Word Of Love [2.2]

Title : Word Of Love

Author : ViKeyKyuLov

Maincast : Kim Hyuna (imaginary cast),Kim Kibum.

Support Cast : Kim Jonghyun, And SHINee member other.

Genre : AU, Romance, Comedy,Friendship,sad.

Rate : PG 17

Length : Twoshoot

Summary : “Dia hanya sedang mengujiku dan mempelajari arti kesetiaan. Dia ingin menilai seberapa kuat aku bisa bertahan dan menunggunya, seperti dia pernah mengajariku jatuh cinta, mengajari rasa cemburu dan merindu.

Note : Ini akibat bergalau ria gara-gara Key ikutan Dramus N dengar-dengar Add adegan Kissuenya, maka daripada galau terus mending bikin Nih FF, Lumayan abis baca komik lgsg muncul nih ide,,hehe,, FF ini terinspirai dari komik jepang berjudul sama,,hehe. Jangan bingung dengan tokoh yang kadang dipanggil Kibum kadang Key. Dan satu lagi, setiap kali aku bikin Key Pervert, imajinasinya langsung ngalir gitu aja. Nah ini dia part 2 nya. Cekidot!!

Word Of Love : Last Word

 

Hyuna berjalan mondar-mandir didalam kamarnya dengan gelisah. Sebentar-sebentar kepalanya melongok keluar berharap melihat sosok yang baginya menyebalkan namun juga dia rindukan. Sudah 2 minggu Key pulang kekotanya Daegu, dan dua minggu itu pula Hyuna tak mendapat satu kabarpun dari Key.

“Haish,, rindukan apanya,, anni, aku tidak merindukanya.”gerutu Hyuna dengan kesal.

***

 “Berhentilah memukul gelas seperti itu, berisik tahu!!”tegur Jonghyun saat Hyuna lebih asyik mendentingkan gelas dan sendok ketimbang menyantap makan malamnya.

“Uh,,”gumam Hyuna dengan wajah muram.

“Kau merindukannya ne~??”tanya kakanya kembali.

“Siapa??”sahut Hyuna.

“Siapa lagi,, Kim Keybum,, memang kau punya pacar berapa hem??”goda Jonghyun dengan wajah usil.

“Oppa,, aku dan dia tidak pacaran. Kami tidak pernah resmi mengikat komitmen”bantah Hyuna.

“Terserah,, yang jelas kalian terlihat seperti orang yang tengah kasmaran, oh rindu, betapa aku merindu,,”kekeh Jonghyun.

“Pletak,”sebuah anggur merah menarat diwajah Jonghyun.

“Ya,, Kim Hyuna,,”dengus Jonghyun dan membalas perlakuan jahil adiknya. Akhirnya mereka bermain lempar anggur seperti anak kecil

***

Hyuna berbaring dikamarnya, matanya menerawang menatap langit-langit kamar dengan bosan.

“Apa benar aku merindukannya,, kenapa yang terbayang hanya wajah si bodoh itu,,”seru Hyuna sambil membalikkan badan.

“Ahh,, Kim Kibum,, enyahlah dari pikiranku,, enyahlah Key,,”Hyuna mengomel sendiri.

“Argghh,, kenapa aku ingin sekali melihat wajah mesumnya.”Kini Hyuna sudah menutup wajahnya dengan bantal dan berteriak dengan wajah cemberut.

***

“Jjong,, suara berisik siapa itu??”tanya Onew yang kebetulan tengah main dikamar Jonghyun.

“Adikku tentu saja,, memang siapa lagi??”tukas Jonghyun dengan tawa puas.

“Kenapa dia?? Kalah main PS atau tiba-tiba Lionel Messi gantung sepatu??”sahut Onew lagi.

“Tidak seburuk itu,, adikku yang manis itu sedang menggalau karena rindu??”terang Jonghyun sambil memboalak-balikkan majalah Sport ditangannnya.

“Maksudmu??”tuntut Onew dengan penasaran.

“Hyung,, kau masih ingat dengan perjanjian kita bukan, ini sudah lewat 4bulan, satu bulan lagi, kau harus siap-siap dengan taruhanmu??”tiba-tiba Jonghyun teringat pertaruhannya dengan Onew dimalam kencan Key dan Hyuna.

“Taruhan yang mana??”tanya Onew pura-pura amnesia.

“Jangan kura-kura dalam perahu deh hyung,,”

“Hah?? Aku tidak suka kura-kura Jonghyun~ah,,”timpal Onew dengan polosnya.

“Dasar Onew sangtae,, sudahlah,, perjanjian waktu itu, jika Key dan Hyuna mampu bertahan melewati bulan kelima mereka, maka hyung harus menjauh dan tidak boleh menikmati ayam selama sebulan.”Jonghyun mengingatkan.

“Memangnya aku pernah membuat perjanjian seperti itu??”

“Jangan berlagak lupa,,”geram Jinghyun mulai kesal.

“Oh,, yang itu,, Jjongie,, bisakah pertaruhannya dibatalkan.”Onew memasang Puppy eyes.

“Kau kan tahu aku tidak bisa hidup tanpa ayam.”lanjutnya lagi dengan wajah memelas. Onew tahu betul dirinya akan kalah, karena Key mampu bertahan samapi 2 bulan saja tanpa melirik yoeja lain saat bersama Hyuna sudah merupakan hal luar biasa sepanjang karir ke playboy-an seorang Kim Kibum.

“Oh,, tidak bisa,, perjanjian adalah perjanjian.”tukas Jonghyun dengan tawa kemenangan.

***

“Sayang,, bangun sayang??”seseorang mengguncang tubuh Hyuna pelan.

“Chagiya,, Ironaseyo,,”bisiknya lagi seraya memeluk tubuh gadis itu yang masih terlilit selimut.

“Oppa,, aku masih ngantuk,, oh,, Lionel Messi cedera,, kasihan,,”Hyuna mengigau dalam tidurnya, membuat Key hanya tersenyum geli.

“Kim Kibum,, kapan kau kembali.”gumamnya lagi. Awalnya Key pikir Hyuna sudah bangun, tapi ternyata gadis itu masih memejamkan mata dengan damai.

Senyum kemenangan tersungging dibibir tipis Key mengetahui fakta bahwa Hyuna menyebut namanya saat tertidur.

“Kau merindukanku sayang,,”bisik Key membuat Hyuna gelisah dalam tidurnya.

“Apa kau berharap sang pangeran akan mencium sang putri untuk membangunkannya.”lanjutnya lagi.

Hyuna mengerjapkan mata, merasa terganggu dengan sesuatu yang menempel dipipinya, dan merangkul tubuhnya. Dia terkesiap kaget begitu menatap wjah Key saat membuka mata.

“Ke,, Key,,”

“Morning ma Cherry,,”sapa Key seraya menempelkan bibirnya dibibir Hyuna.

“Morning kiss sayang,,”Kekeh Key begitu mendapati tatapn bingung dari Hyuna.

“Hei,, itu imbalan untukku. Karena aku sudah mengajarkan bagaimana rasanya merindu. Kau merindukanku bukan?”Key mebalikkan tubuh Hyuna agar menatapnya kembali.

“Kau ini,,”Gerutu Hyuna kesal.

“Aku sangat merindukanmu, hingga rasanya ingin kunaiki awan, kuterjang lautan, dan kulangkahi kobaran api sekalipun agar bisa segera melepaskan rinduku padamu.”Key mulai berpuisi.

“Selalu saja,, aku luluh dengan puisinya.’batin Hyuna setengah kesal, selebihnya bahagia.

***

Hyuna duduk dihalte bis yang tidak jauh dari Apartementnya. Kakinya berayun, terkadang mengetuk-ketukkan ujung sepatunya sehingga menimbulkan irama tak beraturan. Wajahnya terlihat sangat kusut. Sudah hampir satu jam Hyuna duduk disitu untuk menunggu Key menjemputnya, karena dari pagi namja itu sudah menghilang entah kemana. Matanya berputar menyapu keadaan sekelilingnya, hingga tanpa sengaja melihat sebuah mobil Volvo silver terparkir tak jauh dari tempat dia duduk.

“Dasar namja pervert, mesum, tak bisa dipercaya.”umpat Hyuna,karena dia sangat mengenal sipemilik mobil silver itu. Yah, siapa lagi kalau bukan Key, dia tengah duduk didalam mobil dengan seorang yoeja berambut panjang. Seketika rasa kesal, amarah, kecewa merasuk dibenaknya. Hyuna merasa tak rela melihat Key merangkul yoeja lain, meski dia sangat tahu bahwa Key bukanlah sosok namja setia.

Dengan langkah terburu-buru, Hyuna segera masuk kedalam bis yang kebetulan berhenti dihadapannya. Hyuna tidak menyadari, bahwa mata kucing Key berkilat mengawasinya dari tadi.

“Hmm,, akting yang bagus sayang,, terimakasih,, kau boleh turun dari mobilku sekarang.”Key mendorong tubuh yoeja disampingnya agar keluar, yoeja itu hanya mengerucutkan bibir dengan kesal.

“Key,, tidakkah kau ingin menghabiskan waktu denganku,, ayolah,, aku sangat merindukanmu.”rayu si Yoeja dengan uacapan manja membuat Key langsung hilang minat.

