Everything Just For You – Part 1

Title : Everything just for you

Author : Mrs. Lee & Mrs. Choi

Main cast : Lee Taemin
Park Miyeon

Other cast : Yoora
Minjee
Genre : Romance, Friendship

Length : Chaptered

Rating : PG -15

Annyeonghaseyo ^^ sebelum nya makasih buat admin yang udah mau ngpost ff nista ku ini.

ini ff pertama yang aku kirim. oh ya, ff ini juga di post di akun fb ku. jadi kalo ada yang pernah baca, ff ini bukan hasil plagiat ya ..

DONT BE A SILENT READER PLEASE !!! ~

Happy reading~

=================++++++======================

Author pov

“minjee-ah, aku takut sekali. Bagaimana kalau kita tidak masuk sekolah ini ?” seru miyeon sambil menarik-narik lengan minjee.
“isshh.. jangan seperti itu ! kita harus yakin kalau kita di terima disini” ujar minjee yakin.

Miyeon dan Minjee adalah sahabat sejak kecil. Saat ini mereka akan melanjut kan sekolah menengah atas ke Anyang Art High School, dan tinggal menunggu hasil di terima atau tidaknya mereka di sekolah tersebut.

“tapiii..” miyeon menggantungkan ucapannya.
“ah sudahlah, kita harus segera melihat hasil nya di mading sana.. kajja !” ajak minjee menarik miyeon.
.
.
“minjee, aku tdk brani melihatnya.. kau saja ya yg melihatnya, nanti beritahu aku” ucap miyeon dan lngsung menutup wjahnya.
..
“miyeon-ah,”panggil minjee lirih saat menghampiri miyeon yg sedari tadi menunggu.
“ne, waeyo? bagaimana hasilnya? Apa kita di terima? Apa kau saja? Atau aku? Cepat katakan!” tanya miyeon bertubi2. wajah nya benar2 sngat cemas.
“kita..eumm kitaa.. Diterimaaaaa !!!”jerit minjee histeris.
“mwo? Jinjjayo??” tanya miyeon tak percaya.
“ne, kita akan menjadi siswa disini.” Seru minjee lngsung memeluk miyeon.
“kyyaaa! Aku harus segera memberitahu kabar gembira ini pada eomma dan appa. Lebih baik kita pulang sekarang” ujar miyeon tak sabar.
“kajja!”

====================++++++======================

Miyeon pov

Keesokan harinya ..

“aigo~ minjee, ini sungguh memalukan. Aku benar2 malu”
“ne, kita seperti badut miyeon-ah” aku mengangguk lemah.

Tiba-tiba terdengar suara pemberitahuan !
“Untuk semua siswa peserta MOS di harapkan untuk berkumpul di lapangan segera ! terima kasih …”

