My Real Prince – Part 4

MY REAL PRINCE (part 4)

Author : Wikey a.k.a Widya

Main cast :   Kim Ki Bum a.k.a Key

Lee Hyo Rin

Choi Min Ho

Support Cast:Lee Taemin,   – Kim Jonghyun

Lee Jinki             – Kim Minra

Il Sora

Im Yoona

Cho Heera

Genre : romance, sad, happy

Sebenarnya hyorin masih mengingat minho, dia selalu membawa boneka itu kemana-mana sempat membuat key bingung, ada apa dengan anaenya seingat dia, dia tidak pernah membelikan boneka teddy itu. “hyorin-ah boneka siapa itu?” tanya key yang sedang melihat hyorin memainkan boneka itu.

“uhm.. minho oppa memberiku, aku juga sempat bingung kenapa dia memberiku boneka ini. tapi tidak apa-apa kan oppa?” tanya hyorin memastikan bahwa key tidak marah.

“taruhlah boneka itu diatas lemari.. merusak pemandanganku saja” jawab key asal rupanya hyorin masih mengingat minho. Namja buruk yang membuat temannya dulu mengalami kecelakaan.

Hyorinpun beranjak masuk kamar, hendak menaruh boneka itu diatas lemari, tetapi dia malah menaruh nya tepat disamping foto dia dengan key.. *cari mati lu yah hyorin-.-*

****

Hari liburan yang tidak menyenangkan bagi hyorin karena benar-benar dia merasa canggung dalam situasi ini, tadi key sangat baik dengannya, kenapa berubah menjadi seperti ini..  bunyi bel mengalihkan suasana mereka, hyorin pun berlari kedepan dan membuka pintu, siapa yang datang kerumah mereka.

Ketika hyorin membuka pintu nya, dia melihat seorang yeoja yang amat cantik dan hyorin tidak mengenal yeoja itu. Key yang dibelakang terkejut melihat siapa yang datang.

“kibumie oppa :’)” kata yeoja itu manja, tidak melihat hyorin lagi, alih-alih langsung memeluk key.

Hyorin yang melihat pemandangan memang tidak enak untuk dia lihat, dia langsung ke dapur entah apa yang ingin dia lakukan, dipikirannya tadi penuh dengan boneka minho, sekarang malah yeoja aneh, yang langsung memeluk key. “siapa dia? Beraninya memeluk key dan dia memanggil nama key dengan suara sengaja dia buat-buat, cih!” hyorin merutuk dirinya sendiri seharusnya dia memainkan boneka itu, bukan mendengar perintah key tadi.

~~~

“oppa, kenapa oppa pindah dari rumah? Kau tau aku kangen sekali oppa” kata yeoja itu masih memeluk key. Dan secepat kilat yeoja itu mencium kening key T^T

“apa yang akan hyorin lakukan nanti melihatmu menciumku krystal..oppa sekarang tinggal dengan istri oppa, ada apa kau kesini, krystal? Sudah pulang dari paris?” tanya key kemudian membalas pelukannya dan mengelus puncak kepala krystal. *KEY!! Inget istri lo itu ngeliatin dari dapur :”(*

“istri? Yang tadi? Ah kukira itu teman oppa” jawab krystal lugu dan sedikit kecewa ternyata key telah memliki anae.

“ah, sudah lah biarkan,, oppa juga lagi tidak bersahabat(?) dengannya.. mungkin dia ngambek , kenapa kau bisa tau aku tinggal disini?” tanya key kemudian

“ish oppa, aku kan nelpon minra ahjumma.., jadi aku tau kalau oppa tinggal disini, oppa aku lapar pulang dari paris aku langsung menemui oppa”

“dasar, kebiasaan burukmu tidak pernah hilang krystal. Apa kau akan menetap disini?” tanya key dengan nada serius.

“aniyo oppa, setelah pekerjaan appa selesai aku akan menetap di paris.. ah aku pasti kangen disini.. oppa nanti kita pergi jalan-jalan yah” rajuk krystal yg memang tidak mungkin key tidak memenuhi kemauan sepupunya itu*imaginary aja deh wkww*

Setetes air mata jatuh dari mata hyorin melihat key berduaan dengan yeoja itu disofa saling memeluk.. ingin menangis sekerasnya tapi tidak mungkin untuk dia lakukan sekarang, alih-alih hyorin keluar dari jendela kamar belakang mengendap-endap agar tidak ketahuan mereka berdua dan berjalan kerumah sora.

Disepanjang perjalanan hyorin masih mengingat apa yang yeoja itu lakukan dari awal  bertemu yeoja itu dan langsung memeluk key begitu saja tanpa melirik kearahnya lagi.. dan masih saja mengeluarkan air mata.. tidak mungkin dia memberitahu taemin, oppa nya. Karena pasti taemin akan mengira yang tidak-tidak pada key. Setelah sampai didepan rumah sora, hyorin mengetuk pintu nya dan memanggi nama sora.

“hyorin-ah… eh?? Hyorin? Waeyo? Apa yang terjadi kenapa kamu menangis? Malhaebwa(katakan)..

“sora, hari ini aku menginap dirumahmu yah.. hari ini saja bolehkan?” tanya hyorin masih sesenggukkan..

“ne, geurae kau boleh menginap denganku, tapi apa kau sudah bilang dengan key oppa?” tanya sora lagi membuat hyorin  mendengar nama itu lagi, tanpa dikomando dia langsung menghambur memeluk sora dan menangis sekerasnya..

“sora.. key oppa dia.. huu huu.. yeoja itu.. memeluk..nya HUAA!!” hyorin masih menangis dipelukan sora, sedangkan sora bingung apa yang dikatakan hyorin ini.

“yeoja? Nugu? Memeluk key? Apa memelukmu?” tanya sora dengan tampang polos dan bodoh nya.

Hyorin pun berhenti menangis mendengar pertanyaan sora yang memang kelewat bataas.

“BODOH! Ya key lah, kalau memelukku gak mungkin kau menangis seperti ini. Aku juga tidak tau siapa, tapi dia manja sekali dengan key, sora-ah” hyorin kembali mengeluarkan air di sudut matanya.,

“yasudah lah, kajja masuk kedalam, kebetulan aku sedang sendirian hyo..” kata sora mengajak hyorin masuk, sebelum hyorin memulai acara khotbah nya panjang lebar mengenai key, denga yeoja yang memeluk key..

“neee..” jawab hyorin nyelonong masuk rumah sora duluan.

