He’s Hers – Part 5

HE’S HERS

(Part 5)

Author : Lia Keylieon yang berubah nama menjadi Lia Keylijjem

: SHINee, Kim Sera, Kim Heera, and others

Cast

Genre : Family, Friendship, Romance

Rating : PG 15

Length : Series

Eh kayaknya udah banyak yang ngelupain ff ini deh. Iyasih pasti. Maka dari itu, aku yang cantik
ini akan berbaik hati menjelaskan kembali poin-poin He’s Hers di part-part sebelumnya.

Okay, kita mulai.

• Sera punya sahabat, namanya Taemin. Taemin paling seneng ngejilatin kupingnya Sera
• Sera sukanya ama Key, kakak iparnya.
• Sera benci banget ama kakaknya, Heera. Soalnya malah dia yang beruntung ngedapetin
Key. Malah Sera ampe niat ninggalin Heera yang lagi sakit kaki di tengah hutan dan gak
peduli meskipun Heera mati dimakan beruang. Dan sekarang Sera lagi dalam masa-
masa tegang. Apa Key akan mengetahui bahwa yang mencelakakan Heera adalah Sera?
Pengen tau? Makanya baca part ini..
• Eun Kyo tuh murid pindahan sekaligus sahabatnya Sera. Dia suka deg-degan kalo ngeliat
Minho, si ganteng tapi bisu. Makanya dia kalo ngobrol ama orang laen suka lewat buku
catatan atau iPad atau apapun lah yang bisa dijadiin alat komunikasi.
• Sera takut ama Hee Young, cewek lesbi di sekolahnya sekaligus sahabatnya Jjong
• Hee Young udah terkenal gak normal di sekolah, tapi gara-gara ada rumor dia ngirimin
surat cinta ke Key, dia dikira udah normal. Padahal belum. Soalnya bukan Hee Young
yang ngasihin surat itu ke Key. Ada seseorang yang udah ngefitnah dia. Siapa, ya?
Adadeeehhh..

Udah inget? Udah cukup jelas? Kalo iya, yuk mulai baca He’s Hers part 5 nya XD

*episodesebelumnya*

“ Kenapa Heera belum pulang? Ini sudah malam! ”

Aku menelan ludahku, mencoba untuk tenang. “ Mungkin saja ia sedang asyik berjalan-
jalan hingga lupa waktu. ” aku melingkarkan tanganku di pinggang Kibum oppa. “ Oppa.. aku
kedinginan..”

Aku makin mengeratkan pelukanku dan membenamkan wajahku di dadanya. Tapi tiba-tiba ia
melepaskan pelukanku dan berdiri “ Aku harus mencarinya ” Kibum oppa memakai jaketnya
dan berlari keluar villa. Cih!

Aku ikut berdiri dan berniat untuk menyusul Kibum oppa “ Oppa! Oppa! Tunggu dulu! Aku..”
kalimatku terputus setelah seseorang menarik tanganku. “ Taemin? ”

“ Sera.. tetaplah disini.. aku menginginkan telingamu ”

*episodesebelumnyaudahaan~*

“ Taemin? A, aku..”

“ Jebal, Sera..” wajah Taemin sangat pucat dan berkeringat. Matanya terlihat lelah dan lemah.

Ya tuhaan.. kenapa mesti sekarang sih si Taem kayak gini?

Aku menarik Taemin untuk duduk kembali di sofa dan mendekatkan kepalanya ke telingaku.

“ Pelan-pelan, Taemin~ah ”

+++

Kibum oppa kembali ke villa sambil menggendong Heera eonnie yang ternyata pingsan – karena
aku – di tengah hutan. Ia berteriak + menubruk tubuhku. Mending kalo isi teriakkannya tuh
adalah “ KIM SERA, SEBENERNYA AKU CINTANYA SAMA KAMU!! ”, eh ini dateng-dateng malah
tereak “ SERA! AMBILKAN AIR DINGIN DAN HANDUK!! ”.

