Love Again

Love Again

Author             : ZaKey

Main Cast        : Lee Taemin, You

Support Cast    : Byeol (OC)

Length             : Oneshot

Genre              : Romance, Fluff

Rating              : PG

Kedua tanganku yang berkeringat saling bertautan. God, berapa lama lagi aku harus menunggu? Jam dinding masih menunjukkan pukul tujuh, berarti aku harus menunggu kurang lebih setengah jam lagi.

Mataku beralih pada selembar foto yang sengaja kuletakkan di atas meja. Wajah seorang yeoja manis terpampang disana. Dia, Byeol, adalah yeoja yang selama ini kucintai. Memang terdengar brengsek, tapi percayalah, aku bukan orang seperti itu. Aku tidak tahu sejak kapan perasaan bodoh yang disebut cinta itu menghampiriku. Maksudku, ah…

Aku mencintai Byeol, padahal aku sudah punya seseorang di sampingku.

Perasaan ini benar-benar mengerikan dan bermaksud membunuhku pelan-pelan.

Aku menghembuskan napas gugup. Haruskah kulakukan ini? Ini akan sangat menyakitkannya, tapi kupikir membohonginya akan jauh lebih menyakitkan. Aku sadar apa yang akan kulakukan sama sekali tidak sebanding dengan apa yang telah ia lakukan padaku. Selama dua puluh tahun hidupku, belum pernah ada seseorang yang memperhatikanku seperti caranya memperhatikanku.

Pikiranku melayang saat pertama kali kami bertemu. Ia satu-satunya orang yang menolongku saat terjatuh dari tangga. Matanya sama sekali tidak merendahkanku, malah kulihat kilat khawatir disana. Tangannya dengan erat menggenggam tanganku dan membantuku berdiri. Ia juga yang segera membereskan buku-bukuku yang berserakan. Ia juga yang kemudian mengobati luka-lukaku.

Itu hanya satu contoh kecil, sudah tak terhitung berapa kali ia melakukan kebaikan padaku. Ia mencintaiku, ratusan kali ia mengatakannya padaku. Sedangkan aku…kupikir aku hanya mengatakan ‘saranghae’ untuk menyenangkannya. Aku tidak ingin munafik, karena itu hari ini aku akan mengatakan kenyataan padanya.

Tanpa sadar jarum menit berderak ke angka enam. Sebentar lagi. Lagi-lagi aku menghembuskan udara kosong. Sebentar lagi ia akan membuka pintu, menggantungkan syalnya di gantungan balik pintu, kemudian menghampiriku dengan senyumnya yang seakan tak pernah padam saat ia berada di sampingku.

Ia akan bertanya, “kau sudah makan?” dan segera beranjak ke dapur. Ia akan menceritakan apa yang terjadi di kampusnya tanpa melewatkan detail sekecil apapun. Hal itu membuat dadaku semakin sesak. Aku sudah membohonginya selama ini.

Lamunanku terpecah oleh dering telepon dari atas meja. Aku menyandarkan punggung ke sandaran sofa, menunggu hingga dering itu habis. Kupikir aku tidak bisa mengangkat telepon sekarang.

Tinggalkan pesan setelah bunyi berikut…

PIP

“Oppa, kau dimana?” suara manis Byeol terdengar dari telepon, “kuharap kau tidak lupa dengan janji makan malam kita, aku sudah memesan tempat yang bagus. Jangan sampai terlambat, aracchi? Sampai nanti.”

Aku menutup wajah dengan kedua tangan. Tuhan, aku benar-benar sudah tidak tertolong lagi. Aku tidak bisa membayangkan makan malam dengan tenang sementara dirinya menangis sendirian di apartemen. Setega itukah aku?

Terdengar derak pelan dari pintu, sedetik kemudian pintu  terayun terbuka. Tampaklah dia, seorang yeoja mungil yang seakan tenggelam di balik syal ungu tua pemberianku. Matanya menangkap keberadaanku di sofa, kemudian ia tersenyum.