~~~~

‘aigo, kok aku tidak melihatnya dikamar? Dimana dia?’ key sedikit khawatir dengan hyorin, karena krystal juga datang dalam waktu disaat hyorin membuat key marah, dan disaat yeoja itu memeluk key didepan mata hyorin..

“oppa sedang mencari apa sih?” tanya krystal mengikuti key kemana-mana, sekalian melihat ruangan rumahnya.

“hyorin-ah.. kemana kau? Key masih mencari hyorin disetiap ruangan, tetapi hasilnya nihil! Tidak ketemu dengan hyorin, key pun langsung merogoh sakunya, ingin menelpon hyorin, ternyata hp nya low

“gadis bodoh! Kenapa pergi  segala sih” ujar key kesal, entah siapa lagi yg harus dia hubungi.

“oppa, aku tidak bodoh-.-“ kata krystal sedikit menjauh dari key

“haha, bukan kamu baby.. tapi hyorin yang tadi ada disini.. kajja kita keluar saja, kita makan diluar aku yang traktir deh” key mengajak krystal makan diluar, mungkin saja dia bertemu dengan hyorin .

~~~

“oppa, udah berapa kali kita keliling oppa, aku ngantuk sekali ini udah malam oppa, gimana aku mau pulang kerumah minra ahjumma?” krystal menutup matanya dia ngantuk berat sekali setelah makan key malah mengajaknya keliling tidak tau arah tujuuannya.

Key mendelik kesal, karena dia tidak ingin ambil pusing dia memutar mobil nya dan kembali kerumah.

**

“sora apa kau yakin aku pulang? Tapi tidak mungkin sora, kau lihat saja nanti. Kita tunggu disini, yeoja itu pulang atau tidak..

“okelah, hyorin sabar yah jangan pikirkan tentang yeoja itu araseo?” ujar sora sesekali menyemangati hyorin, agar tidak sedih lagi.

2 jam menunggu dibalik semak-semak mereka berdua melihat mobil,  tidak lain itu mobil key.

Hyorin dan sora melihat dengan kedua mata mereka sendiri dengan tajam dan jelas bahwa key membopong yeoja itu masuk kedalam rumahnya.

“sora!! See? Apa yg dilakukan key tadi? Ohh benar kataku seharusnya aku tidak pulang, dan tidak melihat ini lagi .sora yg masih menatap kedepan melihat key membopong yeoja itu masuk kekamar sampai menutup pintu rumahnya.

“geurae. Maafkan aku, seharusnya kita tidak kesini, kajja hyorin-ah tidurlah dirumahku.”

Hyorin dan sora pun pulang kerumah sora .. bukannya langsung tidur hyorin hanya meringkuk dibalik selimut dan mulai menangis lagi .

“hyorin-ah jangan menangis terus.. ayolah, tidur aku juga ngantuk nih besok pagi kan kita sekolah hyorin..” kata sora berusaha membuat hyorin tidak nangis lagi.

“ne, araseo tapi aku gak sekolahh yah.. gimana aku mau sekolah sora? Buku-buku ku juga ada disana, tugas nya belum selesai. Dan 1 lagi kalau taemin oppa bertanya tentang ku bilang saja kau tidak tau.  Oke sora?”

“yeee.. dah sana tidur lah tapi cuci muka dulu kamu hyorin. Tuh matamu merah lagi”

*******

“hyorin-ah tidak apa-apa kau di sini sendirian? Aku berangkat yah?” tanya sora khawatir dengan hyorin yg masih kusut pikirannya, karena memikirkan kejadian itu lagi .

“ne, gwaenchana sora.. mungkin aku akan pergi ketaman” jawab hyorin lesu , tidak ada semangat sama sekali.