Kami pun segera berkumpul di lapangan .
“sekarang kalian di tugaskan untuk membuat sebuah surat cinta yg harus di berikan kepada seorang sunbae. Nama sunbae tersebut berada dalam amplop-amplop di depan sini. Satu persatu dari kalian silahkan ke depan” ujar seorang sunbae.
.
.
“minyeon-ah, siapa sunbae yg kau dapat?” tanya minjee
“molla~ bagaimana kalau kita buka bersama-sama?”
“baiklah, hana..dul..set !”
Aku terbelalak saat melihat nama sunbae yg ada di kertas amplop ku.
“waeyo? Siapa sunbae yg kau dapat?”
“eumm dia .. Lee Taemin sunbae minjee” jawabku.
“mwo? Taemin sunbae?? Namja tampan dan populer sekaligus juga anak dari pemilik sekolah ini ?” seru minjee, aku mengangguk.
“omona ! kau beruntung skali miyeon..”
“tapi aku tidak tau bgaimana caranya membuat surat cinta. Aku tidak pernah membuat surat cinta sebelumnya.” ucap ku.
“coba saja, ini adalah tugas.. kalau kau tidak bisa kau pasti di hukum”
“hmm baiklah ..”
..
“apa kalian sudah selesai?” tanya seorang sunbae pada kami.
“sudah sunbae!”jawab kami serentak.
“kalo begitu setelah ini kalian lngsung berikan surat cinta itu pada sunbae yg ada di dalam amplop kalian masing-masing dan jangan lupa kalian harus meminta taanda tngan nya juga. Palli !!” titah sunbae itu dengan tegas.
“miyeon-ah, aku pergi dulu ya.. semoga berhasil !” ujar minjee menyemangatiku.
“ne, kau juga”
~~~~~
Aku segera mencari taemin sunbae ..
“aigo.. dimana sunbae itu?” ujarku dalam hati, saat aku melewati kantin..aku melihat taemin sunbae sedang berkumpul dgn teman-temannya.
omo! Apa sekarang aku harus memberikan surat ini? Aku malu sekali, tapi kalau tidak memberikannya aku pasti di hukum. Akhirnya aku memberanikan diri untuk mengahampiri taemin sunbae.

“annyeonghaseyo ..” sapa ku memberanikan diri.
“annyeong”balas mereka.
“ada apa?” tanya seorang sunbae.
“ah, aku.. aku ada perlu dengan taemin sunbae!” jawabku gugup.
“denganku?” tanya taemin sunbae.
“ne, apa kau ada waktu sunbae ?”
“baiklah, kita bicara di meja pojok sana saja” ucap nya menarik lenganku.
.
.
“ada perlu apa dnganku?” tanya nya seraya duduk di hadapanku.
“ak..aku hnya ingin memberikan ini sunbae! Tolong diterima” kataku sangat gugup skali. Ku hrap dia menerima surat ku.
“eh, surat apa ini?”tnya nya lagi.
“isshh sudahlah sunbae, kau terima saja surat ini. Kemudian tanda tngan di buku ku. Kumohon terima lah, jebal !” pintaku memohon.
“tidak mau ! aku ingin tau dulu isi surat ini apa?”
“aigo~ ini surat cinta ku untukmu sunbae! Aku sedang di MOS dan di tugaskan untuk memberikan surat cinta pada seorang sunbae. Dan sunbae yg ku dapat adalah kau!” jelasku panjang lebar. Aku sdikit jengkel juga pada nya.
“surat cinta? Haha” ucap nya sambil tertawa.
“yak! Mengapa kau tertawa?” pekik ku.
“haha! Ani,ani.. hmm, bagaimana ya?” ucapnya mempermainkan aku.
“shh, terserah kau lah!” kataku kesal lalu menyimpan surat itu di meja tepat di hadapan taemin sunbae dan berniat pergi. Belum sempat aku meninggalkan nya ia menarik tangan ku.
“tenang saja, aku akan menerima surat mu.” ucap taemin sunbae.
Senyum pun mengembang di bibirku.
“tapi ada syarat nya.” Seketika senyum ku lenyap.
“mwo?”
“kau harus selalu menemaniku di sekolah ini selama 1 minggu.”
“hah? Apa kau tidak punya teman sampai-sampai aku harus menemanimu?”
“aniya! mau tidak? Jika tidak, sampai kapan pun aku tidak akan menerima surat mu.”
“aisshh.. ne,ne, aku mau ! tapi syarat itu di mulai saat aku selesai MOS, arasso? kalau begitu terima surat ku dan cepat tanda tangan disini!” aku menunjuk bukuku yg harus di tanda tangani oleh nya.
“sudah”
“kamsahamnida” tanpa babibu lagi aku langsung pergi, tapi lagi-lagi dia menarik tanganku.
“siapa namamu?”
“miyeon.. park miyeon imnida.” Dia mengangguk, aku langsung pergi meninggalkan nya.

Author pov

Taemin hanya tersenyum melihat kepergian miyeon ..
“miyeon”
.
.
“bagaimana? Apa surat mu sudah di berikan pada taemin sunbae?” tanya minjee pada miyeon yg baru saja datang.
“sudah, tapi dia memberiku syarat jika surat ku ingin di terima oleh nya.”
“apa syaratnya?”
“aku harus menemaninya selama 1 minggu di sekolah ini minjee-ah,”
“hah? Hahaha taemin sunbae ada-ada saja. sabar saja, lagi pula syarat itu hanya 1 minggu” ujar minjee sedikit menenangkan miyeon.
“ne”

=================++++++======================

Miyeon pov

Tidak terasa MOS ku selama 3 hari sudah selesai, berarti mulai hari ini aku harus selalu menemani taemin sunbae selama 1 minggu di sekolah, syarat macam itu ??
hhh aku tidak mau !
akhirnya di sekolah aku mencoba menghindari taemin sunbae.. saat jam istirahat aku tidak pergi keluar. Seharian aku hanya berdiam diri saja di kelas.

*teng..nong..neng..tong(?)*
bel pulang pun akhirnya berbunyi,,
“miyeon-ah, appa ku sudah menjeput.. tidak apa2 kan kau pulang sendiri?”ucap minjee.
“ne, aku tidak apa2 chingu.. hati-hati dijalan.” ujarku.
.
.
@halte
Huh, kenapa tidak ada bus yg lewat ? padahal ini masih sore dan ini waktunya untuk pulang sekolah.
Rintik-rintik hujan pun sudah turun..mungkin sebentar lgi akan turun hujan deras. Bisa dilihat dari awannya yang sangat hitam. tiba-tiba ada sebuah motor yg berhenti di depanku, dia lalu melepaskan helm nya. Aku tersentak melihat siapa orang tersebut, dia orang yg seharian ini aku hindari, LEE TAEMIN sunbae ! aigo~ ottokhae ?

“kenapa kau tdk menemui ku hari ini, huh? Cepat naik !” perintahnya.
“euhh.. tadii aku sibuk sunbae!ah tidak perlu, kamsahamnida” tolak ku.
“aish, cepat naik ! sampai kpan kau akan menunggu bus datang ? nanti hujan nya semakin deras.” Aku terdiam.
“yak! Palli !” ah baiklah.. aku menyerah. aku segera berlari menghampirinya.
“ayo naik,” aku hanya menurutinya.
“pegangan !” untuk yg satu ini aku tidak mau menurutinya.
Bremmm (?) taem sunbae meng-gas motor nya cepat, sontak aku lngsung memeluk pinggangnya.
“nah seperti itu kan lebih baik haha..”ucap nya, yak! Dia sangat menyebalkan!

@home
“kamsahamnida sunbae” *bow
“ne, cheonmaneyo. Panggil saja aku oppa”
“eh?”
“kau tidak mengajakku ke dalam dulu?”
“mwo?? Maksud mu?” tnyaku kaget,
“aku kedinginan disini..tega sekali kau tidak mengajakku masuk dulu.”
“tapi sebaiknya kau pulang saja sunbae..”
“aku tidak mau, kajja!” dia menarik tnganku.
Sshh, ini kan rumahku.. kenapa dia bertingkah seenaknya?
“annyeong.. aku pulang” teriakku tak bersemangat.
“eonnie, kau sudah..eh?”ucap jiyeon mengahampiriku, dia sedikit kaget karna aku membawa pulang seorang namja =,= aku berjalan melewati nya dan meninggalkan taemin sunbae.

Author pov

“annyeonghaseyo” sapa taemin pada jiyeon –adiknya miyeon-
“annyeong oppa.. kau siapanya miyeon eonnie?” tnya jiyeon
“aku teman nya, boleh kah aku masuk?”
“eumm,ne. ayo!” jiyeon pun mengajak taemin masuk ke dalam ruang keluarga menyusul miyeon.
“mwo? Tampan sekali ! siapa dia?” tanya eomma miyeon, saat melihat taemin masuk.
“dia sunbae ku.”jawab miyeon singkat. Taemin membungkukan badan nya memberi salam.
“tunggu..tunggu, sepertinya aku mengenal dia. Aigo~ kau lee taemin kan?”seru eomma minyeon.
“ne ahjjuma,”
“dia siapa eomma?” tanya jiyeon.
“dia itu anak dari pemilik sekolahan eonnie mu.”ucapnya sedikit berbisik pada jiyeon.
“hah?”
“ne!”
“heh, sudah,sudah. Jiyeon-ah, tolong ambilkan handuk untuk eonnie dan teman nya ini, kasian mereka baju nya basah kuyup”ujar appa miyeon.
“ne, appa!”

Miyeon pov

“taemin, bagaimana bisa kau mengenal anak kami?”tnya eomma.
“Aku mengenal nya saat miyeon sedang di MOS beberapa hari yg lalu ahjjuma, dia di perintahkan untuk memberikan surat cinta pada seorang sunbae, dan sunbae yg ia dapat itu ternyata aku. Awal nya aku ingin menolak menerima surat cinta dari nya, tapi dia terus memaksaku! akhirnya aku menerima surat nya juga”jelas nya panjang lebar, membuat ku malu pada eomma dan appa.
“karena pada saat itu aku takut dihukum! Jadi aku memaksamu” ujarku membela diri smbil meliriknya tajam.
“ah, ahjjuma,ahjjusi apa tidak merepotkan aku datang kemari?”Tanya nya basa basi busuk (?) hanya untuk mengalihkan pembicaraan.
“sama sekali tidak oppa!!”seru jiyeon smbil membawa handuk dan langsung memberinya pada taemin.
“gomawo” ucap taemin
“yak! Untuk ku mana??” pekikku saat melihat jiyeon hanya membawa handuk satu.
“aigo~aku lupa eonnie..hehe kau ambil sendri saja ya”
Aku hnya mendengus kesal, cih..adik menyebalkan! hanya mencari perhatian saja pada namja ini.
“miyeon-ah, sebaiknya kau ganti baju dulu sekarang, habis itu kita makan bersama. Kebetulan eomma baru saja memasak. Taemin juga sepertinya sudah lapar.” Ujar eomma.
“heuhh, sunbae..sebaiknya kau pulang saja.” Ucap ku sedikit memelas.
“isshh eonnie, biarkan lah taemin oppa disini dulu”pinta jiyeon
“iya, lagi pula di luar sedang hujan deras, kasian jika dia pulang bisa kehujanan.”ucap eomma. Huahh, aku hnya bisa pasrah dan lngsung pergi ke kamar untuk ganti baju. Ku lihat taemin sunbae menahan tawanya.

(di meja makan)
Aku menarik kursi dgn malas kemudian duduk, ternyata taemin sunbae masih ada di sini..
Eomma memberikan piring padaku yg sudah terisi nasi dan lauk-pauk. Aku lngsung menyambar makanan tersebut untuk melampiaskan kekesalan ku, tidak peduli taemin sunbae menatap ku dgn tatapan yg sulit diartikan.

Makan bersama pun sudah selesai..
“masakan nya enak sekali.. kamsahamnida,” ucap taemin sunbae.
“ah, cheonmaneyo,, sering-sering lah main kemari taemin. Nanti ahjjuma akan memasak lagi untuk mu.”
“uhukk..” aku trsedak, tapi tidak ada satu pun yang memperhatikan ku, semua nya sibuk memperhatikan namja itu. –,–
“eum, sepertinya aku harus pulang” ucap taemin sunbae
“syukurlah ..”aku mengelus dada
.L“awww!” eomma mencubit paha ku! Aigo, sakit
“ya sudah, aku pamit ya..kamsahamnida”
“ne sunbae, silahkan pulang. Kajja! Biar aku antar” aku tersenyum semanis mungkin dan mengantar nya ke depan pintu. Eomma dan jiyeon juga ikut mengantar kan dia sampai depan pintu, Dasar!
Ceklek~
“omo~ ternyata ini sudah mlam, hujan nya juga semakin deras..” ucap taemin sunbae.
JEDERRRR!!!
“kyaaaaa” kami semua berteriak saat ada suara petir yg sangat menggelegar itu.
“tutup pintu nya!”perintah eomma, dengan cepat taemin sunbae menutup pintu.
“taemin-ah, sebaiknya kau menginap disini untuk satu malam. Di luar hujan deras, dan suara petir itu sngat menyeramkan! Ditambah kau tidak membawa pelindung kan ?” ujar eomma.
“MWOYYAAA?”pekik ku. Apa lagi ini?
“apa tidak merepotkan?”tanya nya
“tentu saja tidak!”ujar eomma dan jiyeon kompak
“tapi eomma, dia mau tidur dimana? Yak sunbae! Sebaik nya kau pulang saja!”usirku sambil mendorong badan nya.
“sshh, miyeon-ah bersikap sopan lah sedikit.!” ujar appa yg tiba-tiba saja datang.
“ah taemin, maafkan miyeon” ucap eomma.
“gwenchana ahjjuma, lebih baik aku pulang saja”
“ani, ani kau harus menginap disini!” ucap eomma memegang tangan taemi sunbae menahan nya pergi.
“tap..tapii” taemin sunbae melirikku.
“ah sudahlah, kau tidur di kamar miyeon. Biar miyeon tidur dengan jiyeon”ucap eomma. Sekarang aku hanya bisa pasrah saja dan langsung masuk ke kamarku.
“miyeon-ah, kau tidur di kamar jiyeon sayanngg..”teriak eomma.
“iya eommaaaa..aku hanya mengambil gulingku!”
“oh,hehe”
BRAK! Aku langsung pintu kamar jiyeon dengan keras.
~~~~
Author pov