“Annyeong, Taeminnie. Kupikir hari ini kau ikut seminar di kampus,” sapanya ceria sambil melepas syal dan segera menggantungkannya di gantungan. Ia sempat membersihkan tetesan salju dari rambut hitam legamnya sejenak sebelum melepas mantel. Ia kembali menatapku, “kau sudah makan malam?”

Sudut bibirku tertarik membentuk senyuman. Perlahan aku menggeleng, “kupikir ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu,” kataku serak.

Matanya melebar terkejut. Ia segera menghampiriku dan menumpukan kedua tangan di sandaran sofa yang terpisah oleh meja dariku. “Ada apa? Kau sakit?”

Lagi-lagi aku menggeleng. Aku mengayunkan satu tanganku, “duduklah. Aku ingin kau mendengarkanku.”

Ia menurut. Matanya dipenuhi kekhawatiran yang tidak bisa disembunyikan meski aku dapat melihat sebersit tanda tanya disana. Jarak kami tinggal beberapa senti setelah ia duduk di sebelahku.

Aku tidak bahagia bersamamu.

Aku menelan ludah, bersiap meluncurkan kalimat singkat itu. Oh, ayolah…

Ia menelengkan kepala, “Taeminnie? Kau tak apa?”

Aku sudah punya orang lain selama ini.

Tenggorokanku tercekat. Aku menelan ludah sekali, tapi tetap tidak berhasil. Lidahku kelu.

Punggung tangannya tahu-tahu menempel di keningku, menimbulkan desiran aneh di dadaku yang sudah lama tidak kurasakan. “Kau tidak panas,” gumamnya pada diri sendiri.

“Ah, aku tidak sakit,” tukasku dingin. Bagus, mulutku sudah bisa bekerja. Sekarang tinggal berkata bahwa aku tidak mencintainya lagi dan tugasku selesai.

“Lalu?”

“A-aku…”

“Kalau begitu lebih baik kau istirahat. Kau terlihat tidak sehat. Aku akan segera membuat makan malam,” ujarnya dan kembali beranjak dari sofa, “akhir-akhir ini semakin dingin, kenakan sweater yang lebih hangat, Taeminnie.”

Aku menunduk, merasa tak berdaya. Ayolah, Lee Taemin, yang harus kulakukan adalah membeberkan semuanya. Kau mencintai Byeol, ingat? Yeoja itu bahkan sudah menunggu di restoran. Untuk apa terus membohonginya?

Tanpa sadar aku sudah berjalan menyusulnya menuju dapur mungil yang hanya disekat dengan rak buku. Aku meraih sebelah tangannya, yang membuatnya segera berbalik dan memandangku lekat-lekat.

“Ada apa?”

“Neol saranghae…” eobseoyo.

Tapi kata terakhir itu tertahan di ujung lidahku. Ia tersenyum lembut, dan menepuk pipiku dengan tangannya yang bebas. Aku mengerjapkan mata merasakan sentuhannya. Hangat.

“Arasseo.” Katanya singkat.

Aku kembali membuka mulut, bermaksud meralat ucapanku barusan, tapi yang terjadi justru kenangan-kenangan kami kembali berputar di kepalaku. Kenangan manis yang tidak mungkin bisa ditukar dengan apapun.

Lee Taemin, kau yakin ingin merusak itu semua dengan perbuatan bodohmu? Sebuah suara bergaung dalam kepalaku. Aku tidak yakin kau bisa mendapatkan yang sama.

“Bisa lepaskan tanganku? Aku harus membuat makan malam,” katanya sambil menggoyang-goyangkan pergelangan tangannya yang masih berada dalam cengkramanku.

Aku menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan. Tidak, mungkin tidak bisa.

Aku menyerah.

Aku menariknya mendekat dan memeluknya erat-erat. Sempat kurasakan ia terkejut, namun ia melingkarkan kedua tangannya di pinggangku. Aku meletakkan dagu di puncak kepalaku.

“Tolong…” lirihku.