“Sorry,, aku sudah mempunyai seseorang yang membuatku ingin menghabiskan waktu dengannya,, bye”Key menutup pintu mobilnya dan melaju tanpa menghuraukan umpatan yoeja tadi.

***

Hyuna hanya mengaduk-aduk jus stroberry-nya dengan wajah bosan. Matanya berkilat dengan tajam menatap sosok namja yang duduk disebrang meja berjarak tiga meja  darinya bersama seorang yoeja lain lagi dari yang dia lihat tadi pagi.

“Hai noona,, Auramu sungguh suram hari ini,,”Taemin dan Minho muncul ,langsung mengambil tempat disebelah Hyuna juga Hyemi yang langsung berjengit begitu melihat Minho mengedip jahil padanya.

“Ah,, aku tahu,, noonamu ini sedang Cemburu Taemin”balas Hyemi yang disambut pelototan si empunya nama.

“Aku tidak cemburu,,”bantah Hyuna.

“Lihatlah,, Key hyung begitu cocok dengan yoeja itu,,”goda Taemin lagi. Yang dibalas lemparan kotak tissue.

“Wahtever he does,, I Don’t care”teriak Hyuna sambil melangkah pergi. Hyemi berniat menyusul, tapi cengkraman lembut dilengannya mberhasil membuat dia terhempas disamping Minho.

“Kau ada urusan denganku sayang,,”ujar Minho dengan genit, membuat Taemin terkekeh.

***

Hyuna menelungkupkan wajah diantara lutut sambil duduk ditaman kampus yang terasa sejuk. Berusaha mengatur emosinya yang kini bercampur tak karuan. Antara perasaan marah,tak rela,kecewa dan sedih.

“Apa aku benar cemburu pada namja mesum itu,,”gerutu Hyuna.

“Hmm,, ternyata aku berhasil”tiba-tiba Key muncul disampng Hyuna tak terduga, membuat gadis itu terlonjak.

“Kau seperti hantu, selalu muncul tiba-tiba”seru Hyuna, lalu bersiap berdiri sebelum Key menangkap pinggangnya.

“Mau kemana ma Cherry,, hmm, kau cemburu ne~??”

“Jangan terlalu percaya diri,, untuk apa aku cemburu padamu”dengus Hyuna.

“Ohh,, ya,, lalu kenapa aku bisa melihat sorot kemarahanmu saat aku bersama Hoobae-ku dicafetaria tadi?? Ohh, ayolah akui bahwa kau cemburu, dan artinya kau sudah jatuh cinta padaku.”Key mendekatkan wajahnya, serta merta Hyuna mendorong wajah Key menjauh.

“Jangan coba-coba menyentuhku, Tuan Kim!!”gertak Hyuna.

“Hmm.. Melihatmu marah membuatku semakin cinta padamu sayang,, ayo berikan aku imbalan untuk pelajaran kali ini.”

“Pelajaran apalagi huh,,”bas Hyuna semakin mendelik.

“Pelajaran bagaimana mendeskripsikan perasaan cemburu, setelah kau bisa merasakan jatuh cinta, sekarang ilmu dan pengalamanmu bertambah dengan cemburu.”Key menyelipkan seberkas rambut kebelakang telinga Hyuna. Tatapanya begitu teduh, selalu saja membuat Hyuna terhipnotis. Tanpa mendapatkan perlawanan, Key berhasil mendapatkan imbalannya dan menarik tubuh gadis itu dalam dekapan hangatnya.

“Yeahh, kuakui Kim Kibum. Aku sudah jatuh cinta padamu, mulai sering merindukanmu dan sekarang aku cemburu melihatmu bersama yoeja lain. Kau membuatku kehilangan akal sehat.”batin Hyuna.

***

Apartement minimalis itu terdengar ramai penuh gelak tawa. Dari Minho dan Taemin yang tengah bermain winning eleven, Jonghyun dan Onew terlihat sibuk membaca buku dan majalah dengan sesekali saling menjahili satu sama lain, juga Key dan Hyuna yang duduk disofa berdempetan. Key terlihat asyik mengganggu Hyuna yang tengah berkutat dengan PSP putihnya.

“Tuan Kim,, jangan menggangguku terus,, kau membuatku kalah dilevel pemula.”dengus Hyuna berusaha menjauhkan tangan Key yang melingkar ditubuhnya.

“Annie, aku suka melihatmu saat bermain PSP, terlihat serius dan menarik.”Key semakin mempererat rangkulannya.

“Apa kau berminat mengajariku,,”Key mengunci kedua tangan Hyuna yang memegang PSP, hingga posisi mereka berangkulan dengan Key dibelakang Hyuna. Dagunya ia letakkan dipundak Hyuna.

“Ting,, tong,,”suara bel  apartement.

“Hyung!!  ada tamu,,”Taemin berseru pada Jonghyun selaku sipemilik rumah.

“Kau buka sana,,”teriak Jonghyun tak bergeming.

“Noona,, ada tamu,, buka pintu sana!!”Kali ini Taemin berteriak pada Hyuna.

“Kau saja yang buka pintu Taeminnie,, kau tidak lihat noonamu sedang sibuk”justru Key yang menjawab.

“Huh,, sibuk apanya, sibuk dirayu olehmu hyung,,”sahut Taemin sambil berjalan dengan ogah-ogahan dengan wajah cemberut menuju pintu.

“Loh,, Yoora noona??”Taemin terkejut melihat siapa tamu yang berkunjung.

“Hai Taeminnie,, lama tidak berjumpa.”gadis yang dipanggil Yoora itu tersenyum.

“Hmm hyungmu pasti disini kan?? Aku dapat alamat dari Mir.”lanjutnya lagi.

“Sebentar Noona,,”wajah Taemin sedikit pucat pasi saat dia beranjak memanggil hyungnya.

“Key hyung,, ada yang mencarimu,,”Tatapan Taemin sedikit was-was melihat Key masih menempel pada Hyuna.

“Siapa??”tanya Key tanpa minat.

“Sebaiknya hyung lihat sendiri sana,,”jawab Taemin dengan ekspresi aneh.

“Hmm,, siapa sihh mengganggu saja,,”gumam Key dengan malas, seraya beranjak dan mencium Pipi Hyuna sebelum melesat pergi dengan cengiran lebar.

“Kim Kibum,,”teriak Hyuna kesal.

“Taemin,, memang siapa yang mencari Kibum??”tegur Minho saat Taemin justru duduk disamping Hyuna.

“Han Yoora noona??”ujar Taemin pelan.

“Mworagoo,,”seru Minho,Onew dan Jonghyun.

“Kau tidak salah Taeminnie,,”mata Jonghyun menyipit dan berjalan mendekati Taemin serta Hyuna yang mengernyit bingung.

“Tidak hyung,, Yoora noona kembali.”sahut Taemin.

“hmm,, memang siapa Yoora itu? Kenapa kalian begitu terkejut.”timpal Hyuna dengan mata kembali mengarah pada layar PSP.

“Kau dapat saingan my sweety,, Yoora itu mantan pacar Key yang pergi ke Amrik untuk mengikuti orang tuanya.”Jonghyun menarik PSP Hyuna dengan pelan untuk mengalihkan perhatian adiknya.

“Mantan pacar,, lalu urusannya denganku apa??”Hyuna berdiri dengan sedikit gusar. Ternyata mulut dan perasaan gadis itu tak sejalan. Serta merta perasaan tak nyaman menyusup dihatinya.

“Yah,, Han Yoora adalah alasan Key hyung menjadi seorang Play boy, dia sakit hati karena Yoora lebih memilih pergi dan memutuskan hubungan disaat Key hyung sudah sangat mencintainya.”sambung Taemin sambil melirik raut wajah Hyuna yang semakin berubah.

“Terserah siapa dia,, aku tidak peduli.”Hyuna melangkah kemarnya dan menutup pintu, dia bersandar dipintu sambil mencengkram dadanya yang terasa begitu sesak. Ada perasaan takut yang tiba-tiba hinggap dihatinya, takut bahwa Key akan kembali dengan mantan pacarnya itu.

“Haishh,, kenapa denganmu Kim Hyuna,, apa yang kau pikirkan, bukankah kau bertekad tidak akan sakit hati jika tiba-tiba Key pergi meninggalkanmu”Hyuna memukul-mukul kepalanya dengan kesal.

***

sejak kemunculan Han Yoora, Hyuna semakin sulit untuk bersama Key, bahkan untuk sekadar bertemupun sudah jarang. Key, tak pernah pulang ke apartement Hyuna dan Jonghyun. Hyuna berusaha bersikap tidak peduli, karena dalamkenyataanya dia dan Key tidak ada hubungan apa-apa. Tapi semakin dirasa, kecemburuan dan ketakutan Hyuna semakin besar. Dia takut, Key akan benar-benar meninggalkannya.

“kudengar Han Yoora sudah kembali,,”Hyuna mendengar salah satu temannya tengah membicarakan Yoora.

“Memang kau lihat dimana?? Ah,, bagaimana respon Key mendengar Mantan kekasihnya itu kembali.”sahut yoeja satunya.