~~~

Hyorin merasa bosan di rumah sora, belum lagi dia sendiri disana, ‘apakah yeoja itu sudah pulang? Apa key ada jam kuliah dipagi ini?’ pertanyaan itu selalu terngiang ngiang di kepala hyorin, sebenarnya dia ingin pulang, mengambil peralatan sekolahnya tidak lupa dengan boneka pemberian dari minho.. karena kelakuan key kemarin membuatnya sakit hati, lebih baik dia mencoba untuk mengirim pesan ke minho, sudah lebih dari 4 bulan dia tidak pernah berhubungan lagi dengan minho yg memang sedang ada di L.A , waktu hyorin mengecek hp nya ada 5 missed call dari key semua, tp dia abaikan begitu saja, dan langsung mengetik pesan untuk minho

            To : minho oppa

            Annyeong oppa, apa kamu masih menyimpan nomorku? Apa kamu masih mengingatku?

Dia tekan “Send” berharap minho membalas pesan nya, beberapa menit kemudian ada 2 pesan di hp hyorin, secepat kilat dia membuka nya, ternyata ada sms dari key dan siapa lagi kalau bukan minho. Karena malas untuk membaca pesan dari key dia hapus begitu saja, jujur hyorin ingin sekali bertemu dengan key, membahas masalah tentang yeoja itu, tapi kalau bertemu dengannya dengan kepala dingin pasti masalah itu tidak akan selesai

            From : minho oppa

            Ne^^ aku masih mengingatmu hyorin-ah apakabar? Kamu tau , aku akan kembali ke korea           mungkin besok aku sudah sampai..

Setelah membaca pesan dari minho, hyorin melupakan semua masalah tentang key, dia lebih memfokuskan untuk bertemu minho dan menceritakan semua ke minho dari pertama perjodohan sampai saat dia kabur dari rumahnya sendiri ..

            To : minho oppa

            Jeongmalyo? Aku sangat senang oppa, kabari aku kalau sudah sampai yah oppa :’)

           

            From : minho oppa

            Akan kukabari hyorin , annyeong..

“ahh, aku senang sekali setidaknya untuk ketemu minho oppa aku merasa tenang. Mungkin,, hehe” kata hyorin kepada dirinya sendiri, dia bergegas pergi jalan-jalan malas jika diruma sora sendirian terus..

*****

“haish! Yeoja itu kenapa tidak membalas pesanku menjawab telpon ku saja tidak ?” teriak key frustasi dengan hyorin

“oppa, kok pagi-pagi udah kesal minta ampun gini sih oppa?” tanya krystal setengah mengantuk

“aniyo krystal.. aku bingung dengan hyorin ada apa sih dengan dia ini..”

“molla oppa! jgn tanyakan aku.. sudah lah jangan bahas tentang yeoja itu lagi. Mungkin dia lagi bersenang-senang” jawab krystal cuek dan jalan menuju dapur

Key tidak terlalu menanggapi apa kata-kata krystal. Kalau dia tanggapi mungkin sudah ada adu mulut super antara dia dan krystal, karena masih khawatir dengan keadaan sora, key pun menelpon taemin kalau-kalau hyorin ada dirumah nya

“yoboseyo.. taemin-ah apakah hyorin sedang bersamamu?” tanya key to the point

“aniyo hyung.. aku tidak tau, dia juga tidak kesini, ada apa hyung?” taemin malah balik bertanya

“ah.. ini salah ku taemin-ah mianhae.. aku akan mencarinya” jawab key putus asa, dan mematikan telponnya..

“hyorin-ah ! kau sukses membuatku pusing atas tingkah laku mu-_-“  duduk di sofa dan meneguk segelas vodka.-.