Aku berjalan ke dapur dan mengambilkan PESANAN Kibum oppa. Ironis memang, saat ini aku
membantu orang atau lebih tepatnya kakakku sendiri yang sebelumnya telah aku tinggalkan
di tengah hutan dengan sengaja. Dan pada saat ia terbangun, kupastikan aku akan mendapat
masalah jumbo. Ia akan bilang pada Kibum oppa, dan tamatlah riwayatku =,=

“ Mana, Kim Seraaa?? Lama sekali kamu ” suara Kibum oppa masih terdengar panik. “ Jika
terlambat 10 detik saja, maka kau tak akan lulus di mata pelajaran saya! ”

“ Ini, ” aku meletakkan baskom yang berisi air dingin itu dengan kasar.

“ Mau kemana? Tetap disini! Kau tak lihat kakakmu sedang sakit? ” Kibum oppa mengeluarkan
suara yang melengking lagi saat aku hendak melangkahkan kaki ke luar kamar. Oh tolong,
oppaa.. aku tak ingin mendengar pengaduan dari Heera eonnie pada saat ia terbangun nanti..

“ Kau mau tetap keluar? ” Kibum oppa bertanya lagi, dan aku.. menyerah.

+++

Author POV

“ Ada apa dengan Heera eonnie? ” Eun Kyo bergumam sendiri di depan pintu kamar Heera.
Minho yang ngedenger gumaman Eun Kyo hanya mengangkat bahunya dengan gaya yang
sangat keren XD. Taemin yang mungkin ngedenger dan mungkin juga nggak langsung
mendudukkan kembali pantatnya di sofa ruang tengah.

“ Trus, ngapain dia di tengah hutan ampe pingsan gitu? ” kali ini Eun Kyo bertanya pada Minho.
Yang ditanya lagi-lagi cuman mengangkat bahunya. Tapi kali ini sih plus narik tangannya Eun
Kyo ke keluar villa gitu.

“ Lho? Lho? Lho? Mau kemana? Ya ampun, Minho.. ini udah maleem ” Eun Kyo berusaha
menyeimbangkan diri dengan langkah kaki Minho yang panjang-panjang. “ Minho.. kita
mau kemana? ” Eun Kyo merengek-rengek meminta penjelasan dari Minho, namun di detik
berikutnya ia baru menyadari bahwa usahanya itu hanya sia-sia.

Eun Kyo dapat merasakan semilir angin malam menerpa wajahnya ketika mereka berhenti
berjalan dan lebih memilih untuk berdiri di pinggiran danau.

“ Haah.. tenang sekali disini..” seru Eun Kyo. Ia merentangkan tangannya dan tersenyum
lebar selebar-lebarnya. Ia senang karena dapat merasakan angin malam mengelus pipi dan
membelai rambutnya. Ia senang karena dapat melihat kunang-kunang yang saling berkejaran
di atas danau. Dan ia juga senang karena sudut matanya dapat menangkap Minho yang sedang
menoleh padanya sambil tersenyum.

“ Oya, Min. Kamu ngapain seenaknya ngajakin aku kesini di saat yang lain lagi panik? ” tuntut
Eun Kyo.

Minho menghela nafas dan menulis sesuatu di iPadnya.

(Percakapan lewat iPad)

Minho : “ Aku cuman ngerasa nggak nyaman ama atmosfer disana. Dan kurasa mereka

membutuhkan ruang yang tak seharusnya dimasuki oleh kita. ”

Eun Kyo : “ Hoo.. trus kenapa kamu gak ngajakkin si Taemin juga? ”

Minho : “ Memang harus? Kurasa ada ataupun tidak ada dia disana juga sama saja. Well.. kau
tau, lah..”

Eun Kyo : “ Hahaha. Dia adalah anak yang tak mempunyai emosi. Aku heran kenapa Sera betah
temenan ama dia ”

Minho : “ Entahlah, ”

Eun Kyo : “ Lho? Kamu kenapa menghela nafas? Tadi kan kita nggak lari-larian? Eh tapi
pengecualian buat aku, deng. Kakiku tadi terpaksa ‘ agak ’ berlari untuk menyeimbangkan
langkahku dengan langkah kakimu ”

Minho : “ Apa kau merasa lelah berinteraksi denganku dengan cara seperti ini? ”