“Apa yang harus kulakukan?” tanyanya langsung. Aku memejamkan mata. Aku yakin tidak akan ada lagi orang yang langsung menyanggupi permintaan yang bahkan belum kukatakan.

“Tolong bantu aku kembali mencintaimu.” Bisikku.

Ia terkesiap, namun aku memeluknya semakin erat, “kau boleh bertanya, aku akan menjelaskan semua. Kau boleh marah, aku akan meminta maaf. Kau boleh meminta apapun, aku akan menyanggupinya.”

Benar, aku akan berusaha kembali mencintainya.

..::END::..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

42 thoughts on “Love Again”

  1. woooaaaaa
    ff pertama yg bikin aq baca 2 kli dlm 1 waktu.. woooaaaa

    kirain bkl bnran ngungkapin yg sbnrnya…

    “kau boleh bertanya, aku akan menjelaskan semua. Kau boleh marah, aku akan meminta maaf. Kau boleh meminta apapun, aku akan menyanggupinya.” >>>> so sweet sodara sodara

    1. dua kali dalam satu waktu? Daebak! (o_o)

      Taemin terlalu polos untuk bisa berbohong. Nyahahaha XD

      Thanks for leaving a fresh oxygen 😀

  2. Aigooo Taemin-ah…

    Ga tau deh mau komen apa. Ini bisa di bilang happy ending mungkin ya? Tp ko aku malah sakit hati ya baca akhirnya… Aduuuhh…

    1. Ini happy ending buanget malah. Kok bisa sakit hati? Jangan-jangan kamu… #plakk

      Jangan sakit (?). Makasih udah komen 😀

  3. Aku suka kata2 terakhirnya…
    RT ma @LiOnew»»so sweet sodara sodara..hehe
    SadHappy ending..daebak #speechless

    1. Itu cuma gombalan biasa kook XD

      Sad? Menurutku cuma happy ending, tapi gatau sih. Sudut pandang orang kan beda-beda 🙂

      Makasih komennyaa 😀

  4. Kyaaaaa… Tetem gak jadi selingkuhh.. gak jadi ninggalin akyu.. yes!yes!(coz yg main cast kan you, berarti yg baca aku dooong??) Wkwkwk… aigoo FFmu daebak.. suka dehh.. bolehh minta sequel?

    1. Selamat yaa *ledakkin confetti (?)*

      Thank you. Sequel? Ceritanya jadi gimana coba kalo dijadiin sequel? Hehe 😀

  5. *Ngusap ingus*
    aer mata malah ngalir ke idung,jdi deh bukan ngusap mata tpi ngusap idung
    *apadeh*

    zakey eonn,kli ini ffmu…
    Ngejleb di hatiku*pedang kali ya,jlab-jleb2*
    ucapan taemin yg terakhir ituloh,,,*sedot ingus/zakey eon:bilang aja lu ingusan,dritadi ngurusin idung mulu*
    *me:TT^TT*

    overall sukses \(^_^\) (/^_^)/
    eonnie hebat!*muach ^¤^*
    *zakey eon:idih..najis gw
    mah/ngusap pipi*

    1. Nge-jleb? Kamu pernah ngalami yaa? Hayo ngakuu~ *ditendang*

      Makasih udah komen yaa 😀

      btw, kamu perlu tisu? Nyehehe :3

  6. nyesek deh baca nya -_-
    Tpi so sweet pas taem bilang ‘tolong bantu aku kembali mencintai mu’ haha. jdi greget sendiri, pengen cubit si taem jdi nya 😀
    Good job thor! Lanjutkan! klo di bikin sequel kyak nya lebih bagusss 😀

    1. Kok nyesek sih? Dari sudut pandang si tokoh cewek seharusnya happy terus tuh…

      Makasih udah komen. Sequel? Haha, nggak tau ntar ceritanya bakal jadi kayak apa kalo dibikin sequel 😀