“Aku melihat mereka disebuah kafe didaerah Dongdaemun bersama Key, sepertinya Key sudah kembali dengan Yoora”

“Yah,, semua orang juga tahu, seperti apa cinta Key pada Yoora, bahkan novel dan puisi yang dia tulis sebenarnya ditujukan untuk gadis itu.”

“iya,, benar,, ah,, aku kasihan pada Kim Hyuna,, kudengar mereka tengah dekat sekarang,, dia sama seperti yoeja Key sebelumnya yang hanya dijadikan selingan dan pelampiasan atas kepergian Yoora.”

“Cukup,,”gumam Hyuna sendiri. Tanpa dia sadari, air matanya luruh begitu saja. Dadanya terasa sesa mendengar semua yang diucapkan dua yoeja tadi.

“Kim Hyuna,, kau jangan lemah,, pria seperti itu tidak pantas kau tangisi,”Hyuna berusaha menyemangati diri sendiri. Lalu berjalan tergesa keluar dari gerbang kampus.

***

Seperti hari-hari biasanya, Hyuna berjalan dengan pelan menuju kelasnya. Sejak Key sibuk dengan Yoora, Hyuna sudah terbiasa berangkat kuliah sendiri.

“Hai,,pagi Hyuna,”sapa seorang temannya yang dibalas lambaian tangan dan senyuman. Hyuna terus berjalan, tanpa sengaja dia melihat sileut tubuh Key bersama seorang yoeja dari balik pilar diujung koridor sebelah barat ruang kelasnya.

Sungguh, Hyuna tidak bermaksud menguping atau ingin tahu urusan orang. Tapi, rasa penasaran,sedih,sesak dan kecewa mendorong kakinya agar melangkah mendekati dua orang itu.

“Kibum,, kau tahu aku sudah melakukan kebodohan dengan meninggalkanmu.”terdengar suara merdu Yoora.

Hyuna bisa melihat dengan jelas, Yoora tengah membelai wajah Key dan menatapnya intens.

“Bisakah kita kembali seperti dulu lagi,,”lanjut Yoora kembali. Tak terdengar sahutan ataupun tanggapan dari Key.

Hyuna semakin menyipitkan mata saat Yoora mendekatkan wajahnya. Tangannya mencengkram dada begitu erat, ketika Yoora menempelkan bibir softpink-nya dibibir Key.

Sungguh, Hyuna tak ingin menangis. Tapi air matanya turun begitu saja tanpa bisa diredam. Hatinya terasa sakit. Satu kesimpulan yang berputar di otak Hyuna adalah Key tengah berusaha mengajarkan seperti apa rasanya sakit hati.

“Setelah kau mengajariku jatuh cinta,lalu merindu kemudian cemburu. Sekarang kau mengajariku rasanya patah hati Kim Kibum”batin Hyuna.

“Kau berhasil, berhasil membuatku sakit hati dan kecewa. Batinnya lagi seraya berbalik dan melangkah pergi. Tanpa disengaja dia menabrak tempat sampah hingga menimbulkan suara berisik membuat Key dan Yoora terlonjak dan berbalik.

“Hyunaa,,”teriak Key begitu menyadari gadis yang tengah berlari menjauh itu adalah Kim Hyuna. Tanpa pikir panjang Key langsung mengejar Hyuna namun sial dia menabrak seseorang yang membuatnya langsung kehilangan jejak Hyuna.

“Damn it,,”umpat Key dengan kesal.

“Pasti Hyuna sudah melihat semuanya,,”serunya lagi.

***

Jonghyun melangkah dengan pelan, merasa heran karena apartement masih gelap. Tangannya bergerak untuk menyalakan lampu-lampu yang tergantung diplafon atas.

“Tumben,, Hyuna kemana ya??”Jonghyun melangkah kekamar adiknya yang juga masih gelap.

“Hyuna~ya,, kau didalam,,”seru Jonghyun sambil membuka pintu kamar dan meraba dinding untuk mencari saklar lampu.

“cklekk”lampu kamar Hyuna menyala, membuat Jonghyun bisa melihat sosok adiknya yang berbalut selimut disekujur tubuh.

“Hei,, apa kau tidur.”Jonghyun menyibakkan selimut tebal dan mendapati wajah Hyuna yang terlelap dengan mata bengkak.

“Kau menangis sayang,,”tanya Jonghyun sambil menggoyangkan lengan Hyuna perlahan. Gadis itu membuka mata dan menatap kakaknya dengan raut muram.

“Oppa,,,”Hyuna bergerak dan memeluk tubuh Jonghyun dengan erat.

“hiks,, hiks,,”Hyuna menangis sesunggukan dipelukan kakaknya.

“Kenapa sayang??”Jonghyun menarik tubuh Hyuna dan duduk ditepi tempat tidur, satu tangannya membelai rambut panjang Hyuna dengan lembut.

Jonghyun merasa bahagia dengan moment ini, bukan bahagia karena melihat adiknya menangis. Tapi dia bahagia karena merasa menjadi seorang kakak seutuhnya. Dibutuhkan saat sang adik sedang sedih, dan menenangkannya seperti ini. Terakhir kali dia membelai rambut Hyuna dalam pelukannya dan menghiburnya, itu saat mereka masih anak-anak.

“Kau kenapa my sweety?? Patah hati,,”tanya Jonghyun lagi.

“Annie,,”jawab Hyuna disertai gelengan.

“Lalu kenapa?? Lionel messi gantung sepatu?? PSP-mu rusak??”tuntut Jonghyun saat Hyuna terus menggeleng.

“Aku hanya ingin menangis saja,, aku rindu memeluk oppa seperti ini.”bohong Hyuna. Padahal dia menangis karena melihat Key dan Yoora berciuman.

“Sejak berkencan dengan Key, kau berubah jadi Hyuna yang manis sayang,,”Jonghyun menepuk puncak kepala Hyuna.

“Jangan sebut nama namja mesum itu didekatku”seru Hyuna masih membenamkan wajahnya didada Jonghyun.

“Aha,, kau pasti sedang bertengkar dengannya”

“Oppa,, berhentilah mengungkit hal ini.”ujar Hyuna dan melepaskan pelukannya. Dia menatap kakaknya dengan wajah memohon.

“Waeyo,, cerita pada oppa.”bujuk Jonghyun lembut.

“Oppa,, apa Key benar-benar mencintaiku,, apa dia masih mencintai Han Yoora.”akhirnya Hyuna mau bercerita dan melampiaskan kegundahanya.

“Akhirnya dongsaeng oppa yang cengeng ini kembali.”Jonghyun kembali meraih kepala Hyuna dan merebahkannya dipundaknya.

“Oppa,,”rengek Hyuna.

“Ne,, ne,, Oppa tidak terlalu yakin sayang,, setahu oppa, dulu Key memang sangat mencintai Yoora. Mereka sudah bersama sejak kelas satu high school. Tapi, saat mereka mulai kuliah, Yoora tiba-tiba pergi dan memutuskan hubungannya. Hal itu membuat Key patah hati dan melampiaskan kekesalanya dengan menulis dan menjadi play boy. Tapi, oppa pikir dia sudah sedikit berubah saat bertemu denganmu.”

“Jangan berpikir oppa berusaha menghiburmu,, ini murni pendapat oppa, sedikit banyak Key sudah mencintaimu. Karena oppa sangat mengenal Key luar dalam, lima tahun berteman dengannya cukup bagi oppa untuk mengetahui perasaanya melalui pancaran mata tajam Key.”terang Jonghyun.

“Tapi oppa,, aku ragu dengannya?”bisik Hyuna.

“Rasa ragu karena cap Playboy pada diri Key, oppa sangat mengenal Key sayang. Tapi semua tergantung padamu. Oppa tidak akan memaksa.”ujar Jonghyun bijak.

***

Key melangkah tergesa menuju gerbang kampus, menengokkan kepalanya mencari sesuatu. Dan tersenyum simpul mendapati Hyuna berjalan dengan cepat.

“Sayang,,”sapa Key begitu berada disamping Hyuna.

Gadis itu tetap acuh dan tersu melangkah, seolah tak ada Key disana.

“Kim Hyuna,,”sergah Key seraya menarik tangan Hyuna dengan tidak sabar. Namun, dihempas oleh Hyuna dan memandang Key dengan tatapan dingin seoalah berkata -jangan dekati aku atau kau mati.

Akhirnya Key hanya diam mengikuti Hyuna memasuki bus yang membawa mereka ke apartement.

“Kau marah padaku? Cemburu?”tuntut Key begitu pintu apartement terbuka.

Hyuna membalikkan badan,tersenyum manis.

“Annie,, untuk apa aku marah, cemburu. Memang kau siapaku.”ujar Hyuna setenang mungkin.

“Aku pacarmu!!”jawab Key mantap.

“Oh ya,, sejak kapan kita jadian. Bukankah aku hanya salah satu dari sekian banyak yoeja koleksimu yang dijadikan selingan sebelum Han Yoora kembali.”Hyuna berjalan kedapur,membuka kulkas dan mengambil air putih.

“Jadi kau merasa seperti itu,,”Key merebut gelas yang dipegang Hyuna dan menyudutkan tubuh Hyuna dipintu kulkas.