Eun Kyo : “ Lelah? Oh, Minhoo.. cara berinteraksi seperti ini mengasyikkan, tau. Gak biasa ”

Minho : “ Tapi meskipun orang-orang lelah berinteraksi denganku, aku nggak akan ngerasa
khawatir. Karena aku yakin, masih banyak yang memujaku walaupun keadaanku begini ”

Eun Kyo : “ Jyaaah.. Mimiinn.. narsis ah kamu mah ”

Minho : “ HUWAT?? Manggil apa kamu barusan? ”

Eun Kyo : “ Mimin, hehe ”

+++

Kim Sera POV

“ Yeobo~ kamu nggak kenapa-kenapa? ”

Gawat. G-A-W-A-T. Heera eonnie telah tersadar dari pingsan lumayan lamanya.
Dan ‘Kemungkinan Terburukku’ akan segera terjadi sebentar lagi.

“ Kamu kenapa bisa pingsan di tengah hutan? Kamu tau, kemarin aku hampir gila karena tak
menemukanmu dimana-mana. Seenggaknya kalo kamu mau main keluar, kasi tau aku dulu.
Kalo gak ada aku, ke Sera, misal. Jadi semua orang terutama aku nggak panik kayak gini. ” Glek.
Aku menelan ludahku dengan susah payah ketika Kibum oppa mengeluarkan penyataan yang
mungkin dapat memancing si ‘Kemungkinan Terburuk’ keluar.

Heera eonnie mengalihkan pandangannya kepadaku yang tengah berdiri disamping tempat

tidurnya dengan sikap tegang. Ia menatapku dengan tatapan yang tak dapat ditebak apa arti
tatapannya. Aku menundukkan kepalaku, siap menerima ‘Kemungkinan Terburuk’ yang akan
segera datang.

“ Aku.. aku pingsan karena telah melihat ular disana ” jawab Heera eonnie. Yayaya.. sepertinya
ia memang melihat ular ketika sedang menungguku di tengah hutan kemarin.

“ Hah? Trus kamu nggak digigit, kan? ” Tanya Kibum oppa lagi.

“ Sepertinya tidak. Karena aku tak merasakan sakit yang berarti selain sakit di pergelangan
kakiku. Well.. ini karena aku jatuh dan terkilir. ” jawab Heera eonnie lagi. Oh, god.. kenapa ia
masih belum menceritakan inti ceritanya?

“ Oh.. syukurlah.. Emang kamu mau ngapain kesana sendirian? ” Ok, ok.. pertanyaan dari Kibum
oppa itu akan menjadi pertanyaan terakhir untuk menyambut si ‘Kemungkinan Terburuk’.

“ Aku kesana untuk mencari buah-buahan. Tapi kau salah.. aku.. aku tidak sendiri..” Heera
eonnie menatapku, Kibum oppa mengerutkan dahinya, dan aku semakin menundukkan
kepalaku. Ok, aku benar-benar sudah pasrah.

“ Aku tidak sendiri.. karena aku ditemani oleh bayanganku. ” lanjut Heera eonnie. Kudengar
ia tertawa bersama Kibum oppa. Aku mengangkat kepalaku dan melihat Heera eonnie yang
sedang tersenyum ke arahku. Kenapa? Kenapa ia tak memberitahukan hal yang sebenarnya?

+++

Pada saat sarapan, pada saat makan siang, pada saat makan malam, dan pada saat menonton
tv bersama pun, Heera eonnie masih belum menceritakan hal yang sebenarnya. Aku berpikir
bahwa ia mungkin akan menceritakannya ketika aku sedang tidak ada. Dan saat yang dirasa
tepat adalah saat semua penghuni telah masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Namun sepertinya itu semua tidak terjadi karena keesokkan harinya Kibum oppa masih
bersikap baik padaku. Begitu pula dengan hari-hari berikutnya hingga hari aku menginjakkan
kaki di rumahku lagi. Semua terasa seperti biasa saja. Dan kasus ‘percobaan pembuhan’ pun
seakan-akan telah terkubur jauh sampai ke kerak bumi.