Gedebukk!
“aww..appooo” ringis miyeon saat jatuh dari ranjang karena di tendang oleh jiyeon yg sedang tidur.
“sshhh!” miyeon mendengus kesal, akhirnya dia memutuskan untuk tidur di luar.
“namja sialan! Siapa sih dia? Gara-gara dia aku jd tidur di luar” miyeon menggerutu.
“aku lee taemin” ucap taemin polos dan mengagetkan miyeon.
“eh, mau apa kau?” tanya miyeon.
“tenggorokan ku kering, aku ingin minum. Dapur dimana?” tanya taemin, tapi miyeon menghiraukan nya dan langsung merebahkan tubuhnya di sofa.
“hey, jawab aku! Aku ingin minum.”
“DISANA!!”
“ambilkan..” rengek taemin.
“mwo? Apa katamu! Memangnya aku ini pembantumu apa?” seru minyeon dengan nada tinggi.
“jebal”
“yaaa suunnbbaaee!!!!!” teriak miyeon, taemin langsung membekap mulutnya.
“sstt, jangan berteriak seperti itu” bisik taemin.
“hiks..hikss” miyeon pun akhirnya menangis
“yak, mengapa kau menangis? Sudah-sudah..”ucap taemin cemas.
“jangan menggangguku! Cepat pergi” bentak minyeon kesal.
“ne,ne!”
Taemin masuk ke kamar miyeon lalu kembali keluar membawa selimut.
“kau tidur saja di kamarmu, biar aku yang tidur di sofa”ujar taemin.
“tidak perlu, orang kaya seperti mu mana bisa tidur sofa?”miyeon tetap ketus.
“aku bisa, itu kan juga kamarmu”
“sudah tidak perlu! Kau saja yang tidur disana! Kalau kau sakit pasti semua nya akan menyalahkan ku”
Taemin menatap miyeon bingung.
“kalau begitu pakai selimut ini, mian sudah merepot kan mu” taemin menyelimutkan badan miyeon. Miyeon hanya terdiam atas perlakuan taemin tersebut.
“selamat malam” ucap taemin.
.
.
(morning)
Matahari masih enggan keluar, namun eomma dan jiyeon sudah terlihat sibuk memasak sarapan untuk mereka khususnya taemin..
Miyeon terbangun masih dalam keadaan tidak sadar sepenuhnya,ia lngsung masuk ke dalam kamarnya, Lalu menjatuhkan dirinya ke ranjang kecil miliknya itu .
Tiba-tiba taemin keluar dari kamar mandi dengan menggunakan haduk saja, taemin tidak menyadari jika ada miyeon disitu, karena badan miyeon yang tertutup oleh bantal-bantal dan di gulung selimut.