“Dengarkan aku,, sekalipun aku tak pernah menganggap kau sama dengan yoeja lainnya, kau berbeda Hyuna. Bukan karena kau adik Kim Jonghyun, tapi karena kau adalah satu-satunya yoeja yang bisa membuatku terus tersenyum. Kau sudah menyentuh hatiku yang selama ini beku.”Key membelai pipi Hyuna dengan punggung tangan.

“Jangan gunakan kemampuan bahasa puitismu untuk merayuku,, aku tidak percaya padamu.”Hyuna menarik tangan Key menjauh dari wajahnya.

“Dan satu hal yang sangat kubenci adalah kenapa aku harus jatuh cinta pada namja sepertimu. Aku benci, karena aku lemah terhadapamu,, aku benci karena percaya kau akan berubah demi aku,, dan aku benci karena yang kucintai adalah dirimu”kini Hyuna menunduk, air matanya sudah luruh dengan perlahan.

“Kau menangis sayang,,”Key kembali menarik wajah Hyuna, kemudian memeluknya dengan lembut. Membuat Hyuna semakin terisak.

“Uljimanande,, kau tahu, yang membuatku jatuh cinta adalah air matamu. Saat melihatmu menangis dihari pertemuanmu dengan Jjong hyung, aku merasa ada sesuatu yang merasuk dihatiku. Sebuah perasaan yang membuatku ingin melindungimu, gadis keras kepala yang terkesan cuek namun rapuh.”Key membelai rambut panjang Hyuna.

“Berhentilah Key, kumohon, jangan buat aku semakin berharap kesetiaanmu padaku, cukup sampai disini saja.”Hyuna melepaskan diri dan menatap Key dengan pandangan memohon.

“Aku tidak mencoba merayumu,, aku hanya ingin membuatmu percaya padaku. Mengenai Yoora, aku memang sempat tergoda untuk kembali padanya. Namun, perasaanku berubah, aku tak lagi mencintainya. Saat bersamanya, tak ada lagi kebahagiaan dan kenyamanan. Hanya terbayang rasa sakitku saat dia mencampakkanku begitu saja. Kau yang mengubah perasaanku sayang,”lanjut Key.

“Kau hanya butuh percaya padaku, dan membiarkan aku membuktikan keetiaanku padamu.”wajah mereka sudah semakin dekat, hanya tersisa sedikit ruang.

“So’al ciuman dikoridor itu??”desis Hyuna.

“Ya tuhan,, aku bahkan tak menganggap itu sebuah ciuman. Memangnya sampai sekarang kau belum bisa membedakan mana ciuman mana yang bukan hem”senyum jahil muncul diwajah Key.

“Key, aku serius”gertak Hyuna.

“Aku juga serius sayang, aku tak pernah menganggap hal itu ciuman. Karena aku sudah tidak mempunyai perasaan apa-apa padanya.”

“Tapi kau diam saja saat dia menciummu.”gerutu Hyuna.

“Itu karena dia menyerangku secara tiba-tiba sayang,, kau hanya butuh percaya padaku. Kau tahu, sang playboy sepertinya berniat insyaf”jawab Key dengan senyum dikulum,ibu jarinya bergerak untuk menghapus air mata dipipi dan sudut mata Hyuna.

“Baik, aku akan mencoba mempercayaimu. Dan biarkan aku menghapus sentuhan bibir Yoora dari bibirmu, seperti aku menghapus cinta Yoora dari hatimu.”tiba-tiba Hyuna menarik wajah Key dan menciumnya. Awalnya Key sedikit kaget, tak percaya gadisnya akan seberani ini. Tapi, Key tetaplah pervet. Dengan senang hati dia menyambut bibir kekasihnya dengan perasaan bahagia yang membuncah.

“Tak kusangka,, kau sudah banyak kemajuan sayang,,”bisik Key saat mereka mengambil jeda untuk menarik nafas.

“Berkat ajaranmu,,”goda Hyuna sebelum kembali mendaratkan bibirnya dibibir seksi milik Key.

***

“Hyung,, kau kalah,,”bisik Jonghyun dari depan pintu.

“Apa??”tanggap Onew pura-pura tidak tahu.

“Mulai hari ini sampai satu bulam kedepan Onew hyung tidak boleh mendekati ayam apalagi sampai menikmatinya.”timpal Minho.

“Tenang saja hyung,, kau tidak akan mati hanya karena puasa ayam selama sebulan.”sahut Taemin.

“Ohh tidakk,, ayamkuuu,,”gumam Onew dengan nada memelas.

“Hmm,, melihat mereka berdua, membuatku iri saja.”ujar Jonghyun dan kembali menatap kedalam rumah melalui celah pintu.

“Dasar Playboy,,”sahut Taemin.

“Wahh,, Hyuna semakin agresif hyung,, Key benar-benar berhasil merubah seorang Kim Hyuna.”minho geleng-geleng kepala.

“Hah,, ayamku,, aku pasti merindukanmu. Tunggu aku sebulan saja.”onew masih meratapi perpisahan dengan ayamnya.

“Dasar Onew sangtae,,”seru Jonghyun,Minho dan Taemin bersamaan.

***

“Kau yakin tidak mau ikut denganku??”Key menatap Hyuna yang berdiri didepan mobilnya. Ya, Hyuna mengantar kepergian Key yang akan menuju Jepang untuk menemui orang tuanya. Padahal saat ini hubungan keduanya sedang dalam tahap yang sangat dekat dan romantis. Key memenuhi janjinya , bahwa dia akan setia.

“Annie,, kau pergi saja,, aku justru bebas menikamati duniaku tanpamu”Jawab Hyuna cemberut, dia berusaha menyembunyikan rasa sedihnya harus berpisah dari Key untuk waktu 2 bulan.

“Jangan coba-coba melirik pria lain selain aku dan idolamu Lionel Messi.”pesan Key dengan nada bercanda.

“Shirro~yoo,, sepertinya aku tertarik untuk melirik Christian Ronaldo dan Ashley Cole,,” balas Hyuna.

“Haish,, kau ini,,”Key maraih tubuh Hyuna dalam pelukannya. Meresapi harum lavender dari tubuh gadisnya dalam-dalam.

“Aku pasti merindukanmu sayang,,”bisik Key seraya mencium kening Hyuna.

“Josimhe,, dan cepat kembali”jawab Hyuna dengan nada lirih.

“Key,, ayolah cepat,, nanti keburu terlambat!!” teriak Minho dari dalam mobil yang saat ini bertugas sebagai supir.

“Iyya,,”sahut Key dengan malas dan terkesan enggan untuk beranjak, dia terus saja menatap wajah Hyuna dengan intens.

“Aku pergi sayang,, jaga diri baik-baik selama aku tak ada,, I love you,,”Key mencium bibir Hyuna kilat dan berbalik masuk kemobil.

“Aku pasti menunggumu kembali Key,,”gumam Hyuna.

***

“Apa kau yakin,, cari informasi yang akurat.”Hyuna kaget mendengar teriakan Jonghyun dari luar kamarnya. Dia keluar dan mendapati Jonghyun tengah berbicara ditelfon dengan seseorang.

“Aku tidak percaya,, sebelum mendapatkan kepastian, Key pasti selamat.”ujar Jonghyun sebelum menutup telpon.

Tubuh Hyuna bergetar, seolah merasa bahwa sesuatu yang buruk tengah terjadi.

“Oppa,, ada apa dengan Key??”tanya Hyuna dengan wajah tegang.

“Hyuna!!”Jonghyun begitu terkejut mendapati Hyuna sudah berdiri dibelakangnya.

“Itu,, ehmm,,”Jonghyun ragu untuk memberitahu Hyuna mengenai kabar buruk yang baru saja dia terima.

“Ada apa oppa,, katakan padaku. Apa yang terjadi pada Key.”Hyuna mendekat, dan mengguncangkan tubuh Jonghyun dengan tidak sabar.

“Pesawat yang ditumpangi Key mengalami kecelakaan di perairan Laut Cina Selatan. Kecil kemungkinan untuk korban selamat.”Hyuna langsung jatuk terduduk begitu mendengar ucapan kakaknya.

“Tidak mungkin oppa,, kau pasti bohong.”Hyuna menangis histeris dan menggelangkan kepala seolah tak ingin menerima apa yang dikatakan Jonghyun.

“Hyuna tenanglah,, ini masih kabar belum pasti. Berdo’a saja bahwa Key selamat.”Jonghyun memeluk Hyuna dengan erat. Ikut menangis bersama, bagi Jonghyun. Key sudah lebih saudara, lima tahun mengenalnya, tiga tahun tinggal dikost yang sama membuat Jonghyun dan Key begitu dekat.

“Oppa,, Key pasti selamat oppa.”rintih Hyuna dalam tangisnya.

***

“Apa Hyuna baik-baik saja.”ujar Onew memecah kebisuan.

Sebulan telah berlalu sejak kecelakaan yang dialami pesawat Key. Sampai sekarang belum ada titik terang bagaimana nasib Key. Karena Tim SAR belum bisa menemukan jasad  Key-jika Key memang meninggal.

Sejak menerima kabar tentang kecelakaan Key, Hyuna selalu murung dan terlihat sedih. Hilang sudah seorang Kim Hyuna yang periang,galak, dan ketus itu.