+++

“ Kau kenapa, sih? Akhir-akhir ini kau menjadi aneh ” Eun Kyo membuyarkan lamunanku, dan
es teh yang tadinya sedang nangkring dengan tenang di dalam gelas yang sedari tadi kupegang
pun akhirnya melompat keluar dari peradabannya, membasahi rok seragamku.

“ Aduh! Maaf, Ser.. aku..”

“ Gapapa, salah aku juga kenapa ngelamun di saat yang nggak tepat ” aku membersihkan
rok seragamku dengan tissue. Namun 2 detik kemudian aku langsung bangkit dari tempat
dudukku, “ Kurasa aku harus ke toilet ”

“ Mau kuantar? ” Tanya Eun Kyo. Raut wajahnya masih menampakkan rasa bersalahnya. Aku
menggeleng pelan dan berjalan menuju toilet yang sebenarnya dapat terjangkau hanya dengan
10 langkah.

Haah.. kenapa nodanya susah ilang??

Aku masih berusaha membersihkan noda yang bersemayam di rokku sampai ada seseorang
yang juga masuk ke toilet dan berdiri di sampingku sambil mencuci tangannya di wastafel.

“ Senang berjumpa lagi denganmu, Miss Sera..” sebuah suara mampu membuat bulu kudukku
berdiri menegang.

“ Eh, umm.. Hee Young..” sapaku kikuk. Tak berani menatap matanya, apalagi bibirnya.

Hee Young terkekeh pelan sambil mengeringkan tangannya “ Lucu sekali kamu, Ser. Tenang..
aku tak akan menggigitmu..”

“ Ha..ha.. iya benar.. kau tak mungkin menggi..”

“ Tapi aku mau menciummu lagi,.. boleh? ” Hee Young memotong kalimatku dan menggantinya
dengan kalimat yang cukup membuat lututku tak mampu lagi menopang beban tubuhku.

Dan kini, ia telah berdiri sejauh.. umm.. ok, ia berdiri tak jauh dari dariku. 5 cm. Ya, ia hanya
berdiri sejauh 5 cm dariku. Dan itu.. sangatlah.. dekat.

Aku ingin mengatakan ‘ Hee Young, sadarlah. Kau ini yeoja, dan aku juga yeoja. Jika memang
aku nampak seperti laki-laki dimatamu, ok.. aku akan menunjukkan benda pustaka yang
merupakan bukti identitasku sebagai yeoja kepadamu! ’ Ya.. tadinya aku ingin mengatakan
semua itu, tapi itu semua rasanya percuma setelah aku mengingat rumor yang sempat
membludak di sekolah. Rumor bahwa ‘CHO HEE YOUNG GAK NORMAL, IA SUKA AMA SESAMA
JENIS’. Tapi rumor itu sempet mereda juga dikarenakan rumor heboh lainnya yang mengatakan
bahwa ‘CHO HEE YOUNG TOBAT, IA MULAI MENYUKAI KIM SEONSAENGNIM, DAN IA SERING
MENGIRIM SURAT CINTA PADANYA’ Ok, aku percaya bahwa ada kemungkinan Cho Hee Young
bener-bener tobat. Tapitapitapi.. ia pernah mencium bibirku di lab, barusan juga ia bertanya
apakah ia boleh menciumku atau tidak, dan sekarang ia tengah berdiri tepat dihadapanku
dengan jarak yang sangat dekat. Kuakui, kini sangat sulit bagiku untuk mempercayainya
100%. Jangankan 100%, 15% pun aku tak yakin. Haah.. ok, Sera. Sepertinya kau terlalu lama
berpikir, karena sekarang yeoja yang berada dihadapanmu itu kini telah mendorongmu hingga

menyentuh dinding.

“ Kenapa kau ketakutan? ” bisik Hee Young di telingaku, setelahnya aku merasakan sensasi
yang kurang mengenakan di sekujur tubuhku. Dan lagi-lagi aku tak bisa menjawab. Seakan-akan
sedang dicium oleh 100 namja sehingga bibirku menutup rapat XD.