“eungghh” miyeon menggeliat dan mengucek matanya, dia terbelalak saat mendapati sosok namja yang HAMPIR membuka handuknya itu.
“AAA” teriak miyeon histeris, membuat taemin kaget dan ikut berteriak dengan miyeon.
“apa yang kau lakukan ?” pekik miyeon sambil menutup matanya.
“aku baru selesai mandi, kenapa kau ada disini?”
“ini kamarku!”
“Tapi semalam kau menyuruh ku tidur disini, sementara kau tidur di sofa” ujar taemin membetulkan posisi handuknya yg sedikit melorot (?)
“ah sudah lah lupakan!” miyeon turun dari ranjang nya dan keluar kamar.
“eonnie, apa yg sudah kau lakukan di kamarmu? Kau tidur bersama taemin oppa ya?” tanya jiyeon penuh selidik.
“yak! Kau ini bicara apa?? Aku tidak melakukan apapun” ujar miyeon.
“tapp..hhmmpp”miyeon segea membekap mulut jiyeon.
“cukup, aku sedang malas..” ucap miyeon dan berjalan gontai kearah dapur.
.
.
*saat sarapan*
“taemin-ah, bagaimana masakanku?”
“wah, enak sekali ahjjuma! Aku yakin jika aku tinggal disini aku akan gemuk, hehe” taemin tertawa garing.
.
.
Miyeon pov

“aku berangkat, annyeong” teriakku.
“hey, kenapa kau tidak bareng saja dengan taemin?” saran eomma.
“ah tidak perlu, aku naik bus saja! Aku tidak mau merepotkannya” tolak ku.
“ani, sangat tdk merepotkan kok, ayo naik” ujar taemin sunbae menyuruhku untuk naik ke motornya.
“aku tidak mau”
“ayolah, jika kau naik bus, kau pasti akan telat”
“tolong jangan memaksa sunbae!”
“kau lupa perjanjian kita, huh?” tanya taemin, miyeon tersentak.
“selama 1 minggu kan kau harus selalu menemaniku, apa kau lupa?”
“aish ne,ne!” aku akhirnya menyerah dan lngsung naik ke motor taemin sunbae. Ku lihat dia tersenyum puas.
“semua nya.. kami pergi dulu. Kamsahamnida, annyeong”

=================++++++======================

@school

“tolong bawakan ini ..” taemin sunbae melempar kan tas nya padaku, dengan sigap aku menangkapnya.
“yak! Apa yang kau lakukan?”pekik ku.
“heh, ingat perjanjian kita.”
“tapi aku hanya mau menemanimu, bukan menjadi pembantu mu!” bantahku, tapi dia menghiraukan ku dan terus berjalan. Huh! Sabar miyeon..

Akhirnya aku dan taemi sunbae sampai juga di kelasnya..
“ini tas mu sunbae” aku menyerahkan tas nya dan langsung pergi. Tapi dia menarik tangan ku..
“nanti istirahat temui aku lagi ya” ujarnya, aku tak menjawab.

@class
“kau baru datang?” Tanya minjee
“ne, ini gara2 taemin sunbae yg sangat menyebalkan itu!” umpat ku sambil mengeluarkan buku-buku dari dalam tas.
“menyebalkan bagaimana?”
“ah sudah lah.. aku tidak mau membicarakan nya!”
.
.
*tu..la..lit..tu..la..lit..(?)*suara bel istrahat
(nb: suara belnya beda2 yah.. sesuai keinginan author aja kkk~)

“chinguyaa.. pergi ke kantin yuk!” ajak minjee.
“tapi chingu, aku sedang menghindari taemin sunbae. Ottokhae? Aku tdk mau bertemu dengan nya”
“yah,, baiklah, kalo begitu aku pergi sendiri saja. Kau mau menitip?”
“ah tidak usah, gomawo.. sekali lagi mianhae” ujarku tersenyum.