“Molla, kondisinya semakin lemah. Dia sudah jarang makan sebulan terakhir ini.”jawab Jonghyun tak kalah sedihnya. Ya, Jonghyun kehilangan dua orang sekaligus, sahabatnya Key dan adiknya Hyuna, karena Hyuna lebih mirip mayat hidup yang tanpa emosi.

“Hyung,,”Minho menepuk bahu Jonghyun, ikut merasa sedih. Mereka berlima sudah bersahabat akrab sejak dulu.

“Hyung,, aku merindukan Key hyung,,”bahkan Taemin sudah menangis mengingat Key. Onew memeluk Taemin untuk menenangkan.

***

Setahun telah berlalu,,,

Hyuna duduk didepan halte bis dalam kebisuan. Matanya menerawang menatap langit Luas diatasnya. Tak pernah sekalipun bayang Key menghilang dari benaknya. Sampai saat ini Hyuna masih percaya bahwa Key belum meninggal.

“Dia hanya sedang mengujiku dan mempelajari arti kesetiaan. Dia ingin menilai seberapa kuat aku bisa bertahan dan menunggunya, seperti dia pernah mengajariku jatuh cinta, mengajari rasa cemburu dan merindu.”begitu yang tertanam dia hati Hyuna untuk meyakinkan dirinya agar menunggu Key kembali.

“My sweety,, “Jonghyun duduk disamping Hyuna, menatap adiknya dengan tatapan miris. Selama satu tahun ini, Hyuna selalu duduk dihalte itu. Halte yang memberikan kenangan akan Key. Duduk diam selama satu jam setelah pulang kuliah, hanya untuk memendam rasa rindu dan sesaknya.

“Oppa,,”

“Sampai kapan kau akan begini sayang,, kau harus terima kenyataan. Setahun telah berlalu,, dia sudah tiada sayang. Kau harus move on.”Jonghyun mengigit bibirnya menahan tangis. Tak ingin terlihat lemah didepan Hyuna.

“Oppa,, aku yakin dia pasti kembali oppa, Key masih hidup.”bantah Hyuna keras kepala.

“Hyuna~ya,,”Jonghyun memeluk Hyuna dengan erat, ikut menangis melihat kesedihan adiknya. Dia merasa amat jahat, membuat Hyuna seperti ini. Meski bukan 100% kesalahannya, tapi Jonghyun ikut andil karena berusaha membuat Hyuna dekat dengan Key, hingga sangat mencintai sahabatnya sampai sedalam ini.

“Oppa,, dia akan kembali pasti”gumam Hyuna didela isak tangisnya didekapan hangat kakaknya.

***

Dua tahun telah berlalu,,,

Hyuna masih melakukan rutinitasnya, duduk dihalte bis yang sama dan membayangkan Key ada bersamanya bahkan setelah dia sudah lulus kuliah dan bekerja disebuah redaksi majalah. Hyuna berusaha menutup mata dari kenyataan bahwa Key sudah tiada. Baginya, ini tetap sebuah pengujian seberapa besar dia sanggup bertahan. Hatinya sudah terlalu beku,terkunci untuk pria lain, karena kuncinya sudah dibawa pergi oleh satu nama yaitu, Key.

***

“Kau yakin Minho,, bahwa itu Key”Hyuna urung membuka pintu saat mendengar suara kakaknya tengah berbicara dengan Minho.

“Aku sangat yakin hyung,, wajahnya,tubuhny,gesturenya, itu Key. Bahkan aku melihat Kim aboenim bersamanya.”Minho berusaha meyakinkan Jonghyun.

“Jadi sekarang dia di Amerika.”gumam Jonghyun.

“Aku harus menemuinya,,”lanjutnya lagi.

“Tapi Jjong,, bagaimana kalau Key memang benar-benar hilang ingatan?? Bahkan dia tidak mengenali Minho.”timpal Onew.

“Tapi aku harus meyakinkan diri bahwa Key masih hidup, dan bila perlu, aku yang akan membuat dia mengingat kenangannya dulu.”Jonghyun berucap dengan sangat yakin.

“Oppa,,”Hyuna membuka pintu dengan wajah semangat.

“Apakah yang kalian bicarakan benar,, Key masih hidup??”tanya Hyuna antusias.

“Hyuna,,”Jonghyun terkejut melihat Hyuna.

“Ne,,,Minho melihat Key di New York minggu lalu.”Onew yang menjawab.

“Tapi,,”ucapan Jonghyun terhenti.

“Dia hilang ingatan benarkah??”sahut Hyuna, yang dijawab anggukan Onew.

“Aku ikut oppa,,”

“Kumohon jangan sayang,, biar oppa yang melihat keadaannya dulu,,”Jonghyun melarang Hyuna ikut. Dia tak ingin Hyuna lebih sedih begitu melihat Key yang sudah melupakannya. Jika memang Key lupa pada mereka, itu adalah hal paling menyakitkan yang bisa Hyuna terima.

“Tapi,,,”

“Jangan membantah,, please,,”sekeras apapun watak Hyuna, dia tak pernah membantaj ucapan Jonghyun saat kakaknya sedang serius. Terlebih saat ini, kakaknya terlihat begitu memohon.

“Baik,, oppa pergilahh,,tapi aku titip sesuatu untuknya.”ujar Hyuna setuju.

***

Hyuna terus berdo’a dan berharap, bahwa kakaknya akan membawa kabar bahagia. Sebulan sudah Jonghyun berada di NYC, dan benar bahwa yang dilihat Minho memang Key, Kim Kibum yang mereka kenal. Tapi, seperti yang Minho duga, Key mengalami Amnesia saat Kecelakaan hebat yang membuatnya terdampar diselat Bali. Orang tua Key berhasil menemukannya, 2 bulan setelah kejadian dan langsung membawa Key ke Amerika untuk pengobatan.

“Hyuna~ya,,”Jonghyun membuka pintu kamar Hyuna.

“Oppa,,”Hyuna berdiri dan menyambut kakaknya yang baru kembali dari New York.

“Mianhe,, Jongmal Mianhe,, Oppa, tidak berhasil meyakinkan Key agar kembali kesini. Dia sudah melupakan kita dan memiliki kehidupannya sendiri.”Jonghyun langsung terisak dengan sedih, tak bisa membayangkan bagaimana perasaan Hyuna sekarang.

“Gwenchana oppa,, kau sudah melakukan yang terbaik, setidaknya aku tahu bahwa Key selamat dan baik-baik saja.”Hyuna berusaha terlihat tegar. Meski sebenarnya hatinya hancur berkeping-keping. Rasa takutnya tak bisa menerima kenyataan bahwa Key sudah melupakannya. Hyuna tidak menangis atau mengeluarkan air mata.

“Hyuna,, menangislah jika kau ingin menangis, ada oppa yang akan selalu bersamamu,,”Jonghyun terlihat takut saat melihat Hyuna hanya diam bahkan air mukanya semakin terlihat hampa.

“Tidak oppa, aku tidak akan menangis lagi,, toh, Key sekarang sudah bahagia dengan hidupnya yang baru.”Hyuna tersenyum, membohongi diri sendiri mungkin lebih baik daripada harus jujur namun terasa lebih menyakitkan.
***

setahun berlalu kembali,,,

Hyuna masih saja seperti dulu,, namun bedanya, kini bukan harapan bahwa Key akan kembali, saat dia duduk dihalte yang sama. Harapanya sekarang bahwa dia bisa melupakan Key dengan segera. Hyuna memandang rintik hujan yang turun,, saat ini musim dingin sudah datang. Matanya terlihat kosong, dia selalu saja seperti itu, hanyut dalam dunianya saat sendirian. Hingga tanpa sengaja matanya menangkap sebuah Volvo silver terparkir tak jauh darinya. Seketika, ingatannya berputar saat mengingat hari dimana Key sengaja membuatnya cemburu.

Hyuna terlonjak kaget, saat sipengemudi itu turun. Berbalut sweter Hijau,celana jeans dan wajahnya, itu adalah wajah yang selama ini Hyuna rindukan. Wajah yang ia tangisi sepanjang malam selama tiga tahun terakhir ini.

“Chogiyo,,”sapa namja yang mirip Key itu setelah sampai didepan Hyuna.

“Hei,,”dia menggerakkan tangan didepan wajah Hyuna saar gadis itu hanya menganga tak percaya.

“Ah,, eh,,”Hyuna tergagap.

“Apa kau tahu dimana ada bengkel disekitar sini,”tanya namja tadi.

“Bengkel?? Oh,, ada tak jauh dari sekitar sini,, ditikungan dekat toko itu.”Hyuna mengalihkan tatapan, saat si namja tadi duduk disampingnya.

“Hmm,, gumasemnida,, oh ya,, kenalkan,, Kibum.”Si namja yang memang ternyata Key itu menjulurkan tangan.

“Kim Hyuna,,”tubuh Hyuna bergetar, serasa dialiri ribuan volt arus listrik, merasakan halusnya tangan Key.

“Hei,, kenapa kau menangis”Key mendekatkan wajahnya, melihat setitik air mata jatuh dipipi Hyuna.

“Annie,, aku hanya teringat seseorang yang benar-benar mirip denganmu.”jawab Hyuna dengan sedikit meringis. Karena dalam kenyataanya bukan hanya tapi memang dialah orangnya.