“ Sweety olala~ tatap aku..” lagi-lagi ia berbisik di telingaku. Ok, jujur aku memang ingin kiss-
kissan, tapi tolong deeeeh.. kenapa mesti si Hee Young yang nyium bibir akunya?? Kenapa
nggak si Taemin aja? Lebih bagus lagi kalo si Kibum oppa, hehehe.. tapi kalo si Jjong mau nyium
aku, sih.. aku mau-mau aja. trus kalo si Jinki..

KYAAAAAAAAAAAA…….!!!!

Dikit lagi nempel, DIKIT LAGI NEMPEEEEEEELLL!!! AARRGGHH… HELP ME TULUUUUUUNG…..!!!

“ YOUNGIE!! ”

Seseorang berteriak dan ia menarik tangan Hee Young agar menjauh dariku.

“ Jonghyun! A.pa.yang.kau.la.ku.kan.di.si.ni?! ” astagojim.. si Hee Young melototin si Jjong.

“ Buat ngehentiin kamu ” jawab si Jjong kalem. Alhasil, pelototan si Hee Young makin melebar.

“ Ka.mu.be.ra.ni.ma.suk.ke.to.i.let.yeo.ja.cu.man.bu.at.nge.hen.ti.in.a.ku? APA NGGAK ADA
KERJAAN LAIN, HAA??!! ”

Ok, ok. Baru kali ini aku ngeliat si Hee Young ngamuk kayak gitu. Dan kuakui aku.. terpesona (?)
nggak, nggak. Aku merasa horror.

“ Youngie~ dengerin aku. Kasian si Sera, dia tuh normal. Hemm.. ok, emang sih dia gak
sepenuhnya normal, tapi kan kalo digituin ama kamu pasti dia ngeri juga. ” jjong membela aku
dengan kejantanannya. Tapi tunggu dulu! Maksudnya dia bilang aku nggak sepenuhnya normal
tuh apa? Hemm??

“ TAPI KAN KAMU NGGAK PERLU IKUT CAMPUR AMA URUSAN AKU SEGALA!! ” lagi-lagi Hee
Young ngebentak Jjong.

“ Nggak. Segala urusan.. umm.. segala urusan.. umm..”

Lho? Jjong? Kok kamu nggak lancar gitu sih ngomongnya? Kamu mau bilang ‘ Segala urusan
Sera tuh berarti urusan aku juga ’, kan?

“ Segala urusan kamu tuh berarti urusan aku juga, Youngie! Dan aku nggak suka kamu kayak
gini. Kembalilah ke jalan yang benar..”

Ngeekk?? Ah si Jjong! Suka mendustai hati! Sebenernya kamu ngefans sama aku, kan? Tapi
kamu mau ngebuat si Hee Young tobat, jadi aja kamu terpaksa ngomong kayak gitu. Aku tau
permainanmu, Jjong. Tapi sayang.. aku lebih mencintai Key oppa.

Tapi waw.. usaha si Jjong membuahkan hasil. Si Hee Young jadi nggak brutal kayak tadi.

“ Kau percaya padaku kan? ” uduuuuhh.. tatapan si Jjong ke si Hee Young real banget. Kayak
yang emang beneran suka. Ah tapi kan si Jjong ngefans sama aku. Jadi gak mungkin.

Hee Young balik menatap Jjong. Tatapannya kayak putri duyung yang sedang mencari pangeran
duyung. Aduuuuuuuhhh..plisdeh. kok mereka kayak yang lagi pacaran? Aku gak suka si Hee
Young ngerebut salah satu fans aku.

Hee Young mengangkat tangannya dan meletakannya di pipi Jjong. Bentar, bentar. Si Hee
Young udah tobat?

“ Jjong..”

“ Ya? ”

“ Ada cileuh a.k.a belek yang menempel di matamu ”

IDIIIIIIHHHH… si Jjong gak elit amat sih. Mau sok-sokan romantis tapi gak ngecek keadaan muka
dulu. Jadi diledekin ama si Hee Young kan tuh. Kasian =,=

Setelah si Hee Young bilang gitu, dia langsung pergi ninggalin toilet setelah sebelumnya
mencium kilat bibirku terlebih dahulu. APAKH??!! DIA NYIUM BIBIR AKU?? LAGI??
AAARRRRGGGHHH..!!! TRUS APADONG FUNGSI SI JJONG TADI??!!