@kantin
Author pov
Taemin sedang duduk di meja kantin sambil mencari seseorang, yaitu miyeon. Tiba2 dia bertemu minjee..
“annyeong, kau sahabat nya miyeon kan ?” Tanya taemin.
“ah..ne..sunbae..” jawab minjee sedikit gugup.
“dimana dia?” taemin melihat2 sekitarnya.
“eumm, dia ada di perpus sunbae,, yah di perpus!” ujar minjee berbohong.
“oh, gomawo” taemin langsung berlari menuju perpus.

Taem pov
Kemana dia? Kenapa tidak ada diperpus? Kata nya dia ada disini.jangan2 sahabat nya itu berbohong..
“eh tunggu, bukan kah itu miyeon?” aku melihat sesosok (?) miyeon keluar dari wc.

Miyeon pov
Kenapa di saat seperti ini aku ingin pipis? Aish, semoga saja aku tidak bertemu dengan taemin sunbae.

“huahh, legaaa” aku pun segera keluar dari wc, namun lagi2 aku mendengar suara menyebalkan itu memanggil namaku. Ya ampun, aku tdk mau bertemu dengan nya. Ahh lebih baik aku pergi saja.

“hey! Tunggu!”
Tidak..tidak miyeon, jangan lihat ke belakang, ayo cepat !
“jika kau tidak berhenti, kau akan tau akibat nya” ancam taemin sunbae.
Saat itu juga aku langsung berhenti, mengingat dia anak dari pemilik sekolah ini. Bagaimana kalau tiba2 aku di keluarkan dari sekolah ini?? Omona~ jangan! Kasian eomma dan appa.. aku membalikan badan ku kearah nya. Ku lihat dia tersenyum lebar dan berlari kearah ku..

“kenapa kau tidak menemuiku,huh?” tnya nya
“aku tidak mau sunbae”
“wae?”
“pokoknya tidak mau!”
Dia malah tersenyum,, hhh aku yakin ini orang sudah gila -,-
“ayo temani aku!” ajak nya sambil merangkulku.
Semua orang menatapku dan taemin sunbae. Aigo~ aku malu.
“lepaskan aku!”erang ku, tapi dia menghiraukannya.
“kau akan membawa ku kemana?” tanyaku heran sat dia membawaku ke taman belakang sekolah tempat favorit para sunbae yang tenar2 dan juga kaya raya.

Huaahh.. aku terperangah melihat taman ini, aku baru mengetahui jika taman ini benar2 indah. aku merasa minder jika berada disini.
“sunbae, kenapa kau membawaku ke tempat ini ?”
“sudah ku bilang jangan panggil aku sunbae, panggil saja oppa” katanya tanpa melirik ku.
“aku akan perkenal kan kau pada teman2ku” ujar taemin sunbae
“mwo?? Tapi sun..eh, op..oppa, aku malu!”
“kajja!” ajak taemin sunbae menarik ku.
.
.
“annyeong yeorobun!” sapa taem sunbae pada teman2 nya.
“eh, siapa dia taemin? Ah ya, bukankah dia..” ucap namja itu seperti mengingat sesuatu.
“ne, dia hoobae ku yang waktu itu memberikan surat cinta”
“oh ne..ne kami ingat.haha”
“siapa nama mu?” Tanya salah seorang sunbae.
“park miyeon imnida sunbae” aku membungkuk.
Setelah itu aku dan taemin sunbae ikut duduk.

**********

Author pov
Miyeon akhirnya merasa bosan karena tidak ada satu pun orang yg mengajaknya mengobrol .. sementara taemin dan teman2 nya masih asik berbincang2 ria.(?)

“oya, ngomong2 mengapa kau mengajak nya kemari?” tanya seorang namja yang melirik miyeon.
“terserah aku mau membawa siapa saja kemari..” ujar taemin santai lalu melirik miyeon dan mengedipkan sebelah mata nya. Miyeon hanya menatap taemin heran.
“bagaimana dengan yeojachingumu yang itu?”
“shh! Aku sudah lama putus dengan nya” jawab taemin dengan nada sedikit tinggi.
“ah jinjjayo?”
“NE ! sudah lah.. aku tidak mau mengungkit2 yeoja itu lagi”

*teng..nong..neng *suara bel masuk

“sun, eh oppa.. aku masuk kelas dulu”ujar minyeon sambil berdiri dari duduknya.
“eumm baiklah aku antar”
“isstt, tidak perlu” miyeon menahan badan taemin.

Miyeon pov
“yak! Ini perintah dariku..” pekik taemin sunbae saat aku melarang nya untuk mengantarkan ku ke kelas. Huh! Kenapa dia jadi selalu memerintahku??
.
.
Saat di depan kelas semua mata tertuju padaku, khusus nya taemin sunbae dan itu membuat ku mati gaya!
“miyeon-ah, ingat! Pulang sekolah tunggu aku disini”
“ne, sunbae”
Pletak ! dia menjitak kepalaku..
“yak, appooo..kenapa kau menjitak ku hah?” pekik ku
“jika kau masih memanggilku sunbae, maka aku akan menjitakmu”
“ah ne,ne aku mengerti. Sekarang kau pergi sana!”
“ok” lagi2 dia mengedipkan mata nya padaku, hueekk.. aku jijik melihatnya.
Saat aku membalikan badan ku.. OMO !! kenapa teman sekelas ku menatapku seperti itu?
~~~~
*bel pulang*

“minjee-ah pallii ! kita harus cepat” seru ku sambil mengemas buku2.
“waeyo miyeon-ah?” Tanya minjee heran
“taemin sunbae akan menjemputku. Aku tidak mau!”
“jeongmal pabboya!”
“yak!kau ini bilang apa?”
“kenapa kau mengindari taemin sunbae, kau tau tidak? Kau itu termasuk yeoja beruntung karena bisa dekat dengan nya.. eh, tapi kau malah menyianyiakan nya”
“tapi aku tidak mau diperlakukan seperti itu olehnya. Ayolah, kita pulang sekarang” aku menarik tangan minjee keluar kelas.
“annyeong!” sapa taem sunbae di depan wajahku membuat mataku terbelalak.
“ayo kita pulang” ajak nya.
“aku tidak bisa, aku harus pulang bersama teman ku minjee, lebih baik kau pulang sendiri saja”
“oya, miyeon-ah.. aku lupa hari ini aku harus meminjam buku di perpus, jadi kau pulang dengan taemin sunbae saja ya. Mianhae” ujar minjee langsung pergi meninggalkan ku. Aish! Aku tau dia berbohong..tega sekali dia padaku. Ku lirik taemin sunbae tersenyum lebar padaku.
“kajja!” ucapku lesu.
.
.
“oppa, ini bukan arah jalan ke rumah ku. Kau akan membawaku kemana?” Tanya ku mulai memangilnya dengan sebutan ‘oppa’ sebenarnya aku sedikit canggung memanggil nya seperti itu, tapi harus bagaimana lagi? Aku tidak mau mendapat jitakan darinya terus, jadi aku akan biasa kan untuk memanggilnya oppa.
“kita main dulu sebentar”jawab nya
Eh? Dia akan membawa ku kemana?
~~~~~
Autor pov
Taemin membawa miyeon ke sebuah taman hiburan.
“wahhh! Kyeopta! Oppa, apa kau bisa mendapatkan boneka itu?”ujar miyeon bersemangat melihat boneka bear yang ada di dalam mesin box kaca cukup besar.
“tentu saja” taemin pun langsung memain kan penjepit nya untuk mendapatkan boneka dalam mesin box itu. dan ternyata taemin berhasil mendapatkan boneka nya.
“yeee!! Aku hebat kan ?” seru taemin bangga.
“ne, oppa”
“ini, untuk mu” taemin memberikan boneka itu pada miyeon
“untuk ku?”
“ne, kau jaga baik2 boneka ini ya”
“wuoo, gomawo oppa”
“ne, cheonmaneyo” ucap taemin sambil tersenyum.