Hyuna menggigit bibirnya menahan perasaan sesaknya. Dia pikir sudah tidak bisa menangis lagi, tapi air matanya turun begitu saja. Melihat sendiri, bahwa Key benar-benar sudah melupakanya.

“Apa aku mirip dengan orang yang kau kenang itu.”tanya Key dengan lembut.

Hyuna hany mengangguk dan tertunduk menahan tangisnya.

“Apa kau begitu merindukannya??”lagi-lagi Hyuna mengangguk menjawab pertanyaan Key.

“Kau boleh memelukku, jika itu bisa mengurangi rasa sedihmu.”tawar Key, Hyuna langsung mengangkat wajahnya dengan heran. Dan melihat Key mengangguk dengan pasti, gadis itu langsung memeluk Key dengan erat. Menumpahkan tangisnya, kerinduanya, rasa sesaknya dan berharap Key juga merasakan hal yang sama.

Key membalas pelukan Hyuna, tanpa diketahui gadis itu, air mata juga menggenang disudut mata tajamnya.

“Aku merindukannya, tak peduli dia sudah melupakanku. Aku sangat mencintainya, berharap dia segera kembali. Dan berkata, berikan aku imbalannya sayang, karena aku berhasil memberimu pelajaran bagaimana rasanya menunggu dan menjaga kesetianmu.”ujar Hyuna disela tangisnya. Mendengar hal itu, sudut bibir Key melengkung membentuk senyum. Entah apa  arti dari senyumnya.

Lima belas menit berlalu, Hyuna sudah meluapkan semua perasaanya, tak peduli Key akan ingat maupun tidak.

“Joasengmnida Kibum~ssi,, kaosmu jadi basah, dan mungkin aku terlihat memalukan saat ini.”Hyuna melepaskan pelukanya dan menunduk sopan.

“Gwenchana,, kau tidak memalukan. Aku justru terharu, lihat, bahkan aku sampai ikut menangis mendengar ceritamu. Beruntung sekali namja yang kau cintai itu.”

Ucapan Key, kembali membuat Hyuna tercekat. Kata-kata itu begitu menusuk dan menghujam jantungnya.  Betapa tidak, namja itu adalah dirinya sendiri.

“Mianhe,, aku harus buru-buru,, kakakku pasti sudah menunggu.”Hyuna buru-buru beranjak dan pergi menerobos hujan. Dia tak ingin semakin larut dan merasa sedih, dibawah guyuran hujan, dia kembali menangis untuk kesekian kalinya.

“Hyunaaa,,”Key berteriak memanggil Hyuna, dan berlari menyusul. Mendapati Hyuna tengah jongkok mencengkram dadanya dengan tubuh basah kuyup ditengah jalan.

“Kim Hyuna,,”Key menarik tubuh Hyuna berdiri, mereka bertatapan dalam jarak yang dekat.

“Kumohon lepaskan aku, wajahmu, membuatku mengingatnya, membuatku tak bisa untuk segera melupakannya.”Hyuna meronta pelan.

~chup,,

sebuah kecupan mendarat dibibirnya yang sudah pucat dan basah. Bibir dari namja yang sangat dia cintai. Tanpa pikir panjang, Hyuna membalas ciuman itu.

“Mianhe,,”ujar Key setelah melepaskan ciumannya. Menatap Hyuna sejenak Dan segera berbalik meninggalkannya dalam diam.

“Tadi,,,”gumam Hyuna seraya menyentuh bibirnya.

***

sebuah kartu undangan tergeletak dimeja depan sofa ruang tamu. Undangan biru yang penuh puisi indah. Selembar kertas yang kembali membuat perasaan Hyuna hancur bagai serpihan puing-puing bangunan runtuh. Ya, itu adalah undangan pernikahan Kibum atau Key. Hati Hyuna sudah mulai kebas, sudah terlalu dalam dan terlalu lama dia menyimpan semua perasaan sakitnya sendirian. Dia akan datang kepernikahan Key, dengan tekad agar hatinya semakin sakit, dan berharap rasa sakitnya berubah menjadi benci.
Sedang dalam pikiran Jonghyun, dia merasa aneh, Key datang ke Korea, hanya untuk menikah dan bahkan diundanganya tidak tercetak siapa nama mempelai wanitanya. Ada yang terasa ganjil disana. Batin Jonghyun.

***

“kau sudah siap sayang”Jonghyun terlihat tampan dalam tuxedo-nya. Berdiri didepan kamar Hyuna.

“Kau sangat cantik my sweety,,”puji Jonghyun begitu melihat adiknya muncul dalam balutan gaun sederhana berwarna magenta. Dia menatap adiknya dengan miris, gadis kecilnya kini telah tumbuh dewasa dan cantik diusianya yang beranjak 24 tahun. Tapi sayang, pancaran matanya selalu terlihat sendu.

“Kau yakin akan hadir??”tanya Jonghyun memastikan.

“Tentu oppa, bukankah dia adalah sahabat terbaik oppa.”senyum palsu tersungging dibibir Hyuna.

“Kajja,, nanti kita terlambat.”Hyuna menggandeng lengan Jonghyun dengan semangat.

“Tapi Hyuna,,” Jonghyun mengentikan langkahnya.

“Sudahlah oppa, kita sudah membahas itu,, apapun yang terjadi disana, selama ada oppa disampingku, aku pasti baik-baik saja.”Hyuna berusaha meyakinkan Jonghyun bahwa dia baik-baik saja.

“Baiklah,, ayo kita berangkat. Onew dan yang lainnya sudah disana.”

***

Hyuna mencengkram lengan Jonghyun dengan erat saat memasuki gedung pernikahan Key. Matanya terlihat semakin sendu begitu menatap sosok Key yang terbalut Tuxedo putih dengan begitu sempurnanya. Seperti tahu isi hati adiknya, Jonghyun mengeratkan pelukan dipundak Hyuna dan menarinya duduk tanpa repot menyapa Key terlebih dahulu. Dari ekor matanya dia bisa melihat Key yang tengah berbincang dengan hangat dan ceria bersama Onew dan Minho. Jonghyun bahkan menggeleng ketika Onew melambaikan tangan mengajaknya bergabung, dan ini semakin terlihat aneh. Key yang hilang ingatan langsung bisa akrab dengan Onew ,Minho dan Taemin, tapi tidak dengan dirinya.

Hyuna memilin jari-jarinya yang berkeringat. Hatinya sangat sakit, begitu melihat mempelai wanita berjalan memasuki ruangan menuju tempat Key berdiri  yang tengah menanti dengan senyum terkembang.

“Kim Hyuna,, ayo,, kau harus kuat. Jangan lemah,”Hyuna berusaha menyemangati dirinya sendiri. Dia jadi teringat kata-kata Hyemi dulu, sahabatnya yang kini sedang mengejar S2 di Amerika. Dua bulan lagi Hyemi akan menikah dengan Minho, dua couple yang menurut Hyuna sedikit aneh.

Suasana sedikit hening saat kedua mempelai sudah berdiri di altar didepan pendeta.

“sebelum acara ini berlangsung, bagi siapapun yang merasa keberatan dengan pernikahan kedua mempelai ini, silahkan bicara atau tutup mulut selamanya.”si Pendeta yang akan menikahkan Key menyapukan pandangannya kepada seluruh tamu yang hadir.

“Aku,, aku sangat keberatan”jerit batin Hyuna, tangannya bergerak-gerak denga gelisah. Seakan tahu, Jonghyun menarik tangan Hyuna dan menggenggamnya berusaha memberi kekuatan.

“Aku keberatan,,”Key mengangkat tangannya. Dan berbalik menghadap para tamu.

“Apa maksudnya ini,,”bisik-bisik tamu undangan memenuhi udara.

“Apa maksud anda tuan Kim??”si Pendeta menatap Key dengan bingung.

“Bagaimana mungkin aku menikah, sedangkan mempelai wanitaku tengah sibuk menyusut air matanya dibangku belakang sana. Dan masa iya, aku harus menikah dengan namja disampingku ini.”Key terkekeh pelan memukul bahu orang yang memakai gaun pengantin disampingnya.

“Hyuna noona,,”suara bariton menggema diudara begitu sipemakai gaun pengantin membuka cadarnya lalu melepaskan gaun itu hingga jatuh kelantai.

“Lee Taemin!?”seru Jonghyun dan Hyuna dengan kaget begitu melihat sipemakai gaun pengantin adalah Taemin.

Key berjalan dengan pelan menuju kursi yang diduduki Hyuna. Lalu berlutut didepan Hyuna.

“Will You merry me??”Key mengulurkan sepasang cincin kearah Hyuna.

“Apa maksudnya ini,,”tanya Hyuna dengan bingung.

“Mianhe,, aku sudah membuatmu menunggu selama tiga tahun. Membuatmu menangis setiap hari. Aku merasa tidak pantas untuk kau cintai dengan begitu besar.”Key meraih tangan Hyuna kedalam genggamanya.

“Aku sudah ingat semunya sayang,, sudah ingat bahwa aku mencintaimu. Bahwa aku mempunyai janji dengan seorang gadis bernama Kim Hyuna. Bahwa aku akan kembali untuknya.”

“Sejak kapan?? Sejak kapan kau sudah ingat padaku??”