+++

“ Ser, nggak pulang? ”

Aku menatap malas si Soon Na yang entah sudah berapa puluh kali menanyakan kalimat itu
padaku. Dan entah sudah berapa puluh kali pula aku menjawab “ Aku menunggu Taemin ”

“ Tapi ini sudah dua jam lewat ” kali ini jawaban si Soon Na berbeda dari sebelumnya.
Sebelumnya ia mengatakan “ Tapi sudah hampir dua jam kau menunggunya ”.

Aku menarik napas panjang kemudian menghembuskannya secara perlahan. Benar kata si
Soon Na. sudah terlalu lama aku menunggu Taemin di dalam kelas. Syukurlah ada si Soon
Na yang menemaniku. Bukan, bukan. Bukan sengaja menemaniku, tapi ia memang sedang
membuat laporan anggaran OSIS disini. Hari ini Taemin aneh. Ia membolos di pelajaran Park
Seonsaengnim, kemudian tak kembali hingga sekarang. Padahal tasnya masih ia tinggalkan

disini. Aku tak mau mencarinya karena aku yakin bahwa sebentar lagi ia akan kembali.

Ya, sebentar lagi pasti Taemin akan menemuiku terus menjilat telingaku.

Aku akan menunggu sebentar lagi.

Sebentar lagi..

Oh tidak.. mataku terasa berat.. haah.. mungkin aku bisa tidur sebentar saja sampai Taemin
kembali dan menepuk pundakku..

+++

Author POV

“ Sera kenapa belum pulang? ” Heera beranjak dari duduknya kemudian membantu
melepaskan dasi yang melingkar di leher Key.

“ Aku tidak tahu. Mungkin ia bermain di rumah temannya ” jawab Key santai sambil membuka
kancing kemejanya satu persatu.

“ Tapi ini sudah sangat sore dan Sera sangat jarang bermain ke rumah temannya kecuali..” ujar
Heera menggantung. Key melempar kemejanya sembarangan kemudian memeluk Heera dari
belakang, “ Kecuali? ”

“ Kecuali ke rumah Taemin ”

“ Haah.. Sera kan sangat dekat dengannya. Kenapa kau harus khawatir? ”

“ Masalahnya Taemin itu tinggal sendiri di rumahnya setelah orang tuanya menetap di luar
negeri. Aku khawatir Sera..”

“ Hahahaha.. kau tak perlu mengkhawatirkan Sera, sayang.. aku justru khawatir pada Taemin ”

“ Hmm.. kau meledek adikku? ” Heera menggeliat ke belakang sambil mengepalkan tinjunya.

Key tergelak kemudian menyeringai nakal, “ Mumpung si Sera tidak ada, bagaimana kalau
kita..”

“ KYAAAAAAAA..!! KEY!! AKU BISA KE KASUR SENDIRI!! KAU TAK PERLU MENGGENDONGKU!! ”

+++

Kim Sera POV

“ Key oppa.. aah~ jangan disini.. Key op..”

Lho? Haah..ternyata hanya mimpi. Ng? aku masih di kelas? Si Soon Na sudah pulang? Jam
berapa sekarang?

Aku melirik pergelangan tanganku. Hah! Sial! Aku tak mempunyai jam tangan. Cepat-cepat aku
merogoh ponsel yang aku simpan di dalam saku blazzerku. Cih! Mati. Haah.. tapi ini sudah gelap
sekali. Jangan-jangan ini sudah malam? Tapi Taemin?

Cepat-cepat aku menengok ke sebelah bangkuku. Tas Taemin masih ada. Sebenarnya dia
kemana? Apa dia sudah pulang? Ah sebaiknya aku cari di rumahnya.

Aku berjalan keluar kelas sambil menenteng dua tas. Tas Taemin dan tas milikku =,=. Ya
Tuhaan.. keadaan sekolah di malam hari sangat menyeramkan. Bagaimana jika ada hantu pria
yang mengikutiku lantaran ia ngefans padaku? Aiiiisshh..jangan sampai! Semoga kecantikanku
ini tak mempan untuk para hantu.

