My Fairy Tale – Part 2

My Fairy Tale [2nd Time In The 2nd Year]

Title                             : My Fairy Tale [2nd Time In The 2nd Year]

Author                         : Agneskey

Main casts                   : Park Ririn, Lee Taemin,

Support casts               : Cho Sora, Lee Jinki, Jung Arra

Genre                          : Life, Love Story

Rating                          : General

Summary                     : “not for now we meet”

Disclaimer                   : This FanFiction is mine! NO ONE CAN COPY IT! SHINee isn’t an artist in my FF. They’re ordinary boy

A/N                              : Annyeong. Part 2 telah dataaanngg. Hayo hayo, kali ini apa yang dialamin sama Park Ririn yaa?? Bisa dibilang FF ini a-half-reality. Author mengalaminya. Semoga aja someone out there yang aku jadiin Taemin di FF ini, baca. AMIN. RCL PLZ. ThxJ

~ ~ ~ ~ ~

~Park Ririn P.O.V~

Sekarang aku ada di Daegu. Bersama seluruh teman seangkatan-ku di Seoul Senior High School. Kami mengadakan study tour disini. Pertama kali aku mendengar kalau kami semua akan pergi ke Daegu, tentu saja aku sangat senang. Hey bagaimana tidak? Seorang namja yang masih aku cintai sampai detik ini, tinggal di Daegu.

Bahkan aku sudah berkhayal kalau-kalau aku bisa bertemu dengannya saat free time. Aku jalan-jalan bersamanya dan semua orang akan melihat kami dengan tatapan sirik. Aku rindu dengannya. Setahun aku tak pernah lagi bertemu dengannya. Sms pun tidak karna aku tau dia adalah orang yang sibuk dan handphone adalah urusannya yang nomor sekian-entahlah.

“Sora-ya! Itu…. Itu gapura untuk masuk ke komplek rumah Taemin oppa!!!” pekik-ku keras. Kami baru saja pulang dari Museum Nasional Gyeongju. Dan tiba tiba saat aku menatap keluar jendela, sebuah gapura putih besar bertuliskan “Daegu Village Hourstounzkie” tertangkap mataku

“jinjja-yo?” Sora melongkokan kepalanya diluar sehingga yeoja itu bisa melihat dengan jelas gapura yang berdiri megah itu “kau berada dekat dengannya Ririn ah”

“aku… ingin sekali mengirim pesan pada Taemin oppa. Tapi apa yang harus kukatakan???” sejak hari pertama di Daegu, ingin sekali aku rasanya mengirim sms pada Taemin oppa. But, im not brave as well as you think. Aku takut kalau aku dibilang ‘yeoja gatel’ atau sejenisnya lah

“ppali! Sms ppali!!” Sora mengguncang-guncangkan tubuhku. Entah kenapa kali ini aku benar-benar sangat berani untuk mengirim sms ke Taemin oppa. Akhirnya tanpa disadari, kukeluarkan handphone-ku dari dalam tas

To : Taem-ppa

Annyeong Taemin oppaJ ini aku

Park Ririn. Sekarang aku lagi di

Daegu loh hehe 😀

Send!

“AAAAA~ pabo pabo pabo!! Kenapa aku kirim sms kepadanya?? Pasti aku disangka orag idiot oleh Taemin oppa” kuacak-acak rambutku frustasi

“calm! Aniyo, Taemin-ssi tidak akan menganggapmu seperti itu. Percaya padaku” Sora membantu menenangkan-ku yang labil

“dia tidak akan membalas pesanku” kubuang nafas panjang. Bip bip bip. Nafasku tercekat. Nyalakan LCD handphoneku. Taem-ppa. “GYAAAA” teriakku lantang. Sukses semua mata menatapku heran

From : Taem-ppa

Annyeong Ririn ah~ bgmn kbrmu?

Umma, appa? Wah ada acara apa

Nih kau ke Daegu?

 

Mianhae, oppa sedang di Busan L

Antara senang dan sedih aku menerima smsnya. Sora yang duduk disebelahku juga tersenyum tak kalah lebar. Segera kuketik balasan smsnya

To : Taem-ppa

Baik. Umma dan appa jg  baikJ

Oppa sendiri bngm? Umma, appa?

Jinki oppa? Long time no see~

Oppa untuk apa ke Busan? Sayang

sekaliL

 

Send! Rasa lelah yang tadi kurasakan sekarang hilang begitu saja. Aku terus menatapi pesan singkat dari Taemin oppa. Aku harus mengubur dalam dalam khayalanku yang mengatakan kalau aku akan jalan jalan bersama Taemin oppa. 5 menit… 10 menit… 15 menit… no reply!