“Sejak Jonghyun hyung mendatangiku dan memberikan sebuah novel dan puisi, setahun yang lalu.”Key berdiri dan menarik Hyuna ikut berdiri didepannya.

“Setahun yang lalu,, bahkan kau tidak datang padaku??”Hyuna menggeleng tak percaya. Air mata sudah merebak dipipinya yang putih bersih.

“Mianhe,, aku butuh waktu untuk menyelesaikan semua urusanku di Amerika, meyakinkan orang tuaku bahwa aku akan hidup bahagia bersama gadis pilihanku.”

“Kau jahat Key,, nappeun,, Jongmal nappeun namja.”Hyuna semakin terisak dan memukuli dada Key dengan kesal. Dia merasa tertipu, dan rasa sedihnya selama ini telah menguras semua emosinya.

“Mianhe,, jongmal mianhe,,”Key memeluk tubuh Hyuna dengan erat, betapa bahagia bisa memeluk Hyuna kembali seperti ini.

“Key,, kau,,”Jonghyun ikut meninju bahu Key dengan gemas. Tak tahu apa yang harus dia ucapkan saat ini. Terlalu bahagia dengan semua ini. Semua rasa herannya, ternyata bahwa dia dibohongi.

“Mianhe juga hyung,, aku sudah mengerjaimu seperti ini.”Key memandang Jonghyun dan  tersenyum dengan posisi masih mengunci Hyuna dalam pelukannya.

“Gumawo karena kau masih setia menungguku,, aku berjanji akan mengganti semua air mata yang kau teteskan dengan kebahagiaan. So,, will you merry me.. Ma cherry??”Key menengadahkan wajah Hyuna dengan perlahan, jarinya menyusuri pipi Hyuna. Dan tersenyum kembali saat Hyuna mengangguk.

“Hmm,, aku juga mau mengambil imbalanku, karena lagi-lagi aku berhasil mengajarimu perasaan setia,bertahan dan menunggu.”desah Key.

“Kau ternyata tidak berubah,, masih saja mesum seperti dulu.”dengus Hyuna, namun dengan disertai senyum dan gerakan menarik wajah Key mendekat lalu menciumya penuh kerinduan. Membuat semua orang mendecak dan riuh tepuk tangan.

“Jadi, kalian bertiga ikut bersekongkol hah??”disela ciumannya, Hyuna masih bisa mendengar seruan kakaknya memarahi Onew,Minho dan Taemin yang dibalas cengiran.

“Ya,, kalian,, jangan mesum terus,, menikah dulu sana.”Minho menarik tubuh Key menjauh membuat ciuman keduanya terlepas.

“Kau selalu saja mengganggu,,”gerutu Hyuna.

“Lihat,, sekarang siapa yang mesum??”goda Key seraya menarik Hyuna menuju altar.

“Key,, aku belum memakai gaun pengantin.”Hyuna menahan lengan Key saat mereka tinggal selangkah didepan pendeta.

“sayang,, tidak usah pakai gaun pengantinpun kau sudah cantik,, lagipula,, aku sudah tidak sabar untuk menyanderamu dikamarku setelah setahun harus sabar menunggu moment ini.”bantah Key dengan tatapan nakal.

“Sekali mesum,, tetap saja mesum”gumam Hyuna.

“Takdir yang menyatukan mereka melalui bahasa,, yah,, bahasa cinta.”ujar Onew bijak, saat melihat Hyuna dan Key mengikat janji.

“Yah,, kalau hyung, yang ada bahasa ayam,,”ejek Jonghyun.

“Ya,,, ayamku,,,,”teriak Onew begitu ingat dia meninggalkan paha ayamnya yang belum jadi disentuh dimeja makan sebelum kesini karena terburu-buru.

“As always,, he’s Chiken Lover,,”timpal Minho.

“Yah,, semua orang punya bahasa cinta masing-masing,, seperti onew hyung dan Ayamnya, Key hyung dan puisinya,Minho hyung dalam diamnya dan Jonghyun hyung dengan kenarsisannya.”

“Dann Taemin dengan keimutanya.”seru OnjongMin bersama. Membuat Taemin mendelik marah.

“Ya,, kalian berisik,,”teriak Key yang merasa terganggu karena suara keempat temannya menggau konsetrasinya saat akan mencium Hyuna sebagai istrinya untuk pertamakali.

“2Kim,, Chukkae,,,”teriak mereka berempat dan menyiramkan sampanye kearah Hyuna dan Key.
The End

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

47 thoughts on “Word Of Love [2.2]”

  1. so sweettt!!!!
    Mau dong diajarin bahasa cinta ama key hahahaha
    ini crita bner2 bisa bawa aku ngrasain apa yg hyuna rasain..
    Awalnya lucu, kocak seperti biasa.. Key yg sering goda hyuna, key yg ngajarin sgala perasaan ke hyuna, pokonya yg biasa dia lakuin, aku masih bisa cecengiran di sekmen itu..
    Tp pas tau key kecelakaan, aku mulai ragu.. Gk bisa cecengiran lagi.. Galaulah.. Itu gmn nasib hyuna? Udh gitu inget genre, dn disitu trtulis sad.. Wahh, mulai nebak2 bakal sad ending.. Trus nyampe yg bagiin undangan, itu yg paling nyesek *jleb mulai ngucur alias nangis..
    Eh taunyaa memplai wanitanya taemin hahahahaha
    dari situ ngakak bgt.. Aku merasa tertipu oleh author.. Akhirnya malah ngakak terus ampe crita abis *reader gila* hahaha
    daebak thor! Dapet bgt feelnya 😀
    paling cuma cara pnulisannya aja yg sdikit perlu diperbaiki.. Ditunggu crita slanjutnya ya thor 😀
    *ni komen panjang amat!*

  2. gue suka thorr…
    udh nunggu ff ini dg harap2 cemas…
    gara2 lo, thorr!!!
    GUE JD SUKA MA KEY!!!
    tanggung jawab!!! bikin lg ff yg BAGUS ky gini!!!

    1. Thanks lo udd nunggu FF gaje ini….hehe

      Eh.. Jadi suka Key?? Silahkan disukai.. Asal gx dibawa pulang…… Dia sudah terikat kontrak seumur hidup dg-ku… #dihajarlockets

  3. ih..daebak nih authornya…
    sesama biasny key salam kenal yah hehhee…
    campur2 loh bacanya .sedih.deg deg kan ,smuanya campur aduk…
    itu volvo silver berasa kaya edward cullen yak….
    *mian kalo salah

    1. Salam kenal juga…. Aku Key Bias…. Haha

      Itu emang Volvo silvernya Edward Cullen,,, kemarin abis pinjam properti ke kru Twilight…hahaha

      Gumawoyoooo…..

  4. Beneran tuhh.. Ayo kita belajar bersama Key,,,hehehe

    Tadinya mau bikin sad ending.. Tp saya tdk suka FF yg sad ending.. Dan klo bkn ending FF selalu gaje.. Makanya jadi begini hasilnya….hahaha

    Trims ya udd mampir… Ok.. Lain kali aq perbaiki lagi typo-nya….. Aku suka klo koment-ny panjang begini,,, XDD

  5. Ga nyangka mpelai wnt nya taem….bhuahuaaaaa….#ngakakgulangguling..

    Sbnrnya suasana sad nya dapet banget mulae bag. key kcelakaan …tp g tau knp tiap ngeliat ket.waktunya…jd ngakak aja…
    Setahun telah berlalu,dua tahun telah berlalu, makin ngakak Setahun berlalu kembali…

    lama amat key…untg hyuna ga lirik2 yg laen…onew misalnya…
    #vi : emg elo…
    me : #nyengirgaje

    Daebak vi,,,ayo bikin lg..banyakin comedy nya…
    hwaiting…

    1. Ishhh.. Kenapa malah ngakak Niek??? Abis klo dipanjangin ntar malah gx tamat2…hehehe

      Iya dong… Si Hyuna kan gx labil kayak kamu..hehehe dia itu setia…. Cukup Key saja… #dijitak Niekk

      Gumawo ya niek.. Eh niek… Bagi FB donggg… Ntar aq add dehhh,,, klo gx twitter.. Follow me @Vilockey otte???

  6. ff ini daebak, aku kira bakal sad ending. Aku ga nyangka, yg tadi mempelai wanitanya taemin wkwkwk. Gara-gara ff ini, aku jd mulai suka key #eh 😀

  7. Awalnya nangis krain key nya bener” meninggal,tp akhirnya happy ending *loncat-loncat di kasur
    author hrs tanggung jawab,gara” FF ini mata aku makin gak ada habis nangis *so’ mata sipit aku
    oh iah thor,aku waktu itu baca FF author yg The Following Love di website author, part selanjutnya cpt publis dong thor,penasaran tau,.

  8. Hikma@ itu FF udd pernah dipublish disini kok say… Malah dr part 1 sampe end jd satu kali publish,, seacrh ajj judulnya sama… Itu postingam bulan Januari klo gx slh….. Klo gx km buka page library trs masuk ke chronicle….