  7. Omo~ Taeminie piye to iki ..? -.- trus itu nasib byeol gmana ..? FFnya Daebak sekaleee 😀 .. bikin sequel.nya donk 😀

    1. Kirangan, kulo mboten ngertos #eaa

      Byeol? Byeol-nyaaa…nunggu di restoran terus pulang naik angkot jam dua belas malam <- ngawur

      Sequel? Jangan, dong. Kita cukup mengetahui cerita cinta mereka sampai disini #ngeles

      Makasih komennya, Tyas 😀

  8. DAEBAK~
    huaaaaa kata kata taemin yang”tolong bantu aku kembali mencintai mu”meyentuh banget,ga kebayang kalau taemin bilang gitu ke aku(pingsan di tempat)

    ok sekali lagi daebak author everything just for author*so bhs inggris deh

    1. kalo aku yang dibilangi gitu sih, Taetaem bakal langsung aku seret ke KUA biar sah XD

      Haha, thank you. This is just an ordinary love story ^^;;

    1. Kok pada nyesek baca ini ya? Padahal menurutku udah HHJJF banget -_-

      Kelanjutan cerita mereka dibayangin sendiri yaa…kecuali kalo aku tiba2 mendapat inspirasi. Nyahahaha XD

      Thank you for leaving a comment ^^;;

  9. Hadeuh, Taeminie selingkuh. Orangtuanya gak bener nih! #Jitak OnKey.
    Bahasanya, ceritanya, karakternya, main castnya, readernya (?) KEREN!!!
    Kata-kata nya bagus banget, enak gitu dibacanya.
    Apalagi kata-kata yg terakhir itu.
    “kau boleh bertanya, aku akan menjelaskan semua. Kau boleh marah, aku akan meminta maaf. Kau boleh meminta apapun, aku akan menyanggupinya.”
    RT juga sama @mybabyLiOnew
    so sweet sodara sodara~~

    1. bukan, kebanyakan main sama Minho tuh jadi nggak bener *digetok*.

      Setuju, readernya yang keren. Ceritanya sih biasa aja. Hehe 🙂

      Aah, banyak yang suka kata-kata terakhir itu yaa? Makasih udah komen 😀

  10. aihhhh taemin.. Aku akan berusaha membuatmu cinta padakuu ahahaha *reader sarap*
    feelnya dapett! Singkat, ringan dan jelas.. Aku suka aku suka 😀
    taemin gk tega ya mutusinnya.. Syukurlah.. Aduhh gk kbayang taemin disini, dewasa, romantis, ahhh..melting X)
    critanya bagus thor!! 4 jmpol buat authornya *tambah jempol taemin* hehe
    ditunggu karya slanjutnyaa 🙂

    1. Iyalah, kan udah umur 20. Harus bisa jadi dewasa, kan dek ya? *usel2 kepala Taetaem*

      Thank you for your comment 😀

  11. Aku kira sad ending, padahal sudah mempersiapkan mental dan batin buat nangis nih, apalagi main castnya Taemin sama You, hahaha~

    Untung aja nggak jadi sad ending =D. Taem-Taem Oppa, tenang yeobo kau pasti akan mencintaiku kembali XP #PlakPlakPlakBuaghDziiig.

    Simple tapi jelas, aku suka ep ep kayak gini! Jjang, keep writing thor!

  12. Annyeong..
    Baca 3 hari lalu tapi baru sempet komen skrg gara2 pulsa habis.. Huft
    Aaa.. Taeminnie dilema.. Tpi untunglah dia kembali ke jalan yg benar(?)

    1. Really really love you, never never want you~ *mendadak nyanyi*

      Hahaha, Taetaem baik sih. Makasih komennya ya 😀

  13. Akhirnya ada waktu lagi buat baca FF.
    TaeMin galau.
    Belajar setia dong.
    Ceritanya singkat bener.
    Bagus author

  14. rasa bosen itu taem.. bukan kamu nga pernah cinta dia kan? cuma nga pernah nyadar aja.. karena yang byeol belum di dapetin jadi cuma penasaran aja..
    feel nya daper thor… kereen.. pas baca awalnya udah nyesek.. (=_=)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s