Syukurlah si penjaga sekolah masih berkeliaran sehingga gerbang sekolah belum dikunci. Aku
harus ke rumah Taemin terlebih dahulu sebelum pulang. aku harus memastikan bahwa saat ini
keadaannya baik-baik saja. Haah.. sejak kapan aku jadi berhati baik seperti ini? Apa aku pantas
menggantikan si Nikita Willi di sinetron Putri Yang Ditukar?

Butuh waktu 30 menit untuk sampai di rumah Taemin meskipun aku menaiki bus. Rumahnya
gelap sekali. Apa jangan-jangan Taemin belum pulang ke rumahnya? Aku mencoba untuk
membuka pintu rumahnya dan WOW! Pintunya tidak terkunci. Hanya ada dua kemungkinan,
yaitu: 1. Taemin memang sudah pulang dan ia malas untuk menyalakan lampu, 2. Ada
pencuri yang berhasil masuk ke dalam rumahnya. Dan dua kemungkinan itu sama-sama tak
menyenangkan buatku. Kenapa aku tak senang dengan kemungkinan pertama? Jawabannya
adalah karena itu berarti Taemin melanggar janjinya untuk pulang bersamaku dan malah
membiarkan aku yang cantik ini menunggu dirinya di kelas sampai larut malam seperti ini. Kalau
sampai ada hantu pria yang ngefans padaku dan mengikutiku, aku akan meminta pertanggung
jawaban Taemin. Taemin harus mau diajak tidur denganku.

“ Taemin..? ” aku mencoba masuk meskipun ketakutan. Aku takut diperkosa oleh si pencuri
kalau memang ternyata ada pencuri yang masuk ke dalam rumah Taemin.

“ Taemin? ” panggilku sekali lagi. Aku menaiki tangga untuk sampai ke kamarnya. Kulihat pintu
kamar Taemin terbuka sedikit. Aku mengintip ke dalamnya dan..

Kedua mataku yang indah ini menangkap sosok Taemin bersama wanita lain disana. Taemin
menjilati telinga gadis itu dengan nikmat. Aku tak melihatnya seperti anak kucing yang menjilati
perutnya sendiri atau makanannya. Aku melihatnya seperti seorang laki-laki yang sedang asyik
menjilati telinga perempuan di video porn. Kenapa..? kenapa Taemin menjilati telinga orang

lain? kenapa bukan telingaku? Dan kenapa.. hatiku sakit? Dia bukan Key oppa, Sera.. dia hanya
sahabat yang selalu merepotkanmu, Lee Taemin. Ya, aku tau itu. Tapi.. kenapa air mataku terus
mengalir?

Bersambung~

P.S: Ya alloooooohhh..ini lanjutannya kelamaan, ya? Hahaha. maaf, maaf.. sini aku cium :*

Eiya, bagi SELO (SERALOVERS, muakakakak) yang menginginkan si Sera bersama Taemin,
aku nggak jamin bisa menuhin, yaa.. soalnya Kim Sera tuh adalah aku sendiri. Muahahaha.
Dan aku nggak suka bernarsis ria, memasangkan diri sendiri dengan si Taemin atau siapapun
dari mereka berlima. Kekekek~ jadi jangan kecewa yaa kalo ntar endingnya si Sera nggak
ama Taemin. Atau ada yang mau protes? Silahkan proteslah. Karena aku senang kalau kalian
menginginkan Sera bersama Taemin. Huakakakak XD

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

12 thoughts on “He’s Hers – Part 5”

  1. Hahahahaha! Woy,ijjem! Aku nggak inget klo cho heeyoung itu lesbian iiihhh…masa aku di ff kmu jd lesbian? Tapitapi…awalnya pas buka twitter,aku ngeliat postingan sf3si yg judulnya purbakala bangeett!! Knp baru sekarang updatenya,ijjeeeeemmmm?! Dan kenapa eh kenapa cho heeyoung di sini tdk memiliki kehidupan sosial yg normal hah? *nggak nyantai abis*
    aku jug br inget si taemin demen mengkonsumsi telinganyasi sera sampe addicted gt. Bluweeehhhh!
    Tapinya lagi…alu setujunya sera sm taemin drpd sm key.
    Lanjut!