  9. Hahaha.. Entah kenapa aku jadi tersenyum-senyum sendiri baca cerita ini, tapi ada rasa sedikit nyesek juga sih. Tapi, gak tahu kenapa lebih dominan ketawa2nya. Wkwk.
    Astaga, as always Lionel Messi selalu di-tag di FF ini.
    Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Ashley Cole. Ckck. Kenapa gak sekalian aja Higuain, Xavi, Steven Gerrard, dll. Kan mereka ganteng2 juga. Wkwk.
    Pokoknya, FFnya keren dah! Gara2 denger lagunya Whitney Houston – You Light Up My Life jadinya lebih kerasa nyeseknya. Wkwk.
    –“

    1. Liaguk2@ kan dr pertamanya yg disebut emang si Messi… Sy abis nonton Barca waktu bikin FF ini,,, malah tdnya mau masukin Francesco Totti,Andrea Pirlo,Klose sama Karim Benzema lohh,,,, lol

      Ini genrenya aq tambahin comedy… Saya suka FF berbau Komedi…. Trims ya Lia udd mampir…..

      1. Oow, berarti tengah2 malem dong authornya nulis. Daebak!!
        Yah, kalo Totti janganlah thor, dia udah tua. Haha. *digampar Totti pake sepatu bola*
        Oow, pantesan ceritanya lucu. Ternyata authornya hobi buat FF Lucu. – -”
        Iya, sama-sama. Haha. Baru kali ini ada author yang maniak bola. 🙂
        Salam Kenal. 🙂

  10. Kyaaaa!!!
    Gak nyangka ceritanya bakal kayak gini, kirain cuma happy ending aja pas mereka udah pacaran. ternyata masih ada lanjutannya ^^
    Aku kira mereka bakal ketemu lagi setelah 1 tahun, eh ternyata gak tanggung-tanggung 3 TAHUN!!
    Uwoooo *.*
    AUTHOR DAEBAK *\(^0^)/*
    Lain kali buat cerita yang kayak gini lagi ya thoor~ yang sulit ditebak gitu alur ceritanya 😀
    POKOKNYA BUAT FF YANG CAST NYA KEY LAGI YAA THOOOR~~

  11. awal2.. karena rindu.. mlh jd nyanyi dangdut.. lagu rindu…

    tengah2.. bikin nyesek. gr2cmburu… eh k bwh lg.. tmbh nyeseeeeeekkk…

    eh.. stlh itu.. taemin bikin kaget dgn penyamarannya.. lol…

    bahkan untuk sekadar bertemupun sudah jarang. —- eh bertempur? oh trnyata slh bc.. bertemu… hahaha abisnya disatukan sih.. jd slh bc.. hihihi

    key.. mesum…

    1. Jjong nyanyi lagu dangdut?? Kayaknya cocok deh eonni? Malah aq berharap loh… Lol XD

      Jadi klo nulis bertemupun hrsnya dipisah “bertemu pun” atau digabung “Bertemupun” eon??

      Gumawoyoo Mimi oen….. 😛

      1. bertemu pun, kau pun, aku pun, dia pun, dsb… itu dipisah.. tp klo meskipun, bagaimanapun, dsb digabung 🙂

  12. Q baca ff ini dari part 1 tapi lupa kalau d’part 1nya aku coment apa ngak, kalau ngak coment mian yah thor, tapi moga-moga aja Q coment d’part 1nya..

    Aku jadi nangis baca ff ini, part pertamanya sumpah Thor kocak abis ampe kering nii gigi ketawa-ketawa ngak jelas, tapi d’part ke-2 ini Thor sumpah bikin aku nangis klau d’part-1nya bikin kering gigi d’part-2 ini hmpir bikin airmata kering thor,#LebayOn..wakakaka..

    Thor masih ada Typo nih thor..
    D’karya selanjutnya lebih teliti lagi yah biar ngak ada sih Mr.Typo lagi,hahahaha

    Pokoknya ff kamu DAAEBBBBAAAKKKKK THOR..
    SEMANGAT Q tunggu krya selanjutnya dari Author..

  13. Aigoo sweet skali ini FF XD~
    like this! ^^ sorry coment di end.
    Thor kayakny aku pernah baca komik atau ff atau novel apa gtu yg crtanya mirip di bagian pas key di halte yg pura” lupa sama hyuna nanti pas endny gini, gini (ceweny ktipu tp so sweet)… Seru, seru!! XDD
    Eh, aku mau kasih saran boleh ya thor? 🙂
    boleh dong. Bukan hal penting sih, bukannya kalo sama marga gak boleh nikah? (semacam haram gtu deh) … 🙂
    Kim hyuna with kim kibum…
    Setau aku gtu thor,, haha ^^ tp kan ini cuma ff,
    *gak bermutu bngt pernyataanku :P… Keep writing yak THOR! ^^b teruslah menulis xD…
    Fighting!

    1. StvanieOnew@ so’al yg bermarga sama gx boleh nikah.. Aku pernah denger sih…. Tp ggp lah ya,, disni boleh dehh,,,, klo emang gx boleh, dianggap boleh ajj lah ya,, #dezegh,, ditendang….

      Sebenarnya ini FF terinspirasi dr manga jepang.. Tapi diceritanya cuma ampe part 1.. Yg part 2 ini aku improvisasi sendiri… Maybe aq ngambil alurnya dr salah satu adegan di novel atau malah sinetro indo tanpa aku sadar (tp tentu ajj dg gaya bhs versiku),,hehehe

      Terimakasih masukannya ya…. ^_^

  14. Aaawww so sweet banget endingnya. Sempet mau nangis pas ketemu di halte hehe. Jahat banget nih Keynyaaa haduuhh wkwk. Pervert banget dia mah dimana2 wkwk

    Ada sedikit typo nih pas “Jangan berlagak lupa,,”geram Jinghyun mulai kesal. Wkwk

    Tapi overall bagussss banget. Aku suka karakternya Key nya di sini. Keep writing yaaaa 😀

  15. Wah jinjja! suka sama kemesuman Key d sini.hha.
    Oh iya, kl bleh komen. entah knpa ak kurang ska sma scene d mana Key kecelakaan, terus hilang ingatan dan ga balik2 lagi k Hyuna.
    However, Nice FF author ^^~

    1. Seung ancha@ Key emang mesum… Hihihihi

      Itu yg scene Key kecelakaan trs gx balik-balik itu kesannya alurnya cepet ya sama kesannya dipaksain banget pasti.. Aku juga ngerasa sih,,, pdhl niat aq itu salah satu pelajaran Key buat Hyuna tanpa disengaja..hehe

      Ok…trims koment dan masukannya ya…… XDD

  16. Jadi adil Dong ya… Di part sebelumnya Kering.. Disini basah…hehehe

    Ehm,, kayaknya udd.. Eh lupa deng.. Tp Gpp yg penting udd koment disini….

    Iya Tuhh mr. Typo demen banget deket-deket… (pasang wajah tak berdosa)…..

    Ok.. Trimakasih semangat ya!!!!

  17. ya ampun cerita nya hot abiss..!!
    kren deh..!! kak key ajarin ak dong hhhiiii 😀
    author ceritanya kren bikin lagi ya di tunggu 😀
    chupp *cium pipi kiri kanan….. gomawo thor

  18. satu kata buat ff ini, “WOW”

    beneran WOW bagus banget, WOW daebak banget dah ff ini,
    aku suka sama ceritanya,
    daebak thor,
    ditunggu ff lain selanjutnya. 🙂

  19. Huaah.. Udah lg nyesek2 eh taunya pengantin wanitanya taem.. Bwahahahahaha..
    FFnya keren dch.. Feel-nya dapet banget..
    Unnie… Aku jg mau dong dibikinin puisi sama key.. Boleh ga?? 🙂

  20. waacchh ,, mengharukan ..
    akhirnya setelah menunggu sekian lama dengan sabar ,, hyuna bisa ketemu key lagi …..
    aku kira ini bakal berakhir dengan key nikah ma yeoja laen ,,, tapi syukurlah tidak ….
    fiiiiuuuuuhhh ,,,, *menghela napas

  21. eaaaaa…….bang ayam kasian amat.
    kak nurul nih,bikin crita tpi si onyu sengsara#DUAGH
    makin cinta aja aku ma key gegara baca part ni.
    aku sih dah curiga wktu undangannya ga trtulis siapa mempelai wanitanya,,,,
    tpi k bawh dan k bawah lagi*lo mao jatoh,kaga naik2*trnyata dugaanku bner.

    yeee,chukkae kibum-hyuna.

  22. ember mana ember , baskom mana baskom u.u
    aduh mata bengkak . author nya harus tanggung jawab T~T
    beneran deh , feel nya dapet banget . certita nya bikin nyesek . seakan” yang jd hyuna itu aku *pletak .
    tp emg bener pas part seneng ikutan seneng pas part sedih eh nyesek banget .
    kagum sama author nya , lanjutkan thor xD

  23. gw suka karakter Key sebagai co! Dia co bgt..ya nakal2 gmn gt.. Penuh kejutan dan,kt2nya lmyn enak utk d baca.. So i’ve one word to describe part 1-2 -COOL-
    semangat dan selamat berkarya

  24. Yaaaa, nggak nyangka, FF sepanjang twoshot ini bisa memiliki konflik serumit itu. Ditambah lagi endingnya sangat memuaskan dan unpredictable, surprise bgt..
    udah ah speechless

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s