**

“il sora..!!” teriak taemin ketika bertemu sora didepan gerbang sekolahnya,

Sesungguhnya taemin malas untuk pergi kesekolahnya lagi.. tetapi karena ada hubungan dengan yeodongsaengnya dia memutuskan untuk ke sekolah dan menanyakan tentang hyorin pada teman-teman sekolahnya..

“t-taemin oppa, w-wae-yo?” jawab sora terbata-bata, takutnya taemin menanyakan hal tentang hyorin .

“apa kau tau dimana hyorin?” tanya taemin membuat sora membelalakan matanya

BINGO! Sama dengan yg dipikirkan sora tadi, taemin pasti menanyakan tentang hyorin,

oh my god apa yg harus kukatakan sora berfikir cepat haruskah dia beri tahu atau tidak .

“ molla oppa, aku tidak tau tentang dia , akhir minggu ini dia jarang menceritakan sesuatu padaku” jawab sora tenang, padahal hati dan pikirannya sudah bergelimang batu-batu besar jika taemin menanyakan hal ini lagi.

“hmm, yasudah.. thanks, annyeong” jawab taemin langsung pergi dari hadapan sora

“untunglah dia tidak bertanya-tanya lagi” sora menghembuskan nafas beratnya dan lanjut untuk kekelasnya.

*****

“huh, menyebalkan sekali harus menyamar seperti ini” keluh hyorin, karena dia tidak ingin bertemu siapa-siapa apalagi sampai ketemu dengan key..

Dia memakai kacamata dan topi yang cukup besar untuk menutupi mukanya(?)

Hyorin berjalan menelusuri pinggir pantai.. memang cukup sepi, tapi ada beberapa orang diantaranya yg sedang berpacaran sesekali dia melirik kearah namja dan yeoja yg tengah asyik bermesraan didepannya.

“nasib ku kurang beruntung yah.. “ hyorin masih saja menunduk berusaha untuk tidak melihat nam-yeo tadi ..

Tetapi sekali-sekali dia memerhatikan seorang appa – eomma dan anaknya sedang menikmati suasana yang indah dipantai,

“hmmm” hyorin berdeham pelan dan melirik keatas awan.

“coba saja ada yg menemaniku saat ini, tapi bukan key oppa.. aku ingin ada seseorang yg mau mendengarkan semua isi hatiku” kata hyorin pelan agar doa dia tadi terkabul

Setelahnya dia berharap, dia duduk ditepi pantai dan menikmati desiran ombak dan angin yg hilir.____.l

“oppa!! key oppa jahat!! T^T” teriak hyorin tetapi tidak keras, tidak ingin menganggu orang-orang yg ada disekitarnya. Dan saat itu juga dia meneteskan air mata lagi..

“kuping ku sakit jika mendengar teriakanmu sekeras ini hyorin-ah”  jawab seseorang yg tepat berada dibelakang hyorin, dan langsung menutup mata hyorin agar tidak melihatnya.

“n-nu-gu-se-yo?” tanya hyorin gugup sekaligus kaget siapa yg mendatanginya dan tau namanya? Dia fikir pasti kalau bukan key mungkin taemin..

“secepat itukah  kamu sudah lupa dengan suaraku.. “ kata namja itu sedikit kecewa karena hyorin tidak ingat suaranya(*jdueeng, Cuma suara doang kok boy-.-“)

Namja itu mengambil posisi duduk dibelakang hyorin, melepaskan tangannya yang masih menutup mata hyorin, dan mendaratkan dagunya tepat di bahu hyorin ..

“bogoshippo~” kata namja itu pelan dan menghirup aroma tubuh hyorin

“omo! N-nug—-“

“KAU!! Yaa!! Choi minho ?? kau benar minho?? Minho oppa??” tanya hyorin tidak percaya.

“ne, siapa lagi? Penjahat?” tanya minho tidak terima dengan pertanyaan yang dilontarkan hyorin.

“oppa!! nado bogoshippo~” hyorin memutar tubuhnya dan memeluk minho.

*author : aaa!! Gigit jari –-__–*

“oppa, kau bilang padaku besok sampai ? dan kenapa kau bisa tau aku disini?” tanya hyorin seraya melepaskan pelukannya.

“hehehe.. biarlah, tadinya aku ingin memberikan kejutan padamu, tapi waktu dijalan aku melihatmu keluar dari salon menggunakan kaca mata dan topi ini, yah aku ikuti deh”

“haha, oppa segitunya kah kamu hapal denganku? Hehe oppa aku benci hari ini dan hari-hari kemarin ::((“ kata hyorin memulai aksi untuk mencurahkan semua unek-uneknya.. yaa kali ini dia memang butuh seseorang, tapi bukan sora.. pasti dia akan memberi tahunya ke key/ taemin.