“aaaaa, Sora ya! Taemin oppa tidak membalas smsku. Otthe? Pasti skrng dia menganggapku yang aneh aneh” kutelungkupkan wajahku dibalik telapak tanganku. Tangan Sora mengelus punggungku tenang

“aniyo. Hey ini baru 15 menit dari kau mengirim pesan padanya. Sabarlah. Kalaupun dia tidak balas, mungkin dia tidak ada pulsa” aku mengangguk. Tak terasa, kamu sudah sampai di homestay yang kam tinggali selama 2 malam. Ini adalah malam terakhir kami disini. Besok malam, kami akan tidur di hotel.

Kurebahkan tubuhku dikasur bawah. Tulang punggungku terasa sakit setelah seharian penuh jalan jalan bersama teman temanku. 3 orang temanku sibuk mengganti pakaian dan menunggu giliran mandi. Sementara aku, terlalu malas aku untuk bangkit dari posisiku. Ku cek handphone, berharap ada nama Taemin oppa di inbox ku.

“GGYYAAAA” jeritku lagi. Harapanku terkabul. Nama Taemin oppa ada di inbox ku

“biarkan Ririn seperti itu. Dia sedang jatuh cinta” ucap Sora pada 2 orang teman sekamarku. Aku tersenyum senang mendapati sms nya ada di inbox ku.

From : Taem-ppa

Mian Ririn ah~ tadi handphone nya

oppa tinggal dikamar. Semuanya baik,

Jinki hyung masih pendidikan di Andong

skrng. Oppa kan sekolahnya di BusanJ

 

     Ingin rasanya aku berteriak lagi. Tuhan, orang jatuh cinta itu memang menyenangkan.

To : Taem-ppa

Gwaenchana. Jinki hyung brp lama

lg pendidikannya? Kayaknya dari

Dulu blm selesai-selesai. Oppa di

Busan skrng? Pengen jadi pilot kan?

 

Aku senaaaaaaaannngggg!

“kau terlihat seperti orang bodoh saat senyum senyum sendiri. Menyeramkan” celetuk Sora tiba tiba

“kau seperti baru mengenalku sehari saja. Aku memang seperti ini kan kalau jatuh cinta” kekehku

“terserah padamu, putri cantik” Sora keluar kamar yang kuyakin dia ingin mandi. Bip bip bip.

From : Taem-ppa

Juli lulus kayaknya. Di Busan itu

sekolahnya oppa buat terbang,

flight training di Busan. Oppa jg

graduationnya bulan Juli. Doain

oppa ya^^

 

Dalam hitungan detik kurasakan badanku akan meledak. Setiap huruf yang dia ketik untukku, rasanya seperti dihujam berates-ratus bom tepat diatas kepalaku

To : Taem-ppa

Cepet bngt lulusnyaJ abis lulus

oppa harus sklh lg? Pastilah aku

doain. Btw, oppa gak tidur? Bsk

sklh ya oppa?

 

     “Ririn ah~ kau tidak mandi?” Tanya Sora dengan handuk dikepalanya “kalau tidak, aku duluan yang mandi”

“duluan saja silahkan, yang lama juga tidak apa apa” aku menjawab perkataannya tanpa menolehkan kepala dari layar hadphoneku

“dasar kau ini” cklek. Pintu kamar ditutup rapat olehnya. Aku tersenyum lagi memandangi sms-sms nya. Bip bip bip.

From : Taem-ppa

Ne, nanti oppa sekolah lg kira2

3atau4 lagi. Baru bisa megang

pesawat. Gomawoyo Ririn ah~

Kau jg ya, sklh yg rajin. Jangan

terlalu mikirin pacaran dulu,

makes your parents proud.

Bsk, oppa gaada schedule terbang,

jd bisa tidur malem hehehe.

 

Taemin oppa membalas smsku dengan panjang! Aku senang sekali. Aku ingin jejingkrakan tapi kamar ini terlalu sempit. Bisa bisa semua barang yang ada disini jatuh tak karuan

To : Taem-ppa

Asikdeh yg bentar lg bisa nerbangin

pesawat. Pastinya, bljr itu nomor

satu. Beberapa tahun lg pas kita

ketemu, aku udah jadi orang *AMIN*

Btw, aku ganggu oppa ga? Kalo oppa

mau tidur, bilang ya 😉

 

     Tuhan, bisakah aku terus seperti ini? Malam ini terasa indah untukku seorang. Padahal diluar sedang hujan deras. Angin bertiup kencang dan udara di kamar lantas menjadi dingin.