Miyeon pov
“ini, untuk mu” taemin oppa memberikan boneka itu padaku
“untuk ku?”
“ne, kau jaga baik2 boneka ini ya”
“wuoo, gomawo oppa” ujarku.
“ne, cheonmaneyo” ucap taemin oppa sambil tersenyum.
Hhmm, harus ku akui jika taemin oppa itu sangat tampan, tapi sifat nya itu sungguh menyebalkan !
“miyeon-ah, bagaimana jika sekarang kita naik itu?”*nunjuk halilintar*
Seketika wajah ku menjadi pucat saat taemin oppa menunjuk wahana tersebut. Aku takut ketinggian!
“kau mau?” Tanya nya
“a.aku tak.kutt oppa”
“tidak apa2, ayo! Itu sangat menyenangkan”
Aish, aku jadi tidak tega menolaknya, terlihat dri wajah nya yang sangat ingin menaiki wahana itu. Akhirnya aku mau, tapi aku takut sekali!
.
.
“oppa aku takut”
“tenang saja ada aku disini”
Ngeeennggg (?)
“AAA” semua penumpang langsung berteriak -termasuk aku- saat wahana ini mulai meluncur. Karena aku sangat takut, reflek aku memeluk taemin oppa.

Author pov
Saat halilintar itu melaju, miyeon tak henti2 nya berteriak dan memeluk taemin
“kyyaaa~ eommaaaa”teriak miyeon, sementara taemin menikmatinya.
.
Wahana itu pun akhirnya selesai, miyeon masih nemplok (?) ke badan taemin.
“miyeon, sudah selesai” ucap taemin.
Hueekkk..
Miyeon segera turun dan berlari untuk muntah!

‘huekk..huekk’ terdengar suara menjijikan dari miyeon, taemin segera menghampiri miyeon dan mengelus2 punggungnya supaya miyeon merasa baikan.
“gwenchanayo?” Tanya taemin.
“ne” jwab miyeon lemah.
“sebaiknya kita pulang, kau terlihat pucat sekali”ujar taemin cemas lalu membantu miyeon berjalan.
.
.
“ah miyeon, tunggu sebentar”ucap taemin, terlihat dia mencari sesuatu di tasnya.
“pakai ini” taemin menyerah kan sebuah hoodie pada miyeon, miyeon hanya menatap hoodie tersebut. Tiba2 taemin langsung memasukkan nya ke kepala miyeon.
“cepat pakai, kau masuk angin. Aku tidak mau kau masuk angin lagi saat naik motor.”ujar taemin
“ne,oppa” miyeon memakai hoodie itu dan naik ke motor taemin.
Taemin menjalankan motor nya dengan sangat pelan, membuat miyeon merasa nyaman sambil memeluk boneka yang di berikan taemin.