“hmm, waeyo hyorin-ah?” tanya minho sedikit penasaran dengan apa yang hyorin katakan..

“oppa, kau tau dulu waktu di namsan tower.. ketika… ah sudah lah itu. Yg pasti kau tau , aku ingin mengatakan sesuatu kalau saat itu aku sudah dijodohkan oleh eommaku dengan seorang namja yg bernama kim kibum yah dia lebih senang kalau aku memanggil nya key.

‘key’? mungkinkah??’ minho sedikit heran, apakah yang hyorin maksud key itu teman seangkatan yoona dulu? Minho masih menyimak apa yg diceritakan hyorin sampai selesai

Dan tepat diwaktu opppa ke L.A aku menikah dengannya” kata hyorin sedikit menahan air matanya

“2 hari yang lalu seorang yeoja datang kerumah aku dan key..  dia tiba-tiba memeluk key begitu saja, dan pikiran ku sudah kemana-mana , siapa yeoja itu? Kenapa dia memeluknya begitu saja, serasa mereka lebih dekat, ketika itu juga key membalas pelukkan yeoja itu dan mengelus puncak kepalanya.. sedangkan aku yang dari tadi melihat kejadian itu, aku tidak sanggup oppa dan aku lari dari rumah , dan sekarang aku menginap dirumah sora” jelas hyorin dan dia juga tidak bisa menahan air matanya lagi, dia kembali menangis..

Minho yang melihat hyorin menangis, dia tidak tau apa yg harus dia perbuat, minho pun menarik lengan hyorin dan memeluknya, memberikan sedikit kehangatan kepada hyorin dan memang hyorin lagi membutuh kan seseorang untuk menjadi sandarannya..

“hyorin-ah apa yang kau maksud key yang kuliah di universitas konkuk?” tanya minho was-was ,

“ne oppa..” hyorin tidak menangis lagi tapi masih sesenggukan(?)

Minho kembali ke korea juga ingin menceritakan tentang perjodohan yg dilakukan eommanya juga di L.A tetapi dia malah memilih untuk ikut appa nya sementara waktu dikorea, dan sedikit menenangkan pikirannya di korea, dia juga ingin sekali agar hyorin mau menerima nya untuk menjadi namjachingunya, dan dia tidak akan terlibat perjodohan itu.. tapi, setelah mendengar apa yang hyorin katakan, mungkin dia hanya sebagai kakak untuk hyorin, tidak lebih, dan mau tidak mau dia akan menyetujuinya juga.

“geurae hyorin-ah sudah malam, apa kau tidak ingin pulang dan menemui key?” tanya minho sedikit kecewa dengan hyorin, tapi dia berusaha untuk terlihat tenang.

“aniyo oppa! aku tidak ingin pulang, dan apa kah kamu ingin aku tinggal disana dengan yeoja yg tidak ku ketahui itu?” hyorin membantah nya sedikit keras..

“yaudah lah, kajja kita makan saja.. aku sudah lapar” kata minho disertai anggukan oleh hyorin ..

Di restaurant xxx minho dan hyorin sedang asyik makan tiba-tiba kedua mata hyorin melihat seseorang namja dan yeoja yang sedang asyik bercanda gurau dijalan .. tidak lain itu adalah key dengan krystal .

“hyorin-ah kenapa tidak kamu makan, udah kenyang?” tanya minho membuyarkan pikiran hyorin.

“aniyo oppa, apa oppa sudah selesai makannya? Aku ingin kerumah sora, takut dia mengkhawatirkanku..” kata hyorin sambil mengirim pesan ke sora agar dia tidak menunggu hyorin .

“geurae kajja kita pulang hyorin-ah, chakamman aku bayar dulu”

“kenapa masih memakai topi aneh itu hyorin-ah? Sudah lah tidak ada yang melihatmu , lagian ini sudah malam “.