Aku berbaring di kasur. Merenggangkan tubuhku yg pegal. Kutatap langit langit kamar yang berwarna putih. Perlahan rasa kantuk menggerayangiku. Rasa kantuk yang benar benar tak tertahankan. Mungkin, aku terlalu lelah.

~ ~ ~ ~ ~

Aku terbangun karna ada suara ribut ribut. Kukerjapkan mataku berkali kali. Mendapati 2 orang tengah membereskan kopernya. Aku berguling ke samping kanan dan kiri. Setelah nyawaku terkumpul semua, barulah aku bangun.

Seperti tersengat listrik, aku kaget kala mengingat sesuatu. Kucari handpone-ku sigap. Membukanya dengan cepat dan mendapati sebuah kalimat tercetak di LCD handphoneku

From : Taem-ppa

Amin. Santai aja, oppa lg buka2

email, jd lama hehe. Udah, kamu

tidur sana entar bangunnya

kesiangan loh

 

     “SIAAAALLLL!! Aku tidak membalas sms Taemin oppa semalam!!!” teriakku geram. Kenapa aku bisa sebodoh itu. Aku kehilangan moment bersamanya! Pabo!

“aku sudah membangunkanmu tapi kau sama sekali tida bergerak” ucapan Sora tak kuhiraukan sama sekali “cepat balas!” kali ini aku baru menuruti kata kata Sora

To : Taem-ppa

Selamat pagi Taemin oppa^^

Mianhae semalem aku ketiduran.

Oya, kalo oppa gaada schedule

terbang, biasanya oppa ngapain?

Berdiam diri dikamar? Hehe jngn

lupa sarapan ya oppa;)

Send! Kuputuskan untuk mandi karna 1 jam lagi, kami semua harus sudah siap untuk meniggalkan masing masing homestay kami. Air dingin yang menyentuh tubuhku, semakin membuatku rilexs.

Selesai mandi, aku packing. Memasukan semua barang barangku ke dalam koper. Ku cek handphoneku. No new message. Mungkin Taemin oppa masih tidur. Kembali kuteruskan packing-ku. Setelah semua siap, kami pamit pada orang tua di homestay dan melanjutkan perjalanan ke Haeinsa Temple.

~ ~ ~ ~ ~

Menyakitkan. Kalian tau? Smsku sama sekali tidak dibalas lagi oleh Taemin oppa. Sampai hari kepulanganku, aku terus positive thinking. Aku selalu meyakin kan diriku kalau Taemin oppa tidak ada pulsa. Ya, tidak ada pulsa.

“Ririn ah~ kuberi tau kau sesuatu” kata Eunra “aku memberi tau hal ini untuk kebaikanmu. Seseorang yg sudah tidak respect dengan orang lain, dia pasti malas melakukan sesuatu yang berhubungan dengan orang lain itu. Melihat namanya saja sudah malas, apalagi melakukan sesuatu yg berhubungan dengannya” celetuknya pedas. Aku hanya diam. Benarkah Taemin oppa tidak respect lagi denganku?

“tapi, itu hanya teoriku saja. Semua terserah padamu kalau kau mau terus positive thinking” Eunra melanjutkan kegiatan sarapannya. Sementara aku, hanya termenung. Benarkah kata kata Eunra tadi? Taemin oppa tak lagi respect padaku? Benarkah itu oppa?

–TBC–

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

8 thoughts on “My Fairy Tale – Part 2”

  1. Haloha~
    oppa kau dimana tau kah kau ririn sudah menjadi gila(author:apaan sih)
    oh ya author jangan lama lama ya buat part 3 nya
    kalau aku boleh saran cerita nya di panjangin lagi dong^^
    pokonya author beserta ff nya tetap DAEBAK~

    gomawo udah buat cerita yang bagus^^;;;;

  2. aishh.. Jinjja~
    Greget, taemin ririn udah jadian aja yakk 😀

    Part 3 jgn lama2 ya thor, good ff thor.. Sweet~~

  3. Daebakk thorr…
    hhh…kenapa hampir mirip ma pengalamanku karang? huftt… #curcol
    keep writing thor! part selanjutnya cepetin yahh…:D #plakk

  4. Keren deh taemin mau jdi pilot,,taemin kayakx jdi mahasiswa teladan deh,gk mau mikirin pacaran dulu,dewasa banget taemin nya,thor jngan lama2 bikin part 3 nya,penasaran nie ama hubungan mreka berdua..

  5. feeling aku bilang kayaknya nggak hanya ririn yg suka sama taemin, tapi taemin juga, soalnya disetiap sms taemin dia selalu ngelarang ririn pacaran…
    bener nggak ya???

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s