Taemin pov
Ku kendarai motor ku dengan sangat pelan agar miyeon merasa nyaman, aku merasa cemas dengan keadaan nya sekarang, pucat sekali dia. Harus nya aku tidak mengajak dia menaiki wahana tadi. Huh, lee taemin pabbo!
.
.
“miyeon-ah, kita sampai”
Tak ada jawaban dari arah belakangku, ku tengok ke belakang ternyata miyeon tertidur di punggungku, bagaimana ini apa aku harus membangunkannya?
Ah sebaiknya jangan, kasian dia wajah nya pucat. Ku putuskan untuk menggendongnya, aigo~ ternyata yeoja ini berat sekali !
*tok..tok..tok
“ah ne, tunggu sebentar”
Ceklek..
“omo!” pekik eomma miyeon saat membuka pintu.
“annyeong ahjjuma, aku ingin mengantar miyeon. Dia tertidur”
“oh ne,ne masuk saja ke kamarnya taemin”
Aku pun membawa miyeon ke kamarnya.
“aku tadi membawanya ke taman bermain ahjjuma, tapi sesudah menaiki halilintar dia muntah. Mianhamnida” ujarku merasa bersalah setelah membaringkan tubuh miyeon di ranjang.
“ah gwenchanayo, dia memang takut pada ketinggian. terima kasih ya taemin sudah mengantarkan nya pulang” ucapnya, aku langsung pamit pulang.
~~~
Ah bagaimana keadaan dia sekarang? Apa sudh baikan? Lebih baik aku telpon saja dia.
Tuutt..tuuutt
“yoboseyo?” terdengar suara seorang yeoja dari sambunganku dan yang pasti itu miyeon.
“apa kau baik2 saja?” tanyaku.
“ne, wae?”
“ani, aku hanya memastikan. Mianhae, aku tidak tau kalau kau takut ketinggian”
“gwechana” jawabnya singkat.
“eumm, miyeon-ah besok kan hari libur, bagaimana kalau kau aku jemput?”
“mau kemana?” Tanya nya heran.
“rahasia”
“ishh, baiklah”
“besok aku jemput jam 9 pagi arasso?”
“ne, oppa”
“yasudah, beristirahatlah..sampai bertemu besok! Annyeong”

Miyeon pov
“yasudah, beristirahatlah..sampai bertemu besok! Annyeong”
Taemin oppa menutup telp nya, haahh besok dia akan membawaku kemana?
Kembali ku rebahkan tubuhku di kasur, dan mencoba untuk tidur. Namun tiba2 wajah taemin oppa muncul di benakku, membuatku tidak bisa tidur. Ku lihat boneka pemberian dari taemin oppa yang ada di sampingku lalu kuraih boneka tersebut.
“taeminnie” gumamku, ah sebaiknya ku beri nama itu untuk boneka bear ini, agar aku slalu ingat seseorang yg memberinya.
.
Author pov
Dalam tempat yang berbeda, yaitu di kamar masing-masing. Taemin dan miyeon saling memikirkan satu sama lain..
“Aish! Kenapa aku tidak bisa tidur? Dan kenapa wajah yeoja itu selalu terbayang?
Jangan jangan aku… ani!ani! itu tidak boleh terjadi.”gerutu taemin yang sedari tadi hanya berguling2(?) di kasurnya.

Keesokan hari nyaa..
“eonniee, cepat bangun!!!” jiyeon menggedor2 pintu kamar miyeon.
Ceklek~
“eunggh, ada apa?”miyeon mengucek2 kedua matanya.
“ada taemin oppa di bawah”
“mwoo??” miyeon segera berlari ke tangga dan mendongkak ke bawah. Di lihat nya taemin sdg duduk di ruang tamu, taemin melihat miyeon lalu tersenyum.
“yak! Ini jam berapa? Mengapa oppa sudah kemari?”pekik miyeon menghamipiri taemin.
“ini sudah jam 9! Sesuai janji ku, jam 9 aku akan menjemputmu. Kau ini malas sekali, ayo cepat mandi!”ucap taemin sambil mengacak-ngacak rambut miyeon.
“ne,ne chankamanyo”
.
.
“oppa, sebenarnya kau akan membawaku kemana?”Tanya miyeon.
“molla, kau ingin ku ajak kemana?”
“eh, bukankah kau yang mengajakku pergi?”
“hehehe, tapi aku bingung akan mengajakmu kemana. Pokoknya, hari ini kita akan bersenang-senang. Kau mau kan?”
“ne oppa, eum.. bagaimana kalau kita ke kebun binatang?”
“ide bagus!”
..
@zoo
“miyeon-ah! Lihat itu!” taemin menunjuk seekor binatang pada miyeon.
“mirip sepertimu ya. Haha” candanya, dengan kesal miyeon langsung memukul bahu taemin.
“aishh! Oppa”
“nah, yang itu mirip kau oppa..” miyeon menunjuk seekor monyet -,-
“mwo? Aku kan tampan, masa iya mirip dengan monyet itu?”
“issh jeongmal, mirip sekali. Lihat, rambutmu, hidung mu, matamu, dan bibirmu semuanya sama! Haha” ujar miyeon sambil menunujuk rambut, hidung, mata, dan bibir taemin lalu tertawa terbahak2.
Taemin hanya terdim melihat miyeon yang sedang tertawa, dia terus memperhatikan wajah miyeon sampai akhirnya miyeon berhenti tertawa.
“oppa, waeyo? Kau marah?” Tanya miyeon sedikit cemas. Taemin masih diam melihati wajah miyeon hingga miyeon merasa canggung.
“mianhae aku hanya bercanda oppa” miyeon menundukan kepalanya.
CHUU~
Taemin mencium kilat pipi miyeon kilat , membuat miyeon mendongkakkan kepalanya kembali.

Miyeon pov
CHUU~
Sesuatu mendarat di pipiku, astaga! Apa itu?
Aku mendongkakkan kepalaku, ku lihat taemin oppa yang benar2 menjadi kaku. Tapi mengapa aku tidak memukulnya atau memakinya? Apa yang terjadi dengan ku ini, aigo! Aku yakin jika wajah ku ini sekarang sudah memerah..
Tidak ada satu pun yang memecahkan keheningan ini, kami hanya terdiam.

Taemin pov
“euh..empp miyeon-ah lebih baik kita kesana” aku mencoba memecahkan keheningan yang ada, dia hanya mengangguk.
Kami pun menjadi canggung satu sama lain.
“kau mau ice cream?” tawarku, lagi2 dia mengangguk.
“strawberry atau coklat?”
“terserah kau saja oppa” jawabnya pelan.
.
.
“ini,” aku memberikan ice cream yg ku pegang
“gomawo”
“ne, miyeon-ah soal tadi lupakan saja”kataku, membuat nya sedikit tersentak.
“eumm..ne oppa”
“setelah ini kita kemana?”
“molla~ terserah kau saja oppa”
“baiklah, tapi bisakah kita berfoto dulu?”
Dia mengernyit heran atas permintaan ku.
“ayolah” ajakku lalu merangkulnya untuk mendekat denganku, segera ku ambil handphone yang berada di belakang celanaku.
‘cetrek!cetrek!’(?)
“hahaha, kau terlihat chubby miyeon-ah”seruku saat melihat hasil fotonya.
“aku jadikan wallpaper ya”
“heh, Kenapa foto itu di jadikan wallpaper?”protesnya
“wae? Ini kan hpku. Jadi terserahku.”
Kulihat dia mengerucutkan bibirnya. Aigo~ kyeopta!
Setelah berfoto, kami pun keluar dari kebun binatang tersebut..
“ayo naik” titahku.
Selanjutnya aku membawa miyeon ke suatu tempat, yaitu tempat favoritku! Tempat ini seperti lahan kosong yang sangat indah, penuh bunga dan sejuk! Disini juga terdapat lapangan basket, jadi aku bisa bermain basket jika sedang suntuk.
~~~
“wahh.. indah sekali, ini tempat favoritmu oppa?”
“ne, saat hatiku kalut, tempat inilah yang pertama kali aku kunjungi”jawabku seraya mengambil bola basket yang ada dihadapan ku, lalu melemparnya kearah ring.
“uuuu.. kau bisa basket oppa?”
“yak! Aku ketua tim basket di sekolah, tentu saja aku bisa. Kau tidak tau huh?” pekikku, ishh dia tidak tau jika aku ini ketua tim basket di sekolah? Keterlaluan sekali.
“aniyo!” jawabnya polos. Ck! Yeoja ini benar-benar.
“kau bisa basket?”tanyaku.
“tentu saja” jawabnya mantap.
“jinjjayo?”tanyaku tak percaya.
“ne, kau mau bertanding denganku?”
“siapa takut? Kajja!”