“biarkan oppa, aku sedang ingin memakainya” jawab hyorin cuek.

~~~

Udara dimalam hari sangat dingin, hyorin merasakan sesuatu yang hangat di lehernya ..

Ternyata minho merangkulnya, membuat hyorin merasa tenang.. dari kejauhan seseorang yang dari tadi melihat tingkah laku mereka berdua, dia langsung menghampirinya .

Dan..

“ya!! Ada apa? Kenapa kau masih kesini? Apa kau ingin merebut hyorin dariku?” teriak suara dari arah belakang yang bisa dibilang sangat keras, mengagetkan hyorin dan minho .

Dengan kesalnya minho berbalik dan melihat siapa yang menegurnya tadi.

“oh, key.. waeyo? Tanya minho santai dan cukup dingin..

“key?.. minho oppa.. jangan ladeni dia, kajja kita langsung pulang kerumah sora” ajak hyorin dan dia juga tidak ingin menengok kebelakang dan dengan samar-samar juga dia mendengar suara yeoja itu yang ingin mengajak key pulang..

“chagiya! Ada apa denganmu? Kenapa kau malah asyik bermesraan dengannya?” teriak key kepada hyorin..

“mwoya?? Siapa yang  bermesraan duluan hah? Asyik? Kau bilang itu asyik? Bodoh! Aku lebih sakit melihatmu dengan yeoja itu!” teriak hyorin tak kalah hebat sambil menunjuk krystal..

“kajja oppa, aku tidak ingin lama-lama disini” hyorin mempercepat langkahnya dan meninggalkan minho yang masih ditempat.

“See? Hey kim kibum kamu belum bisa menjaga anaemu sendiri cih! Urus sana yeoja barumu” kata minho kemudian menyusul hyorin yang sudah jauh darinya.

~~

“oppa, gwaenchanayo? Kita pulang yah..” rajuk krystal agar key akan pulang, tidak memikirkan hyorin lagi. Bukannya mendengarkan kata krystal dia malah menuju hyorin dan minho berada dan menarik minho kasar.

“kau!! Ada apa kau kesini hah? She’s my wife! You know!” key bersiap ingin melayangkan tamparan ke pipi minho.. minho tidak bisa mengelakkny cengkraman key lebih kuat , terlebih lagi dia hanya bisa menutup matanya.

#PLAKK!!!

Minho mendengar suara tamparan yang cukup keras, tetapi dia tidak merasakan sakit di antara kedua pipinya. Dia perlahan membuka matanya, ketika dia lihat disamping nya ada hyorin yang menahan tamparan keras dari key T^T.

“hyo—hyorin-ah.. waeyo? Kenapa kau membelanya? Apa kau tidak menganggapku lagi?” tanya key lirih.

Hyorin berusaha semampunya menahan air mata, dan rasa sakit dipipinya.. “aku tidak ingin berada diisampingmu saat ini, bersenang-senanglah dulu dengan yeoja itu, anggap saja kejadian ini tidak pernah ada” jawab hyorin dingin, melihat situasi seperti ini minho mengambil alih dia membawa hyorin pergi dari hadapan key. Ingin mencegahnya tetapi mungkin minho yang sedang berada disamping hyorin akan membuat nya ceria lagi .

~~

Key mengingat kejadian itu, dimana emosi dia sedang memuncak ketika dia ingin menampar minho, bukan minho yang kena malah anaenya sendiri yg terkena tamparannya, ingin memejamkan matanya tapi tidak bisa, sedang apa hyorin? Sekarang dia tinggal dimana? Apakah dia tidur dengan minho? Apa mereka menginap di sebuah hotel? Terlalu banyak pertanyaan yang ingin key tanyakan pada hyorin, tetapi dia urungkan niatnya untuk menelpon hyorin.

“oppa.. jebal jangan seperti ini, biarkan dia kalau itu yang dia mau” jawab krystal cuek. Dan memang dia ingin sekali key tinggal bersamanya.

“DIAM KAU KRYSTAL! Kalau kesini Cuma ingin mengganggu ku lebih baik kau pulang saja!” kata key setengah teriak dan kini dia hanya relax di tempat tidur , tidak memerdulikan krystal yang sedang mengomel di luar.

~~

“hyorin-ah, pipimu.. begitu benci kah dia padaku” kata minho memulai pembicaraan,

“benci apa oppa? aku gak ngerti.” Sora langsung nyelonong memberi pertanyaan, sambil mengompres(?) pipi hyorin

“apa aku harus cerita masa laluku?” tanya minho yg diberi anggukan cepat dengan sora dan hyorin

“—-, aah gak penting deh.. itu Cuma masa lalu yang membosankan, sudah ah aku pulang ya” kata minho kemudian beranjak pergi dari kamar sora

“mwo? Pulang kemana oppa?” tanya hyorin langsung bangun “aww..”

