajh yah #plak wkwk

    tuhkan dari awal aku udah ngira kalo key itu kiyun aaarrgghhhh

    bikin geregetan ini part tapi kurang panjang hhe ._.

  7. Waah ternyata hana milih jinki ._. Terus kiyun gimana? Jjong? Eunjung? Taem? Minho? Krystal? ._. Ayo thor bikin cerita tambahan hehehe😀 keren ceritanyaa

  8. Akhirnya publish jg tp rada nggk rela ff ini tamat :’) DAEBAK author ffnya ^^ di tunggu ff selanjutny

  9. Waaa, ini dia ending-nya! Nggak disangka-sangka Kiyun adalah Key. Hmm, rupanya begitu. Tapi pada akhirnya tetap Jinki yang memenangkan hati Hana.

    Memang masih ada yang menggantung. Krystal yang mencintai Key, Eunjung yang akan punya kehidupan baru, Minho yang sudah berusaha merelakan Hana, dan Taemin yang sedang dilanda kasmaran. Dilanjut, Author, biar akhir ceritanya tambah seru. Terus sekadar saran, sebaiknya dalam menulis jangan ada rasa kepaksa. Banyak reader yang ingin melihat karya tulis terbaik dari penulisnya, bukan?

    Nice story.

  10. eaeaeaaaa,,,jinki-ya chukkae.
    kiyuun,sini jdi malaikat aku aja dan minho jdi supir pribadiku#DUAGH.
    aniya,minho jdi ahjussiku aja.

    ada yg bikin aku kurang ngerti..
    pas klimat –dan aku cukup dibuat ternganga dibuatnya <–ambigu.
    prolognya juga kurng greget,kekeke….
    masih penasaran ma klanjutan critanya taemin,eunjung,krystal.
    apa nanti si krystal ma minong.
    trus ada cinta segitiga antara tetem,jjong,eunjung?

    ayo doooong bibib eonn,buat after storynyaaaa….
    walaupun part endnya ini udh memuaskan krna onew-hana kmbali bersama.
    Tpi bnyak yg masih buntu,hahaha.

    FIGHTING!!!

  11. ini bener butuh sequel….
    crita taemin belum berending….
    kalau gitu aku pasti bakal tunggu sekuelnya..

  12. kupikir bakalan balik sama kiyun… ternyata ttp setia sama jinki… chingu, bikin after storynya dong. hahahaha

    kan belum ada tuh kisahnya eun jung ma taemin… atau akhir kisah kyrstal ma kiyun… ya ya ya jebaaaalll… #Kedip2Mata

  13. Wah.. Udah end yah..
    Chukkae akang jinki.. Ternyata hana memilihmu..
    Trus key bakal sama siapa? Minho? Krys?
    Aku penasaran sama kisah taem-eunjung-jjong..

    Chingu.. Aku bener2 suka sama ff ini.. Feel-nya bener2 dapet.. Daebak!

  14. bagus bagus baguuus…!! Jinki nya masih iduuup..!! ehehe

    Honestly, ini ff sequel pertama yg aku bacanya gak bosen dan sampe ending..biasanya gak pernah ampe tamat..hehe *bowing sm author lain..joesonghamnida..

    Suka banget sama endingnya unpredictable tapi logis (first love is just a sweet memory),alurnya bagus, gak bertele”..top lah..

    Sayangnya chemistry si hana-jinki kurang dapet lebih dominan ke hana-minho, epilognya jg kurang “mengena” ky’nya karena eksistensi jinki cm dikit trus tiba” nongol di epilog deh thor..*ngasal

    Thanks bwt ff nya yg bgus..🙂
    Semangat bikin after story nya..!! Author bibib dubu fighting..!!!!

  15. Aku br bc part akhir ini aja author-_-v
    Crtanya seru, pake ada oplas2nya sgala, tp aku gabisa komen bnyk nih soalnya br bc part ini aja🙂
    Dr part ini bs diliat kl cwenya *mian aku lp nmnya-_-v* itu bnyk amat yg suka sm dia, aaah enak bnget ya jadi dia u.u

    Komennya sgini aja, aku mau bc part2 awalnya dulu. Pkoknya good ff authooor~ ^^;;

  16. yaa ampun ,,,, speechless !!!
    kirain hana bakal ama key ,, tyuz mencampakkan jinki ..
    tapi untung ajja dia milih jinki pada akhirnya ..
    fiiiuuuuhhh …
    akhirnya ini ff berakhir dengan aman , selamat , dan bahagia ….
    waaahh ,, senangnya …

  17. Minho juga masih gantung… Gantungin aku…-____-” /plak
    Huaaaaa ternyata Kiyun Key😮 aku gak kepikiran
    Aku chapter2 sblmnya di Like2in aja ya🙂 bingung mau ngomong apa soalnya bc ngebut-___- huahaha
    Ide cerita nya gak biasa dan bikin aku geregetan bacanya,
    Hmhm aku sedikit sedih krn peran jinki di ff ini dikeluarin dikit😦
    Tapi overall aku suka bgt sama keseluruhan ffnya daebak!

  18. wah,ending yg hebat…epilog yg hebat…
    wlw agak kcwa cz hana g milih key #tetep dah…
    dan lbh milih jinki,tp gpp wz toh jinki jg ganteng…#g ad hubunganx…
    jd ntar key bs sm aq…#plak…mkin ngaco

  19. yeee…..
    hana ilih jnki oppa….
    ,sempet kesel saa key oppa Yang jutekin hana pas hana tanYa ttg kiYun..#plak#abaikan
    ,
    jinki ppa keren deh,,,,
    buat bang mnho Yang sabar Yuaa….
    keren bangeddd….
    suka

  20. Arrgghhh FF debut aja sebegini bagusnya, gimana FF yang lainnya -,- keren banget, keren pangkat dua, good job lah, well done, nice FF! sorry baru komen di part terakhir :” terlalu asyik baca nih😀 semangat ya thor buat FF selanjutnya! keep writing!😉

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s