Author pov
Taemin dan miyeon saling berjuang(?) untuk menang! Skor mereka pun sangat tipis, meskipun taemin lahnyang lebih unggul. namun tiba2..
“arrgghh” taemin mengerang merasakan sakit dilututnya saat men-dribble bola. Seketika badannya ambruk!
“oppa! Gwenchanayo?”
“aww..appoo” taem meringis kesakitan. Wajah miyeon terlihat sangat panik.
Dia benar2 tidak tau apa yang harus ia lakukan, kesempatan itu segera dimanfaatkan taem untuk merebut bola basket dari tangan miyeon dan langsung memasukannya ke dalam ring, miyeon hanya dapat melongo(?)
“haha, kau kalah”
“yak! Kau curang !”
Karena kesal, miyeon langsung pergi meninggalkan taemin.
“hey, kau mau kemana?”taemin memegang tangan miyeon.
“lepaskan, aku mau pulang.” Ketus miyeon.
“waeyo? Kau marah aku mengerjaimu?”
“aniyo!”
“lalu?”
“pokoknya aku mau pulang!”
“hahaha”
“yak kenapa kau tertawa?” pekik miyeon.
“tunggu sebentar..”
ucap taemin berlari keujung lapangan basket tersebut kemudian kembali membawa sesuatu.
“kau akan lebih cantik jika tersenyum” taemin menaruh sepucuk bunga yg indah di telinga miyeon. Tatapan taemin benar2 teduh saat menatap miyeon, miyeon yang semula kesal berubah menjadi tersenyum malu.
“nah, seperti itu.. kau kan terlihat cantik!” ujar taemin sambil mencubit pipi miyeon kemudian berlari.
“yak!yak! apa yang kau lakukan? Jangan lari!!!” teriak miyeon dan langsung mengejar taemin. Mereka pun akhirnya bermain kejar2an(?) sambil tertawa.
“huahh, lelah sekali!” ujar taem merebahkan tubuhnya di rumput.
“oppa, aku belum membalasmu.” Ujar miyeon berdiri dihadapan taemin.
“suruh siapa lari mu lelet sekali, sampai aku pun tidak terkejar”
Miyeon menggerutu kesal, tiba-tiba taemin menarik tangan miyeon dan ..

TBC

cerita nya membosan kan dan gaje banget ya ? mianhae ~ 😦
tapi sekali lagi yang udah baca jangan lupa RCL ya ..

gomawo ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

24 thoughts on “Everything Just For You – Part 1”

  1. Aaa.. Dan apa? Dan apaa?
    Huaaaa tbc-nya bner2 dch… Bikin gregetan..
    Tingkah taemin bikin aku makin gemes sama dy..#cubit pipi taem#digetok taemints
    next ych.. Penasaran stengah idup neh..

  2. dan …….. mereka berciumann !!!
    dan …….. mereka berpelukan !!!
    aah !!
    cepetan update next partnya thorr !!
    keren ff ini 😀

  3. Yah yaaahh, kenapa TBC eonn? Padahal lagi seru–‘
    Taemin langsung nyosor ih.___.
    Ditunggu first kissnya Taemin-Miyeon ya 😉 (?)
    Ngahahaha.. Next chapter ditunggu thor!
    Keep fighting 😀

  4. Dan???
    Dan apa thor?*pikiran mulai mesum*
    ciuman?,mau dicium tpi ga jdi?,atau pelukan?

    Sbnernya sifat miyeon tuh sperti apa?awal crita dia itu spertinya penakut,pengecut.
    Tpi mkin ksini dia jdi jdi pemarah n pemberani.
    Manusia berkepribadian ganda kah?#plak.Udh kyk key aja.

    Typonya lumayan jarang,tpi penggunaan huruf kapital sbaiknya diperhatikan.

    Ku tunggu klanjutannya thor.
    FIGHTING!

    1. sebenernya author juga gak tau sifat miyeon itu kaya gimana?*plak
      mungkin bener juga apa kata chingu . keke~
      gomawo udah baca n komen ^^

  5. Wah, asik asik!!
    Tapi itu kenapa TBC?
    Dokki dokki aku nungguin ceritanya…
    Palli untuk kelanjutannya!!

    Do not be too long, okay?
    Remember, do not stay long!
    I’m waiting for the continuation of this and do not make me curious>. <

    But this is very creative ..
    Write a love letter, gyahahahaha ~ I can not imagine it!

    I like it ^^d

  6. dan…………..?????
    dan…..dan…. apppa?????
    duhhh tbc nx emank bener2 bikin gemesss>.<

    bguss author crita nx akku sukka…
    d'tunggu yya next part…
    moga2 TBC gak nanggung lagi…. keke:)

  7. Dan apa author
    aku udah penasaran nih
    jangan lama lama ya bikin cerita nya
    pokonya DAEBAK~~~~~ ^^;;;;

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s