“haha, aku pulang ke l.a nanti bukan sekarang hyorin .. take care key’s wife, sora :’) “ kata minho sambil berjalan keluar..

“hey.. dia katamu tadi berantem kan dengan key? Kenapa tadi dia ngomong sambil nyunggingin senyuman yah?” tanya sora ke hyorin.

“molla, sudah lah aku tidak ingin mendengar nama nya”

“ne hyorin.. secepatnya akur yah dengan sikunci itu..” tambah sora lagi

“ kubilang aku tidak ingin mendengarnya!”

“ loh? Aku manggil kunci kok bukan key(?)*”

“SAMA AJA!!” jawab hyorin kesal karena temannya yang satu ini emang gak pernah beres ._.

~~

3 days later~~ ^^

“oppa apa benar kau ingin menetap di L.A??” tanya hyorin sedih.

“yaa! Mukamu gitu amat sih hyorin, masih menginap dirumah sora? Ini ditempat umum dibandara hyorin-ah kau tidak malu? Ah seperti adik kecil yang memohon meminta permen padaku XD”

“heeuh! Oppa kau jahat . aku kan beneran nanya nya, kok malah dibilang gitu sih” -,-

“ne ne, aku akan menetap disana, waeyo?  Kau akan kangen padaku? Heey! Sampai kapan berantem terus dengan key ? kamu ini memang bwlum dewasa. Masih kecil!” Ejek minho dan mencubit kedua pipi hyorin..

“auh!! Apha(sakit), oppa.. lain kali deh aku gak berantem lagi dengan dia, aku juga bete dirumah sora terus, hehe”

“ah. Dasar kau hyorin, hmm sudah waktunya.. bye hyorin.. inget yah pokoknya aku gak mau tau besok atau besok nya lagi kau harus mengabariku kalau kau sudah baikan dengannya. Arachi?”

“oppa, aku bukan anak kecil lagi T-T, semoga saja yah oppa.. annyeong oppa”  teriak hyorin sambil melambaikan tangannya..

“annyeong hyorin-ah~~ ingat pesanku yaah!!” teriak minho tidak kalah dengan suara hyorin..

Setetes air matanya jatuh sambil melihat minho dari jauh,  berjalan memunggunginya

“oppa.. gomawo untuk semuanya” kata hyorin tulus dan berkat nasihat minho selama 3 hari itu, dia memberanikan diri untuk kembali kerumahnya..

“looh.. bukankah itu key oppa..dan yeoja itu?kenapa mereka disini?” hyorin memutar tumitnya dan menyumput tidak jauh dari mereka berada dan masih sedikit bisa mendengar pembicaraan key dan yeoja itu .

“oppa.. sampai sini aja yah diantarnya” ujar krystal sambil memamerkan senyumnya

“heuh, siapa juga yang mau mengantarmu, kalau saja kau tidak merengek aku tidak akan mengantarmu. Bweee :p” key menjulurkan lidahnya seperti anak kecil.

“haish oppa, masih aja diungkit-ungkit, oppa jangan kangen ak–…”

“ siapa juga yang akan kangen denganmu yeee :p”

“OPPA!! aku belum selesai ngomong ini!” rutuk krystal kesal dengan key, sambil mengerucutkan bibirnya.

“hahaha, araseo araseo.. jaga dirimu baik-baik yah krystal..” key mendaratkan tanganya diatas puncak kepala krystal, sembari menunduk agar sejajar dengan krystal dan mengelusnya perlahan”

“kalau seperti ini caranya aku tidak akan pulang kerumah deh~.~”

“hmm oppa…” krystal kemudian maju selangkah membuat hidung mereka saling bersentuhan, dia memiringkan kepalanya dan mengecup key tepat dibibirnya, dan melepasnya lagi. Key mematung tidak dia sangka yeoja ini, sepupunya sendiri berani menciumnya dibandara, yang ramai .

“hihi, oppa tampangmu seperti orang beloon deh” krystal cekikikan melihat key yang sedang terbengong bengong.

“yaa! Apa yg kau lakukan hah? Aigo! Kau ini sembarangan kisseu orang! Udah sana tau gitu aku tidak akan baik seperti ini dasar kau bla bla bla bla~~ !” setelah sadar, key menceramahi krystal didepan umum yang sesekali menarik perhatian orang lain.

“oppa, aku tidak akan berangkat kalau kau mengomeliku seperti ini..”

“oh, geurae..  yaudah berangkat lah! Byee cepat lah sana! Jalan pelan-pelan, liat sekililing.. bye krystal!”

“oppa aku bukan anak kecil lagi. Yang selalu tersesat. Ne bye oppa”

~~

“mereka.. sebegitu dekatkah mereka, tubuh hyorin melemas ketika melihatnya, kemudian ia jalan menunduk tidak ingin orang-orang yang lain melihatnya menangis.

Terus menunduk, sesekali mengecek hp nya ada pesan atau tidak..

Bug..