  2. sumpeh yeh nih anak petakilan abisss.. ape lg klo bagian narasi si sera hahaha geleng2 gw, bhs’y udh kyk omongan sehari2. tp asik sihjd nyantai gw bcanya..
    yg pling astajim. eta si sera narsisnya kaga ketulungan. berasa primadona aje. heheehee
    sebenar’y sih gw blom bca part 1-3 nya.. jd rada gak ngerti knapa taemin pnya hobi ngejilatin kuping sera -_____-” dan itu mnurut gw aneh *maap*.
    knpa ada org pnya kbiasaan bgitu?.. hmm hmm cumaaa hmmm hmm gak enak bca nya taemin bgitu..
    ckckck Jong ku sayang. gak dimana mana syelalu saja dinistakan. hahaaha *peluk Jong*

  3. yaampun ini ff baru publish yah.__. ini mah ff fave aku sejak jaman aku masih jadi siders sampe kayak gini(?), wk.
    seranya itu yaaaa, teteupp aja narsisnya gak ketulungan, pedenya itu malah bikin ngakak xD udah gitu pikirannya… yaampun piktor bangettt, wkwk. mana karakter lainnya juga somplak semua, jadinya bikin ngakak gegulingan bacanya. udah lama gak baca ff komedi nih soalnya:”3 harusnya ini masuk genre komedi juga kak…
    tapi, tapi… kenapa seranya gak sama tetem :”” aku suka looh sama kopel sera-tetem ketimbang sera-key. masa sera sama guru merangkap suami kakaknya sihh, udah kayak sinetron ajaaaa~
    aku masih tetap setia menunggu lanjutannya lho kakk~~ :3 :3 semangat yaah~~

  4. wuaaaahh ini ff udah lama bgt gak keluar2,,
    Hee Young lesbian? kok q gak inget critanya ya #plakK
    siapa itu yeoja yg telinganya djilatin Taem?
    Sera jd jeles tuh, gak dpet jatah(?) XD
    lanjut thor!!!^^

  5. Woah? Sepertinya duluuuuuuu banget aku pernah baca ini ff u.u
    Aiiih~ kenapa kok baru di publis sekarang? –”

    Bahasanya santai bangeet, aku bacanya jadi nyante jugaa(?) -maksudnya gak perlu baca dengan pemahaman lebih(?)-

    Astagaaa~ itu si sera narsis abis yak. Ampe hantu aja di anggep fansnya. Ck -___-”

    Lanjutannya jangan lama2 lagi yak thor. Kasian nih, aku udah mandi, gak pengen lumutan lagi (?) *ngek.

  6. ijjeeeeeeeeeeeeeeeeeem…………
    demi apaaaaaaaaaaaa?? mami ngakak terus bacanya ampe dikatain ama bokap….
    noooo….. kau membuat mami gilaaaaa…………….. *pukul ijjem*

    hahaha……………..

  7. huaaahhh keluar juga ini ff hahahahaha gak nyangka he’s hers bakal dilanjutin . aku tinggalin jejak dulu ya baru baca 😀

  8. hahahahha ya ampun thor sumpah ngakak bacanya , alhamdulilah ya aku gk pernah lupa sama ini ff , udh setahunan kali ya -__- tapi aku suka sama omongan sera yg nyante bgt ini wuakakakak . tadinya sih aku mau taemin sama sera tapi berhubung sera ternyata author sendiri , ehm aku gak rela deh wuakakakak *plakk

    lanjutkan ff mu thor ! jgn hiatus lagi ocreee

  9. aigoooo,aku baru baca lagi inii FF~
    ahh min tambah baut aku kepo!!!
    itu yeoja siapa??next part,jangan lama-lama yh! Jebal~

  10. (∩.∩)づ нªª.•.нªª.•.нªª.•. =)) teross sama siapa dong seranya?asal jangan sama kim seongsangnim aja hohoho.ayk taemin gak ada kelaenan laen apa selain jilatin kuping orang hueeeexx,,,kalo ada congeknya gimanraaaa???minho,,,buka suara sih,,,

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s