“tabrak aja terus. Siapa sih” namja itu berbalik kebelakang dan melihat yeoja yang selama ini dia tunggu agar pulang kerumah..

“m-mianh-“ argh! Kenapa ada kau disini” tanya hyorin memalingkan mukanya, agar tidak dilihat key kalau dia sedang menangis.

“aku? Disini? Mengantar krystal, wae? Pulanglah. Jangan ngerepotin orang lain, oppamu mencemaskanmu kim hyorin..

“a-aku lee hyorin!bukan kim hyorin!” tegas hyorin tidak terima nama marganya diubah

“kau adalah ny. Kim araseo? Dan aku adalah suamimu. jangan bertindak aneh ny.kim” kata key memberi penekanan kata “Ny.”

Tes..tess (?)

Hyorin tidak bisa menahan airmatanya lagi, sekarang airmata itu bebas jatuh membasahi permukaan pipinya(?)/*Apaan sih ini kata-katanya.__.*

“krystal adalah sepupuku, tidak pantas kau cemburu dengannya,. Seharusnya aku lah yang cemburu ketika minho berada didekatmu.

“sepupu?!, tetap saja aku tidak terima lah oppa! sudah lah aku ingin kembali kerumah sora lagi. Kau sendiri saja!”

“ani! Kau harus pulang denganku araseo? Kalau tidak .. hmm” key berdeham tak karuan, dia pun langsung menggendong hyorin membiarkan hyorin meronta-ronta sendiri

“oppa! turunkan aku! Aku tidak ingin pulang! Kau mengertikan!! Turunkan aku!!” kata hyorin sambil menutup muka dengan tangannya.

“aku tidak akan menurunkan mu, araseo?” kata key sambil membawa hyorin masuk kedalam mobilnya .

“hyaa!! Key kibum! Buka gak! Aku tidak ingin pulang!! Kau tidak mengerti juga kah ??” teriak hyorin kesal, sedangkan key hanya menyetir tidak memperdulikan hyorin yang mengamuk dibelakang.

~~

“hyorin!! Akhirnya kau mau pulang jugaa ^^~, hajiman.. kenapa rambutmu berantakan, dan kucel sekali kamu hyorin?” tanya sora yg memang disuruh key untuk menunggu dirumahnya bersama taemin.

“haah! Sora dia itu monster yang sangat kejam!” hyorin menunjuk kearah key yang sedang senyum-senyum tidak jelas..

Inilah yang diinginkan nya, walaupun hyorin bertingkah seperti anak kecil yg suka berteriak.. tetapi jika dia disamping key, dia merasa tenang, dan kembali tersenyum..

“hyung, gimana caranya dia bisa mau pulang kesini dan hyung ketemu dia dimana?” tanya taemin membuat key berhenti memandangi hyorin.

“hehe, aku hanya menggendongnya, sora yang memberitahuku kalau dia sedang mengantar minho ke bandara”

“ohaha, hyung ini.  Hyung janji yah tidak akan membuatnya sakit lagi? Apalagi pas aku mendengar cerita dari sora kalau hyung menamparnya.

“aniya! Aku tidak menamparnya. Aku ingin menampar minho, tetapi dia malah menghalanginya. Dan kena deh..”

“yasudah hyung, udah kelar kan? Aku pulang yah”

“nee, aja sora juga sekalian.. hehehe”

“araseo”

“sora kita jalan-jalan yuk keluar.. biarin mereka berdua disini”

“oke oppa! .. bye hyorin bersenang-senanglaah wkwkw”

Taemin dan sora meninggalkan hyorin dan key , padahal hyorin juga ingin ikut pergi dengan oppanya, tapi tumben tadi taemin melarangnya untuk ikut bersama.

~~

“hyorin-ah mianhae… kejadian kemarin-kemarin, dan disaat aku menamparmu itu, aku minta maaf, aku memang tidak bisa menjagamu.. tapi sekarang, aku janji, tidak akan membuatmu seperti kemarin” ucap key jujur, dan merengkuh pipi hyorin pelan..

“…..”

“yaa kim hyorin! Sampai kapan kamu diam terus hah? Tadi kamu tidak seperti ini” cerca key tidak percaya padahal tadi waktu di bandara hyorin tidak seperti ini.

Plak!!

Tiba-tiba hyorin juga menampar key.. tapi tidak sekeras key menamparnya, rasa kesal dia kepada key masih ada karena itu dia ingin membalasnya juga.

“kenapa kau tampar aku ?” tanya key bingung+kaget.

“impas! Kau menampar ku juga waktu itu”

“salah sendiri kenapa membela minho? Hah? Sekarang kau malah menampar ku! Ya!! Kau menantangku hyorin!!” gertak key supaya hyorin takut. Tetapi sebaliknya hyorin malah menjulurkan lidah nya dan lari menjauh dari key.

“Awas kau!!” teriak key mengejar hyorin .

~~ TBC ~~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

3 thoughts on “My Real Prince – Part 4”

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s